6-7 Maret 2018, Festival Bau Nyale 2018

this formate

MATARAM, Bisniswisata.co.id: Keindahan alam di berbagai destinasi wisata di Indonesia sungguh memukau, seperti pantai di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagi para traveler, yang ingin menyaksikan budaya sekaligus keindahan wisata alam Mataram, ada Festival Bau Nyale 2018 yang diselanggarakan pada 6 hingga 7 aret 2018.

Festival Bau Nyale ini akan dilaksanakan di tiga pantai sekaligus yaitu di Pantai Kuta, Pantai Seger dan Pantai Belanak. Inilah salah satu atraksi wisata berbasis budaya unggulan di Nusa Tenggara Barat. Termasuk juga yang terbaik di tanah air. Maka jangan heran jika setiap tahunnya festival ini selalu dinanti masyarakat dan wisatawan.

Festival Bau Nyale punya nilai budaya yang tinggi. Atraksinya pun unik. Yakni dimana masyarakat dan wisatawan berburu sejenis cacing laut yang munculnya sekitar 19-20 bulan kesepuluh dan kesebelas pada awal tahun penanggalan sasak dan kegiatan ini disebut oleh masyarakat setempat disebut “Nyale”.

Cacing tersebut hanya keluar satu tahun sekali dan muncul di sepanjang pesisir selatan Pulau Lombok. Bau Nyale” juga memiliki story telling yang kuat. Yakni pesta rakyat itu digelar untuk mengenang legenda Putri Mandalika, putri raja Lombok yang konon berparas cantik jelita. Kecantikannya tersohor hingga negeri seberang, sehingga banyak yang ingin melamarnya.

Seperti Pangeran-Pangeran dari berbagai Kerajaan. Seperti Kerajaan Johor, Kerajaan Lipur, Kerajaan Pane, Kerajaan Kuripan, Kerajaan Daha, dan kerajaan Beru. Putri Mandalika pun risau. Jika ia memilih satu diantara mereka, dikhawatirkan akan terjadi perpecahan dan pertempuran. Bahkan ada beberapa kerajaan yang memasang senggeger agar Putri Mandalika jatuh hati padanya.

Singkat cerita, akhirnya Putri Mandalika membuat keputusan. Diundanglah seluruh pangeran serta rakyat mereka untuk bertemu di Pantai Kuta Lombok. Pada tanggal 20 Pantai Kuta Lombok pada tanggal 20 bulan ke 10 menurut perhitungan bulan Sasak tepatnya sebelum Subuh.

Undangan tersebut disambut oleh seluruh pangeran beserta rakyatnya sehingga tepat pada tanggal tersebut mereka berduyun-duyun menuju lokasi undangan. Sesuai janjinya, Putri Mandalika datang dengan diusung oleh prajurit-prajurit yang menjaganya. Dia kemudian berhenti dan beridiri di sebuah batu dipinggir pantai.

Setelah mengatakan niatnya untuk menerima seluruh pangeran dan rakyat akhirnya Sang Putri pun meloncat ke dalam laut. Seluruh rakyat yang mencarinya tidak menemukannya. Setelah beberapa saat akhirnya datanglah sekumpulan Cacing berwarna-warni yang menurut masyarakat dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika.

Di setiap tanggal itu pula Cacing Nyale keluar dari pantai tersebut. Hingga kini, tiap tanggal itu, Nyale datang dan ditangkap warga. Menjadi rebutan di bibir pantai. Cacing itu oleh warga sebagian ditaburkan ke sawah dan sisanya diolah menjadi lauk pauk. Seperti pepes, sambal nyale hingga masakan bersantan.

Guna lebih memeriahkan Festival Bau Nyale akan diselenggarakan juga berbagai acara lainya. Seperti Presean, Bersih Pantai, Parade Budaya, Surfing, Voli Pantai, dan Lomba Swafoto menggunakan kamera handphone. Juga menampilkan 64 kostum Putri Mandalika bersama dayang-dayangnya serta tujuh pangeran.

Selain para pemeran legenda tersebut, ada 50 peserta Mandalika Fashion Carnival. Dua wisatawan asal Inggris juga ikut tampil, juga delegasi budaya dari Kutai Kalimantan Timur dan Kabupaten Kampar, Riau. Parade ini akan berlangsung sekitar empat jam di sepanjang jalan sejauh 1,9 kilometer. Kostum yang dikenakan dalam parade budaya ini berbentuk lionfish atau binatang laut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Kuliner Ringkas Khas Indonesia Jadi Primadona di Hongaria

this formate

HONGARIA, bisniswisata.co.id: Kuliner ringkas khas Indonesia, mie instan seduh dan gorengan menjadi daya tarik tersendiri pada pameran pariwisata, Utazas di Hongaria. Tidak hanya Indomie, Kacang Garuda, Gery Biskuit, Inaco Nata Decoco dan permen Kopiko pun menjadi primadona di Utazas 2018.

Antrean panjang pengunjung yang ingin mencoba mie instan seduh dan goreng- gorengan yang dibagi-bagikan secara gratis mengular di Pavillion Indonesia. Tidak hanya sampel produk mentah, juga tersedia mie instan yang siap dimakan.

Pengunjung pun dapat melihat cara masak dan merasakan langsung mie instan Indonesia, demikian Pelaksana Fungsi Ekonomi, KBRI Budapest, Yusdalina Lubis, kepada Antara London, Minggu (4/3/2018).

Dilanjutkan, mesti Utazas adalah pameran pariwisata, KBRI Budapest memanfaatkan secara optimal salah satu sudut mempromosikan mie dan minuman kopi serta teh Indonesia. Hasilnya, sudut promosi produk itu paling ramai dikunjungi dan lebih dari 1.000 cup mie habis setiap harinya, ujar Yusdalina.

Kepala Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Budapest, Addy Perdana mengatakan produk Indonesia sangat diminati masyarakat Hongaria. “Pameran seperti ini dan melihat langsung dari masyarakat Hongaria, kami yakin dengan promosi yang tepat, produk Indonesia bisa menjadi pemain utama di pasar Eropa Tengah, “ujarnya.

Penampilan musik dan tarian tradisional Indonesia juga memukau pengunjung di pavilion Indonesia. Setelah penampilan banyak yang berfoto dengan para penari.

Utazas merupakan pameran pariwisata terbesar di Hongaria yang dikunjungi lebih dari 10.000 pengunjung . KBRI dan ITPC Budapest menjalin kerja sama dengan perusahaan unggulan Indonesia untuk mendapatkan produk yang dibagikan gratis ke pengunjung. (NDHYK)

YLKI: Film Benyamin Biang Kerok Tak Layak Ditonton Anak-anak

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai film Benyamin Biang Kerok (BBK) yang disutradarai Hanung Bramantyo tidak layak ditonton anak-anak. Ada beberapa adegan yang tidak patut ditonton anak-anak, malah bisa merusak moral.

“Sebaiknya orang tua tidak mengajak anak-anaknya untuk menonton film Benyamin Biang Kerok. Dan pihak managemen bioskop pun seharusnya melakukan hal yang sama,” papar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (04/03/2018).

Secara keseluruhan, lanjut Tulus, pesan moral film BBK memang untuk dewasa, atau setidaknya untuk usia 17 tahun ke atas. Tetapi dengan mengambil tagline Benyamin, maka asosiasi publik terhadap konten film BBK tentulah film humor, yang ramah terhadap anak-anak. “Namun nyatanya tidak demikian,” paparnya serius.

Dilanjutkan, ada beberapa catatan terkait film yang dibintangi Reza Rahadian, baik saat pra pemutaran maupun konten dari film yang didasarkan pada karakter yang sama seperti garapan Nawi Ismail pada tahun 1972. Dahulu, Pengki, karakter konyol itu, dimainkan seniman legendari Benyamin Sueb.

YLKI mencatat adegan yang tak patut ditonton anak-anak, Pertama, sangat ironis saat sebelum pemutaran film Benyamin Biang Kerok pihak bioskop mendahului dengan tayangan iklan rokok dari salah satu industri rokok besar. Bahkan lebih ironis lagi, di sesi awal, film ini sangat jelas pesan sponsor dari merek rokok mild ternama, menampakkan bungkus rokok di meja, puntung rokok dan adegan merokok oleh Lidya Kandou, sebagai salah satu pemain BBK.

Kedua, walau dalam tayangan BBK banyak menampilkan suasana anak, seperti saat main bola atau belajar di taman bacaan, tetapi sayangnya film BBK banyak dibumbui dengan adegan kekerasan fisik secara telanjang, dan atau kekerasan verbal.

Ketiga, film BBK juga cenderung menampilkan adegan yang menjurus pada visualisasi pornografi dan porno aksi, terutama saat di suasana kasino atau tempat perjudian dan perilaku boss kasino yang diperankan H. Komar.

“Dengan tiga perspektif itu, film BBK kurang layak ditonton oleh anak-anak. Jadi Sebaiknya orang tua tidak mengajak anak-anaknya untuk menonton film BBK. Dan pihak managemen bioskop pun seharusnya melakukan hal yang sama,” paparnya mengulang. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Dua Hotel Internasional Ramaikan Bisnis Hotel di Labuan Bajo

this formate

MANGGARAI BARAT, bisniswisata.co.id: Perkembangan kota Labuan Bajo di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur (NTT), semakin bergairah. Kota yang menjadi pitu masuk Taman Nasional Komodo kini tengah dibangun dua hotel internasional. Keberadaan hotel baru ini, semakin meramaikan bisnis hotel di Labuan Bajo, sekaligus menambah semarak kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, membenarkan ada dua hotel berkelas internasional sedang dibangun di Kota Labuan Bajo, yakni Hotel Ayana dan Hotel Marina. “Pembangunan hotel berkelas internasional itu sekarang sedang dikerjakan, kapasitasnya untuk Marina ada 180 kamar, kemudian Ayana ada 200 kamar,” kata Bupati Agustinus Ch Dula Saat dihubungi Antara dari Kupang, Ahad (4/3).

Seperti dilansir laman Antara, hal itu terkait kesiapan penginapan di daerah wisata Labuan Bajo menyambut para tamu internasional setelah mengikuti kegiatan annual meeting IMF-World Bank di Bali pada Oktober 20018.

Dilanjutkan, pembangunan hotel tersebut direncanakan harus selesai sebelum Oktober 2018 sehingga bisa digunakan para tamu internasional yang berkunjung ke daerah setempat. “Waktunya harus cepat, harus selesai sebelum Oktober, diperkirakan Agustus semua sudah selesai pembangunannya,” katanya.

Labuan Bajo sebagai destinasi wisata prioritas nasional yang terkenal dengan Taman Nasional Komodo merupakan salah satu paket wisata unggulan yang ditawarkan pemerintah pusat kepada peserta ‘annual meeting’. Sejumlah daerah wisata unggulan lainnya yang juga ditawarkan di antaranya, Nusa Tenggara Barat, Banyuwangi, Toraja, Danau Toba, Yogyakarta dan Bali.

Bupati Agustinus mengatakan, diperkirakan ribuan tamu internasional yang merupakan kalangan pejabat tinggi dari ratusan negara akan berkunjung ke Labuan Bajo. Untuk itu, lanjutnya, pemerintah daerah tengah melakukan persiapan berbagai infrastruktur pendukung, salah satunya fasilitas penginapan.

Kondisi penginapan saat ini, kata dia, masih belum memadai untuk menampung ribuan tamu yang datang sekaligus. “Termasuk kalau dua hotel taraf internasional ini dibangun juga masih kurang menampung ribuan tamu kelas VVIP,” katanya.

Ia menambahkan, hotel-hotel berbintang tidak cukup menampung ribuan tamu sekaligus, sehingga pemerintahannya juga menyiasatinya dengan hotel-hotel sekelas melati, maupun home stay milik masyarakat. “Bahkan rumah-rumah penduduk juga disiapkan, kan kami juga sudah sering mengadakan event-event nasional maupun internasional sehingga harus siap,” katanya. (NDHYQ)

Presiden Jokowi: Cintai Produk Karya Anak Bangsa

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Meluangkan waktu akhir pekan bersama keluarga, Presiden Joko Widodo (jokowi) menggunakan kesempatan melihat perkembangan pasar dan industri fashion hingga sepatu khususnya sneaker hasil produk karya anak bangsa. Kepala negara mengunjungi pameran sepatu sneaker yang digelar di mal kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (03/03/2018) petang.

Instagram resmi Jakarta Senakers Day, @jakartasneakersday, yang mempelihatkan unggahan foto dan video Jokowi sedang memegang beberapa jenis sepatu yang sedang hits di kalangan anak-anak jaman now. Diantaranya, sneakers Vans x Metallica dan beberapa sepatu dari seri Adidas Yezzy.

Kedatangan Presiden Jokowi itu disambut riuh para pengunjung JSD 2018. Tak sedikit orang yang ingin berswa foto dengan RI 1. Namun tetap terlihat pengamanan ketat dilakukan oleh Paspampres.

Kedatangan Jokowi di JSD 2018 juga diunggah di instagram resmiKantor Staf Presiden (KSP). “Selamat sore sobat muda KSP! Hari ini Presiden @jokowi didampingi Kastaf Kepresidenan @moeldoko_ mengunjungi Jakarta Sneakers Day di mall daerah Jakarta Selatan,” tulis @kantorstafpresidenri.

“Ya, ini saya ingin melihat tren. Tren pasar seperti apa? Tren sepatu seperti apa?. Saya yakin produk lokal yang berkualitas unggul akan mampu bersaing di pasar global.” ujar Presiden Jokowi seperti diungkap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (04/03/2018).

Dilanjutkan, meski masih didominasi produk luar negeri, namun ada rasa optimis Presiden Jokowi bahwa produk sneaker Indonesia lebih unggul sehingga mampu bersaing di pasar internasional. “Ada juga tadi yang hand made misalnya, ada juga bentuk produksi yang saya lihat juga bagus,” ungkapnya.

Selain unggul dari segi kualitas, harga yang ditawarkan juga lebih kompetitif. Hal tersebut menurut Presiden akan semakin menambah nilai jual produk sneaker Indonesia. “Jadi ya harus melihat tren pasar, seperti apa desain yang disukai? Kemudian warna apa yang disukai? Harga berapa pun kalau konsumen senang pasti dibeli,” tutur Presiden.

Tak lupa, Presiden Jokowi mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut serta bersama-sama dengan pemerintah mendukung dan menghargai produk-produk karya anak bangsa. Jokowi berpesan untuk selalu mencintai produk sneakers lokal. “Sneakers produk dalam negeri jelas memiliki kualitas yang bisa bersaing dengan produk luar negeri, Yuk kita cintai produk lokal. Belilah produk-produk dalam negeri,” saran mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

Presiden pun memperlihatkan sepatu produksi dalam negeri yang dibelinya seharga Rp380 ribu. “Ini dari daerah Bandung, bagus banget,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden yang didampingi didampingi oleh anak sulungnya Gibran Rakabuming dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko membeli beberapa pasang sepatu dan juga jaket. “Saya beli sepatu dan jaket saja,” sambung Presiden dengan bangga. (NDHYQ)

Surga Tersembunyi Kepulauan Togean Diminati Investor China

this formate

PALU, bisniswisata.co.id: Kepulauan Togean benar-benar surga tersembunyi. Destinasi wisata di wilayah Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, namanya lebih dikenal di mancanegara karena memang memiliki panorama alam yang luar biasa. Aroma petualangan alam bawah laut jadi tantangan baru bagi para diver. Keunggulan nuansa laut dan pantainya, dilengkapi sejumlah goa di pulau-pulau kecil begitu indah.

Ditambah lagi ada air terjun tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan. Poin pentingnya kawasan coral triangle merupakan pusat kekayaan hayati bawah laut dunia. Bahkan, termasuk kawasan konservasi paling utama yang di bawah naungan langsung WWF (World Wide Fund for Nature).

Ada empat tipe terumbu karang: Karang Cincin (Atol), Karang Tompoh (Patch Reef), Karang Tepi (Fringing Reef), dan Karang Penghalang (Barrier Reef). Terdata, sekitar 262 spesies terumbu karang dari 19 family, tersebar di kepulauan ini. 7 Spesies diantaranya adalah spesies endemik Kepulauan Togean. Semua karang tersebut menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan di Kepulauan Togean.

Inilah kehebatan Pulau Togean. Lebih hebat lagi, wisatawan tidak perlu susah-susah menyelam menikmati karang-karang itu. Dari tepian pantai, terumbu karang yang indah itu bisa dilihat. Jernihnya air yang bak kristal, sangat mendukung hal itu. Bahkan, terumbu-terumbu karang itu bisa dilihat di bawah rumah penduduk Togean. Keren kan.

Begitu kerennya, Investor asal China melirik dan meminati potensi Kepulauan Togean untuk memananamkan modalnya dengan mengembangkan wisata bahari. “Belum lama ini, investor asal China sudah bertemu dengan Pak Bupati Tojo Unauna di Jakarta membahas ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Kepulauan Togean,” kata Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Unauna Manuwar Mapu dihubungi dari Palu, Sabtu (3/3/2018).

Dia mengatakan, tertariknya investor asal China itu berinvestasi di Kepulauan Togean, karena wilayah itu memiliki keindahan laut dan sudah dikenal oleh turis mancanegara. Dalam pertemuan investor dengan bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay pada 27 Februari, banyak membahas sejumlah keunggulan dan rencana pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Togean.

Dilanjutkan, Investor tertarik karena wilayah Togean punya potensi besar dalam hal keindahan pulaunya, seperti laut, pulau-pulau kecilnya serta alam dan keindahan lainnya. “Kepuluan Togean merupakan daerah yang memiliki keindahan pariwisata karena banyak pulau-pulau kecil, keindahan alam bawah lautnya serta alamya yang masih alami,” jelasnya

Ivestor asal China itu, kata dia, berencana berinvestasi dengan membangun destinasi wisata berupa cottage. Pemerintah Tojo Unauna sendiri, sudah memberi perhatian untuk meningkat promosi wilayah itu, melalui berbagai macam kegiatan, seperti Pesona Lipuku dan Tour de Central Celebes.

Rencananya, seperti dilansir laman Antara, investor itu akan bangun hotel berbintang di Ampana (ibu kota Tojo Unauna), bahkan dalam waktu dekat pihak investor akan melakukan survei lokasi dan data-data pendukung lainnya. (NDHYK)

Memprihatinkan, Kapal Wisata Komodo Tanpa Pelampung

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nusa Tenggara Timur (NTT), prihatin keberadaan kapal wisata yang melayani wisatawan menuju kawasan wisata Komodo Pulau Flores, tanpa dilengkapi fasilitas keamanan berupa baju pelampung. Padahal, persyaratan utama kapal wisata wajib dilengkapi pelampung demi menjaga keselamatan wisatawan.

“Kami selalu menemukan kapal wisata yang membawa wisatawan ke Pulau Komodo, tanpa dilengkapi fasilitas baju pelampung. Ini kan memprihatinkan karena tidak mengindahkan keselamatan penumpang, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” lontar Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Nusa Tenggara Timur (Asita NTT), Abed Frans, di Kupang.

Baju pelampung, samgung Frans, merupakan standar keselamatan dalam transportasi laut. Apalagi saat ini Taman Nasional Komodo sudah menjadi destinasi wisata yang mendunia dan dikunjungi wisatawan mancanegara. Umumnya, wisatawan asing itu sangat concern terhadap keselamatan.

Jika masalah ini tidak mendapat perhatian serius dari berbagai pihak yang berkompeten, dikhawatirkan bisa mengganggu kunjungan turis asing hanya gara-gara faktor keselamatan tidak mendapat perhatian serius. Juga bila terjadi hal yang tidak diinginkan, turis asing bisa komplain. Dan kondisi ini sangat merugikan bagi pariwisata Komodo di kemudian hari.

Terkait kondisi itu, Ketua Asita NTT mendesak agar otoritas di Labuan Bajo, Kabupetan Manggarai Barat, untuk melakukan sidak ke ratusan kapal wisata yang beroperasi di sana. “Catatan kami, kapal wisata yang beroperasi mencapai 300 unit, semuanya harus dipastikan aman, harus ada pelampungnya dan keselamatan lainnya,” paparnya.

Seperti dilansir laman Antara, Sabtu (03/03/2018), Taman Nasional Komodo terus giat membenahi kawasannya, terutama setelah kawasan ini terpilih menjadi destinasi wisata tambahan bagi delegasi Pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018.

Selain membuat zona kunjungan demi kelestarian kawanan komodo dan alam sekitarnya, pemerintah di sana juga mulai menyiapkan segala fasilitas dan layanan untuk memudahkan tamu.

Diperkirakan, ribuan orang yang ikut pertemuan dunia itu akan berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Jumlah tersebut belum ditambah dengan ribuan turis domestik dan mancanegara yang datang menghabiskan momen liburan akhir tahun. “Mereka merupakan tamu-tamu kelas VVIP, sehingga kita harus pastikan siap memberi fasilitas dan layanan terbaik, terutama aspek keselamatannya,” sambungnya.

Selain Bali dan NTT, pemerintah dan Bank Indonesia menyiapkan empat destinasi wisata lain, yakni; Nusa Tenggara Barat, Danau Toba, Candi Borobudur dan Banyuwangi. Destinasi wisata di luar Bali memang dioptimalkan untuk menambah ragam wisata bagi belasan ribu anggota delegasi dari 189 negara.

Slot penerbangan, akses transportasi darat dan laut juga akan ditambah untuk menambah konektivitas saat rangkaian pertemuan berlangsung. “Penambahan destinasi membuat manfaat sektor pariwisata tak hanya dirasakan Bali, tapi juga daerah lainnya,” ujar Peter sambil menambahkan jumlah destinasi bisa saja ditambah, mengingat rangkaian acara pertemuan tahunan berlangsung sepanjang tahun ini.
(NDHYQ)

Turbin Kincir Angin Raksasa, Obyek Wisata Baru Sidrap

this formate

SIDRAP SULSEL, bisniswisata.co.id: Kini ada obyek wisata yang ikonik, unik, menarik dan artistik di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Bisa jadi ini menjadi destinasi pertama di Asia Tenggara. Obyek wisata anyar itu: turbin kincir angin raksasa.

Ikoniknya, ini adalah Pembangkit listrik tenaga angin sebagai generator (Wind Turbin Generator/WTG) alias kincir angin raksasa yang terbesar di Asia Tenggara. Uniknya bukan hanya sayu unit namun ada 30 turbin angin yang lokasinya berada di atas bukit. Menariknya ya menyajikan pemandangan indah jika dihayati apalagi diabadikan dalam kamera foto maupun smartphone. Artistiknya saat turbin kincir angin ini berputar secara bersamaan, mengasyikkan memang.

“Memang ada prospek untuk menjadi destinasi wisata yang menarik karena ini sangat ikonik, pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Wisatawan pasti tertarik melihatnya,” lontar Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi.

Bahkan yang menonjol, sambung dua, adalah turbinnya sendiri dan letaknya di atas bukit. “Kita bisa lihat matahari terbit di atas kota Parepare, bisa melihat kota, bisa melihat danau, bisa melihat kincir angin. “Ini luar biasa, dan kami akan tawarkan ke wisatawan agar berkunjung ke Sidrap,” harapnya.

ntuk itu, akan dibuat titik-titik lokasi yang bagus untuk foto selvie, untuk melihat pemandangan obyek wisata buatan ini. “Dan untuk mewujudkan rencana itu, kami mengandeng pengembang PLTB Sidrap, UPC Renewables. Dan kini sudah disiapkan pembangunan infrastruktur pendukung di sekitar PLTB Sidrap,” ungkanya.

Pembangunan infrastuktur untuk memanjakan turis datang antara lain area parkir, toilet bersih, areal komersial, ada penjualan oleh-oleh dan makanan, terutama kuliner khas daerah. “Juga ada spot melihat sunrise dan sunset. Objek utama yang dijual adalah pemandangan, yang akan dibangun oleh investor dan dikelola pemda bersama masyarakat desa,” ucapnya.

Pembangkit tenaga angin berkapasitas 75 Megawatt (MW) ini akan dipadukan dengan pembangkit-pembangkit listrik energi terbarukan lainnya, sehingga nantinya bisa dibuat ‘wisata energi terbarukan’ di Sidrap.

“Kita berharap Sidrap nantinya dikenal tidak hanya sebagai penghasil beras tapi juga kota kincir. Kami akan kembangkan spot-spot lain untuk kombinasi. Temanya kita akan jadikan Sidrap ini kota energi terbarukan. Kita akan bangun pembangkit-pembangkit energi terbarukan lain seperti dari sekam, kotoran sapi untuk biogas, surya,” tutupnya.

Yeremia Riezky, Press Officer PT UPC Sidrap Bayu Energi menambahkan saat ini warga sekitar senang dengan keberadaan kincir angin penghasil listrik tersebut. “Kalau sudah masuk waktu sore, ada beberapa titik yang biasa suka jadi tempat nongkrong anak-anak remaja sini. Mereka juga biasanya suka potret-potret gitu,” lontarnya seperti dilansir laman Liputan6.com, Sabtu (03/03/2018).

Konsorsium PT UPC Sidrap Bayu Energi selaku kontraktor sedang mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap fase II. Konsorsium tersebut akan mendirikan sekitar 23 turbin angin produktif listrik lagi dengan kekuatan daya 50 Mega Watt (MW).

Executive Director UPC Renewables Andrew Sutherland menyatakan, pasokan listrik yang ditawarkan oleh tiap turbin baru ini memang lebih rendah, sekitar 2,1-2,3 MW per unit, namun secara biaya proyek pun akan lebih rendah dari yang sebelumnya. “Kalau yang pertama itu total menghabiskan dana sampai US$ 150 juta, untuk yang fase II akan lebih murah, yaitu US$ 90 juta,” lontarnya.

Ongkos pembuatan itu dapat lebih murah, ia menambahkan, karena fasilitas pendukung proyek seperti jalan, jembatan hingga pelabuhan, semuanya sudah tersedia berkat pembangunan fase ini. Juga, UPC sudah siap melakukan pengerjaan PLTB Sidrap tahap dua, dan tinggal menunggu keputusan Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT PLN (Persero). “Kita (UPC) secara dana, fasilitas dan lain-lain telah siap memulai proyek. Kini tinggal menunggu kesepakatan dengan PLN saja,” tambahnya. (NDHYK)

Atmosphere Drive, Mengusir Virus & Kontaminan Udara di Mobil

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Semua orang pasti tahu bahwa polusi udara semakin memprihatinkan. WHO pernah mengeluarkan statement bahwa 92 persen manusia hirup udara yang sudah diambang batas, sisanya 8 persen hirup udara bersih yakni mereka hidup di kawasan pegunungan. Namun tidak semua orang tahu bahwa polusi udara di dalam mobil, ternyata 15 kali lebih jelek dengan udara di luar.

Ini menunjukkan bahwa pencemaran udara di dalam mobil pribadi apalagi penumpang umum. sangat kotor yang tidak terlihat secara kasat mata. Banyak penyebab yang membuat udara dalam mobil tidak beres. Seperti, kebiasaan makan minum di dalam mobil, kebiasaan merokok, asap knalpot dari kendaraan lain, polutan udara di luar mobil serta mobil jangan dibersihkan.

Melihat kondisi yang tak pernah dipedulikan pemilik maupun pengguna mobil, Amway, perusahaan penjualan langsung menyediakan berabagai produk kecantikan, kesehatan dan peralatan rumah tangga memperkenalkan Atmosphere Drive, alat penyaring udara untuk kesehatan terbaru yang ditujukan bagi pengguna mobil.

Atmosphere Drive menerapkan teknologi filtrasi yang memungkinkan konsumen menikmati udara bebas polutan melalui sistem penyaring udara yang terhubung secara mudah dengan colokan pemantik rokok (lighter plug) 12V di dalam mobil. Atmosphere Drive merupakan unit in-car generasi pertama dari Amway, yang sebelumnya telah memperkenalkan top selling sistem premium untuk perawatan udara rumah bermerek AtmosphereTM.

“Hadirnya Atmosphere Drive ini mengukuhkan hadirnya teknologi filtrasi merek Atmosphere di dalam kendaraan, yang menurut hasil riset kami tingkat polusinya bisa 15 kali lebih buruk dibandingkan udara luar,” papar Dharmaparayana Sthirabudhi, Head of Marketing Amway Indonesia dalam keterangan tertulis, yang diterima Redaksi Bisniswisata.co.id, Sabtu (03/03/2018).

Udara berpolutan dalam mobil, sambung dia, bisa diakibatkan oleh kebiasaan makan dan minum saat berkendara, masuknya polutan dari udara luar, kebiasaan merokok, atau asap knalpot dari kendaraan lain hingga kurangnya menjaga kebersihan mobil.

“Semua ini dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan pernapasan dan penglihatan bagi pengemudi maupun penumpangnya. Namun dengan adanya Atmosphere Drive di dalam kendaraan, perlu waktu kurang lebih 5 (lima) menit untuk menyaring polutan di dalam mobil hingga 99%,” lanjutnya.

Filter three-in-one yang unik yang ada dalam Atmosphere Drive secara efektif menyingkirkan 99% partikel di udara hingga yang berukuran PM 2.5. Walaupun terlihat sangat compact, namun dalam filter ini terdapat 3 tahapan penyaringan yaitu pre-filter, particulate / hepa filter dan odor filter. Ukuran kerapatan HEPA yang di miliki oleh atmosphere drive adalah 0,015 mikron.

Dengan kerapatan ini, maka atmosphere drive dapat menyaring virus dan kontaminan serta mengurangi bau yang berasal dari berbagai asap seperti asap rokok maupun asap knalpot mobil. Sebagai ilustrasi, PM 2.5 memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu setara dengan 3% dari diameter rambut manusia.

Melalui Atmosphere Drive, Amway berinovasi pada produk untuk memberikan solusi kesehatan yang lebih baik,” imbuh Austin Teerman, Associate Engineer Product Design Durables R&D.

Kontaminan dalam mobil yang mampu dilenyapkan Atmosphere Drive diantaranya asap, bebauan dan jelaga yang berasal dari rokok, sisa makanan dan oli/pelumas. Bakteri, virus, mikroorganisme dan pollen yang timbul karena kondisi mobil yang jarang dibersihkan, interior, karpet dan filter AC. Sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2), gas yang berasal dari pembakaran bahan bakar kendaraan.

Austin menambahkan kelebihan lain dari Atmosphere Drive, alat ini memiliki Smart Technology untuk menjalankan fungsi otomatis, auto shutdown setelah dua jam, dan indikator masa pakai filter.

Atmosphere Drive ini selain mudah dipasang dan digunakan, juga dilengkapi lampu indikator pergantian filter, kecepatan, dan kualitas udara. Masa pakai filter atmosphere drive adalah 350 jam. “Sebagai bukti bahwa amway memiliki komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi konsumen, maka amway memberikan garansi satu tahun untuk unit atmosphere Drive,” lontarnya.

Atmosphere Drive mampu membersihkan polutan lebih cepat jika dibandingkan dengan produk sejenisnya. Atmosphere drive dapat bekerja membersihkan udara hanya dalam 5 menit dengan jangkauan kapasitas hingga 30m3 atau setara dengan 25 seat.

Produk ini direkomendasikan untuk dipasang di beberapa tempat seperti head rest atau arm rest. Sistem andalan terbaru Amway ini merupakan yang pertama dan satu-satunya yang telah memiliki sertifikat Allergy UK diantara produk sejenisnya. Reputasi Allergy UK diakui 135 negara dan 100 perusahaan di dunia.

Amway adalah perusahaan direct selling terbesar di dunia. Alticor Inc, sebagai induk perusahaan Amway, melaporkan angka penjualan global sebesar US$8.6 miliar pada 2017. Amway didirikan pada 1959 oleh Rich Devos dan Jay Van Andel, berkantor pusat di Ada, Michigan, AS. Amway menawarkan produk konsumen dan peluang bisnis melalui jaringan lebih dari tiga juta distributor yang tersebar di lebih dari 100 negara dan wilayah di seluruh dunia, didukung regionalisasi agribisnis, manufaktur dan penyedia logistik

Hampir 1000 ilmuwan, insinyur dan teknisi profesional di 100 R&D dan laboratorium yang memilliki jaminan kualitas di seluruh dunia untuk mendukung pengembangan produk perusahaan dan menciptakan budaya keunggulan ilmiah. Merek yang memilliki angka penjualan teratas adalah produk suplemen kesehatan NUTRILITE, produk perawatan kulit dan kosmetik ARTISTRY, dan sistem penjernih air eSpring. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pesawat Dilarang Terbang di Atas Rumah Lionel Messi

this formate

BARCELONA, bisniswisata.co.id: Pesepakbola Lionel Messi, ternyata tidak hanya penting bagi klub FC Barcelona tapi juga untuk Kota Barcelona. Bahkan pesawat terbang dilarang melintas di atas rumah Messi agar tidak mengganggu kenyamanan pemain asal Argentina itu.

Klaim itu diungkapkan Presiden Vueling, Javier Sanchez-Prieto, yang merupakan maskapai penerbangan low-cost asal Spanyol. Sanchez-Prieto mengatakan rencana pihaknya untuk membangun terminal dan memperluas landasan pacu di Bandara Barcelona-El Prat gagal terwujud.

Dikutip dari ESPN dan Marca, Sabtu (03/03/2018) semula gagalnya rencana Vueling membangun terminal dan memperluas landasan pacu di Bandara Barcelona-El Prat karena masalah finansial dan dianggap tidak ramah lingkungan. Namun, Sanchez-Prieto mengklaim ada alasan lain atas kegagalan tersebut.

“Rencana itu batal karena Anda tidak boleh terbang di atas tempat Messi tinggal. Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya di dunia,” ujar Sanchez-Prieto ketika berbicara di Universitas ESADE.

Semula Vueling ingin membangun terminal dan landasan pacu baru di dekat kota Gava dan Castelldefels. Perumahan Messi berada di wilayah perumahan elite bernama Bellamar, Castelldefels.

Bukan hanya Messi yang tinggal di Bellamar. Sejumlah rekan setim Messi di Barcelona, seperti Luis Suarez dan Philippe Coutinho, juga tinggal di wilayah Bellamar yang berjarak 20 kilometer dari Kota Barcelona.

Vueling sendiri berbasis di El Prat de Llobregat dan memiliki dua terminal utama, yakni di Bandara Barcelona-El Prat dan Bandara Leonardo da Vinci-Fiumicino di Roma. (ESPN)