Tourism Malaysia Luncurkan Panduan ke Sandakan

this formate

SABAH, bisniswisata.co.id: Tourism Malaysia dan Sandakan Tourism Association (STAN), meluncurkan direktori brosur terbaru – “Panduan ke Sandakan” sebagai bagian dari upaya gencarnya dalam mempromosikan perjalanan antarnegara bagian ke Sabah dan bersamaan dengan kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026).

Direktori brosur “Panduan ke Sandakan” menawarkan berbagai minat, perpaduan menarik antara pemandangan alam yang menakjubkan, beragam flora dan fauna, aktivitas petualangan, pengalaman budaya yang kaya, dan gastronomi di Sandakan.

Upacara peluncuran dihadiri oleh YB Khairul Firdaus Akbar Khan, Wakil Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya dan dihadiri oleh Dato Shaharuddin Abu Sohot, Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya, Ibu Haryanty Abu Bakar, Direktur Pariwisata Malaysia Sabah dan Bapak Chee Kim Teo, Presiden Sandakan Tourism Association.

Khairul Firdaus Akhbar Khan mengatakan bahwa brosur direktori Sandakan ini merupakan bagian dari alat promosi untuk mendorong pengunjung domestik dan internasional untuk merencanakan liburan mereka atau bahkan liburan akhir pekan ke Sandakan.

“Dari bermesraan dengan orangutan di alam liar, hingga bertemu langsung dengan Beruang Matahari Kalimantan, maskot Tahun Kunjungan Malaysia 2026,” jelasnya

Dengan perpaduan satwa liar dan petualangan, makanan lokal yang unik dan makanan laut segar, Sandakan adalah tempat liburan yang ideal untuk menjelajahi negara bagian Sabah, “ tambahnya.

Sektor pariwisata Malaysia terus mencetak pemulihan dan pertumbuhan yang kuat. Pada tahun 2024, Malaysia mencatat kedatangan pengunjung sebanyak 38 juta orang, meningkat signifikan sebesar 31,1% dibandingkan dengan 29 juta kedatangan pada tahun 2023.

Ini juga melampaui rekor pra-pandemi sebanyak 35 juta kedatangan pada tahun 2019 sebesar 8,3%. Pasar penghasil pengunjung teratas adalah Singapura, Indonesia, Tiongkok, Thailand, Brunei, India, Filipina, Korea Selatan, Australia, dan Tionghoa Taipei.

Total penerimaan pengunjung mencapai RM106,78 miliar pada tahun 2024, mencerminkan pertumbuhan substansial sebesar 43,7% dibandingkan tahun 2023 dan melampaui level tahun 2019 sebesar 20%.

Momentum ini berlanjut hingga Januari dan Februari 2025, dengan kedatangan pengunjung melonjak sebesar 31,3% menjadi 6,7 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, dan naik 14,5% dari level pra-pandemi pada tahun 2019.

Singapura tetap menjadi pasar sumber teratas, menyumbang 3,1 juta kedatangan, diikuti oleh Tiongkok, Indonesia, Thailand, dan Brunei.

Geopark Kebumen dan Meratus Masuk Jaringan UNESCO Global Geopark.

this formate

Hutan dataran rendah membentang di depan puncak Gunung Meratus, seperti yang terlihat pada 25 November 2021, dari desa Hinas Kanan di Kalimantan Selatan. (Foto: Antara)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dewan Eksekutif Organisasi Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menyetujui penambahan 16 situs baru ke dalam jaringan UNESCO Global Geopark. Dengan keputusan ini, jumlah geopark kini mencapai 229 situs di 50 negara.

Badan ini telah mengakui dua geopark di Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan, yaitu Kebumen dan Meratus, sebagai geopark global UNESCO, kata Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa.

Keduanya termasuk di antara 16 geopark global baru yang baru saja disetujui oleh dewan eksekutif UNESCO dalam sebuah sesi di Paris, Prancis, kata kementerian dalam siaran pers tersebut. Ini menyusul nominasi mereka oleh Dewan Geopark Global akhir tahun lalu.

“Pengakuan UNESCO merupakan bukti kontribusi Indonesia untuk melestarikan warisan Bumi,” kata Mohamad Oemar, delegasi tetap Indonesia untuk UNESCO, dalam siaran pers dari Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa.

“Pada saat yang sama, hal ini menandakan tanggung jawab untuk melestarikan, mengelola secara berkelanjutan, dan mempromosikan situs geologi dan budaya kita,” kata Oemar, yang juga merupakan duta besar untuk Prancis.

Terletak di bagian selatan Jawa Tengah, geopark Kebumen membentang di area seluas sekitar 1.100 kilometer persegi.

Menurut dokumen UNESCO, geopark tersebut memiliki perbukitan kerucut di barat daya dan dataran aluvial datar di tenggara. Puncak geopark ini adalah catatan aktivitas tektonik lempeng yang berasal dari 119 juta tahun yang lalu.

Sementara itu, geopark Meratus mencakup area seluas sekitar 3.600 km persegi di ujung selatan Kalimantan Selatan. Bentang alamnya memiliki banyak lembah, air terjun, sungai, danau, dan bentuk lahan karst. Geopark ini merupakan rumah bagi orang Banjar dan Dayak.

Geopark ini memiliki Pegunungan Meratus yang dicirikan oleh ofiolit, kerak samudra terbuka yang langka di dunia. Menurut dokumen UNESCO, meskipun ofiolit ditemukan di tempat lain di Indonesia, Pegunungan Meratus menyimpan rangkaian ofiolit terlengkap dan tertua di negara ini.

Geopark global UNESCO adalah kawasan yang memiliki bentang alam yang memiliki signifikansi geologis internasional. Geopark harus dikelola dengan konsep yang menggabungkan konservasi, penjangkauan publik, dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan masuknya Kebumen dan Meratus, jumlah geopark Indonesia dalam daftar geopark global UNESCO menjadi 12.

Di antaranya adalah destinasi wisata terkenal Raja Ampat di Papua yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, dan geopark Rinjani-Lombok di Nusa Tenggara Barat yang memiliki Gunung Rinjani yang terkenal dengan puncaknya yang menakjubkan dan danau kawah berbentuk bulan sabit bernama Segara Anak.

Geopark lainnya adalah Kaldera Toba di Sumatera Utara, Batur di Bali, Ciletuh di Jawa Barat, Ijen di Jawa Timur, Belitung di Kepulauan Bangka Belitung, Merangin di Jambi, Maros Pangkep di Sulawesi Selatan, dan Gunung Sewu yang terletak di sepanjang perbatasan tiga provinsi di Jawa.

Mendapatkan status UNESCO Global Geopark dapat membantu masyarakat setempat untuk mendongkrak pariwisata.
Selain Indonesia, beberapa negara lain tahun ini telah mendapatkan pengakuan geopark

Pengakuan untuk Norwegia dengan Pantai Fjord-nya, Vietnam dengan Lang Son, Korea Selatan dengan Danyang dan Gyeongbuk Donghaean, Korea Utara dengan Gunung Paektu, dan Ekuador dengan Gunung Tungurahua dan Napo Sumaco.

IATA: Penerapan Surat Muatan Udara Elektronik di Brasil Menjadi Tonggak Modernisasi

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id: Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyambut baik penerapan surat muatan udara elektronik (eAWB) di Brasil sebagai tonggak modernisasi sektor kargo, yang mendorong efisiensi operasional dan pengurangan biaya yang lebih besar.

Brasil adalah negara pertama di Amerika yang menghapus persyaratan surat muatan udara fisik, yang memberikan dorongan besar bagi upaya digitalisasi.

eAWB merupakan pendorong utama modernisasi proses kargo udara yang sangat dibutuhkan. Sebagai pengadopsi pertama eAWB di Amerika, Brasil tengah meningkatkan daya saingnya sebagai pemain utama kargo udara.

“Keberhasilan kerja sama kami dengan maskapai penerbangan dan otoritas Brasil menjadi contoh bagi maskapai lain di kawasan ini, dan di seluruh dunia, untuk diikuti,” kata Brendan Sullivan, Kepala Kargo Global IATA.

Keputusan Brasil untuk sepenuhnya mengadopsi dokumentasi kargo udara digital merupakan titik balik bagi sektor ini. Dengan menghilangkan dokumen yang tidak perlu,

“Kami memungkinkan efisiensi yang lebih besar, mengurangi biaya, dan memastikan masa depan yang lebih berkelanjutan untuk operasi kargo udara,” kata Sérgio Garcia da Silva Alencar, Auditor Pajak dan Kepala Koordinasi Operasional Bea Cukai di Dinas Pendapatan Federal Brasil.

IATA, avianca cargo, LATAM Cargo, otoritas Brasil, dan pemangku kepentingan lainnya bekerja sama dalam program uji coba antara Desember 2024 dan Januari 2025 yang melibatkan 126 pengiriman menggunakan eAWB di delapan bandara Brasil.

Tidak ada pengiriman yang memerlukan dokumen fisik, yang menunjukkan kelayakan rantai pasokan logistik yang sepenuhnya digital.

Transisi ke eAWB membawa manfaat seperti:

*Pemrosesan kargo yang lebih cepat dengan waktu pengurusan yang lebih singkat

*Biaya administrasi yang berkurang

*Lebih sedikit kesalahan manual dan peningkatan keandalan proses

*Keterlacakan dan transparansi yang lebih baik

Sektor kargo udara yang lebih kompetitif akan membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi Brasil. Menurut Laporan Nilai Penerbangan IATA terbaru, bandara Brasil menangani lebih dari 1,4 juta ton kargo pada tahun 2023, menjadikan negara tersebut sebagai pasar kargo udara terbesar ke-17 di dunia.

Dengan kemajuan eAWB ini, Brasil menegaskan kembali komitmennya untuk masa depan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan untuk transportasi kargo. Penerbangan, termasuk operasi penumpang, mendukung 2,1% PDB Brasil dan 1,9 juta pekerjaan.

TAT Menggelar Amazing Thailand Festival di Bhutan 2025

this formate

Mempromosikan pengalaman pariwisata Thailand yang semarak dan memperkuat hubungan budaya dengan pasar Bhutan

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) selenggarakan Amazing Thailand Festival pertama di Bhutan 2025 pada tanggal 19–20 April di Clock Tower Square di Thimphu.

Acara tersebut, yang merupakan bagian dari Amazing Thailand Grand Tourism and Sports Year 2025, bertujuan untuk meningkatkan citra Thailand dan menarik wisatawan Bhutan sebagai bagian dari dorongan strategis ke pasar Asia Selatan yang berpotensi tinggi.

Dasho Tshering Tobgay, Perdana Menteri Bhutan, menghormati festival tersebut dengan kunjungan pada tanggal 20 April, merasakan langsung kekuatan lunak Thailand melalui “5 Pengalaman yang Harus Dilakukan” dan berinteraksi dengan berbagai stan budaya.

Kehadirannya menegaskan kembali hubungan dekat antara Thailand dan Bhutan dan membantu menginspirasi minat yang lebih dalam terhadap pariwisata Thailand di antara pengunjung Bhutan.

Upacara pembukaan pada tanggal 19 April dihadiri oleh Makawadee Sumitmor, Duta Besar Thailand untuk Bhutan, dan Lyonpo Namgyal Dorji, Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Bhutan.

Festival tersebut diselenggarakan di bawah kepemimpinan Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, bersama dengan Miss Pattaraanong Na Chiangmai, Deputi Gubernur untuk Pemasaran Internasional – Asia dan Pasifik Selatan, dan Mr. Khemathat Archawathamrong dari Pusat Perdagangan Thailand di Dhaka, didukung oleh para eksekutif utama TAT lainnya.

Thapanee Kiatphaibool mengatakan suatu kehormatan untuk menghadirkan Amazing Thailand Festival di jantung kota Thimphu. Acara ini lebih dari sekadar perayaan makanan, seni, dan tradisi Thailand—ini adalah pertukaran yang bermakna antara dua negara yang terikat oleh rasa saling menghormati dan nilai-nilai budaya bersama.

“Kami berharap festival ini mempererat persahabatan antara Thailand dan Bhutan, dan menginspirasi banyak orang untuk menemukan keindahan, kreativitas, dan semangat hangat dari Amazing Thailand.” ujar Thapanee Kiatphaibool

Acara dua hari tersebut menyoroti kekuatan lunak Thailand melalui “5F” – Makanan, Film, Mode, Festival, dan Pertarungan – di samping “5 Pengalaman yang Harus Dilakukan di Thailand,” yang diwujudkan melalui berbagai aktivitas interaktif dan pertunjukan budaya.

Pengunjung menjelajahi kuliner Thailand (Wajib Dicicipi) dengan demonstrasi memasak Phat Thai, tumis tahu dengan kemangi, Som Tam (salad pepaya), minuman herbal, dan Bua Loi (bola beras ketan dalam santan).

Seni dan kerajinan tradisional (Wajib Dicoba), seperti melukis payung dan membuat tung, ditampilkan bersama sesi pijat Thailand dan lokakarya Muay Thai.

Produk dan suvenir buatan lokal Thailand (Wajib Dibeli), termasuk gantungan kunci gajah dan celana pendek Muay Thai, memamerkan kekayaan kerajinan
Thailand.

Zona foto bertema (Wajib Dicari) menampilkan elemen ikonik Thailand seperti tuk-tuk, pemandangan pantai, petarung Muay Thai, dan tarian tradisional.

Pertunjukan langsung selama festival (Wajib Dilihat) menawarkan pengalaman mendalam tentang warisan Thailand, mulai dari tarian klasik hingga seni Muay Thai yang dinamis.

Pasar perjalanan Bhutan, meskipun relatif kecil, memiliki potensi yang kuat. Pada tahun 2024, total 21.581 wisatawan Bhutan mengunjungi Thailand – meningkat 6,02% dari tahun 2023.

Alasan populer untuk bepergian termasuk rekreasi, pendidikan, dan perawatan medis, dengan liburan pantai, wisata kesehatan, belanja, dan perjalanan keluarga menjadi pilihan utama.

Dari 1 Januari hingga 9 April 2025 saja, Thailand telah menyambut 9.545 pengunjung Bhutan, yang menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan

PM Kamboja Luncurkan Rencana untuk Meningkatkan Pertanian dan Pariwisata di Empat Provinsi

this formate

Patung kerbau liar Kamboja merupakan simbol provinsi Mondulkiri, patung tersebut terletak di kota Sen Monorom. ( Foto: Kiripost/Meas Molika)

PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: PM Kamboja Hun Manet telah meluncurkan program investasi khusus untuk provinsi Kratie, Stung Treng, Ratanakiri, dan Mondulkiri untuk meningkatkan pertanian, agroindustri, dan ekowisata melalui zonasi, peningkatan infrastruktur, insentif pajak, dan dukungan UKM.

Perdana Menteri Hun Manet telah membentuk sebuah komite untuk mempromosikan empat provinsi di timur laut dengan harapan untuk lebih memanfaatkan potensi pertanian dan ekowisata mereka, sambil mendesak para gubernur terkait untuk mengidentifikasi zona industri dan pariwisata dengan jelas.

Selama peluncuran program khusus untuk mempromosikan investasi di Kratie, Stung Treang, Ratanakiri, dan Mondulkiri pada tanggal 9 April, Manet menyarankan agar otoritas provinsi mendefinisikan zona industri dan kawasan wisata dengan jelas. Ia menambahkan bahwa perencanaan harus dilakukan dengan cermat.

“Saya meminta keempat provinsi yang memiliki sumber daya alam, seperti provinsi Mondulkiri, untuk memikirkan zonasi secara fleksibel, sehingga kita dapat mempertahankan lokasi zona industri dan lokasi kawasan,” ungkapnya.

Jangan membangun pabrik di pegunungan, biarkan tempat itu menjadi kawasan wisata. Biarkan alam di satu tempat dan kawasan industri di satu tempat, tambahnya.

Selain itu, Perdana Menteri mendesak otoritas di keempat provinsi tersebut untuk memperhatikan keamanan dan ketertiban umum.

“Mereka harus berhati-hati dan mencegah segala aktivitas yang menyebabkan ketidakamanan, terutama kejahatan teknologi,” katanya. “Pekerjaan ini harus dilakukan dengan hati-hati. Tidak peduli seberapa maju keempat provinsi tersebut, keamanan tetap menjadi faktor penting.”

Menurut ‘Program khusus untuk mempromosikan investasi di empat provinsi di provinsi timur laut pada tahun 2025-2028’, inisiatif tersebut akan difokuskan pada pertanian, agroindustri, dan pariwisata di keempat provinsi tersebut.

Tujuannya adalah untuk menarik sektor swasta untuk berinvestasi di area tersebut dan mempertimbangkan untuk menyediakan pembiayaan dengan suku bunga yang wajar, mengurangi biaya produksi, dan memfasilitasi kegiatan investasi swasta.

Provinsi-provinsi di wilayah utara memiliki potensi tinggi untuk pengembangan pertanian, agroindustri, dan pariwisata lebih lanjut. Provinsi-provinsi tersebut memiliki perkebunan karet, kacang mete, dan singkong, serta jenis-jenis pertanian lain yang menghasilkan produk-produk yang dapat diekspor.

Provinsi-provinsi tersebut juga memiliki potensi untuk ekowisata tradisional dan alami. Namun, masih ada tantangan, termasuk infrastruktur, yang memerlukan bantuan pemerintah.

Beung Yeak Laom (Danau Yeak Laom) di komune Yeak Loam di kota Ban Lung adalah tempat yang wajib dikunjungi di provinsi Ratanakiri. Kiripost/Yatt Malai

Masih ada kendala

Meskipun keempat provinsi tersebut telah ditetapkan sebagai provinsi pertanian, potensi masing-masing provinsi belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Pengolahan pertanian di wilayah-wilayah tersebut masih terbatas, dalam skala kecil dan tersebar. Selain itu, produk-produk pertanian, seperti karet, kacang mete, singkong, dan pisang kuning, sebagian besar diekspor sebagai bahan baku ke negara-negara tetangga dengan harga yang lebih rendah.

Selain pertanian dan agroindustri, daerah-daerah tersebut juga memiliki kondisi yang menguntungkan bagi pariwisata. Akan tetapi, saat ini minat investasi dan permintaan untuk mengunjungi provinsi-provinsi tersebut terbatas.

Tidak dapat memanfaatkan faktor-faktor prediktif tersebut, misalnya hambatan untuk menarik investor dan wisatawan, disebabkan oleh sejumlah tantangan utama, termasuk harga listrik yang kompetitif, suku bunga yang tinggi, kurangnya konektivitas dan infrastruktur, kurangnya tenaga kerja dan keterampilan

Sekain itu ada masalah pendaftaran tanah, konsesi tanah ekonomi yang tidak aktif, dan kurangnya pengelolaan masyarakat dan partisipasi sektor swasta,” demikian ditambahkan dalam ‘Program khusus untuk mendorong investasi di empat provinsi di provinsi timur laut pada tahun 2025-2028.

Langkah-langkah pendukung

Proyek tersebut dibiayai dengan suku bunga yang wajar dan biaya produksi yang dikurangi, dan bertujuan untuk menarik investasi dengan menawarkan pembebasan pajak penghasilan dan pajak minimum selama tiga tahun.

Pembebasan pajak gaji juga akan diterapkan kepada pekerja yang menerima gaji bulanan kurang dari 2.000.001 riel dan mereka yang bekerja untuk proyek investasi yang memenuhi syarat di empat provinsi tersebut.

Berbagai kegiatan dan industri dilarang dalam proyek ini, termasuk perjudian, industri minuman (kecuali produk pertanian), penelitian minyak dan mineral, serta investasi di bar dan klub.

Program ini juga akan memberikan tarif pajak minimum, terutama yang berfokus pada usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendorong investasi dalam negeri.

Untuk pembiayaan, akan diberikan suku bunga yang terjangkau bagi UKM yang berlaku, komunitas pertanian modern, dan komunitas pariwisata melalui Bank Pembangunan Pedesaan dan Pertanian serta Bank UKM.

RI Jadi Negara Asia Pasifik Pertama, yang Luncurkan Pedoman Investasi Pariwisata UN Tourism

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia berkolaborasi bersama UN Tourism menjadi negara pertama di Kawasan Asia-Pasifik yang meluncurkan pedoman investasi pariwisata, berjudul “Tourism Doing Business: Investing in Indonesia”.

Sekretaris Jendral UN tourism, Zurab Pololikashvili, mengatakan pedoman investasi “Tourism Doing Business: Investing in Indonesia” adalah pedoman investasi pertama di Asia dan Pasifik. Pedoman ini menjadi langkah penting bagi UN Tourism dan Indonesia, karena investasi merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan pariwisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Sekretaris Jendral UN Tourism, Zurab Pololikashvili meluncurkan secara langsung “Tourism Doing Business: Investing in Indonesia”, saat pembukaan Konferensi Regional Pariwisata PBB, yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (16/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti menyampaikan apresiasi kepada UN Tourism dan semua pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi menyusun pedoman investasi ini.

“Sinergi bersama ini penting, untuk melestarikan warisan alam dan budaya, sekaligus membuka peluang yang bermanfaat bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Pedoman investasi “Tourism Doing Business: Investing in Indonesia” diharapkan dapat menyajikan panduan yang menyeluruh untuk berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia, sehingga dapat membantu calon investor baik dari dalam maupun luar negeri dalam menggali potensi investasi.

Pedoman yang disusun berdasarkan riset mendalam ini meliputi; gambaran ekonomi global dan nasional, tren dan arus investasi (termasuk investasi hijau dan startup).

Tetmasuk pula proposisi nilai dan daya saing Indonesia di tingkat global, kerangka hukum dan perpajakan untuk investor, peluang investasi konkret di destinasi unggulan, dan rekomendasi strategis.

Secara keseluruhan, panduan ini berupaya menghadirkan jawaban bagi para calon investor di sektor pariwisata terkait; prosedur hukum dan perpajakan, investasi pariwisata dengan konsep berkelanjutan.

mencakup analisis ekonomi dan tren Foreign Direct Investment, peta peluang investasi di berbagai provinsi, skema insentif dan perijinan, serta profil startup dan model kolaborasi bisnis.

Pedoman ini juga secara rinci menjelaskan kebijakan Indonesia dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan proyek-proyek wisata berkelanjutan.

Kebijakan tersebut dituangkan melalui beberapa strategi, seperti; strategi jangka panjang LTS-LCCR 2050 (Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050), dan pendanaan melalui obligasi hijau dan obligasi syariah hijau (green sukuk).

“Ada banyak prioritas yang harus dikerjakan, tetapi khususnya investasi sangat penting di kawasan ini dan Indonesia memiliki banyak hal untuk ditawarkan, banyak tempat, banyak peluang,” kata Zurab.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham, menjelaskan pedoman ini merupakan hadiah diplomasi yang diberikan UN Tourism kepada Indonesia.

Tidak hanya Indonesia, UN Tourism juga membuat pedoman investasi serupa untuk 22 negara. Kehadiran pedoman ini akan menjadi dokumen promosi kepada calon-calon investor global.

“UN Tourism juga sudah mengatakan bahwa pedoman ini sebagai living document yang artinya bisa terus perbaharui kalau ada perkembangan baru dari Indonesia,” kata Martini.

Lebih lanjut, Martini M. Paham menjelaskan lima Destinasi Pariwisata Prioritas masih menjadi fokus utama investasi pariwisata di Indonesia meliputi Borobudur,

Labuan Bajo, Mandalika, Danau Toba, dan Likupang. Ditambah tiga greater area di antaranya; Jakarta, Bali, Kepulauan Riau (Batam-Bintan), serta IKN.

“Jadi investasi terus difokuskan di tempat-tempat tersebut, tapi tidak menutup kemungkinan tempat lain yang memiliki potensi sangat terbuka untuk bisa kita ajak untuk melakukan promosi investasi bersama,” ujar Martini.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan kehadiran pedoman ini memantapkan positioning Indonesia sebagai destinasi utama untuk investasi dan bisnis pariwisata. Ini adalah salah satu manfaat menjadi anggota UN Tourism.

Rizki Handayani menambahkan, “Indonesia melalui pedoman ini ingin menyampaikan bahwa praktik-praktik pariwisata berkelanjutan dari segi kebijakan nasional dan kesiapan industri sudah sangat baik. Praktik ini akan terus didorong dan dikembangkan bersama kementerian/lembaga terkait serta berbagai industri.”

Dalam “Tourism Doing Business: Investing in Indonesia”, Indonesia menawarkan peluang investasi yang luas dengan berbagai keunggulan seperti; populasi muda dan produktif, infrastruktur transportasi yang berkembang, destinasi wisata kelas dunia, serta komitmen penuh dari pemerintah dan dukungan dari UN Tourism.

Sejumlah kelebihan tersebut disertai pemasaran yang kuat dengan diluncurkan pedoman investasi tersebut, diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk menarik lebih banyak investor yang masuk dan memberi manfaat yang luas.

“UN Tourism telah meluncurkan Tourism Doing Business: Investing in Indonesia sebagai peta jalan bagi investor untuk menggali potensi besar Indonesia. Mari bersama-sama kita eksplorasi solusi inovatif yang mengedapankan aspek berkelanjutan,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Singapura Targetkan Permintaan Mice, Pelancong Rekreasi dalam Peta Jalan Pariwisata 2040

this formate

Salah satu pilar peta jalan Pariwisata 2040 STB mencakup peningkatan daya tarik Singapura bagi pelancong rekreasi, bukan hanya sebagai pusat transit atau tujuan bisnis.( foto : AFP)

SINGAPURA bisniswisata.co.id: Mencetak rekor untuk acara bisnis dan menarik wisatawan rekreasi adalah dua pilar peta jalan Singapore Tourism Board (STB) untuk industri ini hingga tahun 2040, dengan penerimaan pariwisata mencapai rekor tertinggi sebesar S$29,8 miliar pada tahun 2024.

Dilansir dari businesstimes.com.sg, penerimaan pariwisata diperkirakan akan tumbuh lebih cepat daripada kedatangan pengunjung internasional, mencapai S$47 miliar hingga S$50 miliar pada tahun 2040, kata Menteri yang bertanggung jawab atas Hubungan Perdagangan Grace Fu pada Konferensi pers, pekan lalu.

Pada tahun 2024, rekor penerimaan melampaui perkiraan STB sebesar S$27,5 miliar hingga S$29 miliar, sementara kedatangan pengunjung berada pada batas atas perkiraan 16,5 juta.

Lingkungan global diperkirakan akan lebih menantang setelah tarif AS, Fu memperingatkan, dengan kepercayaan konsumen yang terpengaruh secara negatif.

Dia menambahkan bahkan saat kita menantikan serangkaian acara yang akan menyegarkan lanskap pariwisata kita, kita harus bersiap menghadapi volatilitas jangka pendek hingga menengah yang akan menguji kemampuan adaptasi kita.”

Namun, perkiraan STB untuk tahun 2025 tetap sebesar S$29 miliar hingga S$30,5 miliar untuk penerimaan pariwisata, dan 17 juta hingga 18,5 juta untuk kedatangan wisatawan.

Akomodasi di Sipalay, Filipina, 90% dipesan untuk Liburan Paskah

this formate

TUJUAN LIBURAN. Pemandangan dari sebuah resor di Barangay 4 Poblacion Kota Sipalay, tujuan wisata pantai teratas di Negros Occidental.( Foto : PNA Bacolod)

KOTA BACOLOD, Filipina, bisniswisata.co.id: Tempat penginapan di Kota Sipalay, tujuan wisata pantai teratas di Negros Occidental penuh untuk liburan Pekan Suci Paskah lalu menurut kantor pariwisata pada hari Rabu.

“Saya dapat mengatakan bahwa akomodasi kami sudah dipesan 85 persen hingga 90 persen,” kata petugas pengawas pariwisata Jerick Lacson.

Sipalay, yang terletak sekitar 175 km. selatan Bacolod, dijuluki “Permata Pulau Gula” karena pantainya yang berpasir putih dan airnya yang sebening kristal yang menarik wisatawan asing dan domestik.

Berdasarkan direktori pariwisatanya, Sipalay memiliki lebih dari seratus resor, hotel, rumah pensiun, losmen, dan rumah penginapan yang terletak di Barangay 1, 2, 3, 4, dan 5 di kota itu sendiri serta di Cabadiangan, Camindangan, Cartagena, Cayhagan, Mambaroto, Maricalum, dan Nauhang.

Dalam persiapan untuk Paskahi, Kantor Pengembangan dan Promosi Pariwisata Kota melakukan pemantauan lokasi dan mendistribusikan rambu-rambu dan direktori darurat di berbagai objek wisata.

Kunjungan lokasi pada tanggal 15 April meliputi Teluk Campomanes di Barangay Maricalum; Zambales Spring Resort dan Malinab Lagoon di Sitio Malinab, Barangay Cabadiangan; Sugar Beach di Barangay Nauhang; dan Patio-Patio Spring and Underwater Cave System dan Cansibit Pit di Barangay San Jose.

“Inisiatif ini mencerminkan komitmen teguh unit pemerintah daerah untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan bantuan wisatawan melalui tindakan tanggap darurat yang efisien,” kata kantor pariwisata tersebut.

Pada tanggal 12 April, Sipalay mulai memungut biaya pengguna lingkungan di bilik pemungutan yang telah ditentukan di Barangay Nauhang dan Barangay 4 sebagaimana ditetapkan dalam peraturan daerah yang disetujui pada bulan Oktober 2022.

Wisatawan lokal diharuskan membayar PHP50 sementara wisatawan asing dikenakan biaya PHP100 saat mengunjungi objek wisata utama yang telah ditetapkan di kota tersebut dan/atau area kritis lingkungan.

“Biaya ini berkontribusi pada pelestarian dan pemeliharaan sumber daya alam kami. Kami menghargai kerja sama dan dukungan Anda dalam menjaga lingkungan kami tetap bersih dan berkelanjutan,” kata pemerintah kota dalam pengumumannya yang diunggah di Facebook.

Pembayaran tersebut akan mendukung program berkelanjutan untuk pariwisata dan pelestarian, perlindungan, dan pengelolaan lingkungan serta program serupa yang diperlukan untuk kesejahteraan umum Sipalaynon, demikian bunyi peraturan daerah tersebut.

Kota tersebut juga telah mendirikan Toko Pasalubong Kota Hiyas Sipalay, yang terletak di Pusat Serbaguna Kota Sipalay, untuk menyediakan berbagai suvenir lokal asli bagi para pengunjung, seperti kerajinan tangan dan makanan yang dibuat oleh Asosiasi Produsen Sipalay. (PNA)

Kerja Sama Selatan-Selatan untuk Pengembangan Pariwisata Maju di KTT Pariwisata Afrika & Amerika PBB ke-2

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id: UN Tourism telah memajukan kerja sama Selatan-Selatan dalam pengembangan pariwisata, dengan mewujudkan tujuan Deklarasi Punta Cana yang ditandatangani oleh Negara-negara Anggota dari Afrika dan Amerika.

Berdasarkan keberhasilan acara perdana, KTT Pariwisata Afrika & Amerika PBB ke-2 menguraikan rencana konkret untuk mencapai tujuan bersama, yang berfokus pada inovasi, Kerja Sama Teknis, peningkatan konektivitas, investasi pariwisata, dan kepercayaan wisatawan melalui keamanan.

Menurut data UN Tourism, kedua kawasan telah bangkit dari dampak pandemi: pada tahun 2024, Afrika menyambut 74 juta kedatangan internasional, 7% lebih banyak dari tahun 2019, dan 12% lebih banyak dari tahun 2023.

Sementara itu, Amerika menyambut 213 juta, atau sekitar 97% dari kedatangan sebelum pandemi. KTT tersebut memperjelas hubungan yang kuat antara kedua kawasan, baik dalam hal pengunjung antar dan di dalam kawasan, maupun pasar sumber investasi dan penerima.

Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB Zurab Pololikashvili mengatakan: “KTT ini adalah bukti komitmen abadi Afrika dan Amerika untuk bekerja sama lintas batas dan samudra.

Peta jalan kami akan memajukan pertumbuhan inklusif dan memastikan bahwa pariwisata tetap menjadi pendorong kesejahteraan bersama.

“Di atas segalanya, dengan berfokus pada pelatihan dan pengembangan keterampilan, kami memberi orang-orang, terutama kaum muda, sarana untuk berhasil di dunia yang kompetitif saat ini.”

Wakil Presiden Republik Zambia, Mutale Nalumango, menekankan pentingnya “konektivitas bersama” dan kerja sama dalam menghadapi tantangan bersama.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata Rodney Sikumba, ia mengatakan bahwa keragaman pengalaman dan perspektif kini merupakan harta karun pengetahuan yang, jika dimanfaatkan secara kolektif, akan meningkatkan kapasitas kita untuk memajukan sektor pariwisata tangguh yang kita impikan.”

Pembangunan Selatan-Selatan melalui Investasi

Menumbuhkan dan mengarahkan investasi ke pariwisata adalah salah satu pilar utama Deklarasi Punta Cana. Di Zambia, Pariwisata PBB berbagi pencapaiannya di bidang prioritas ini.

Hingga saat ini, 18 edisi “Pedoman Berbisnis Pariwisata” untuk investasi telah diterbitkan untuk destinasi di seluruh Afrika dan Amerika. Sebanyak 10 edisi lagi sedang dalam tahap pengembangan.

Pedoman tersebut menyoroti potensi besar investasi pariwisata di dalam dan antar kawasan. Antara tahun 2019 dan 2024, Afrika menginvestasikan sekitar US$ 3,9 dalam 36 proyek di Amerika, sementara Amerika Latin dan Karibia menginvestasikan jumlah yang sama dalam 34 proyek di Afrika.

Dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah tersebut, UN Tourism mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan Konferensi Investasi Pariwisata Afrika-Amerika Dua Tahunan.

Konferensi tersebut akan mempertemukan pemerintah, lembaga keuangan, pelaku sektor swasta, dan mitra pembangunan dengan tujuan untuk meningkatkan arus investasi lintas benua dan menargetkan investasi di seputar prioritas bersama.

Masa depan bersama: Pertumbuhan melalui pendidikan

Dengan lebih dari 50% tenaga kerja pariwisata berusia di bawah 25 tahun, sektor ini menawarkan banyak peluang bagi kaum muda, khususnya di Afrika – benua termuda di dunia – dan Amerika.

Untuk mewujudkan tujuan Deklarasi Punta Cana yang berfokus pada pendidikan, UN Tourism memajukan pelatihan di kedua wilayah tersebut.

Di Zambia, para delegasi mendapatkan informasi terkini tentang pekerjaan di Republik Dominika, tempat kerja sama dengan MIREX akan memberikan pelatihan tentang diplomasi dan pariwisata, yang akan diluncurkan tahun ini.

Di KTT tersebut, para delegasi juga diberi informasi terkini tentang status Akademi yang direncanakan bekerja sama dengan UN Tourism di Livingstone. Akademi tersebut akan berfungsi sebagai pusat pendidikan spesialis dan bergabung dengan jaringan pusat pendidikan UN Tourism yang terus berkembang.

Ini termasuk Akademi Seni Kuliner Internasional di Zimbabwe dan pusat yang direncanakan di Republik Dominika, bekerja sama dengan INFOTEP.

Ke depannya, UN Tourism juga akan berupaya menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat di Afrika dan Amerika melalui kursus WhatsApp barunya untuk pengembangan profesional.

Inovasi untuk membentuk masa depan pariwisata Afrika-Amerika

Bersamaan dengan pendidikan, Deklarasi Punta Cana menempatkan inovasi di pusat kerja sama Selatan-Selatan untuk pengembangan pariwisata.

Di Livingstone, UN Tourism umumkan peluncuran Kompetisi Start-Up pertama untuk kawasan tersebut. Tantangan “Bridges of Innovation” akan mencari perusahaan yang siap mengatasi tantangan di bidang keberlanjutan, inklusivitas, dan transformasi digital, dengan fokus pada masyarakat lokal.

Investasi juga akan menjadi tujuan utama Kantor Tematik PBB Tourism pertama di Maroko. Kantor tersebut akan berfungsi sebagai pusat inovasi, dengan program akselerasi untuk perusahaan rintisan regional, penelitian dan pengembangan, serta untuk merayakan bakat baru melalui Petualangan Teknologi Pariwisata.

Peningkatan konektivitas dan keselamatan wisatawan

Deklarasi Punta Cana bertujuan untuk mengatasi tantangan yang menghambat pertumbuhan pariwisata melalui konektivitas udara yang terbatas. Di Guatemala, UN Tourism telah bermitra dengan INGUAT untuk memulai Rencana Kerja bersama yang bertujuan untuk menghubungkan para pelaku industri guna meningkatkan hubungan.

Bersamaan dengan ini, Konferensi Tingkat Menteri ke-2 tentang Pariwisata dan Transportasi Udara di Afrika akan diadakan di Angola pada bulan Juli, dengan fokus pada AI dan inovasi untuk konektivitas.

KTT Afrika & Amerika juga menjadi platform untuk kemajuan UN Tourism dalam meningkatkan standar keselamatan bagi wisatawan dan dengan demikian meningkatkan kepercayaan dalam perjalanan ke kedua wilayah tersebut.

Di Livingstone, para delegasi diberi informasi terkini tentang kemajuan dalam Prakarsa Keselamatan Destinasi (SAFE-D), yang dirancang untuk meningkatkan kolaborasi publik-swasta dan mempromosikan kesiapsiagaan krisis.

ITB China akan Tanggapi Permintaan yang Meningkat untuk MICE & Perjalanan bisnis

this formate

ITB China akan Tanggapi Permintaan yang Meningkat untuk MICE & Perjalanan bisnis

SHANGHAI, bisniswisata.co.id: ITB China, pameran dagang eksklusif B2B yang berfokus pada pasar perjalanan Tiongkok, kembali digelar pada 27 hingga 29 Mei 2025, di Shanghai World Expo Exhibition and Convention Center.

Dilansir dari ttnworldwide.com, acara ini akan menampilkan spektrum penuh industri perjalanan, dengan MICE dan perjalanan bisnis menjadi salah satu sorotan utama. Survei terbaru pembeli ITB China mengungkapkan bahwa hingga 70% memiliki permintaan untuk pengadaan produk MICE dan perjalanan bisnis.

Tahun ini, ITB China menawarkan peluang yang tak tertandingi bagi para profesional perjalanan untuk terhubung dengan industri MICE Tiongkok yang berkembang pesat, dengan menampilkan hampir 400 peserta pameran yang memamerkan produk dan layanan terkait MICE.

Peserta terkemuka termasuk Dewan Pariwisata Hong Kong, Organisasi Pariwisata Korea, Biro Konvensi dan Pameran Malaysia, Biro Konvensi dan Pameran Abu Dhabi, Acara Bisnis Sarawak, dan pemasok papan atas dari sektor transportasi dan perhotelan.

Mubarak Al Shamisi, Direktur Biro Konvensi & Pameran Abu Dhabi, Departemen Kebudayaan & Pariwisata Abu Dhabi, mengatakan Tiongkok adalah pasar utama bagi strategi acara bisnis Abu Dhabi.

“Kami akan kembali ke ITB Tiongkok pada tahun 2025 ini untuk memamerkan penawaran MICE yang terus berkembang di Emirat tersebut,)” kata Mubarak Al Shamisi.

Dengan infrastruktur kelas dunia, konektivitas yang lancar, dan kalender acara internasional yang dinamis, Abu Dhabi semakin menjadi tujuan pilihan bagi para perencana yang mencari kedalaman budaya, inovasi, dan keunggulan perhotelan.

ITB Tiongkok adalah platform penting bagi kami, untuk terhubung dengan para pemangku kepentingan industri, memperkuat kemitraan, dan menyoroti kepada para penyelenggara acara dan delegasi tentang bagaimana Abu Dhabi terus meningkatkan pengalaman acara bisnis.

Konferensi ITB Tiongkok akan menyajikan program diskusi yang dipandu oleh para ahli dan sesi forum yang disesuaikan, yang menawarkan wawasan tentang tren yang membentuk masa depan MICE dan perjalanan bisnis.

Kemitraan utama dengan organisasi dan media terkemuka seperti Society for Incentive Travel Excellence (SITE China), HuiZhanBEN, China Business Event Industry Committee (CBEIC), dan Digital Procurement Professional Committee di bawah CECC (DPPC) akan dipresentasikan.

Sorotan utama ITB China 2025 meliputi Corporate Buyers Tour, kesempatan eksklusif bagi perusahaan-perusahaan China untuk menjelajahi destinasi, infrastruktur, dan penawaran MICE teratas secara langsung.

Pesta MICE Afterparty ITB China akan menyediakan suasana santai bagi para profesional industri untuk membangun koneksi dan terlibat dalam pertukaran yang konstruktif.

Bekerja sama dengan SITE China, ITB China, Cabang MICE & TMC dari Shanghai Tourism Industry Association, dan Exhibition Education & Training Committee of CCEES, SITE China Young Talent Challenge ke-1 akan menyoroti generasi pemimpin MICE yang bercita-cita tinggi.

Pemenang keseluruhan akan diumumkan di lokasi pada ITB China 2025 setelah kompetisi final untuk memperebutkan hadiah utama.

Dengan serangkaian peluang jaringan yang menarik, acara eksklusif, dan sesi konferensi yang mendalam, ITB China 2025 adalah acara yang wajib dihadiri oleh semua profesional perjalanan yang ingin mengikuti tren industri dan memanfaatkan peluang bisnis baru.