Upgrade Kabin, Singapore Airlines Investasi US$ 350 Juta

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Singapore Airlines, maskapai asal Singapura berinvestasi US$ 350 juta untuk melengkapi 20 pesawatnya dengan produk kabin baru.

Mengutip Reuters, Rabu (28/3/2018), Singapore Airlines merupakan pelanggan terbesar untuk pesawat Boeing jenis 787-10. Saat ini Singapore Airlines sedang menunggu 49 unit 787-10 yang dipesan dari Boeing. SIA tercatat sebagai pemesan terbanyak pesawat terpanjang jenis Dreamliner ini.

Dari 49 pesawat, Singapore Airlines berencana mengubah tampilan kabin 20 pesawat. Sebanyak 20 pesawat ini akan dikhususkan untuk penerbangan kelas bisnis dengan tingkat kenyamanan yang tidak dimiliki oleh armada Airbus SE A330 dan Boeing 777.

Dengan pesawat baru 787-10 tergolong sebagai jet penumpang hemat bahan bakar serta upgrade 20 pesawat khusus untuk kelas bisnis, Singapore Airlines mampu beroperasi dengan lebih efisien dan meningkatkan basis penumpang kelas bisnis. Melalui cara ini, Singapore Airlines kembali bermain di kelas premium, setelah sebelumnya selama bertahun-tahun berkutat di segmen low-cost carrier.

Singapore Airlines tahun lalu meluncurkan program transformasi tiga tahun yang dirancang untuk membantunya bersaing lebih efektif melawan saingan China dan Timur Tengah dan maskapai berbiaya rendah.

“Ya, saya pastikan Singapore Airlines sebagai pemesan terbanyak,” ujar Dinesh Keska SVP Sales Asia Pacifix dan India Boeing Commercial Airplane, saat acara kedatangan pesawat di Singapura.

Singapore Airlines (SIA) menerima penyerahan pesawat Boeing 787-10 dari produksi pabrik di North Charleston, South Carolina. SIA merupakan maskapai penerbangan pertama di dunia yang menerima penyerahan jenis pesawat Boeing terbaru tersebut.

Armada itu akan mulai beroperasi secara komersial bulan depan. Armada ini – merupakan yang pertama dari 49 jenis pesawat Boeing 787- 10 pesanan SIA. Sebelumnya, serah terima secara resmi diterima berlangsung di North Charleston, AS, 25 Maret 2018 waktu setempat.

CEO SIA Goh Choon Phong langsung melakukan serah terima di North Charleston. Acara seremonial ini juga turut dihadiri Kevin McAllister, President and CEO Boeing Commercial Airplanes, juga jadir Dominic Horwood, Rolls-Royce Director Customers and Services – Civil Aerospace, serta tiga ribu karyawan Boeing dan tamu undangan lainnya.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami menjadi maskapai pertama di dunia yang menerima penyerahan pesawat yang spektakuler ini. Pesawat 787-10 ini merupakan suatu perpaduan yang menawan dari hasil teknik dan sebuah maha karya seni tinggi,” ungkap Goh saat acara seremonial penyerahan pesawat tersebut.

“Hal ini akan menjadi elemen penting dalam strategi pertumbuhan secara keseluruhan, yang memungkinkan kami untuk memperluas jaringan rute penerbangan serta memperkuat operasional kami,” tambah Goh.

“Penyerahan pesawat Boeing 787-10 ini menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk senantiasa mengoperasikan armada pesawat modern, serta menandai dimulainya fase baru kerja sama kami dengan Boeing.” ucapnya.

McAllister menambahkan ini merupakan hari bersejarah bagi kami semua di Boeing dan semua penyuplai mitra global kami. Kami senang dapat menyerahkan pesawat 787-10 Dreamliner pertama kepada Singapore Airlines, salah satu maskapai terkemuka di dunia. Kami juga merasa sangat terhormat oleh kemitraan dan kepercayaan yang telah terjalin dengan Singapore Airlines, sebagaimana tercermin dari terus berulangnya pemesanan pesawat Dreamliner,” jelasnya.

Pesawat 787-10 milik SIA akan dioperasikan pada penerbangan dengan durasi hingga delapan jam. Osaka dan Perth akan menjadi destinasi pertama yang dijadwalkan untuk dilayani oleh armada baru ini mulai dari bulan Mei 2018. Sebelum diperkenalkan pada rute-rute tersebut, pesawatBoeing 787-10 ini akan dioperasikan pada penerbangan tertentu menujuBangkok dan Kuala Lumpur yang bertujuan untuk pelatihan awak pesawat. (NDY)

Bali Tawarkan Desa Wisata di Bursa Wisata Internasional

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Desa wisata di Bali memang belum mendapat perhatian banyak bagi wisatawan. Untuk mendonglrak kunjungan turis ke desa-desa wisata di Bali, Pemprov Bali menawarkan desa-desa wisata pada bursa pameran wisata tingkat internasional, bertajuk “Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2018” yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, pada 26-30 Juni 2018.

“Misi kita adalah mengembangkan desa-desa wisata yang potensial untuk dijadikan destinasi baru kepada wisatawan yang datang ke Bali,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali, I Made Badra dijumpai di Seminyak, Rabu (28/3/2018).

Kabupaten Badung sebagai sentra pariwisata Pulau Dewata mendorong seluruh kabupaten kota di Bali untuk aktif memasarkan obyek-obyek pariwisata di ajang ini. Made Badra berharap masing-masing daerah menyiapkan lima peserta untuk ikut BBTF, terdiri dari tiga pelaku industri pariwisata, satu agen perjalanan, dan minimal satu desa wisata.

Sembilan kabupaten kota masing-masingnya minimal harus mengikutsertakan satu desa wisata untuk dipromosikan di BBTF 2018. Kabupaten Badung setidaknya memiliki 11 desa wisata yang rutin ditawarkan di berbagai bursa pariwisata dunia.

Made Badra mengatakan akan ada tambahan enam desa wisata baru untuk menyeimbangkan kue pariwisata di Badung Utara dan Badung Selatan. Dia berharap seluruh desa di Badung menjadi desa wisata sebagai modal obyek wisata budaya di Bali. “Promosi desa-desa wisata bisa memperpanjang lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara menjadi lima hingga enam hari,” katanya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Bali, I Ketut Ardhana mengatakan sampai hari ini, panitia BBTF 2018 mendata 181 pembeli (buyer) dan 107 penjual (seller) terdaftar sebagai partisipan. Jumlah negara yang ikut serta juga meningkat dari 40 negara tahun lalu menjadi 42 negara tahun ini. “Ajang ini harapannya menjadi market place dunia yang dibanggakan Indonesia,” katanya.

Ardhana mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah pusat, provinsi, daerah, industri, dan masyarakat untuk menyukseskan acara tahun kelima ini. BBTF 2018 juga melibatkan 21 provinsi di Indonesia untuk ikut memasarkan destinasi pariwisata di daerah masing-masing. Angka ini meningkat dibanding 19 provinsi tahun lalu.

Operator pariwisata yang ikut serta sebagai penjual di BBTF 2018 bukan hanya dari Indonesia, melainkan juga negara luar, seperti Myanmar, Kamboja, United Arab Emirates (UAE), Uzbekistan, dan Bhutan. Operator pariwisata yang berperan sebagai pembeli terbanyak berasal dari Australia (23 buyers), India (19), Inggris (15), Prancis (11), Malaysia (7), dan Belanda (6).

Sisanya adalah negara-negara Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Cina, Hong Kong, Filipina, Kamboja, Singapura, Nepal, Pakistan, dan Thailand. Pembeli dari Eropa berasal dari Jerman, Swedia, Polandia, Ukraina, Norwegia, Slovenia, Spanyol, Kroasia, dan Bulgaria. (REP)

BBTF 2018, 42 Negara Siap Hadir Target Transaksi Rp7,8 T

this formate

KUTA, BALI, bisniswisata.co.id: Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2018 kembali menyemarakkan bursa pameran wisata tingkat internasional. Sedikitnya 181 operator tur dari 42 negara mengonfirmasi partisipasi hadir selaku pembeli, karena itu target transaksinya sekitar Rp 7,8 triliun. Target ini dibandingkan tahun 2017 meraup Rp5,6 triliun.

“Kami optimis target tercapai. Mengingat, pariwisata Bali dan Indonesia semakin menarik minat pelaku pariwisata dunia berpartisipasi pada tahun ini. Apalagi event tahun ini kan business to business,” lontar Ketua Asita (Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia) Bali Ketut Ardana selaku Ketua Panitia Penyelenggara BBTF di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu (28/3/2018).

Menurut Ardana, jumlah kehadiran pembeli asing itu baru merupakan angka sementara yang dicatat per hari Rabu ini yang berpeluang besar masih akan bertambah lagi. Jika dibandingkan tahun lalu, BBTF 2017 diikuti 200 operator tur yang merupakan perusahaan jasa pariwisata dari 38 negara.

Tahun ini, operator tur yang berpartisipasi paling banyak berasal dari Australia mencapai 23 perusahaan, India (19), Inggris (15) dan Prancis (11). Sisanya merupakan perusahaan pariwisata di antaranya dari Cina, Jerman, Kroasia, Brazil, Ukraina, Arab Saudi, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Spanyol, Israel, Belanda, Polandia, Tunisia, Kanada, Cile, Jepang, Korea Selatan, Ghana dan negara di kawasan Asia Tenggara.

Dilanjutkan, para penjual selain dari pelaku pariwisata dari Bali dan provinsi lain di Indonesia, tahun ini untuk pertama kalinya BBTF juga akan diikuti oleh penjual mancanegara dari Thailand, Myanmar, Kamboja dan Kota Dubai Uni Emirat Arab (UAE). Bahkan pelaku pariwisata dari Thailand yang paling bersemangat untuk ikut bertransaksi dalam ajang bisnis yang digelar sejak tahun 2014 itu.

Hingga saat ini, lanjut dia seperti dilansir laman Republika.co.id, sudah ada 10 agen perjalanan wisata dari negeri gajah putih itu yang berminat menjadi “seller” di BBTF tahun ini.

BBTF yang Asita Bali diselanggarakan 26-30 Juni 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dengan tema “Exploring the Colours of Indonesia”. BBTF merupakan marketplace bagi para pelaku usaha wisata Indonesia dan luar negeri. Para buyers dan sellers sama-sama pelaku bisnis, bukan wisatawan. Itu sebabnya nilai transaksi bisa sangat besar sampai setahun ke depan.

Sehingga ini bukan travel fair biasa yang jualan langsung kepada wisatawan, tapi justru para pelaku usaha wisata dari tur, maskapai, hotel, inbound dan outbound agent saling berjual beli. Dari deal bisnis yang terjadi, diharapkan lahir paket-paket wisata yang bisa dijual kepada para traveler.

Wakil Ketua ASITA Bali Putu Winastra mengatakan pihaknya mengharapkan bisa mendapatkan dukungan dari maskapai di Indonesia, terutama Garuda Indonesia. Bagaimanapun, pesawat memegang peranan penting dalam menjual destinasi wisata.

“Buyers kan tidak cuma jual Bali, mereka perlu akses ke luar Bali dan kita butuh peranan maskapai, bagaimana konektivitasnya. Tahun lalu kita gandeng Qatar Airways untuk membawa buyers ke Indonesia, kita harap sekarang didukung maskapai Indonesia,” kata Winastra.

Usai BBTF nanti, para buyer akan diajak tur ke Banyuwangi, Toraja, Lembata, Jembrana, Bangli dan Karangasem. “Kita mau kasih kesempatan para buyer lihat langsung lokasi dan aksesibilitas,” jelas dia. (NDY)

Libur Paskah Nonton Fremantle Internasional Street Arts Festival ke 20

this formate

Para seniman mancanegara beraksi di Fremantle International Street Arts Festival.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Fremantle, kota pelabuhan dekat Perth, Ibukota Australia Barat punya acara menarik menyongsong libur Paskah mendatang dengan diselenggarakannya Fremantle International Street Arts Festival.

Para seniman dari seluruh penjuru dunia akan berkumpul untuk menghibur para wisatawan selama empat hari berturut-turut, festival ini akan jatuh pada masa libur panjang Paskah –dimulai dari tanggal 29 Maret sampat tanggal 2 April 2018, demikian rilis dari Badan Pariwisata Australia Barat, hari ini.

Bermula dari budaya lokal Fremantle – budaya mengamen yang dimulai pada tahun 1999, jalan-jalan yang berada di Fremantle sekarang  telah diubah menjadi teater terbuka yang mengagumkan dan unik. Fremantle juga memiliki restoran-restoran, pop bar, maupun   kedai-kedai yang mudah ditemukan di sepanjang jalan.

Dikenal sebagai negara bagian terdekat dari Indonesia, perjalanan ke Perth yang merupakan ibukota Australia  Barat dapat ditempuh dengan 4,5 jam penerbangan udara dari Jakarta. Selain dikenal sebagai salah satu kota yang paling menarik dan paling nyaman untuk ditinggali, Perth unggul dalam bidang budaya, gaya hidup maupun acara-acara internasional.  

Berjarak 30 menit berkendara ke arah Selatan dari Perth, kota pelabuhan yang lebih dikenal sebagai Fremantle, merupakan kota di mana masa lalu dan masa kini yang mampu menciptakan pengalaman budaya yang memperkaya para wisatawan.

Suasana Fremantle Street Art Festival tahun lalu

Fremantle memiliki sejarah marin, kisah narapidana dan peninggalan jaman kolonial yang dapat dijelajahi dengan jalanan yang masih kental akan nuansa pelabuhan pada abad   ke 19.

Sementara   itu, pasar   dan bar yang  ramai pengunjung  serta kafe yang berada disepanjang jalan akan memberikan pengalaman gaya hidup warga lokal.

Diadakan setiap tahun, Fremantle Internasional Street Arts Festival merupakan acara yang wajib dikunjungi pada saat menyambangi Perth pada musim libur panjang Paskah.

Di sini, wisatawan bisa menyaksikan berbagai pertunjukan, yang cocok untuk berbagai umur dan selera. Untuk memperingati  hari jadinya yang ke-20, Fremantle International Street Festival di tahun 2018 ini menawarkan program yang paling menarik dari tahun-tahun yang sebelumnya.

Wisatawan bisa menyaksikan Kae Wright Dynamite – wanita dengan berbagai macam talenta, memutar 35 hula-hoops sekaligus pada tubuhnya dan juga aksi sulap api, pisau dan telur, serta atraksi magis lainnya.

Anda juga akan terpikat dengan keahlian sulap dan kemahiran tangan yang mencengangkan dari pemenang Sweden’s Got Talent, Charlie Caper. Saksikan juga keahilan akrobat dan foot jugglers, ditampilkan oleh Kate dan Pasi yang berasal dari Finlandia.

Di kala senja, pengunjung dapat melihat atraksi BirdMen dari Belanda yang menyerbu Esplanade Park. Jika  suka dengan hal-hal tabu, jangan lewatkan aksi berani Nudes dari Nasional Theatre Company yang berasal dari Inggris.

 

 

Salju Oranye Selimuti Destinasi Wisata Eropa Timur

this formate

MOSKOW, bisniswisata.co.id: Wisatawan asing yang tengah berwisata salju dikejutkan dengan perubahan warna salju. Salju umumnya berwarna putih kini berubah menjadi berwarna oranye di beberapa kota di kawasan Eropa timur seperti Rusia, Ukraina, Bulgaria, dan Rumania. Hal ini terjadi akibat insiden cuaca aneh. Peristiwa langka ini membuat warga di negara ini penasaran.

Gunung-gunung dan perbukitan yang tertutup salju terlihat layaknya padang gurun. Beberapa tempat wisata pun terkena dampak dari adanya salju oranye ini. Misalnya resor ski di Sochi. Resor yang menjadi arena Olimpiade Musim Dingin Rusia 2014 ini, juga tertutup salju berwarna oranye itu.

Beberapa wisatawan menduga fenomena aneh itu terjadi karena tercampurnya pasir dan salju mengikuti berbagai teori yang telah dikemukakan para ahli. Ahli meteorologi mengatakan fenomena ini disebabkan pasir dari gurun Sahara bercampur dengan salju dan hujan di udara.

Namun untuk memastikan penyebab fenomena itu, para ahli dari Pusat Hidrometerologi Sochi dan Pemantauan Laut Hitam dan Azov telah dikirim ke resor Sochi untuk melakukan penelitian.

Pemain ski dan snowboarder dari resor dekat kota Rusia Sochi juga mengeluhkan hal serupa dan mengunggah foto-foto fenomena yang tidak biasa itu di media sosial.

Kondisi ini juga terjadi di Gunung Elbrus, yang terletak sekitar 150 km dari Sochi. Seperti dilaporkan media ABC, salju menutupi permukaan gunung membuatnya seperti kondisi di Mars. Longsoran salju terjadi dan membuat 15 mobil terkubur di lapangan parkir, yang kemudian langsung di keluarkan oleh petugas.

Fenomena serupa terjadi pada 2007 ketika salju oranye menyelimuti lebih dari 15.000 kilometer persegi wilyah di Siberia, yang juga di Eropa. Saat itu, para ahli tidak dapat mengidentifikasi apa penyebabnya namun salju yang turun dilaporkan mengandung empat kali tingkat unsur pasir dari biasanya serta mengandung minyak. (DAY)

Kuliner Peninggalan Kolonial di Hotel Semesta

this formate

SEMARANG, bisniswisata.co.id: Peninggalan kolonial yang masih bisa dinikmati bangsa Indonesia di era sekarang atau era milenial adalah pertukaran budaya kuliner dan cagar budaya gedung bangunan bernilai sejarah berunsur wisata.

Berkonsep Belanda Jawa inilah muncul ide dari Chef Ari Wibowo dari Hotel Semesta Semarang, Jawa Tengah, untuk mengeksplorasi menu kuliner peninggalan kolonial Belanda yang sangat populer di masyarakat Indonesia dengan adaptasi lidah Nusantara.

Di antaranya kuliner smoor, dari kata Belanda asli Stomerijj. Stomerijj berubah menjadi semur karena saat penjajah yang memiliki pekerja Indonesia berteriak agar mereka memasak dalam stomerijj, namun yang didengar oleh pekerja Indonesia adalah smoor yang akhirnya menjadi semur. Ciri dari masakan semur ini adalah kekuatan rempah yang mana memang Indonesia kaya akan rempah.

Jadi, Semur yang kita kenal biasanya hidangan daging rebus yang diolah sedemikian rupa dalam kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan cengkeh. Penggunaan kecap manis yang terbuat dari kedelai hitam adalah bahan paling penting dalam proses pembuatan semur karena berfungsi untuk menguatkan cita rasa, dan warna pekat pada kuah.

Salah satu buku resep tertua dan paling lengkap mendokumentasikan resep masakan di Hindia Belanda, Groot Nieuw Volledig Oost-Indisch Kookboek yang terbit pada 1902, memuat enam resep semur (Smoor Ajam I, Smoor Ajam II, Smoor Ajam III, Smoor Bandjar van Kip, Smoor Banten van Kip, Solosche Smoor van Kip).

Buku ini menegaskan bahwa smoor yang kemudian dilafalkan sebagai semur adalah masakan yang dikembangkan di dalam dapur Indis, kaum peranakan Eropa. Ketika itu, orang Eropa yang bisa memasak dengan rempah-rempah terutama rempah di asia dianggap sebagai kalangan aristokrat. Hidangan semur ini diterima dengan baik oleh lidah kaum priyayi Belanda, dan menjadi menu rijsttafel.

Walau tidak adopsi secara langsung semur merupakan pengembangan hidangan tradisional Belanda yang bernama hachee. Hachee sendiri merupakan hidangan daging rebus yang dipotong-potong, kadang-kadang juga menggunakan ikan, burung, dan sayuran. Bumbu dasarnya adalah bawang dan rasa asam (biasanya didapat dari cuka atau wine). Cengkeh dan daun salam lalu ditambahkan ke dalam kuah kaldunya yang kental. Hachee kelak menjadi trigger untuk hidangan semur, dengan bahan khas rempah Indonesia.

Selain smoor, peninggalan kolonial lainnya adalah fricadelle, dari kata Belanda asli yaitu frikadeller. Namun masyarakat menyebutnya perkedel, merupakan versi lokal dari frikadeller, gorengan berbahan kentang dan daging cincang, irisan daun bawang dan daun seledri kemudian di campur bumbu-bumbu. Ini menunjukkan pengaruh Belanda dalam seni memasak Indonesia.

Kuliner lainnya dari Belanda yang sudah menyatu dengan Indonesia, antara lain:

#. Sup Brenebon

Hidangan sup ini dibuat dari kacang merah dan sayuran yang disajikan dalam kuah kaldu daging, dengan campuran bumbu sup pada umumnya seperti bawang putih, merica dan bumbu-bumbu lain.

Masakan ini berasal dari pengaruh masakan Belanda yang diadopsi oleh masyarakat Indonesia bagian timur. Nama “brenebon” merupakan pengucapan lokal Manado yang berasal dari Bahasa Belanda, yaitu bruine bonen; bruine berarti “warna coklat”, sementara bonen berarti “kacang”, maka bruine bonen berarti “kacang merah”. Yang membedakannya Sup Brenebon bekuah bening, sementara bruine bonen terlihat kental, dengan campuran krim.

#. Klappertaart

Klapertart atau Klappertaart adalah makanan khas Belanda yang sudah mendapatkan tempat khusus bagi orang Indonesia. Klappertaart di Indonesia dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur.

Resep adonan tersebut merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya.

#. Kue Cubit

Tidak ada informasi yang jelas mengapa kue ini kemudian dinamakan kue cubit, meski beberapa orang meyakini bahwa nama kue cubit berasal dari proses pembuatannya. Adonan kue cubit dimasukkan ke dalam cetakan-cetakan kecil, kemudian dimasak. Nah, setelah matang, pedagang kue cubit akan mencubit kue-kue tersebut menggunakan alat pencapit.

Kue cubit memiliki bentuk dan cara pembuatan yang sama dengan sebuah panganan favorit masyrakat di Negeri Belanda, namanya poffertjes.
Di Indonesia dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Resep adonan tersebut merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya.

Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Aturan Pengoperasian Seaplane Digodok

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Peraturan tentang pengoperasian seaplane atau pesawat amfibi tengah digodok oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Keberadaan Seaplane sangat dibutuhkan untuk mendukung pariwisata, terutama destinasi wisata yang berada di pelosok antar pulau.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso mengatakan pihaknya saat ini sedang menggodok aturan terkait pengoperasian pesawat amfibi di Indonesia. Salah satu aturan yang dibahas mengenai aerodrome (pelabuhan udara) serta jenis pesawat amfibi yang bisa dioperasikan.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai pantai dan sungai. Namun hambatannya menuju ke sana banyak, misalnya ombak tinggi atau pendangkalan sungai, sehingga kapal sulit berlayar. Untuk itu kita siapkan transportasi udara dengan pesawat amfibi, yang lebih cepat dan sedikit hambatannya,” ujar Agus dalam keterangannya resmi, Selasa (27/03/2018).

Dilanjutkan, biaya membangun pelabuhan udara di perairan lebih murah dibandingkan dengan di darat. Pencarian lokasinya juga relatif lebih mudah dibanding di daratan, yang membutuhkan lahan datar serba luas.

“Kita sedang siapkan regulasinya dengan mengacu pada Annex Organisasi Penerbangan Sipil Internasional terutama annex 14 tentang aerodromes serta UU no. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan no. PM 74 tahun 2013 tentang CASR 139 Aerodromes,” sambungnya.

Kemenhub juga akan mengatur jenis pesawat amfibi yang bisa digunakan agar keselamatan penumpang lebih terjamin. “Ada keinginan dari PT Dirgantara Indonesia selaku pabrik pembuat pesawat di Indonesia untuk melengkapi pesawat yang saat ini sedang dikembangkan, yaitu N219, dengan perlengkapan-perlengkapan amfibi,” jelasnya.

Diharapkan aturan pesawat amfibi bisa segera terwujud sehingga angkutan udara ini bisa menjadi transportasi yang bisa dinikmati semua kalangan di Indonesia, khususnya masyarakat pedalaman. Ia menegaskan, harga tiketnya juga akan lebih murah dari pesawat biasa.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara selalu berupaya untuk memberikan pelayanan kepada kepentingan konektivitas transportasi tidak hanya udara tetapi juga antarmoda agar instruksi Presiden Jokowi untuk memperkuat konektivitas makin cepat terealisasi,” ucapnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Dua Wahana Baru Ancol Telan Rp 15 Miliar

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk meluncurkan dua wahana seluncuran baru yaitu, Skybox dan & Dragon Race di area Atlantis Water Adventure, yang menelan investasi sekitar Rp 15 miliar.

“Kami menargetkan dengan adanya penambahan dua wahana baru tersebut jumlah pengunjung naik 20 persen atau mencapai 1 juta orang hingga akhir tahun. Dan ini juga diharapkan bisa mendongkrak pendapatan Atlantis Water hingga mencapai Rp 60 miliar,” papar Direktur Utama Paul Tehusijarana dalam peluncuran dua wahana baru Atlantis Water Adventure, Selasa (27/3/2018).

Untuk Dragon Race sendiri di datangkan dari Turki yang memiliki empat jalur berdampingan dengan panjang mencapai 116,6 meter. Dengan demikian, para pengunjung akan dapat saling beradu cepat sampai ke ujung seluncuran. Sebelum memulai berseluncur, setiap pengunjung wajib menggunakan matras khusus yang sudah disediakan.

Sedangkan sensasi mendebarkan bisa ditemui di wahana Sky Box. Di wahana ini pengunjung masuk ke dalam sebuah tabung kaca. Setelah hitungan mundur, lantai tabung akan terbuka kemudian pengunjung akan merasakan sensasi jatuh bebas pada kemiringan 80 derajat dari ketinggian 14 meter.

Kecepatan luncur dari wahana ini 56 km/jam atau setara dengan 5 detik di seluncuran sepanjang 78,6 meter. Namun tidak semua orang bisa menikmati kedua wahana seluncur baru ini, ada syaratnya, yaitu minimal tinggi badan 120 cm.

“Selain itu, bagi anak di bawah usia 12 tahun harus didampingi orang tua. Tubuh harus dalam kondisi fit. Syarat lainnya, tidak boleh menggunakan perhiasan saat meluncur,” tandasnya.

Ditambahkan, 2 wahana baru ini dibuat untuk menjawab tantangan dan kompetisi antara waterpark yang ada di Indonesia. “Kompetisi antar waterpark sekarang sangat-sangat ketat, di Jakarta saja sudah ada berapa waterpark. Ini jadi tantangan bagi Ancol, bagaimana membuat Atlantis ini makin diminati pengunjungnya,” jelasnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Jendela Pesawat Komersinal Kok Berbentuk Oval?

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ada banyak hal rahasia pada desain pesawat komersial yang perlu diketahui banyak orang. Pernahkah dalam benak Anda terpikir mengapa semua jendela pesawat komersil berbentuk oval? Adakah aturan baku yang membuat semua pesawat harus berjendela bulat?

Jendela pesawat yang dibuat oval bukanlah pilihan desain yang sembrono. Ini adalah inovasi, temuan yang mampu menyelamatkan jutaan jiwa. Jika jendela pesawat komersil dibuat persegi, seperti jendela di rumah, seluruh pesawat nampaknya akan hancur di tengah penerbangan. Mengapa?

Menurut informasi dikutip laman curiosity.com, Selasa (27/3/2018), sekitar pertengahan abad ke-20, maskapai komersial mulai menerbangkan pesawat mereka di ketinggian lebih tinggi. Terbang lebih tinggi ternyata langkah jitu penghematan uang, mengingat terbang lebih tinggi dapat mengurangi kepadatan udara, itu artinya mengurangi hambatan pesawat sehingga lebih sedikit bahan bakar yang terbuang.

Untuk bisa terbang lebih tinggi lagi, maskapai harus melakukan beberapa perubahan desain pesawat komersil. Pertama, kabin pesawat harus diberi tekanan agar semua penumpang bisa bernapas dengan baik saat terbang lebih dari 30.000 meter di atas permukaan laut.

Kedua, desain luar pesawat harus dibuat silindris untuk menahan tekanan udara. Nyatanya kedua desain itu saja tidak cukup, pada 1950-an, tiga pesawat jatuh. Ada satu hal yang mereka lupakan, mereka masih menggunakan jendela persegi.

Sementara jendela persegi dianggap bermasalah bagi pesawat untuk bisa terbang lebih tinggi, karena ada perbedaan tekanan atmosfer dan kabin. Perbedaan ini membuat kabin melebar, yang menjadikan material, dalam hal ini jendela, menjadi rusak.

Berbeda dengan jendela berbentuk oval, yang dipercaya mampu mengalirkan tekanan udara dengan lancar ke sekitar badan pesawat. Jendela oval juga membentuk mengurangi penumpukan tekanan udara yang berpotensi merusak bentuk pesawat. (DAY)

Tripadvisor: 25 Hotel Terbaik Dunia, Indonesia Tak Lolos

this formate

MASSACHUSSETT, bisniswisata.co.id: Menginap di hotel saat bepergian memberi kesan tersendiri bagi para pelancong. Tripadvisor, situs wisata terbesar di dunia yang membantu wisatawan dalam merencanakan dan memesan perjalanan wisata pun memperkenalkan 25 hotel terbaik di ajang Travel Choice Award 2018. Sayang dari jumlah itu, tak ada satupun hotel di Indonesia yang lolos pilihan wisatawan.

Sama seperti sebelumnya, penilaian hotel terbaik ini berdasarkan jutaan pembaca memberikan ulasan sepanjang 2017. Untuk hotel terbaik diposisi teratas ditempati Viroth’s Hotel di Siem Reap Kamboja. Pada situs TripAdvisor, Viroth’s Hotel dinilai memberikan yang terbaik dengan staf yang ramah.

Selain itu, meski memiliki ukuran yang sedang, namun hotel ini memiliki lingkungan yang tenang dan mudah di akses dari pusat kota dengan berjalan kaki. “Nyaman, meski hotel berukuran sedang. Staf yang baik, ramah dan selalu membantu. Kami memilih kamar gang menghadap ke kolam renang. Lingkungan yang tenang dan mudah diakses ke pusat kota dengan berjalan kaki singkat,” tulis TripAdvisor di situs resminya, Selasa (27/03/2018).

Di peringkat kedua ada Tulemar Bungalows & Villas di Kosta Rika dan peringkat ketiga ada Umaid Bhawan Palace Jodhpur, India. Sayangnya, hotel-hotel di Indonesia tidak masuk dalam daftar ini. Berikut 25 hotel terbaik versi TripAdvisor 2018:

1. Viroth’s Hotel, Kamboja
2. Tulemar Bungalows & Villas, Kosta Rika
3. Umaid Bhawan Palace Jodhpur, India
4. Hanoi La Siesta Hotel & Spa, Vietnam
5. Gili Lankanfushi, Maldives

6. Hotel Belvedere, Italia
7. The Nantucket Hotel & Resort, Amerika Serikat
8. La reserve Paris Hotel and Spa, Prancis
9. Nayara Springs, Kosta Rika
10. Hanoi La Siesta Hotel Trendy, Vietnam

11. Shinta Mani Shack, Kamboja
12. Kayakapi Premium Caves Cappadocia, Turki
13. Leela Palace Udaipur, India
14. Hotel 41, Inggris
15. Baros Maldives

16. Belmond Palacio Nazarenas, Peru
17. The Killarney Park Hotel, Irlandia
18. The Milestone Hotel and Residences, Inggris
19. Hotel Estalagem St Hubertus, Brasil
20. The Oberoi, Mauritius

21. Aria Hotel Budapest by Library Hotel Collection, Hungaria
22. Quinta Jardins do Lago, Portugal
23. The Tuscany, Turks dan Caicos
24. Eden Rock St Barths, St Barthelemy
25. Baraza Resort & Spa, Tanzania (NDY)