Dilanjutkan, Rencana Bangun Bandara Bali Utara Rp 27 Triliun

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan rencana pembangunan Bandara Bali Utara akan tetap dilanjutkan. Peletakan batu pertama bandara dengan investasi Rp 27 triliun itu, akan dilakukan setelah jalan menghubungkan Bali Utara dan Bali Selatan selesai dibangun.

“Pembangunan Bandara Utara Bali tetap dilakukan, dengan syarat jalan yang menghubungkan Bali utara dan selatan juga dibangun. Jika pembangunan jalan sudah dilakukan, Bandara Utara Bali bisa melakukan peletakan batu pertama. Tinggal masalah penyesuaian kalender saja karena investasinya cukup besar,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (30/3/2018).

Dilanjutkan, rencana pembangunan bandara di Kabupaten Buleleng, Bali utara, serta jalan tol yang menghubungkan Bali selatan dengan Bali utara diharapkan dapat menyeimbangkan perkembangan kedua wilayah tersebut.

Keseimbangan perkembangan kedua wilayah itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bali utara hingga di wilayah barat dan timur. “Kita minta studinya (jalan tol-red) segera diselesaikan. Infrastruktur jalan di kiri-kanan Bali, seperti yang di Karangasem, Tanah Lot, akan berjalan dengan tetap menjaga keseimbangan dengan lingkungan,” ujarnya pula.

Perluasan Bandara Ngurah Rai, menurut Luhut, dinilai cukup mendesak untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan pesawat yang akan membawa para peserta pertemuan internasional ke Pulau Dewata.

“Tadi diputuskan pembangunan lapangan terbang (Ngurah Rai) tetap dilakukan pengembangannya. Rekomendasi dari Bapak Gubernur Kamis (29/3/2018) keluar,” katanya seraya menambahkan perluasan tersebut rencananya akan dimulai awal bulan depan.

Luhut melakukan peninjauan sejumlah lokasi pada Kamis (29/3/2018) yang disiapkan untuk acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia yang akan digelar di Bali, Oktober mendatang.

Mantan Menko Polhukam itu didampingi Gubernur I Made Mangku Pastika, Pangdam Udayana Brigjen Kasuri, dan Kapolda Petrus Reinhard Golose. Juga meninjau penyelesaian pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang rencananya akan menjadi lokasi akbar makan malam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Luhut menuturkan progres pembangunan telah mencapai 60% dan pemasangan mahkota akan dilakukan pada 20 Mei mendatang dengan acara keagamaan. “Kami berharap Presiden Joko Widodo sudah bisa meresmikan Garuda Wisnu Kencana pada tanggal 28 Agustus nanti,” ujarnya lagi.

Luhut juga meninjau kawasan Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC) Nusa Dua yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan. Juga meninjau terminal kapal pesiar di Pelabuhan Benoa dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang diharapkan bisa ditata menjadi ecopark.

Kabarnya, PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) menggelontorkan dana sebesar Rp 27 triliun untuk bandara Buleleng. Untuk luas bandara diperkirakan mencapai 1.060 hektar dengan dua runway yang dapat dilewati model pesawat Airbus A380 yang memiliki double-deck mewah. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Juni 2018, Palangka Raya-Bandung Rute Baru Lion Air

this formate

PALANGKA RAYA, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Lion Air group siap membuka rute Palangka Raya-Bandung dan Palangka Raya-Pontianak pada Juni 2018. Saat ini izin terbang untuk kedua rute tersebut sedang diproses di Kemenhub.

“Rute Palangka Raya menuju Bandung nantinya akan dilayani maskapai Lion Air dan Palangka Raya menuju Pontianak dilayani maskapai Wings Air,” kata Manager Lion Air group Area Kalsel-Teng Agung Purnama, di Palangka Raya, Kamis (29/03/2017)

Dibukanya beberapa rute tersebut karena animo masyarakat terhadap maskapai penerbangan Lion Air dan Wings Air serta Batik Air sangat bagus. “Membuka rute tersebut juga sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” tambahnya.

Lion Air group melalui Batik Air mulai, Kamis (29/3), telah membuka dan melayani penerbangan dari dan menuju Palangka Raya-Jakarta setiap hari dengan harga tiket terrendah Rp 530 ribu sekali berangkat.

Jadwal layanan penerbangan tersebut dari Jakarta pukul 06.00 WIB dan tiba di Palangka Raya sekitar pukul 07.40 WIB, dilanjutkan pukul 08.20 WIB dari Palangka Raya dan tiba di Jakarta pukul 10.00 Wib.

“Pembukaan rute ini wujud dari keseriusan untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan serta masyarakat khsusnya Kaliamantan tengah dalam bepergian,” kata Direktur Operasional Batik Air, Kevin Putu Wijaya saat peresmian rute Palangka Raya-Jakarta.

Wakil Gubernur Kalteng Ismail, yang turut hadir dalam peresmian tersebut berharap, penambahan maskapai penerbangan Batik Air rute Palangka Raya-Jakarta dan sebaliknya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi pariwisata yang ada di provinsi ini.

Dia pun meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng menyiapkan brosur atau selebaran yang memuat kekayaan dan kekhasan provinsi untuk bahan bacaan para penumpang maskapai tersebut, kata Ismail seperti dilansir laman Republika.co.id

“Kita sadar semakin banyak penerbangan di Kalteng, maka akan semakin mendongkrak perekonomian. Hal ini harus bisa kita manfaatkan untuk mempromisikan Kalteng. Jadi penambahan penerbangan harus dilihat dari sisi luas,” kata Ismail. (NDY)

Journey of Me Insights, Persembahan Amadeus Soal Wisatawan Indonesia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pasar pariwisata Asia ternyata terbesar di dunia. Realita ini membuat wisatawan Asia menjadi sebuah potensi harus diperhitungkan, sehingga jadi peluang terbesar bagi industri pariwisata. Guna menggerakkan industri wisata ke arah pemahaman yang lebih dekat dengan wisatawan, Amadeus meluncurkan Journey of Me Insights, sebuah studi mengenai wisatawan Asia Pasifik yang mencakup 14 negara.

“Keanekaragaman antar bangsa, jenis kelamin dan generasi di wilayah Asia Pasifik sangat luar biasa. Riset kami membuktikan, Industri pariwisata harus mengatasi hal ini. Pendekatan dengan menggunakan sesuatu yang sama untuk mengatasi semua masalah merupakan cara lama.” papar Albert Pozo, Presiden Amadeus Asia Pasifik dalam keterangan yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (29/03/2018)

Hasil proyek Journey of Me Insights, juga terkait wisatawan Indonesia yang berjudul “Journey of Me Insights: Apa yang diinginkan oleh wisatawan Indonesia”. Mulai dari kapan dan bagaimana wisatawan Indonesia merencanakan dan memesan perjalanan mereka, bagaimana dan mengapa mereka ingin tetap terhubung saat bepergian, hingga seberapa sering mereka menggunakan layanan sharing economy.

“Studi ini mengambil berbagai sisi mengenai apa yang diinginkan oleh para wisatawan Indonesia. Studi tersebut mengaplikasikan berbagai sudut pandang mengenai keinginan para wisatawan Indonesia,” ungkapnya.

Dilanjutkan, temuan tersebut mengungkapkan empat tema bagi para penyedia layanan pariwisata yang berfokus pada:

#. Paradoks personalisasi-privasi

wisatawan Indonesia paling terbuka di wilayah ini dalam hal berbagi data pribadi mereka, untuk mendapatkan penawaran lebih relevan dan personal. 79% terbuka untuk berbagi data dengan penyedia layanan pariwisata, berbanding dengan 64% wisatawan Asia Pasifik yang mengatakan hal sama. Hal ini memberi peluang pagi penyedia layanan pariwisata, mereka tetap harus secara hati-hati menyeimbangkan personalisasi dengan masalah privasi yang terus meningkat. Selain mematuhi standar dan undang-undang proteksi data, para pemain industri pariwisata harus mampu melihat pendapat “apa untungnya untuk saya?” agar para wisatawan mau membagikan datanya.

#. Lebih realistis

Rekomendasi yang dapat mereka percayai – Daripada sekedar gambar cantik pada brosur perjalanan atau bahkan gambar-gambar menarik pada Instagram selebriti. Para wisatawan Asia Pasifik mencari apa yang asli dan bertanya kepada sesama wisatawan lainnya untuk mendapatkan inspirasi. Saat merencanakan perjalanan, wisatawan Indonesia paling dipengaruhi oleh omongan mulut ke mulut dari teman-teman, keluarga dan kolega mereka. Dibandingkan dengan wisatawan Asia Pasifik lainnya, mereka juga cenderung dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat di media sosial. Dalam hal siapa yang menurut mereka telah memberikan rekomendasi yang paling relevan, 60% wisatawan Indonesia memilih teman dan keluarga, dan 50% memilih ulasan pada situs-situs perjalanan.

#. Konten yang tepat

melalui saluran yang tepat, pada waktu yang tepat – Dalam dunia pariwisata, setiap lingkup perjalanan merupakan hal penting. Selain personalisasi, terhubung dengan wisatawan pada waktu dan saat yang tepat itu sama pentingnya. Sementara sebagian besar wisatawan Indonesia tertarik untuk mendapatkan rekomendasi perjalanan, dimulai dari saat mereka mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan hingga ketika mereka sedang dalam perjalanan, para penyedia layanan pariwisata harus mempertimbangan dengan hati-hati bagaimana cara terhubung dengan mereka dan melalui konten apa. Dibandingkan dengan rata-rata wisatawan Asia Pasifik lainnya, wisatawan Indonesia lebih dapat menerima berita terbaru dan rekomendasi tentang perjalanan mereka melalui media sosial (29% dan 19%). Hanya 4% yang merasa senang dihubungi via telepon. Rekomendasi yang paling membantu bagi wisatawan Indonesia adalah bagaimana cara menghemat uang, atau cara membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

#. Banyak jenis orang Asia

Observasi paling dominan dari Journey of Me Insights adalah bahwa tidak ada profil yang konsisten untuk wisatawan Asia Pasifik. Berbeda dalam hal perilaku, kebutuhan dan preferensi diamati dari seluruh bagian geografis dan demografis. Misalnya, ketika 62% wisatawan Indonesia melakukan sebagian besar pemesanan untuk perjalanan mereka melalui ponsel, hanya 11% wisatawan Selandia Baru yang melakukan hal serupa. Di sisi lain, ketika 84% wisatawan Singapura menganggap penting untuk menemukan bantuan orang yang dapat berbicara bahasa yang mereka mengerti di tempat tujuannya, 96% wisatawan Indonesia tidak menganggap hal tersebut terlalu penting.

Andy Yeow, General Manager, Amadeus Indonesia menambahkan, laporan dari Indonesia telah memberikan wawasan yang menarik – beberapa sesuai dengan harapan, yang lainnya di luar harapan. Satu hal yang sangat menonjol adalah wisatawan Indonesia yang paling mobile-driven atau tergantung pada ponsel di wilayah ini.

Bahkan, Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Pasifik yang wisatawannya melakukan riset dan pemesanan perjalanan melalui ponsel ketimbang PC. Penyedia layanan pariwisata yang dapat mengerti dorongan wisatawan Indonesia dan memanfaatkan preferensi unik mereka, akan memiliki peluang untuk mendapatkan loyalitas mereka dalam jangka panjang, sambungnya.

“Dengan Amadeus Journey of Me Insights, kami berharap dapat membantu konsumen dan mitra kami untuk membentuk masa depan industri perjalanan yang mengedepankan para wisatawan,” lontarnya.

Journey of Me Insights dilakukan dalam kerjasama dengan YouGov pada 14 negara di Asia Pasifik, termasuk Australia, Tiongkok, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Semua deskripsi angka, kecuali hal lain yang tertulis, disediakan oleh YouGov. Jumlah sampel terdapat 6.870 orang dewasa di seluruh Asia Pasifik, yang telah melakukan perjalanan internasional dalam 12 bulan terakhir. Riset lapangan telah dilakukan antara 8 sampai 17 Mei 2017. Survei tersebut dilakukan secara online. (redaksibisniswisata@gmail.com)

McDonalds Inggris Hapus Penggunaan Sedotan Plastik

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Banyak gerai restoran saat ini sudah mulai menyadari penggunaan plastik secara berlebihan dapat merusak lingkungan. Mereka akhirnya sedikit demi sedikit mengurangi pemakaian plastik.

Seperti McDonald Inggris Raya yang mengumumkan sebagian kecil gerai makanannya yang tersebar di 1.300 lokasi di Inggris tidak akan lagi menggunakan sedotan plastik. Mereka akan beralih ke sedotan kertas biodegradable yang akan diuji coba pada Mei 2018.

Sedotan plastik akan disimpan di belakang meja, dan ditawarkan pada pelanggan atas permintaan. “Pelanggan telah mengatakan mereka tidak ingin diberi sedotan dan mereka ingin meminta. Jadi kami melakukan apa yang mereka harapkan,” kata CEO McDonalds Inggris Raya, Paul Pomroy, seperti yang dikutip dari Fox News, Kamis (29/3)

Pomroy percaya penggantian sedotan plastik ke kertas biodegradable akan memecahkan masalah yang berkembang. Masalah ini tidak hanya dalam industri makanan cepat saji, tetapi juga di area lain. “Pengurangan penggunaan plastik adalah hal yang sangat penting untuk bisnis, untuk sektor ini, dan untuk masyarakat,” ujarnya.

Pomroy pun belum menentukan bagaimana rencana perusahaan selanjutnya jika uji coba terbukti berhasil. McDonalds di beberapa kota Amerika Serikat saat ini juga memberlakukan tindakan pengurangan penggunaan sedotan plastik atau peralatan sekali pakai, termasuk di Seattle dan Malibu. (FOX)

Tips Hindari Mual Saat Travelling Naik KA

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mabuk perjalanan bukan sesuatu yang baru untuk dirasakan tubuh. Ketika berpergian menggunakan mobil, kereta api, pesawat, maupun kapal laut tak jarang rasanya tubuh ingin muntah, lemas, dan pusing tanpa sebab.

Mabuk perjalanan bisa dialami siapa saja, rentannya dialami oleh wanita hamil dan anak-anak saat berpergian ke suatu tempat. Bagi orang-orang yang melakukan perjalanan di kereta api, kapal, pesawat dan mobil, rasa mual dan pusing ini disebut sebagai motion sickness atau “penyakit” yang diakibatkan oleh gerakan. Kenapa namanya seperti ini?

Begini, mabuk saat perjalanan disebabkan oleh sinyal campuran yang dikirim ke otak oleh mata dan telinga bagian dalam. Tetapi, kenyataannya saat kita berada di kendaraan yang sedang melaju, tubuh Anda pastinya berada dalam posisi duduk atau diam di tempat, tapi mata dan telinga Anda melihat ke sekitar selama perjalanan. Inilah yang dinamakan motion sickness, karena penglihatan dan pendengaran Anda bergerak, tetapi tubuh Anda nyatanya cuma diam.

Lalu, bagi tubuh yang tidak terbiasa ini, otak akan mengirimkan sinyak ke tubuh. Bagian otak yang bernama thalamus akan mencari informasi apa yang salah dari tubuh Anda. Setelah mendapatkan kesimpulan dari tubuh Anda, biasanya sering berakhir dengan kesimpulan bahwa tubuh Anda keracunan. Sehingga otak Anda akan bereaksi untuk mengeluarkan racun di tubuh dengan cara memuntahkannya atau setidaknya mengirim reaksi mual dan pusing.

Memang, perasaan mual dan muntah ketika naik kendaraan memang membuat perjalanan jadi kurang nyaman. Bahkan ketika naik kereta api (KA) yang super nyaman sekalipun. Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengurangi mabuk selama perjalanan dengan kereta api. Mual, pusing, muntah dan perasaan tak nyaman bakal hilang dengan beberapa tips berikut ini:

#. Berpikir positif

Di antara semua hal yang membuat kamu mabuk di perjalanan adalah negative thinking. Buat masalah ini, negatifnya adalah belum berangkat sudah pede bakal mual di jalan. Alam bawah sadar inilah yang kemudian membuat perasaan jadi kurang nyaman dan akhirnya benar-benar terjadi. Hindari hal ini dengan berpikir positif sebelum membeli tiket kereta api dan berangkat ke kota tujuan. Yakinkan diri bahwa perjalannnya bakal nyaman dan baik-baik saja. Dengan hati yang gembira, mual dan mabuk perjalanan bisa dihindari

#. Makan yang cukup

Jangan berangkat dalam keadaan lapar dan juga jangan mengisi perut dengan terlalu banyak makanan. Secukupnya saja agar tidak mengalami masuk angin di perjalanan. Perut yang kurang isi atau kelebihan isi akan memperbesar kemungkinan mengalami mual dan muntah di perjalanan. Jadi, sebaiknya isi secukupnya dan jangan lupa membawa cemilan untuk teman di perjalanan.

#. Rileks mendengarkan musik

Mendengarkan musik yang disukai selama perjalanan akan membuat pikiran jadi lebih rileks. Kondisi badan yang santai inilah yang diperlukan oleh tubuh agar tidak merasa mual dan mabuk di perjalanan. Pilih lagu-lagu kesukaan sebelum berangkat, dan dengarkan selama di perjalanan.

#. Kurangi baca buku dan melihat ponsel

Membaca buku dan ponsel selama di perjalanan membuat mata dipaksa untuk fokus ke satu titik. Biasanya hal ini akan membuat kepala pusing, yang juga dialami oleh mereka yang suka naik KA sekalipun. Khusus ponsel, sinar radiasi dan guncangan selama perjalanan akan membuat mata bekerja dengan lebih berat. Karena itu sebaiknya hindari terlalu banyak melihat ponsel, dan sebisa mungkin jangan membuka game dengan grafik layar yang terlalu tinggi karena akan memperparah rasa pusing di kepala.

#. Tidur nyaman

Cara paling mudah untuk menghindari rasa mual di perjalanan adalah dengan tidur yang nyaman. Posisi tidur yang tidak nyaman tetap berpotensi untuk membuat kepala pusing. Karena itulah, sebaiknya bawa bantal leher untuk menyangga kepala saat tidur, sehingga mengurangi kemungkinan kepala pusing dan otot leher sakit. Setelah melakukan pemeriksaan tiket KA, siapkan peralatan tidurmu dan simpan barang berharga. Tidur di perjalanan juga akan membuat energimu cukup untuk jalan-jalan di kota tujuan nanti. Jadi dapat dua manfaat bukan?

#. Nikmati perjalanan

Naik kereta, artinya kamu bebas dari kemacetan dan pemandangan alamnya indah. Sawah-sawah yang menghampar, hutan hijau dan juga pegunungan cantik menjadi pemandangan selama perjalanan dan bisa kamu temukan di kota manapun. Nikmatilah perjalanannya dengan mengobrol atau mencari informasi tentang hal-hal menarik di kota yang kamu singgahi. Jangan segan pula untuk jalan-jalan dari gerbong ke gerbong untuk melakukan peregangan agar otot tidak tegang. (*)

6 – 8 April 2018, Garuda Indonesia Travel Fair

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Melanjutkan kesuksesan pelaksanaan travel fair yang secara berkelanjutan dilaksanakan sejak tahun 2008, Garuda Indonesia kembali menggelar “Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018” phase I di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, pada 6 – 8 April 2018.

Selain di Jakarta, roadshow pelaksanaan GATF 2018 Phase I ini juga dilaksanakan di 28 kota besar lainnya, seperti Semarang, Solo, Yogya, Palembang, Lampung, Makassar, Bali, Bandung, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Kupang, Lombok, Malang, Manado, Medan, Palangkaraya, Sorong, Surabaya, Ternate, Timika, Banda Aceh, Ambon, Balikpapan, Jakarta, Padang, Pekanbaru, Pontianak, dan Batam.

Bagi perusahaan penerbangan plat merah pelaksanaan GATF ini, merupakan bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk terus meningkatkan dan mengembangkan pariwisata Indonesia, khususnya beberapa destinasi wisata yang saat ini diprioritaskan oleh pemerintah.

Pada pelaksanaan GATF 2018 phase I ini, Garuda Indonesia menawarkan berbagai tiket dan paket perjalanan wisata domestik dan internasional dengan harga yang menarik dan lebih terjangkau.

Dari ke 29 kota besar di Indonesia tersebut, secara nasional Garuda Indonesia akan menargetkan total penjualan sebesar Rp 531 miliar selama tiga hari pelaksanaan GATF 2018 phase ke I di masing-masing kota. Sedangkan khusus untuk kota Jakarta, target penjualannya adalah sebesar Rp 285 miliar dengan target mendatangkan 80 ribu pengunjung.

Pada pelaksanaan GATF 2017 phase II pada September 2017 di kota Jakarta, Garuda Indonesia berhasil mendatangkan sebanyak lebih dari 60 ribu pengunjung, dengan jumlah total penjualan mencapai lebih dari Rp 213.375 miliar.

Tercatat, 70 persen pendapatan Garuda Indonesia Travel Fair 2017 dari penjualan tiket internasional, dengan destinasi terfavorit Jepang, Cina, dan Asia Tenggara.

Dalam Garuda Indonesia Travel Fair 2018 ini, tiket ke Jepang akan dijual Rp 2,7 juta, Hongkong 2,3 juta, kemudian Singapura Rp 800 ribu. Harga tersebut semua untuk round flight (pulang-pergi).

Pada program Happy Hour yang diselenggarakan pukul 10.00-13.00 dan 16.00 – 18.00, pengunjung akan mendapatkan diskon hingga 80 persen. Selain itu program best deal pengunjung akan mendapatkan penawaran tiket domestik dan internasional dengan diskon hingga 50 persen, yang dapat dinikmati sepanjang event. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Disbudpar Bojonegoro Desak Pokdarwis Bikin Paket Wisata

this formate

BOJONEGORO, bisniswisata.co.id: Guna menunjang pariwisata di Bojonegoro, Jawa Timur perlunya kesadaran masyarakat seperti yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegero (Disbudpar) meminta kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa setempat untum membuat paket wisata.

“Disbudpar sudah meminta pokdarwis juga pengelola objek wisata di desa untuk membuat paket wisata agar bisa menarik pengunjung,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata (Disdbupar) Bojonegoro Budiyanto, di Bojonegoro, Rabu,(28/3/2018).

Menurut dia seperti dilansir laman Antara, paket wisata yang dibuat bisa mengabungkan dengan objek wisata lainnya termasuk yang dikelola disbudpar yaitu Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Waduk Pacal di Kecamatan Temayang dan Dander “Park” di Kecamatan Dander.

Pihak desa melalui pokedarwis, kata dia, bisa membuat satu paket wisata misalnya, objek wisata Kayangan Api, objek wisata bukit Tono, dengan objek wisata kebun belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu.

Dengan adanya paket wisata itu, lanjut dia, ada gambaran kalau ada wisatawan luar daerah berkunjung ke Bojonegoro, bisa menikmati paket objek wisata yang ditawarkan. “Disbudpar akan mempromosikan paket wisata yang dibuat desa itu ke pihak luar, termasuk menawarkan kepada travel yang ada,” ucapnya, menjelaskan.

Tiga objek wisata yaitu Kayangan Api, Waduk Pacal dan Dander “Park” masuk objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik (wisdom), bahkan juga wisatawan manca negara (wisman).

Apalagi objek wisata Dander “Park” sekarang sudah dilengkapi dengan kolam renang dewasa, yang selesai pembangunannya tahun lalu. Kolam renang dewasa itu setelah selesai dibangun langsung dimanfaatkan lomba renang tingkat Jawa Timur. “Tiga objek wisata itu masih menjadi favorit pengunjung termasuk objek wisata kebun belimbing yang dikelola desa di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu,” katanya,

Sesuai data sejak 1 Januari jumlah pengunjung objek wisata Dander “Park” sebanyak 15.456 wisdom, Waduk Pacal 6.866 wisdom dan Kayangan Api 16.189 wisdom per 26 Maret. “Jumlah pengunjung objek wisata cenderung meningkat, termasuk objek wisata desa,” imbuhnya.

Kepala Disbudpar Bojonegoro Amir Syahid, sebelumnya, menjelaskan disbudpar terus mendorong berdirinya pokdarwis yang mengelola objek wisata di desa. “Saat ini sudah ada 23 pokdarwis yang mengelola objek wisata di desa. Pembentukan pokdarwis juga untuk memperkuat kelembagaan untuk menyongsong Geopark Nasional hamparan minyak bumi yang sekarang diperoleh Bojonegoro,” ujarnya. (NDY)

Nonton Konser Musik Ternyata Bikin Perasaan Lebih Happy

this formate

NEW YORK, bisniswisata.co.id: Percaya atau tidak, jika anda termasuk orang yang rutin nonton konser musik, kamu beruntung. Selain melepas dahaga menyaksikan idola di atas panggung, apalagi dilakukan secara rutin juga berdampak bagi kesehatan.

Bahkan, menurut studi, seperti dikutip dari New York Post, Rabu (28/03/2018) efeknya lebih baik daripada melakukan yoga. Kesimpulan studi ini didapat setelah para peneliti melakukan tes psikometri terhadap para peserta.

Mereka dipasangi monitor detak jantung, kemudian diminta melakukan kegiatan secara terpisah. Ada yang menonton konser Paloma Faith, sesi yoga atau mengajak anjing jalan-jalan.

Tes psikometri dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan menemukan bahwa mereka yang menyaksikan konser Paloma Faith selama 20 menit memiliki tingkat “kesehatan” lebih tinggi daripada peserta lain.

Penelitian yang dilakukan oleh Patrick Fagan, ahli dalam ilmu perilaku dan dosen di Goldsmith’s University di London, menunjukkan mood mereka yang menonton konser juga meningkat sebesar 21 %.

Sebaliknya, para peserta yang mengambil sesi yoga selama 20 menit, kesehatan mereka hanya meningkat sekitar 10 %. Sementara mereka yang mengajak anjing berjalan-jalan, kebahagiaan mereka hanya mengalami kenaikan tujuh persen.

“Penelitian ini menunjukkan konser sangat berdampak pada perasaan sehat, bahagia dan wellbeing, di mana perlu dilakukan rutin setiap dua minggu,” kata Fagan yang bekerja dengan O2 dalam penelitian ini.

Studi ini dilakukan terhadap 60 orang dengan tes psikometri, yang dirancang secara khusus untuk menilai tingkat kesejahteraan mental atau stres, kebahagiaan dan bagaimana sikap mereka terhadap orang lain. Penelitian juga menunjukkan orang yang menyaksikan pertunjukan musik satu kali dalam dua minggu atau lebih lebih bahagia, puas dan produktif.

Sebuah jajak pendapat dari 2.000 orang dewasa yang dilakukan melalui OnePoll juga menemukan bahwa dua per tiga orang Inggris mengatakan menyaksikan konser musik membuat mereka merasa lebih bahagia daripada hanya mendengarkannya di rumah.

Dan artis yang paling mungkin untuk didengarkan ketika responden merasa bahagia adalah Ed Sheeran, diikuti oleh Phil Collins dan almarhum George Michael.

Empat dari 10 mengatakan bahwa mereka sangat menyukai atmosfer dari penonton konser musik dan hampir satu dari 10 menggambarkan pertunjukan sebagai “pengalaman spiritual.” “Kita semua tahu betapa bagusnya menyaksikan band atau artis favorit konser, tetapi sekarang kita memiliki buktinya,” katanya. (NDYK)

Pantai Populer di Asia Tenggara Ditutup bagi Pelancong

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Beberapa pulau dengan deretan pantai indah di Asia Tenggara menjadi terlarang bagi wisatawan mulai pertengahan tahun ini. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah setempat untuk berupaya melindungi ekosistem pesisir dari ancaman pemanasan global.

Meski begitu, sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, Rabu (28/3/2018), penutupan pantai-pantai tersebut berisiko mengancam kelangsungan industri pariwisata, yang salah satu dampak terburuknya adalah puluhan ribu orang terancam kehilangan pekerjaan.

Sejauh ini, baru pemerintah Thailand dan Filipina yang memberlakukan kebijakan ini. Kedua negara itu secara berkala akan menutup pantai wisata setiap tahunnya.

Di Thailand, pantai Maya Bay, terkenal karena menjadi lokasi pengambilan gambar film The Beach yang dibintangi Leonardo DiCaprio — akan ditutup selama empat bulan setiap tahunnya.

Sedangkan di Filipina, para pejabat berencana untuk menutup pulau Boracay selama enam bulan, dan dimulai setiap akhir April. “Kepulauan memiliki ekosistem yang sangat rapuh, dan tidak dapat menampung menangani begitu banyak orang, polusi dari kapal, beban bangunan hotel di tepi pantai,” kata Thon Thamrongnawasawat, seorang ahli kelautan di Bangkok.

“Terumbu karang telah terdegradasi oleh laut yang semakin hangat. Terkadang, penutupan lengkap adalah satu-satunya cara bagi alam untuk ‘menyembuhkan’ dirinya,” lanjutnya.

Menurut Thon, lebih dari tiga perempat terumbu karang di Thailand telah rusak akibat naiknya suhu laut, serta pariwisata yang tidak terkendali. Thailand sempat menutup puluhan lokasi wisata penyelaman pada 2011, setelah laut yang luar biasa hangat menyebabkan kerusakan parah pada terumbu karang di Laut Andaman.

Deretan pantai berpasir putih di negeri gajah putih telah mendukung pencapaian rekor jumlah kunjungan wisatawan tahun lalu, yang berkontribusi sebanyak 12 persen dari total pertumbuhan ekonominya.

Asia Tenggara diperkirakan akan menanggung beban besar akibat meningkatnya kerusakan terumbu karang. Hal itu berisiko mengurangi potensi pendapatan nelayan, dan juga mengancam beberapa negara kehilangan wilayah pesisir yang disebabkan oleh kian ganasnya gelombang laut.

Di Filipina, negara Asia Tenggara yang paling rentan terhadap perubahan iklim, dilaporkan sekitar dua juta orang mengunjungi Boracay tahun lalu, yang terkenal karena pantainya berpasir putih. Pada kunjungan bulan lalu, Presiden Rodrigo Duterte menyebut pulau itu seperti ‘septic tank’ karena banyaknya limbah dibuang ke laut.

Presiden Duterte mengingatkan bahwa bencana lingkungan akan kian mengancam, jika deretan bangunan menjulang di tepi pantai tidak segera ditertibkan. Sejalan dengan hal itu, lembaga pemerintah setempat telah merekomendasikan penutupan pulau selama enam bulan, untuk mulai memperbaiki masalah.

Organisasi operator tur di Boracaya mengatakan lebih dari 36.000 pekerjaan tengah terancam oleh regulasi tersebut. “Kami mendukung pemerintah dalam mengadopsi praktik pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, tetapi tidak dalam menutup seluruh pulau,” kata Asosiasi Agen Perjalanan Filipina.

Berbeda dengan di Thailand, pemerintah di sana memilih skema perbaikan lingkungan pesisir dalam jangka pendek. “Pariwisata itu penting, tetapi kita perlu melestarikan ruang-ruang ini untuk generasi masa depan kita, untuk penghidupan di masa depan,” ujar juru bicara pemerintah setempat. (DAY)

Airbnb Ramaikan Perayaan Songkran

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Merayakan perayaan Songkran di Thailand, pada 19 Maret sampai 15 April 2018, Airbnb untuk pertama kalinya meluncurkan Pengalaman Bertema Songkran. Perayaan Songkran, sebuah perayaan yang bentuknya berupa festival dimana perayaan ini termasuk perayaan besar di Thailand.

Pada perayaan Songkran, penduduk dengan sebutan Negara Gajah Putih menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada para leluhur dengan mengunjungi kuil untuk berdoa dan mengirim persembahan, termasuk menuang air ke patung Buddha mengharap keberuntungan dan kesejahteraan di sepanjang tahun mendatang.

“Tema ‘Pengalaman Airbnb Spesial Perayaan Songkran’ Airbnb ingin Penduduk lokal dan wisatawan dapat terhubung dan mengikuti aktivitas bersama dalam nuansa perayaan Songkran,” ungkap Sriram Vaidhya, Head of Trips Asia Tenggara dan India Airbnb, dalam siaran resminya, Rabu (28/3/2018).

Para wisatawan nantinya dapat belajar langsung dari pemilik Homestay tentang suasana Thailand selama perayaan Songkran dan bisa mengikuti ritual tradisional bersama mereka.

Airbnb menargetkan kedatangan wisatawan di Thailand untuk perayaan Songkran ini lebih dari 35.000 orang, sehingga untuk penduduk lokal Thailand yang berminat untuk menjadi penyelenggara dan berbagi pengalaman akan Thailand pada perayaan Songkran, diharapkan bisa bergabung dengan Airbnb. (redaksibisniswisata@gmail.com)