Tarif Kamar Hotel di Saudi Melambung, Okupansi Merosot

this formate

DAMMAM, Bisniswisata.co.id: Tarif harga kamar hotel di Arab Saudi, kini semakin melambung. Mahalnya harga kamar hotel, setelah Kementerian Kotamadya dan Pedesaan Saudi menerapkan pajak kota, yang nilainya di atas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pajak layanan yang sudah ada. Kenaikan tarif itu, juga berlaku bagi apartemen berperabot yang kerap disinggahi wisatawan maupun melakukan umrah dan haji untuk menginap.

Retribusi atau dikenal sebagai pajak kota, mulai berlaku Rabu, (14/2) dikenakan tambahan PPN sebesar 5% bagi setiap ruangan hotel dan apartemen berperabotan. Sementara retribusi untuk kamar hotel bintang tiga ke bawah ditambah 2,5%. Seluruh pajak kota dikumpulkan oleh Otoritas Umum Zakat dan Pajak (GZAT).

Sumber yang dilansir Saudi Gazette.com, Kamis (15/02/2018) menyatakan pajak kota ini wajib bagi semua hotel dengan berbagai ukuran, juga apartemen lengkap dengan standar dan fasilitas tempat tinggal komersial lainnya. Hotel dan apartemen akan menyetorkan pajak yang diambil dari tamu datang yang akan dihitung setiap bulannya.

Hotel dan fasilitas residensial komersial lainnya harus mendaftar ke kementerian. Setelah itu pada pada gilirannya mereka akan menerbitkan nomor unik untuk mendapatkan akses ke akun mereka di kementerian.

Menurut sumber industri perhotelan di Saudi, aturan pajak kota yang baru ini sangat memberatkan bagi pengusaha perhotelan maupun tamu hotel. Mengingat hasil hitungan ternyata penerapan pajak kota mengakibatkan kenaikan tarif kamar hotel saja mencapai 25% hingga 30%. Pajak kota tarif kamar hotel itu, belum termasuk Pajak makanan, minuman dan menggunakan fasilitas hotel lainnya.

Sekarang ini, Industri perhotelan di Saudi melewati masa-masa yang sangat sulit. Mengingat pertumbuhan kamar hotel di Jeddah, Riyadh, Dammam, Makkah dan Madinah semakin menjamur. Aturan Pajak kota semakin menjerat. “Dampaknya okupansi kamar hotel merosot tajam. Tercatat tidak sampai 60% selama periode puncak,” kata seorang eksekutif hotel di Al-Khobar.

Komunitas bisnis Saudi merasa pajak kota harus dibayar management hotel, sementara para tamu sudah terbebani dengan beberapa biaya tambahan lainnya. Kondisi ini tidak membuat bisnis perhotelan di Saudi semakin bagus ke depannya. Dan dikhawatirkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Arab Saudi semakin menurun. (NDHYK)

1 Maret 2018, Tarif Pajak Bandara Soetta Naik

this formate

TANGERANG, Bisniswisata.co.id: Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau dikenal dengan pajak bandara (Passenger Service Charge/PSC) Bandara Soekarno-Hatta, mulai 1 Maret 2018 mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Kenaikan ini sesuai surat Menteri Perhubungan Nomor PR 303/1/1 PHB 2018, tanggal 18 Januari 2018, tentang PJP2U.

Alasan kenaikan demi peningkatan pelayanan sehingga pengguna jasa angkutan udara semakin nyaman. Bahkan ada beberapa fasilitas baru yang ditambah, lontar Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Soekarno-Hatta Airport Erwin Revianto dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (15/02/2018).

Fasilitas baru itu, sambung dia, seperti adanya self check in, timbangan bagasi untuk layanan self check-in kiosk, video contact center, vending machine, walking distance digital Information, sampai kereta layang (skytrain).

Juga ada sejumlah fasilitas yang bakal bertambah pasca penyesuaian tarif PSC tersebut, diantaranya, adalah ruang tunggu akan semakin luas dan nyaman, toilet yang tetap bersih, adanya penambahan petugas customer service, customer service mobile di setiap terminal, peningkatan fasilitas security yang tergolong canggih dan penambahan petugas keamanan, guna menjamin keamanan yang lebih baik lagi.

Dilanjutkan, Terminal 3 Bandara Soetta saat ini termasuk dalam bandara berkelas didunia. Terminal itu juga dilengkapi sejumlah fasilitas modern seperti, baggage handling system (BHS), Flight Information Display System (FIDS) , Ground Support System (GSS), Visual Docking Guidance System (VDGS).

Bandara Soekarno-Hatta juga sudah menerapkan common use check-in counter system yang juga sudah diterapkan bandara berkelas dan terbaik di dunia. Setelah bertahun-tahun tidak ada kenaikan. “Jadi Per 1 Maret akan dinaikan PSC. Tentunya hal itu akan menambah kenyamanan bagi para pengguna jasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ungkapnya.

Terminal 3 Internasional sebelumnya Rp200 ribu naik menjadi Rp230 ribu. Terminal 3 domestik dari Rp75 ribu menjadi Rp130 ribu. Terminal 1 dari Rp50 ribu melonjak jadi Rp65 ribu. Terminal 2 domestik dari Rp60 ribu menjadi Rp85 ribu. Sedangkan Terminal 2 Internasional tidak ada kenaikan tetap Rp150 ribu. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Rajatani Fresh Market Tempat Wisata Belanja Dan Temukan Buah Langka

this formate

Anne Sri Arti, pengusaha peduli nasib petani

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mau berwisata ke kebun buah tapi belum terlaksana ?. Langkahkan kaki ke toko buah Rajatani di kawasan jalan Radar Auri , Cibubur dimana pengunjung bisa mendapatkan buah-buahan, sayur, minuman herbal bahkan buah langka Indonesia.

Pesta Durian Monthong lokal Rajatani bisa dinikmati di toko buah modern ini.  Pengelola menyediakan meja besar dan bangku kayu untuk menikmati buah-buahan lokal bersama keluarga maupun teman dengan keseruan yang tak kunjung habis.

Inilah saatnya menikmati wisata dengan menikmati buah-buah langka yang juga tersedia di toko ini selain durian dengan kualitas rasa yang optimal dan pastinya tidak mengecewakan.

Menikmati durian Monthong di Rajatani

Rajatani Fresh Market ini memang baru soft opening 3  Febuari ini namun pengunjungnya tak pernah sepi. Nuansa kayu dalam toko langsung menyita perhatian pengunjung begitu masuk dalam ruangan.

Rak kayu berjejer dan buah-buahan di tata dalam box rotan dengan warna senada sehingga memberikan perpaduan warna yang indah dari kuningnya kulit pisang, hijaunya kulit alpukat atau merah cerah strawberry yang memanjakan mata dengan keindahan warna alami.

Buah segar yang mendominasi ruangan toko adakah berkat konsep toko Rajatani yang memudahkan petani untuk memasok secara langsung ke toko. Oleh karena dikirim langsung dari petani tanpa mengendap dulu di pengepul maka mendapatkan buah segar memang menjadi jaminan.

Adalah Anne Sri Arti, CEO PT Rajatani Agro Nusantara yang menginginkan agar masyarakat bisa mendapatkan buah maupun sayuran  segar dengan harga terjangkau, sementara para petani  dapat menjual hasil panennya di toko modern dengan mudah.

Petani bisa menjual dengan harga proporsional dan tentunya harga yang diterima konsumen juga terjangkau dengan kualitas buah yang lebih segar. Apalagi  suhu ruangan mendukung untuk kenyamanan pengunjung maupun untuk menjaga kesegaran komoditas yang ada.

“Rajatani Fresh Market ini kami dirikan untuk menjembatani  para petani dengan konsumen. Kami ingin petani  di Indonesia menjadi Raja di negerinya sendiri. Mereka bisa memasok ke toko buah modern tanpa harus terbeban biaya-biaya “ kata Anne Sri Arti.

Bukan rahasia lagi petani di Indonesia tidak memiliki kepastian pasar bahkan tidak memiliki kepastian sistem pembayaran pula. Kalaupun bisa menembus toko-toko buah segar besar maka para petani yang menjadi suplier toko buah modern kerap dibebani biaya.

“ Toko buah modern ada yang  membebani suplier dengan rabbat dan biaya  administrasi lainnya bahkan biaya renovasi toko, biaya pembukaan outlet baru juga  dibebankan pada suplier.  Selain itu petani buah sebagai suplier baru bisa menerima pembayarannya dalam kurun 30 –  45 hari kerja “ kata Anne.

Bertekad memberikan kepastian pasar serta kepastian jaminan pembayaran kepada petani dan memberikan kepastian harga yang  proporsional pula untuk konsumen,  maka Anne semangat agar tahun ini akan dibuka sedikitnya 20 toko buah Rajatani Fresh Market di Jakarta.

“Sebanyak 10 toko adalah milik Rajatani dan 10 lainnya sistem franchaise sehingga akan semakin banyak panen buah petani bisa kami tampung dan konsumen juga punya banyak pilihan,” jelas Anne.

Kehadiran Rajatani Fresh Market diikuti dengan sejumlah pelayanan seperti on farm, suplier, consulting, herbal, florist, disamping menjadi toko buah segar yang menawarkan   minuman segar (Juice)  dan buah potong untuk mempercepat proses penjualan.

Penataan buah di rak kayu

PT Rajatani Agro Nusantara selain menampung produk petani juga punya ladang pertanian sendiri, menjadi suplier buah untuk kebutuhan catering pabrik-pabrik besar dengan ribuan karyawan, memiliki diversifikasi usaha herbal seperti minuman jahe, kencur dan lainnya untuk kesehatan tubuh dalam kemasan siap ekspor.

Pihaknya juga melayani bunga segar, bunga potong, rangkaian bunga untuk kegiatan perkawinan maupun event MICE maupun rangkaian bunga untuk berbagai acara termasuk perayaan ulangtahun, hari Valentine dan hari Imlek mendatang.

“Pokoknya kami buat konsep toko yang nyaman sehingga konsumen jika hanya mau membeli 1-2 butir buah juga datang ke Rajatani. Jika ada toko yang mudah dijangkau,  bersih dan harga yang baik pasti akan banyak sekali menyerap pelanggan-pelanggan baru,” kata Anne.

Jeli membaca keinginan pasar dengan mendatangkan produk buah yang memang disukai masyarakat sekitar sehingga menarik pelanggan baru. Dia juga mensiasati dengan mendatangkan sedikit produk yang  memang hanya sebagai pelengkap saja.

Sejauh ini, kata Anne, tanggapan masyarakat sangat luar biasa, terbukti dari ramainya toko Rajatani dan banyaknya pelanggan yang datang kembali. Pasokan buah langsung dari petani juga lancar.

Pengunjung datang dari berbagai instansi dan perkantoran

Berbisnis dan melestarikan buah-buah langka juga menjadi misi Rajatani. “Buah langka memang tidak selalu ada karena mereka hanya panen sekali dalam setahun tapi kami berkomitmen untuk menyediakannya saat musimnya tiba dan hal ini akan menjadi daya tarik dan jadi edisi spesialnya Rajatani di bulan tertentu,” ungkapnya.

Sedikitnya ada 15 macam buah langka yang telah di budidayakan lagi dan memiliki banyak khasiat untuk kesehatan seperti buah salak gading organik, buah Elai, buah Kapul, buah Keledang, buah Maritam, buah Ihau, buah Duren Merah.

Ada lagi buah belimbing hutan, buah Ceriat, buah asam putar, buah Ketupan/ Rambai, buah Kalawit, buah Langir atau disebut buah Merbuan yang unik karena bentuk dan kulit mirip buah Kecapi tapi dagingnya mirip duku serta buah lainnya adalah Kelubi dan buah Salak Hutan.

“Salak gading warnanya memang kuning gading , rasanya agak sepet tapi menjadi makanan bangsawan tempo dulu karena manfaatnya bisa atasi diare, asam urat, lambung dan diabetes,” ungkap Anbe Sri Arti.

Buah-buahan lainnya yang memiliki kandungan gizi tinggi adalah buah Elai yang mirip durian tapi tidak mengandung kolestrol dan rendah kandungan alkoholnya. Buah Elai memiliki kandungan tryptophan yang tinggi untuk mempengaruhi mood dalam pikiran, memperlancar BAB, untuk kesehatan kulit, mengoptimalkan vitalitas pria dan produktivitas kerja.

“ Tidak selalu buah langka ini tersedia di Rajatani Fresh Market karena tergantung musim berbuahnya tapi kami melengkapi dengan poster buah langka berikut keterangannya,” tambahnya.

Dengan demikian Rajatani Fresh Market, kafa Anne, bukan sekedar memanjakan lidah dengan sayur dan buah-buah segarnya tetapi juga dengan beragam pengetahuan. Itulah sebabnya banyak nilai lebih jika mengunjunginya. Nah tunggu apalagi ?.

 

Imlek, Momentum Pulihkan Kunjungan Turis China di Bali

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Momentum Imlek kali ini sangat berarti bagi Bali yang sedang melakukan pemulihan pariwisata pasca peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Turis negeri Kung Fu yang merayakan Imlek di Pulau Dewata, biasanya datang dalam rentang waktu sepekan sebelum hari H Imlek dan sepekan sesudahnya.

“Kehadiran kembali wisatawan China ini sangat melegakan, terutama bagi para pelkaku pariwisata yang memang khusus menyasar pasar China,” papar Wakil Ketua PHRI Bali IGN Rai Suryawijaya di Denpasar, Rabu (14/2/2018).

Seperti dilansir laman Bisnis.com, Rai melanjutkan dalam beberapa hari ini terdapat sekitar 30 penerbangan dari berbagai kota di China mendarat di Bali setiap hari. Kondisi ini menandakan pemulihan yang cukup cepat, apalagi belum lama ini status Awas Gunung Agung telah diturunkan menjadi Siaga.

Wisatawan asal Tiongkok ini kebanyakan tinggal di hotel bintang 3 dan 4 yang tersebar di kawasan Sanur, Kuta, Nusa Dua, dan Ubud. Hotel yang biasa menangani tetamu China ini menghadrikan pernik Imlek dan menawarkan acara khusus di hotel atau restoran.

Rai yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata daerah Kabuaten Badung ini mengatakan pemulihan pariwisata secara umum telah mencapai sekitar 65%. Jika sebelum terkena isu Gunung Agung wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai mencapai 16.000 orang, kini tercatat sekitar 14.000 orang per hari.

Diharapkan dengan semakin menggeliatnya kembali pariwisata di Bali, bakal semakin banyak wisatawan China yang sebelumnya menduduki peringkat atas dalam jumlah kunjungan, dengan pencapaian target yang telah ditetapkan yakni 7 juta kunjungan wisman ke Bali pada tahun 2018. (NDHYK)

Agrowisata Bunga Krisan, Gerbang Wisata Baru di Bukit Menoreh

this formate

KULON PROGO, Bisniswisata.co.id: Kulon Progo serius membangun pariwisata. Kini, membangun destinasi baru Agrowisata bunga Krisan Gerbosari untuk mendukung Kawasan Strategis Pembangunan Nasional Borobudur. Kawasan Agrowisata bunga Krisan Gerbosari di Kecamatan Samigaluh itu, menggunakan tanah kas desa seluas 1,2 hektare juga didukung lahan milik warga.

“Agrowisata Krisan Gerbosari dirancang sebagai gerbang wisata di Bukit Menoreh. Pengembangan agrowisata ini ingin menggerakan perekonomian warga sehingga mandiri secara ekonomi,” ungkap Ketua Asosiasi Seruni Menoreh Bunga Potong Kulon Progo Suharso di Kulon Progo, seperti dilansie laman Antara, Rabu (14/02/2018).

Saat ini di Gerbosari ada 120 kubung tersebar di lahan-lahan penduduk dan tanah kas desa. Meski banyak warga budi daya krisan, namun petani krisan belum mampu memenuhi permintaan dalam jumlah banyak. Petani memasok bunga krisan ke Wates, Kota Yogyakarta, dan Purworejo setiap Senin dan Kamis. “Permintaan bunga krisan sangat tinggi, tapi budi daya krisan sangat terbatas,” katanya.

Menurut dia, kendala utama pengembangan Agrowisata Krisan Gerbosari adalah sumber daya manusia yang sudah tua, sehingga tidak mampu menggunakan teknologi dalam budi daya krisan. “Petani yang usianya di atas 50 tahun, penanaman bunga krisan masih tradisional, sedangkan petani usia di bawah 50 tahun secara bertahap menggunakan teknologi sehingga hasilnya semakin bagus,” katanya.

Kepala Desa Gerbosari Damar mengatakan pemerintah desa mendukung masyarakat membudidayakan bunga krisan. Budi daya krisan akan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendukung perkembangan pariwisata di Kecamatan Samigaluh. “Di Desa Gerbosari sudah terdapat puluhan kubung bunga krisan. Hasil panen cukup bagus dan mampu menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat,” katanya.

Pemdes Gerbosari mengharapkan masyarakat membangun kubung bunga krisan di jalur-jalur wisata yang diharapkan menjadi wisata alternatif dan mempercepat pertubuhan pariwisata.

Di DIY, budi daya krisan dikembangkan di Sleman dan Kulon Progo, dan dilakukan uji coba di kawasan Gunung Api Purba Gunung Kidul.
“Potensi geografis di Gerbosari sangat mendukung untuk budi daya krisan. Kami akan membentuk kelompok pelaku budi daya krisan supaya mengembangkan kawasan bunga krisan menjadi wisata bunga,” katanya. (NDHYK)

Menteri Puspayoga: Pariwisata Harus Jaga Kearifan Lokal

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendesak agar investor pariwisata menjaga kearifan lokal dalam mengembangkan pariwisata. Pasalnya, kearifan lokal merupakan sesuatu yang harus dilakukan agar masyarakat dapat terdampak positif dari kemajuan zaman. Apalagi, banyak investasi besar baik dalam maupun luar negeri yang menyasar wilayah pariwisata.

“Jangan sampai hanya para investor yang mendapat keuntungan. Sementara Masyarakat tidak dapat apa-apa. Padahal selayaknya juga dapat keuntungan dari perkembangan destinasi wisata di daerahnya,” lontar Menkop UKM dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Rabu (14/2/2018).

Diakuinya, tidaklah mudah dalam menjaga keraifan lokal. Juga hal tersulit dalam membangun sebuah destinasi wisata yakni mengubah pola pikir masyarakat sekitar atas derasnya laju pariwisata. Sementara mengubah infrastruktur jauh lebih mudah asalkan ada anggaran.

“Ada uang untuk membangun jalan, bandara, dan infrastruktur lainnya. Di sisi lain, apakah masyarakat disana mau mengubah mindset terhadap perkembangan destinasi wisata? ini yang harus dipikirkan. Jangan asal membangun, namun masyarakat ditinggalkan,” paparnya.

Apalagi para wisatawan dari berbagai belahan dunia datang membawa budaya juga masing-masing perilaku. “Tentunya hal ini tidak mudah, tapi ya harus bisa dipersiapkan secara serius. Disisi lain masyarakat juga harus siap menerima kedatangan para turis,” sarannya.

Menteri Puspayoga menunjuk Bali yang kini bergelar sebagai destinasi terbaik di dunia. Hal itu sudah dirancang jauh-jauh hari, ratusan tahun lalu sejak zaman raja-raja Bali, kemudian dilanjutkan Presiden RI pertama Soekarno. Raja-raja di Bali mengundang tokoh-tokoh dunia untuk datang dan tinggal hingga menikah di Bali.

“Soekarno melanjutkan program tersebut dengan membangun pantai Bali, Bandara Ngurah Rai, dan sebagainya, termasuk masyarakatnya disiapkan. Bahkan, Presiden Soekarno mengajak para penari Bali keliling dunia untuk mempromosikan Pulau Bali. Salah satu penarinya adalah ibu kandung saya,” papar Puspayoga.

Diakuinya, saat ini banyak bermunculan dibangun homestay di pedesaan, sehingga berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, harus dibangun pelaku UKM yang mampu menghasilkan produk-produk khas daerah sebagai cinderamata bagi para turis yang datang, termasuk mengembangkan kuliner khas daerahnya.

Agar bisa berkembang kuat, sambung menteri, sebaiknya para UKM tergabung dalam satu wadah bernama koperasi. “Karena, koperasi merupakan wujud nyata dari ekonomi rakyat sekaligus sebagai wujud pemerataan kesejahteraan dari sebuah pertumbuhan ekonomi,” ujar dia.

Menurutnya, perkembangan sebuah destinasi wisata tidak akan terjadi tanpa pertumbuhan UKM. Begitu juga sebaliknya, UKM takkan bisa berkembang tanpa sektor pariwisata. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Libur Imlek, Citilink Tambah Kursi

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Citilink Indonesia menambah 15 ribu kursi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan libur panjang Imlek di rute padat salah satunya Denpasar, Bali. Penambahan kursi hanya berlaku untuk rute domestik keluar masuk di pasar gemuk saat libur Imlek di antaranya Denpasar, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Kualanamu Medan.

“Ini merupakan masa emas kami menambah frekuensi di beberapa kota. Penambahan berlaku untuk jadwal penerbangan mulai Kamis (15/2) hingga Minggu (18/2). ,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Denpasar, Rabu (14/2/2018).

Dilanjutakan seperti dilansir laman Inilah.com, meski pasar domestik cukup kencang menjelang libur Imlek tidak demikian dengan rute menuju China.Seluruh penerbangan “carter” maskapai dengan ikon berwarna hijau itu dilayani dari Denpasar menuju 11 kota di China.

Saat ini penerbangan carter itu belum sepenuhnya pulih setelah Gunung Agung mengalami erupsi dan sempat membuat Bandara Ngurah Rai Bali ditutup sementara. “Dari 11 penerbangan carter ke China, paling baru dua hingga tiga kota yang sudah kembali terbang,” katanya.

Rute dari dan menuju Bali merupakan rute yang paling signifikan bagi maskapai yang baru saja mendapat penghargaan maskapai berbiaya hemat bintang empat dari lembaga pemeringkat Skytrax itu.

Meski saat musim sepi wisata atau “low season”, tingkat keterisian kursi di dalam satu unit armada pesawat rute Bali bahkan terisi hingga 75-80 persen. “Kami menargetkan anak perusahaan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia itu mampu mengangkut 15 juta penumpang tahun ini atau melonjak dibandingkan pencapaian tahun 2017 mencapai 12,4 juta,” paparnya.

Target tersebut didukung jumlah armada pesawat yang dimiliki sebanyak 50 unit Airbus A-320, termasuk lima unit A-320 Neo. (NDHYK)

Australia Hidupkan Pariwisata Wilayah Utara demi Saingi Bali

this formate

DARWIN, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Australia berencana mengembangan serta menghidupkan pariwisata di wilayah Australia Utara agar lebih berkembang dan dikunjungi wisatawan sekaligus untuk menyaingi Pulau Bali. Untuk itu, pemerintah meminta dukungan terhadap pelaku bisnis pariwisata juga airlines di Australia.

“Kami harus menarik lebih banyak pengunjung (wisatawan) agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk lokal Utara Australia dan memberi pendapatan untuk warga lokal,” kata Menteri Pariwisata dan Kebudayaan, Lauren Moss seperti dilansir laman www.abc.net.au, Selasa (13/02/2018).

Untuk itu, sambung dia, dorongan pemasaran terus ditingkatkan sekaligus memperkuat viabilitas jalur udara yang telah mapan dan meningkatkan permintaan untuk membangun rute baru bagi maskapai di Australia dan menarik operator maskapai baru. “Dengan harapan Australia Utara dapat dikunjungi wisatawan lebih banyak lagi,” sambungnya.

Guna meningkatkan kunjungan wisatawan di wilayah Australia Utara, Pemerintah Partai Buruh di Utara Australia mengumumkan anggaran Paket wisata senilai $ 103 juta (atau setara Rp 1,03 triliun).

“Dari jumlah itu, akan disisihkan lebih dari $ 10 juta (atau setara Rp 100 miliar) untuk pemasaran kooperatif dengan maskapai domestik dan internasional utama serta mendukung layanan penerbangan berkelanjutan,” lontarnya sambil menambahkan ada tambahan $ 1,6 juta (atau setara Rp 16 miliar) disisihkan untuk pemasaran destinasi.

Ditambahkan pemerintah juga fokus untuk meningkatkan upaya pemasaran di pasar Singapura, dan peningkatan pemasaran akan membantu mendorong jumlah turis tersebut. Mengingat Singapura sangat penting bagi kami secara strategis, tidak hanya sebagai pusat koneksi dari banyak maskapai penerbangan.

“Selain itu pasar yang sangat dekat dengan kami. Kami ingin memastikan bahwa kami menarik orang-orang itu (Singapura) ke wilayah ini untuk akhir pekan yang panjang.” sambungnya.

CEO maskapai Australia Qantas, Alan Joyce menyambut baik rencana mengembangan wilayah Australia Utara dengan membuka pariwisata. Namun demikian pemerintah harus lebih kompetitif melawan tetangganya di utara, terutama Bali yang sudah lebih dulu majunya di sektor pariwisata.

“Pengumuman dibukanya wilayah Australia Utara memang sangat penting, namun kita tidak bisa bertahan dengan rencana itu, dan harus lebih kompetitif melawan destinasi tetangga seperti Bali. Beberapa orang mengatakan Bangun itu dan mereka akan datang. Tidak, mereka tak akan datang,” kata Joyce di Darwin.

Dilanjutkan untuk membangun pariwisata memang tidak mudah, harus memiliki infrastruktur, juga harus memiliki pemasaran yang tepat untuk mendorong orang datang ke tempat tujuan wisata ini. “Pariwisata sangat kompetitif. Wilayah Utara Australia dan Darwin bersaing dengan tempat-tempat seperti Bali yang sangat murah dan memiliki infrastruktur yang bagus di belakangnya.” sambungnya.

Joyce menjelaskan wilayah Utara Australia harus meniru dari pengalaman Tasmania, di mana pihak berwenang di sana membangun infrastruktur untuk mendukung kunjungan selama musim puncak pariwisata. “Saat ini biaya penerbangan lebih tinggi di Utara Australia karena kurangnya skala di antara bandara dan ketidakseimbangan musiman. Sehingga wisatawan enggan datang,” lontarnya.

Kepala Menteri, Michael Gunner menilai kampanye pemasaran SMART dari pemerintah setempat sebesar $ 26,5 juta (atau setara Rp 265 miliar) dirancang untuk mendorong jumlah wisatawan. Rencananya Kepala Menteri akan bertemu dengan Joyce untuk mendiskusikan keprihatinannya.

“Salah satu hal yang bisa kami lakukan untuk menurunkan biaya penerbangan adalah membuat Alice Springs dan Darwin menjadi tujuan dengan cara mereka sendiri. Itu adalah hasil jangka menengah sampai jangka panjang,” kata Gunner.

“Dalam jangka pendek, ini mendorong jumlah pengunjung. Pemasaran yang kami lakukan dengan maskapai penerbangan … akan membantu mengurangi tekanan pada maskapai dan tiket penerbangan tersebut.” tambahnya. (ABC)

Jelang Imlek, Kue Lapis Legendaris Laris Manis

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Momen Imlek, perayaan Tahun Baru China menjadi berkah bagi para pembuat kue lapis. Di Jakarta, ada beberapa tempat legendaris, yang sering jadi tujuan pemburu kue lapis saat Imlek tiba.

Dua diantaranya toko kue Happy di Jalan Haji Nawi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kue lapis Sanny di Jalan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Sejak puluhan tahun, kedua toko ini selalu kebanjiran pesanan menjelang Imlek, laris manis.

Usaha kue lapis legit Sanny berdiri sejak tahun 1985 hingga kini dikelola generasi kedua. “Awalnya yang buat kue lapis legit ini Mama saya, sudah tiga puluh tahun lebih. Sudah beberapa tahun kami menerima pesanan saja, tidak memasok ke toko kue. Dulu sempat memasok ke toko kue di mal, sekarang sudah tidak,” kata Evan Kanoko, generasi kedua pemilik kue lapis Sanny.

Kue lapis legit Sanny hanya menawarkan dua ukuran dan bentuk. Pertama, berbentuk lingkaran dengan diameter 18 centimeter (cm). Kedua, berbentuk persegi berukuran 20×20 cm. Evan mengatakan harga yang dibanderol untuk kue lapis legit berbentuk lingkaran adalah Rp 700.000 dan kue lapis legit bentuk persegi harganya Rp 950.000.

Harga yang cukup mengagetkan untuk satu loyang kue tradisional khas Imlek tersebut. Meski demikian, Evan menjamin bahan baku yang digunakan adalah kualitas nomor wahid dan pasti asli. Wajar saja apabila kue yang terkenal dengan banyak lapisan tersebut dibanderol hampir Rp 1 juta.

“Kami memang pakai bahan kualitas premium dan yang pasti asli. Biar rasa kue lapis legitnya juga enak sekalian, tidak nanggung. Sebandinglah dengan harga jualnya, pasti konsumen tidak bakal kecewa,” ungkapnya. Evan bilang kue lapis legit legendaris sang Ibu mendapat pesanan sampai 400 loyang menjelang Imlek tahun ini.

Seperti dilansir laman Kontan.co.id, Rabu (14/02/2018), Toko Kue Happy yang berdiri sejak tahun 1976 juga membanderol harga kue lapis legitnya cukup tinggi. Hanya ada satu bentuk dan ukuran kue lapis yang ditawarkan, yakni kue lapis legit persegi berukuran 20×20 cm.

Untuk kue lapis legit kualitas standar dibanderol mulai Rp 360.000–Rp 390.000. Sedangkan kue lapis kualitas menengah/ istimewa dibanderol mulai Rp 530.000–Rp 750.000.

Dan, kue lapis kualitas terbaik dibanderol mulai Rp 850.000–Rp 900.000. “Kue lapis legit kami punya sejumlah varian rasanya, seperti keju, prunes, moscovis, mocca, kenari. Ada juga yang polos atau rasa original,” tutur Fitri, salah satu penjaga toko Happy.

Ia mengatakan jika kue lapis legit Happy bisa tahan hingga dua minggu di dalam kulkas dan sekitar seminggu di luar ruangan. Menjelang Imlek tahun ini, toko Happy menerima pesanan sampai ratusan loyan kue lapis legit. “Ada konsumen yang minta dikirim, kami biasanya pakai ojek online. Ada juga konsumen yang mengambil langsung ke sini,” ujarnya.

Rata-rata harga kue lapis legit memang cukup mahal. Bahkan kue lapis legit Sanny dibanderol hampir Rp 1 juta per loyang. Evan Kanoko, generasi kedua pemilik kue lapis Sanny di Mangga Besar, Jakarta Barat menjelaskan, tingginya harga lapis legit lantaran proses pembuatannya rumit dan memakan waktu lama. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga premium. Sehingga ada jaminan kualitas sebanding dengan harganya.

“Untuk telurnya, kami menggunakan telur ayam kampung. Dan butter kami juga pakai merek terbaik. Yang asli butter ya, bukan margarin,” katanya. Ia bilang kue lapis legit Sanny memiliki lapisan yang sangat tipis, tekstur yang lembut dan sensasi karamel saat dikunyah. Wangi aroma butter yang kuat juga menjadi ciri khas tersendiri bagi kue lapis legit Sanny.

Evan mengatakan, lapisan tipis pada kue lapis legit Sanny adalah resep rahasia yang dibuat oleh ibunya. Ia juga menjelaskan, proses membuat satu loyang kue lapis legit memakan waktu sekitar 4,5–6 jam. Maka dari itu, pengerjaan kue lapis legit sangat membutuhkan ketelatenan pembuatnya.

“Selama proses pemanggangan, kue harus dikontrol, ditunggu dan diperhatikan ada gelembung atau tidak. Kalau ada gelembung, kue harus dikeluarkan dari oven dan gelembungnya ditusuk,” paparnya. Setelah lapisan pertama matang, kue dikeluarkan dan dilapisi lagi, begitu seterusnya. Proses kontrol tersebut dilakukan pada setiap lapis kue.

Selain mmpertahankan resep original dari ibunya, kini, Evan mulai membuka permintaan tambahan rasa dari konsumen. Ia mengatakan, ada beberapa tambahan rasa yang sering dipesan konsumen, yaitu keju, chocochips dan plum. “Tambahan aneka rasa itu tentu pengaruh ke harga, beda lagi harganya. Soalnya, kami nambah bahan baku dan pasti dicarikan yang terbaik,” pungkas Evan.

Kualitas bahan baku yang berpengaruh pada harga kue lapis legit juga dituturkan oleh Fitri, salah satu penjaga toko kue Happy, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Toko kue legendaris tersebut menyediakan pilihan kue lapis legit berdasarkan kualitas bahan bakunya. Ada kualitas standar, menengah dan terbaik.

Fitri mengatakan, perbedaan pada ketiga kualitas kue lapis tersebut terdapat pada penggunaan bahan baku, terutama butter. “Kalau kualitas standar, kami pakai margarin lokal biasa. Sedangkan mulai kualitas menengah sampai terbaik, kami pakai butter merek Wijsman. Telurnya juga telur ayam kampung,”tuturnya.

Ia juga menjelaskan, jika penggunaan butter yang berkualitas bisa menambah kuat wanginya. Selain itu, tekstur kue yang dihasilkan pun lebih legit dan lembut. Jika dikunyah bisa mengeluarkan aroma rempah dan karamel.

“Makin premium bahannya, kualitas kuenya juga makin bagus. Aromanya makin keluar, rasanya makin kuat dan teksturnya lebih legit dan lembut. Jika dikunyah bisa mengeluarkan aroma rempah dan karamel. “Makin premium bahannya, kualitas kuenya juga makin bagus. Aromanya makin keluar, rasanya makin kuat dan teksturnya lebih ringan sekaligus lembut,” pungkas Fitri. (KCI)

20-23 Februari 2018, Jogjavaganza

this formate

YOGYAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menyiasati paceklik kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar promosi wisata berlabel “Jogjavaganza”. Kegiatan ini diharapkan mampu menggeliatkan pariwisata Kota Yogyakarta. Event yang digelar di Yogyakarta, pada 20-23 Februari 2018.

Kegiatan “Jogjavaganza” mengundang sebanyak 120 biro perjalanan wisata dari seluruh provinsi di Indonesia, yang masuk dalam kategori potential buyer. Biro perjalanan wisata tersebut akan diperkenalkan dengan berbagai pelaku industri pariwisata di Kota Yogyakarta mulai dari perhotelan, objek wisata, hingga pusat oleh-oleh.

Tujuan acara ini memfasilitasi pelaku usaha pariwisata, yaitu hotel bintang 3, bintang 2, bintang 1 dan prioritas hotel non bintang, travel agent di Kota Yogyakarta, obyek wisata, restaurant dan tempat oleh-oleh, agar pelaku usaha tersebut dapat melakukan kegiatan B to B (Bussiness to bussines).

Sehingga para pelaku wisata ini bisa memperkenalkan produk mereka dan para agen perjalanan wisata yang diundang menjadi tertarik kemudian mendatangkan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Yogyakarta.

Pada ‘Jogjavaganza’ tahun ini, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta lebih banyak memberikan fasilitasi kepada pengusaha hotel non bintang meskipun masih ada beberapa pelaku usaha hotel berbintang yang akan ikut serta. Mengingat, Pelaku usaha hotel non bintang ini biasanya belum mampu melakukan promosi.

Rangkaian kegiatan Jogjavaganza diawali welcome dinner, table top, closing dinner, dilanjutkan post tour ke bebarapa destinasi wisata yang ada di Yogyakarta, keraton Jogya, Malioboro, Wisata Taman Tebing Breksi, Tugu Jogya, Benteng Vredeburg dan Upside Down World Jogja.

Saat ini terdapat sekitar 370 hotel non bintang di Yogyakarta dan 53 hotel berbintang. Jumlah kunjungan wisatawan pada saat low season di Kota Budaya ini, mengalami penurunan sekitar 10 persen. Penurunan kunjungan akan semakin signifikan jika pada awal tahun ini tidak ada long weekend. Penurunan kunjungan wisatawan bisa berlangsung hingga April dan baru kembali naik pada Juni 2018.

Sebelum masuk pada kegiatan promosi, akan digelar beberapa kegiatan pendahuluan mulai dari Fun Night Run 5K dan Fun Healthy serta festival kuliner yang akan diselenggarakan pada 10 Februari di Kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Fun Night Run akan digelar pada pukul 19.00 WIB dengan rute Balai Kota Yogyaarta-Jalan Kenari-Jalan Cendana-Jalan Batikan-XT Square-Jalan Veteran-Simpang SGM-Jalan Kusumanegara dan kembali ke Balai Kota Yogyakarta. Sedangkan Fun Healthy merupakan kegiatan yang difokuskan untuk mengatasi stres dengan cara menari. (redaksibisniswisata@gmail.com)