Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan Ini

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Dawyne Johnson kembali beraksi di kota yang nyaris hancur. Kali ini bukan lagi oleh bencana alam seperti di San Andreas, melainkan binatang yang menjadi korban sebuah percobaan laboratorium. Ia harus menyelamatkan kota sekaligus binatang itu. Aksi The Rock dapat disaksikan di Rampage, yang juga bisa ditonton di IMAX.

Selain film drama aksi, pekan ini juga diliputi romansa. Ada Midnight Sun, adaptasi Hollywood atas film Jepang berjudul sama, yang bercerita tentang percintaan dua sejoli yang terhalang penyakit langka. Sementara Arini, film Indonesia yang dibintangi Aura Kasih dan Morgan Oey, bercerita tentang seseorang yang masih terjebak masa lalu.

A Quiet Place juga masih bisa menjadi film yang layak ditonton pekan ini. Ada pula 7 Days in Entebbe, penyelamatan tentara Israel atas 240 sandera pesawat Air France di Uganda. Mengutip situs resmi 21 Cineplex, Cinemaxx dan CGV blitz, berikut rekomendasi film akhir pekan sekaligus mengisi liburan Isra Miraj 2018.

#. Rampage

Hubungan Davis Okoye (Dwayne Johnson) dengan George lebih spesial dari dari sekadar manusia dan gorila. Davis adalah primatologist, sementara George merupakan gorila yang dijadikan objek eksperimen Claire Wyden (Malin Akerman). Dari jinak, ia jadi monster. Itu pun membuat Harvey Russell (Jeffrey Dean Morgan) berniat menghabisinya. Apalagi eksperimen yang menimpa George menimpa juga binatang lain, termasuk buaya dan serigala. Davis pun berusaha menemukan obat penawar untuk George sekaligus melindunginya.

Film ini dapat disaksikan di jaringan bioskop XXI, IMAX, Cinemaxx, dan CGV blitz.

#. Midnight Sun

Drama ini merupakan adaptasi dari film Jepang. Dalam versi Hollywood, Midnight Sun dibintangi Bella Thorne, yang menjadi seorang remaja berpenyakit langka. Ia tak bisa kena sinar matahari. Namun cinta terhadap Charlie (Patrick Schwarzenegger) mengubah segalanya. Ia perlahan mulai suka beraktivitas di luar ruangan. Namun tentu saja penyakit Katie, gadis yang diperankan Thorne, harus menjadi penghalang hubungan keduanya.

Film ini dapat disaksikan di jaringan bioskop XXI.

#. Arini

Di sebuah kereta di Jerman, Arini (Aura Kasih) bertemu Nick (Morgan Oey), yang langsung jatuh cinta padanya. Namun Arini tak bisa semudah itu menerima Nick. Pertemuan dengan Nick melemparkannya ke sosok-sosok masa lalu. Ia merasa tak pantas untuk Nick. Saat mereka bertemu lagi di Jakarta, Arini masih berjibaku dengan masa lalu yang membuatnya terjebak di kereta menuju Yogyakarta. Nick hanya ingin membuka mata Arini, bahwa masih ada kereta lain dalam hidup, termasuk yang mempertemukan mereka di Jerman.

Film romansa ini dapat disaksikan di jaringan bioskop XXI dan CGv blitz.

#. 7 Days in Entebbe

Film ini terinspirasi kisah nyata saat pesawat Air France dari Tel Aviv Israel menuju Paris dibajak pada musim panas 1976. Saat itu, pasukan tentara Israel harus melakukan misi penyelamatan dan memastikan 240 orang sandera di bandara Entebbe, Uganda aman.

Film ini dapat disaksikan di Cinemaxx dan CGV blitz.

#. A Quiet Place

Diarahkan dan ditulis oleh John Krasinski, yang juga menjadi bintang utama bersama Emily Blunt, A Quiet Place berkisah tentang sebuah keluarga yang harus hidup dalam kesunyian jika tidak ingin menarik perhatian makhluk misterius. Jika makhluk yang tertarik pada suara itu mendengar, ia bisa memburu bahkan membunuh. Bagaimana jika harus melahirkan di tengah situasi itu? A Quiet Place mendapat nilai 100 persen dari 36 kajian para kritikus di Rotten Tomatoes Tomatometer. Ia disebut mencekam, memukau, cerdas, dan “film horor terbaik sejak Get Out.”

Film ini dapat disaksikan di jaringan bioskop Cinema XXI, Cinemaxx dan CGV blitz. (CNN)

Citilink Dinobatkan Jadi LCC Terbaik di Asia

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Citilink Indonesia, Anak usaha maskapai negara Garuda Indonesia dan salah satu maskapai asal India sukses meraih pengakuan sebagai salah satu dari dua Low Cost Carrier (LCC) terbaik di Asia, berdasarkan penilaian Travellers Choice 2018 dari situs perjalananan Trip Advisor.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pelanggan setia Citilink atas penghargaan yang diberikan kepada Citilink Indonesia sebagai salah satu LCC terbaik di Asia,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Cengkareng, Jumat (13/4/2018).

Metodologi penilaian yang digunakan untuk menentukan maskapai terbaik adalah dengan menilai seluruh ulasan mengenai maskapai yang dikirim ke situs Trip Advisor atau melalui salah satu mitra pengumpul ulasan sejak Februari 2017 hingga Februari 2018.

Citilink Indonesia dipilih sebagai maskapai LCC terbaik di Asia menyusul sejumlah ulasan pada situs Trip Advisor yang menyatakan bahwa para wisatawan menghargai keramahtamahan stafnya, ketepatan waktu di atas 80%, tingkat keamanan, kebersihan kabin pesawat, serta pendaratan yang halus.

“Pengakuan yang diterima Citilink Indonesia sebagai salah satu LCC terbaik di Asia ini pun tak lepas dari kerja keras seluruh karyawan untuk terus melakukan perbaikan dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” tambah Juliandra.

Dengan adanya pengakuan Travellers Choice dari Trip Advisor ini semakin membuka peluang bagi Citilink Indonesia untuk terus bisa bersaing dan mulai melebarkan sayap ke pasar regional. Hal ini diwujudkan dengan telah dibukanya penerbangan penerbangan langsung Jakarta-Penang, Malaysia.

Trip Advisor juga menetapkan Garuda Indonesia, induk perusahaan Citilink Indonesia, sebagai salah satu maskapai full service terbaik di Asia. Citilink Indonesia juga telah menerima akreditasi bintang empat dari badan pemeringkat industri aviasi dunia Skytrax untuk kelas maskapai berbiaya murah (LCC) pada awal Februari 2018 yang merupakan akreditasi tertinggi untuk LCC. (NDY)

Jelang Ramadhan, Zalora Gandeng 8 Desainer Busana Muslim

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Zalora, destinasi fashion online di Asia menggandeng 8 desainer busana muslim asal Indonesia, dengan meluncurkan koleksi eksklusif menyambut bulan Ramadhan. Tema yang diusung yakni ZALORAMADAN 2018.

CEO Zalora Indonesia, Anthony Fung, mengatakan bahwa ramadan merupakan salah satu momen penting dan terbesar bagi masyarakat Indonesia. Zalora melihat perkembangan juga permintaan kategori busana muslim semakin tinggi setiap tahunnya. Karena itu, Zalora bekerja sama dengan 8 desainer busana muslim terbaik di Indonesia untuk meluncurkan koleksi eksklusifnya.

Bukan hanya itu, Zalora juga meluncurkan koleksi khusus dari label privat yaitu Zalia dan Lubna. “Kami berharap dengan banyaknya pilihan koleksi ini, pelanggan Zalora dapat menemukan koleksi sesuai gaya berpakaian mereka untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Anthony dalam keterangan yang diterima Bisniswisata.co.id, di Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Desainer busana, Ria Miranda, mengusung koleksi Minang Rancak. Koleksi ini menceritakan tentang seorang gadis Minang “Gadih” memiliki perilaku dan karakter seperti tipikal gadis Minang yang baik, kalem, dan menyenangkan. “Koleksi Minang Rancak didominasi warna–warna pastel dengan potongan yang simpel,” ujar Ria.

Desainer Barli Asmara mengeluarkan koleksi Shubarasi, yang terinspirasi dari motif Shibori. Motif ini, merupakan ciri khas negeri Sakura. Shubarasi didesain untuk pribadi yang ingin terlihat cantik, menarik, dan menawan.

Desainer Vivi Zubedi mengangkat tema blooming Ramadhan dengan pengaplikasian detail seperti renda dan didominasi oleh patch dan embroidery bunga. Koleksi ini terinspirasi dari wanita Timur Tengah yang sederhana, tetapi tetap anggun.

Berbeda dengan desainer lainnya, NRH Nabilia menampilkan koleksi dengan siluet yang lurus dengan aplikasi fringe. Koleksi ini terinspirasi dari gurun pasir dan memiliki skema warna earth tone.

Desainer Ayu Dyah Andari menampilkan koleksi dengan material jacquard kulit dan motif bunga abstrak dikombinasikan dengan bahan katun. Potongan-potongan seperti bell sleeves, crop top, hingga cape dress merupakan realisasi dari inspirasi gaya Bohemian.

Koleksi Kamilaa by Itang Yunasz bertajuk Raya Wastra Nusantara. Koleksi tersebut terinspirasi dari kain tenun di Indonesia yang menonjolkan kekhasan desain. Koleksi kali ini menampilkan busana kaftan, tunik, dan juga palazzo yang dibuat sebagai “dokumentasi” keindahan etnik wastra Indonesia.

Sementara desainer label Zalora terinspirasi dari kekontrasan musim hujan dan musim panas. Zalora mengusung dua pola, yaitu Hanagami dan Varsada. Hanagami menonjolkan garis–garis yang realistis dengan dominasi warna pastel, sementara Varsada menonjolkan garis-garis lebih sederhana dengan warna lebih berani. Hanagami merepresentasikan awal musim semi, sedangkan Varsada merepresentasikan musim hujan.

Khanaan mengeluarkan koleksi Kemala, terinspirasi dari motif batik tradisional khas Pekalongan, yaitu Jlamprang. Batik tersebut menggambarkan motif geometris dan terinspirasi dari bentuk bunga lotus atau biasa yang disebut kemala.

Koleksi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan Zalora yang memiliki karakter dan gaya berpakaian berbeda-beda dalam menyambut Hari Raya. Ria Miranda, Kami, Vivi Zubedi, Ayu Dyah Andari, Barli Asmara, Khanaan, Kamilaa by Itang Yunasz dan NRHxNabilia adalah label–label yang berkolaborasi dengan Zalora di ZALORAMADAN 2018. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Lonely Planet: 10 Keajaiban Alam di Indonesia Wajib Dilihat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Lonely Planet, buku panduan perjalanan dan penerbit media digital terbesar di dunia mengeluarkan rangkuman 10 keajaiban alam di Indonesia yang perlu untuk dilihat, disaksikan dan dikunjungi.

Keajaiban alam Indonesia memang tidak kalah dengan keajaiban dan keindahan alam di luar negeri. Banyak sekali daerah-daerah di Indonesia yang menyimpan hasil lukisan tuhan yang masih murni. Sayangnya, wisatawan Indonesia lebih banyak melancong ke luar negeri ketimbang menikmati keajaiban alam di negerinya sendiri.

Hasil rangkuman Lonely Planet, yang berkantor pusat di Melbourne, Victoria, Australia membongkar Keajaiban Alam di Indonesia, antara lain:

1. Taman Nasional Komodo

Terlihat gersang tandus, Pulau Komodo berdiri terpisah dari pulau-pulau Indonesia lainnya yang lebih hijau, dan spesies Komodo yang masih hidup di pulau ini sangat terkenal juga dilindungi.

2. Taman Nasional Tanjung Puting

Pemantauan satwa liar dan petualangan sungai bergabung di taman seluas 4150 kilometer persegi ini. Perahu akan melintasi Sungai Sekoneyer dan berhenti di tempat makan orangutan dalam perjalanan menuju Camp Leakey, Sebuah pusat rehabilitasi di mana orangutan yang tidak memiliki orang tua dilatih untuk hidup di alam liar.

3. Kepulauan Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat yang terletak di Papua Barat ini memang sedang menjadi destinasi wisata favorit, alamnya masih murni, air lautnya jernih dan bisa terus dieksplorasi tanpa memunculkan rasa bosan.

4. Gunung Bromo

Sepertinya keindahan Gunung Bromo memang pantas untuk menjadi salah satu destinasi wisata alam yang patut diperhitungkan. Terdapat kawah luas sepanjang 10 kilometer yang terbuat dari letusan api vulkanik kaldera Tengger juga menarik untuk dilihat. Apalagi, sunrise di puncak gunung selalu menjadi ‘sesuatu’ yang istimewa dan sayang untuk dilewatkan.

5. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, dan profil megah gunung ini mendominasi Lombok utara. Fitur terbaik Rinjani adalah danau biru kobalt seluas 6 km yang meliputi kaldera besar di puncak.

6. Danau Toba

Terletak di tengah puncak gunung berapi Sumatra utara pada ketinggian 1130 m, Danau Toba adalah bentuk daro kaldera gunung berapi super yang dikenal sebagai danau vulkanik terbesar di dunia.

7. Taman Nasional Kalimutu

Taman Nasional Kelimutu akan terlihat sangat cantik saat matahari terbit, uniknya ada tiga danau vulkanik yang berwarna-warni terletak di puncak Kelimutu di pulau timur Flores. Dan warna-warna ketiga danau itu suka berubah-ubah sesuai dengan perubahan zat mineral di dalamnya.

8. Lembah Harau

Destinasi Wisata ini mudah dicapai dari kota Bukittinggi, Sumatra, Lembah Harau dibatasi oleh tebing batu kapur yang menjulang setinggi 100 meter dan diperindah oleh air terjun yang ada di Lemba Harau.

9. Pulau Gunung Api Banda

Gununya berbentuk kerucut menyerupai Gunung Fujiyama Jepang, namun tingginya hanya 666 meter. Berada di Kepulauan Bangka menjadi salah satu gunung berapi terindah di Indonesia.

10. Pulau Menjangan

Pulau ini terletak tak jauh dari ujung barat laut Bali. Pulau Menjangan (‘Deer Island’) adalah salah satu lokasi paling mudah di Indonesia untuk para penyelam berpengalaman dan penggemar snorkeling berpetualang. Taman Nasional Bali Barat di sekitarnya memastikan perlindungan untuk dua belas lokasi penyelaman yang berbeda. Bagi penyelam yang berpengalaman, bangkai kapal Anker yang menakjubkan pada abad ke-19 terletak pada kedalaman yang menantang sekitar 50m. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Gending Kebogiro Menggema di Wina

this formate

WINA, bisniswisata.co.id: Alunan gending Kebogiro menggema saat pembukaan Konser Gamelan yang digelar di Universität fur Musik un Darstellende Kunst di kota Wina, Austria.

Acara konser bertajuk ”Discovering Gamelan: An Indonesian Traditional Orchestra” tersebut diselenggarakan oleh KBRI Wina bekerja sama dengan Universität fur Musik un Darstellende Kunst untuk memperkenalkan gamelan kepada kalangan akademisi Austria, khususnya para peminat ethnomusikologi.

Konser menampilkan pertunjukan musik gamelan Bali dan Jawa yang dibawakan dua grup Gamelan di Austria yakni Gamelan Bali Altenberg dan Gamelan Ngesti Budoyo. Gamelan Altenberg merupakan sebuah grup bentukan Max Lorenz, seorang seniman Austria yang juga seorang Indonesianis.

Beberapa anggota kelompok gamelan tersebut merupakan mantan penerima beasiswa Darmasiswa, sebuah program beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada pemuda dan pelajar asing yang ingin mempelajari bahasa dan seni budaya di Indonesia.

Pada tahun 2004 kelompok musik ini merilis album berjudul Byong!. Sementara, Grup Ngesti Budoyo merupakan sebuah grup Gamelan binaan KBRI Wina yang beranggotakan sejumlah masyarakat Indonesia dan Austria yang berdomisili di kota Wina dan menaruh minat besar terhadap musik klasik dari daerah Jawa tersebut.

Dalam acara yang berlangsung selama 90 menit tersebut, Selasa (10/4/2018) malam, keduanya memainkan beberapa komposisi klasik di antaranya Pendet, Puspanjali, Ladrang Wilujeng, Gilak dan Kandang Bubrah.

Lebih dari seratus orang undangan yang terdiri atas akademisi, seniman, Diaspora Indonesia, serta kalangan mitra kerja KBRI Wina dari berbagai institusi di Austria hadir memadati ruangan konser.

“Konser Gamelan merupakan wujud diplomasi budaya Indonesia untuk merangkul publik luas di Austria. Kami meyakini diplomasi budaya merupakan alat penting guna membangun semangat saling memahami, saling percaya, saling menghormati antara masyarakat Indonesia dan Austria, sehingga memperkuat hubungan bilateral kedua negara,“ ujar Wakil Kepala Perwakilan RI di Wina, Witjaksono Adji, dalam pidato pembukaannya, seperti dilansir dalam siaran pers KBRI Wina, Jumat (13/4/2018).

Dia juga menyinggung arti penting Indonesia dan kawasan Asia Tenggara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi dan akan memainkan peran besar dalam percaturan ekonomi internasional di masa mendatang.

“Karena itu, pemahaman mengenai kultur, khususnya bahasa dan budaya Indonesia, akan menjadi modal strategis bagi masyarakat Austria yang berencana untuk melakukan berbagai aktivitas di Indonesia. Sebagai contoh, penguasaan Bahasa Indonesia tidak hanya akan memudahkan komunikasi dengan masyarakat Indonesia yang berjumlah hampir 250 juta jiwa, namun juga dengan masyarakat negara-negara sekitarnya seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam,“ katanya.

Witjaksono juga menambahkan, keahlian tersebut tentunya akan bermanfaat bagi kalangan instensif melakukan transaksi bisnis dan investasi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pasar Wisata Muslim Global: Malaysia Terdepan Indonesia Runner Up

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Malaysia dan Singapura mempertahankan posisinya sebagai destinasi utama pada pasar wisata Muslim global. Sementara, negara-negara saingan lainnya mulai menyusul dengan cepat. Temuan tersebut berdasarkan riset tahunan terkemuka untuk sektor wisata Muslim.

Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2018, yang mencakup 130 destinasi, seperti dikutip dari keterangan resminya menunjukkan Malaysia mempertahankan posisinya di puncak peringkat. Sementara, Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun dan kini menduduki posisi kedua alias runner up bersama Uni Emirat Arab dalam peringkat GMTI secara keseluruhan.

Indeks ini menunjukkan bahwa sejumlah negara non-Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Asia berhasil menaikkan peringkat mereka. Hal ini merupakan hasil dari upaya-upaya mereka dalam menyesuaikan layanan guna menarik serta memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.

Singapura mempertahankan posisi puncaknya untuk destinasi non-OKI, diikuti Thailand dan Inggris, sementara posisi Jepang dan Taiwan meningkat pesat menempati lima destinasi teratas untuk pertama kalinya sejak GMTI diluncurkan.

Studi GMTI 2018, semakin memperjelas pasar wisata Muslim akan terus tumbuh dengan pesat dan diperkirakan akan mencapai US$ 220 miliar pada tahun 2020. Bahkan pasar ini juga diproyeksikan akan terus tumbuh hingga US$ 80 miliar dan mencapai US$ 300 miliar pada tahun 2026.

Tahun 2017, diperkirakan jumlah total kedatangan wisatawan Muslim secara global mencapai 131 juta – naik dari 121 juta pada tahun 2016 – dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 156 juta wisatawan di tahun 2020, atau mewakili 10 persen dari segmen wisata secara keseluruhan.

Kini mulai terlihat dampak positif dari investasi dan komitmen negara-negara destinasi wisata di seluruh dunia terhadap pasar wisata Muslim, yang menghasilkan perubahan peringkat yang signifikan.

“Upaya-upaya dari destinasi-destinasi seperti Indonesia, Singapura, Jepang, dan Taiwan yang menggunakan data serta wawasan dari laporan GMTI tahun-tahun sebelumnya patut dipuji karena kini mereka makin dekat dengan posisi puncak,” kata Fazal Bahardeen, CEO dari CrescentRating & HalalTrip dalam keterangan tertulis diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (13/04/2018).

Malaysia mendapat skor 80,6, diikuti oleh Uni Emirat Arab dan Indonesia dengan skor 72,8. Sebagai perbandingan, Singapura memegang skor tertinggi untuk destinasi negara non-OKI dengan skor 66,2. Taiwan dan Jepang terus meningkatkan posisi mereka secara keseluruhan dengan skor rata-rata GMTI sebagai destinasi wisata di wilayah Asia yang menarik perhatian wisatawan Muslim dari seluruh dunia, diikuti oleh Eropa.

Segmen wisata Muslim yang tumbuh dengan pesat ini merupakan sebuah peluang. Namun, untuk dapat memperoleh manfaatnya, sangat penting untuk memahami kebutuhan dan pilihan dari para wisatawan Muslim, serta bagaimana menciptakan dan menyesuaikan produk serta layanan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Kami percaya GMTI dapat bermanfaat untuk bisnis dan pemerintah yang ingin mengeksplor segmen yang penting dan terus berkembang ini, dan kami berharap upaya ini dapat terus mendorong wisata Halal,” kata Safdar Khan, Division President Indonesia, Malaysia & Brunei, Mastercard.

Diperkirakan wilayah ASEAN akan menyambut lebih dari 18 juta wisatawan Muslim pada tahun 2020, atau mewakili hampir 15% dari total wisatawan yang datang ke wilayah tersebut. Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi halal utama berkat dukungan dari Kementerian Pariwisata Indonesia.

“Mereka bekerja dengan sangat baik dalam meningkatkan lanskap pariwisata di tanah air, meningkatkan infrastruktur pariwisata, serta mempromosikan kampanye “Wonderful Indonesia” di luar negeri,” tambah Safdar.

GMTI kini merupakan penyedia data berbasis wawasan terdepan yang membantu negara destinasi wisata, jasa perjalanan dan investor untuk mengetahui perkembangan kesehatan dan pertumbuhan segmen wisata ini sekaligus membandingkan perkembangan masing-masing individu dalam menjangkau wisatawan Muslim.

Seluruh 130 destinasi di GMTI 2018 dinilai berdasarkan beberapa kriteria, dengan metrik pengukuran baru yang ditambahkan dalam penelitian tahun ini termasuk CrescentRating Growth-Innovation Model.

Metrik tersebut termasuk kriteria-kriteria seperti akses terhadap infrastruktur, bagaimana negara-negara tujuan wisata berkomunikasi dengan target pengunjungnya, serta lingkungan dan pelayanan. Setiap kriteria kemudian dihitung untuk menentukan keseluruhan skor indeks. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Mei 2018, Donghai Airlines Terbang Nonstop Darwin-Shenzhen

this formate

DARWIN, bisniswisata.co.id: Warga Darwin sebentar lagi bisa terbang langsung ke China untuk pertama kalinya. Pemerintah Kawasan Australia Utara berharap penerbangan langsung ini dapat membawa perubahan pada pariwisata Asia.

Maskapai penerbangan Donghai Airlines meluncurkan penerbangan langsung, non-stop dari Shenzhen pada Mei 2018. Kota ini dijuluki sebagai “Lembah Silikon”-nya Cina dengan penduduk lebih 14 juta orang yang juga dianggap sebagai pusat keuangan di Cina Selatan.

Michael Gunner, Ketua Kementeriaan mengatakan layanan penerbangan langsung ini berpotensi menguntungkan ekonomi dengan nilai sekitar 32 juta dolar AS, atau lebih Rp 320 miliar, setiap tahunnya. Tapi nilai ekonomi ini baru bisa tercapai jika ada tiga kali penerbangan dalam seminggu dengan kapasitas mencapai 80 persen.

“Kami tahu wisatawan dari Cina menghabiskan lebih banyak dari rata-rata dari pengunjung lainnya, jadi ini adalah pasar yang penting dan menguntungkan,” kata Gunner seperti dilansir laman www.abc.net.au, Jumat (13/04/2018).

“Kami sudah menarik 18 ribu pengunjung Cina setiap tahunnya dan penerbangan langsung baru ini akan memungkinkan kami untuk bertemu dan melampaui target kami, yakni 30 ribu pengunjung dari Cina pada 2020.”

Penerbangan langsung ini akan menggunakan pesawat Boeing 737-800 baru dan nantinya akan ditingkatkan dengan pesawat jenis B737 MAX 8, seperti yang diungkapkan Donghai Airlines. Penerbangan diharapkan beroperasi dua kali setiap pekannya, yakni hari setiap hari Rabu dan Minggu, dari Shenzhen ke Darwin dan sebaliknya.

Direktur Bandara Udara Kawasan Australia Utara, Ian Kew mengatakan jalur baru antara Darwin dan Cina ini akan menyumbang lebih dari 35 ribu kursi ke industri penerbangan di negara bagian tersebut.

“Uniknya, Donghai Airlines akan menjadi satu-satunya maskapai penerbangan dari Cina yang melayani Australia dengan pesawat Boeing 737-800, menyediakan pesawat yang lebih hemat biaya dan efisien secara ekonomi, sehingga kemungkinan tarif yang sangat kompetitif untuk ditawarkan,” kata Kew.

Tiket pesawat akan mulai dijual di Cina sore ini, tetapi pemesanan dari Darwin tidak akan tersedia hingga akhir April. Pemerintah Kawasan Australia Utara mengatakan angka itu diperkirakan akan meningkat menjadi tiga layanan per minggu di musim seperti, seperti musim liburan. (NDY)

Geliat Wisata di Gili Matra Berbuah Kekhawatiran

this formate

LOMBOK UTARA, bisniswisata.co.id: Balai Bio Industri Laut, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengkhawatirkan aktivitas pariwisata yang terus menggeliat di perairan Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan (Gili Matra), Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan berdampak terhadap biota laut.

Kepala Balai Bio Industri Laut, Hendra Munandar, mengungkapkan banyak limbah yang dibuang ke laut seperti minyak dari mesin kapal, buangan limbah air dari hotel, dan limbah usaha pencucian baju.

“Limbah usaha cuci pakaian yang dibuang ke laut apakah sudah melalui kajian lingkungan? Begitu juga dampak aktivitas perahu cepat terhadap kualitas perairan laut,” kata Hendra, seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (13/04/2018).

Perairan Teluk Nare, dimanfaatkan untuk penelitian memproduksi benih dan pembesaran mutiara laut. Air lautnya juga dimanfaatkan untuk penelitian benih teripang, abalon, lobster dan turbo di dalam laboratorium. “Semakin meningkatnya aktivitas pengangkutan wisatawan dari dermaga Teluk Nare menuju kawasan Gili Matra dan sebaliknya, tentu berpengaruh terhadap kualitas perairan laut,” tegasnya.

Meskipun sejauh ini kualitas perrairan Teluk Nare masih relatif aman, karena belum ada gangguan terhadap kehidupan biota laut. Tapi, Hendra melanjutkan, potensi ancaman terhadap degradasi lingkungan perairan laut tetap ada.

Balai Bio Industri Laut, ia menambahkan, tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan teguran kepada para pemilik perahu cepat. Begitu juga kepada pelaku usaha lainnya yang memanfaatkan laut sebagai tempat pembuangan limbah air. Pasalnya, mereka sudah mengantongi perizinan dari pemerintah daerah.

Diharapkan, pemerintah daerah dan pusat yang memiliki kewenangan di Gili Matra, untuk memikirkan upaya menjaga kualitas perairan laut agar flora dan fauna di sekitar kawasan wisata dunia itu tetap lestari. (NDY)

Rendang Jadi Ikon Kuliner Kota Payakumbuh

this formate

PAYAKUMBUH, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, berencana menjadikan Rendang sebagai ikon kota Payakumbuh karena kuliner khas Minang yang sudah dikenal luas dan rendang khas Payakumbuh punya cita rasa yang khas.

“Rendang bisa dijadikan produk Payakumbuh yang memiliki daya saing kuat sampai ke level internasional,” kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh seperti dilansir laman Antara, Jumat (13/4/2018).

Agar bisa maju suatu daerah, lanjut dia, harus memiliki ikon dan merek tersendiri yang memiliki daya saing di level nasional dan internasional. Misalnya Jepang diasosiasikan dengan Toyota, Jerman dengan Mercedes, Amerika dengan Apple dan Italia dengan Hugo Boss dan Prada, kalau Indonesia saat ini asosiasi di luar negeri adalah Indomi.

“Itu yang harus wajib kita ubah dengan rendang. Jadi kalau bicara Indonesia orang ingat rendang. Dimana rendangnya? Ya di Payakumbuh, karena rendang disini yang paling top dan luar biasa,” ujarnya.

Ia menyampaikan untuk mewujudkan keinginan itu, Pemkot Payakumbuh menggelontorkan anggaran membangun Sentra Rendang. Dengan berdirinya sentra rendang sehingga pengusaha rendang bisa berkumpul di sana dan kualitas serta mutu produk bisa dijaga, ujarnya.

“Rendang Payakumbuh mesti go internasinal, bila kita bisa memperbesar produksi dan memperluas marketing, tidak sedikit pendapatan yang bisa diperoleh pengusaha. Kalau satu kaleng rendang saja dihargai Rp5.000, bayangkan bila produksinya bisa mencapai sepuluh juta kaleng,” katanya.

Wali Kota optimistis rendang bisa menjadi seperti produk susu nestle negara Swiss yang keuntungan bersih per tahun mencapai setara Rp700 triliun dan berkontribusi kepada pajak negara sebesar Rp300 triliun.

“Negara Swiss itu kecil, kurang lebih sebesar Sumatera Barat, dari produk susu Nestle saja mereka bisa dapat perolehan pajak hingga Rp300 triliun per tahun, kita ingin produk rendang kita juga seperti itu,” katanya.

Saat ini sudah dibangun pabrik pengalengan rendang, dan segera dibangun sentra rendang, pangsa pasarnya cukup luas, yaitu jamaah haji dan umrah di seluruh dunia, jadi mimpi memiliki PAD Rp1 triliun itu tidak muluk-muluk.

Dia meminta keseriusan dan dukungan seluruh pihak, khususnya para pengusaha rendang di Kota Payakumbuh, untuk mewujudkan mimpi besar tersebut. “Mari bersama mewujudkan rendang sebagai ikon baru Kota Payakumbuh, ikon Payakumbuh sebagai Kota Batiah kita ubah menjadi Payakumbuh Kota Rendang, dan semoga menjadi asosiasi negara Indonesia di luar negeri,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan rendang merupakan produk unggulan Sumbar yang sudah mulai dikenal oleh dunia.”Tinggal memperluas jaringan untuk pemasaran saja,” katanya sambil menambahkan optimistis rendang dapat menjadi salah satu produk unggulan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. (NDY)

Tips Penerbangan Nyaman Sesuai Tempat Duduk Terbaik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Seorang pilot mengungkap tips terbaik untuk mendapatkan penerbangan yang nyaman dengan memilih kursi terbaik di pesawat terbang. Jika kamu ingin melewati turbulensi udara tanpa rasa khawatir berlebihan, menghindari kaki kram atau jika ingin tidur nyenyak selama penerbangan beberapa jam di udara, sepertinya kamu perlu beberapa informasi penting ini.

Seperti melansir laman The Sun, Jumat (13/04/2018) seorang pilot bernama Jonny Knowlson memberikan beberapa informasi tentang kursi terbaik di pesawat yang perlu kamu pilih agar tetap nyaman terutama jika akan menjalani penerbangan panjang.

#. Leg Room yang Lega

Salah satu yang direkomendasikan untuk mengurangi pengaruh turbulensi pesawat di udara sekaligus mendapatkan ruangan kaki yang lebih nyaman adalah dengan memilih tempat duduk di bagian tengah atau sejajar dengan sayap pesawat. Namun, posisi ini jelas tidak disarankan jika kamu membawa serta anak-anak atau orang tua. Karena umumnya, penumpang yang boleh duduk di tempat ini adalah penumpang dewasa yang bisa membuka pintu darurat yang umumnya berada di dekat dengan sayap pesawat.

#. Mimpi Indah

Jika ingin mimpi indah, Jonny menyarankan untuk duduk di depan dan di kursi bagian lorong yang jauh dari mesin pesawat. Bagian ini dipilih karena memang cukup nyaman untuk penerbangan jarak jauh yang akan diisi dengan tidur dan istirahat cukup lama.

# Dekat lorong

Pilih tempat duduk yang berada dekat dengan lorong karena tempat duduk yang berada dekat dengan jendela justru sangat rentan dengan suara dari mesin pesawat yang bergemuruh dengan kencang. Apalagi anak-anak butuh gerak yang cukup leluasa selama berada di pesawat terlebih jika anak-anak masih suka pulang pergi ke toilet.

#. Tempat Duduk Keluarga

Sedangkan untuk keluarga yang membawa serta anak-anak dan lansia memang sangat disarankan untuk memilih tempat duduk dekat bulkhead atau sekat pemisah antara kelas bisnis dan kelas ekonomi.

#. Pilih Nomor kursi

Jika pesawat yang digunakan merupakan tipe Airbus A319, kursi yang cocok untuk dipilih adalah baris 10 nomor kursi B,C, D dan E yang dijamin memiliki ruang kaki lebih luas dari baris lainnya. (SUN)