Bali Sabet 3 Kategori Wisata Dunia di China

this formate

CHINA, bisniswisata.co.id: Bali kembali menoreh prestasi dunia. Kini menyabet 3 kategori sekaligus dalam 2018 Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum yakni sebagai Top 10 Overseas Destination, Top 10 Luxury Travel Destination dan Top 10 Honeymoon Destination for Chinnese Tourists selama tahun 2017.

Award kategori Top 10 Honeymoon Destination, Bali berada di urutan pertama mengalahkan destinasi kelas dunia bergengsi lainnya seperti, Hawaii, Paris, New York, Dubai, Sanya, Madrid, Sydney, Guam,  dan Valietta,

“Sedangkan untuk kategori Top 10 Overseas Destination dan Top 10 Luxury Travel Destination, Bali berada di urutan 4,” kata Asdep Pemasaran Greater China Kemenpar Vinsensius Jemadu saat menerima award yang diserahkan CEO Destination Marketing C-Trip di Xanxi Convention Center, Propinsi Xanxi, China, Kamis (19/4/2018). Vinsensius Jemadu di tengah memimpin kegiatan road show sales mission di 3 kota besar Tiongkok yakni; Nanning, Shenzhen dan Guangzhou.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu berpesan untuk memperoleh kemenangan harus selalu direncanakan. Dan penetapan pemenang award yang dilakukan C-Trip bekerjasama dengan pemerintah Tiongkok tersebut berdasarkan kriteria dari search volume, booking volume, comments volume, dan voting dari 300 juta global members C-Trip ini, merupakan bukti pesan Pak Menteri Arief Yahya,” papar Vinsensius Jemadu dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Sabtu (21/04/2018).

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penghargaan ini yang menandai Indonesia mampu bersaing dikancah internasional. Terlebih penghargaan ini semakin mengukuhkan Bali tahun 2017 meraih the best destination 2017 versi TripAdvisor.

“Mengapa award menjadi penting? Seperti yang sudah saya singgung, award begitu penting bagi kita karena tiga alasan yang saya singkat 3C yakni: Confidence, Credibility, dan Calibration,” tutur Menteri Arief

Terkadang, lanjut dia, ada yang menanyakan apa gunanya memenangkan award. “Tapi, kita bisa balik pertanyaannya. Apa salahnya jika kita memenangkan sebuah award? Apakah salah kita lulus dalam ujian dengan nilai yang terbaik, tentu raihan ini harus kita syukuri,” jelasnya.

Kemenpar tahun ini menetapkan China sebagai Top 5 (China, Eropa, Australia, Singapura, dan India) pasar utama wisman berdasarkan kriteria 3S (size, sustainability, dan spending).

“Tahun ini China kita tetapkan jadi pasar utama, karena total nilai dari size, sustain (growth), dan spread  (spending) tertinggi mencapai 92%,. Posisi kedua adalah Eropa total nilainya 77%,” papar Menpar.

Periode Januari-November 2017 jumlah kunjungan wisman China ke Indonesia mencapai 1,9 juta wisman dengan pertumbuhan atau sustain growth sebesar 42,2% dan memberikan devisa atau total spread (spending) US$ 1,94 miliar.
 (redaksibisniswisata@gmail.com)

Sentuhan Desainer Muda Mendongkrak Wastra Nusantara

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wastra khas nusantara memiliki ciri khas yang eksotis dan dramatis. Nggak bisa dipungkiri Indonesia memiliki keanekaragaman wastra dari penjuru Nusantara, mulai dari kain batik, songket, tenun, gringsing, tapis hingga kain ulos.

Wastra itu, kain tradisional Indonesia yang memiliki makna dan simbol tersendiri dengan matra tradisional setempat yang mengacu kepada dimensi seperti warna, ukuran panjang atau lebar. Dengan demikian arti wastra adalah bukan sekedar kain biasa, namun kain yang sarat makna, yang dibuat melalui proses pembuatan yang sangat teliti dan proses panjang.

Kini, desainer muda punya tanggung jawab membawa kain-kain tembus ke dunia internasional. Di tangan mereka, sentuhan wastra berhasil diolah dalam bentuk dan rupa desain pakaian yang baru, modern, bahkan semakin ngetrend. Dengan sebuah harapan kain wastra nusantara lebih dikenal sekaligus mendongkrak pemakaian kain wastra nusantara menuju mancanegara.

“Salah satunya yang sudah banyak dibawa ke internasional itu adalah koleksi-koleksinya Biyan Wanaatmaja ya. Selain itu, ada koleksinya desainer Itang Yunasz, yang terakhir banyak mengambil inspirasi dari tenun,” lontar pengamat fesyen Harry Gunawan.

Dari segi desain, seperti dilansir laman Bisnis.com, Sabtu (21/04/2018), ada beberapa modifikasi yang bisa dilakukan untuk membuat wastra lebih familiar dan disukai pasar internasional. Contohnya dengan mengurangi penggunaan warna dan memperbesar motif corak wastra tersebut.

“Kalau di tangan orang bule dan para perancang yang sudah biasa beradaptasi dengan selera internasional, corak dan warna-warna yang ada dibuat jadi lebih simple, jadi tidak terlau banyak warna, mungkin hanya 3-4 warna. Kadang hanya hitam putih, atau hitam biru,” katanya.

Namun, menurutnya tidak cukup apa bila tugas mengangkat citra wastra ke dunia internasional hanya diemban oleh para desainer Indonesia. Pemerintah dan pelaku industri tekstil secara luas juga harus berperan aktif dalam hal ini.

Para pelaku industri tekstil tidak hanya menunggu permintaan yang datang dari para desainer untuk mengangkat kain yang mereka buat. Pemerintah, harus menjadi penghubung di antara kedua industri ini. “Kalau di luar negeri kan seperti itu, sebelum ada pameran fesyen itu ada pameran tekstil terlebih dulu. Setelah itu, mereka bertemu dan menemukan desain-desain baru yang kolaboratif,” ungkapnya.

Lebih penting menurutnya adalah bagaimana peranan teknologi dapat diterapkan secara tepat untuk membantu industri ini. Kain wastra harus dicarikan teknologi yang membuatnya bisa diproduksi dengan lebih mudah.

“Harus ada teknologi dan sebagainya di sana. Dikawinkanlah antara industri fesyen ini dengan industri tekstil. Bantu dipikirkanlah, bagaimana pembuatannya lebih mudah dan bisa berkesinambungan dengan teknologi,” ujarnya. (NDIK)

107 Gitaris Ukir Rekor MURI di TangCity Mall

this formate

 

TANGERANG, bisniswisata.co.id; Kota Tangerang menunjukkan geliat aktivitas di sektor pariwisata dalam perayaan HUT ke-25 yang dirayakan oleh manajemen Tangcity Mall dengan menggelar Rekor MURI dalam Aksi Petikan Gitar dari 107 Gitaris yang Mengiringi Nyanyian 25 Lagu Nasional Nonstop.

Ultah koya Tangerang  yang jatuh pada 28 Februari 2018 lalu terus dirayakan dengan beragam aktivitas. Setelah pemerintah menggelar program belanja bertajuk Tangerang Great Sale, kali ini giliran Tangcity Mall yang berkontribusi menciptakan rekor nasional.

Sebagai salah satu pusat bisnis dan hiburan di Kota Tangerang, Tangcity Mall baru saja mencatat rekor di Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) karena menyajikan penampilan 107 gitaris yang mengiringi seorang penyanyi dalam membawakan 25 lagu nasional secara nonstop.

Ratusan musisi dari Willy Soemantri Music School (WSMS) Modernland ini menggebrak panggung Main Atrium Tangcity Mall, pada Jumat malam  (20/4/2018).

Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh Senior Manager Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) Awan Rahargo, representasi Willy Soemantri Music School (WSMS) Modernland, Ribka Yuliande, serta Building Manager Tangcity Mall Wina Andriyani. Rekor nasional yang tercatat diharapkan menambah semangat anak bangsa untuk berprestasi dengan menjunjung semangat nasionalisme.

“Tangcity Mall berkomitmen untuk memberi wadah bagi para musisi dari sekolah musik, band, maupun komunitas. Pencatatan rekor MURI ini menjadi salah satu upaya kami dalam memberi apresiasi bagi mereka sekaligus merayakan HUT Kota Tangerang,” ujar Building Manager Wina Andriyani.

Tepat pada pukul 19.44 WIB, MURI mencatat dan menetapkan rekor menyanyikan lagu nasional terbanyak secara medley dengan iringan paduan gitar lewat piagam rekor bernomor 8414/R.MURI/IV/2018 kepada Tangcity Mall. Senior Manager Museum MURI Awan Rahargo bahkan menjamin torehan prestasi ini belum pernah dilakukan oleh negara lain di dunia.

“Saya terharu. Ini luar biasa dan tadinya kami tak menyangka bakal membuat rekor tingkat dunia. Rekor ini menjadi pemicu kami untuk bisa terus berkreasi bersama komunitas yang ada, mulai dari komunitas olahraga, musik, hobi, semua kami tampung,” ucap Wina.

Awan Rahargo menyambung, “kami yakin ini belum pernah terjadi di belahan dunia manapun. Pendiri MURI, Jaya Suprana sempat merinding saat melihat video yang dikirimkan kepadanya, karena kita memperdengarkan lagu nasional sehingga memecahkan rekor dunia.”

Tangcity Mall hadir sebagai pusat belanja dan hiburan yang lengkap dan nyaman, dengan lebih dari 3.000 toko, di antaranya Carrefour, Electronic Solution, Jatomi Fitness, Nano Reflexology, Warung Tekko, Chatime, Minigood, Sophie Paris, Bakmi Naga dan masih banyak yang lainnya. Sementara itu, Gadget Gallery & Computer Center menjadi area belanja gawai (gadget), komputer, kamera dan aksesorisnya di Lantai LG.

Jewerly Center juga jadi solusi untuk pengunjung Tangcity Mall yang mencari aneka perhiasan emas, perak, dan berlian.

Untuk kuliner jangan khawatir karena ada  Rame Rame Food Carnival, sebuah Food Court yang terletak di lantai 2 dan memungkinkan pengunjung menyantap sajian yang berasal dari 20 lebih tenant kuliner sambil bermain bersama si buah hati karena terintegrasi dengan Fun World.

 

 

Conrad Tawarkan Sensasi Hotel Bawah Laut

this formate

MALDIVES, bisniswisata.co.id: Menginap di hotel bawah laut, benar-benar menghadirkan sesuatu yang baru. Malah, memiliki nilai sensasi dan pengalaman tersendiri. Conrad Maldives Rangali Island, jaringan Hilton menawarkan sensasi itu.

Tak bisa dipungkiri, selama ini perairan di Maldives (Maladewa) terkenal dengan tempat penginapannya yang berkonsep bungalow di tengah lautan. Banyak wisatawan, termasuk dari Indonesia, rela menyisihkan uang dan waktunya ke Maladewa demi merasakan sensasi untuk bermalam, menghibur diri, berfoto di kamar-kamar dengan teras berpemandangan lautan lepas.

Sebelum kamar bawah laut, Conrad juga mengoperasikan restoran di bawah laut, Ithaa. Kamar hotel di bawah laut milik Conrad menjadi yang pertama di dunia dan baru akan dibuka untuk umum mulai akhir tahun ini.

Di dalam kamar, tamu bisa menikmati pemandangan bawah laut Samudera Hindia tanpa perlu berbasah-basahan. Pemandangan tersebut terlihat dari seluruh kaca besar dan tebal yang menjadi dinding pemisah antara kamar dan bawah laut perairan Maladewa.

Seperti dilansir laman CNN, Jumat (20/04/2018), kamar hotel itu bertipe Muraka, yang berarti terumbu karang dalam bahasa asli Maladewa, Dhivehi. Kamar tipe Muraka terdiri dari dua tingkat yang berisi ruangan atas dan ruangan bawah. Di ruangan atas, tamu bisa menikmati pemandangan perairan dari permukaan laut. Sementara di ruangan bawah, tamu bisa menikmati terumbu karang dan makhluk laut yang hilir mudik.

Setiap kamar memiliki tinggi sekitar lima meter di bawah permukaan laut. Sudah pasti kamar tipe Muraka berdesain mewah, mulai dari tempat tidur ukuran king, ruang tamu, ruang olahraga, dapur, kamar mandi, teras yang disertai kolam renang yang berukuran serba luas.

Secara total, kamar tipe ini bisa menampung tamu hingga sembilan orang dewasa. “Kami ingin memberikan pengalaman baru kepada tamu yang menginap di Maladewa. Mereka bisa mendapat pandangan baru mengenai kehidupan di bawah laut selama menginap di kamar tipe ini,” kata Stefano Ruzza, Manajer Conrad Maldives Rangali Island.

Agar bisa menginap di kamar bawah laut hotel ini, tamu bisa merogoh kocek mulai dari US$50 ribu (sekitar Rp688 juta) per malam, berminat? (NDYK)

Kapal Pesiar Super Star Libra Lego Jangkar di Kuala Tanjung

this formate

MEDAN, bisniswisata.co.id: Cruise Super Star Libra kembali lego jangkar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut). Ini merupakan kedua kalinya selama April 2018, kapal pesiar ini merapat di Kuala Tanjung.

“Kedatangan kembali kapal pesiar ini menjadi sinyal positif pariwisata Sumatera Utara, khususnya Danau Toba. Ini menandakan pihak manajemen Kapal Pesiar Super Star Libra puas akan kunjungan pertama kemarin. Baik itu infrastruktur maupun destinasi yang ada di Sumut,” kata Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo.

Kunjungan pertama kapal pesiar yang membawa turis mancanegara ke Sumut itu berlangsung pada Kamis (5/4/2018) dan kembali pada Kamis (19/4/2018). BPODT bersama stakeholder terkait terus menjalin komunikasi dengan Super Star Libra. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat ketertarikan operator cruise terhadap hasil kunjungan perdananya. Selain itu juga untuk membangun pasar cruise ke Danau Toba.

“Kami ingin mengetahui kekurangan serta kelebihan pariwisata Sumut dalam penyambutan para wisatawan. Ternyata pihak cruise sangat puas dengan hasil kunjungan kemarin dan akan kembali berlabuh di Kuala Tanjung. Ini juga kita manfaatkan untuk membangun pasar wisatawan ke Danau Toba,” terang Arie.

Untuk itu, persiapan matang dilakukan. BPODT bahkan telah menyiapkan tiga bus premium coach untuk melayani para wisatawan. Rinciannya adalah satu bus akan digunakan oleh TA dari Malaysia dalam bentuk Famtrip. Sedangkan dua bus akan digunakan oleh tamu-tamu Cruise.

“Secara detail, kami memang belum mengantongi jumlah pasti wisatawan yang akan berkunjung. Kerena, pihak cruise juga belum memberikan angka pastinya. Tetapi kami akan siap mengakomodasi jika memang nantinya akan ada penambahan wisman,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id. Jumat (20/04/2018).

Rencana berlabuhnya kembali Kapal Pesiar Super Star Libra di Pelabuhan Kuala Tanjung, menjadi bukti kesiapan pelabuhan tersebut menjadi hubungan internasional. Bersandarnya kapal pesiar ini, diharapkan membuka potensi dan komitmen penyedia layanan Cruise. Khususnya untuk menyandarkan kapal mereka secara rutin.

“Pelabuhan Kuala Tanjung sudah siap menjadi hubungan internasional. Dan diharapkan ke depan kapal pesiar yang lebih besar lagi bisa bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung ini, agar target wisman ke Sumut 1 juta 2019 bisa tercapai,” ungkap Arie.

Untuk diketahui, pada kunjungan perdananya, kapal pesiar yang berangkat dari Port Klang Malaysia ini membawa 800 kru kapal dan 500 wisatawan mancanegara (wisman). Didominasi dari negara Malaysia, Singapura, dan Australia, sebanyak 280 wisman turun kapal dan berwisata di Kota Medan. (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Pengalaman Ricky Harun Jadi Tour Guide

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Artis peran Ricky Harun berbagi kisah dan pengalaman tak terlupakan saat menunaikan ibadah umrah bersama istrinya, Herfiza Novianti. Selain menjadi jamaah, pria berusia 31 tahun ini dipercaya oleh travel umrah menjadi pemandu atau tour guide.

“Selain jadi jamaah, saya dipercaya untuk menemani atau membimbing para jamaah. Selain ibadah, saya bersyukur masih bisa bekerja di Tanah Suci,” papar Ricky Chilnady Pratama Harun, nama sesuai KTP.

Menurutnya, menemani para jamaah tidak membuatnya repot dalam beribadah. “Melalui grup, kami ajak para jamaah melakukan kegiatan bersama di sana, misalkan sholat jamaah. Jadi, ibadah pun tidak terhambat, malah bisa dilakukan bersama-sama,” kenang pria kelahiran Bandung, 12 Januari 1987.

Seperti dilansir laman Bintang.com, Kamis (19/04/2018), suami Herfiza Novianti mengaku mendapat pengalaman baru dan tak terlupakan selama menjadi tour guide di Tanah Suci, Mekah. Apalagi, ia sudah membimbing secara ikhlas jamaah untuk beribadah di rumah Allah.

Selama memandu, Ricky menemui beberapa kejadian kurang menyenangkan seputar jamaah. Salah satu contohnya ketika dua ibu anggota rombongan travel umrah yang kebingungan usai melaksanakan tawaf.

“Jadi, selesai tawaf, jamaah seharusnya pergi arah kanan, tapi ada dua ibu-ibu yang ke arah kiri. Langsung kami samperin. Kalau dibiarin aja kan ibadah ibu itu dan kami bersama jadi terhambat,” tutur bapak dua anak Mikaila Akyza Pratama dan Athaya Akyza Pratama

Meski begitu, Ricky mengaku memandu jemaah tidak selamanya mudah. Karena ketika ada jamaah yang barangnya hilang, menanyakan soal tempat, dan sebagainya, Ricky harus bisa mengatasi hal tersebut.

” Ketika mereka mengalami masalah, tentunya saya dan teman-teman lainnya harus langsung bisa memberikan solusi. Hal yang paling menyenangkan sebagai owner travel adalah tidak hanya memantau para jemaah tapi bisa langsung menemani dan mendengarkan keluh kesah mereka.” ujar Ricky yang pernah bermain film layar lebar bersama ibunya, Donna Harun dalam film Langit Biru. (NDY)

Menggenjot Kunjungan Wisman Saat Low Season

this formate

BATAM. bisniswisata.co.id: Menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) agar mencapai target 17 juta orang sepanjang tahun 2018, terus dipacu. Solusinya dengan menyodorkan 3 program atau strategi utama, yakni Incentive Airlines, Hot Deals, dan Competing Destination Model (CDM). Dan kekuatan Pentahelix (Akademisi, Industri Pariwisata, Komunitas, Pemerintah, dan Media) bersinergi ini, dengan menyiapkan langkah strategis promosi yang tepat.

“Program ini sangat tepat diterapkan disaat kondisi low Season. Kami berharap ketiga program yang dikerjakan Kemenpar bersama stakeholer pariwisata diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia,” papar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya usai meluncurkan Program Hot Deals Kepri 2018 bertema HOT DEALS 365 Everyday is Hot Deals Offers in Batam and Beyond, di Planet Holiday Hotel Batam, Kamis (19/4/2018) petang.

Program Incentive Airlines, jelas Menpar Arief Yahya, memberikan insentif kepada airlines untuk melakukan bundling tiket atau sebagai More for Less (you get more, you pay less). Diharapkan akan mendapatkan tambahan sebanyak 1,5 juta wisman.

Sedangkan untuk digital marketing platform competing destination model (CDM), diproyeksikan mendatangkan 1 juta wisman. CDM adalah teknologi baru untuk merancang konten iklan yang relevan dengan perilaku dari masing-masing segmen travellers.

“Kita harus punya digital marketing platform, sehingga kita bisa tau, berapa orang yang sedang look, kemudian dari look menjadi search dan akhirnya menjadi pay. Namun saat orang sedang look atau search, yang semula tidak bisa mempengaruhi dengan platform CDM bisa kita pengaruhi,” lontar Menpar.

Dan untuk program Hot Deals yang diinisiasi 18 stakeholder pariwisata akan mendapatkan 2,5 juta wisman. “Paket hot deals diterapkan dengan konsep sharing economy yaitu menjual barang atau jasa yang sedang tidak laku  atau excess capacity, dengan memberikan diskon yang besar. Kunci sukses dalam uji coba hot deals di Kepri kita memberikan diskon besar pada unsur 3A (aksesibilitas, aktraksi dan amenitas). Untuk tiket fery hingga 60% off dan atraksi hingga 50% off,” ungkapnya.

Dilanjutkan, hot deals ini menjual paket wisata dengan harga bersaing. Atau bundling. Konsep yang diusung adalah More for Less (you get more, you pay less).

“Hal ini berlaku untuk semua komponen yang ada dalam paket wisata. Baik transportasi maupun akomodasi. Terutama, komponen tiket penerbangan internasional dengan transportasi domestik. Hal ini dilakukan agar paket wisata yang dijual dapat bersaing dengan paket wisata dari negara pesaing,” katanya.

“Program ini tentunya akan menarik wisman ke Indonesia. Orang akan bergerak saat diskonnya diatas 20 persen. Kapan kita menjual? saat barangnya tidak laku, mereka cukup membayar 60 persen. Mending dijual murah (kekosongan slot) daripada tidak laku sama sekali. Ketika barangnya affordable, maka demand-nya akan banyak. Supply Creates Demand,” jelasnya serius.

Hotel-hotel di Jakarta yang kosong ketika week end, atau ketika bulan puasa, sambung dia, bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi dan pemberian diskon bagi pasar-pasar yang tidak sensitif dengan puasa. Misalnya, pasar Australia atau yang non Asia.

Diakui, paket hot deals telah dilakukan uji coba di Kepulauan Riau pada tahun 2017, melibatkan komponen penyelenggara transportasi (pengusaha ferry), akomodasi (hotel dan restoran) dan atraksi (spa, golf), dan berjalan dengan sukses, telah menjual sebanyak 108.000 paket hot deals atau mencapai 100%. “Tahun ini saya targetkan menjual 500.000 paket wisata,” tambahnya. (NDY)

21 April 2018, Sungailiat Triathlon 2018

this formate

SUNGAILIAT, bisniswisata.co.id: Event Sungailiat Triathlon yang diselenggarakan sejak tahun 2013, hingga saat ini sudah menjadi tahun ke enam yang akan diselenggarakan pada yang digelar 21 April 2018. Event sport tourism ini menjadi event yang ditunggu-tunggu oleh Komunitas Triathlon di Indonesia bahkan mancanegara.

Hingga saat ini Sungailiat Triathlon sudah menjadi agenda wajib para atlet triathlon dan dengan tag linenya menjadi lebarannya penggiat triathlon se Indonesia. Event ini menjadi agenda wajib tahunan dan ajang silaturahmi penggiat triathlon di Indonesia.

Tahun 2018 ini Sungailiat Triathlon diikuti sebanyak 520 peserta dari 18 negara yang didominasi oleh peserta dari Indonesia sebanyak 469 peserta dengan 51 atlet mancanegara yakni dari Algeria, Australia, Denmark, Ethiopia, Perancis, Jerman, Hungary, India, Jepang, Malaysia, Belanda, New Zealand, Portugal, Rusia, Spanyol, Inggris dan Amerika.

Sungailiat Triathlo menjadi event sport tourism pariwisata dipadu dengan olahraga renang, bersepeda dan lari yang berlokasi di Sungailiat ini akan melewati berbagai obyek wisata. Diantaranya Pantai Tanjung Pesona, Puri Tri Agung, Pantai Air Anyir dan jalan utama Kota Sungailiat.

Lintasan lomba menonjolkan keindahan alam yakni area yang diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kabupaten Bangka. Kegiatan Sungailiat Triathlon ini dilaksanakan untuk memperingati HUT Kota Sungailiat yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bangka dan secara global turut mensukseskan capaian target kunjungan wisata secara nasional.

Bahkan, Brand Sungailiat Triathlon menjadi kunci untuk mewujudkan KEK pariwisata di Bangka. Biaya pendaftaran untuk mengikuti Sungailiat Triathlon berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per orang. Dari sekitar 520 peserta tersebut dia memperkirakan uang yang diperoleh dari biaya pendaftaran sekitar Rp 500 juta lebih.

Dari uang pendaftaran tersebut peserta sudah mendapatkan makan dua kali, snack dan berbagai fasilitas dan perlengkapan lomba. Selain peserta bakal menikmati keindahan alam di Bangka, juga akan menikmati beberapa budaya lokal yang bakal ditampilkan, seperti adat ngangung.

Sungailiat Triathlon pada Sabtu (21/4) nanti mengambil start di Tanjung Pesona Sungailiat melalui rute Kota Sungailiat dari kawasan Jelitik, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rebo, Jalan Lintas Timur dan finish di Tanjung Pesona Sungailiat. (redaksi@bisniswisata.co.id)

AirAsia Jajaki Penerbangan Langsung Kuala Lumpur-Banyuwangi

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: Manajemen AirAsia menjajaki membuka penerbangan langsung rute Kuala Lumpur Malaysia ke Banyuwangi, Jawa Timur PP. Penjajakan itu dengan melihat langsung kondisi Bandara Banyuwangi yang sebelumnya bernama Bandara

“Kami akan kirim tim lanjutan untuk membahas rencana pengembangan Bandara Banyuwangi. Jika infrastrukturnya sudah siap jadi bandara internasional, kami siap buka penerbangan Kuala Lumpur-Banyuwangi,” papar Executive Chairman AirAsia Berhad Datuk Kamarudin Meranun saat mengunjungi Bandara Banyuwangi, Kamis (19/04/2018).

Dilanjutkan, rencana AirAsia membuka penerbangan langsung itu untuk menarik pelancong dari Australia dan Cina karena Kuala Lumpur itu hub terbesar AirAsia. Karena itu, pihaknya ingin melihat langsung perkembangan Bandara Banyuwangi dalam rangka pengembangan bisnis.

“Saya kaget melihat Banyuwangi, sangat potensial. Ada 77 atraksi pariwisata sepanjang tahun, juga tujuan wisata menarik. Saya mengapresiasi semua pihak yang membuat daerah ini berkembang. Kami menjajaki membuka bisnis di Banyuwangi,” ujar salah seorang pengusaha terkaya di Malaysia menurut Majalah Forbes itu dalam keterangan tertulis Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

General Manager PT Angkasa Pura II Banyuwangi Anton Martalius menambahkan, progres bandara di Banyuwangi terbilang pesat. Infrastruktur Bandara Banyuwangi juga akan terus dikembangkan.

Landas pacu dalam proses diperpanjang menjadi 2.600 meter dengan ketebalan PCN 56. Adapun apron menjadi 18 ribu meter persegi. “Untuk pesawat AirAsia yang menggunakan Airbus A-320 sudah bisa mendarat di sini. Intinya, kita siap,” ucap Anton seperti dilansir laman Antara. (ANT)

Sukses di Kepri, Program Hot Deals Dilanjutkan di Jakarta & Bali

this formate

BATAM, bisniswisata.co.id: Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi pelopor utama Program Hot Deals pada tahun 2017, ternyata membuahkan hasil yang bagus. Melanjutkan sukses 2017, program promo hot deals kembali dilanjutkan. Targetnya sangat jelas untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), terutama di kawasan cross border. Spesialisnya jaring turis dari Singapura dan Malaysia ke Batam dan Bintan Kepri.

Karena itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya didampingi Wali Kota Batam Muhammad Rudi melaunching Program Hot Deals Kepri 2018 bertema HOT DEALS 365 Everyday is Hot Deals Offers in Batam and Beyond, yang diselenggarakan di Planet Holiday Hotel & Residence Batu Ampar Batam, Kamis (19/4/2018) petang.

“Semula program Hot Deals ini, saya tidak terlalu yakin bisa berhasil. Ternyata dalam perjalanan sangat meyakinkan. Karena itu dari Batam Kepri, akan saya launching Program Hot Deals di Jakarta pada 3 Mei 2018 kemudian Bali pada Juni tahun ini juga,” papar Menpar Arief Yahya.

Dijelaskan, Program Hot Deals Kepri tahun 2017 berhasul menjual sekitar 108.000 paket wisata dan target tahun 2019 bisa menjual 500 ribu paket wisata. “Program ini sebagai salah satu langkah strategis dalam upaya mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman), terutama di wilayah cross border di Kepri,” jelasnya.

Kunci sukses uji coba hot deal di Kepri, tambah dia, dengan memberikan diskon besar seperti untuk tiket fery hingga 60% off, atraksi hingga 50% off, dan akomodasi hotel 8% off.

Paket hot deals diterapkan dengan konsep sharing economy yaitu menjual barang atau jasa yang tidak laku atau excess capacity dengan memberikan diskon yang besar, sehingga mendorong wisman berkunjung atau bila semula calon wisman tidak ada rencana untuk melakukan traveller, adanya tawaran diskon besar mereka terdorong mau melakukan perjalanan wisata ke Indonesia, sambungnya,

Menpar mengapresiasi keberhasilan ujicoba di Kepri tahun lalu, dengan melibatkan komponen pelaku usaha yang bergerak di unsur 3 A (Aksesibilitas, Atraksi, dan Amenitas) yaitu; penyelenggara transportasi (pengusaha fery), akomodasi (hotel dan restoran) dan atraksi (spa, golf, dan atraksi lainnya).

Sementara itu, Anang Sutono, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata menambahkan Program hot deals tahun 2017 melibatkan 3 operator ferry (BatamFast, Majestic, BintanFerries) yang melayani rute Singapura ke Batam & Bintan dan 3 operator ferry (Citra, Indomas, Pintas) Johor ke Batam & Bintan dengan total penjualan sebanyak 108.000 tiket, dan 82 industri pariwisata (Hotel & Resort; Tour & Travel; Golf Course; serta Spa & Wellness) di Kepri dengan membuat 258 paket wisata.

Diakuinya, demi mensukseskan program tersebut Kemenpar bersama stakeholder pariwisata Kepri melakukan strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling) dengan kegiatan antara lain; ferry wraping pada 15 ferry rute Singapura menuju Batam-Bintan dan 3 ferry rute Johor menuju Batam-Bintan.

“Mengingat target tahun 2018 sebanyak 500.000 paket wisata, maka kita akan kerja keras untuk merealisasikannya. Kami sudah menggandeng stakeholder pariwisata di Singapura, Malaysia, Johor, dan kota lainnya di negara tetangga kita. Kami optimis target itu bisa tercapai,” lontarnya.

Kunjungan wisman ke Kepri menurut data BPS pada Januari-Desember 2017 mencapai 2.074.534 kunjungan atau naik 8,04% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 1.920.232 orang. Kunjungan wisman ke Kepri didominasi oleh wisatawan Singapura mencapai 51,17% dengan memiliki Batam dan Bintan sebagai destinasi favorit mereka. (redaksi@bisniswisata.co.id)