Salah satu jaringan hotel PRISM
JAKARTA, bisniswisata.co.id: PRISM mengungkap data pemesanan akomodasi selama periode libur sekolah 2026 yang menunjukkan adanya perubahan preferensi perjalanan wisatawan domestik.
Perusahaan teknologi global yang melayani lebih dari 100 juta pelanggan di lebih dari 35 negara. PRISM menyediakan berbagai solusi akomodasi mulai dari penginapan jangka pendek, hunian jangka panjang, properti premium, hingga ruang kerja bersama dengan dukungan teknologi dan standar layanan yang terintegrasi.
Di tengah dominasi destinasi wisata utama, Solo dan Malang muncul sebagai dua kota dengan pertumbuhan pemesanan tertinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Temuan ini mengindikasikan bahwa wisatawan Indonesia kini semakin terbuka untuk mengeksplorasi destinasi yang menawarkan pengalaman lokal, kekayaan budaya, dan suasana baru untuk berlibur bersama keluarga.
Pawas Sharma, Business Head – Seame & Latam, PRISM, mengatakan bahwa tren tersebut mencerminkan perubahan yang mulai terlihat di berbagai pasar Asia Tenggara.
“Perjalanan domestik kini menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan industri hospitality di Asia Tenggara. Indonesia menunjukkan dinamika yang sangat menarik, di mana permintaan mulai menyebar ke kota-kota dengan potensi wisata yang terus berkembang.
Pergeseran ini membuka peluang baru bagi pelaku industri untuk memperluas pilihan akomodasi dan menghadirkan pengalaman menginap yang lebih dekat dengan kebutuhan wisatawan.
Pergeseran tren tersebut juga berjalan seiring dengan berbagai langkah pemerintah dalam mendorong pergerakan wisatawan nusantara selama periode libur sekolah.
Di antaranya melalui pemberian insentif transportasi senilai Rp190,5 miliar, penyediaan 95 paket wisata yang melibatkan 40 mitra industri pariwisata, serta kampanye “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja”.
Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat mendukung target Kementerian Pariwisata untuk mencapai 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2026.
Pergeseran Tren Tidak Menggeser Dominasi Kota Utama
Meski preferensi wisatawan mulai bergeser ke destinasi-destinasi baru, data pemesanan PRISM menunjukkan bahwa DKI Jakarta tetap menjadi provinsi dengan jumlah pemesanan tertinggi selama periode libur sekolah.
Posisi tersebut diikuti oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dominasi provinsi padat penduduk dan berbasis perkotaan ini menunjukkan bahwa wilayah metropolitan dan destinasi wisata utama masih menjadi penggerak utama perjalanan domestik.
Pola tersebut juga sejalan dengan temuan Kementerian Pariwisata yang menunjukkan bahwa mayoritas perjalanan wisatawan nusantara masih terjadi di dalam wilayah provinsi yang sama.
Abhijeet Singh, Country Head PRISM Indonesia mengatakan, Periode libur sekolah menjadi salah satu momentum musim perjalanan penting di Indonesia, yang sehingga kami dapat melihat secara langsung bagaimana preferensi wisatawan terus berubah.
Meskipun Jakarta tetap menjadi kota dengan pemesanan tertinggi, pertumbuhan yang kuat di kota-kota seperti Solo dan Malang menunjukkan bahwa wisatawan semakin tertarik mengeksplorasi lebih banyak pilihan destinasi untuk berlibur.
Seiring berkembangnya pola perjalanan masyarakat, kami akan terus memperkuat kehadiran PRISM di kota-kota yang menunjukkan pertumbuhan permintaan serta menghadirkan lebih banyak pilihan akomodasi berkualitas bagi wisatawan.”
Perjalanan Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Musim Liburan.
Selain meningkatnya minat terhadap destinasi wisata, data PRISM juga menunjukkan bahwa aktivitas perjalanan bisnis tetap berlangsung selama periode libur sekolah. Lampung menjadi kota dengan jumlah pemesa- nan sekaligus pertumbuhan tertinggi pada segmen perjalanan bisnis.
Sementara itu, pada kategori perjalanan wisata (leisure), Solo mencatat jumlah pemesanan dan pertumbuhan tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan wisata domestik tidak hanya terkonsentrasi di destinasi utama, tetapi juga mulai menyebar ke berbagai kota yang memiliki potensi besar sebagai tujuan perjalanan.
Apa sih menyebabkan Malang dan Solo banyak dikunjungi wisatawan domestik ?.
Objek wisata terbaru yang viral di Malang dan sekitarnya meliputi Mix Utopia, Bonderland Carnival Park, dan Malang Skyland. Destinasi-destinasi ini tawarkan konsep visual yang unik, warna-warni, serta sangat cocok untuk tempat berfoto.
Mikutopia misalnya, terletak di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu. Tempat ini mengusung tema negeri dongeng penuh warna dengan bangunan berbentuk istana jamur mirip di dunia fantasi. Harga tiket masuk reguler sekitar Rp45.000 dan tiket terusan Rp95.000.
Bonderland Carnival Park: Berlokasi di Pakisaji,Kabupaten Malang. Menghadirkan suasana karnaval bergaya Eropa dengan kastil megah dan lampu warna-warni yang sangat indah pada malam hari.
Malang Skyland: Tempat wisata kekinian di kawasan Karangploso yang menyajikan pemandangan alam dari ketinggian, jembatan kaca, serta area santai berteknologi modern.

Robot canggih di Tahir Solo Museum, galeri sains dan teknologi di Kota Solo, Jawa Tengah.
Sementara itu tempat-tempat viral di solo adalah Tahir Solo Museum, sebuah Galeri sains dan teknologi modern di Jalan Ki Hajar Dewantara, Jebres, yang memamerkan fosil asli dinosaurus (Omeisaurus tianfuensis) serta robot canggih interaktif. Harga tiket masuk berkisar Rp30.000 untuk anak/pelajar dan Rp50.000 untuk dewasa.
Sensasi menikmati wisata edukasi dengan teknologi modern kini memang bisa dirasakan saat berkunjung ke Tahir Solo Museum yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Tak heran momen liburan ke Solo semakin menarik dengan hadirnya destinasi baru ini yang memadukan seni, teknologi, dan pembelajaran interaktif untuk berbagai usia.
Sebagai wisata terbaru di Kota Surakarta, tempat ini menawarkan konsep museum modern yang tidak hanya menampilkan koleksi, tetapi juga mengajak pengunjung berinteraksi.
Berlokasi di kawasan Jebres, tempat wisata ini menghadirkan pengalaman unik dengan bantuan robot canggih yang siap menemani perjalanan melihat berbagai galeri.
Tahir Solo Museum resmi diperkenalkan melalui soft opening pada 25 Juli 2026 dan langsung menjadi perhatian wisatawan yang ingin mencoba wisata berbasis teknologi. Kehadiran teknologi pintar membuat pengunjung dapat menikmati suasana museum dengan cara yang lebih modern dan menyenangkan.
Solo Safari: Kebun binatang modern hasil transformasi dari Taman Satwa Taru Jurug dengan konsep alam terbuka interaktif. Lokasinya di Jalan Ir. Sutami, Jebres, dengan tiket masuk mulai dari sekitar Rp30.000.
Liburan memang sudah usai, waktunya bersiap-siap lagi untuk liburan akhir tahun. Nah mulailah menabung dan sukseskan kampanye “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja”.










