Spotify Hadirkan Fitur Baru bagi Pengguna Gratisan

this formate

STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Layanan musik streaming, Spotify merilis fitur baru. Mereka akan melakukan pembaharuan untuk layanan musik gratisnya. Dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/04/2018) perusahaan akan sedikit mengutak-atik layanan gratis untuk lebih mudah digunakan.

Perubahan ini rencananya akan menyasar pengguna aplikasi mobile. Spotify perlu menarik pendengar baru untuk memuaskan investor yang menghargai perusahaan baru berdasarkan pertumbuhan pengguna.

Layanan gratis menghasilkan pelanggan baru dan dapat mengarahkan ke penawaran berbayar. Versi berbayar menyumbang kurang dari setengah basis pelanggan Spotify, tetapi menghasilkan sekitar 90 persen dari 4,09 miliar euro pada pendapatan 2017.

Model ini telah bekerja dengan baik. Spotify yang berbasis di Stockholm memiliki 157 juta pengguna pada akhir tahun 2017, termasuk 71 juta pelanggan berbayar. Pertumbuhan streaming berbayar telah mendorong penjualan industri musik selama tiga tahun berturut-turut.

Dengan layanan yang diperbarui, pendengar seluler gratis akan dapat mengakses daftar putar lebih cepat dan memiliki kontrol lebih besar atas lagu apa yang mereka dengar di daftar putar teratas, meniru produk berlangganan bebas iklan dari Spotify. Paket dasar adalah US$9,99 per bulan.

Spotify memperkirakan akan mencapai sekitar 200 juta pengguna pada akhir tahun, dan sebanyak 96 juta pelanggan, menurut perkiraan Maret. Raksasa teknologi Amazon.com Inc., Apple Inc. dan Alphabet Inc. bersaing untuk pangsa pasar musik yang lebih besar. (BLOOM)

Sambut Lebaran, Garuda Tambah Jumlah Penerbangan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menambah kapasitas angkut hingga delapan persen untuk menyambut momentum libur Lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H) yang bertepatan dengan libur sekolah.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury dalam pengukuhan kerja sama Garuda Indonesia Citi Card di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Kamis, mengatakan peningkatan kapasitas angkut penumpang itu dilakukan dengan penambahan penerbangan hingga penggunaan pesawat dengan badan lebih besar.

“Biasanya penambahan kapasitas yang kita lakukan berkisar 7-8 persen. Dari penerbangan reguler yang ada itu kita tingkatkan menggunakan ‘bigger aircraft’ ataupun ‘extra flight’,” kata Pahala dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Jumat (13/04/2018).

Lantaran momentum Lebaran kali ini jatuh bersamaan dengan libur sekolah, Pahala mengaku pihaknya juga akan melakukan persiapan peningkatan kapasitas. Persiapan itu antara lain dengan meningkatkan kapasitas penerbangan di rute-rute tertentu dengan pesawat berbadan besar hingga menyiapkan destinasi sekitar Asia Tenggara.

“Karena memang bersamaan dengan masa liburan, mungkin ke Denpasar bisa kita tingkatkan kapasitasnya menggunakan ‘bigger aircraft’ dan beberapa destinasi di Asia Tenggara,” katanya.

Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati menjelaskan beberapa destinasi yang mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran dan liburan sekolah di antaranya kota-kota besar di Jawa, Denpasar dan Medan.

Kendati mengaku belum bisa menyebutkan angka pendapatan dari penjualan di musim tersebut, ia mengatakan sudah banyak pemesanan untuk momentum libur Lebaran nanti. “Sudah banyak yang pesan, orang kan begitu, selalu menyiapkan sejak jauh-jauh hari,” ujar Nina. (redaksibisniswisata@gmail.com)

“False Warning”, Wings Air Mendarat Darurat

this formate

ACEH, bisniswisata.co.id,- PESAWAT Wings Air IW 1410 mengalami indikasi percikan api pada satu mesin (fire engine) ketika persiapan pendaratan (landing approach) di Bandara Takengon Rembele, Aceh.

“Pesawat melakukan pendaratan darurat karena adanya indikasi fire engine ketika melakukan persiapan pendaratan. Pesawat mendarat pukul 09.04 WIB,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air Danang M. Prihantoro  dalam keterangan resmi, Kamis (12/4/2018).

Wings Air dengan penerbangan IW 1410 rute Bandara Internasional Kualanamu (Sumatera Utara) lepas landas pukul 08.05 WIB menuju Bandar Udara Takengon Rembele (Aceh). Penerbangan ini menggunakan pesawat ATR 72-500 registrasi PK-WFG, membawa empat kru, 69 penumpang dewasa, satu anak dan tiga bayi. Pimpinan awak pesawat adalah Capt. Jorge Armando Pinet beserta kopilot (first officer) Rahadian Ali, serta awak kabin Indriyani Fuji dan Jasmine Caroline.

Danang M. Prihantoro  menambahkan demi alasan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang serta kru, pilot memutuskan untuk memberhentikan pesawat di landas pacu (runway) dengan tujuan segera mematikan kedua mesin (engine shut down). Setelah dilakukan pengecekan pada mesin, ternyata tidak ada percikan api, hanya kesalahan informasi pada instrumen kokpit (false warning).

Pihaknya mengaku telah melakukan prosedur pendaratan serta evakuasi sesuai aturan yang sudah ditetapkan. Penumpang dan kru dalam keadaan selamat dan seluruhnya sudah dievakuasi menuju gedung terminal kedatangan.

Terdapat dua penumpang terkilir ringan dikarenakan melompat dari pesawat, ketika pintu pesawat sudah dibuka. Hal tersebut terjadi setelah kondisi pesawat mendarat dan mesin sudah dimatikan. Sementara itu, awak kabin langsung meminta pertolongan pertama dari ambulance yang telah disiagakan, untuk melakukan penanganan lebih lanjut kepada korban.

“Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan terhadap pesawat. Safety Director of Wings Air akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini untuk nanti dapat diberikan rekomendasi sehingga dapat menghindari kejadian tersebut,” ujarnya.

Wings Air bekerja sama dan berkoordinasi dengan teknisi, pengelola bandar udara serta pihak terkait dalam kejadian ini. Maskapai milik Lion Air Group akan meminimalisasi dampak yang timbul dari kondisi penerbangan ini, agar operasional lain tidak terganggu. */redaksi@bisniswisata.co.id

Diplomasi Bakul Ayam Kesrut Osing

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id,- DESTINASI sejuta festival, akhir pekan ini menggelar ajang diplomasi kuliner sebagai upaya menarik wisatawan berlibur di Banyuwangi. Daerah yang dikenal dengan legenda Sri Tanjung dan wanginya bunga Tanjung, mengangkat olahan dapur masyarakat asli Banyuwangi – warga Osing— yaitu ayam Kesrut pada Festival Banyuwangi Kuliner (Bakul) yang digelar di Taman Blambangan 12 s.d 15 April 2018.

Hadir chef nasional Farah Quinn yang dengan lincah menampilkan keterampilannya mengolah ayam menjadi sajian ayam Kesrut dihadapan peserta lomba. Ayam Kesrut adalah olahan daging ayam muda berkuah segar. Rasa gurih kaldu ayam berpadu dengan rasa pedas dan asamnya belimbing wuluh, membuat makanan ini terasa nikmat. Dihidangkan panas-panas bersama nasi dan tempe tebal digoreng kering.

“Festival Bakul menjadi salah satu cara kami untuk mempromosikan kuliner lokal agar semakin dikenal khalayak luas. Lewat festival ini, kami ingin kuliner ayam Kesrut jadi primadona baru kuliner lokal, menu utama penjual kuliner dan mampu menarik minat  wisatawan,” papar  Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Selain kegiatan lomba memasak ayam Kesrut, Festival Bakul diramaikan para pedagang berbagai makanan tradisional Banyuwangi. Ada rujak soto, sego tempong, nasi cawuk, dan pecel pitik. Makin meriah dengan kehadiran Banyuwangi Art Week, ajang pameran produk- produk unggulan UKM Banyuwangi.

Diplomasi Food and Fashion

Perpaduan ajang Banyuwangi Art Week dan Festival Bakul, adalah bagian diplomasi pariwisata Banyuwangi untuk mengundang kedatangan banyak orang, terlebih akhir pekan ini masuk kategori long weekend.  “Food and fashion cara diplomasi pariwisata yang jangkauannya tanpa batas. Ini melengkapi kekuatan pariwisata kami yang terkenal dengan destinasi alamnya. Cara ini terbukti ampuh mendongkrak kunjungan wisatawan kami,” ujarnya.

Beragam makanan khas Banyuwangi bisa dinikmati di sekitar Taman Blambangan. Habiskan akhir pekan ini di Festival Bakul dan Banyuwangi Art Week, untuk mengenali, menikmati makanan khas Banyuwangi. Wisatawan juga bisa mengintip produk kerajinan unggulan Banyuwangi, imbuh Bupati Anas.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  Banyuwangi, R. Alief Kartiono menyatakan, sebanyak 200 peserta ambil bagian dalam lomba Festival Bakul 2018. Mulai koki hotel berbintang, penjual makanan tradisional, hingga ibu rumah tangga berlomba menyajikan ayam Kesrut terlezat.  Olahan  peserta dinilai cita rasa, kreativitas dan higienitasnya. */redaksi@bisniswisata.co.id

Akumindo : UMKM Butuh Permodalan Dan Pajak Final 0 %

this formate

Pengrajin di Bali, menjaring wisman membeli beragam souvenir.  Mereka membutuhkan permodalan untuk mengembangkan usaha.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun mengingatkan kembali pada pemerintah bahwa yang dibutuhkan UMKM saat ini adalah akses permodalan untuk menggerakkan bisnis sehari-hari.

Dengan demikian, pihaknya menilai sangat wajar jika pajak final usaha mikro dan kecil sebaiknya di angka nol persen karena kebijakan pemerintah yang menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) masih kurang tepat.

“Pajak final disemua negara, termasuk ASEAN semuanya nol persen untuk usaha mikro dan kecil karena itu  Pemerintah fokus pada permodalan UMKM sajalah untuk bisnis harian UMKM, terutama usaha mikro dan kecil,“ tegas Ikhsan.

Itu sebabnya seharusnya pemerintah membebaskan pajak bagi UMKM, sebab, yang dibutuhkan pelaku usaha kecil saat ini adalah akses permodalan. Apalagi sumbangsih sektor UMKM terhadap perekonomian nasional tidak dapat dianggap sebelah mata.

“ UMKM penyumbang 97% tenaga kerja di Indonesia, juga 68 % penghasil PDB atau Produk Domestik Bruto. Oleh karena itu pernyataan Menkeu tentang  harus tetap ada pajak kepada UMKM sebaiknya dipertimbangkan kembali, karena kontribusi UMKM untuk Negara dan Bangsa Indonesia sangatlah luar biasa,” ungkapnya.

Pajak final untuk UMKM yang diturunkan selain tidak berdampak signifikan kepada pembinaan UMKM di Indonesia juga berlaku setiap tahun, sedangkan yg dibutuhkan UMKM saat ini adalah akses permodalan day to day bisnis atau bisnis harian UMKM, terutama Usaha Mikro dan Kecil.

“Pemerintah sebaiknya jangan terus melihat UMKM sebagai Obyek Pajak yang  selalu menjadi bidikan, hanya karena jumlahnya besar, namun optimalkan penghasilan pajak dari Perusahaan Besar dan Perusahaan BUMN yang mempunya captive penghasilan yang menentu,” kata M. Ikhsan Ingratubun.

Sebaliknya program yang diselenggarakan berbagai instansi pemerintah diharapkan dapat mendukung tumbuhnya UMKM untuk menggerakkan bisnisnya dari hari ke hari.

“Kementrian Pariwisata saat ini menggelar Tahun Berkunjung Ke Indonesia atau Visit Wonderful Indonesia 2018 dengan target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara ( wisman) dan 20 juta orang pada 2019. Peran UMKM untuk memenuhi kebutuhan  Wisman sangat besar “ tambahnya.

Wisman yang datang juga  membutuhkan souvenir sehingga jika pemerintah melibatkan UMKM dan memudahkan akses permodalan maka kreativitas dan produk-produk UMKM untuk menunjang program maupun event pemerintah sangat tinggi.

“Sinergi, akses modal dan menjadikan UMKM sebagai mitra pemerintah untuk mengembangkan pariwisara pastinya lebih memberdayakan terutama usaha mikro dan kecil,” tandasnya. */redaksi@bisniswisata.co.id

 

 

EXPLORE! eps.3: Tempat-Tempat Paling Kece di Malang

this formate
  • EXPLORE! by bisniswisata.co.id

eps.3: Tempat-Tempat Paling Kece di Malang

Setelah menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 1,5 jam, saya mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang dan langsung mengunjungi obyek wisata Kampung Warna-Warni Tridi.

Hanya dengan membayar ‘tiket’ masuk sebesar Rp 2000,- saya bisa menikmati indahnya warna-warni pemandangan di Kampung Tridi dan berfoto ria sesuka hati.

Kampung Tridi terletak tidak jauh dari pusat kota Malang, dimana Stasiun Kereta Kota Malang hanya terpaut sekitar 500 meter dari kampung ini, sedangkan Alun Alun Tugu Balai Kota sekitar 1 kilometer.

Kampung Tridi Kesatrian berada di sebelah kiri (utara) sungai, sedangkan di sebelah selatan sungai merupakan Kampung Warna Warni Jodipan.

Keesokan harinya, saya bersama beberapa teman melanjutkan perjalanan ke Pawvilion Dog Cafe yang beralamat di Jl. Kesemek No.4, Kota Malang dan hanya dengan minimal pesanan sebesar Rp 30.000,- kalian sudah bisa bermain bersama anjing-anjing imut dan lucu disini!

Pawvilion bukan hanya tempat bermain sesama anjing tapi juga sebuah kafe jadi mereka juga menyediakan makanan dan minuman. Bukan hanya untuk manusia saja tapi juga untuk teman-teman kecil kita!

Keunikan dari Kafe ini adalah, bagian kafe tidak terpisah dari para anjing. Pengunjung bebas bermain dengan anjing disana dan bahkan mereka bisa membawa anjing mereka sendiri! Sungguh sebuah Dog Friendly Cafe!

Pemiliknya, Billy dan Alexandra Beata Tridewi melihat adanya peluang membuka Dog Cafe di Malang. Billy berkata selaku dog lovers memang cukup sulit menemukan tempat nongkrong dimana mereka boleh membawa anjing. Maka dibukalah Dog Cafe tersebut.

Kontes Body Painting Bertema Indonesia di Congress Internationale D’aesthetique And Spa Paris

this formate

Para pemenang bodypainting di Congress Internationale D’Aesthetique And Spa 2018 pada 8 April lalu 

PARIS, Prancis, bisniswisata.co.id: Kontes body painting dengan tema Indonesia dan keragaman pulau-pulaunya telah memeriahkan acara pameran Congress Internationale D’Aesthetique and Spa 2018 di Paris Porte de Versailles. Kontes ini diikuti oleh 21 artis body painting dari berbagai negara, kata Eka Mocarre, Kepala VITO Prancis, hari ini.

“Kegiatan ini diadakan pada 8 April 2018 lalu oleh WBA (World Bodypainting Association), asosiasi penyelenggara World Bodypainting Festival. Pesertanya a.l dari  Prancis, Belgia, Swiss, Australia, Guadalupe, dan Italia,” ungkapnya.

Menurut Eka, tujuan dari kontes ini adalah mendorong pikiran kreatif untuk memecahkan batasan baru. Tema Indonesia diambil karena pada kongres ke 48 tahun ini, Indonesia merupakan negara tamu kehormatan dalam acara ini.

Dalam kompetisi ini, masing-masing artis telah disediakan model wanita untuk dilukis. Dengan menggunakan teknik brush, spons, dan airbrush. Para artis memiliki ciri khas dan tema yang berbeda-beda dalam membuat karyanya.

Berbagai tema tentang Indonesia digunakan mereka untuk memukau juri dan penonton. Dari tema alam, seperti flora fauna Indonesia, budaya, seni traditional, bangunan bersejarah, dan rumah-rumah adat beberapa provinsi telah digunakan. Para juri sendiri terdiri dari para ahli body painting, yang diakui secara global.

Para juri telah memilih pemenang pertama yang diraih oleh Houyam Hajlaoui dari Belgia yang menonjolkan rumah minang dan wayang Indonesia, pemenang ke 2 diraih oleh Benoit Bottola Steek Oner dari Guadalupe yang menggambar Candi Borobudur, dan pemenang ketiga diraih oleh Emanuele Borello, body painter dari Italia yang mempersembahkan gambar Pura Bali dan alamnya.

Penilaian dari kualitas teknis, interpretasi tema, ide, orisinalitas, komposisi karya, dan kesan umum. Pemenang pertama mendapatkan hadiah berupa uang tunai senilai 1000 euro, pemendang kedua mendapatkan uang tunai senilai 750 euro, dan pemenang ketiga mendapatkan hadiah uang tunai senilai 500 euro.

Eka menambahkan bahwa pihaknya, Visit Indonesia Tourism Office ( VITO) di Prancis juga memberikan souvenir berupa goodies bag ke seluruh artis dan juga ketiga pemenang. *Hilda A. Sabri/redaksi@bisniswisata.co.id

Demo Pijat Jawa dan Bali di Congress D’ Esthetique And Spa Paris

this formate

Eka Moncarre, Kepala VITO Prancis mendampingi Worro H. Astuti, ahli pijat dan spa di panggungCongress International D’Aesthetique and Spa, Paris

PARIS, Prancis, bisniswisata.co.id: Visit Indonesia Tourism Officer ( VITO)  untuk Perancis berpartisipasi di Pameran Pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa, Paris dan sekaligus menjadi Guest Country,” kata Eka Moncarre, Ketua VITO Prancis.

“ Di dukung Kementrian Pariwisata dan Kedubes RI (KBRI) di Paris, Prancis pada partisipasi pertama ini, Indonesia mendapat kehormatan sebagai Guest Country.Oleh karena itu kita mendapatkan panggung untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan spa Indonesia kepada industri bisnis spa di Paris, Prancis,” tambahnya.

Pameran Pariwisata pada Congress Internasional D’esthetique and Spa diadakan di Paris Expo – Porte de Versailles, Hall 5 berlangsung  pada 7 – 9 April 2018. Acara ini sedikitnya diikuti  oleh 200 peserta pameran dan dihadiri sekitar 28.000 pengunjung. Kali ini  Kemenpar mengambil tema “Indonesia Sebagai Spa Dan Tujuan kesehatan”.

Indonesia menghadirkan suasana spa tradisional dan modern Jawa dan Bali di stan seluas 56 m2. Selain menampilkan spa Jawa dan Bali sebagai daya tarik utama, stan ini juga akan diisi oleh industri yang mempromosikan minuman tradisional Indonesia (jamu), hotel, tour agent/tour operator yang mempromosikan paket destinasi dan spa di Indonesia serta coffee corner.

Sebagai guest country, Indonesia diberikan kesempatan untuk mengadakan workshop spa Indonesia yang terdiri dari Spa Jawa dan Spa Bali di panggung utama Congress International d’Esthetique and Spa. Selain itu, panitia juga mengadakan workshop body painting dengan tema Indonesia.

Tradisi merawat tubuh telah dilakukan oleh orang Jawa dan Bali sejak ratusan tahun lalu. Di Jawa, khususnya Yogyakarta, sejarah spa yang tercatat dimulai sejak Sultan Hamengkubuwono membangun Taman Sari pada tahun 1789.

Taman Sari adalah rumah pemandian bagi keluarga kerajaan (raja, ratu dan pangeran dan putri mereka). Ada juga relief spa yang dapat ditemukan di Candi Borobudur.

Sementara di Bali, keberadaan spa ditandai dengan kehadiran rumah pemandian  Tirta Gangga . Dibangun pada masa era Kerajaan Gianyar. Bali sendiri telah menerima beberapa penghargaan bergengsi sebagai Destinasi Spa Terbaik (Best Spa Destination), salah satunya adalah dari World Luxury Spa Award.

Workshop tentang pijat ( massages) dilakukan oleh Worro H. Astuti, dari Nurkadhatyan Spa dan berhasil menarik perhatian pengunjung pameran estetika dan spa Congrès International Esthetique & Spa 2018.

Kegiatan dilaksanakan 9 April 2018 mulai jam 12.00 siang hingga selesai. Ahli dan praktisi dalam perawatan tradisional, ritual dan spa Indonesia ini telah memperkenalkan teknik massage jawa dan Bali.

Demo Massage Indonesia dibagi dua sesi. Untuk sesi pertama di atas panggung besar di depan 300 orang yang berlangsung dalam waktu 30 menit. Sesi kedua berupa Workshop yang berlangsung selama 1 jam dan dihadiri sekitar 80 orang.

Worro mempraktikan pijat Jawa Kuno yang jauh lebih dalam dan memberi energi dan pijat Bali Canang Sari yang sangat holistik dan energik. Tidak hanya mempraktikan penjelasan teori pijatan tersebut pada model, namun beliau juga mempraktikan langsung pada pengunjung dan perserta workshop.  

Worro juga menjelaskan bahwa walaupun kedua jenis spa berasal dari Indonesia, namun masing-masing memiliki teknik dan kegunaan yang sangat berbeda. Pijat Jawa Kuno merupakan pemijatan dengan menerapkan meditasi gerak tari, olah nafas, olah rasa dan olah tubuh yang menghasilkan energi positif.

“Sedangkan Pijat Bali Canang Sari merupakan pijat menggunakan gerakan tubuh dalam meditasi untuk menghasilkan energi positif,” kata ahli pijat perawatan tubuh yang mampu mengolah sistem energi teknik pernafasan fisik dan spriritual ini.

Worro H Astuti memiliki kemampuan dalam meracik bahan perawatan tubuh tradisional Jawa Kuno yang menjadikannya salah satu tokoh SPA tradisional di Indonesia. Tak heran perawatan tamu VIP yang pernah ditanganinya a.l Perdana Menteri Pakistan – Benazir Bhutto, kekuarha kerajaan Malaysia dan Brunei serta mengikuti  acara seperti CIDESCO – World Congress & Exhibition di Singapura, Hongkong dan Yunani.

Pijat ( massages) sebagai daya tarik menjaring wisatawan di kawasan Eropa juga penting. Dari perspektif statistik, Perancis menjadi salah satu pasar fokus Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Pada 2016, sejumlah 250.921 wisatawan mancanegara (wisman) asal Perancis mengunjungi Indonesia. Jumlah ini tumbuh 19,79% dari tahun sebelumnya.

Sementara pada tahun 2017, kunjungan wisatawan Prancis naik jadi 268.989 wisatawan Perancis datang ke Indonesia atau meningkat 7,20% dari tahun sebelumnya.

Wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Prancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah 5 besar pasar Eropa untuk Indonesia.

Statistik menunjukkan bahwa nilai pasar/market value pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari US$1 juta dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari).

Untuk mencapai target 17 juta wisatawan pada tahun 2018, Menteri Pariwisata telah meluncurkan program bernama ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata dari pasar fokus seperti Eropa, Cina dan India. *Hilda A. Sabri/redaksi@bisniswisata.co.id

 

 

Praktek Ilegal Pekerja Wisata Asing Rugikan Pariwisata Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali prihatin masalah praktik ilegal tenaga kerja wisata asing yang merugikan pariwisata Bali. Karena itu, segera membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan orang asing khusus bidang usaha pariwisata untuk meminimalisir praktik ilegal tenaga kerja asing.

“Permasalahan praktik ilegal tenaga kerja asing sudah kami laporkan ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Ngurah Rai, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata Bali,” papar Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali I Nyoman Winastra seperti dikutip laman Bisnis.com, Rabu (11/04/2018).

Tujuan akhir dari penyampaian permasalahan ini, lanjut dia, akan menjadi embrio untuk lahirnya sebuah Satgas yang mengawasi praktik ilegal tenaga kerja asing pada kegiatan pariwisata Bali, terutama dalam menjadi pemandu wisata.

Keterlibatan pelaku usaha pariwisata seperti HPI dan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) sangat dibutuhkan untuk meminimalisir praktik ilegal. “Jadi embrionya sudah kami sampaikan kepada pihak imigrasi dan pemerintah terutama Dinas Pariwisata Bali dan kami akan terus mendorong pemerintah untuk mengkonkritkan sehingga ada hitam di atas putih. Jadi, penegakan hukum di lapangan berjalan,” paparnya.

Dia menilai kinerja imigrasi selama ini belum tegas dalam melakukan aturan main dan menindak tegas keberadaan pemandu wisata ilegal.
Padahal, laporan mengenai keberadaan praktik ilegal ini rutin dilakukan. Begitu pula, pada kinerja Satpol PP yang menurutnya masih kurang dalam menindak pemandu wisata ilegal di Bali karena terbentur dana. “Ini klimaks, ini salah satu cara agar tidak ada orang asing yang bekerja seperti ini,” sambungnya.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 300 pemandu wisata ilegal yang merupakan pemain lokal. Namun, belum disebutkan dengan pasti berapa jumlah orang asing yang melakukan praktik seperti ini.

Jumlah pemandu wisata yang tergabung dalam HPI Bali adalah sebanyak 8.000 orang dengan 11 divisi bahasa. Praktik ilegal paling banyak terjadi pada pemandu wisata berbahasa Mandarin. Selain itu, praktik ilegal kedua juga banyak dilakukan pemandu wisata berbahasa Rusia.

“Guide asing tidak boleh menjadi guide di Indonesia dan untuk 300 guide ilegal itu dia masih pelatihan dalam biro perjalanan sehingga belum punya lisensi. Jadi, kami mendorong untuk mereka memiliki lisensi,” lanjut Winastra.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Bali Ketut Ardana khawatir ada praktik curang yang dilakukan beberapa pihak untuk melindungi praktik ilegal ini. Dia mengungkapkan praktik ilegal seperti ini telah terjadi sejak pertama kali wisatawan Taiwan datang ke Bali yakni sekitar 1990-an.

“Saya masih ada kecurigaan, ada yang kongkalikong. Ini kan sulit, kalau kita sepakat ingin memberantas bisnis ilegal, maka kita harus bersatu kompak,” terang Ardana.

Usulan pembentukan Satgas ini muncul setelah adanya kasus pengeroyokan yang dilakukan pemandu wisata asing ilegal pada pemandu wisata lokal pada 1 April 2018. (BIC)

Ethiopian Airlines Rencana Terbangi Addis Ababa ke Jakarta

this formate

NUSA DUA BALI, bisniswisata.co.id: Maskapai penerbangan Ethiopian Airlines berencana membuka rute Addis Ababa-Jakarta via Bangkok, Thailand. Untuk mempersiapkan pembukaan rute ke Jakarta, Ethiopian Airlines menandatangani kerja sama dengan PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. (GMF AeroAsia) untuk perawatan pesawat.

CEO Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu slot penerbangan yang tersedia dari Kementerian Perhubungan. Dia menegaskan, begitu mendapatkan kepastian slot, maskapai milik Pemerintah Ethiopia ini akan langsung memproses jadwal penerbangan.

“Kami tinggal menunggu slot karena paling penting adalah slot dan segera akan kami finalisasi (begitu mendapatkan),” ungkapnya di sela-sela Indonesia Afrika Forum (IAF) 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (11/04/2018).

Seperti dilansir laman Bisnis.com, menyebutkan Ethiopia sebelumnya sudah memiliki rute penerbangan ke Singapura, Malaysia, Thailand, serta Filipina. Selain itu, ada penerbangan ke Cina dan India.

Tewolde menuturkan pembukaan penerbangan ke Indonesia akan menambah pintu menuju pasar Asia. Secara khusus, pihaknya menilai pasar Indonesia sangat menjanjikan. Ditambah lagi maskapai ini memiliki jalur penerbangan ke sejumlah kota di Afrika.

Kerja sama antara maskapai penerbangan Ethiopian Airlines dengan GMF AeroAsia ditandatangani di sela-sela IAF 2018, yang mana meliputi pekerjaan line maintenance service. Kerja sama ini untuk groundhandling dan technical service. (BIS)