Menggebrak Geopark Melalui Obligasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Geopark Ciletuh Jawa Barat (Jabar) terus berbenah menjadi destinasi wisata alam dan budaya unggulan, yang diharakan mendongkrak kunjungan wisatawan. Setelah resmi menjadi Geopark Nasional sejak Desember 2015, malah diperluas menjadi Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu dengan luas area 126.000 hektar mencangkup 8 kecamatan dan 74 desa, tempat wisata dan konservasi ini akhirnya mendapat pengakuan UNESCO sebagai geopark dunia kategori sedang.

Sayang perjalanannya belum menggembirakan. Anggaran pemerintah pusat sangat terbatas, apalagi tidak termasuk sepuluh destinasi wisata unggulan sehingga untuk sementara dikesampingkan meski obyek wisata itu luar biasa. Karena itu untuk membiayai pemmbenahan infrastruktur hingga promosi wisata, Pemerintah Provinsi Jabar rencana menerbitkan obligasi daerah atau municipal bond

“Hasil dana penerbitan obligasi ini, salah satunya mengembangkan Unesco Global Geopark (UGG) Ciletuh agar lebih mendunia lagi, sehingga kunjungan wisatawan meningkat serta mampu mensejahterahkan masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh,” papar Gubernur Jawa Barat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Dilanjutkan, banyak pengembangan di kawasan seluas 148 ribu hektar mulai sektor pariwisata dan fasilitas pendukungnya seperti jalan. Dengan pengembangan pariwisata diharapkan dapat meningkatkan tingkat kebahagiaan masyarakat.

“Yang dikembangkan di situ pariwisata yang jelas. Kemudian ada kepentingan pembuatan jalan, infrastruktur. Di situ ada kepentingan membuat kawasan-kawasan pariwisata. Pariwisata atau tempat eksotika begitu nilai peluangnya sangat tinggi, karena di situ akan meningkatkan indeks tingkat kebahagiaan orang,” tutur dia.

Pembangunan yang akan dilakukan mulai dari bandara, hotel dan fasilitas lain untuk mengembangkan wisata di kawasan Geopark Ciletuh. “Bisa bandara, bisa hotel, wah macam-macam. Seluas 148 ribu hektar, kaget kan?,” ujar dia.

Untuk jumlah dan kapan rilis obligasi ini, Aher belum mau membeberkan infonya secara detil.”Ya nanti dihitung dulu dong, kenapa, sabar sedikit, orang biar penasarannya berkali-kali dong. Bunyinya bertahap, ada prosesnya,” kata dia.

Penerbitan obligasi 2017 Jabar, pernah gagal terlaksana disebabkan peraturan penerbitan yang rumit dan banyak tahap yang musti dipenuhi. “Dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru akan mempermudah terbitnya obligasi ke depan. “Dengan kemudahan-kemudahan yang sekarang direvisi OJK saat ini, Insha Allah tahun depan Jabar akan maju lagi menerbitkan obligasi,” harapnya.

Dedi Suhendra, pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu pernah mengatakan, kunjungan wisata semakin meningkat sejak Geoprak mendapat pengakuan dari UNESCO. Data kasar diperoleh informasi, sekitar 160-200 ribu wisawatan telah berkunjung pada tahun 2017.

“Liburan lebaran tahun lalu yang hanya 4 hari saja, kunjungan wisawatan di Ciwaru, Tamanjaya, dan Ujung Genteng mencapai 54 ribu wisatawan. Liburan tahun baru, data kasar sekitar 20-30 ribu yang berkunjung ke Ciemas. Kalau digabung dari mulai Cisolok, Cikakak, Piratu, Simpenan, Ciemas, dan Ujung Genteng, saya rasa sudah melampaui target. Kalau Kementerian Pariwisata pasang target 120 ribu pengunjung di 2016, jawabannya sudah terpenuhi bahkan lebih,” ungkap Dedi.

Keberhasilan Geopark Ciletuh dalam menarik kunjungan wisata bukan perkara instan. Terdapat peran serta masyarakat, komunitas, pemerintah yang terus bersinergi. Yang terpenting bagi Dedi, perkembangan pariwisata Geopar Ciletuh harus terus berdampingan dan sejalan dengan semangat geopark sebagai area konservasi alam dan budaya.

“Tiap tahun kami akan gelar festival untuk tarik kunjungan wisata. Edukasi juga jadi prioritas utama. Masyarakat umum yang datang ke kawasan harus mendapat ilmu, ilmu tentang apa itu geopark, apa itu batuan. Jadi masyarakat tak hanya sekadar berkunjung, ada wawasan yang bertambah setelah berkunjung,” kata Dedi menambahkan.

Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu sendiri memiliki beberapa kawasan khusus konservasi, antara lain seperi hutan bakau di Mandrajaya, durian gandaria di Cikakak, ada area banteng hasil kawin silang di Cikepuh, konservasi air sungai, konservasi terumbu karang di Cikadal, konserasi penyu di Pangumbahan. “Kami juga terus mengedukasi penambang yang bikin air sungai keruh, untuk jadi petani dan berkebun lagi,” kata Dedi. (NDHYK)

Ed Sheeran Musisi Terlaris 2017

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Penyanyi papan atas Taylor Swift, Adele dan Beyonce mulai tergeser posisinya. Kini waktunya Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris, Ed Sheeran yang meraja sebagai musisi paling laris sepanjang 2017. Daftar itu baru dirilis Senin (26/2/2018).

Menurut hitungan International Federation of the Phonographic Industry (IFPI), bercokolnya Sheeran di posisi puncak musisi terlaris berkat album Didive. Album yang rilis Maret 2017 itu meraih multi-Platinum di 36 negara. Belum lagi lagu Shape of You dan Perfect.

Shape of You, mengutip Reuters, Selasa (27/02/2018) merupakan lagu paling laris secara global sepanjang 2017. IFPI menghitung lagu itu juga meraih multi-Platinum, meski hanya di 32 negara.

Perfect juga menyumbang banyak untuk Sheeran. Lagu itu hingga kini masih diputar di radio-radio di berbagai negara. Musisi jalanan di Eropa, Amerika sampai Asia pun menyanyikannya. Data IFPI mencatat, baru kali ini ada musisi yang punya album sekaligus lagu terlaris.

Ini bukan pertama kalinya nama Sheeran masuk daftar IFPI. Sang pelantun Photograph itu pernah menduduki peringkat kedua musisi terlaris pada 2015, di antara Adele yang menduduki peringkat pertama dan Taylor Swift di peringkat ketiga. Melengkapi lima besar musisi terlaris tahun itu, ada Justin Bieber dan One Direction, sebelum band itu bubar.

Tahun ini, di posisi kedua ada Drake dengan albumnya More Life. Sementara di posisi ketiga, lagi-lagi ada Taylor Swift yang merilis Reputation pada November 2017. Sheeran merupakan musisi asal Inggris yang menemukan kesuksesannya pada 2009 dan tahun 2010. Selama dua tahun berturut-turut ia merilis musiknya sendiri hanya secara online.

Penyanyi dengan rambut berwarna seperti jahe itu kemudian membetot perhatian Warner Music, yang hingga kini menjadi label rekamannya. Sejak 2011, ia meluncurkan album dengan simbol Matematika yang kemudian menjadi ciri khasnya. Ada Plus, Multiply dan terbaru Divide.

“Ed adalah penulis lagu, vokalis sekaligus penampil yang luar biasa, yang punya kemampuan untuk mengisahkan cerita dan membuat orang merasa [terkait]. Itulah yang membuatnya tersorot di tengah keramaian,” ujar Max Lousada, perwakilan dari Warner Music Group.

Sementara album terlaris kedua diraih Rapper asal Kanada Drake dengan album More Life, sementara album ‘Reputation’ Taylor Swift berada di urutan ketiga, meski baru dirilis pada bulan November 2017.

Ini seakan menjadi tahun yang indah bagi Sheeran. Selain lagunya diputar di mana-mana dan dinobatkan sebagai musisi terlaris, ia juga baru mengumumkan pertunangannya dengan Cherry Seaborn. Ia merupakan kawannya sejak usia 11 tahun dan yang menjadi inspirasi Perfect. (NDHYQ)

Sahid Group Take Over Hotel T-More di Kupang

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Manajemen Sahid Group Hotel and Resort memperluas bisnis perhotelan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan take over atau mengambilalih managemen Hotel T-More menjadi Sahid T-More Kupang.

“Mulai 1 April 2018 Hotel T-More akan dikelola manajemen Sahid Group Hotel and Resorts dengan nama baru Sahid T-More Kupang,” kata Vivi Herlambang, Director Business Development & Sales Marketing Sahid Hotel & Resort di Kupang.

Penandatangan kesepakatan kerja sama pengelolaan telah dilakukan di Jakarta pada 6 Februari 2018 lalu antara PT Sahid Internastional Hotels Management and Consultant dengan PT Nusa Wisata Indah selaku pemilik Hotel T-More.

Menurut Vivi, kehadiran manajemen baru grup Sahid di ibu kota provinsi itu sebagai upaya perluasan bisnis perhotelan, selain juga untuk mendukung pariwisata yang sedang berkembang pesat di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Ia menyebut, manajemen grup Sahid sebelumnya sudah hadir di NTT melalui pengelolaan ‘Capa Resort’ di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores. “Sehingga untuk saat ini di NTT sendiri kami ada dua manajemen Sahid hotel and resorts ditambah Sahid T-More Kupang ini,” katanya seperti diunduh laman Bisnis.com, Selasa (27/02/2018).

Menurutnya, pengambilalihan pengelolaan Hotel T-More itu akan membuat performa layanan hotel berbintang tiga yang terletak sekitar dua kilometer dari Bandara El Tari Kupang itu menjadi lebih baik.

Managemen akan menerapkan standarisasi performa hotel layaknya cabang-cabang hotel grup Sahid lainnya yang saat ini tercatat sedikitnya 23 hotel menyebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Jadi produknya tentu akan kami perbaiki, dari logistik, fasilitas, hingga pelayanan karyawan semuanya akan kami standarkan sesuai dengan hotel-hotel lainnya yang kami kelolah di seluruh Indonesia,” katanya Vivi menambahkan, dari sisi pelayanan hotel juga dipastikan lebih berkualitas, puluhan karyawan yang sebelumnya mengabdi tetap dipertahankan dan akan diberikan berbagai pelatihan yang didukung dengan sekolah pariwisata milik grup Sahid.

“Salah satu aspek utama yang dijual dalam bisnis perhotelan terkait kualitas pelayanan yang prima, untuk itu perbaikan SDM juga menjadi konsentrasi kami, karyawan yang ada selanjutnya diberikan berbagai training,” katanya seperti dilansir Antara.

Direktur Utama PT Nusa Indah Wisata Juvenile Jodjana selaku pemilik Hotel T-More mengemukakan alasannnya memilih ‘Sahid Hotel and Resorts’ karena sudah memilik brand dan profesional mengelola perhotelan selama puluhan tahun. “Pangsa pasar seperti pemerintah, korporasi, agen perjalanan dan airline tentu lebih memilih brand hotel yang sudah terkenal dibanding brand lokal,” ucapnya. (NDHYQ)

Wisata Bahari Gorontalo Luar Biasa, Sayang Promosi Kurang

this formate

GORONTALO, bisniswisataco.id: DPRD Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo memdesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lebih mengoptimalkan promosi wisata bahari yang dirasakan sangat kurang. Pasalnya, wisata bahari Gorontalo semakin diminati investor yang tertarik mengembangkannya maupun wisatawan nusantara serta mancanegara yang ingin berkunjung menikmati wisata bahari.

“Jika minim anggaran untuk promosi pariwisata khususnya objek-objek wisata bahari, silakan mengajukan anggaran. DPRD khususnya Badan Anggaran pasti akan menyetujuinya, karena wisata bahari Gorontalo potensinya sangat luar biasa untuk dikembangkan lebih bagus lagi,” ujar Ketua DPRD, Nurjanah Yusuf di Gorontalo, Selasa (27/2/2018).

Kawasan wisata bahari di daerah itu, kata politisi Partai Golkar ini, tidak hanya terlihat pada deretan 54 pulau cantik yang dimiliki, namun 78 desa berada di kawasan pesisir, maka optimalisasi publikasi wisata bahari sangat diharapkan dilakukan.

“Gorontalo Utara memiliki peluang sangat besar melalui potensi wisata bahari yang dimiliki, apalagi beberapa pulau di antaranya Pulau Saronde telah dikenal dunia,” ujarnya seperti dilansir laman Antara.

Makanya, tidak hanya penguatan infrastruktur namun promosi dan publikasi terhadap keberadaan objek-objek wisata bahari di daerah ini perlu ditingkatkan. Gorontalo Utara kata Nurjanah, sangat strategis menjadi lokasi kunjungan pariwisata, sebab aksesnya dari Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, sangat dekat.

Serta berada di jalur lintas Sulawesi, sehingga memudahkan pengunjung atau wisatawan untuk berwisata ke daerah ini. “DPRD berharap, pemerintah daerah lebih berinovasi lagi khususnya mempromosikan wisata bahari serta objek-objek wisata lainnya yang ada di darat, seperti keberadaan situs Benteng Oranye yang ada di Kecamatan Tomilito,” ujarnya.

Wakil Bupati Gorontalo mengakui deretan pulau yang dimiliki serta pantai pasir putih di wilayah pesisir, menjadi modal utama yang bisa diciptakan sebagai destinasi wisata bahari baru di Gorontalo.

Seperti keberadaan Pulau Saronde, Raja dan Huha yang sangat diminati wisatawan nusantara, bahkan setiap bulan puluhan wisatawan mancanegara datang di Pulau Raja dan beberapa pulau lainnya, untuk menikmati keindahannya selama 5-7 hari.

Saat ini, selain terus menjalin komunikasi dengan investor yang serius membenamkan modalnya mengembangkan potensi pariwisata bahari di daerah ini, pemerintah daerah pun akan terus meningkatkan infrastruktur. “Paling utama adalah, akses transportasi laut memadai, didukung keberadaan dermaga yang akan mudah dan nyaman dijangkau wisatawan,” paparnya.

Pemkab juga mendorong pengelolaan sektor jasa transportasi laut yang belum optimal. Terbukti saat ini wisatawan yang ingin menikmati wisata bahari khususnya berkunjung ke pulau-pulau, lebih banyak mengandalkan perahu mesin tempel bahkan kebanyakan memanfaatkan perahu nelayan, tambahnya.

Karenanya sektor jasa diupayakan lebih meningkat lagi. “Pemerintah daerah berharap, ada investor yang tertarik dan serius mengelolanya sebagai fasilitas utama yang akan mendorong peningkatan minat kunjungan pariwisata di daerah ini,” tandasnya

Diakuinya, dalam 2-3 tahun terakhir ini, minat kunjungan pariwisata ke Gorontalo cukup meningkat karena keberadaan beberapa objek wisata bahari diantaranya Pulau Saronde dan beberapa pulau yang dimiliki di kabupaten ini. Upaya-upaya meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana akan terus dilakukan pemerintah daerah agar target 12 ribu kunjungan wisatawan nusantara di tahun 2018 hingga 2019 bisa terwujud.

Ada beberpa wisata bahari Gorontalo yang ditawarkan wisatawan nusantara maupun mancanegara antara lain:

#. Wisata Hiu Paus

Wisata menyaksikan hiu pasu terletak di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Gorontalo. Wisata ini terbilang cukup ekstrem karena pengunjung diperbolehkan berinteraksi dengan mamalia air yang sangat besar ini. Pernah sempat ditutup untuk memberikan aturan dan penyuluhan kepada pengelola kawasan ini agar tetap terjaga kebersihan serta keamanan pengunjungnya. Namun kini sudah dibuka lagi agar wisatawan dapat melihat dari dekat hiu paus tutul yang terdapat di laut ini. Sebelum diberlakukan aturan pemerintah, wisata ini memperbolehkan pengunjung untuk menyelam dan menyentuh langsung hiu paus serta berfoto. Karena alasan untuk keselamatan hiu paus dan pengunjungnya, pengunjung hanya diperbolehkan untuk melihat hewan ini dari perahu pengunjung yang disediakan pengelola saja.

#. Pulau Diyonumo

Lokasinya i Desa Deme 2 Kecamatan Sumalata, Gorontalo Timur. Pulau ini Amat indah serta masih sepi pengunjung. Selain itu bebas sampah serta penat lantaran belum terjamah oleh tidak sedikit orang. Bukit-bukit indah di pulau ini adalah satu dari sekian banyaknya daya tarik dari wisata bahari. Pulau ini masih alami, belum ada fasilitas pendukung.

#. Pulau Cinta
Pulau Cinta bukan hanya menyuguhkan wisata pantai, namun juga dapat menyewa penginapan yang romantis. Pulau ini sangat cocok di jadikan sebagai tempat honeymoon. Karena menyajikan pemandangan laut lepas dengan sejuta pesona keindahan unik dan menarik serta laut yang tenang. Pemandangan sebuah pulau kecil berbentuk hati dengan hamparan pasir putih bersih di tengah laut lepas yng dikelilingi penginapan berbentuk resort terbuat dari kayu menjadikan daya tarik tersendiri bagi setiap wisatawan berkunjung ke Pulau Cinta.

#. Pantai Kurenai

Pantai kurenai lokasinya tidak jauh dari pusat kota Gorontalo. Tempat ini menjadi favorit tujuan wisata karena berada tidak jauh dari pusat kota dan mempunyai pemandangan yang indah. Juga ada lebih dari 20 dive spot bagi pecinta diving. Sekitar 80 % lokasi diving bisa dicapai dengan kendaraan serta tidak jauh dari tepi pantai (shore dive). Eksplorasi lokasi diving di Gorontalo dimulai sekitar tahun 2000. Lokasi diving bisa disebut kelas dunia karena memiliki temperatur perairan relatif hangat serta arusnya tak terlalu kuat. Bahkan tipikal karang terbentuk cukup bervariasi, mulai terumbu karang yang slope, jurang (drop off) dan lainnya.

#. Pantai Dunu
Gorontalo juga menyimpan pantai indah dan menarik. Pantai Dunu yang berlokasi di Kec Monano Kab. Gorontalo Utara, misalnya. Ciri khas pantai ini mempunyai garis pantai yang panjang dengan pasir pantai warna putih dikelilingi bukit di sekitaran pantai. Bahkan Pantai berombak ramah ini dimanfaatkan wisatawan untuk berenang, main pasir, bercengkrama, foto-foto, atau sekedar duduk menunggu sunset tiba. Di Pantai Dunu ini belum ada fasilitas apapun. Akses menuju Pantai Dunu gampang. Pantai ini gak jauh dari Kota Gorontalo, cuma berjarak sekitar 1,5-2 jam perjalanan.

#. Taman Wisata Laut Olele

Taman wisata laut Olele di desa olele kecamatan Kabila Bone yang menyuguhkan wisata air laut juga pantai. Keindahan bawah laut dengan ciri khas biota lautnya menjadikan lokasi ini memberikan kesan spesial bagi wisatawan bersnokerling. Bahkan sebuah spot indah bagi orang-orang pecinta kegiatan menyelam serta aktivitas bawah laut. Bagi wisatawan belum menguasai teknik menyelam, tak usah cemas karena tetap mampu melakukan snokerling di areal yang dangkal. Juga keindahan termbu karang beraneka warna menghiasi taman laut ini. Bahkan di Taman Laut Olele ada Goa Jin, Coral Pole serta Salvador Dali. Goa Jin mempunyai gerbang masuk vertical tegak ke bawah dengan berkedalaman sampai-sampai 22 meter serta menympan keindahan yang sulit terlukiskan.

#. Pulau Saronde

Pulau Saronde adalah sebuah pulau kecil yng terdapat atau terletak 65 kilometer dari pusat Kota Gorontalo tepatnya di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalu Utara. Pulau seluas mencapai 1 Kilometer ini, dikelilingi keindahan alam yang mengagumkan yaitu pasir putih, batu karang serta hamparan air laut biru indah yng tenang. Pulau ini dikenal menjadi lokasi yang tenang serta indah, beragam fasilitas pun telah tidak sedikit tersedia. Pulau ini selain menyuguhkan pemandangan pantai juga terdapat penginapan yang menarik dan cocok sebagai tempat untuk honeymoon. Bahkan di Pulau ini, bisa untuk snorkeling serta diving. Keindahan taman bawah laut menyimpan beragam terumbu karang yang bagus.

#. Wisata Pantai lainnya ada Pantai Mananggu dengan karakteristik pantai cukup menarik dan batu karang di pantai. Ada antai Tenilo dengan kondisi air pantai yang dangkal dan luas. Ada Pantai Bolihutuo yang memiliki keindahan menyerupai hamparai mutiara di pesisir Teluk Tomini. Hamparan pasir putihnya dipadu yang dengannya gulungan ombak yng berkejaran terlihat memutih menghiasi lautnya biru akan memanjakan mata untuk menikmati keindahan pantai ini. Di tempat pinggir pantai terdapat pohon-pohon pinus yng menjulang tinggi serta rindang, makin menambah sejuknya suasana. (NDHYK)

Lesssalt Luncurkan Kampanye Sehat Zaman Now, Hero

this formate

Suasana training kontestan di Studio SIKU Dharmawangsa, Jakarta.

JAKARTA, bisniswisata. co.id: Anda suka berwisata ? gaya hidup sehat menjadi keharusan apalagi bagi mereka yang menjadi traveler tipe discover, suka menjelajah tempat-tempat baru yang belum banyak diketahui orang atau bukan tempat tujuan wisata umum.

Nah untuk memuaskan hobby jalan-jalan dan mencapai hidup sehat serta bahagia tentunya harus menjaga stamina tubuh dengan asupan makanan yang sehat. Adalah Lesssalt, sebuah start up company di bidang kesehatan yang menyediakan catering sehat berbahan baku organik.

“Kami peduli pada masyarakat untuk memiliki gaya hidup sehat. Oleh karena itu kini tengah mengadakan kampanye Sehat Zaman Now, Hero dengan menantang 4 peserta dari beragam profesi untuk menjalani pola hidup sehat dan bonusnya turun berat badan,” kata  dr Reffy Nugraha Halim, founder dan CEO Lesssalt.

Ditemui di studio SIKU Dharmawangsa saat mendampingi para kontestan melakukan olahraga dibawah instruktur Tim Tom serta Justin Sabrinsky yang membuat vlog untuk program kampanye ini, Reffy menjelaskan selama dua bulan peserta akan diatur pola makan, gaya hidup dan olahraganya.

“Setiap hari para peserta akan mendapatkan catering makanan sehat Lesssalt  juga dalam seminggu melakukan tiga kali olahraga bersama personal trainer. Di rumah mereka juga harus  berolahraga selana 30 menit setiap hari,” jelasnya.

Reffy menambahkan bahwa para kontestan baru melewati babak minggu pertama. Selama program berlangsung peserta dinilai dari effort dan komitmennya untuk menjalani kegiatan termasuk penurunan berat badan yang signifikan.

Dokter umum yang memilih jadi entrepreneur ini menambahkan setelah bulan pertama akan ada dua peserta yang di eliminasi sehingga pada bulan kedua tinggal dua peserta.

Ke empat peserta yang terpilih mengikuti tantangan ini masing-masing adalah Adrio Triyanto, seorang fashion designer dengan berat badan 125 kg, Imelda Kawu, seniman dengan berat badan 62 kg, Lisa Lim, seorang make up artist berbobot 101 kg serta Thomas Kurniawan, Grafic Design dengan bobot badan 88 kg.

Reffy mengatakan kampanye Sehat Zaman Now, Hero ini menggandeng mitra-mitra perusahaan yang peduli kesehatan seperti Sayur Box yang menyediakan sayur/buah organik,  Romancamp personal training dan studio SIKU Dharmawangsa.

“Kita bisa buktikan nanti terutama pada peserta bahwa kalau mengasup makanan sehat, olahraga teratur dan waktu tidur yang cukup maka gaya hidup kita juga akan berubah ke pola pikir atau cara pandang yang positif, selalu berorientasi pada makanan sehat,” kata Reffy.

dr Reffy peduli kesehatan generasi muda dengan luncurkan kampanye sehat.

Berbeda dengan kontes-kontes penurunan berat badan seperti serial TV asal Amerika, The Biggest Loser  yang melakukan karantina dan mengubah hidup kontestan secara drastis dalam sebuah kompetisi yang menantang  sekaligus berburu hadiah jutaan dollar AS, maka Reffy lebih mengajak peserta untuk menyadari hidup sehat.

“Papa saya seorang dokter, kakek juga dokter  dan  mama  concern masalah kesehatan serta pintar masak makanan sehat . Di Medan, tempat kami tinggal,  orangtua  kerap mengedukasi masyarakat lewat seminar dan workshop,” ungkapnya.

Dia ingat setiap pagi semasa sekolah sudah wajib minum juice segar. Mamanya juga menyajikan beras merah dan makanan sehat lainnya sehingga banyak keluarga dan kerabat yang suka makanan buatan mamanya.

“Saya justru saat itu masih suka makanan resto yang enak-enak seperti steak, burger dan makanan berlemak lainnya.  Kalau ditawari makanan sehat sudah terbayang duluan rasanya tidak enak,”

Penolakan anak nampaknya justru membuat mamanya mampu mengolah masakan sehat menjadi makanan yang enak di lidah. Setelah  mama dengan sabar meyakinkannya untuk mengkonsumsi makanan sehat akhirnya barulah dia benar-benar mau mencoba.

Reffy mengikuti jejak papanya untuk kuliah di kedokteran di Universitas Methodist Indonesia di Medan  dan sejak itu lebih suka masakan ibunya ketimbang jajan di luar rumah. Banyaknya kerabat yang memesan makanan pada mama  membuat naluri bisnisnya terasah.

“Sebelum lulus sebagai dokter umum, tahun 2014 akhirnya saya, mama Dra.Mimi tjiuwi dan dua orang teman yaitu Lilysan Wijaya serta Indra Halim mendirikan Lesssalt catering sehat di Medan,” jelasnya.

Mengawali bisnis yang masih langka di Indonesia, pihaknya berkomitmen bahwa semua masakan maupun buah yang diberikan pada klien adalah organik dan diolah menggunakan perabotan berbahan titanium bukan panci-panci dan alat dapur biasa untuk menjaga vitamin dalam sayuran dan lainnya.

Setelah buka di Medan, pada awal tahun 2015 ada permintaan franchaise di Singapura. Perkembangan yang pesat dan gaya hidup masyarakat yang meningkat untuk pola hidup sehat membuat November 2016 dibukalah cabang Jakarta menyusul Bandung. Akhir tahun lalu, Desember 2017 dibuka pula Lesssalt Surabaya sehingga kini total sudah beroperasi di lima kota.

“Saya ingin buka lagi di luar negri lagi selain Singapura tapi tidak terlalu mendesak karena yang penting dalam menjalankan bisnis ini kita ingin menularkan gaya hidup sehat,”

Berdasarkan pengalamannya sendiri, kalau konsisten memakan bahan sayuran dan buah organik yang jauh lebih menyehatkan bagi tubuh maka ketika makan sayuran biasa langsung bisa merasakan perbedaannya, ungkap Reffy.

Pola makan akan mempengaruhi gaya hidup ( lifestyle) seseorang karena itu Reffy yang prihatin dengan cara hidup dari anak muda sekarang yang sudah terserang penyakit jantung, strooke dan penyakit mematikan lainnya kini giat mengajak generasi muda untuk peduli kesehatan.

Program Sehat Jaman Now, Hero, lahir karena keprihatinannya melihat anak muda sekarang banyak kerja dengan pikiran stres, kurang istirahat dan makan dengan prinsip enak, kenyang dan murah.

“Kalau makannya tidak memperhatikan gizi dan asal murah maka mudah terserang penyakit. Masih muda tapi rentan penyakit jantung dan lainnya. Oleh karena itu sejak hadir melayani catering sehat dan menyediakan cemilan ( snack) sehat kami sudah kampanye : Aku Mau Sehat di Instagram misalnya.

Berbisnis sambil mengedukasi masyarakat lewat kampanye di media sosial dan program kompetisi untuk hidup sehat menjadi komitmen Lesssalt untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM Indonesia.

“ Seperti yang sudah saya ungkapkan, pola hidup sehat sekaligus mengubah cara pandang kita menghadapi berbagai masalah hidup menjadi positif,” katanya mengakhiri obrolan. Reffy kembali bergabung dengan para kontestan untuk mengikuti instruksi dari Tim Tom.

 

 

Hotel Rhadana Kuta Sabet Rekomendasi Hotel Terbaik

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Hotel Rhadana Kuta Bali kembali mendapatkan penghargaan Rekomendasi Hotel Terbaik, dalam fasilitas dan pelayanan terbaik. Penghargaan diberikan pada acara Anugerah Hotel Terbaik 2018 oleh program Indonesia Achievement Center bekerjasama Tre Uno Management.

Penghargaan ini diberikan kepada para pelaku business hospitality yang telah memberikan pelayanan terbaik, serta berprestasi dalam meningkatkan kinerja berkontribusi bagi pengembangan bisnis dan perekonomian nasional.

“Penghargaan ini kami terima pada Jumat (23/2/2018) di Kuta, Bali. Apa yang selama ini kami kerjakan untuk selalu meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan kami dengan bersih, tulus, loyal, ikhlas, dan tuntas ternyata mendapat apresiasi,” lontar COO Gorup Rhadana Hotel & Resort Budiman Tanto Widjaja dalam keterangan tertulis, Selasa (27/02/2018).

Budiman melanjutkan dengan penghargaan ini, Hotel Rhadana Kuta dapat terus mempertahankan kualitas fasilitas juga pelayanan yang diberikan kepada tamu-tamu hotel. “Pelayanan adalah kunci utama yang dipegang teguh Hotel Rhadana Kuta selama ini,” lontarnya sambil menambahkan Hotel Rhadana Kuta merupakan Themed boutique hotel dan 1st modern muslim friendly hotel di Kuta.

CEO Rhadana Hotels & Resort Rainier H Daulay menambahkan prestasi ini berkat kerja cerdas dari Rhadana Troops yang selalu bekerja dengan besih, iklhas, tulus dan loyal dengan visi satu impinan, satu tim, satu misi, satu komitmen dan satu tujuan. “Semoga kami selalu dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang membuat tamu senantian merasa aman dan nyaman di Rhadana,” paparnya.

Rhadana juga menerima Penghargaan Agoda Gold Circle 2017 dari situs pemesanan hotel Agona. Penghargaan ini diberikan setiap tahun kepada mitra hotel terkemuka, yaitu hotel-hotel yang berkomitmen menyediakan produk secara berkualitas.

Hotel The Rhadana Kuta yang berlokasi di Bali, juga untuk kedua kalinya ditetapkan sebagai Best Halal Boutique Hotels 2017 di Asia oleh Asia Halal Brand Awards atau AHBA. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Abai Peringatan, 2 Wisnus Terseret Ganasnya Ombak Pantai Selatan

this formate

KEBUMEN, bisniswisata.co.id: Samudera Hindia terkenal gelombangnya yang ganas. Pantainya pun berombak tinggi. Ombak pantai selatan kerap menimbulkan korban jiwa tanpa terduga. Padaha tiap pantai pariwisata, terpasang papan peringatan agar waspada, berhati-hati kala berenang. Wisatawan maupun warga yang beraktivitas di pantai diimbau memakai pelampung. Bahkan, pada waktu-waktu tertentu, ada petugas khusus yang melarang wisatawan berenang.

Sayang, kadang papan peringatan itu hanya dianggap angin lalu. Wisatawan tak menghiraukan peringatan yang dipasang mencolok itu. Ini pula yang terjadi di objek wisata Suwuk Pantai Silumut, Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah. Seorang wisatawan nusantara asal Cirebon, Nanang (25) hilang usai dihantam dan terseret ombak pantai selatan Kebumen.

Minggu, 25 Februari 2018, sekitar pukul 13.40 WIB, Nanang bersama 11 rekannya tiba di Pantai Suwuk. Setibanya di sana, mereka pun langsung berenang. Mereka tak menyadari, saat itu gelombang di tengah laut dan ombak pantai selatan Kebumen sedang tak bersahabat. Tak selang lama, Nanang korban dan satu rekannya terseret ombak.

Teman-teman Nanang yang lain pun berteriak panik. Satu orang korban tenggelam bisa diselamatkan oleh Tim SAR Pantai Suwuk yang sedang bertugas. Nanang, raib ditelan ganasnya gelombang tinggi. “Kami telah menerima laporan tentang kejadian tersebut dan membantu Tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban,” kata Kepala Polsek Puring, AKP Khadik Widayat, Selasa (27/02/2018)

Padahal, tak sampai sepekan sebelumnya, tepatnya pada Rabu, 21 Februari 2018, di kawasan perairan yang sama, Pantai Silumut, seorang pencari ikan juga menjadi korban ganasnya ombak pantai selatan Jawa. Korban adalah warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kebumen, bernama Daimin (57). Saat mencari pakan untuk memancing, tanpa disangka ombak tinggi menggulungnya.

Saksi kejadian, Muhadin (50) mengungkapkan, saat itu Daimin tengah mencari kremi atau cacing laut di tepi pantai. Menggunakan sabit, Daiman mencongkel tepian pantai untuk memperoleh buruannya. Saking asyiknya, korban diduga tak menyadari ombak telah mengintainya. Ia lengah. Dari arah belakang, ombak menggulung dan menyeretnya ke tengah arus bawah laut yang kencang.

Muhadin yang mengetahui kejadian ini lantas memberitahukan kepada teman-temanya sesama pemancing. Mereka pun melaporkan kejadian ini ke kepolisian yang berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Belakangan diketahui, berdasar keterangan istrinya, Daimin saat itu sedang tidak enak badan. Namun, lantaran mata pencaharian sehari-harinya adalah petani dan pencari ikan, ia memaksakan diri untuk tetap berangkat memancing.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan pun segera menggelar operasi pencarian. Selain personel Basarnas dan kepolisian, terlibat pula personel TNI, BPBD, serta kelompok SAR lainnya. Puluhan nelayan pun terlibat dalam pencarian ini.

Akhirnya, setelah tiga hari pencarian, Daimin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat siang, 23 Februari 2018, di perairan laut selatan masuk Desa Pasir, Kecamatan Ayah, beberapa kilometer dari Tempat Kejadian Bencana (TKB).

“Korban ditemukan siang sekitar pukul 11.00 WIB oleh tim gabungan BPBD, Basarnas dan pontensi SAR saat melakukan penyisiran di perairan,” ucap Kepala Sub-Bagian Humas Polres Kebumen, AKP Masngudin seperti dilansir laman Liputan6.com.

Masngudin mengimbau agar wisatawan maupun warga setempat yang kerap beraktivitas di pantai atau laut untuk lebih berhati-hati. Sebab, ombak laut selatan terkenal ganas dan tidak bisa ditebak. (LEO)

2017, Garuda Rugi Rp 2,88 T

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, Garuda Indonesia mencatat total kerugian kinerja sebesar US$ 213,4 juta atau setara Rp2,88 triliun. Perhitungan catatan kerugian meliputi perhitungan biaya extra ordinary items terdiri tax amnesty (pengampunan pajak) dan denda sebesar US$ 145,8 juga.

Partisipasi pada program tax amnesty merupakan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan pajak yang tertunda sampai tahun 2015. “Jadi jika ditambahkan dengan biaya tax amnesty dan denda pengadilan, total kerugian (net loss) yang dibukukan Garuda Indonesia pada tahun kinerja 2017 sebesar USD 213.4 juta,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N, Mansury dalam keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018).

Dilanjutkan, selama 2017, Garuda menekan catatan kerugian dari kuartal I-2017 dari US$ 99,1 juta berkurang menjadi US$ 38,9 pada kuartal II-2017. Perhitungan catatan kerugian di luar perhitungan biaya extra ordinary items, yang terdiri dari tax amnesty dan denda terkait kasus hukum di Australia sebesar US$ 145,8 juta.

Partisipasi pada program tax amnesty menjadi komitmen Garuda Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan pajak yang tertunda sampai dengan 2015. Dengan demikian bila ditambahkan dengan biaya tax amnesty dan denda pengadilan, maka total kerugian pada 2017 sebesar US$ 213,4 juta. “Jika dihitung dengan asumsi kurs Rp 13.600 per dolar AS, maka nilai kerugiannya sekitar Rp 2,9 triliun,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Pahala, Garuda Indonesia membukukan pendapatan operasional sebesar US$ 4,2 miliar atau sekitar Rp 57,12 triliun selama 2017 (kurs Rp 13.600 per dolar AS). Realisasi ini naik 8,1 persen dibandingkan periode sebelumnya US$ 3,9 miliar.

Tren pertumbuhan pendapatan operasional, salah satunya ditopang dari lini layanan penerbangan tak berjadwal yang meningkat 56,9 persen menjadi US$ 301,5 juta di 2017. Juga pendapatan lainnya (pendapatan di luar bisnis penerbangan dan subsidiaries revenue) naik 20,9 persen dengan membukukan pendapatan sebesar US$ 473,8 juta, paparnya.

Bahkan mencetak laba bersih US$ 61,9 juta pada kuartal III yang naik 216,1 persen dibandingkan periode yang sama 2016. Penerbangan Plat Merah ini membukukan laba bersih US$ 70,4 juta pada semester II-2017. Terdiri dari laba bersih di kuartal III sebesar US$ 61,9 juta dan US$ 8,5 juta di kuartal terakhir tahun lalu. “Capaian positif tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menekan catatan kerugian hingga menjadi US$ 67,6 juta pada kinerja sepanjang tahun lalu,” tandasnya serius.

Dikatakan, grup Garuda Indonesia sudah mengangkut sebanyak 36,2 juta penumpang pada 2017. Terdiri dari 24 juta penumpang Garuda Indonesia dan 12,3 juta penumpang Citilink. Jumlah tersebut meningkat 3,5 persen dibanding realisasi 2016 sebanyak 35 juta penumpang.

“Selama 2017, Tren pertumbuhan trafik penumpang internasional di Garuda Indonesia sebesar 8,1 persen di 2017 dan Citilink mencatatkan pertumbuhan penumpang sebesar 10,8 persen,” pungkas mantan Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk itu.

Dalam rangka memperkuat kinerja keuangan dan operasional perusahaan secara berkelanjutan, Garuda Indonesia bersama jajaran anak perusahaan diawal tahun 2018 mencanangkan strategi bisnis jangka panjang bertajuk Garuda Indonesia Group (Sky Beyond 3.5) yang akan menjadi value-driven aviation groupdengan pencapaian target valuation group sebesar USD 3.5 Miliar pada tahun 2020.

Menyinggung kinerja selama 2018, Pahala mengungkapkan PT Garuda Indonesia Tbk menargetkan laba bersih perusahaan mencapai 8,7 juta dolar AS (setara Rp117,45 miliar, kurs Rp13.500). Juga pendapatan 4,9 miliar dolar AS dan aset mencapai 5,3 miliar dolar AS

Diharapkan kinerja pada tahun 2018 akan membaik meski di awal tahun diprediksi masih mengalami perlambatan karena masih “low season”.
“Kami berharap pada tahun 2018 kinerja membaik. Memang triwulan pertama mungkin masih ada kerugian karena masuk dalam ‘low season’, kami berharap ‘full year’ pada tahun ini kami sudah bisa bukukan laba,” katanya.

Untuk memperbaiki kinerja keuangan perusahaan, Pahala akan melakukan sejumlah upaya, salah satunya adalah “hedging” atau lindung nilai terhadap avtur guna memitigasi fluktuasi harga. “Hedging kami kisarannya masih di bawah 50 persen. Akan tetapi, sudah meningkat dua kali lipat dari hedging tahun 2017,” pungkas Pahala. (NDHYK)

Tips bagi Millennials Bisa Nabung untuk Melancong

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kaum millennials kerap diidentikkan sebagai generasi yang sulit untuk menabung. Tak jarang, generasi millennials pun diprediksi sulit untuk membeli rumah, menghadapi berbagai masalah finansial juga untuk berwisata baik di dalam negeri apalagi luar negeri. Eits, jangan pesimis dulu! Coba ada beberapa tips seperti dilansir MarketeersX ini untuk menepis anggapan itu.

#. Lakukan Pekerjaan Tambahan

Jika kamu tergolong sangat sulit untuk menekan pengeluaran, cobalah untuk menambah pendapatan. Mulailah dengan hal yang ringan dan kamu sukai, misalnya freelance untuk menulis atau mendesain. Pilih pekerjaan yang kamu sukai agar kamu tidak terpaksa dalam melakukannya.

#. Jangan Remehkan Koin

Jangan pernah meremehkan koin, meski Rp 100,- sekalipun. Kamu harus memiliki dompet khusus atau celengan untuk menyimpan koin agar tidak meletakkan koin itu sembarangan. Bagaimana pun, koin demi koin ini akan membantumu suatu hari nanti.

#. Catat

Biasakan untuk mencatat sekaligus merinci pendapatan dan pengeluran yang kamu lakukan. Agar lebih mudah, kamu dapat mencatat ini setiap kali kamu melakukan transaksi keuangan di notes smartphone kamu. Jangan lupa lakukan evaluasi terhadap pengeluaran kamu paling tidak dalam seminggu sekali.

#. Beri Ruang Pada Propertimu

Hal mudah lain yang bisa kamu lakukan untuk menambah pundi-pundi keuangan adalah dengan menyewakan rumah, kamar, atau apartment kamu kepada para travellers. Kamu bisa mendaftarkan diri ke Airbnb atau situs sejenis dan mulai berbisnis dari sana. Tidak hanya menambah penghasilan, kamu pun bisa menambah relasi.

#. Bermimpi dan Bercermin

Coba berimajinasi dan mimpikan jika kamu memiliki rumah atau apartment pribadi dengan mobil terkini dan segala hal yang kamu inginkan. Bermimpi sangat disarankan karena ini dapat mendorong kamu untuk mewujudkan apa yang kamu inginkan. Setelah bermimpi, coba bercermin diri untuk mengetahui sudah sejauh mana kesiapan kamu meraih mimpi itu? Jika belum, coba kembali pada poin kesatu-keempat untuk memulai mewujudkannya.

Jadi, bagaimana? Sudah siap menepis image susah menabung dan mewujudkan mimpi Kamu? (*)

Imlek Sincia With Love, Cara Bali Gaet Turis Tiongkok

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Festival Tahun Baru Imlek bertajuk Sincia With Love di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, pada 24-25 Februari 2018. Acara ini digelar untuk menggaet wisatawan Tiongkok.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya ITDC untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Pulau Bali khususnya ke kawasan The Nusa Dua,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer di Nusa Dua, Minggu, 25 Februari 2018.

Abdulbar menjelaskan festival ini juga digelar untuk mengapresiasi para wisatawan asal Tiongkok yang memiliki angka okupansi yang sangat signifikan di sejumlah hotel di kawasan itu. “Tingginya angka kunjungan wisatawan Tiongkok tersebut perlu kami apresiasi dengan mengadakan kegiatan festival semacam ini,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya ITDC untuk memulihkan kunjungan wisatawan asal Tiongkok pascaerupsi Gunung Agung. “Saat ini kunjungan wisatawan Tiongkok sudah kembali mencapai angka 80 persen setelah sempat drop pada bulan November tahun lalu. Kami berharap kunjungan wisatawan Tiongkok dapat segera recovery dan normal seperti sebelum erupsi,” katanya.

Selama ini, ujar dia seperti diunduh laman Antara, Senin (26/02/208) wisatawan asal Tiongkok terpantau sangat antusias mengunjungi sejumlah kawasan wisata yang dikelola oleh ITDC. Tidak hanya wisatawan yang menginap di kawasan Nusa Dua.

Berbagai atraksi wisata yang ada di kawasan itu juga mampu menarik wisatawan asal Tiongkok yang tidak menginap di kawasan Nusa Dua untuk khusus berkunjung ke kawasan tersebut. “Sebagai negara yang pariwisatanya sangat berkembang, kami berharap wisatawan asal Tiongkok dapat menjadi tulang punggung pariwisata di masa depan,” kata Abdulbar M. Mansoer.

Sejumlah kesenian tradisional Tiongkok seperti Barongsai, tari Naga Liong, dan beladiri Wushu ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan yang baru pertama kali digelar itu. Uniknya, tak hanya penampilan kesenian tradisional Tiongkok, sejumlah kesenian tradisional Bali seperti Ngelawang Barong, penampilan musik gamelan tradisional Bali, dan tari Joged Pong juga ikut ditampilkan dalam festival ini. (NDHYK)