Mengikuti Upacara Pengantin Berbedak di Bandar Seri Begawan, Brunei

this formate

BANDAR SERI BEGAWAN, bisniswisata.co.id: Lepas maghrib, satu persatu keluarga besar dari Hajah Salamah dan Haji Moddin berdatangan ke rumah tinggal di kawasan Berakas, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Malam itu, orang tua dari Zaahiyah binti Moddin, calon pengantin wanita yang akan dinikahkan dengan Hafizan esok lusa dengan pelaksanaan akad nikah dan resepsi di Aman Hills Hotel, Bandar Seri Begawan mengundang keluarga besarnya untuk menjalani adat Brunei “Bebedak”.

Halaman rumah sejak jam empat sore sudah ŕapih di tata dengan kursi-kursi layaknya acara makan malam dengan meja-meja bulat dan disediakan juga area untuk pondok makanan khas Brunei yaitu Ambuyat, pepeda khas Brunei Darussalam selain meja untuk prasmanan. 

Di sudut dekat pintu masuk rumah dijadikan area untuk organ tunggal plus sebuah TV untuk penyanyi dadakan melihat teks syair lagu yang dinyanyikannya. Pokoknya sore itu rumah mendadak ramai, padahal pagi harinya 11 mobil pemilik rumah masih berderet rapi terparkir di halaman rumah itu.

Baru paham keluarga Awang Haji Moddin Bin Ibrahim & Dayang Hajah Salamah Binti Haji Awang Tengah, teman yang sama-sama mengembangkan produk kesehatan ini seluruh keluarganyap hidup dalam satu atap, meski sudah ada yang menikah

Tak heran halaman rumahnya luas dan bisa menampung banyak kendaraan berhubung setiap anak memiliki kendaraan roda empat masing-masing di tambah kendaraan dua mantu dan kendaraan milik orangtua, jadilah tiap rumah di kawasan Muara Brunei Ini mirip showroom  mobil dan saat ada hajatan, cukup pakai halaman rumah untuk ruang pertemuan.

Calon pengantin bersama keluarga intinya

Bersama mbak Wiwiek Wydiawati, Partnership Director EXPLORE! by bisniswisata.co.id, saya tiba semalam di Brunei Darussalam dan menginap di rumah besar ini sehingga langsung menikmati keakraban seluruh anggota keluarga dalam satu atap menyambut tamunya.

Jurusan biomedical atau Biomedical science menjadi bidang science dan teknologi yang dipelajari oleh Zaahiyah dan Hafizan. Cinta di masa kuliah yang berlanjut ke pelaminan ini membuat pengantin disatukan untuk memecahkan masalah kesehatan global mulai dari wabah penyakit hingga penyakit berat seperti kanker. 

Tujuan hadirnya jurusan ini tentunya memajukan kesejahteraan umat manusia. Kehadiran jurusan biomedical adalah untuk menampung siswa yang berminat mempelajari biologi, farmasi dan segala inovasinya untuk membuat terobosan di dunia medis.

Dikir Syarafil Anam

Seiring dengan berdatangannya sanak keluarga maka setelah shalat Isya, mulailah majelis dikir yang dipimpin oleh dua orang tante dari pengantin. Ruang tamu yang luas membuat banyak keluarga yang mengikuti Dikir Syarafil Anam,  salah satu khazanah yang berharga dan diwarisi oleh orang-orang Melayu Brunei.

Dikir ini merupakan salah satu aktivitas keagamaan yang sering diamalkan dalam kehidupan masyarakat tempatan. Dikir Syarafil Anam mengandung selawat dan salam serta kisah kehidupan serta keperibadian agung yang dimiliki oleh Junjungan Besar Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang telah dianugerahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala dengan berbagai keistimewaan.

Sudah tentu siapa yang membaca kitab ini akan beroleh pahala, berkat dan rahmat dari Allah Subhanahu Wata’ala dan mendapat syafaat dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Kekompakan berdikir ini membuat Malam Berbedak atau Malam Bedak ini menjadi sakral dan penuh doa untuk kelangsungan hidup pasangan Zaahiyah yang akrab disapa Zee dan Hafizan.

Semakin menikmati dikir ini maka makin terasa ikatan keluarga besar atau bonding yang tercipta diantara kami yang hadir. Merinding rasanya melihat nenek, om, tante, anak, cucu, adik-beradik, mantu, sepupu, cucu hingga cicit berkumpul dalam suatu ‘majelis’ dikir dan berbedak ini.

Di tengah kegiatan itulah setelah semua berkumpul barulah Zaahiyah atau Zee diiringi oleh teman-temannya menuju pelaminan yang sudah disiapkan untuknya. Bersama seorang pengiring pengantin, wanita tua berbalut kain tenun hingga di dada ini memimpin upacara. 

Acara ini khusus untuk keluarga pengantin perempuan yang akan melepas anak gadisnya menikah dengan kekasih pilihannya. Oleh karena itu kehadiran keluarga besar  untuk ‘memberkati’ pengantin dengan memerciki  pengantin dengan tepung beras 7 warna dan minyak wangi di tangan pengantin putri serta menaburkan irisan pandan dan bunga ke tubuhnya menjadi penuh makna.

Pengantin perempuan tampak cantik dan membuat ‘pangling’ dengan senyum kebahagiannya. Zee memakai penutup kepala seluruhnya bersalut emas murni yang mempunyai simbol/patung ayam (dipanggil Ayam-ayam) atau naga (Naga) dan dikelilingi hiasan bulat maupun kembang goyang lainnya. 

Pengantin Zee bersama tamu dari Jakarta Hilda dan Wiwiek.

Simbolisme dan makna mendalam

Menyaksikan upacara adat di negeri serumpun ini membuat saya lupa jika sedang berada di luar negeri. Berbagai tradisi dan adat istiadat yang kaya menjadi ciri unik dalam pernikahan di Brunei. Salah satu aspek yang penting dalam pernikahan ini ialah “berbedak pengantin ” ini,  suatu upacara yang memuatkan simbolisme dan makna mendalam. 

Upacara ini melibatkan penggunaan bedak kunyit yang dicampur dengan air mawar untuk menghias  pengantin dalam perayaan pernikahannya. Berbedak pengantin mencerminkan keanggunan, kecantikan, dan keberuntungan bagi sang pengantin. 

Hajah Salamah mengatakan pelaksanaannya memiliki peranan sosial dan silaturahim yang tinggi dan budaya berbedak pengantin dalam masyarakat Brunei menjadi cerminan nilai-nilai dan norma-norma yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Brunei hingga saat ini.

“Upacara ini masih relevan dan memegang peranan penting dalam konteks masyarakat modern. Berbedak pengantin turut memainkan peranan penting dalam mempertahankan identiti budaya Brunei dan memperkukuhkan jati diri masyarakat tempatan,” ujarnya.

Pihaknya tetap mengikuti adat istiadat  Brunei  begitu pula calon besan sehingga mulai dari prosesi  melamar atau merisik, bertunang, hantaran berian,  bedak-bedak mandi, upacara berbedak, istiadat akad nikah diakhiri dengan istiadat bersanding dapat dijalani dengan lancar. 

Dia juga ingin keluarga besarnya lebih memahami yang lebih mendalam tentang simbolisme dan kepentingan berbedak pengantin, terutama pentingnya bersilaturahim dan tetap bonding. 

Diharapkan generasi penerus menggali warisan budaya yang kaya dan unik di Brunei sehinggai berbedak pengantin juga menjadi  daya tarik pelancongan budaya, sebagai saluran untuk memperkenalkan budaya Brunei di peringkat antarabangsa, tegas Hajah Salamah. 

Convention Centre: Ruang Acara Utama Baru di Geelong Waterfront Siap Untuk Tahun 2026. 

this formate

MELBOURNE, bisniswisata, co.id: Pusat Konvensi dan Acara Nyaal Banyul Geelong, yang sapat ini sedang dibangun di sepanjang tepi laut Geelong yang indah, akan menjadi tujuan utama untuk acara global dan nasional. 

Dilansir dari .travelandtourworld.com, dengan pemesanan yang sudah dibuka untuk tahun 2026 dan seterusnya, fasilitas canggih ini akan menawarkan ruang acara serbaguna seluas 3.700 meter persegi, termasuk teater berkapasitas 1.000 tempat duduk, menjadikannya pilihan yang menarik untuk berbagai pertemuan. 

Sementara tempat tersebut masih dalam tahap pembangunan, informasi terperinci, termasuk denah lantai dan tur video virtual, sudah tersedia di situs web resmi, yang memungkinkan penyelenggara acara untuk mulai merencanakan acara mendatang mereka.

Dikelola oleh Melbourne Convention and Exhibition Trust, lokasi Nyaal Banyul menjanjikan untuk menyelenggarakan berbagai acara, mulai dari konferensi internasional hingga pertemuan komunitas lokal. 

Para perencana acara didorong untuk menjelajahi tempat unik ini, yang berlokasi strategis hanya satu jam berkendara dari Melbourne, dan yang menghadirkan peluang berbasis destinasi yang unik bagi para penyelenggara acara.

Era Baru bagi Industri Acara Geelong

Seiring dengan transformasi Geelong menjadi destinasi acara besar, pembukaan Pusat Konvensi dan Acara Nyaal Banyul Geelong dipandang sebagai pengembangan utama. 

Tempat premium ini menawarkan desain modern dan berkelanjutan serta terletak di lokasi utama di tepi pantai tanah Wadawurrung, dikelilingi oleh restoran-restoran yang ramai dan Hotel Crowne Plaza dengan 200 kamar yang terhubung. Bagi penyelenggara acara, pusat ini menawarkan kombinasi ideal antara fasilitas modern, arsitektur yang memukau, dan kedekatan dengan objek wisata lokal, menjadikannya pilihan serbaguna untuk semua jenis acara.

Kawasan di sekitar Nyaal Banyul juga merupakan daya tarik tersendiri, dengan aksesnya ke beberapa pabrik bir, kilang anggur lokal, gerbang pertanian, dan produsen makanan artisanal terbaik di Australia. Pemandangan yang semarak ini menyediakan latar yang unik untuk kegiatan sebelum dan sesudah acara, yang meningkatkan pengalaman keseluruhan bagi para peserta.

Fitur dan Daya Tarik bagi Penyelenggara Acara

Penyelenggara acara yang mencari tempat yang canggih akan menganggap Nyaal Banyul sebagai pilihan yang menarik. Ruang acara yang fleksibel seluas 3.700 meter persegi dapat mengakomodasi berbagai konfigurasi, sehingga cocok untuk konferensi, pameran, acara hiburan, dan bahkan pertemuan masyarakat setempat. 

Penambahan teater berkapasitas 1.000 kursi menambah daya tarik pusat tersebut, menawarkan ruang canggih untuk pidato utama, pertunjukan, dan presentasi besar.

Desain tempat ini telah dirancang dengan cermat untuk mencerminkan warisan budaya daerah tersebut, dengan penekanan pada keberlanjutan dan inovasi. 

Penyelenggara dan peserta akan dapat merasakan tempat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan mereka dalam hal logistik dan estetika, tetapi juga sejalan dengan permintaan yang terus meningkat akan tempat acara yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.

Melbourne Convention and Exhibition Trust, yang mengelola tempat tersebut, mengundang semua penyelenggara acara yang berminat untuk mengunjungi situs web mereka guna memperoleh informasi terperinci dan melihat mengapa pusat ini siap menjadi pilihan utama untuk acara-acara mendatang.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata terhadap Geelong

Pusat Konvensi dan Acara Nyaal Banyul Geelong merupakan bagian dari Geelong City Deal yang lebih luas, sebuah upaya kolaboratif antara Pemerintah Australia dan Victoria, serta Kota Greater Geelong. 

Kemitraan ini bertujuan untuk mengubah kota menjadi pusat budaya dan pariwisata utama, dengan Nyaal Banyul memainkan peran utama dalam menarik pengunjung dan bisnis baru ke daerah tersebut.

Menteri Pariwisata, Olahraga, dan Acara Besar Victoria, Steve Dimopoulus, menekankan pentingnya tempat tersebut bagi ekonomi lokal, dengan mencatat bahwa tempat tersebut akan menarik berbagai hiburan, konferensi, dan acara komunitas. 

Pertemuan-pertemuan ini diharapkan akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi Geelong, menarik peserta dari seluruh Australia dan seluruh dunia.

Seiring dengan beroperasinya tempat tersebut, diharapkan kapasitas kota untuk menyelenggarakan acara berskala besar akan meningkat, yang selanjutnya akan mendorong pariwisata dan bisnis di wilayah tersebut. 

Hotel, restoran, dan objek wisata lokal akan diuntungkan oleh masuknya pengunjung, yang berkontribusi pada pengembangan Geelong secara keseluruhan sebagai tujuan utama bagi pelancong rekreasi dan bisnis.

Efek Global pada Industri Perjalanan

Pembukaan Pusat Konvensi dan Acara Nyaal Banyul Geelong kemungkinan akan berdampak besar pada industri perjalanan global. Karena Geelong memposisikan dirinya sebagai pusat konferensi internasional dan acara besar, tempat tersebut akan menarik pengunjung dari seluruh dunia, 

Dengan demikian mendorong peningkatan perjalanan masuk ke wilayah tersebut. Penyelenggara acara yang sebelumnya mungkin tidak mempertimbangkan Geelong sebagai lokasi yang layak kini akan memiliki tempat berkelas dunia untuk menyelenggarakan acara mereka, yang dapat meningkatkan visibilitas internasional kota tersebut.

Lokasi Geelong yang strategis, hanya satu jam berkendara dari Melbourne, berarti wisatawan internasional dapat dengan mudah mengakses tempat tersebut melalui bandara internasional Melbourne. 

Kemudahan ini akan menjadikan Geelong pilihan yang menarik bagi perusahaan multinasional, pameran dagang global, dan konferensi internasional, menyediakan destinasi baru dan menarik bagi wisatawan yang memadukan fasilitas modern dengan atraksi budaya dan alam.

Lebih jauh, penekanan pada keberlanjutan dan keterlibatan lokal dalam desain Nyaal Banyul Centre sejalan dengan tren global yang berkembang menuju pariwisata yang bertanggung jawab. 

Pengunjung dan penyelenggara acara semakin mencari destinasi yang memprioritaskan kesadaran lingkungan dan keterlibatan masyarakat, dan Nyaal Banyul siap memenuhi harapan ini.

Apa yang Membuat Nyaal Banyul Menonjol?

Kombinasi teknologi mutakhir, desain berkelanjutan, dan warisan budaya menjadikan Nyaal Banyul Geelong Convention and Event Centre menonjol di antara tempat-tempat lainnya. 

Lokasinya yang unik di tepi pantai, dikelilingi oleh komunitas lokal yang dinamis, menciptakan pengalaman yang melampaui penyelenggaraan acara tradisional.

Peserta akan berkesempatan menjelajahi keindahan alam dan kekayaan budaya Geelong, mulai dari pabrik bir dan kilang anggur hingga bangunan bersejarahnya. 

Bagi pengunjung internasional, ini merupakan kesempatan untuk menjelajahi bagian baru Australia, sementara penyelenggara acara dapat menawarkan tempat yang menyediakan lebih dari sekadar tempat – tempat ini menawarkan pengalaman.

Selain itu, lokasi acara yang terhubung dengan kawasan yang lebih luas, termasuk Crowne Plaza Hotel, menjadikannya destinasi yang nyaman dan lengkap untuk rombongan besar. 

Dengan akomodasi hotel, pilihan tempat makan, dan aktivitas rekreasi yang semuanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, Nyaal Banyul berpotensi menjadi pilihan utama untuk acara-acara besar di Australia.

Pengubah Permainan bagi Penyelenggara Acara

Nyaal Banyul Geelong Convention and Event Centre akan mendefinisikan ulang penyelenggaraan acara di Australia. Dengan ruang acara yang serbaguna, desain modern, dan etos yang berkelanjutan, tempat ini menawarkan tempat premium bagi penyelenggara acara yang memenuhi berbagai macam kebutuhan. 

Dari konferensi internasional hingga pertemuan komunitas, Nyaal Banyul diperlengkapi dengan baik untuk memenuhi permintaan industri acara masa kini.

Karena tempat tersebut bersiap untuk dibuka pada tahun 2026, pemesanan sudah mulai dilakukan karena tingginya permintaan. Dengan lokasinya yang strategis, keterhubungan dengan pariwisata lokal, dan dampak ekonomi terhadap wilayah Geelong, Nyaal Banyul siap menjadi salah satu tujuan acara utama di Australia.

Menarik pengunjung dari seluruh dunia, dan memperkuat reputasi Geelong yang terus berkembang sebagai pusat budaya dan bisnis.

 

IBTM World Perluas Jangkauan dengan Bergabungnya Peserta Pameran Baru dari Seluruh Dunia 

this formate

PRAHA, Ceko, Bisniswisata.co.id: IBTM akan menyambut peserta pameran baru dari seluruh dunia pada edisi 2024 dari acara andalannya IBTM World. Pameran dagang internasional terkemuka untuk industri pertemuan dan acara, yang akan kembali ke rumah ikoniknya di Fira de Barcelona dari tanggal 19 hingga 21 November 2024 telah melihat minat yang signifikan dari para peserta pameran.

Dilansir dari mice-cee.com, Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Utara, Karibia, dan Eropa adalah semua kawasan dengan destinasi baru yang siap untuk memulai debutnya di acara tahun ini termasuk Birmingham & West Midlands, dari Inggris.  

Pertunjukan yang kuat dari kawasan Asia akan memperlihatkan ibu kota Tiongkok, Beijing, dan peserta pameran pertama dari Uzbekistan, Inter MICE Asia, yang akan tampil perdana, sementara Sri Lanka akan kembali untuk pertama kalinya sejak 2019.

Toronto, kota terpadat di Kanada, kembangkan sayapnya untuk menunjukkan eksistensinya sendiri, sementara Mauritius mengibarkan bendera Afrika Timur. 

Dari Timur Tengah, Emirat Ajman, salah satu dari tujuh emirat Uni Emirat Arab, hadir untuk pertama kalinya, sementara Republik Dominika di Karibia sedang mempersiapkan diri untuk kembali setelah absen selama lima tahun.

Claudia Hall, Direktur Pameran IBTM World, mengatakan sangat senang menyambut begitu banyak wajah baru di IBTM World tahun ini, suatu bukti nyata kepercayaan yang dirasakan para peserta pameran terhadap nilai yang diberikan pameran ini bagi mereka. 

Tema kami untuk tahun 2024, ‘Manusia. Kekuatan.  Potensi.’, menekankan keyakinan bahwa yang dibutuhkan orang untuk sukses adalah orang lain, dan para peserta pameran baru kami mencontohkan hal ini dengan sepenuh hati. 

Kehadiran mereka hanya akan meningkatkan kualitas koneksi terdepan di industri yang ditemukan oleh para delegasi kami yang luar biasa di sini, dan kami tidak sabar untuk memperluas peluang para peserta dengan destinasi dan hotel yang semakin dinamis dan menarik.

Memanfaatkan fitur baru Hotel Pavilion dari IBTM World yang menyegarkan, ruang khusus bagi hotel independen dan grup kecil untuk memamerkan penawaran mereka, adalah Nobu Hotel Shoreditch London dan hotel mewah Jepang, Rihga Royal Hotel Osaka. 

Hal yang juga baru dalam jajaran hotel 2024 adalah Ayana Hospitality, jaringan hotel dan resor mewah di Indonesia. Jaringan hotel Yunani, Civitel Hotels and Resorts, dan jaringan hotel Italia, JADA Hotels Collection, akan memperkenalkan diri kepada pengunjung untuk pertama kalinya, seperti halnya OKU Hotels, sekelompok hotel mewah di Mediterania.

Sementara banyak peserta pameran baru bersiap meluncurkan penawaran mereka di IBTM World, banyak peserta pameran lama memperluas kehadiran mereka di pameran tahun 2024.

Bruges hampir melipatgandakan luas stan yang dimilikinya pada tahun 2023. Slovenia dan Serbia masing-masing memperluas stan mereka sebesar 25% dan 22%, sementara Antwerp akan kembali dengan representasi terbesar mereka, meningkatkan stan mereka sebesar 23% menyusul keberhasilan pameran tahun lalu.

 

 

Pameran Tianjin Picu Pertumbuhan Pariwisata Tingkat Kabupaten

this formate

TIANJIN, CHINA, bisniswisata.co.id: Pameran Industri Pariwisata dan Budaya Tiongkok, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Budaya China mengakhiri acaranya baru-baru ini di Tianjin dengan partisipasi signifikan dan inisiatif yang menjanjikan. 

Dengan menarik kunjungan sekitar 2,000 perusahaan dan 281,600 pengunjung, pameran ini bertujuan untuk menciptakan platform dinamis untuk pertukaran ide, inovasi, dan kolaborasi yang mendukung industri pariwisata dan budaya di tingkat akar rumput.

Meskipun pameran tersebut menarik perhatian karena banyaknya perusahaan yang terlibat dan partisipasi yang luas, acara tersebut juga menandai peluncuran inisiatif yang dirancang khusus untuk mendorong pengembangan budaya dan pariwisata di berbagai daerah di Tiongkok. 

Dengan berfokus pada wilayah-wilayah yang lebih kecil ini, yang sering kali terabaikan karena lebih mengutamakan kota-kota besar, Kementerian tersebut bertujuan untuk merangsang pertumbuhan budaya, meningkatkan infrastruktur pariwisata, dan menciptakan peluang ekonomi.

Fokus pada Pengembangan Budaya dan Pariwisata Tingkat Kabupaten

Salah satu sorotan utama pameran tersebut adalah diperkenalkannya inisiatif strategis yang bertujuan untuk mempromosikan pertumbuhan budaya dan pariwisata di tingkat kabupaten. Inisiatif ini dimaksudkan untuk membantu sedikitnya 100 kabupaten di seluruh Tiongkok pada tahun 2026.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, kabupaten akan memperoleh manfaat dari pembentukan sistem layanan pariwisata digital, kompetisi budaya dan kreatif, serta pusat pengalaman untuk mempromosikan produk budaya dan pariwisata setempat.

Prakarsa ini berupaya mengatasi sejumlah tantangan yang dihadapi daerah-daerah kecil dalam hal menarik wisatawan dan mengembangkan industri pariwisata budaya yang berkelanjutan. 

Sistem pariwisata digital diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses wisatawan ke daerah-daerah ini, baik secara fisik maupun virtual, sementara kompetisi budaya akan mendorong kreativitas lokal dan keterlibatan masyarakat. 

Selain itu, pusat-pusat pengalaman akan berfungsi sebagai platform interaktif tempat wisatawan dapat terlibat langsung dengan budaya, adat istiadat, dan produk lokal.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berharap bahwa dengan memberikan perhatian kepada daerah-daerah tersebut, 

inisiatif ini akan menciptakan efek berantai, meningkatkan minat terhadap daerah-daerah yang kurang dikenal, dan menyebarkan manfaat pariwisata secara lebih merata di seluruh negeri.

Peluncuran Perjalanan dengan Drama Mikro-Pendek

Bersamaan dengan program pembangunan tingkat kabupaten, pameran ini juga menjadi saksi peluncuran lomba naskah tingkat nasional yang disebut  Bepergian dengan Drama Mikro-Pendek, Kompetisi ini mendorong para pembuat film dan kreator konten untuk memamerkan kekayaan budaya daerah-daerah di Tiongkok melalui film-film pendek yang menarik. 

Drama-drama mikro pendek ini dirancang untuk menggambarkan berbagai daya tarik seperti pemandangan alam, adat istiadat setempat, dan makanan lezat daerah.

Tujuannya adalah untuk membawa kreativitas ke garis depan pemasaran pariwisata, menggunakan penceritaan visual untuk menyoroti destinasi wisata yang kurang dikenal. 

Film pendek ini diharapkan dapat dibagikan secara luas di platform digital utama, di mana film tersebut akan menarik perhatian calon wisatawan. 

Dengan menampilkan atribut unik dari berbagai daerah melalui cerita yang ringkas dan menyentuh emosi, film ini diharapkan dapat membangkitkan rasa ingin tahu penonton dan mendorong mereka untuk menjelajahi destinasi tersebut secara langsung.

Kementerian meyakini bahwa mengintegrasikan industri film dengan pariwisata budaya akan menawarkan pendekatan yang segar dan inovatif untuk promosi pariwisata. 

Kolaborasi antara pembuat film dan otoritas pariwisata ini juga dipandang sebagai peluang untuk memperkenalkan model bisnis baru ke dalam sektor budaya dan pariwisata, yang mendorong pembangunan dan meningkatkan lalu lintas wisatawan ke destinasi tingkat kabupaten.

Dampak yang Diharapkan pada Industri Perjalanan

Prakarsa yang diluncurkan di pameran Tianjin diharapkan akan memberikan dampak signifikan pada industri pariwisata Tiongkok. 

Dengan berfokus pada pembangunan di tingkat kabupaten Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China membuka destinasi wisata baru yang sebelumnya belum tereksplorasi. 

Hal ini tidak hanya akan meningkatkan perekonomian kabupaten-kabupaten tersebut, tetapi juga menawarkan berbagai pengalaman wisata yang lebih beragam bagi wisatawan, baik domestik maupun internasional.

Bagi industri perjalanan, upaya ini merupakan peluang baru bagi pertumbuhan bisnis. Agen perjalanan, hotel, dan operator tour akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan paket perjalanan baru yang melayani wisatawan yang tertarik menjelajahi destinasi yang jarang dikunjungi. 

Sistem pariwisata digital yang dikembangkan untuk daerah-daerah tersebut juga akan meningkatkan pengalaman wisatawan, sehingga memudahkan akses informasi, pemesanan akomodasi, dan perencanaan rencana perjalanan.

Peluang Utama bagi Industri Perjalanan:

*Pengembangan destinasi wisata baru yang belum tereksplorasi.

*Peluang untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang unik di daerah yang kaya budaya.

*Model bisnis baru yang mengintegrasikan film dan wisata budaya untuk menarik perhatian global.

*Pembentukan pusat-pusat pengalaman di daerah juga membuka peluang bagi kemitraan antara pemerintah daerah, otoritas pariwisata, dan perusahaan swasta. 

*Pusat-pusat ini akan memberikan wisatawan pengalaman langsung dan mendalam tentang budaya lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pengunjung dan memperpanjang masa tinggal.

Selain itu, penggunaan drama mikro-pendek sebagai alat promosi dapat mengubah cara pemasaran wisata, terutama di era digital. 

Drama yang ringkas dan menarik secara visual ini kemungkinan besar akan menarik perhatian khalayak yang lebih luas dan lebih muda yang aktif di platform media sosial dan layanan streaming digital. 

Format ini ideal untuk menarik perhatian calon wisatawan dan memotivasi mereka untuk melakukan perjalanan spontan ke lokasi-lokasi yang ditampilkan.

 

Bisakah Destinasi Ramah Halal Menarik Wisatawan Malaysia ke China?

this formate

Tourism Malaysia mengajak 200 peserta dari platform pariwisata daring Tiongkok JD.COM dalam tour FAM. Malaysia -China saling promisi wisata 

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengangkat industri perjalanan, tetapi juga akan memperdalam hubungan diplomatik dan ekonomi dengan salah satu negara Muslim terbesar di Asia Tenggara.

Langkah ini sendiri tepat waktu berkat lonjakan minat warga Malaysia saat ini terhadap berbagai destinasi wisata di China yang lahir dari pelonggaran peraturan visa baru-baru ini.

Dilansir dari traveldailymedia.com, selama setahun terakhir, analis industri mencatat peningkatan 20 persen dalam jumlah pelancong Muslim-Melayu yang menuju China, khususnya ke wilayah yang secara historis Islam seperti Xinjiang dan Ningxia.

Permintaan yang lebih kuat di pameran dagang

Di Pameran Asosiasi Agen Tour dan Perjalanan Malaysia (MATTA) tahun ini, pengamat melihat permintaan yang kuat untuk paket perjalanan China, sepertiganya ditujukan untuk menarik perhatian Muslim Malaysia. 

Menurut presiden MATTA Nigel Wong: “Era pascapandemi dan pencabutan pembatasan perjalanan oleh Tiongkok [adalah faktor pendorong] lonjakan ini. 

Dengan meningkatnya kesadaran akan fasilitas dan pilihan makanan halal, destinasi seperti Xinjiang, Xi’an, dan Ningxia menjadi lokasi utama bagi wisatawan Muslim.

Peningkatan minat ini bertepatan dengan peningkatan perjanjian visa antara Tiongkok dan Malaysia. Hal ini pertama kali diumumkan selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang ke negara tersebut pada bulan Juni untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Baru-baru ini, Tourism Malaysia mengajak 200 peserta dari platform pariwisata daring Tiongkok JD.COM dalam tour FAM ke berbagai destinasi Malaysia, khususnya di Kuala Lumpur, Negeri Sembilan, dan Melaka, untuk membantu mereka menarik wisatawan Tiongkok ke negara Asia Tenggara tersebut.

 

Australia Barat akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Perjalanan dan Pariwisata Internasional Utama Bulan Depan

this formate

PERTH, bisniswisata.co.id: Perth, ibu kota Australia Barat, akan menyambut dunia dalam acara perjalanan dan pariwisata internasional utama dari 8-10 Oktober 2024, bertema “Tanah Kuno; Perspektif Baru.”

KTT Global ke-24, yang diselenggarakan bersama oleh World Travel & Tourism Council (WTTC) dan Australia Barat, akan mempertemukan para pelaku utama untuk membahas masa depan sektor ini, dengan fokus pada investasi dan perjalanan MICE (Pertemuan, Insentif, Konferensi, Pameran).

Dilansir dari www.aa.com.tr, lebih dari 700 peserta, termasuk para pemimpin industri, delegasi pemerintah, dan media, diperkirakan akan menghadiri acara di Perth, yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan dan kedekatannya dengan situs-situs Adat kuno. 

“Pertemuan WTTC 2024 di Perth akan mendorong kolaborasi antara para pemimpin industri utama dan perwakilan pemerintah untuk masa depan yang berkelanjutan, tangguh, dan inklusif,” kata Julia Simpson, kepala WTTC, kepada Anadolu.

Dia menekankan pentingnya pertemuan puncak tersebut, dengan menyatakan bahwa acara tersebut akan menciptakan peluang untuk kolaborasi antara sektor publik dan swasta.

Simpson lebih lanjut menyoroti dampak jangka panjang yang akan ditimbulkan oleh pertemuan puncak tersebut, baik pada ekonomi lokal maupun industri pariwisata global.

“Percakapan yang akan kita lakukan akan menjadi dasar bagi pertumbuhan dan kolaborasi berkelanjutan jangka panjang di seluruh industri,” tambahnya.

Para pemimpin bisnis terkemuka yang dijadwalkan untuk berbicara di pertemuan puncak tersebut termasuk Greg O’Hara, pendiri Certares dan Ketua WTTC; Matt Goldberg, CEO TripAdvisor; Audrey Hendley, presiden American Express Travel; Jerry Inzerillo, CEO Diriyah Company Group.

Ada pula Hiroyuki Takahashi, ketua JTB Corp, dan James Thornton, CEO Intrepid Travel. Para pembicara ini menambah daya tarik bintang pada acara tersebut, pelestari satwa liar ternama dan presenter TV Robert Irwin juga akan naik panggung.

 

BIAS 2024: Membidik Penerbangan Bebas Karbon

BIAS 2024: Membidik Penerbangan Bebas Karbon

this formate

Bali International Air Show 2024BALI, bisniswisata.ci.id: Indonesia berkomitmen untuk mempercepat adopsi teknologi berkelanjutan di sektor penerbangan dan menarik investasi guna mengurangi emisi karbon, tegas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam diskusi  usai membuka Bali International Air Show (BIAS) 2024 di Hanggar Selatan Bandara I Gst Ngurah Rai.

Selain atraksi pesawat udara dan pameran, BIAS-2024 dilengkapi dengan sejumlah sesi edukasi. Panel diskusi pertama bertajuk “Global and Regional Collaboration Potential on Sustainable Aviation Fuel” (SAF) mengeksplorasi perspektif global dan regional mengenai potensi kolaborasi dalam mengembangkan industri SAF. Termatub didalamnya pandangan pelaku usaha di dunia penerbangan.

Dialog dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Executive Chairman Tony Blair Institute for Global Change dan Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair; Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha di PT Pertamina (Persero), Salyadi Saputra; Direktur Utama Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro; serta President of Airbus Asia Pacific, Anand Stanley.

Pada kesempatan tersebut Menko Luhut, inisiatif Indonesia dengan roadmap tataniaga kedirdantaraannya sejalan dengan target global. Tercatat 148 negara yang menyerahkan aksi untuk mengurangi emisi CO2 penerbangan kepada Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), mendukung target ambisius mencapai emisi net-zero pada tahun 2050.

SAF menjawab dekarbonisasiDirektur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha di PT Pertamina, Salyadi Saputra, juga menekankan bahwa SAF adalah solusi utama untuk proses dekarbonisasi di sektor penerbangan.

“Permintaan SAF secara global akan terus meningkat, dan Pertamina sudah giat mengeksplorasi feedstock yang dapat diolah untuk dijadikan bahasan dasar SAF. Kami percaya SAF akan memiliki performa baik di pasar global sehingga menjadikannya economically feasible.” jelasnya.

Dari perspektif maskapai penerbangan, Daniel Putut Kuncoro dari Lion Air Group mengangkat kembali peran SAF yang sangat penting dalam proses dekarbonisasi sektor aviasi global. “

Lion Air bergerak bersama pemerintah Indonesia untuk menggunakan SAF, mendukung proses perubahan iklim dan memajukan lingkungan hidup yang lebih sehat, ujar Daniel menambahkan.

Mapping Potensi

Indonesia dengan luas wilayah dan karakter geografisnya menurut  Presiden Airbus Asia Pasifik, Anand Stanley, memiliki potensi yang besar dalam mendukung dekarbonisasi sektor aviasi. Anand menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara industri penerbangan dan pemerintah dengan para produsen energi.

“Kita juga perlu bekerja sama dengan produsen energi untuk menciptakan rantai pasokan SAF, mengeksplorasi dan mengelola bahan baku feedstock SAF, menyediakan studi tekno-ekonomi, dan mendukung kemampuan produksi SAF,” jelasnya.

Dialog stake holder ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kemitraan global dan regional, juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendukung industri penerbangan yang lebih ramah lingkungan melalui pengembangan SAF. Dengan adanya roadmap dan dukungan dari sektor swasta, Indonesia siap mengambil peran kunci dalam mendukung transformasi industri penerbangan global, serta menciptakan kosistem SAF yang berkelanjutan di kawasan dan dunia.

SAF potensi sumber daya-pasar dan persainganPerlu dipahami BIAS 2024 merupakan pameran industri dirgantara, teknologi aero, dan pertahanan di Asia Tenggara, didedikasikan untuk mendorong Indonesia ke garis depan industri dirgantara di kawasan. BIAS 2024 diselenggarakan pemerintah Indonesia melalui Kemenko Marves, Kementerian Perhubungan, dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU).

Dihapakan BIAS 2024 dapat menarik ribuan pengunjung dari 48 negara pada 18-21 September. Penyelenggara mengikutsertakan  Tony Blair Institute for Global Change (TBI) selaku Knowledge Partner dalam menyelenggarakan side-event Special Dialogue Program.

BIAS 2024, menyediakan platform penting untuk mempertemukan para pemangku kepentingan utama dan berkolaborasi dalam mengatasi tantangan-tantangan kritis untuk mencapai SDGs.*

Hjortviken Country Club Bermitra dengan Vingcard untuk Teknologi Akses Keamanan Berkelanjutan Terbaru

this formate

GEORGIA, AS, bisniswisata.co.id:  Vingcard, perusahaan ASSA ABLOY dan penyedia teknologi canggih untuk industri perhotelan, dengan bangga mengumumkan penerapan beberapa solusi kunci pintu mutakhirnya oleh Hjortviken Country Club di Hindas, Swedia.

Dikelola oleh ESS Group, Hjortviken Country Club yang akan segera dibuka, bersama dengan dukungan dari Vingcard dan perusahaan konstruksi BRA Bygg, berupaya menghadirkan pengalaman menginap tamu yang mewah yang juga mengutamakan komitmennya untuk melindungi lingkungan.

Dibuka pada Januari 2025, Hjortviken Country Club dianggap sebagai country club autentik pertama di Swedia.

Dengan bermitra dengan BRA Bygg untuk merenovasi dan memperluas bangunan bersejarah Country Club, ESS Group menunjukkan tujuannya untuk menyediakan suasana modern dan bergaya yang memenuhi permintaan tamu akan praktik keselamatan dan ramah lingkungan yang lebih baik.

Contohnya termasuk penggunaan bahan konstruksi daur ulang dan kunci Vingcard kami yang memiliki Deklarasi Produk Lingkungan (EPD).

“Memastikan kepuasan tamu tidak dapat dicapai tanpa memperhatikan peningkatan standar untuk apa yang dianggap sebagai masa inap yang aman dan menyenangkan yang berdampak minimal terhadap lingkungan,” kata Magnus Anderson, CEO di BRA Bygg.

Solusi Vingcard yang diadopsi untuk proyek ini memiliki kompatibilitas dengan standar enkripsi kredensial terbaru, termasuk MIFARE Ultralight AES, yang memaksimalkan perlindungan data dengan fitur-fitur seperti enkripsi panjang kunci 128-bit.

“Pelancong dari hampir setiap jenis demografi tamu menunjukkan dengan keputusan pemesanan mereka bahwa tanggung jawab lingkungan adalah perhatian serius,” kata Jens Svanäng Henriksson, Manajer Hotel di Hjortviken Country Club.

“Kami juga percaya bahwa hal itu harus memainkan peran kunci dalam misi kami untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bebas stres,”.

itulah sebabnya Vingcard dengan komitmennya terhadap inovasi dan keberlanjutan sangat cocok. Teknologi kunci pintu mereka yang sangat aman, dipadukan dengan desain yang menarik dan dapat diskalakan, memberi kami peluang yang tak tertandingi untuk mengimbangi standar tamu yang semakin tinggi.”

Kunci pintu Vingcard mencerminkan komitmen merek untuk berinovasi dalam solusi yang tahan masa depan yang dapat mengadopsi fitur dan fungsi baru seiring dengan perubahan perilaku dan preferensi tamu.

Ini termasuk menampilkan kompatibilitas instan dengan Akses Seluler, yang menyediakan properti seperti Hjortviken Country Club dengan kemampuan untuk mengaktifkan layanan check-in kunci seluler di kemudian hari tanpa perlu penggantian perangkat keras yang mahal.

Sebuah Oasis Ketenangan: Di Dalam Floral Court Hotel Bangkok

this formate

Sebuah Oasis Ketenangan di dalam Floral Court Hotel Bangkok.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Bangkok adalah kota yang jarang tidur, di mana hiruk pikuk tuk-tuk, pedagang kaki lima, dan gedung pencakar langit yang menjulang tinggi menjalin jalinan benang sari yang membebani indra. 

Namun, tersembunyi di Sukhumvit Soi 13, hanya beberapa langkah dari jalan utama kota dan BTS Skytrain, Floral Court Hotel menawarkan kontras yang mencolok. Ini adalah tempat peristirahatan di mana ketenangan berkuasa—tempat perlindungan yang tak terduga di salah satu ibu kota paling ramai di Asia Tenggara.

Dilansir dari traveldailynews.asia, terletak di daerah kantong yang damai, Floral Court Hotel telah mendapatkan reputasi sebagai kemewahan yang tenang dan bersahaja. Dengan skor Booking.com sebesar 9,2,

Tidak mengherankan jika para pelancong, khususnya mereka yang mencari perlindungan dari hiruk pikuk jalanan Bangkok, tertarik dengan pesonanya yang menenangkan. 

Baik Anda menginap sebentar atau lebih lama, hotel ini terasa tidak seperti hotel tradisional, melainkan lebih seperti rumah kedua yang bergaya Skandinavia.

Interior hotel bergaya Skandinavia ini langsung memikat. Kamar-kamar yang cerah dan lapang menampilkan sentuhan akhir kayu alami yang membangkitkan rasa tenang dan kesederhanaan. 

Rasanya seperti Anda melangkah ke tempat peristirahatan minimalis, bukan salah satu bagian tersibuk di Bangkok. Penekanan pada cahaya alami dan garis-garis yang bersih membuat setiap sudut Floral Court menjadi udara segar, terutama bagi pelancong yang lelah.

Kamar-kamar dirancang dengan cermat, dengan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan—apakah Anda seorang pelancong tunggal yang mencari sudut yang tenang, keluarga yang membutuhkan ruang ekstra, atau seseorang yang membutuhkan suite untuk masa inap yang lebih lama. 

Dapur terletak tersembunyi di dalam kamar, menawarkan kesempatan untuk menyiapkan makanan Anda sendiri dan menambahkan sentuhan kenyamanan pribadi selama menginap, fitur yang tidak dimiliki banyak hotel di Bangkok. 

Kenyamanan kecil inilah yang membuat Floral Court terasa seperti tempat perlindungan yang tenteram. Namun, mungkin aset terbesar hotel ini adalah lokasinya. 

Hanya dengan berjalan kaki sebentar dari jalan utama Sukhumvit, hotel ini menawarkan akses mudah ke BTS Skytrain, yang memungkinkan pengunjung untuk naik dan turun di tempat-tempat terkenal di kota ini—baik Anda menuju Pasar Chatuchak, kuil Rattanakosin, atau Siam Square. 

Namun, meskipun lokasinya di pusat kota, hotel ini tetap tersembunyi dari hiruk pikuk, sehingga para tamu dapat benar-benar bersantai.

Keunggulan lainnya adalah kedekatannya dengan Rumah Sakit Internasional Bumrungrad, yang menjadikannya pilihan ideal bagi wisatawan medis atau mereka yang mencari akses mudah ke layanan kesehatan kelas dunia. 

Lingkungan hotel yang tenang, dipadukan dengan fasilitas modernnya, memungkinkan pemulihan yang tenang di lingkungan yang rimbun seperti taman—penemuan langka di Bangkok. 

Saat makan siang berlangsung pada hari kunjungan, terlihat jelas bahwa Floral Court Hotel tidak hanya berpuas diri dalam hal suasana dan kenyamanan. 

Pilihan bersantap di hotel mencerminkan etos desain Skandinavia hotel: sederhana, segar, dan tidak rumit, namun tetap berkelas.

Anda akan menemukan bahan-bahan segar, hidangan ringan, dan banyak pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan diet—sesuatu yang menyegarkan dari jajanan kaki lima yang lezat dan penuh rempah-rempah yang menjadi ciri khas Bangkok.

Di kota yang penuh kekacauan dan ketenangan sulit ditemukan, Floral Court Hotel berdiri sebagai bukti keramahtamahan yang penuh perhatian dan pertimbangan. 

Hotel ini merupakan tempat pelarian yang ideal bagi mereka yang ingin merasakan Bangkok sambil beristirahat di oasis ketenangan di penghujung hari.

Baik Anda datang untuk liburan singkat, perjalanan bisnis, atau menginap lama, Anda akan menemukan bahwa Floral Court lebih dpari sekadar tempat untuk tidur—ini adalah tempat untuk bernapas.

 

Marriott International akan Buka Lima Properti Lagi di Indonesia

this formate

Kedua perusahaan akan berkolaborasi untuk berekspansi di Indonesia pada tahun 2030

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Marriott International telah menandatangani perjanjian dengan Pakuwon Jati untuk mengembangkan lima properti tambahan dari Jakarta ke Surabaya dan Batam.

Dilansir dari ttgasia.com, perjanjian multi-transaksi ini akan mencakup lebih dari 1.300 kamar di seluruh Indonesia, menambah 1.925 kamar saat ini di tujuh hotel dan satu klub golf untuk Pakuwon Jati yang saat ini dikelola Marriott International.

Properti tersebut meliputi Jakarta Marriott Hotel Kota Kasablanka, Aloft Surabaya, Pakuwon Indah, Courtyard by Marriott Batam, The Jakarta Edition, dan The Westin Batam.

Dibuka pada Desember 2029 adalah Jakarta Marriott Hotel Kota Kasablanka, yang akan memiliki 320 kamar tamu dan suite, restoran yang buka sepanjang hari, kolam renang dan bar, toko kue, spa, pusat kebugaran, dan tempat acara; Aloft Surabaya, Pakuwon Indah yang akan memiliki 243 kamar dan 23 suite, termasuk empat Family Suite.

Properti lainnya Courtyard by Marriott Batam dengan 306 kamar yang akan menawarkan restoran dengan layanan bersantap sepanjang hari dan stasiun live, kafe dan bar, kolam renang, pusat kebugaran, dan ruang pertemuan.

Kemudian pada bulan Desember 2030, Indonesia akan menyambut The Jakarta Edition pertamanya, yang akan memiliki 240 kamar, sajian F&B, serta fasilitas rekreasi dan bisnis. 

The Westin Batam juga akan dibuka pada bulan Desember 2030 dengan 230 kamar dan suite, serta sky bar, executive club lounge, tempat acara, dan banyak lagi.

Rajeev Menon, presiden, Asia Pasifik kecuali China, Marriott International, mengatakan: “Dengan 77 properti yang beroperasi, kami optimis dan fokus untuk memperkuat kehadiran kami di Indonesia, sejalan dengan permintaan yang kuat untuk perjalanan wisata dan bisnis.” 

Menurut diap dengan memanfaatkan keahlian Marriott International dalam industri perhotelan, kolaborasi strategis jangka panjang ini menjanjikan untuk memperkenalkan layanan dan fasilitas inovatif yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan cerdas wisatawan modern.

Pelayanan  terus berkembang dan memberikan pengalaman yang tak tertandingi melampaui ekspektasi para tamu kami yang cerdas,” imbuh Eiffel Tedja, Direktur Pakuwon Jati.