Pendapatan Disney Meleset dari Target

this formate

CALIFORNIA, bisniswisata.co.id: Pertumbuhan laba bersih Walt Disney Co tidak berhasil memenuhi ekspektasi analis dan pelaku pasar di kuartal berakhir Juni 2018, untuk tahun fiskal 2018. Laba bersih Disney meleset dari proyeksi lantaran adanya biaya teknologi yang tinggi dalam rangka pembuatan kanal layanan streaming yang akan diluncurkan akhir 2019.

Disney tengah berupaya mengubah perusahaannya menjadi penyedia hiburan luas berbasis digital (broad-based digital entertainment) di tengah menurunnya penonton ESPN maupun jaringan milik Disney lainnya yang berpindah ke layanan streaming seperti Netflix maupun layanan streaming lainnya.

Bukan hanya itu, saat ini Disney juga berada dalam proses pembelian film, serial televisi, maupun aset properti internasional lainnya senilai US$ 71 miliar dari Twenty-First Century Fox Inc.

CEO Walt Disney Co., Bob Iger menyatakan, dirinya telah menyaksikan langsung bagaimana tingkat kehilangan pelanggan terus naik dalam kurun empat kuartal terakhir. Untuk itu, perusahaan mantap meluncurkan layanan streaming sendiri untuk hiburan keluarga pada akhir 2019.

Namun biaya pembangunan layanan streaming ini rupanya menggerus pendapatan jaringan media Disney, unit terbesar perusahaan yang terdiri dari ABC, ESPN, dan Disney Channel sepanjang kuartal ini. Pendapatan operasional jaringan media Disney tercatat turun 1% year-on-year (yoy) menjadi US$ 1,8 miliar.

Untungnya, Disney masih meraup kesuksesan besar melalui dua filmnya “Avengers: Infinity War” dan “The Incredibles 2”. Penghasilan operasional di studio naik 11% yoy menjadi US$ 708 juta. Namun, di saat yang sama ada juga biaya kerusakan film senilai US$ 100 juta, terkait dengan pengerjaan dua film animasi Disney yang batal dirilis.

Divisi taman hiburan melaporkan kenaikan laba sebesar 15% yoy menjadi US$ 1,3 miliar seiring dengan terus bertambahnya resor domestik mauun internasional dan harga tiket yang semakin tinggi. Sementara, pendapatan operasional dari segmen produk konsumer seperti penjualan Disney merchandise tercatat turun hingga 10% menjadi US$ 324 juta karena rendanya tingkat penjualan lisensi maupun barang di toko.

Hingga akhir Juni lalu, Walt Disney meraih total pendapatan sebesar US$ 15,23 miliar, atau naik 7% yoy. Namun, pendapatan ini meleset dari perkiraan rata-rata analis sebesar US$ 15,4 miliar.

Secara keseluruhan, laba bersih yang diatribusikan kepada Disney tetap tercatat naik menjadi US$ 2,92 miliar, atau US$ 1,87 per saham pada kuartal tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan leba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 2,37 miliar atau US$ 1,51 per saham. Kendati demikian, capaian laba bersih tersebut berada di bawah perkiraan rata-rata analis Wall Street sebesar US$ 1,95 per saham. (NDY)

Liburan Hari Rabu Lebih Sehat Dibanding Akhir Pekan

this formate

TEXAS, bisniswisata.co.id: Masih menunggu-nunggu kapan saatnya mengucapkan Thanks God its Friday agar bisa cepat-cepat libur akhir pekan? Tenang, Anda tak lagi butuh menunggu hari Jumat untuk libur. Sebaliknya, ahli mengatakan untuk mendapatkan waktu re-charge tubuh yang maksimal saat liburan, ambilah libur saat hari rabu.

Menurut sains, jika Senin sampai Jumat adalah jadwal kerja normal Anda, maka Anda akan merasa lebih santai dan segar jika mengambil waktu libur setelah tiga hari kerja. Kuncinya adalah memberi diri Anda sebuah ritme harian dan ‘menghancurkan’ tirani kerja melewati jam kerja mingguan.

“Lepaskan tirani kerja over time. Pengalaman hidup manusia dipengaruhi oleh ritme, baik internal (seperti menjadi orang yang biasa bangun pagi, atau yang biasa tidur malam) dan juga eksternal seperti seminggu penuh bekerja atau deadline,” ata Dawna Ballard profesor ahli komunikasi di University of Texas di Austrin dikutip dari Quartz, Rabu (08/08/2018).

Setiap orang punya kronotipe yang berbeda. Beberapa orang punya pergerakan yang pelan dan beberapa lainnya lebih cepat, sambungnya sambil menambahkan mengambil libur di hari Rabu di satu sisi dianggap akan mengganggu pekerjaan secara eksternal.

Namun, libur hari Rabu akan memberikan Anda kesempatan untuk menemukan kembali ritme internal. Libur rabu akan membantu menggeser keseimbangan antara kecepatan dan pekerjaan, sesuai keinginan Anda.

Salah satu kebiasaan di kehidupan modern adalah ritme internal dan eksternal seringkali berlawanan. Ini adalah satu sebab mengapa sangat sulit untuk mulai bekerja di hari Senin.

“Anda mulai kembali bekerja setelah akhir pekan, dan mulai kembali menjalankan ritme normal. Ini seperti Anda harus mulai bergerak dalam ritme normal, kemudian mundur lagi ke ritme santai akhir pekan, kemudian mulai lagi ritme normal, ada pergesekan di dalamnya.”

Mengambil libur di hari Rabu juga dianggap memiliki banyak keuntungan lain. Beberapa hal yang jelas terlihat adalah tempat liburan yang sepi, seperti pantai, taman, museum, dan bioskop yang tak padat orang.

Namun itu bukan satu-satunya alasan mengapa mengambil libur di hari Rabu itu penting. Alasan lainnya adalah untuk menjaga kesehatan.

“Ketidaksejajaran kronis antara gaya hidup dan ritme kerja yang didikte oleh waktu dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit,” tulis Jeffrey C. Hall, Michael Rosbash dan Michael W. Young pemenang hadiah Nobel 2017 untuk penelitian mereka soal jam tubuh manusia. (QUA)

8 – 10 Agustus 2018, Tomohon International Flower Festival

this formate

TOMOHON, bisniswisata.co.id: Tomohon International Flower Festival kembali meramaikan event pariwisata Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut). Festival yang dimulai sejak 2008, kini mengangkat tema “Beautiful Tomohon”. Tahun ini agenda festival sangat special karena dilaksanakan pada tanggal, bulan dan tahun yang cantik yakni 8-8-2018. Event digelar di Kota Tomohon berakhir hingga 10 Agustus 2018.

Tema Beautiful Tomohon ini semakin menegaskan bahwa Tomohon sebagai kota bunga. Selain itu, memperlihatkan jika Tomohon memiliki alam yang indah yang dikaruniai banyak gunung. Seperti Gunung Lokon, Empung, Tatawiran, Mahawu, Tampusu, Masarang, dan Kasuratan.

Tomohon juga mempunyai deretan danau yang indah. Yaitu Danau Tampusu, Linow, Pangolombian, Sineleyan, Panunuzaen, Linow Oki, dan Kasewean. Serta air terjun eksotis yaitu Tapahan Rinokrok, Tumimperas, Regesan, Ranowawa, Tekaan Telu, Kanderawatu, dan Kinapesutan.

Sehingga festival ini sangat efektif dan efisien sebagai promosi pariwisata. Juga ada multiple effect untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pihak terdampak, Tukang bangunan, pengusaha toko, pemilik kendaraan. Pengusaha hotel cottage resto. Nanti juga akan ada 300 kamar dengan hotel bintang 5.

Karena itu, ada tiga alasan mengapa Tomohon International Flower Festival harus dikunjungi wisatawan. Pertama, bisa melihat hamparan bunga di Tomohon. Mulau bunga krisan yang warna kuning dan putih. Juga ada bunga mawar dan bunga-bunga lainnya. Sehingga sangat menarik karena ada spot selfie dijamin memberikan hasil foto yang Instagramable.

Kedua, tampilan fesyen dan karnaval bunganya tidak kalah menarik seperti yang ada di Pasadena Amerika Serikat. Setiap tahunnya Tomohon International Flower Festival selalu menyajikan hal yang berbeda, agar menjadi daya pikat bagi wisatawan yang datang.

Ketiga, Festival ini merupakan dalam upaya mempromosikan Tomohon yang semakin dikenal wisatawan nusantara maupun mancanegara sebagai pusat industri bunga terbesar di Indonesia, serta tujuan wisata lingkungan, ecotourism maupun agrotourism. Mengingat, Tomohon juga banyak sekali destinasi wisata yang perlu dikunjungi, seperti ke Pulau Lembeh, atau ke Tondano.

Kegiatan festival terdiri Tournament of Flowers (Flower Parade) dan Flower Fashion Carnival yang berlangsung di Jalan Protokol Kota Tomohon pada 8 Agustus 2018. Selain itu diadakan pula pameran Tourism, Trade, Investment and Floriculture Expo serta Pagelaran Seni dan Budaya Nusantara yang berlangsung di Panggung Pameran Stadion Babe Palar Tomohon pada 7-12 Agustus 2018.

Dengan digelarnya event ini, ditargetkan bisa mendatangkan 90 ribu pelancong asing. Diharapkan target itu tercapai, mengingat sejumlah negara seperti Republik Ceko, Jepang, Member of Council of Asian Flower Exhibition (CAFÉ), dan Georgia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Reaksi Cepat Tangani Wisatawan Korban Gempa Lombok

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kegelisahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap turis asing di Lombok serta titik-titik daerah lainnya yang terdampak gempa, mendapat respon secepat kilat dari Kementrian Pariwisata (Kemenpar). Penanganan evakuasi wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) ditangani secara serius.

Tim Tourism Crisis Center Kemenpar didirikan. Transportasi laut dan udara disiapkan. Logistik bagi wisatawan disediakan. Bahkan kalangan perhotelan di Bali dengan suka rela memberi diskon 50 persen. Semua itu demi menjaga image, citra pariwisata Indonesia yang mulai tumbuh dan jangan sampai terpuruk lagi setelah musib gempa di Lombok.

Gempa Lombok 7.0 SR pada tanggal 5 Agustus 2018 memang mengejutkan semua pihak, termasuk wisatawan yang menikmati liburan di Lombok dan Bali. Juga wisatawan pendaki gunung Rinjani mengalami yang guncangan saat di puncak menikmati matahari terbit. Bahkan ribuan wisatawan yang menikmati wisata bahari Gili Terawangan, Gili Air dan Gili Meno harus eksodus dari ketiga pulau itu agar bisa selamat.

Proses evakuasi wisatawan terus dilakukan di kawasan wisata Kepulauan Gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tim Tourism Crisis Center bersama TNI AL, Polisi Air dan Udara (Polairud) pada Selasa (07/08) melakukan penyisiran di tiga Gili yang terdampak, guna memastikan semua wisatawan dapat selesai dievakuasi, meski secara bertahap.

Diperkirakan wisatawan dan warga yang harus dievakuasi di tiga Gili jumlahnya 7 ribu orang lebih. Dan evakuasi terakhir dilakukan terhadap 100 pelancong asing dari Gili Air dengan menggunakan kapal Polair menuju Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara. Di Gili Trawangan (destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan) sudah tidak ada lagi aktivitas evakuasi.

“Evakuasi wisatawan di Gili Trawangan sudah dilakukan pada Selasa dinihari tadi sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WITA dengan menggunakan kapal Grade (milik KPLP) dan Patagonia Expres menuju Pelabuhan Benoa, Bali sedangkan Kapal Darma Rucita ke Pelabuhan Lembar di Ampenan, Kota Mataram Lombok,” lapor Ketua PIC TCC Lombok, Guntur Sakti dalam keterangan resminya, Selasa (07/08/2018).

Guna membantu kelancaran evakuasi wisatawan, Tim Kemenpar menerjunkan petugas terbagi 3 tim: Tim Gili, Tim Posko Dinasparprov, dan Tim Bandara LOP di Bandara Internasional Lombok (BIL). Tim Posko Dinasparprov dibantu Tim Poltekpar NTB, mengoperasikan food truck di halaman Kantor Kadisparprov NTB. Wisatawan yang menginap di kantor itu dapat pelayanan makanan serta selimut dan keperluan lainnya.

Tim TCC Kemenpar di Lombok juga melakukan pendataan wisatawan dan menyedikan dua bus yang membawa wisatawan dari Pelabuhan Bangsal tiba di posko Dinasparprov NTB, sebelum menuju ke Pelabuhan Lembar dan satu bus wisatawan menuju Bandara BIL.

Tim TCC Kemenpar melaporkan dua maskapai penerbangan yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air menyiapan penerbangan ekstra (extra flight) untuk membantu wisatawan yang ingin terbang dari Lombok (BIL) menuju negara atau kota tujuan mereka. Garuda Indonesia menyiapkan extra flight dengan GA 4374, GA 4376, dan GA 4507.

Sedangkan Lion Air mengoperasikan 5 extra flight yaitu JT 3655, JT 3823, JT 3954, JT 3649, JT 3659. Mulai hari ini, 6 Agustus 2018 hingga 3 hari ke depan, LOP akan beroperasi 24 jam.

Maskapai Garuda Indonesia mengoperasikan 7 penerbangan, dengan penerbangan terakhir pukul 24.00 WITA menuju Denpasar. Seluruh kursi telah terisi. Selasa 7 Agustus 2018 GA kembali mengoperasikan 6 penerbangan, dengan keterangan 5 penerbangan sudah terisi penuh. Sedangkan, 1 penerbangan dengan pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 300 kursi masih dalam proses penjualan.

Untuk transportasi laut, dilakukan pemberangkatan wisatawan domestik dan mancanegara, dari 3 Gili (Trawangan, Meno, Air) menuju Tanjung Benoa, Bali. Kapal pertama yang berangkat adalah Kapal Binaya membawa kurang lebih 600 wisatawan.

“Saat ini, Bounty Cruise sedang dalam proses pemberangkatan sekitar 300 wisatawan, dan 1 tambahan kapal ASDP disiapkan untuk membawa sekitar 500 wisatawan lainnya yang masih bertahan di Gili Trawangan, jika harus berangkat malam ini,” sambung Guntur Sakti.

Kapal Binaya diperkirakan tiba di Tanjung Benoa, Bali pada pukul 23.00 WITA malam ini, dan Bali Tourism Hospitality (BTH) akan membantu memfasilitasi pengantaran wisatawan dari Tanjung Benoa menuju hotel menggunakan bus yang disiapkan oleh Kementerian Pariwisata.

Sementara di Bali, Ketua Asosiasi Hotel di Bali Ricky Darmika Putra mengatakan ada sekitar 966 wisatawan Gili Trawangan yang dievakuasi menuju Bali pada Senin (6/8/2018) tengah malam hingga Selasa (7/8/2018) subuh. Wisatawan dari Gili Trawangan, Lombok NTB yang dievakuasi ke Bali pascagempa Lombok mendapatkan diskon menginap di sejumlah hotel hingga 50%.

Semua wisatawan dievakuasi di Bali, dihantarkan menuju hotel di Seminyak, Kuta, Sanur, Canggu, dan Ubud. Pemilihan tempat menginap berdasarkan keinginan dari wisatawan. Wisatawan mendapatkan best available rate (BAR) berupa diskon hingga 50%. “Kita beri best available rate ke mereka,” katanya seperti dilansir laman Bisnis.

Selain hotel, wisatawan yang dievakuasi juga mendapat transportasi gratis menuju hotel. Ada sektar 60 kendaraan berupa bus dan minibus yang difungsikan mengangkut wisatawan ke hotel. “Ini merupakan bentuk keprihatinan dari pelaku pariwisata di Bali terhadap kondisi wisatawan. Mitigasi yang dilakukan oleh pelaku pariwisata ini juga untuk memberikan citra yang baik ke wisatawan. Ini semua semata-mata untuk image pariwisata Indonesia,” katanya.

Selain bantuan dan mitigasi dari pelaku pariwisata Bali. Pemerintah Indonesia melalui PT Pelni juga mengevakuasi korban di Gili Trawangan dengan mengangkut hingga 86 wisatawan. bountry Cruise juga mengirim 1 kapal yang mengangkut 540 wisatawan, Patagonia Xpress Bali dengan 190 wisatawan, dan kapal navigasi benoa dengan kapasitas 150 wisatawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi kepada semua pihak dalam membantu kelancaran evakuasi wisatawan atas musibah gempa Lombok, termasuk kepada maskapai penerbangan yang menambah penerbangan ekstra (extra flight).

“Kemenpar akan memberikan insentif kepada airlines bila load factor-nya kurang dari 80%. Dengan demikian kita harapkan pelayanan kepada wisatawan di Bandara Internasional Lombok (BIL) akan lebih baik,” kata Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers di ruang TCC Kemenpar,  Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (07/08/2018). (end)

John Legend & David Beckham Rasakan Getaran Gempa Lombok

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Gempa berkekuatan 7 SR melanda Lombok NTB, hingga terasa di Bali pada Minggu (05/08) kemarin, ternyata tidak menyurutkan penyanyi kelas dunia John Legend bersama keluarga berwisata di Pulau Dewata. Buktinya, mereka tetap berada di Bali melanjutkan liburannya hingga hari ini.

John Legend dan istrinya Chrissy Teigen serta puteri mereka memang sedang berlibur di Bali sejak beberapa hari lalu. Lewat akun twitternya, Chrissy Teigen meluapkan pengalamannya selama gempa Lombok. “Ya Tuhan. Bali. Bergetar. Sangat lama,” tulisnya, Minggu (5/8/2018).

Chrissy Teigen juga menyampaikan bahwa gempa bumi terjadi selama 15 detik dan saat itu ia merasa seperti sedang memakai stilts, benda serupa enggrang. Namun, mereka masih tetap bisa menikmati momen kebersamaan hingga hari ini, ketika Chrissy mengunggah foto-foto dan video dirinya saat berada di Bali.

Selama liburan di pulau Dewata itu, John Legend dan keluarga ramai dibicarakan netizen karena gaya liburannya yang down to earth. Mereka liburan layaknya warga biasa, bahkan makan di tempat biasa, seperti fast food lokal di Bali. Bahkan, Chrissy juga sempat membelikan boneka untuk anaknya dari toko kecil hanya seharga Rp40.000.

Ditempat terisah, matan pemain bola David Beckham bersama keluarga terjebak dalam gempa Lombok, NTB pada Ahad (5/8). Dilansir Daily Mail pada Selasa (7/8), mereka tiba di NTB sehari sebelum gempa untuk berlibur.

David dan Victoria hadir bersama dengan empat anak mereka, Brooklyn, Romeo, Cruz dan Harper. Menurut sumber yang dekat dengan mereka, keluarga Beckham tinggal sekitar 100 km dari pusat gempa. “Mereka terguncang dan panik, terutama anak-anak, tapi mereka kini baik-baik saja, mereka turut berduka untuk para korban,” kata sumber yang menolak disebut namanya pada The Sun.

Keluarga Beckham sebelumnya berlibur di Bali sebelum pindah ke Lombok. Penyanyi John Legend dan istrinya supermodel AS, Chrissy Teigen pun sedang berlibur di Bali saat gempa terjadi.

Guncangannya cukup kuat hingga dapat dirasakan di Bali. Penyanyi Take That, Gary Barlow juga diketahui berada di Bali dari testimoni mereka di media sosial. Bali dan Lombok adalah destinasi populer di kalangan wisatawan internasional. Sejumlah besar turis terjebak dan ingin keluar dari pulau. Mereka berebut meminta evakuasi pada pihak berwenang.

Peringatan tsunami sempat dikeluarkan sehingga membuat situasi lapangan semakin mengkhawatirkan. Hingga saat ini proses evakuasi masih berlanjut. Menurut data Basarnas, lebih dari 3.000 orang telah dievakuasi dari kepulauan Gili pada Senin dan masih terus berlanjut. (NDY)

Kanomas Travel Bantah Kuasai Asset First Travel

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kasus First Travel terus bergulir. Meski bos First Travel Andika Surachman divonis 20 tahun penjara, istrinya Anniesa Hasibuan dihukum 18 tahun penjara dan Kiki Hasibuan divonis 15 tahun oleh Pengadilan Negeri Depok, karena terbukti melakukan penipuan perjalanan umrah dan melakukan pencucian uang dari uang setoran jamaah umrah. Namun persoalan belum tuntas.

Persoalan baru terkait dengan asset First Travel. Tudingan tak mengenakan ditujukan kepada PT Kanomas Arci Wisata (Kanomas Tour & Travel). Tudingan iti dibantah keras bahwa Kanomas tidak menguasai aset sitaan milik First Travel.

Mengingat, semua dokumen mengenai peralihan dan kepemilikan aset yang kini dimiliki Kanomas, sudah ditunjukan dalam proses persidangan kasus penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang yang dilakukan pemilik First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

“Aset-aset yang dikuasai dan dimiliki Kanomas bukanlah aset milik First Travel. Aset-aset tersebut telah beralih kepada klien kami jauh sebelum kasus Andika Surachaman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka kasus First Travel,” tegas kuasa hukum Kanomas Tour & Travel Husni Farid Abdat, di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Dilanjutkan, peralihan sebagian aset First Travel kepada Kanomas merupakan pembayaran atas sebagian utang First Travel kepada Kanomas. “Beberapa aset itu digunakan First Travel sebagai pembayaran sebagian utang,” tegasnya serius.

Total utang First Travel mencapai Rp85 miliar. Sementara taksiran aset yang digunakan untuk membayar tagihan tersebut hanya Rp30 miliar. “Sehingga sampai sekarang, First Travel masih memiki sisa utang yang sangat banyak kepada klien kami,” ungkap Husni.

Dalam penyelanggaraan perjalanan ibadah umrah, First Travel melakukan pembelian tiket melalui Kanomas selaku provider tiket untuk beberapa maskapai penerbangan, seperti Saudi Airlines dan Etihad. Hubungan antara First Travel dan Kanomas, lanjut dia, merupakan hubungan mitra bisnis. First Travel selaku penyelanggara perjalanan ibadah umrah, dan Kanomas selaku provider tiket yang merupakan vendor penyedia tiket bagi jamaah umrah First Travel.

Diceritakan, sejak pertengahan 2016, hubungan kerja sama First Travel dan Kanomas awalnya berjalan cukup baik. Banyak jamaah umrah First Travel yang diberangkatkan menggunakan tiket yang dibeli First Travel dari Kanomas. Pembayaran tiket juga berjalan baik, setelah diterbitkan invoice oleh Kanomas dibayar lunas First Travel. Itu pada awal-awal hubungan bisnis.

Kondisi mulai berubah pada November 2016. First Travel mulai mengalami kesulitan pembayaran kemudian mulai muncul tagihan yang tidak dibayarkan lunas dan menjadi utang. Untuk menyelesaikan utang tersebut, PT Kanomas menempuh berbagai cara antara lain dengan skema pembayaran memberikan kesempatan kepada First Travel untuk melakukan pembayaran secara bertahap atau menyicil.

“April 2017, First Travel menyerahkan aset-aset milik Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. Aset yang diserahkan itu antara lain berupa rumah di Sentul, kantor di Depok, dan rumah di RTM Depok serta beberapa mobil seperti Hummer, Vellfire, VW Caravelle, Fortuner, dan Pajero sebagai bagian upaya pelunasan utang First Travel kepada klien kami,” jelasnya.

Semua peralihan aset itu, dilaksanakan sesuai prosedur bahkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Peralihan aset, juga diketahui serta dilaksanakan sendiri oleh Bos First Travel. “Hal ini diperkuat dengan tidak adanya bantahan dan sanggahan oleh Bos FT pada saat klien kami memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Depok,” ujarnya.

Terkait pemberitaan terkait pinjam pakai aset yang dilakukan Kanomas, Husni menjelaskan, “Pinjam pakai yang diberikan kepada klien kami telah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Klien kami merupakan pihak yang berhak dan berwenang atas aset-aset tersebut.” lontarnya.

Karenanya aset yang disita dari Kanomas, berdasarkan hukum sudah sewajarnya harus dikembalikan kepada Kanomas. “Masyarakat harus mengetahui bahwa aset yang disita dari First Travel itu banyak sekali,” sambungnya,

Memang banyak opini yang menyatakan seolah-olah aset yang beralih menjadi milik klien kami adalah merupakan keseluruhan dari aset First Travel yang disita. Itu adalah opini yang perlu diluruskan, aset yang telah beralih menjadi milik Kanomas sebagaimana sudah kami jelaskan hanyalah sebagian dari total aset FT yang saat ini berdasarkan putusan hakim dirampas oleh negara,” jelasnya. (END)

Dubrovnik Diserbu Turis, UNESCO malah Khawatir

this formate

KROASIA, bisniswisata.co.id: Belum lama ini, pengelola Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan membatasi jumlah kunjungan wisatawan demi menjaga kelestarian alam dan fauna purba Komodo.

Saat ini hal yang sama juga tengah dirasakan kota tua Dubrovnik di Kroasia. Kota yang masuk dalam daftar Situs Cagar Budaya Dunia UNESCO itu mengalami “serbuan turis” yang ingin menikmati panorama kawasan perairan Adriatic.

Wisatawan yang datang kebanyakan menumpang kapal pesiar. Jumlahnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan orang setiap harinya. Akibatnya daratan dan lautan kota tua Dubrovnik sangat padat. Penduduk setempat bukannya senang didatangi wisatawan asing, namun merasa tidak nyaman dan penuh kekhawatiran karena kerusakan tata kota, pembuangan sampah dan masalah sosial lainnya.

Pada bulan Januari sampai Juni 2018 tercatat sebanyak 200 ribu turis dari 188 kapal pesiar yang datang ke kota berusia 800 tahun ini. Sepanjang tahun 2017, total pelancong yang datang mencapai 749 ribu turis dari 539 kapal pesiar. Pemerintah setempat memperkirakan bahwan jumlah tahun ini bakal lebih meningkat.

Apalagi kota sejarah ini menjadi lokasi syuting film, salah satu adegan dalam serial Game of Thrones ini memberi lahan pekerjaan untuk 1.500 warganya sekaligus menjadi daya tarik wisata yang kerap dikunjungi wisatawan.

Bukan cuma lalu lintas, seluruh kota ikutan sibuk menyambut tamu, mulai dari penjaga toko, pelayan restoran sampai petugas hotel. Tahun lalu predikat Dubrovnik sempat dipertanyakan oleh UNESCO, yang khawatir dengan serbuan turis ke sana.

UNESCO berpendapat kalau lalu lintas kapal pesiar di sana bisa mengurangi kelestarian alam kota yang sarat dengan sejarah. Demi mengatasi masalah tersebut, tahun lalu pemerintah kota sempat menerapkan program Respect The City (Hormati Kota) dengan menekan jumlah kedatangan dengan kapal pesiar sebanyak 4.000 turis per hari.

Pejabat Badan Pariwisata Dubrovnik, Sandra Milovcic, mengklaim program itu berhasil dan akan dilanjutkan. “Dengan terjaganya jumlah turis, terjaga juga kualitas pelayanan untuk mereka. Kepadatan juga cukup terurai,” lontarnya.

Milovcic lanjut mengatakan kalau saat ini yang membuat kotanya ramai ialah turis satu malam, alias turis yang hanya datang untuk singgah semalam. Dari data yang dimilikinya tercatat ada 4,2 juta turis satu malam dari bulan Januari sampai Juni tahun ini, atau naik sebanyak 14 persen dari tahun sebelumnya.

Dikutip dari Cruise Critic, Selasa (07/08/2018) Dubrovnik merupakan destinasi wisata kapal pesiar yang paling populer untuk kategori Eastern Mediterranean. Dubrovnik mendapat predikat ini sebanyak dua tahun berturut-turut dan turut masuk daftar bersama Kotor (Montenegro), Venice (Italia), Santorini (Yunani), dan Rhodes. (NDI)

10 – 11 Agustus 2018, Ubud Village Jazz Festival

this formate

UBUD BALI, bisniswisata.co.id: Pariwisata Ubud Bali tak pernah berhenti menggelar berbagai event menarik. Setelah Ada Bali Spirit Festival, Ubud Writer Festival dan Ubud Food Festival 2018. Kini, Ubud punya event wisata menarik: Ubud Village Jazz Festival yang digelar pada Jumat-Sabtu (10-11 Agustus) 2018. Festival 2 hari ini, menyajikan 20 pertunjukan berbeda di 2 panggung berlokasi di Museum Arma Ubud.

Ada yang istimewa pada festival jazz di tahun keenam ini, dengan menjalin kerja sama dengan Castlemaine Jazz Festival, Australia untuk bersinergi dan bertukar promosi. Ubud Village Jazz Festival menampilkan musisi dari Indonesia, Belanda, Korea Selatan, Australia, Prancis, Austria, dan Jerman.

Kedua festival jazz juga saling bertukar pengalaman dan merintis pertukaran musisi jazz, yakni Yuri Mahatma-Astrid Sulaiman Jazz Quartet untuk Castlemaine Jazz Festival (CJF) dan Ade Ishs Trio untuk UVJF. Sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat menjangkau penikmat jazz di Australia yang lebih luas serta networking yang terjalin dengan Castlemaine Jazz festival,

Berdasarkan pengalaman lima festival yang digelar sebelumnya, panitia menargetkan 4.000 penonton mengunjungi festival selama 2 hari tersebut. Penonton bukan hanya masyarakat Bali, namun juga kehadiran wisatawan nusantara maupun mancanegara dapat menikmati musik jazz dengan nuansa yang mengasyikkan. Tahun 2017, Ubud Village Jazz Festival dikunjungi 3.000 penonton.

Selain penampilan musisi jazz di 2 panggung, arena festival yang mengangkat tema “Freedom of Expression” atau kebebasan berekspresi menjadi jaminan pelaksanaan tahun ini, juga dilengkapi koneksi internet gratis, gerai makanan dan minuman serta produk kreatif sejumlah UMKM.

Dengan suasana itu, UVJF salah satu festival jazz terbaik di Indonesia, bahkan mungkin di Asia tenggara. Sebab, sajiannya Bali Live Stage, sebagai festival yang intituitive, avant-guard, intim dan universal. Masyarakat Ubud menyebutnya sebagai festival yang paling “Enjoyable” yang dapat dinikmati segala golongan.

Ajang ini didukung oleh komunitas dan segenap sukarelawan. Bahkan, tahun ini mendapatkan kepercayaan dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementrian Koperasi dan UMKM, dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, juga dari beberapa kedutaan besar negara-negara sahabat seperti Kedutaan Besar Austria, Kedutaan Besar Belanda, Institut Francais dIndonesie, Goethe Institute, juga dari Keluarga Kerajaan Ubud (Ubud Royal Family).

UVJF lahir dari inisiatif para musisi jazz dan pemerhati musik serta insan kreatif yang berbasis di Bali selalu memberi ruang dan turut mempromosikan musisi-musisi muda Indonesia untuk berekspresi dalam ajang internasional.

Suasana pertunjukan dibuat seakrab mungkin antarpanggung dengan penonton. Selain kursi, panitia juga menyediakan sarana pengunjung untuk lesehan. Pertunjukan dimulai pukul 15.30 wita dan akan berakhir pukul 23.10 Wita

Hari pertama menampilkan Emilia Schnall & Pnaji baskoro Trio, Komunitas Jazz Jombang, Insula, MLD Jazz Project Season 3, Tiyo Alibasyah, Triple Ace Colours in Jazz, Fossile 3, A Fuzz, Icang Rahimy feat Qee Qee, Jodan Band, Koko Harsoe.

Hari kedua bakjal tampil Ito Kurdhi, Ya! Voices, Nita Aartsen Eurasian Project feat Dian Pratiwi, Underground Jazz Movement, Ade Irawan Good Fellas (bersama Gerard Kleijn, Kuba Skoeronski, Pramono Abdi Pamungkas, Norman King), Judith Nijland & Astrid Sulaiman Trio, Kevin Suwandhi Double Trio, benny Green Trio, Jeko Fauzy Nusatiga, Ade Ish Trio (Castlemaine Jazz Festival), Idang Rasjidi Syndicate. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Sate Lilit, Kuliner Khas Bali Warisan Turun-temurun

this formate

KARANGASEM, bisniswisata.co.id: Sate lilit adalah salah satu makanan khas Bali dan kini semakin mudah ditemui di daerah lain. Tak ada sumber pasti tentang sejarah sate lilit. Masakan ini dikenal masyarakat Bali sejak dulu dan keterampilan membuatnya diwariskan turun-temurun dalam keluarga. Namun, ada kemungkinan masakan ini berasal dari Kabupaten Karangasem, yang berada di Bali bagian timur.

Menurut salah satu pemilik tempat makan sate lilit di Karangasem, seperti diunduh laman Tempo, Selasa (07/08/2018), kuliner ini menjadi salah satu menu yang ada dalam tradisi makan bersama warga Karangasem yang disebut Megibung.

Sate lilit juga kerap disajikan dalam kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan upacara keagamaan masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu. Secara umum, bumbu dasar sate lilit di sejumlah daerah di Bali hampir sama.

Hanya pilihan daging yang dipergunakan yang berbeda, misalnya ada yang berbahan dasar ikan marlin. Pemilihan ikan jenis ini karena memiliki tekstur daging yang lembut dan empuk ketika dimasak.

Adapun bumbu yang digunakan terdiri atas bawang merah, bawang putih, jahe, cabai, terasi, dan garam. Namun, bumbu itu tak dihaluskan, melainkan diiris tipis atau dirajang. Cara membuatnya, daging ikan itu digiling hingga halus lalu dicampur santan kelapa secukupnya. Kemudian bumbu dimasukkan.

Adonan sate itu pun siap dipergunakan. Segumpal adonan dililitkan sedemikian rupa pada tusuk sate, yang umumnya terbuat dari bambu atau pelepah daun kelapa sehingga memberi aroma tersendiri ketika dipanggang.

Sate yang telah matang dihidangkan dengan nasi, sayuran urap, pepes ikan laut, kacang tanah goreng, dan semangkuk sup ikan. Paket ini semakin mantap dengan tambahan sambal matah (sambal mentah) yang terdiri atas irisan bawang merah, cabai, garam, dan dikucuri minyak goreng hangat.

Sate lilit juga bisa dibuat menggunakan bumbu yang berbeda, seperti kunyit, kencur, pala, gula aren, sereh, dan minyak kelapa. Semua bumbu itu dihaluskan. Kemudian dicampur dengan daging ikan atau ayam yang sudah dihaluskan. Sebelum dijadikan sate, adonan tersebut lebih baik didiamkan beberapa lama sampai bumbu benar-benar meresap dengan daging yang sudah ditumbuk halus. (TMP)

Untuk Keselamatan, Wisman dan Pekerja Tinggalkan 3 Gili

this formate

LOMBOK PRAYA, mbok bisniswisata.co.id : Gempa susulan, pasca gempa 7 SR pada Minggu petang (5/8) masih terjadi dengan intensitas guncangan rendah. Hingga Senin 6/8/2018 pukul 17.00 WIB tercatat sebanyak 176 kali gempa susulan. Sementara itu evakuasi terhadap wisatawan yang ada di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno masih dilakukan hingga hari Selasa ini.

“Tidak ada data resmi berapa jumlah wisatawan, baik wisatawan asing mau pun domestik yang berada di di Gili Terawangan, Gili Air dan Meno. Perkiraan awal terdapat sekitar 1.000 orang. Ternyata jumlahnya lebih banyak, “ jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas telah berhasil mengevakuasi sebanyak 2.700 orang wisatawan asing dan domestik dari ketiga pulau tersebut kemarin pukul 15.00 WIB. Wisatawan dievakuasi ke Pelabuhan Bangsal Kabupaten Lombok Utara menggunakan 9 kapal yaitu 1 unit kapal SAR Mataram, 1 unit KAL Belongas, 1 unit kapal SAR Denpasar,  1 unit kapal Pelni, 1 uit kapan Dharma Citra Tiga, 3 unit kapal cepat/ferry Eka Jaya, dan 1 unit kapal cepat/ferry Bali Nusa.

Ribuan wisatawan dan karyawan hotel masih dalam proses evakuasi keluar dari ketiga pulau tersebut.
Sementara yang dievakuasi ke Bali menggunakan KM Binaiya mengangkut 1000 penumpang yang sandar pukul 24.00 wita, Bounty Cruise sandar jam 01.00 wita (Selasa subuh) dengan 700 penumpang.

Mereka trauma dengan guncangan gempa 7 SR yang diikuti peringatan dini tsunami. Dari ratusan penumpang tersebut tercatat 175 wisatawan asal Belanda, ikut dievakuasi.  Mereka juga khawatir adanya gempa susulan yang lebih besar diikuti tsunami karena banyak beredar informasi yang menyesatkan (hoax).

Berita Hoax tersebut beredar luas di wilayah Lombok sehingga membuat warga dan wisatawan takut. Informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Gempa tidak dapat diprediksi secara pasti, berapa magnitudenya, dimana, dan kapan secara pasti.

ASITA Bali

Wisatawan, pekerja bidang pariwisata dan sektor informal yang mengungsi dari Gili Meno, Gili Air mau pun Gili Terawangan di Bali mendapat layanan transportasi yang dikoordinir DPD Asita Bali.

Tercatat 3 bus 35 seat dan 3 communter disiapkan Probali Tour, 2 bus 35 seat dari Asia Tour, Jendi transport Bali 6 commuter dan 10 AVP/Avansa, Mercy’s Tour 2 bus, Gajah Bali 2 bus, Polresta 2 bus dinas, Penjor Bali 3 bus, 3 Elf short dan 2 Elf long, Yayasan Pelangi Bali 1 Xenia dan 2 pick- up dan sejumlah kendaraan pribadi lainnya.