Boneka Kayu Jokowi & Ahok Dijual Di Pasar Souvenir Moskow

this formate

MOSKOW, Bisniswisata.co.id: Nun jauh disana, boneka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dijual di pasar suvernir Izmailovo, Moskow. Boneka terbuat dari kayu itu, berjejer rapi dengan pimpinan dunia lainnya.

Presiden Jokowi bersebelahan dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, juga Ahok dengan mengenakan seragam dinas Gubernur DKI Jakarta. “Apa kabar? Kabar baik? Semuanya murah, enggak mahal. Mau pilih mana: Jokowi atau Ahok? Atau mau Sukarno juga ada,” sapa penjaga toko, Aziz Satorrov, di pasar itu dengan bahasa Indonesia cukup lancar.

Untuk matryoshka Sukarno, Aziz membuka harga mulai 2.000 rubel (sekitar Rp470.000). di paling luar boneka kayu Sukarno, kemudian di dalamnya berturut-turut boneka kayu Suharto, Habibie, Abdurahman Wahid atau Gus Dur, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono hingga yang terkecil Jokowi, yang menunjukkan urutan presiden Indonesia, lapor mahasiswi di Moskow, Clara Rondonuwu seperti dilansir laman BBC Indonesia, Sabtu (06/01/2018).

Sedangkan matryoshka Presiden Jokowi yang berukuran sedang ditawarkan seharga 1.200 rubel (Rp280.000). Isinya tidak komplit, hanya boneka kayu SBY sampai Habibie saja. Boneka kayu yang ditawarkan juga ada mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditempatkan di samping Lenin.

”Kalau yang Ahok, di dalamnya semua Ahok. Harganya 1.199, soalnya kan orang Indonesia suka bilang kemahalan. Mereka minta kurang, saya kurangin satu rubel,” ujar Aziz tertawa mengingat kebolehan menawar sejumlah wisatawan Indonesia. “Saya tahu banyak orang Indonesia juga Muslim. Alhamdulilah!”

Mengapa membuat matryoshka Ahok. Apakah mantan Gubernur Jakarta tersebut populer sampai Rusia? ”Kenapa bukan Anies?” Aziz, pedagang asal Dagestan tersebut balik bertanya. ”Sekarang memang belum, tapi nanti Anies juga dibikin. Semuanya ada, komplit.” jawabnya.

Matryoshka atau boneka kayu khas Rusia tersebut didatangkan Aziz dari perajin di pinggiran Tver — wilayah pedesaan yang berjarak kurang lebih 160 kilometer dari ibu kota Rusia, Moskow.

”Jokowi, Ahok, dan Sukarno ini ide saya. Indonesia negara pertama (yang saya ketahui) yang warganya suka dengan politisi mereka,” kata Aziz, sembari sibuk melayani wisatawan yang mencari matryoshka musisi David Bowie.

‘Saya juga punya suvenir kayu berbentuk masjid, karena saya tahu banyak orang Indonesia juga Muslim. Alhamdulilah!” tambah warga yang berasal dari Dagestan, wilayah dengan populasi sebagian besar Muslim.

Selanjutnya percakapan berlanjut dalam bahasa Rusia, sebab Aziz yang ‘belum pernah ke Indonesia’ baru menguasai percakapan dagang saja. Total ada 15 bahasa untuk percakapan yang ia kuasai sebagai modal untuk menarik pembeli. “Kalau mereka minta kurang…” ucapnya.

Bahasa-bahasa tersebut berkaitan erat dengan ratusan macam matryoshka yang ia jajakan di emperan pasar suvenir Izmailovo, Moskow.
”Bukan cuma Indonesia, saya juga buat tokoh-tokoh Malaysia seperti Najib Razak dan Tengku Abdul Rahman. Yang juga banyak dicari, pemain sepak bola nasional dari negara-negara di Afrika dan berbagai tim sepak bola.”

Usai menutup lapak suvenir, Aziz mengaku rutin melatih bahasa-bahasa yang ia perlukan. ”Sebab percakapan di pasar selalu menarik, makanya saya berusaha mempelajari bahasa supaya lebih mudah berinteraksi dan merespon wisatawan yang datang mencari suvenir ke Pasar Izmailovo. Kalau mereka mulai minta kurang … kurang, di situ saya mulai enggak mengerti,” Aziz terbahak.

Melalui akun Facebooknya, banyak yang menyapanya dalam berbagai bahasa dari sejumlah negara – dari Malaysia, Thailand sampai Ekuador. Rekannya dari Indonesia melalui media sosial mencapai puluhan.

Pasar Izmailovo adalah surga bagi para wisatawan dan warga Moskow yang memburu kerajinan tangan khas Rusia., khususnya matryoshka. Sepanjang akhir pekan, pasar ini penuh pengunjung.

Di musim dingin seperti sekarang, lapak-lapak di emperan pasar akan tutup lebih awal. Sebab, langit Moscow dan wilayah sekitar sudah beranjak gelap mulai pukul 16:00 pada musim dingin.

Lalu, siapa yang terlaris dari ketiganya? ”Jokowi, banyak sekali yang beli,” ujar Aziz. ”Saya biasanya bercanda, ‘ayo dibeli ini Jokowi asli loh’,” ujarnya. Sementara itu, untuk matryoshka Sukarno dan Ahok, menurutnya pasar pembelinya cuma orang-orang tertentu saja.”

Duta Besar Republik Indonesia di Moskow, Wahid Supriyadi, mengatakan ada “warisan luar biasa’”Indonesia di Rusia yaitu Sukarno. ”Saya sudah ke 16 negara bagian (di Rusia), gubernur-gubernur itu pasti cerita mengenai era Sukarno dan Kruschev,” ujar Wahid, merujuk kembali pada lekatnya hubungan Indonesia-Rusia di awal Perang Dingin.

”Saat pidato di Universitas RUDN (Rossiyskiy Universitet Druzhby Narodov, Moskow), rektornya langsung ambil mikrofon. Setelah diterjemahkan, rupanya dia bilang ‘kita hutang budi dengan Soekarno, karena universitas ini yang memberi nama Sukarno’,” imbuh Wahid kepada Clara Rondonuwu.

Menurut Wahid, universitas tersebut diusulkan Sukarno kepada Kruschev dalam kunjungan Kruschev ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 1962. Wahid juga melihat positif sikap Rusia terhadap kunjungan Presiden Joko Widodo pada 2016.

Dia mengatakan, Putin lebih dulu menyinggung tentang hubungan Kruschev dan Sukarno, serta menyisihkan satu hari untuk pembicaraan bilateral dengan Indonesia. “Putin tidak mau bertemu kepala negara lain sebelum bertemu Presiden Jokowi. Padahal waktu itu ada sepuluh kepala negara.”

Menyinggung relasi antar masyarakat di Indonesia dan Rusia saat ini, Wahid mengatakan ”walau sempat ada stagnasi setelah G30S/PKI, sekarang sudah meningkat lagi”.

Terdaftar ada sekitar 800 warga Indonesia kini berada di Rusia, namun dia menduga totalnya lebih dari 1.000 orang. Umumnya terkonsentrasi di dua kota yakni Moskow dan St Petersburg.

Angka kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia tahun ini juga meningkat, khususnya ke destinasi pantai seperti Bali, Komodo, dan Raja Ampat. Sebaliknya wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Rusia di tahun 2016 sekitar 20.000 orang.

”Kalau dulu kunjungan orang Indonesia umumnya ke Moskow dan St Peterseburg, belakangan mereka menjelajah sampai jauh ke Kazan, Suzdhal, dan Uva,” ujar Wahid.

Ketiga wilayah tersebut merupakan negara bagian Rusia yang mayoritas berpenduduk Muslim. ”Bahkan yang menarik ada paket umroh plus (perjalanan umroh ke Mekah dan ditambah) untuk destinasi Rusia. Tampaknya sebagian wisatawan mulai tertarik dengan fakta bahwa Muslim terbesar di Eropa ada di Rusia. Bukan sebagai migran, tapi justru penduduk asli. People to people semacam ini akan bagus untuk mengurangi gambaran yang kurang bagus mengenai Rusia.”

Adapun dari data jajak pendapat BBC tiga tahun lalu, disebutkan bahwa ada sekitar 49% peserta jajak pendapat yang menilai pengaruh Rusia negatif dan 29% yang menilai positif.

Wahid menambahkan, terkait total pelajar yang dikirim Indonesia ke Rusia juga berbeda jauh dengan negeri jiran Malaysia. Malaysia bisa mengirim hampir 3.000 pelajar per tahun yang sebagian besar menekuni bidang kedokteran.

”Malaysia smart, mereka sudah lebih dulu. Kita kan baru melihat kembali Rusia belakangan ini. Total pelajar yang dikirim ke Rusia cuma sekitar 150 per tahun.” sambungnya. (BBC)

Kuliner Serambi Mekah di Jakarta, Bukan Cuma Mi Aceh

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Mi Aceh, ayam tangkap, kopi gayo merupakan sajian kuliner Aceh yang akrab, populer bahkan hits bagi warga Jakarta. Ternyata pengetahuan soal kuliner khas Aceh masih terbatas bahkan boleh dibilang, masih sedikit masyarakat di Ibu Kota yang mengenal lebih mendalam kekayaan warisan kuliner dari Bumi Serambi Mekkah itu.

Jika tertarik mengakrabi sajian khas Aceh, sesekali cobalah mampir ke sebuah casual dining di bilangan Gajah Mada, Jakarta Barat bernama The Atjeh Connection. Meski kondisinya kecil, namun restoran ini rupanya menyembunyikan kekayaan cita rasa yang belum banyak dieksplorasi warga DKI.

Di sini pasti disuguhi rentetan menu-menu tradisional Aceh yang unik, menarik, khas dan bervariasi. Mulai dari kudapan, makanan utama, hingga aneka minuman khas yang disajikan secara modern untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner Nusantara.

Alih-alih memesan menu mainstream seperti mi aceh atau ayam tangkap, cobalah mengudap berbagai menu khas Aceh lainnya seperti tiram masak aceh, keumamah (ikan kayu), kepiting jamaica, sambal ganja, nasi sayur, nasi gurih, atau nasi bebek aceh.

Menu nasi gurih, misalnya, sedikit berbeda dengan kebanyakan nasi bersantan yang familiar di Jawa. Meskipun serupa dan sama-sama dimasak dengan santan, nasi gurih ala Aceh memiliki cita rasa yang lebih strong ketimbang nasi liwet, uduk, atau lemak.

Tambahan rempah-rempah lokal dan bawang goreng menjadikan nasi gurih Aceh ini sesuai dengan namanya; sangat gurih. Apalagi, penyajiannya dilengkapi dengan telur balado, rendang khas Aceh, tumis tauco, tempe orek, dan kerupuk.

Restoran ini memboyong cita rasa khas Aceh yang cenderung lebih ‘berempah’ ketimbang sajian-sajian khas Jawa. Pasalnya, masakan Aceh menggunakan bumbu-bumbu lokal yang berkarakter seperti bumbu pliek u.

Bumbu ini terbuat dari fermentasi daging kelapa dengan rasa unik yang memadukan aroma wangi kelapa dan harum khas fermentasi yang berkarakter asam dan sedikit manis. Ada juga bumbu u teulheu yang juga terbuat dari olahan kelapa parut yang disangrai.

Karakter lainnya berasal dari bumbu aweuh masak atau yang juga dikenal sebagai ramuan empat rempah, yang terdiri atas ketumbar, adas manis, pekak, kayu manis, dan jintan. Ada juga bumbu gegarang yaitu tanaman dari Dataran Tinggi Gayo yang merupakan bagian dari keluarga mint.

Bumbu ini lazim digunakan sebagai campuran masakan asli Gayo, seperti masam jing dan pengat. Selain itu, ada juga bumbu ganja. Meskipun saat ini sudah mulai jarang digunakan karena dianggap sebagai narkotika, dulunya ganja memiliki peran penting dalam memberi karakter pada masakan Aceh.

Di samping berbagai makanan utama yang khas, The Atjeh Connection menawarkan jajaran menu kudapan yang unik. Mulai dari roti goreng khas Aceh, kue ade, kue timpan, pulot durian, bakpia sabang, hingga roti ari, dan linca alias rujak manis.

Kue ade memiliki bentuk, tekstur, dan rasa yang legit seperti perpaduan kue lumpur khas Jawa dan kue bingka khas Pontianak. Adapun, pulot durian juga dikenal oleh masyarakat di Jawa sebagai ketan durian. Sementara itu, roti ari adalah roti kukus yang dicampur susu dan mentega.

Di sisi lain, bakpia sabang memiliki rasa yang unik. Meskipun berasal dari Sabang, bakpia ini sangat mirip dengan kue pia Surabaya dan pia Bali. Tekstur kulitnya agar lebih crunchy dibandingkan bakpia patok, tetapi isiannya merupakan paduan unik dari kacang tanah dan kacang hijau.

Jika Anda ingin merasakan kue yang benar-benar khas Aceh, cobalah memesan menu kue timpan. Kudapan ini adalah jenis kue tradisional yang terbuat dari ketan berisi srikaya dan nangka. Kue ini cocok disantap dengan kopi gayo hangat atau disajikan saat acara kumpul-kumpul.

Kue khas lainnya adalah kue bhoi atau bolu kukus khas Aceh. Kue ini sangat populer di daerah asalnya, dan biasa disantap dengan cara dicelupkan ke dalam kopi atau teh hangat. Di Aceh, kue berbentuk ikan ini biasa dijadikan seserahan bagi calon pengantin perempuan di acara pernikahan.

Sebagai penutup, seperti dilansir laman Bisnis.com, Sabtu (06/01/2018) belum lengkap rasanya jika menjelajahi kuliner Aceh tanpa menyinggung kopi sanger. The Atjeh Connection pun turut menyajikan kopi yang belakangan ini popularitasnya mulai meroket di kalangan anak muda Jakarta.

Bisa dibilang, kopi sanger adalah ‘wajahnya’ kopi Aceh. Dibuat dari olahan biji kopi pilihan, minuman ini disajikan dengan campuran susu yang tidak terlalu banyak sehingga tekstur kopinya terasa lebih kental dibandingkan dengan kopi susu pada umumnya.

Sekadar catatan, nama sanger diambil dari padanan kata ‘sama-sama ngerti’. Pada mulanya, kopi ini dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan para pecinta kopi yang ingin menikmati kopi susu tetapi dengan budget pas-pasan.

Agar harganya bisa ditekan, para penjual kopi di Aceh mengurangi penggunaan jumlah susu sehingga rasa kopinya lebih dominan. Namun, saat ini kopi sanger telah menjadi salah satu minuman paling populer dari Aceh. Di The Atjeh Connection sendiri, kopi sangernya menggunakan biji kopi pilihan yang didatangkan langsung dari dataran tinggi Gayo. (BC)

Wisata Bahari Pantai Anggopi Jadi Favorit Turis Lokal

this formate

BIAK PAPUA, Bisniswisata.co.id: Destinasi wisata bahari Pantai indah Anggopi Distrik Oridek Kabupaten Biak Numfor, Papua menjadi lokasi favorit bagi wisatawan lokal asal Biakdan sekitarnya. Pantai ini memiliki keindahan alami yang tidak hanya memikat wisatawan lokal, tapi juga mancanegara.

“Setiap hari wisatawan nusantara dari berbagai daerah dan wisatawan mancanegara ada saja yang mengunjungi Pantai Anggopi untuk berlibur menikmati keindahan panorama alam,” kata pemuka adat Biak M.Rawar, Sabtu (6/1/2018).

Seperti dilansi Antara, Rawar menyebut pengunjung Pantai Anggopi paling diminati kalangan anak muda dari Kota Biak yang akan menghabiskan waktu libur setiap akhir pekan.

Kunjungan warga Biak ke Pantai Anggopi distrik Oridek setiap liburan akhir pekan Sabtu dan Minggu makin ramai setelah menjadi destinasi wisata lokal. Beragam pondok-pondok disediakan di lokasi pantai tersebut dapat dinikmati para pengunjung untuk berteduh ataupun untuk menaruh barang bawaan.

Penyewaan pondok yang dibuat pengelola pantai dihargai sangat bervariasi mulai dari Rp 50 ribuan hingga Rp 100 ribu sesuai dengan jenis lokasi pondok yang akan dipakai. “Salah satu keunikan dan daya tarik yang mejadikan tempat ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan pada saat liburan akhir pekan adalah adanya danau di dekat pantai,” ujar william, salah satu warga lokal.

Berdasarkan data Pantai Anggopi distrik Oridek Kabupaten Biak Numfor belakangan ini sudah banyak dipublikasikan melalui video youtube dan tulisan berbagai majalah wisata di Indonesia.

Pulau Biak dikenal memiliki beragam objek wisata, di antaranya wisata sisa peninggalan perang dunia II seperti goa Jepang, monumen perang dunia Paray, wisata bahari Padaido/Aimando dan lapangan terbang Owi.

Selain itu objek wsiata Pantai Segara Indah, Pantai Wari, Pantai Batu Picah, air terjun Wapsarak, air terjun Warbon, telaga biru Insumaries dan sejumlah kesenian budaya lokal seperti tarian Wor dan atraksi apen byaren (berjalan kaki di atas batu panas). (ANO)

Pendekatan Kawasan Wisata Pengaruhi Lama Tinggal Wisatawan

this formate

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta meyakini konsep pendekatan kawasan wisata dengan akomodasi tempat tinggal pelancong mampu menambah lama tinggal wisatawan yang berwisata.

“Pendekatan kawasan penting agar wisatawan bisa datang pagi, pulang saat magrib (petang),” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Aris Riyanta di Yogyakarta, seperti dilansir laman Republika.co.id, Sabtu (06/01/2018).

Menurut Aris, lama tinggal wisatawan nusantara atau domestik saat ini terus mengalami peningkatan. Pada 2016 lama tinggal wisatawan mancanegara rata-rata 2,01 hari dan wisatawan nusantara rata-rata 1,9 hari. “Kami berharap lama tinggal wisatawan bisa terus bertambah misalnya untuk wisatawan nusantara dari 1,9 hari menjadi 1,95 hari dan wisatawan mancanegara menjadi 2,1 hari,” kata dia.

Dicontohkan pendekatan kawasan itu bisa diterapkan untuk kawasan Taman Tebing Breksi dengan Candi Barong, Candi Banyunibo, Candi Ijo. Sedangkan wisatawan yang telah berkunjung ke kebun buah Mangunan, Imogiri, Bantul dapat sekaligus berkunjung ke hutan pinus, dan kebun agung. “Sehingga ini akan mempengaruhi lama tinggal wisatawan di DIY,” kata dia.

Aris meyakini secara faktual kunjungan wisata ke Yogyakarta dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal itu ditunjukkan dengan masih tingginya okupansi hotel, khususnya saat libur panjang. “Padahal jumlah hotel terus bertambah, tetapi okupansi seluruhnya selalu penuh saat libur panjang. Ini menunjukkan Yogyakarta semakin diminati,” kata dia.

Dibandingkan kunjungan wisatawan libur panjang akhir tahun 2016, Aris memperkirakan jumlah kunjungan wisata akhir tahun 2017 di DIY mengalami tren kenaikan 15 hingga 12 persen. Tren kenaikan itu juga didukung dengan data faktual okupansi hotel di Yogyakarta yang rata-rata mencapai 100 persen selama libur panjang akhir tahun 2017.

Kendati data kunjungan wisata secara agregad di lima kabupaten/kota belum terakumulasi sepenuhnya, Aris optimistis kunjungan wisata selama libur akhir tahun mampu mendorong pencapaian kunjungan wisata selama 2017 yang ditargetkan 380.000 wisatawan mancanegara dan 4,8 juta wisatawan domestik. (REP)

Bern, Tujuan Wisata Musim Dingin Paling Hits di Instagram

this formate

BERN, Bisniswisata.co.id: Musim dingin bukan halangan untuk berwisata. Malah, sejak awal November, sudah banyak turis mancanegara yang berdatangan ke negara dengan musim dingin.

Dikutip dari survei Focus Clinics, Sabtu (06/01/2018) ternyata ada sejumlah destinasi wisata musim dingin yang paling populer dikunjungi. Surveinya berdasarkan jumlah unggahan foto dan video beserta tagar nama tujuan wisata yang hits dan diunggah turis di akun Instagram-nya sepanjang tahun 2017.

Destinasi wisata yang berada di peringkat teratas ialah kota Bern di Swiss. Peringkat selanjutnya diikuti oleh Pegunungan Aspen di Amerika Serikat, wisata alam Cahaya Utara di Norwegia, Pegunungan Charmonix di Perancis, dan Taman Nasional Yosemite di Amerika Serikat.

Kota Bern berada di peringkat teratas karena banyak turis yang mengunggah dokumentasi dari sana dengan tagar #Bern. Jumlahnya lebih dari 1 juta unggahan. Sementara itu Pegunungan Aspen berada di posisi ke-dua dengan jumlah unggahan dokumentasi bertagar #Aspen sekitar 930 ribuan.

Swiss yang dikelilingi oleh pegunungan bersalju memang menjadi salah satu destinasi wisata musim dingin yang populer di Eropa. Sepanjang tahun lalu, sebanyak 19,9 juta turis telah datang ke sana.

Kota Bern bukan satu-satunya tempat yang dikunjungi, karena ada 13 kota lain yang diramaikan turis, seperti Zurich, Basel, Geneva, dan Lucerne. (Focus)

Waspada, 5 Kota Wisata Berbiaya Hidup Mencekik

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Melancong itu bagian dari gaya hidup, lifestyle. Namun sebelum melancong, terutama keluar negeri hendaknya mengetahui rambu-rambu detinasi yang dituju, utamanya terkait dengan biaya hidup. Bukan berarti berwisata dengan menerapkan prinsip ngirit, namun ada beberapa kota waisata dunia yang menerapkan biaya hidup mencekik.

Ya ketimbang ngrundul belakang, alangkah baiknya wisatawan mengetahui lebih dalam tentang biaya hidup tingi di beberapa kota wisata. Economist Intelligence Unit, sister company dari The Economist, menggelar survei dengan membandingkan harga 160 barang dan layanan pada 133 kota di seluruh dunia. Hasil survei menunjukkan bahwa empat dari lima kota termahal biaya hidupnya berada di Asia.

Berbanding terbalik dengan kondisi di Asia, kota – kota di Eropa justru yang pada satu dekade lalu menempatkan hingga delapan kota, kini hanya menyisakan empat kota dalam 10 kota termahal di dunia.

Kota – kota di Amerika juga turun peringkat walaupun masih tetap mahal apabila dibandingkan dengan lima tahun lalu. Berikut ini adalah lima kota yang menjadi kota termahal di dunia

# Singapura

Singapura merupakan kota yang memegang peringkat tetap selama empat tahun berturut-turut sebagai kota termahal di Asia dan di dunia berdasarkan survei biaya hidup Global Economist Intelligance Unit.

# Hong Kong

Hal ini dikarenakan gemerlap kehidupan di Hong Kong yang semakin mahal dan semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Hong Kong.

# Zurich
Anda harus merogoh kocek yang lebih dalam hanya untuk sekadar makan, minum bahkan mengunakan moda transportasi

# Tokyo
Tokyo diketahui sebagai wilayah terpadat di Jepang sekaligus daerah metropolitan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk mencapai hampir 34 juta orang. Hingga kini,Tokyo masih merupakan satu dari tiga pusat keuangan dunia,bersama New York dan London.

# Osaka
Kota Osaka adalah kota ketiga-terbesar di Jepang, dengan populasi 2,7 juta orang. Kota ini terletak di pulau Honshu, di mulut Sungai Yodo di Teluk Osaka.

Kemudian, Jakarta ada di peringkat berapa? Survei itu menyebutkan bahwa Jakarta berada di posisi 82. Apabila melihat peringkat ini, biaya hidup di Jakarta lebih mahal dibandingkan dengan Kuala Lumpur (96), Moskow (98), atau Bahrain (86). (redaksibisniswisata@gmail.com)

20 Maskapai Teraman di Dunia, Indonesia Tak Lolos

this formate

SINGAPURA, Bisniswisata.co.id: Situs analisis penerbangan, AirlineRatings.com merilis daftar maskapai penerbangan yang dianggap paling aman di dunia untuk tahun 2018. Sayangnya, maskapai Indonesia tidak masih dalam daftar maskapai paling aman.

“Seluruh maskapai penerbangan yang masuk dalam daftar ini, menonjol di industri dan berada di garis depan keamanan, inovasi, dan peluncuran pesawat baru,” kata pimpinan AirlineRatings, Geoffrey Thomas.

Menurut Thomas, pihaknya mengacu pada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat keamanan penerbangan, termasuk audit dari badan pengelola dan asosiasi penerbangan, audit pemerintah, tingkat kecelakaan pesawat, catatan kejadian, serta umur armada pesawat.

“Daftar 20 maskapai yang paling aman ini, kami nilai selalu berada di garis depan inovasi keselamatan, keunggulan operasional dan peluncuran pesawat baru yang lebih maju,” tambahnya.

Adapun ke-20 maskapai yang dinilai paling aman (berdasarkan urutan abjad) yaitu:

1. Air New Zealand
2. Alaska Airlines
3. All Nippon Airways
4. British Airways
5. Cathay Pacific Airways

6. Emirates
7. Etihad Airways
8. EVA Air
9. Finnair
10. Hawaiian Airlines

11. Japan Airlines
12. KLM
13. Lufthansa
14. Qantas
15. Royal Jordanian Airlines

16. Scandinavian Airline System
17. Singapore Airlines
18. Swiss
19. Virgin Atlantic
20. Virgin Australia

Sepanjang 2018, Agenda Pariwisata Bangka Belitung

this formate

SUNGAILIAT, Bisniswisata.co.id: Bangka Belitung (Babel) benar-benar serius menggarap sekaligus memberdayakan pariwisata. Keseriusan itu ditandai dengan langkah Gubernur Bangka Belitung, Erzadi Rosman memanggil bawahannya untuk melaksanakan lima program strategis yang digelar pembuka tahun 2018. Program itu, fokus utamanya mempercepat pertumbuhan dan pembangunan pariwisata di Bangka Belitung.

Gubernur memberi arahan terhadap persiapan beberapa kegiatan berskala nasional maupun internasional yang akan dilaksanakan Pemprov Babel semester pertama tahun 2018 ini. Dia meminta Dinas Pariwisata dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersiap melanjutkan acara Perkusi Internasional. Setelah sebelumnya Jazz On the Brige Babel (JOBB) sukses pada 29-30 Desember lalu.

Gubernur meminta acara disesuaikan tanggalnya dengan pelaksanaan ASIAN Games 2018 di Palembang. Pria berusia 48 tahun ini mengajak OPD memanfaatkan Asian Games untuk mempromosikan pariwisata Bangka Belitung. Sehingga dapat nenarik kunjungan wisatawan mancanegara.

“Kita manfaatkan momen ASIAN Games di Palembang untuk menarik wisatawan yang menonton ASIAN Games. Nah waktunya harus mendekati pelaksanaan ASIAN Games, sehingga sebelum wisatawan nusantara maupun mancanegara akan menonton ASIAN Games, terlebih dahulu mereka ke Babel,” ujar Erzaldi dalam siaran pers yang diterima Bisniswisata.co.id, Sabtu (06/01/2018).

Juga, Festival Islam Dunia Melayu harus mampu mencuri perhatian dunia internasional, khususnya masyarakat Melayu di dunia. Karena itu, wajib mengundang sebanyak mungkin negara-negara melayu seperti, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura maupun Thailand. “Terutama seluruh provinsi di Pulau Sumatera. Kalau untuk Malaysia, jangan mengundang negaranya, tetapi undanglah kesultanannya,” pinta Erzaldi.

Konsep pelaksanaan Festival Dunia Melayu Dunia Islam hendaknya menerapkan pelaksanaan festival gasing di Mentok. Sepuluh tahun yang lalu, Bangka Belitung sempat terkenal dengan festival gasing dan Gubernur ingin menghidupkan kembali festival gasing agar kunjungan wisatawan kembali datang ke Bangka Belitung.

“Dalam pelaksanaan Festival Dunia Melayu Dunia Islam nanti, kami minta para pejabat Babel menerapkan konsep pelayanan prima, namun menjanjikan hal-hal yang belebihan. Seperti para peserta nantinya Pemprov Babel hanya menanggung transport dari Bandara ke penginapan dan dari penginapan ke lokasi acara. Diluar agenda tersebut, Pemprov Babel tidak menanggung,” lontarnya.

Selain itu, Pemprov Babel hanya menanggung penginapan gratis berupa home stay tersebar di desa-desa yang memiliki destinasi wisata. “Untuk homestay, tak perlu rumah mewah, tetapi yang penting bersih dan memiliki fasilitas WC yang baik. Bagi warga yang rumahnya dijadikan homestay akan dibayar Pemprov Babel uang sewanya. Kalau Rp 200.000 saja per malam, kan lumayan bisa membantu perekonomian warga,” sambungnya.

Dengan cara tersebut, perputaran uang akan terjadi di masyarakat. Seperti para peserta dapat menyewa mobil warga atau mobil rental untuk jalan-jalan. “Jika peserta mau penginapan yang lebih mewah, maka kita persilahkan mereka mencari hotel,” papar Erzaldi.

Kegiatan lainnya bisa mendatangkan wisatawan adalah Babel Air Show. Untuk menyiapkan acara ini, gubernur menugaskan Kepala Disbudpar A Rivai menemui Danlanud Adisucipto Yogyakarta, guna berkoordinasi terkait teknis kegiatan. Disbudpar diminta mengundang perusahaan penerbangan, angkasa pura dan beberapa pihak yang bisa dijadikan promotor kegiatan. “Febuari ini sudah kelar semuanya. Untuk even-even ini, kita semaksimal mungkin menarik dana dari sponsor,” ucap Erzaldi.”

Acara Babel Air Show ini mengundang penerjun internasional. Para penerjun ini akan mampir ke Babel, setelah mereka selesai kegiatan serupa di Singapura. Para penerjun ini tidak berada dalam satu lokasi, namun disebarkan dibeberapa destinasi wisata di Babel “Jangan hanya satu lokasi, tetapi kita carikan beberapa destinasi, sehingga mereka bisa mempromosikan objek wisata kita,” lanjutnya.

Selain itu, Dispora Babal harus siap acara MXGP dan Tour de Babel. Untuk itu perlu berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonosia (IMI) pusat dan IMI Babel. Untuk acara Tour de Babel mengundang peserta lomba sepeda sport. Mengingat waktu hampir bersamaan di bulan April 2018, Kadispora Bangka juga akan menggelar even international Sungailiat Triathlon.

“Even-even yang dilakukan provinsi perlu disinkronkan dengan kabupaten. Jangan ada tumpah tindih, karena tujuan kita sebanyak mungkin menarik kunjungan wisatawan ke Babel,” tegas Erzaldi.

Gubernur meminta seluruh OPD untuk bekerja maksimal dan terkoordinasi. Agar setiap kegiatan yang telah direncanakan bisa terlaksana tepat waktu, tepat sasaran dan tepat hasil. (Redaksbisniswisata@gmail.com)

Turis Domestik Taj Mahal Dibatasi

this formate

NEW DELHI, Bisniswisata.co.id: Pemerintah India mulai membatasi jumlah pengunjung harian Taj Mahal dalam upaya melestarikan monumen abad ke-17, yang merupakan objek wisata terbesar bagi India. Jutaan turis India kebanyakan mengunjungi Taj Mahal setiap tahun dan jumlah mereka terus meningkat seiring perjalanan domestik yang menjadi lebih mudah.

Para ahli mengatakan, makam marmer putih sudah harus menjalani pembersihan rutin untuk menghentikannya berubah menjadi kuning dari udara yang tercemar dan dapat memberi tekanan pada fondasinya. Di masa depan, hanya 40 ribu wisatawan lokal yang diizinkan memasuki kompleks bersejarah per hari, kata pihak berwenang.

“Kita harus memastikan keamanan monumen dan pengunjung juga. Manajemen kerumunan muncul sebagai tantangan besar bagi kami,” kata seorang pejabat Survei Arkeologi India yang mengendalikan monumen tersebut, dilansir dari The Malay Mail Online, Kamis (4/1).

Pembatasan tersebut tidak berlaku untuk orang asing, yang membayar 1.000 rupee (Rp 212 ribu) untuk masuk. Sedangkan pengunjung India biasanya membayar hanya 40 rupee (Rp 8.483), tapi mereka bisa membeli tiket yang lebih mahal jika ingin melihat lebih dari batas yang ditentukan.

Selain itu Pembatasan jumlah kunjungan tersebut, dilaporkan bakal mencakup pengunjung dari kalangan anak-anak berusia di bawah 15 tahun yang selama ini tidak dikenakan biaya tiket untuk masuk ke dalam kawasan Taj Mahal.

Terlepas dari apakah pengunjung membeli tiket secara online atau offline, penjualan tiket untuk wisatawan lokal akan dihentikan ketika jumlahnya mencapai angka 40.000 pengunjung.

Taj Mahal dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai makam untuk istri tercintanya Mumtaz Mahal, yang meninggal saat melahirkan pada 1631. Siapa pun yang ingin melihat ruang bawah tanah utama, yang menampung makam marmer spektakuler pasangan yang bertatahkan batu semi mulia, juga harus membayar tiket yang lebih mahal.

Keputusan untuk membatasi pengunjung datang setelah lima pengunjung terluka pada tahun ini. Jumlah pengunjung harian ke Taj Mahal rata-rata 10.000-15 ribu, namun bisa jauh lebih tinggi di akhir pekan, naik menjadi sekitar 70 ribu.

Hampir 6,5 juta orang mengunjungi monumen tersebut pada 2016, menurut data pemerintah. Taj Mahal yang termasuk ke dalam tujuh keajaiban dunia telah menarik banyak pemimpin dunia dan royalti termasuk mantan Presiden AS, Bill Clinton. (MMO)

Pertumbuhan Hotel di Jember Meluber

this formate

JEMBER, Bisniswisata.co.id: Pertumbuhan hotel di wilayah Kabupaten Jember terus meningkat. Semakin meluber. Hal ini seiring dengan banyaknya investor yang mendirikan hotel baru sepanjang tahun 2018. Jember berupaya terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, pebisnis maupun investor agar kota di Jawa Timur semakin bagus.

“Kabupaten Jember memang dilirik oleh para pebisnis hotel baik lokal maupun nasional, bahkan kecenderungannya hotel berjaringan tingkat nasional mulai menjajaki pangsa pasarnya di Jember,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember Arif Tjahyono dalam keterangan tertulis, Sabtu (06/01/2018).

Dilanjutkan, Jember memiliki pasar yang cukup potensial, luar biasa dan menarik sehingga para pengusaha tertarik untuk menanamkan investasinya dengan membuka hotel baru di wilayah Jember dan beberapa waktu kedepan ada sejumlah hotel berjaringan nasional dan internasional yang hendak dibuka di Jember.

“Ini memang menggembirakan. Hal ini sudah terlihat segera dibuka hotel baru antara lain Arya Duta Hotel di Lippo Plaza dan Santika sedang mencari lahan baru, sehingga berbagai hotel kelas nasional itu akan segera melengkapi hotel yang sudah ada di Jember,” tuturnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember tercatat pada tahun 2012 hanya ada sekitar 35 hotel dan hunian di seluruh Jember, namun saat ini sudah sebanyak 52 hunian hotel yang tersebar di beberapa kecamatan di Jember.

“Tumbuhnya hotel baru itu bukan hanya terpusat di kota saja, namun juga di sejumlah kecamatan, sehingga hal itu menunjukkan jika sektor pariwisata di Jember masih sangat potensial dan menarik minat wisatawan,” ucapnya.

Disparbud Jember akan mengembangkan atraksi atau pertunjukan untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Jember, kemudian meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pariwisata dan daya jangkau yang terus membaik, sehingga tingkat kunjungan wisatawan ke Jember semakin meningkat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember Teguh Suprayitno mengatakan peningkatan hunian hotel pada tahun 2017 lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Peningkatan okupansi kamar hotel berkisar 80 sampai 90 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu didukung juga dengan banyaknya berdiri hotel-hotel baru dan destinasi wisata baru, sehingga banyak pelancong yang datang ke Jember,” katanya.

Menurutnya hotel-hotel baru di Jember seperti Hotel Dafam, Hotel 88, dan hotel-hotel baru lainnya membantu tingkat okupansi hunian hotel meningkat, sehingga total ada 150 kamar baru dari semua hotel baru yang mendongkrak peningkatan hunian hotel di Jember. (redaksibisniswisata@gmail.com)