PATA Bermitra dengan Program SUNx untuk Mendidik Pelancong Muda

this formate

Peter Semone, Ketua PATA (kiri), dan Noor Ahmad Hamid, CEO PATA (kanan), memberikan sertifikat penghargaan kepada Profesor Geoffrey Lipman, Presiden SUNx Malta, sebagai bentuk penghormatan atas kemitraan antara kedua organisasi tersebut.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Pacific Asia Travel Association (PATA) dengan bangga mengumumkan kemitraan organisasi baru dengan SUNx Institute, yang diformalkan melalui Nota Kesepahaman (MOU) yang ditandatangani selama KTT Tahunan PATA 2025 (PAS 2025) di Istanbul, Turki.

Kemitraan ini menandai komitmen bersama untuk mendukung ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan di seluruh sektor perjalanan dan pariwisata.

Perjanjian yang ditandatangani oleh Presiden SUNx Malta, Profesor Geoffrey Lipman, dan CEO PATA, Noor Ahmad Hamid, dipandu oleh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 17 — Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Tujuan ini menggarisbawahi pentingnya tindakan kolektif dalam mencapai hasil yang berkelanjutan, khususnya dalam mengatasi krisis iklim global.

“Kami bangga bermitra dengan Profesor Geoffrey Lipman dan tim SUNx, yang dedikasinya terhadap ketahanan iklim dan Perjalanan Ramah Iklim terus menginspirasi perubahan yang berarti di seluruh industri kami,” kata CEO PATA Noor Ahmad Hamid.

Menurut dia, kolaborasi ini lebih dari sekadar perjanjian formal, ini adalah komitmen bersama untuk berinvestasi di masa depan.

Dengan bekerja sama dengan SUNx, PATA berharap dapat memberdayakan generasi pelancong berikutnya untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab, tangguh, dan sadar iklim yang terus mengejar praktik terbaik yang mempromosikan dan membina pariwisata berkelanjutan.

Inti dari perjanjian ini adalah fokus bersama pada program pendidikan Dodo4Kids, sebuah inisiatif yang dirancang untuk perkenalkan Perjalanan Ramah Iklim (CFT) kepada pelajar muda dan keluarga mereka.

PATA dan SUNx Institute akan bekerja sama untuk memperluas literasi iklim dan tanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan sejak dini, membina generasi pelancong sadar dan pembuat perubahan berikutnya melalui animasi edukatif dan materi pembelajaran yang berharga.

Profesor Geoffrey Lipman mengatakan semua bersama-sama dalam hal ini, saat bergulat dengan tantangan yang semakin meningkat dari dunia yang dibatasi iklim.

“Kita tahu bahwa anak-anak dan cucu-cucu kita harus menghadapi kenyataan yang lebih sulit yang didorong oleh iklim. Dodo4Kids membantu mempersiapkan pelajar usia dini untuk berjuang melawan perjuangan yang baik melalui Perjalanan Ramah Iklim yang menanggapi cuaca ekstrem dengan cara yang berkelanjutan dan positif bagi alam. Ini sangat sesuai dengan visi PATA tentang masa depan yang bermakna.”

Tentang SUNx Malta – Strong Universal Network

SUNx Malta adalah warisan bagi mendiang Maurice Strong, bapak pembangunan berkelanjutan.

Tujuannya adalah untuk memajukan Perjalanan Ramah Iklim (CFT) ~ Paris 1.5: Terkait SDG: Positif bagi alam. Bersama dengan Kementerian Pariwisata Malta dan Otoritas Pariwisata Malta.

Program ini bertujuan untuk mendukung perusahaan Pariwisata melalui Registri CFT yang terkait dengan UNFCCC, mempromosikan Pendidikan CFT, dan menempatkan 100.000 Aktivis Iklim yang Kuat pada tahun 2030 di seluruh negara PBB.

Dapatkah AI Membuat Penerbangan Anda Lebih Baik? Malaysia Airlines dan Google Bekerja Sama untuk Mengetahuinya

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Malaysia Airlines dan Google telah bekerja sama, mengungkapkan kepada publik bahwa mereka tengah mengembangkan hubungan bisnis untuk menggabungkan kekuatan, mengubah perjalanan menjadi lebih baik menggunakan AI.

Dilansir dari thetravel.com, Google telah bekerja sama dengan Malaysia Airlines selama sekitar satu tahun, dan keduanya ingin menguji batas-batas apa yang dapat mereka capai dalam industri ini.

Bagi Malaysia Airlines, bekerja sama dengan Google membuka pintu bagi potensi peningkatan digital, menggunakan kecerdasan buatan untuk merampingkan pemasaran.

Mencurahkan energi untuk mengembangkan kemitraan ini merupakan langkah penting dalam pertumbuhan digital maskapai.

“Inti dari kemitraan ini adalah komitmen bersama untuk meningkatkan perjalanan [para pelancong]. Bersama-sama, kami mendukung tujuan Malaysia yang lebih luas sebagai pusat penerbangan dan pariwisata regional, sejalan dengan Tahun Kunjungan Malaysia 2026,” demikian bunyi unggahan Facebook melalui Malaysia Airlines.

Selama Pameran MATTA yang lalu, Google dan Malaysia Airlines mengungkapkan rencana mereka untuk masa depan, menampilkan strategi mereka, menguraikan kampanye Time For (“Saatnya untuk.”) di acara tersebut, versi asli dari pilot Veo hadir untuk menunjukkan teknologi canggih Google dalam pembuatan video.

Teknologi yang ditampilkan memberi kesempatan langka bagi para peserta acara untuk mengubah beberapa foto perjalanan mereka yang paling berharga menjadi rekaman langsung gunakan alat pembuatan video Google yang baru, memperluas memori yang dapat mereka bagikan di media sosial.

Dalam mengembangkan program ini, mereka berencana untuk meningkatkan pertumbuhan digital mereka seiring dengan berlanjutnya kemitraan Malaysia Airlines dengan Google.

Apa Artinya Ini Bagi Masa Depan?

Kedua perusahaan termotivasi untuk terus mendorong batasan, dengan tujuan untuk menemukan pengalaman bertema perjalanan yang baru dan menarik yang unik dan personal bagi setiap pelancong.

Malaysia Airlines dan Google percaya bahwa keterlibatan AI akan menambah pengalaman tamu dan mempersempit strategi pemasaran yang efektif.

Dersenish Aresandiran, Chief Commercial Officer Airlines dari Malaysia Aviation Group membahas motif di balik kampanye pemasaran “Time For”, yang menggambarkannya sebagai “lebih dari sekadar perayaan perjalanan.

“ ini adalah undangan bagi dunia untuk menjelajahi Malaysia dan terhubung dengan yang terbaik di Asia dan sekitarnya.” ujarnya.

Malaysia Airlines berdedikasi untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Malaysia adalah gerbang yang harus berada di urutan teratas daftar perjalanan mereka, mulai dari perjalanan ke sana, hingga budaya dan keramahtamahan saat berkunjung.

“Ini tentang mengubah cara kami terhubung dengan pelanggan — mulai dari inspirasi hingga pemesanan, hingga setiap interaksi di sepanjang perjalanan,” kata Dersenish Aresandiran, Chief Commercial Officer Airlines, Malaysia Aviation Group.

Dengan memanfaatkan teknologi canggih Google dan keahlian global, kami membuka peluang baru, meningkatkan pengalaman perjalanan, dan memperkuat daya tarik Malaysia sebagai tujuan wisata kelas dunia, ujarnya.

Kemitraan ini memperkuat komitmen kami untuk mendukung tujuan Visit Malaysia Year 2026 (VMY2026) dengan memposisikan Malaysia sebagai gerbang ke Asia dan sekitarnya.

” Karena maskapai ini berfokus pada pemasaran menggunakan strategi AI dan Performance Max, mereka akan terus meluncurkan pemasaran yang ditargetkan di negara-negara tertentu seperti Inggris Raya dan Jepang, dengan memanfaatkan pertumbuhan internasional untuk merek tersebut.”

Kolaborasi kami dengan Malaysia Airlines menunjukkan bagaimana teknologi dan kreativitas dapat menyatu untuk mengubah perjalanan dalam skala besar. Bersama-sama, kami mendorong batasan untuk memberikan pengalaman yang lebih relevan, intuitif, dan menarik bagi [para pelancong] di seluruh dunia,”kata Dersenish Aresandiran

Thailand Jadi Pusat Utama IndiGo di Asia Tenggara

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: IndiGo memperkuat peran Thailand sebagai pusat utamanya di Asia Tenggara dengan meluncurkan penerbangan dua hari baru yang kuat dari Mumbai ke Phuket dan Bangkok, mulai 1 Juli 2025.

Dilansir dari travelandtourworld.com, perluasan strategis ini tepat waktu untuk terhubung dengan layanan jarak jauh maskapai yang akan datang ke Amsterdam dan Manchester, yang memungkinkan transfer mudah di hari yang sama bagi para pelancong yang bepergian antara Asia Tenggara dan Eropa.

Dengan langkah ini, IndiGo tidak hanya meningkatkan frekuensi regional tetapi juga menciptakan koridor perjalanan yang lancar, hemat biaya, dan efisien yang menempatkan Thailand di pusat strategi jaringan globalnya yang terus berkembang.

Maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di India, IndiGo, tengah meningkatkan konektivitas internasional dari Mumbai dengan memperkenalkan frekuensi dua kali sehari yang strategis ke Phuket dan Bangkok mulai 1 Juli 2025.

Perluasan ini tidak hanya meningkatkan pilihan perjalanan bagi penumpang India dan Thailand, tetapi juga disinkronkan dengan layanan jarak jauh IndiGo yang akan datang ke Eropa—menjadikan Mumbai sebagai pusat penting bagi para pelancong yang terbang antara Asia Tenggara dan Eropa.

Langkah ini menggarisbawahi ambisi IndiGo yang terus tumbuh untuk menciptakan jaringan global yang memadukan keterjangkauan dengan efisiensi operasional—menempatkan Mumbai dengan kuat di pusat transisi ini.

Lebih banyak penerbangan & waktu yang lebih baik untuk Phuket dan Bangkok

Peningkatan jaringan melibatkan penambahan penerbangan harian kedua ke Phuket dan Bangkok, menggandakan kehadiran maskapai di kota-kota Thailand ini dari Mumbai.

Bagi para pelancong, hal ini berarti peningkatan fleksibilitas, peningkatan kenyamanan perjalanan, dan penjadwalan yang lebih baik yang sesuai untuk perjalanan bisnis dan liburan.

Layanan baru IndiGo yang ditambahkan ke Phuket, yang beroperasi sebagai penerbangan 6E 1089, dijadwalkan lepas landas dari Mumbai pada pukul 15.25 IST dan diperkirakan tiba di Phuket pada pukul 21.35 waktu setempat.

Penerbangan kembali yang sesuai, penerbangan 6E 1090, dijadwalkan berangkat dari Phuket pada pukul 22.50 dan akan mendarat kembali di Mumbai pada pukul 01.45 IST keesokan paginya.

Layanan harian kedua IndiGo ke Bangkok, yang beroperasi sebagai penerbangan 6E 1059, dijadwalkan berangkat dari Mumbai pada pukul 16.20 IST dan diperkirakan tiba di ibu kota Thailand pada pukul 22.40 waktu setempat.

Perjalanan pulang, penerbangan 6E 1060, akan meninggalkan Bangkok pada pukul 23.40 waktu setempat dan tiba di Mumbai pada pukul 02.50 IST keesokan harinya.

Penambahan baru ini akan beroperasi bersamaan dengan layanan yang sudah ada yang akan dijadwalkan ulang untuk mengakomodasi penyesuaian yang lebih baik dengan penerbangan selanjutnya, khususnya ke Eropa.

Konektivitas Dua Arah yang Lancar ke Eropa melalui India

Hal yang membuat perluasan ini sangat strategis adalah pendekatan yang disengaja dari IndiGo untuk menghubungkan rute regional Asia Tenggara dengan penerbangan jarak jauh yang baru diluncurkan ke Eropa.

Waktunya sangat penting—kedatangan dari Manchester dan Amsterdam ke Mumbai masing-masing pada pukul 01.35 dan 01.55 IST sangat cocok dengan penerbangan masuk dari Thailand, sehingga menciptakan jendela transfer yang lancar dan efisien untuk koneksi selanjutnya ke Eropa.

Penumpang yang menuju Eropa dari Thailand kini dapat mendarat di Mumbai sekitar pukul 02.00 dan menaiki penerbangan IndiGo ke Manchester yang berangkat pukul 04.15 atau penerbangan ke Amsterdam pukul 05.20.

Penjadwalan yang efisien seperti ini memastikan bahwa waktu singgah tetap minimal sekaligus memaksimalkan konektivitas—sangat berharga bagi wisatawan dan lalu lintas VFR (Kunjungan Sahabat dan Kerabat) yang mencari rute yang hemat.

Phuket dan Bangkok sebagai Hub ke Eropa

Dengan mengintegrasikan Bangkok dan Phuket dengan destinasi jarak jauh, IndiGo menciptakan pengalaman perjalanan satu perhentian yang unik bagi penumpang di tiga kawasan—India, Asia Tenggara, dan Eropa.

Pendekatan ini memberi wisatawan Thailand akses yang belum pernah ada sebelumnya ke kota-kota di Eropa tanpa biaya atau kerumitan hub maskapai layanan penuh, sekaligus membuka pintu bagi wisatawan Eropa untuk menjelajahi Thailand melalui saluran yang andal dan hemat biaya.

Hal ini sangat menguntungkan dalam lanskap di mana alternatif layanan penuh memiliki harga yang mahal, dan perjalanan multi-perhentian sering kali melibatkan persinggahan yang rumit.

IndiGo menyederhanakan hal ini dengan penyelarasan langsung dan jendela keberangkatan yang direncanakan dengan cermat.

Krabi Sudah Menjadi Bagian dari Rencana

Rencana ekspansi IndiGo menjangkau lebih jauh dari sekadar menambah penerbangan ke Bangkok dan Phuket. Rute yang ada ke Krabi juga memainkan peran penting dalam tujuan maskapai yang lebih luas untuk memperkuat hubungan perjalanan dua arah yang lancar antara destinasi Asia Tenggara dan Eropa.

Penerbangan Krabi sudah menawarkan kompatibilitas jadwal yang kuat dengan layanan tujuan Eropa yang baru diluncurkan.

Hasilnya, Thailand muncul sebagai pasar Asia Tenggara yang paling terintegrasi bagi IndiGo dalam hal perjalanan antarbenua.

Kebangkitan Strategis Mumbai sebagai Pusat Global

Pemilihan Mumbai sebagai pusat utama untuk hubungan internasional ini disengaja. Delhi, yang biasanya merupakan gerbang utama untuk lalu lintas internasional India yang keluar, menjadi kurang layak karena pembatasan wilayah udara Pakistan yang membatasi rute ke barat.

Kendala ini telah mendorong IndiGo untuk mengonsolidasikan rencana jarak jauhnya di sekitar Mumbai.Keunggulan geografis kota di bagian barat, dikombinasikan dengan kapasitasnya untuk operasi internasional, menjadikannya landasan peluncuran yang ideal untuk layanan ke Eropa.

Dengan rute jarak jauh ke Amsterdam dan Manchester yang telah diumumkan dan lebih banyak tujuan yang mungkin akan segera hadir, Mumbai dengan cepat menjadi gerbang global maskapai tersebut.

Strategi berwawasan ke depan

Ekspansi ini merupakan bagian dari buku pedoman jangka panjang IndiGo yang membayangkan model jaringan hub-and-spoke sejati, memadukan jaringan regionalnya yang kuat dengan rute jarak jauh yang strategis.

Struktur ini, yang populer di kalangan maskapai hibrida global, memungkinkan akses internasional yang efisien tanpa harga premium dari maskapai tradisional.

Model ini juga merupakan pendahulu dari masuknya IndiGo yang akan datang ke operasi pesawat berbadan lebar. Maskapai penerbangan tersebut telah mengumumkan pesanan untuk pesawat Airbus A350, yang diharapkan akan segera beroperasi.

Perencanaan yang cermat seputar rute, frekuensi, dan jendela koneksi yang terlihat saat ini kemungkinan merupakan bagian dari pekerjaan dasar yang lebih luas untuk memastikan pesawat masa depan ini beroperasi dengan efisiensi puncak.

Memperluas peluang bagi wisatawan

Dengan penataan ulang ini, wisatawan di Mumbai dan sekitarnya memperoleh akses ke lebih banyak pilihan, tarif yang kompetitif, dan rencana perjalanan internasional yang lebih sederhana.

Wisatawan Eropa dapat menjelajahi Thailand dengan penerbangan satu kali transit melalui India, wisatawan India dapat menikmati konektivitas yang lebih baik ke Asia Tenggara, dan penumpang Thailand memperoleh manfaat dari akses ke Eropa melalui layanan yang terjangkau dan tepat waktu.

Lebih jauh lagi, perkembangan ini merupakan kemenangan besar bagi wisatawan yang sadar anggaran. Model IndiGo memungkinkan penumpang untuk menghindari tarif mahal yang terkait dengan pesaing layanan penuh sambil menikmati kenyamanan tambahan konektivitas dua arah di hari yang sama.

IndiGo mengubah Thailand menjadi hub utamanya di Asia Tenggara dengan penerbangan ganda setiap hari dari Mumbai ke Phuket dan Bangkok, yang terhubung dengan lancar ke rute-rute menuju Eropa.

Langkah strategis ini menawarkan akses yang lancar dan hemat biaya bagi wisatawan antara Asia Tenggara dan kota-kota besar Eropa.

Kesimpulan

Perluasan jaringan IndiGo menambahkan penerbangan harian kedua dari Mumbai ke Bangkok dan Phuket mencerminkan pergeseran strategis yang berani.

Dengan menyesuaikan jadwal agar sesuai dengan operasi jarak jauh dan menetapkan Mumbai sebagai hub globalnya, maskapai ini mendefinisikan ulang apa yang dapat ditawarkan oleh maskapai berbiaya rendah.

Dengan hubungan yang lancar antara Asia Tenggara dan Eropa, IndiGo tidak hanya meningkatkan frekuensi tetapi juga menulis ulang cetak biru perjalanan udara global yang modern dan terjangkau.

Seiring dengan semakin banyaknya rute dan pesawat yang bergabung dengan armada, strategi hub IndiGo kemungkinan akan semakin berkembang, memperkuat posisinya sebagai pemain yang kuat dalam menghubungkan benua melalui India.

MOU Kerja Sama Pariwisata RI -Tiongkok:

this formate

MOU Baru untuk Meningkatkan Kemudahan Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok menyepakati kerja sama dalam bidang kepariwisataan yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).

Kesepakatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang ke Indonesia, pada Sabtu hingga Senin (24-26/5/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kemitraan strategis antara kedua negara, termasuk kerja sama dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pariwisata. Terkait Mou pariwisata antara Indonesia dan Tiongkok, adapun lingkup kerja sama mencakup beberapa hal diantaranya:

1.Pertukaran Kontak Bisnis dan Kerja Sama Sektor Pariwisata

Kedua negara akan mendorong pertukaran informasi dan peluang kerja sama antara kementerian pariwisata dan badan usaha pariwisata, untuk mempermudah akses ke pasar pariwisata kedua negara.

2.Mendorong Kunjungan Wisatawan

MOU ini juga bertujuan untuk mendorong kunjungan warga negara dan penduduk kedua negara, menciptakan lebih banyak peluang untuk wisatawan dari Indonesia dan Tiongkok untuk menjelajahi destinasi wisata di kedua negara.

3.Kolaborasi untuk Menarik Wisatawan dari Negara Ketiga

Selain mengundang wisatawan kedua negara, kedua pihak juga sepakat untuk bekerja sama dalam menarik wisatawan dari negara ketiga ke Indonesia dan Tiongkok, membuka lebih banyak jalur promosi pariwisata internasional.

4.Pendirian Kantor Perjalanan Resmi

Kedua negara akan memfasilitasi pendirian kantor perjalanan resmi nirlaba dari salah satu negara di negara pihak lainnya, yang akan membantu mempromosikan destinasi wisata secara lebih langsung dan intens.

5.Fasilitasi Kegiatan Promosi Pariwisata

Para pihak sepakat untuk tunduk pada hukum dan peraturan masing-masing negara dalam melaksanakan kegiatan promosi pariwisata. Ini termasuk mendukung organisasi pariwisata pemerintah dan badan usaha pariwisata yang berperan aktif dalam mempromosikan sektor ini.

6.Pertukaran Informasi dan Statistik Pariwisata.

Kedua pihak akan bertukar informasi dan statistik pariwisata secara tidak teratur untuk meningkatkan pemahaman satu sama lain tentang tren dan permintaan pasar yang relevan.

7.Bentuk Kerja Sama Lainnya

Kerja sama lebih lanjut dapat dijalin berdasarkan kesepakatan tertulis antara kedua pihak untuk memastikan hasil yang optimal bagi industri pariwisata di Indonesia dan Tiongkok.

Dalam hal sektor pariwisata, Tiongkok merupakan salah satu mitra strategis untuk pengembangan SDM, seperti halnya pemberian pelatihan bahasa Mandarin dari Pemerintah Tiongkok kepada mahasiswa di beberapa Politeknik Pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata.

Wisatawan asal Tiongkok juga berkontribusi signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2024. Pada tahun tersebut, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 13,9 juta kunjungan, dengan wisatawan asal Tiongkok sebesar 1,19 juta kunjungan dan meningkat 52%, dibandingkan tahun 2023.

⁠Pertumbuhan jumlah wisatawan asal Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia, juga terlihat pada kuartal pertama tahun 2025, yakni sebanyak 279.040 kunjungan wisman. Ada pertumbuhan sebesar 1,15% dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebanyak 275.863 kunjungan.

Untuk peningkatan kunjungan wisatawan kedua negara, pihak Pemerintah Tiongkok juga berkeinginan membuka kantor perwakilan promosi pariwisata mereka di Indonesia.

Hal ini, secara resiprokal akan memberikan kesempatan yang sama kepada Kementerian Pariwisata untuk membuka kantor perwakilan promosinya di Tiongkok. Rencana pembentukan kantor ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Luar Negeri.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berharap MOU ini akan membuka lebih banyak peluang kerja sama antara kedua negara di bidang pariwisata guna peningkatan usaha dan kunjungan wisatawan kedua negara.

Kerja sama pariwisata ini akan memberikan dampak positif bagi kedua negara. Kami menyambut baik MOU ini, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan destinasi wisatanya kepada pasar Tiongkok yang luas, dan sebaliknya.

“Selain itu, melalui MOU ini, kami berharap dapat lebih memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian kedua negara,” ujar Menteri Pariwisata.

Singapura Jadi Tuan Rumah Halal in Travel Summit

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Halal In Travel Global Summit 2025 akan kembali digelar, mempertemukan para pelopor industri, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan perjalanan untuk mendefinisikan ulang pasar perjalanan Muslim.

Dilansir dari www.ttrweekly.com, seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata Halal, tema tahun ini, “Halal Travel 360: Inovasi, Pengalaman, dan Tanggung Jawab,” menggarisbawahi perlunya pendekatan holistik, berbasis teknologi, dan berkelanjutan untuk melayani wisatawan Muslim di seluruh dunia.

Diselenggarakan oleh CrescentRating & HalalTrip, HITGS 2025 sekali lagi akan menjadi platform kepemimpinan pemikiran bagi para ahli dari Organisasi Pariwisata Nasional (NTO), merek perhotelan, platform perjalanan, dan pembuat kebijakan untuk membahas tren, tantangan, dan inovasi yang muncul dalam perjalanan Halal.

Berlangsung dari 10 hingga 12 Juni 2025, pertemuan puncak ini akan dimulai dengan dua hari sesi virtual, yang akan berlanjut ke acara tatap muka di Singapura pada hari terakhir.

Acara puncak pada 12 Juni akan menampilkan peluncuran Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) edisi ke-10 yang sangat dinanti-nantikan, peresmian Content Creator Tank (CCT), penghargaan bagi para peraih HalalTrip 40 2025, dan upacara Penghargaan Halal In Travel ke-4.

Laporan GMTI 2025, yang didukung oleh data dan analitik yang komprehensif, akan membekali para pemangku kepentingan di seluruh dunia dengan wawasan strategis untuk menavigasi fase pertumbuhan berikutnya di pasar perjalanan Muslim.

Penghargaan Halal In Travel (HIT) 2025
kembali untuk edisi keempatnya dan akan memberikan penghargaan kepada destinasi, penyedia layanan, dan individu yang unggul dalam perjalanan yang ramah Muslim.

Penghargaan yang diterima termasuk Penghargaan GMTI untuk destinasi terbaik, Penghargaan Penyedia Layanan Ramah Muslim, Penghargaan Pilihan Pelancong HalalTrip, dan Tokoh Perjalanan Halal Tahun Ini.

Seiring dengan meluasnya pasar perjalanan Muslim, penghargaan ini menjadi tolok ukur keunggulan, yang menginspirasi industri untuk meningkatkan pengalaman ramah halal di seluruh dunia.

Content Creator Tank ( CCT)

Hal yang baru di HITGS 2025, Content Creator Tank (CCT) adalah inisiatif menarik yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara calon kreator konten dan destinasi ramah Muslim.

Platform ini menyediakan kesempatan unik bagi para influencer perjalanan, vlogger video, dan pendongeng digital untuk menyampaikan ide-ide kreatif mereka dan berkolaborasi dengan destinasi yang ingin meningkatkan daya tarik wisata Halal mereka.

CCT bertujuan untuk menumbuhkan narasi baru dalam wisata Muslim, menginspirasi destinasi untuk memamerkan penawaran mereka melalui konten autentik dan berkualitas tinggi yang sesuai dengan wisatawan Muslim modern.

Dengan memberdayakan kreator yang sedang naik daun, inisiatif ini tidak hanya memperkaya ruang wisata Halal tetapi juga memperkuat keterlibatan antara merek, destinasi, dan audiens Muslim global.

HalalTrip 40 2025

HalalTrip 40 (HT40) kembali untuk edisi kelimanya di HITGS 2025, merayakan 40 Muslim berpengaruh yang telah memberikan kontribusi luar biasa di bidang perjalanan, media, kewirausahaan, dan pengembangan masyarakat.

Para individu yang menginspirasi ini diakui dalam empat kategori: Pelopor, yang memelopori batas-batas baru; Advokat, yang berdedikasi pada dampak sosial dan inklusivitas; Inspirator, yang kisah dan prestasinya mengangkat komunitas; dan Kreator, yang mendorong keterlibatan yang bermakna melalui konten dan inovasi.

“Seiring berkembangnya lanskap perjalanan global, sangat penting bagi industri perjalanan Halal untuk beradaptasi, berinovasi, dan berkomitmen pada pariwisata yang bertanggung jawab,” kata CEO CrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardeen.

“HITGS 2025 bukan sekadar pertemuan puncak; ini adalah gerakan untuk mengangkat perjalanan yang ramah Muslim ke arus utama, memastikan bahwa destinasi, penyedia layanan, dan wisatawan diberdayakan dengan alat dan wawasan yang tepat.”

Tout à fait Thaï 2025” Menarik Lebih dari 10.000 Pengunjung di Paris dan Pererat Hubungan dengan Wisatawan Prancis

this formate

Menandai 340 Tahun Persahabatan Thailand-Prancis, Festival Merayakan Pertukaran Budaya dan Memperkuat Peran Prancis sebagai Pasar Utama Pariwisata Thailand

PARIS, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) telah merampungkan festival “Tout à fait Thaï 2025” di Paris dengan kesuksesan yang luar biasa. Diselenggarakan pada 24–25 Mei di Parc de Bagatelle, acara budaya dua hari ini menyambut lebih dari 10.000 pengunjung dan membawa pesona Thailand ke ibu kota Prancis dengan tema “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand.”

Festival ini tidak hanya menginspirasi wisatawan Prancis untuk menjelajahi Thailand tetapi juga memperingati 340 tahun sejak kontak pertama antara Siam dan Prancis dan 170 tahun hubungan diplomatik formal.

Hal ini juga menegaskan kembali pentingnya Prancis sebagai pasar pariwisata jarak jauh utama bagi Thailand.“Saya sangat senang dengan tanggapan luar biasa dari masyarakat Paris,” kata Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT.

Menurut dia, jumlah pengunjung ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan wisatawan Prancis dengan budaya Thailand. Festival ini menghidupkan semangat Thailand di jantung kota Paris dan memberikan undangan hangat untuk mengalaminya secara langsung.”

Diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Paris bekerja sama dengan TAT dan didukung oleh koalisi luas pemangku kepentingan publik dan swasta, acara ini merupakan bagian dari Tahun Pariwisata dan Olahraga Besar Thailand yang Menakjubkan 2025.

Acara ini merupakan pertunjukan kekuatan lunak Thailand melalui pencelupan budaya dan keterlibatan yang bermakna.

Festival ini menghidupkan tema “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand”,Harus Dicari, Harus Dicoba, Harus Dilihat, Harus Dibeli, dan Harus Dicicipi melalui lima zona interaktif.

Fitur yang menonjol adalah rekreasi skala penuh dari pasar terapung tradisional Thailand, di mana perahu kayu, buah-buahan tropis, barang-barang tenun tangan, dan manisan Thailand menciptakan pemandangan multi-indera yang semarak yang mencerminkan esensi kehidupan sehari-hari Thailand.

Setiap zona menawarkan pengalaman langsung. Di SANEH THAI Photo Booth, pengunjung mengabadikan momen-momen yang tak terlupakan dengan latar belakang Thailand yang indah.

SANEH THAI Café menyajikan teh dan kopi pemenang penghargaan dari perkebunan Royal Project, disertai dengan pajangan yang menunjukkan perjalanan minuman premium ini.

Di SANEH THAI Aromatique, para tamu membuat sachet herbal menggunakan tumbuhan tradisional Thailand, sementara lokakarya SANEH THAI NORA menawarkan pembuatan gantungan kunci manik-manik yang terinspirasi oleh tarian Nora Thailand Selatan.

Di zona Makanan SANEH THAI, koki Thailand terkenal memperagakan hidangan seperti Tom Yum Goong, harta nasional yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Prancis tetap menjadi pasar jarak jauh yang penting bagi Thailand. Pada tahun 2024, sebanyak 720.806 wisatawan Prancis mengunjungi negara tersebut. Dari 1 Januari hingga 20 Mei 2025, jumlah kedatangan mencapai 409.125—peningkatan 19,87% dari tahun ke tahun.

Dari jumlah tersebut, 56,48% merupakan pengunjung pertama kali, sementara 43,52% kembali. Wisatawan Prancis menginap rata-rata 17,88 malam dan melakukan 4,44 perjalanan rata-rata, dengan Bangkok, Krabi, Surat Thani, Phuket, dan Chiang Mai di antara destinasi terpopuler.

Untuk memenuhi target 2025 sebanyak 870.000 kedatangan wisatawan Prancis, TAT meningkatkan upaya untuk menarik wisatawan keluarga dan mewah dengan mempromosikan kesehatan, keragaman gaya hidup, dan jaminan keselamatan.

Inisiatif ini mencakup kemitraan maskapai penerbangan, pameran pariwisata besar, Louis Vuitton BANGKOK City Guide 2025, perjalanan FAM yang bersifat influencer, dan kampanye pemasaran yang ditargetkan.

Ultah Inspire 165: Terus Belajar, Terus Jadi Cahaya

this formate

Penasehat Inspire 165, Anna Rohana Rahim

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Teruslah berbuat baik dan selalu belajar karena ilmu coaching tidak ada habisnya dan pahala amalannya terus mengalir karena memperbaiki seseorang untuk berbuat kebaikan, kata Anna Rohana Rohim, penasehat Inspire 165.

“Bagi orang yang beriman dan bertaqwa maka dia akan mendapatkan kebaikan yang luar biasa. Begitupula halnya dengan seorang coach yang dengan ilmu dan pengalamannya telah memperbaiki seseorang yang tadinya hidupnya bingung menjadi happy karena tahu arah tujuan hidupnya,” kata wanita yang akrab dipanggil Oma Anna Rohim, ibunda dari motivator Ary Ginanjar Agustian.

Berbicara ketika menutup perayaan satu tahun komunitas Inspire 165, Oma Anna mengatakan inspire akan terus bercahaya dan dia mengaku benar-benar menikmati perayaan sederhana yang penuh gelak tawa terutama karena pembawa acaranya Coach Asty dan Coach Betty, mampu sekaligus menjadi stand up comedy.

“Oma dan undangan terhibur sekali dengan penampikan dua MC karena memang seorang coach harus menebar kebahagian. Tidak hanya membuat kliennya fokus pada tujuan hidupnya tapi juga bisa menikmati hidup itu sendiri,” kata Oma Rohana Rahim.

Ani Noor Isfiani, President Inspire 165 mengatakan masalah kesehatan ‘mental health’ akan semakin darurat saat menghadapi bonus demografi 2035 mendatang.Oleh karena itu dia mengajak untuk menjadi bagian dari komunitas Inspire 165 dan temukan kesempatan untuk berkembang bersama.

“Komunitas ini memiliki prinsip dasar Satu hati, artinya satu atau menyatu antara hati, kata dan perbuatan. Memiliki Enam Langkah maksudnya menjadi orang yang teguh, tidak mudah stress dan nampak tenang dan ajeg karena selalu meletakkan Allah dalam hatinya dan 5 langkah a.l semangat dan pantang menyerah dijiwai oleh syahadat serta terus berlatih meningkatkan karakter positif,” kata Ani.

Oleh karena itu, ujarnya, dengan bergabung dengan komunitas ini selain mendapat akses eksklusif ke berbagai program, pelatihan, dan networking yang akan menginspirasi perjalanan kesuksesan juga mampu wujudkan potensi terbaik.

Itulah sebabnya, tahun lalu misalnya, pihaknya berperan aktif pada Gathering 1.000 Guru BK se-Indonesia bertema : Great Teacher as A Coach yang diselenggarakan oleh ESQ Leadership Center secara virtual.

Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dibekali mental yang baik dan mumpuni terutama pada angkatan kerja. Saat itu dengan 70% dari total penduduk seluruh Indonesia merupakan penduduk bekerja.

Menurut dia, guru hebat bukan hanya menyampaikan pengetahuan melainkan mencari potensi dari setiap individu peserta didik. Mereka membimbing siswa bertanggungjawab, amanah dan memiliki nilai spiritualitas.

Pada 24 Mei 2025 bertepatan dengan perayaan Milad 25 Tahun ESQ maka Inspire juga berpartisipasi membawa 12.000 peserta lebih di gedung ICE, BSD untuk menemukan Grand Why (Pengabdian kepada Sang Pencipta),

“Dengan penuh semangat dan komitmen, kami percaya ESQ akan terus menjadi inspirasi dan teladan bagi banyak orang, membawa dampak positif bagi masyarakat, mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dan ESQ semakin kokoh dalam menanamkan nilai-nilai 165 di hati setiap insan,” tegas Ani Noor Isfiani.

ESQ Leadership Center telah membentangkan sayapnya, membawa kapal besar untuk berlayar selama 25 tahun, yang dinakhodai oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) dan Inspire 165 adalah salah satu unit usaha dan komunitasnya.

      Coach Huda dan Arina Sarif dari Malaysia

William Satruaputra dan Emma Rodini dari Belanda.

Ulang tahun pertama Inspire 165 kali ini dihadiri oleh Korwil ESQ wilayah Eropa, Timur Tengah dan Afrika. ( EMEA) William Satriaputra dan Emma Rodini, Coach Sharifah Noorul Huda Saiyid Hasan dan Arina Sarif dari Malaysia dan satu coach Azlina dari Kinabalu.

Inspire 165 menyelenggarakan coaching Hypnotherapy, ilmu Coaching, NLP, Public Speaking, Training Of Trainer dan Talent DNA.
Training ESQ Hypnotherapy Angkatan 23 telah dilaksanakan pada tanggal 9-11 Mei dan 16-18 Mei 2025. Selama Training, para peserta mengikuti proses pembelajaran dan pengalaman mendalam untuk mengakses dan mengelola kekuatan bawah sadar, melakukan proses healing, serta memperkuat nilai-nilai diri yang sejati.

Dipandu oleh para trainer profesional, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mengalami transformasi emosional, spiritual serta semangat untuk membantu orang lain dengan Hipnoterapi dan mempraktikkannya.

Arina Sarif – Penasihat, Sumber Daya Manusia ESQ Group / Board of Expert ACT Consulting dan Coach Sharifah Noorul Huda Saiyid Hasan, Executive Director ACT Malaysia/ Master Coach ESQ and Talent DNA adalah dua tokoh yang semangat membantu orang lain.

Sebagai Penasihat, Sumber Daya Manusia ESQ Group / Board of Expert ACT Consulting
Arina akan membawa organisasi ESQ ke peringkat global. Strategi Transformasi Sumber Daya Manusia ESQ adalah utk mendokong Indonesia Emas 2030. Model ESQ Coaching akan dipresentasikannya di Chief Master Coach Global Summit yg akan di adakan di Phuket Thailand pada bukan november tahun 2025 ini.

Sementara Coach Sharifah Noorul Huda Saiyid Hasan, Executive Director ACT Malaysia/ Master Coach ESQ and Talent DNA yang aktif melakukan coaching di Indonesia dan Malaysia mengingatkan bahwa Semua coach harus mengunakan ilmu coaching bukan hanya di dalam sesi coaching tetapi di dalam kehidupan keseharian.

 

The Amazing You 6 Akan Digelar di ICE BSD 20 Juni 2026, dengan Target 20.000 Peserta.

this formate

Lebih dari 12.000 Peserta Training ESQ Amazing You Punya Amunisi untuk Atasi Tantangan Dunia dengan 5G – Menuju Indonesia Emas 2045

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Pakar Pembangunan Karakter Ary Ginanjar, perihal adanya riset bahwa dari 100 orang yang ingin berhasil hanya 5% saja yang sukses sedangkan 95% gagal tanpa pernah tahu serta tanpa pernah disadari apa penyebabnya.

“Riset membuktikan dari 100 orang yang ingin sukses, hanya 2–5 orang yang benar-benar berhasil. Itu menjadi teka teki besar dan para Psikolog sukses terus mencari apa faktor penentunya.

Tak heran untuk menjawab realitas ini, lebih dari 12.000 orang memadati ICE BSD di Mega Training Colossal “The Amazing You 5” sekaligus perayaan Milad ke-25 ESQ. Jumlah ini jauh melampaui undangan resmi yang ditujukan untuk 5.000 peserta menjadi 12.000 lebih peserta, menjadi bukti nyata bahwa kerinduan masyarakat Indonesia akan makna hidup, harapan, dan arah masa depan masih begitu besar.

Training yang mengusung tema ‘Unlock Your Power’ itu disebut sebagai High Impact Motivational Training ini langsung dibawakan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Corp), disampaikan dengan menggunakan metode khas ESQ, yang telah teruji selama lebih dari 20 tahun dan berhasil diikuti oleh 1,8 juta alumninya di seluruh dunia.

Acara yang digelar pada 24 Mei 2025 ini bukan sekadar reuni alumni ESQ, melainkan momentum kebangkitan jiwa kolektif bangsa. Selama seperempat abad, ESQ dikenal sebagai institusi pengembangan karakter berbasis spiritual dan sains.

Kali ini kembali menegaskan relevansinya melalui peluncuran konsep “The Amazing You” —sebuah ajakan untuk mengenal diri, menyalakan harapan, dan membangun legacy untuk Indonesia Emas 2045.

Menurut Ary Ginanjar Agustian, teka-teki berdasarkan ruset ilmiah di atas akhirnya terjawab bahwa formulanya dinamakannta dengan 5 G singkatan dari Grand Why, Gift, Grind, Growth Mindset dan Great Hope. Ternyata yang sukses itu, bukan karena mereka paling pintar, tetapi karena mereka memiliki energi positif yang menggerakkan jiwa,” jelas Ary.

Formula 5 G ini bukan sekadar motivasi sesaat, melainkan hasil riset ilmiah dan pengalaman empiris selama 25 tahun ESQ, diperkuat dengan literatur psikologi dunia.

“Berawal diri kita ini harus menemukan Grand Why (Menemukan misi hidup yang hakiki—bukan hanya untuk dunia seperti cuan dan jabatan, tetapi untuk akhirat atau spiritual intelligence), lalu Gift (Memiliki kesadaran akan talenta yang dianugerahkan Tuhan), dari situlah kita bisa Grind (Terus melatih diri, dengan ketekunan dan kerja keras yang konsisten).

Diiringi dengan Growth Mindset (Pola pikir berkembang yang melihat peluang dalam tantangan). Sehingga dalam perjalanannya, apapun yang terjadi di kehidupan ini kita harus tetap Great Hope (Tetap miliki harapan meski badai kehidupan menghantam),” tuturnya.

Ditekankan pula olehnya bahwa bangsa besar memerlukan alasan besar. Tanpa Grand Why yang jelas, Indonesia bisa terjebak dalam paradoks: religius di tampilan, namun penuh ironi dalam praktik sosial.

 

 

Indonesia Emas 2045

Maka, untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045, perubahan mindset dan kebiasaan menjadi mutlak.

“Satu kebiasaan baik. Satu saja. Lakukan selama dua bulan. Tambah satu lagi dua bulan berikutnya. Terus konsisten. Di situlah rahasia perubahan besar,” ujar Ary Ginanjar dengan pesan sederhana namun kuat.

Ary Ginanjar mengingatkan, “Di saat suasana dunia penuh problem, tantangan, dan juga pesimisme melanda generasi, ESQ berusaha membantu pemerintah agar masyarakat tetap harus punya harapan dan mimpi.

Amazing You menjadi sebuah langkah untuk tetap menjaga optimisme bangsa di tengah pesimisme yang melanda akibat ekonomi dunia, dan dalam rangka menjaga spirit menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Banyak yang mengatakan Indonesia Emas jadi Indonesia Cemas, ada yang mengatakan Indonesia Gelap. Kami ingin membangun harapan baru bersama 12 ribu anggota yang ada di sini,” ujarnya lantang.

Mereka harus kami bangun semangatnya, karena apapun yang terjadi apabila punya harapan kita mampu bangkit dan jaya. Artinya kami memelihara impian harus terjaga. Indonesia Emas harus ada di hati. Apapun kondisinya jangan pernah padam, tambah Ary.

Menurutnya, sebagai bangsa yang hebat kita tidak perlu fokus pada kegelapan karena dapat memperbesar kecemasan. Indonesia harus fokus pada cita-cita dan harapan besar yang menanti di tahun-tahun mendatang.

“Inilah bahan bakar unstoppable manusia: Hope. Mari buat keputusan dari sekarang, kuatkan tekad menuju Indonesia gemilang,” sambungnya.

Membangun Legacy, Bukan Sekadar Karier

Pendiri Wardah, Nurhayati Subakat pernah berkata, “Bisnis bukan untuk mencari uang, tapi untuk memberi manfaat bagi banyak orang.” ESQ pun menjelma dari gerakan motivasi menjadi institusi pendidikan karakter: ESQ Business School, UAG University, dan 1,8 juta alumni di seluruh dunia.

Acara di tutup dengan pengumuman bahwa “The Amazing You 6” akan digelar kembali di ICE BSD pada 20 Juni 2026, dengan target 20.000 peserta.

“Sebuah langkah optimis untuk memperluas dampak gerakan perubahan karakter ini, demi lahirnya generasi Indonesia yang kuat, berkarakter, dan penuh harapan. Karena kita bukan sekadar manusia biasa. Kita adalah The Amazing You,” lanjut Ary.

Peserta yang hadir, datang dari beragam klaster, seperti karyawan perusahaan (Pemerintahan, BUMN & Swasta), Alumni ESQ dari seluruh wilayah Indonesia dan Asia Tenggara (Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, etc), Pengusaha (Entrepreneur), Mahasiswa/Siswa dan lainnya.

Ajang Amazing You Batch 5 disponsori oleh, di antaranya BSI, KAI, Paragon Corporation, Inti Pantja Press Indonesia, Herbalife, Travel Time, Dimulti Kolam Renang, Malaika Property, Rafsa T-Shirt, Grand Tjokro Bandung, Kaltim Methanol Industri, Maduqu – Rumah Quran An Naba, Bank Raya, Wanita Ajaib, Chateda Toys.

Milad ESQ: 10 Ribu Jiwa Siap Bangkit! Saatnya Temukan Kekuatanmu di The Amazing You ICE BSD

this formate

Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Corp) tengah membawakan materi Amazing You

TANGERANG, bisniswisata.co.id:  -The Amazing You untuk kelima kalinya dilaksanakan pada Sabtu 24 Mei 2025 secara hybrid (live di ICE BSD Tangerang Hall 1 – Sriwijaya dan online melalui Zoom Meeting) dengan lebih dari 10.000 partisipan berbagai kalangan dari seluruh penjuru negeri bahkan mancanegara.

Training yang mengusung tema ‘Unlock Your Power’ ini sekaligus memeriahkan Milad ESQ ke-25 yang penuh makna. Disebut sebagai High Impact Motivational Training ini langsung dibawakan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (CEO ESQ Corp), disampaikan dengan menggunakan metode khas ESQ, yang telah teruji selama lebih dari 20 tahun dan berhasil diikuti oleh 1,8 juta alumninya di seluruh dunia.

Sebelumnya, training The Amazing You di tanggal 15 – 16 Desember 2018 telah memecahkan rekor MURI sebagai training dengan peserta korporasi terbanyak yakni 104 perusahaan. Bertempat di ICE BSD, Tangerang, yang diikuti lebih dari 10.000 orang (hybrid). Pesertanya berasal dari berbagai negara yakni Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Belanda.

Ary Ginanjar menyampaikan alasan mengapa Training Amazing You diselenggarakan dalam situasi saat ini, “Sejatinya manusia itu punya dua hal yaitu tujuan yang jelas dan harapan. Selama manusia punya tujuan yang jelas, harapan akan selalu ada manusia akan bangkit,”

Maka dari itu, Training Amazing You ke-5 ini sebagai ikhtiar untuk menyalakan kembali tujuan agar harapan atau hope tumbuh di tengah situasi apapun.

“Kalau kita terus fokus pada kegelapan, kita ikut memperbesar kecemasan. Tapi kalau kita fokus pada tujuan, kita sedang ikut membangun masa depan. Kita sedang membangun Indonesia Emas 2045.” tambah Ary Ginanjar Agustian.

Lebih lanjut, “The Amazing You memanfaatkan teknologi terkini dan efek psikologis yang mampu mempengaruhi jiwa secara mendalam. Sejalan dengan nilai-nilai ESQ yang menekankan pengembangan karakter, kecerdasan emosional, dan spiritual, training ini dirancang untuk membantu peserta mengenali potensi terbaik dalam diri mereka.

The Amazing You bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah perjalanan inspiratif yang membangkitkan kesadaran akan jati diri, memperkuat mental resilience, serta membentuk mindset positif agar setiap individu dapat menjalani hidup yang lebih bermakna.”

Dengan optimisme, Ary juga katakan, “Seperti temanya, “Unlock Your Power”, dalam diri manusia sudah terdapat energy untuk mencapai kesuksesan. Akan tetapi banyak yang tidak tahu cara menggunakannya, itu yang menjadikan Amazing You istimewa.”

Pendiri Menara 165 menyampaikan bahwa Amazing you for Amazing Nation. Dalam artian, mengingat dewasa ini, tantangan semakin meningkat. Digitalisasi telah mengubah berbagai platform kehidupan. Persaingan semakin tinggi, seiring cepatnya perubahan di zaman disruptive atau era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Untuk bisa bertahan di era VUCA, satu hal yang penting dan sangat berperan yaitu manusia. Setiap manusia memiliki jiwa yang harus dijaga dan dibangkitkan.

“Hal ini agar tangguh dalam menghadapi gelombang kehidupan memiliki tekad yang kuat dalam meraih cita-cita dan impian, pantang menyerah menghadapi kegagalan, tulus namun bersemangat tinggi dalam melakukan perbaikan optimis memandang masa depan,” paparnya.

Inilah yang menjadi kepedulian Ary selaku pakar pembangunan karakter. Karakter yang kuat sebelum terjun ke dunia kerja dan membangun Indonesia sangatlah diperlukan.

Terlebih lagi, The Amazing You adalah portal untuk wujudkan mimpi Indonesia Sejahtera 2030, yang nantinya menjadi langkah menuju Peradaban Indonesia Emas 2045 bahkan hingga ke tahun 2085.

Berbagai macam teori tersebut disampaikan dengan pembawaan yang sangat hangat, fun, dan sederhana, sehingga tidak hanya mudah dipahami tetapi juga dinikmati oleh para peserta terlebih generasi milenials dan zelenials yang akan memadati seisi ruang di ICE BSD.

Peserta yang hadir, datang dari beragam klaster, seperti karyawan perusahaan (Pemerintahan, BUMN & Swasta), Alumni ESQ dari seluruh wilayah Indonesia dan Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Pengusaha (Entrepreneur), Mahasiswa/Siswa dan kakangan pers.

Desyana Hermala Direktur Sales Retail ESQ menjelaskan manfaat yang diraih jika mengikuti training ini seharian penuh. “Khusus untuk perusahaan, ini bisa memudahkan perusahaan untuk mencapai target, mendorong karyawan untuk memiliki etos kerja yang lebih tinggi, mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antar karyawan dan lain sebagainya.”

Ajang Amazing You Batch 5 disponsori oleh, di antaranya BSI, KAI, Herbalife, Travel Time, Dimulti Kolam Renang, Malaika Properti, Rafsa T-Shirt, Grand Tjokro Bandung, Kaltim Methanol Industri.

Sertifikasi Halal Malaysia Kini Beralih Sepenuhnya ke Digital

this formate

Pelamar yang berhasil akan menerima sertifikat digital (e-Certs) melalui platform MYeHALAL, yang dapat mereka cetak sendiri jika diperlukan ( Foto: NST)

PUTRAJAYA, bisniswisata.co.id: Direktur jenderal JAKIM, Datuk Dr. Sirajuddin Suhaimee, mengumumkan bahwa, efektif mulai 5 Mei, semua aplikasi untuk Sertifikasi Halal Malaysia (SPHM) kini diproses secara elektronik.

Perubahan ini menanggapi permintaan produk halal yang terus meningkat, seiring dengan meluasnya pasar global dengan populasi Muslim sebanyak 1,8 miliar dan meningkatnya minat dari non-Muslim yang mencari barang-barang yang etis dan berkualitas tinggi.

Sistem baru ini menggunakan platform MYeHALAL, portal daring yang menangani setiap langkah proses sertifikasi, mulai dari aplikasi hingga persetujuan.

Platform MYeHALAL adalah pusat digital terpadu. Bisnis—baik kafe kecil maupun produsen besar—masuk untuk mengirimkan detail tentang produk mereka, seperti daftar bahan, informasi pemasok, dan metode persiapan.

Peninjau JAKIM menilai pengajuan ini secara daring, memastikan kepatuhan terhadap standar halal Malaysia yang ketat, yang diakui di lebih dari 80 negara.

Pendekatan digital ini menghilangkan kebutuhan akan formulir kertas, dokumen yang dikirim melalui pos, dan proses bolak-balik yang panjang, sehingga menyederhanakan proses yang dulunya menghambat bisnis dan menunda masuknya pasar Sertifikat Digital.

Masa Depan Kepercayaan Halal

Setelah disetujui, bisnis akan menerima sertifikat digital, atau e-Sertifikat, melalui platform MYeHALAL. e-Sertifikat ini adalah dokumen yang aman dan dapat diunduh yang mengonfirmasi bahwa suatu produk atau layanan memenuhi standar halal JAKIM.

Bisnis dapat menyimpannya secara digital, membagikannya dengan mitra, atau mencetaknya jika mereka memerlukan salinan fisik untuk dipajang.

Fleksibilitas ini memudahkan perusahaan untuk memamerkan kredensial halal mereka, baik mereka menjual makanan beku di Malaysia atau mengekspor kosmetik ke Timur Tengah.

Sistem e-Sertifikat meningkatkan kepercayaan pada industri halal. Dengan sertifikasi halal Malaysia yang dinilai secara global—mendukung ekspor senilai US$10 miliar pada tahun 2020—bisnis dapat menggunakan e-Sertifikat untuk membuktikan keaslian mereka kepada pembeli internasional.

Format digital juga mengurangi risiko sertifikat hilang atau rusak, memastikan catatan selalu dapat diakses. Bagi konsumen, ini berarti keyakinan bahwa logo halal pada suatu produk didukung oleh proses berteknologi tinggi yang terverifikasi.

Sertifikat Fisik: Opsi dengan Biaya

Meskipun e-Sertifikat digital merupakan standar baru, beberapa bisnis mungkin lebih suka sertifikat fisik untuk dipajang di toko mereka atau dibagikan dengan mitra tradisional.

JAKIM mengakomodasi hal ini dengan mengizinkan perusahaan untuk meminta sertifikat cetak, tetapi disertai dengan proses formal dan biaya.

Seperti yang dicatat oleh Datuk Dr. Sirajuddin Suhaimee, sertifikat cetak dianggap sebagai “cetak ulang” dari e-Sertifikat dan dikenakan biaya sesuai dengan Klausul 13 dari Manual Prosedur Sertifikasi Halal Malaysia (Domestik) 2020.

Opsi berbasis biaya ini memastikan keadilan, mendorong bisnis untuk merangkul sistem digital yang hemat biaya sekaligus mendukung mereka yang membutuhkan salinan fisik untuk pasar tertentu atau preferensi pelanggan.

Misalnya, restoran pedesaan Malaysia mungkin memajang sertifikat cetak untuk meyakinkan pelanggan lokal, sementara eksportir multinasional mengandalkan e-Sertifikat untuk perdagangan global.

Dengan menawarkan keduanya, JAKIM menyeimbangkan tradisi dengan inovasi, menjadikan sistem inklusif untuk semua bisnis.
Peralihan ke sertifikasi halal digital merupakan bagian penting dari upaya digitalisasi sektor publik Malaysia yang lebih luas, yang bertujuan untuk memangkas penundaan birokrasi dan meningkatkan efisiensi layanan.

Datuk Dr. Sirajuddin Suhaimee menekankan bahwa langkah ini “menyederhanakan pemberian layanan,” mengurangi waktu tunggu bisnis untuk sertifikasi dari rata-rata 51 hari menjadi hanya 30 hari.

Persetujuan yang lebih cepat berarti perusahaan dapat memasarkan produk halal lebih cepat, memanfaatkan ekonomi halal yang tumbuh senilai US$3 triliun.

Efisiensi ini penting dalam pasar global yang kompetitif. Sertifikasi halal Malaysia merupakan standar emas, yang dipercaya oleh negara-negara seperti Jepang, Singapura, dan UEA. Dengan mempercepat prosesnya.

MYeHALAL membantu bisnis—terutama usaha kecil dan menengah (UKM)—bersaing dengan pemain yang lebih besar.

Misalnya, UKM Malaysia yang memproduksi saus halal kini dapat memperoleh sertifikasi dengan biaya terjangkau (biaya mulai dari RM100, atau (US$22) dan menjangkau pembeli internasional dengan lebih cepat, sehingga meningkatkan perekonomian Malaysia.

Selain kecepatan, sistem digital mendorong inovasi dan memberdayakan sumber daya manusia, seperti yang disoroti oleh Sirajuddin.

Platform MYeHALAL menggunakan teknologi canggih, yang mengharuskan staf JAKIM menguasai perangkat digital baru, mulai dari audit daring hingga manajemen data yang aman.

Peningkatan keterampilan ini menciptakan tenaga kerja yang paham teknologi, siap menghadapi tuntutan industri halal modern. Ini seperti beralih dari pensil ke komputer, membekali orang dengan keterampilan untuk masa depan.

Sejalan dengan MADANI Malaysia dan Modernisasi

Sertifikasi halal digital mencerminkan prinsip-prinsip MADANI Malaysia, kerangka kerja pemerintah yang menekankan keberlanjutan, akuntabilitas, dan kemajuan.

Sirajuddin mencatat bahwa inisiatif ini mendukung “agenda pemerintah yang lebih luas untuk memodernisasi layanan publik,” sejalan dengan visi Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim untuk ekonomi yang digerakkan oleh teknologi.

Dengan merangkul digitalisasi, JAKIM membuat layanan publik lebih transparan dan mudah diakses, yang menguntungkan bisnis dan konsumen.

Modernisasi ini memiliki implikasi global. Dengan pasar halal yang diproyeksikan mencapai US$30,6 triliun pada tahun 2030, sistem Malaysia yang efisien memposisikannya untuk meraih pangsa yang lebih besar.

Platform MYeHALAL dapat menginspirasi negara-negara lain untuk mendigitalkan proses halal mereka, yang menetapkan tolok ukur untuk kepercayaan dan skalabilitas dalam industri ini.

Transisi ke sistem yang sepenuhnya digital menghadirkan tantangan. Bisnis kecil, khususnya di daerah pedesaan, mungkin kesulitan dengan teknologi, karena tidak memiliki keterampilan atau peralatan untuk menggunakan MYeHALAL.

JAKIM mengatasi hal ini dengan menawarkan tutorial daring gratis, saluran bantuan, dan lokakarya tatap muka, yang menargetkan 10.000 bisnis untuk pelatihan pada tahun 2026.

Keamanan menjadi perhatian lain, karena platform digital dapat menarik serangan siber. JAKIM menggunakan enkripsi yang kuat dan mengeksplorasi integrasi blockchain untuk melindungi e-Cert dari pemalsuan.

Biaya untuk sertifikat cetak juga dapat menghalangi beberapa bisnis, khususnya usaha mikro. JAKIM mengatasi hal ini dengan menjaga sertifikasi digital tetap terjangkau dan mempromosikan manfaat e-Cert, seperti biaya yang lebih rendah dan akses instan.

Langkah-langkah proaktif ini memastikan sistem tersebut inklusif dan aman, serta menjaga reputasi Malaysia untuk keandalan.

Apa Artinya bagi Industri Halal

Sertifikasi halal digital memperkuat kepemimpinan Malaysia di pasar halal global. Dengan mempercepat dan mempermudah akses sertifikasi, JAKIM memungkinkan bisnis memenuhi permintaan yang meningkat, mulai dari restoran lokal hingga eksportir yang memasok barang halal untuk acara seperti Olimpiade Tokyo 2020.

Sistem ini juga meningkatkan kepercayaan konsumen, karena e-Certs memberikan bukti kepatuhan yang dapat diverifikasi, mengurangi risiko penipuan atau kesalahan pelabelan—masalah masa lalu di beberapa pasar.

Bagi bisnis, manfaatnya jelas: masuk pasar lebih cepat, biaya lebih rendah, dan kredibilitas global. Bagi konsumen, ini berarti kepercayaan yang lebih besar pada produk halal, baik mereka membeli makanan ringan di Malaysia atau kosmetik di luar negeri.

Kepercayaan ini mendorong permintaan, mendorong industri ekspor halal Malaysia senilai $10 miliar dan mendukung lapangan kerja dan inovasi.

Bagaimana Bisnis Dapat Memulai

Untuk memanfaatkan sertifikasi halal digital Malaysia, bisnis harus:

Daftar di MYeHALAL: Kunjungi platform untuk membuat akun dan mengirimkan aplikasi, memastikan semua detail produk akurat.

Gunakan e-Certs: Unduh dan bagikan sertifikat digital untuk membangun kepercayaan dengan pelanggan dan mitra.

Minta Cetakan dengan Bijak: Minta sertifikat fisik hanya jika perlu, karena e-Sertifikat menghemat waktu dan uang.

Cari Dukungan: Akses sumber daya pelatihan JAKIM atau hubungi saluran bantuan mereka untuk panduan tentang penggunaan MYeHALAL.

Era Baru Sertifikasi Halal

Sertifikasi halal digital sepenuhnya Malaysia, diluncurkan pada 5 Mei 2025, merupakan pencapaian penting, memadukan teknologi dengan kepercayaan untuk merevolusi industri halal.

Dengan beralih ke platform MYeHALAL, menawarkan e-Sertifikat yang aman, dan menyelaraskan dengan prinsip-prinsip MADANI Malaysia, JAKIM membuat sertifikasi lebih cepat, lebih adil, dan siap untuk masa depan.

Bagi bisnis, sistem ini membuka pintu ke pasar halal senilai US$3 triliun. Bagi konsumen, sistem ini menjamin kepercayaan pada setiap produk halal. Saat Malaysia memimpin, dunia pun mengamati. Apa yang akan terjadi selanjutnya dalam revolusi halal digital ini? Masa depannya cerah, dan hanya dengan sekali klik.

.