Menandai 340 Tahun Persahabatan Thailand-Prancis, Festival Merayakan Pertukaran Budaya dan Memperkuat Peran Prancis sebagai Pasar Utama Pariwisata Thailand
PARIS, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) telah merampungkan festival “Tout à fait Thaï 2025” di Paris dengan kesuksesan yang luar biasa. Diselenggarakan pada 24–25 Mei di Parc de Bagatelle, acara budaya dua hari ini menyambut lebih dari 10.000 pengunjung dan membawa pesona Thailand ke ibu kota Prancis dengan tema “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand.”
Festival ini tidak hanya menginspirasi wisatawan Prancis untuk menjelajahi Thailand tetapi juga memperingati 340 tahun sejak kontak pertama antara Siam dan Prancis dan 170 tahun hubungan diplomatik formal.
Hal ini juga menegaskan kembali pentingnya Prancis sebagai pasar pariwisata jarak jauh utama bagi Thailand.“Saya sangat senang dengan tanggapan luar biasa dari masyarakat Paris,” kata Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT.
Menurut dia, jumlah pengunjung ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan wisatawan Prancis dengan budaya Thailand. Festival ini menghidupkan semangat Thailand di jantung kota Paris dan memberikan undangan hangat untuk mengalaminya secara langsung.”
Diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Paris bekerja sama dengan TAT dan didukung oleh koalisi luas pemangku kepentingan publik dan swasta, acara ini merupakan bagian dari Tahun Pariwisata dan Olahraga Besar Thailand yang Menakjubkan 2025.
Acara ini merupakan pertunjukan kekuatan lunak Thailand melalui pencelupan budaya dan keterlibatan yang bermakna.
Festival ini menghidupkan tema “5 Hal yang Harus Dilakukan di Thailand”,Harus Dicari, Harus Dicoba, Harus Dilihat, Harus Dibeli, dan Harus Dicicipi melalui lima zona interaktif.
Fitur yang menonjol adalah rekreasi skala penuh dari pasar terapung tradisional Thailand, di mana perahu kayu, buah-buahan tropis, barang-barang tenun tangan, dan manisan Thailand menciptakan pemandangan multi-indera yang semarak yang mencerminkan esensi kehidupan sehari-hari Thailand.
Setiap zona menawarkan pengalaman langsung. Di SANEH THAI Photo Booth, pengunjung mengabadikan momen-momen yang tak terlupakan dengan latar belakang Thailand yang indah.
SANEH THAI Café menyajikan teh dan kopi pemenang penghargaan dari perkebunan Royal Project, disertai dengan pajangan yang menunjukkan perjalanan minuman premium ini.
Di SANEH THAI Aromatique, para tamu membuat sachet herbal menggunakan tumbuhan tradisional Thailand, sementara lokakarya SANEH THAI NORA menawarkan pembuatan gantungan kunci manik-manik yang terinspirasi oleh tarian Nora Thailand Selatan.
Di zona Makanan SANEH THAI, koki Thailand terkenal memperagakan hidangan seperti Tom Yum Goong, harta nasional yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.
Prancis tetap menjadi pasar jarak jauh yang penting bagi Thailand. Pada tahun 2024, sebanyak 720.806 wisatawan Prancis mengunjungi negara tersebut. Dari 1 Januari hingga 20 Mei 2025, jumlah kedatangan mencapai 409.125—peningkatan 19,87% dari tahun ke tahun.
Dari jumlah tersebut, 56,48% merupakan pengunjung pertama kali, sementara 43,52% kembali. Wisatawan Prancis menginap rata-rata 17,88 malam dan melakukan 4,44 perjalanan rata-rata, dengan Bangkok, Krabi, Surat Thani, Phuket, dan Chiang Mai di antara destinasi terpopuler.
Untuk memenuhi target 2025 sebanyak 870.000 kedatangan wisatawan Prancis, TAT meningkatkan upaya untuk menarik wisatawan keluarga dan mewah dengan mempromosikan kesehatan, keragaman gaya hidup, dan jaminan keselamatan.
Inisiatif ini mencakup kemitraan maskapai penerbangan, pameran pariwisata besar, Louis Vuitton BANGKOK City Guide 2025, perjalanan FAM yang bersifat influencer, dan kampanye pemasaran yang ditargetkan.










