Wisata Halal Dorong Peningkatan Ekonomi Islam

this formate

CIREBON, bisniswisata.o.id: Industri halal berkembang pesat di dunia. Bisnis yang berbasis pada sistem ekonomi Islam ini bukan hanya dikembangkan oleh negara-negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, namun juga negara-negara yang sebagian penduduknya non-Muslim.

Pegiat Wisata Muslim, H Priyadi Abadi MPar mengatakan, Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim semestinya lebih maju dibanding dengan negara lain, jangan sampai malah justru tertinggal. Bahkan, Indonesia sangat berpotensi menjadi kiblat wisata halal dunia.

“Kita lihat negara-negara Eropa, Jepang, Korea dan Thailand sudah mulai mengembangkan wisata halal, bahkan sudah menyiapkan pendukungnya seperti masjid, mushala, makanan halal dan lainnya,” kata Priyadi di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, seperti dilansir laman Republika.co.id, Senin (12/11/2018).

Menurut Priyadi, Indonesia bisa lebih dari itu. “Dengan banyaknya masjid, tempat pariwisata, menu makanan nusantara yang enak-enak, tentu akan sangat mudah mengembangkan wisata halal di Indonesia,” kata chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) itu dalam rilis yang diterima

Priyadi menambahkan, selama ini industri halal hanya diartikan sebagai industri makanan dan minuman. Padahal, halal juga ada di sistem keuangan dan gaya hidup. ”Yang sekarang sedang tumbuh pesat adalah gaya hidup halal. Pariwisata ada di dalamnya,” ujarnya.

Saat ini ada 10 sektor halal lifestyle yang memberikan kontribusi besar dalam perekonomian dunia. Yaitu, makanan, keuangan, travel, kosmetik, pendidikan, fashion, media rekreasi, farmasi, kesehatan serta seni dan budaya.

Pendukung lain pengembangan halal lifestyle, menurut Priyadi, adalah adanya perbankan syariah, asuransi syariah, dan lembaga keuangan syariah lainnya yang sekarang sudah berkembang di negeri ini. “Dengan banyaknya di bidang halal tersebut, tentu Indonesia memiliki potensi bisnis yang besar dalam industri halal,” ujar direktur utama Adinda Azzahra Tour & Travel.

Berdasarkan studi Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2016, total jumlah wisatawan Muslim dunia mencapai 117 juta pada 2015. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah hingga mencapai 168 juta wisatawan pada 2020 dengan pengeluaran di atas 200 miliar dolar AS.

Penulis buku Muslim Traveller Solutions ini berharap, selain dukungan dari pemerintah, para stakeholder lainnya, termasuk pengusaha dan masyarakat juga bisa mengambil peranan masing-masing untuk mengembangkan potensi yang besar ini.

Priyadi mengakui, selama ini pelaku usaha di bidang wisata Muslim lebih banyak bergerak pada layanan umrah dan haji. Padahal, potensi untuk membawa wisatawan Muslim global ke Indonesia juga besar. Namun, tambah Priyadi, ada sejumlah negara lain yang justru lebih siap menerima wisatawan Muslim. Negara-negara itu antara lain Taiwan, Italia, dan Jepang.

Sementara negara myoritas Muslim dengan destinasi wisata halal yang populer di dunia menurut studi GMTI pada tahun 2018 adalah Malaysia, Indonesia, Uni Emirat Arab, Turki, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Oman, Maroko, dan Kuwait. “Indonesia saat ini naik menjadi peringkat kedua setelah Malaysia,” katanya.

Priyadi menambahkan, sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia di tahun 2018, yakni sebesar 20 miliar dolar AS atau naik sekitar 20 persen dari tahun 2017 yang sekitar 16,8 miliar dolar AS. “Dengan adanya pariwisata syariah yang akan menambah segmen pasar pariwisata Indonesia diharapkan nantinya pariwisata akan berkontribusi sebesar 15 persen terhadap PDB,” ujarnya.

Pariwisata syariah membutuhkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan akan nilai-nilai syariah. “Hal ini akan menambah motivisi belajar pekerja agar terserap dalam industri ini,” tuturnya. (EP)

Wisata Ekstrim bisa Kurangi Stres

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kerja tak pernah habis, tekanan kerja bertubi-tubi, serta jenuh dari rutinitas pekerjaan sering kali menjadi pemicu stres di tempat kerja. Ditambah masalah keluarga sering kali terbawa dalam pekerjaan juga dapat menambah sederet daftar penyebab stres. Setiap orang pasti pernah merasakan stres.

Bila terus terjadi, stres bisa merusak penampilan dan parahnya memicu berbagai penyakit. Guna mengelola stress, perlu cara menyikapi dan menghadapi stres dan tekanan. Salah satu caranya dengan melakukan berbagai hal yang menjadi hobi, olahraga dan berwisata. Stres bisa membuat jadwal tidur menjadi kacau, seperti esok hari menjadi lesu dan tercipta lingkaran hitam pada mata.

Seperti dikutip Shape, Senin (12/11/2018) asisten dosen psikologi California University Matthew Zawadski mengemukakan, stres menyebabkan detak jantung menjadi lebih tinggi, tekanan darah dan kadar hormon juga ikut meningkat. Jadi, masuk akal bahwa stres jangka panjang atau kronis tidak baik bagi kondisi kesehatan.

Bahkan, pakar kesehatan menyebut, stres berlebihan adalah silent killer yang bisa menyebabkan kematian lebih dini, baik itu karena penyakit atau bunuh diri. Hobi merupakan salah satu cara untuk mengelola stress. Sebuah riset yang dipublikasikan dalam Annals of Behavioral Medicine meneliti 100 orang dewasa dengan kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan.

Para peserta menggunakan monitor jantung dan menyelesaikan survei secara berkala untuk melaporkan bagaimana kegiatan dan perasaan mereka. Hasilnya, dalam tiga hari periset menemukan bahwa 34% orang yang melakukan kegiatan yang disukai, tidak merasa stres.

Bukan hanya merasa bahagia, detak jantung mereka juga menjadi lebih stabil dan mereka merasa lebih tenang selama berjam-jam. Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hobi adalah kegiatan yang bisa menenangkan perasaan seseorang.

Sedangkan ketika dilanda stres, banyak orang beralasan tidak punya waktu atau tenaga untuk melakukan hobinya. Padahal, orang yang sedang stres membutuhkan lebih banyak waktu untuk hobinya daripada orang biasa.

Hasil riset University of Maryland Endocrinology Health Guide menyatakan, berolahraga ekstrem dapat mengurangi stres. Hal bisa terjadi lantaran saat melakukan aktivitas tersebut, rangsangan terhadap kelenjar adrenal melepaskan sejumlah hormon, termasuk adrenalin.

Dampaknya denyut dan kekuatan kontraksi jantung meningkat, aliran darah ke otot dan otak juga semakin cepat, otot jadi rileks dan membantu konversi glikogen menjadi glukosa di hati. Mendapatkan sensasi seperti itu, pelaku olahraga ekstrem pun menjadi lebih bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Alhasil stres juga hilang.

Masih dari riset yang sama dikatakan dorongan adrenalin tersebut bagi penyuka wisata olahraga ekstrem, menghasilkan perasaan memabukan yang tidak didapat pada aktivitas lainnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Psikolog Uniersitas Bina Nusantara Nanang Suprayogi. Nanang mengatakan aktivitas tersebut merupakan bagian dari release opention atau melepaskan ketegangan. “Namun setiap individu memiliki preverensi yang berbeda-beda, misalnya ada yang butuh ketenangan atau keheningan, ada juga yang melampiaskan melalui hobi musik, hingga olahraga paling ekstrim,” kata Nanang.

Melalui wisata olahraga ekstrem, menurutnya individu meretensi ketegangan dengan tenaga yang kuat dengan fasilitas. Sehingga, energi tersaurkan namun tidak merusak. Menurutnya, selagi masih terkontrol, melakukan olahraga ekstrem tetap masih dianjurkan. “Karena itu berisiko tinggi kadang memunculkan cidera sampai dengan kematian, keamanan tetap menjadi yang utama,” tambahnya.

Sebenarnya, lanjutnya, tidak harus dengan olahraga misalnya dengen berteriak-teriak juga termasuk teknik untuk meregangkan ketegangan pada individu.

Menurut dokter spesialis saraf Yuda Turana, melihat teori yang dicetuskan oleh Edmund Jacobson, yakni teknik Progresive Muscle Relaxation menyatakan tubuh manusia akan mencapai tahap rileks yang maksimal setelah mengalami ketegangan yang tinggi.

Sehingga, tak mengherankan apabila seseorang rela membayar mahal untuk melakukan aktivitas ekstrim, misalnya seperti olahraga bungee jumping. “Kita mengalami ketegangan yang luar biasa itu memang ada fasenya, sehingga orang bisa menikmati ketika menonton film horor, sampai yang paling ekstrem seperti bungee jumping,” katanya.

Dia mengatakan jika pertanyaanya apakah wisata olahraga ekstrem dapat mengurangi stress memang dibenarkan, namun apakah bisa mengganggu kesehatan tentu harus menjadi perhatian lebih. Karena, ada satu titik dapat mengganggu jantung. Jadi, sebelum melakukan harus diyakini tidak ada penyakit yang menyertainya.

“ Misalnya [melakukan] arung jeram orang bersenang-senang, tapi ketika ada gangguan irama jantung, atau jantung tidak stabil karena usia tua ya tidak dianjurkan karena akan menimbulkan komplikasi,” jelasnya. (EP)

Kini, Bandara Pekanbaru bisa Disinggahi Airbus 330

this formate

PEKANBARU, bisniswisata.co.id: PT Angkasa Pura II (Persero) pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, resmi mengoperasikan runway atau landasan pacu sepanjang 2.600 meter. Fasilitas ini disiapkan untuk pengembangan bandara serta mendukung layanan embarkasi haji yang direncanakan pemda setempat.

Executive General Manager AP II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait mengatakan pengerjaan runway tambahan ini sudah dilakukan sejak 2015, dan baru resmi dioperasikan saat ini. “Sebelumnya runway Bandara Pekanbaru beroperasi dengan panjang 2.240 meter, lalu kami lakukan pengembangan sejak 2015 dan mulai hari ini resmi runway 2.600 meter,” katanya usai peresmian runway baru, Senin (12/11/2018).

Dijelaskan dengan penambahan runway saat ini, Bandara Pekanbaru bakal dapat disinggahi pesawat berbadan lebar seperti Airbus 330. Namun untuk merealisasikan hal itu, masih ada sejumlah pekerjaan rumah harus dituntaskan pihaknya. Beberapa diantaranya melakukan pengerasan runway, agar dapat dilewati pesawat jenis wide body, lalu menyiapkan lokasi parkir pesawat tersebut.

Upaya pengembangan Bandara Pekanbaru ini dilakukan sesuai dengan rencana perseroan, dan juga mendukung program pemda setempat yang ingin membuka layanan embarkasi haji di Pekanbaru. “Masih banyak pekerjaan lain yang harus diselesaikan, dan kami juga mendukung rencana layanan embarkasi haji di Pekanbaru Riau, karena informasi dari pemda itu menghemat pengeluaraan jemaah calon haji,” katanya.

Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan pihaknya sangat bersyukur dengan pengoperasian runway bandara sepanjang 2.600 meter tersebut. “Ini jadi legenda karena belum pernah ada sebelumnya, sekarang Riau punya runway bandara 2.600 meter. Kalau sudah sepanjang ini, Airbus sudah bisa mendarat,” katanya.

Selanjutnya pemprov menurut Wan Thamrin berkomitmen mendukung rencana pengembangan Bandara SSK II Pekanbaru kedepan, termasuk persiapan untuk menambah runway sepanjang 400 meter menjadi total 3.000 meter. Komitmen itu dilakukan Riau karena memang pemda sudah berencana untuk menjadikan Pekanbaru sebagai embarkasi haji penuh.

Sampai saat ini daerah itu masih bersiap untuk melengkapi fasilitas pendukung embarkasi haji antara, sampai penjukan secara resmi oleh Kementerian Agama dan bisa mengoperasikan embarkasi haji antara tahun depan, jelasnya seperti dilansir laman Bisnis.com

Keinginan Riau membuka embarkasi haji di daerah itu, karena bisa menghemat pengeluaran jemaah setempat bila dapat langsung terbang ke Tanah Suci Mekkah dari Pekanbaru, tanpa harus menginap di Batam Kepulauan Riau, seperti yang masih berjalan sampai musim haji tahun ini. “Kami akan bantu supaya runway bisa 3.000 meter, jadi embarkasi haji Riau terwujud,” katanya.

Saat ini Bandara Pekanbaru memiliki terminal berkapasitas 4 juta penumpang setahun dan rencananya bakal dikembangkan oleh AP II menjadi total 8 juta penumpang setahun. (EP)

Manjakan Ayah Berwisata di Hari Ayah Nasional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November, dan menjadi momentum untuk mempererat kedekatan antara sang kepala rumah tangga dengan buah hatinya. Meskipun untuk bermesraan tidak harus menunggu setahun sekali, namun Hari Ayah tetap tak boleh dilewatkan begitu saja. Manjakan sang Ayah berwisata di hari ayah.

Salah satu aktivitas yang kerap dilakukan oleh ayah dan anak adalah berwisata, karena kegiatan ini mampu melenyapkan jarak yang selama ini tercipta akibat pola rutinitas dalam keluarga. Namun sebelum berwisata bersama orangtua, sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan wisata berjalan mulus.

Mengutip laman Voyager, Senin (12/11/2018) beberapa di antaranya:

1. Diskusi

Sebelum melakukan perjalanan wisata bersama orangtua, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu destinasi dan kegiatan wisata yang akan dilakukan. Agar sama-sama nyaman selama liburan, usahakan untuk memilih kegiatan wisata yang diminati bersama.

2. Susun agenda

Saat berwisata bersama orangtua pastikan kegiatan wisata tak terlalu padat dan melelahkan. Cobalah susun agenda liburan menurut umur, stamina, dan kemampuan mereka selama berwisata.

3. Siapkan obat-obatan

Siapkan obat pribadi yang sekiranya bakal diperlukan orangtua selama berwisata. Jika ingin berwisata ke luar negeri, jangan lupa periksa legalitas obat-obatan yang dibawa dengan menghubungi kedutaan negara yang akan dituju.

4. Abadikan kegiatan wisata

Kesempatan berkumpul dan berwisata bersama keluarga tak datang setiap saat. Ketika berkumpul bersama, tak ada salahnya mengabadikan momen dengan kamera pribadi atau menyewa jasa fotografer setempat.

5. Makanan dan minuman

Sebelum berwisata, tanyakan apakah orangtua memiliki ketentuan khusus seperti makanan atau minuman yang pantang untuk dikonsumsi. Satu hal yang paling penting adalah jangan sampai jadwal makan terlupakan.

6. Lokasi ramah lansia

Jika berwisata bersama orangtua lanjut usia pastikan lokasi-lokasi yang dituju ramah lansia. Alat bantu jalan seperti tongkat atau kursi roda umumnya tersedia di sejumlah objek wisata atau penginapan.

7. Santai

Tekankan pada orangtua bahwa kehadirannya dalam kegiatan berlibur tidak membebankan. Nikmatilah aktivitas berwisata bersama orang tua dengan tawa dan keceriaan. (EP)

Film “Bali: Beats of Paradise” Tayang di Amerika

this formate

BEVERLY HILLS, bisniswisata.co.id: Pertama kali, film layar lebar Indonesia berjudul “Bali: Beats of Paradise”, karya Livi Zheng, bertemakan gamelan Bali, diputar di Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills, Amerika Serikat, pada Rabu (7/11)

Pemutaran perdana “Bali:Beats of Paradise” dihadiri tokoh-tokoh industri film, edukator juga diplomat dari berbagai negara. Salah satu dari seribuan penonton yang memenuhi gedung tersebut adalah Paul Briggs, Director Disney Animation. Usai menonton, dalam Twitternya Paul menyatakan, ia sangat menikmati tayangan film dokumenter Bali karya Livi Zheng itu.

Gene Block, Rektor University of California-Los Angeles, salah satu universitas negeri terbaik di AS, juga hadir dalam pemutaran perdana karya sineas yang filmnya “Brush with Danger”, masuk dalam seleksi nominasi Oscar pada 2015.

Selain kalangan perfilm-an AS, hadir pula sejumlah Konsul Jenderal (Konjen) dari berbagai negara, di antaranya Marco Cuba Marino Konjen Bolivia, Stephen Lorete Konjen Kenya, Devrin Jack Konjen Malaysia,Tanee Sangrat Konjen Thailand dan Aung-Soe Win, Konjen Myanmar.

Secara khusus, Konjen RI di Los Angeles, Simon Soekarno dan istrinya Evi Soekarno bukan hanya hadir tetapi juga mendukung penuh film karya anak bangsa tersebut.

Acara pemutaran perdana “Bali: Beats of Paradise” dibuka sebelumnya dengan alunan gamelan Bali dan double neck gitar yang dimainkan Balawan, gitaris asal Bali. Acara dilanjutkan dengan tari barong dan tari kecak, sebuah seni tradisional terkenal asal Bali.

“Film Crazy Rich Asians membuat Singapura disorot dunia, kami berharap, film Bali: Beats of Paradise juga akan membuat Indonesia menjadi sorotan dunia,” ujar Julia Gouw, diaspora asal Indonesia yang tinggal di Los Angeles dan dikenal sebagai bankir. Julia berkesempatan juga membuka acara pemutaran perdana film “Bali: Beats of Paradise” tersebut.

Di samping Julia Gouw, Dubes RI untuk Korsel, Umar Hadi yang juga Executive Producer film tersebut juga hadir. Umar Hadi yang pernah menjabat sebagai Konjen RI di LA, terbang dari Seoul, Korsel, untuk menghadiri acara itu. Bersama Livi dan Julia, Umar juga diundang untuk bersama-sama menjadi dosen tamu di California Institute of the Arts, sekolah yang didirikan oleh Walt Disney.

“Bagi sebagian publik Amerika, seni budaya gamelan bukan hal yang baru. Pasalnya, sejumlah film produksi Hollywood, seperti film “Avatar” karya James Cameron, TV seri “Star Trek” dan animasi berjudul “Akira” semuanya menggunakan musik gamelan sebagai latar film.

“Sebenarnya, seni gamelan sudah banyak dipakai dalam karya sineas di dunia internasional. Namun, sayang banyak yang belum tahu bahwa alunan pentatonis yang khas tersebut berasal dari suara gamelan asal Indonesia,” ungkap Livi Zheng yang selalu memperkenalkan kebudayaan Indonesia di mana pun ia berada.

Terkait film “Bali: Beats of Paradise” mengisahkan perjalanan hidup Nyoman Wenten, seniman gamelan yang tinggal di Los Angeles. Wenten dikenal juga sebagai pengajar etnomusikologi di UCLA dan Herb Alpert School of Music, serta CalArts School of Music. Film itu juga mengupas persinggungan Wenten dengan gamelan sejak kecil di Bali, yang membawanya melanglang buana.

Nyoman Wenten kemudian bekerjasama juga dengan musisi Judith Hill yang sebelumnya kontestan The Voice dan pemenang Grammy-Award. Bersama Judith Hill, Nyoman Wenten menggabungkan gamelan dan tari Bali dengan musik funk dalam musik “Queen of the Hill”. “Bali: Beats of Paradise” akan mulai diputar bioskop-bioskop Amerika mulai 16 November 2018.

Sebagai diaspora Indonesia, Livi juga akan menerima penghargaan sebagai Duta Kebudayaan atas karyanya “Bali: Beats of Paradise” dalam acara Unforgetable Gala yang berlangsung pada 8 Desember 2018. Bersama dengan Jon M. Chu sutradara “Crazy Rich Asians”, John Cho, pemeran dalan film “Searching”, dan Sandra Oh, aktris ternama yang dikenal melalui Grey’s Anatomy, Livi akan menerima penghargaan tersebut. Unforgetable Gala sejauh in adalah acara penghargaan tertua di Amerika yang diberikan untuk tokoh-tokoh Asia. (EP)

Tips Tidur Nyenyak Saat di Pesawat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Suara bising hingga ruang duduk yang cukup kecil membuat sebagian penumpang pesawat kerap mengalami kesulitan untuk tidur. Sulit tidur saat penerbangan berlangsung tentu akan terasa mengganggu, terlebih jika penerbangan yang diikuti adalah penerbangan berdurasi panjang.

“Selain itu, pesawat juga memiliki kadar oksigen dan kelembapan yang rendah, dan itu dapat membuat orang-orang merasa tidak nyaman,” ungkap dokter ahli tidur Nitun Verma MD seperti dilansir Refinery29, Senin (12/11/2018).

Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar penumpang pesawat bisa tidur dengan nyenyak selama penerbangan berlangsung. Berikut ini adalah sembilan trik untuk tidur nyenyak di pesawat seperti diungkapkan oleh Verma.

#. Posisi Badan Sehorizontal Mungkin

Pada dasarnya, posisi tidur terbaik saat di pesawat adalah posisi apapun yang paling terasa nyaman. Meski begitu, akan lebih baik bila posisi tidur diarahkan sehorizontal mungkin. Karena itu, tak ada salahnya penumpang pesawat mencondongkan sandaran bangku ke arah belakang saat tidur bila memungkinkan. Bila tidak memungkinkan untuk mengatur sandaran bangku, cukup regangkan kaki selurus mungkin.

#. Bantal Leher yang Kokoh

Salah satu fungsi dari bantal leher aalah menjaga agar kepala tidak jatuh ke samping saat tidur. Hal ini penting untuk diperhatikan karena posisi tidur dengan kepala yang jatuh ke arah samping dapat memicu terjadinya kram otot maupun penyempitan jalur napas yang dapat membuat proses bernapas menjadi lebih sulit. Sayangnya, tak semua bantal leher dapat menjaga posisi kepala tetap tegak saat tidur. Bantal leher yang ideal untuk membantu tidur selama di pesawat adalah bantal leher yang nyaman dan kokoh untuk menyokong kepala.

#. Hati-Hati dengan Pil Tidur

Beberapa orang memanfaatkan obat over the counter (OTC) yang memiliki efek menyebabkan kantuk untuk memudahkan tidur selama penerbangan jangka panjang. Beberapa contoh obat tersebut adalah Benadryl, Advil PM, Tylenol PM dan Nyquil. Penggunaan obat-obatan ini tidak akan membantu untuk penerbangan domestik yang memiliki durasi cukup singkat. Alasannya, efek mengantuk yang ditimbulkan jauh lebih panjang dari durasi penerbangan. “Anda pasti ingin terhindar dari rasa kantuk setelah sampai di daratan,” papar Verma.

#. Membuat Diri Lelah

Penumpang yang akan melakukan penerbangan di malam hari tak ada salahnya membuat tubuh sedikit lelah di siang hari. Trik ini bisa dilakukan agar saat melakukan penerbangan di malam hari penumpang tersebut akan lebih mudah mengantuk dan tertidur. Trik lain yang bisa dilakukan adalah menghindari tidur siang dan mengonsumsi kafein bila akan melakukan penerbangan di malam hari.

#. Halau Kebisingan

Bukan rahasia bila pesawat mengeluarkan suara yang sangat bising. Suara yang ditimbulkan saat pesawat take off diketahui sekitar 105 desibel atau setara dengan suara sirine. Sedangkan suara yang dikeluarkan pesawat saat terbang di udara adalah sekitar 85 desibel yang setara dengan suara vacuum cleaner. Karena itu, tak heran bila cukup banyak penumpang pesawat yang merasa sulit tidur. Sebagai solusinya, Verma menganjurkan agar penumpang pesawat menggunakan ear muff atau ear plug yang dapat menghalau berbagai suara bising dari luar.

#. Latihan Pernapasan
Sebagian penumpang mengalami kesulitan tidur karena merasa stres atau gugup saat pesawat sedang terbang di udara. Perasaan seperti ini bisa diatasi dengan melakukan kegiatan yang merelaksasi, salah satunya adalah latihan pernapasan. Latihan pernapasan bisa dilakukan dengan cara menghirup dan menghembuskan napas secara pelan dan teratur.

#. Penggunaan Masker Mata

Paparan cahaya dapat mempengaruhi melatonin di dalam tubuh. Melatonin merupakan hormon yang bertanggung jawab untuk meregulasi siklus tidur dan bangun seseorang menurut Mayo Clinic. Tak ada salahnya menggunakan masker mata selama penerbangan untuk mencegah paparan sinar matahari berlebih.

#. Strategi Menggunakan Bangku Pesawat

Posisi duduk di dekat jendela merupakan posisi terbaik untuk tidur karena penumpang dapat bersender di jendela saat tidur. Namun tak semua penumpang beruntung dan mendapatkan posisi tersebut. Sebagai alternatif, penumpang bisa mencoba meminta posisi duduk di posisi pinggir agar mendapatkan ruang untuk kaki yang lebih luas.

#. Berpakaian untuk Tidur

Kenyamanan merupakan kunci utama dalam tidur yang berkualitas. Karena itu penumpang pesawat sebaiknya mengenakan baju yang nyaman daripada mengenakan baju yang trendi namun tidak nyaman. Pakaian yang nyaman dapat membantu penumpang tidur lebih nyenyak dan mudah.
(EP)

Tiket Masuk GWK Via Online Lebih Murah

this formate

KUTA SELATAN, bisniswisata.co.id: Kawasan wisata Garuda Wisnu Kencana ( GWK) di Kuta Selatan Bali menjual tiket masuk dengan transaksi secara online. Tujuannya agar wisatawan yang ingin menikmati destinasi wisata baru di Bali ini lebih cepat, praktis dan tak perlu antren panjang. Selain itu, harga tiket masuk lebih murah.

Head Markom GWK Okta mengatakan, pembelian secara online dapat dilakukan melalui website gwkbali.com. “Kalau beli on the spot harga tiket Rp 80.000 untuk wisatawan domestik. Kalau beli online harganya Rp 75.000,” ujar Okta seperti dilansir laman Kompas.com, Senin (12/11/2018).

Sementara untuk wisatawan asing, harga tiket masuk yang dibeli on the spot sebesar Rp 125.000. Sedangkan jika transaksi dilakukan melalui website, harga turun menjadi Rp 115.000.

Menurutnya program penjualan tiket secara online ini telah dimulai sejak awal tahun 2018. “Jadi kami arahkan transaksi itu cashless. Karena pembayaran juga melalui transfer,” tuturnya. Untuk memesan melalui website, anda tinggal masuk ke laman teraebut dan klik menu “buy ticket”.

Nantinya anda akan diminta mengisi data pemesanan seperti identitas, kapan anda akan mengunjungi GWK, hingga jumlah pemesan. “Misal mau pesan via online pas hari-H mau berwisata juga bisa. Ini akan jadi lebih mudah,” lanjut Okta.

Suasana dekat Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di GWK Cultural Park, Kuta Selatan, Bali. Terdapat 30 lantai yang ada di dalam tubuh Patung GWK, bagi pengunjung yang ingin berwisata ke dalam tubuh Patung GWK ini untuk sementara belum dibuka untuk umum.

Obyek wisata GWK yang terletak di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali kini semakin “naik daun” pasca diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada September 2018.

Patung setinggi 121 meter yg dikerjakan secara sinergis oleh Alam Sutera dan pematung I Nyoman Nuarta itu disebut Presiden Joko Widodo sebagai mahakarya anak bangsa. Karya seni itu terbuat dari tembaga dan kuningan yang ditopang 21.000 batang baja seberat 2.000 ton, serta baut sebanyak 170.000 buah.

Patung ini lebih tinggi dari patung Liberty di Amerika Serikat. The Statue of Liberty setinggi 93 meter, dan patung GWK berukuran 121 meter. Jadi patung GWK tercatat sebagai patung tertinggi ke dua di dunia, sebab The Spring Temple Buddha di China berukuran 128 meter, sedangkan The Laykyun Sekkya Buddha di Myanmar tingginya mencapai 116 meter, namun terhitung 130 meter bila dihitung dari dasarnya.

Tapi tak sekadar adu mendirikan patung tertinggi di dunia, tegaknya Garuda Wisnu Kencana menjadi penting karena menjadi simbol kemampuan Indonesia untuk melahirkan mahakarya yang baru, setelah karya besar peradaban masa lalu seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Garuda Wisnu Kencana merupakan wujud dari Dewa Wisnu yang mengendarai seekor Garuda. Dalam agama Hindu, Dewa Winu merupakan Dewa Pemelihara (Sthiti). Tak hanya memiliki nilai seni tinggi, patung ini dibangun dengan mengolaborasikan teknologi. Pembuatan patung harus menjalani serangkaian uji coba, di antaranya windnel test atau tes ketahanan angin di Australia (Windtech) dan Kanada (RDWI), cavity test atau tes rongga secara berkala, dan soil test.

Dengan perpaduan itu, patung GWK ini akan mampu bertahan selama kurang lebih 100 tahun. Pembuatan patung ini menjalani proses yang panjang selama 28 tahun. Lokasi tempat dibangunnya Cultural Park GWK adalah bekas lahan penambangan kapur liar yang sudah tidak produktif, sehingga keadaannya lahan seluas 60 hektar tersebut kurang baik.

Proses pembuatan patung tembaga itu juga menggunakan teknik yang rumit dan melibatkan sekitar 1.000 pekerja, baik di Bandung dan Bali. Pembuatan keping-keping GWK juga melibatkan 120 seniman. (EP)

Bandara Ngurah Rai Antisipasi Musim Hujan

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, meningkatkan inspeksi berkelanjutan untuk memeriksa landasan pacu, apron, marka jalan hingga lampu pemandu pesawat dari genangan air saat musim hujan tiba.

“Genangan air di permukaan landasan pacu dapat menimbulkan gangguan operasional pesawat udara,” kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.

Menurut dia, sistem drainase di sekitar area landasan pacu juga menjadi perhatian utama agar tidak ada saluran air yang mampet saat curah hujan tinggi. Pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas pengendali lalu lintas udara atau ATC yang memberikan notifikasi mengenai keberadaan air di permukaan landasan pacu.

Nantinya, informasi itu akan diteruskan kepada para penerbang serta penerbitan surat pemberitahuan atau Notam jika terjadi genangan air secara terus menerus di landas pacu. Selain saluran air, pihaknya juga akan memeriksa kawasan landasan pacu, “taxiway” dan apron dari sebaran benda asing yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan seperti binatang dan peralatan.

Sebelumnya seperti dilansir Antara, Senin (12/11) Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura I telah mengeluarkan surat edaran keselamatan penerbangan saat musim hujan.

Manajemen bandar udara, kata dia, juga turut memastikan kelaikan personel yang terlibat dalam operasional penerbangan melalui koordinasi dengan mitra kerja meliputi maskapai penerbangan dan petugas pelayanan di darat.

Yanus menjelaskan para personil yang bertugas terutama di wilayah sisi udara harus memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku serta telah mengantongi lisensi dan dokumen sesuai syarat. “Keselamatan penerbangan sudah tentu selalu menjadi prioritas kami di Bandar Udara Ngurah Rai,” ucap Yanus. (EP)

Lamban, Pemulihan Pariwisata di Senggigi

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Pasca bencana alam yang terjadi pada 5 Agustus 2018, pemulihan destinasi wisata Pantai Senggigi dinilai paling lamban dibandingkan daerah lain di wilayah Lombok. Kondisi ini terjadi karena pengaruh karakteristik wisatawan.

“Wisatawan yang datang ke Senggigi sebagian besar merupakan kebangsaan Asia. Karakteristik wisatawan ini cukup sulit pulih dari kondisi kebencanaan. Berbeda dengan wisatawan Eropa yang membutuhkan waktu lebih singkat untuk pulih dari kondisi bencana,” papar Ketua Tim Kerja Pemulihan Destinasi dan Promosi Pariwisata NTB Farid Said.

Objek wisata Senggigi, lanjut dia seperti dilansir laman Bisnis, Senin (12/11/2018) punya segmen sendiri [Asia]. Kalau orang-orang Eropa pemulihannya hanya 3 hari pascabencana, orang Asia bisa 3 bulan pascabencana. Setidaknya NTB memiliki empat destinasi utama yakni Gili Trawangan, Mataram, Senggigi, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Menurutnya, kunjungan wisata ke Gili Trawangan termasuk pulih dengan cepat. Hal itu karena, wisatawan yang sebagian besar berkunjung merupakan kebangsaan Eropa.

Pariwisata di KEK Mandalika tidak terpengaruh dengan kondisi gempa. Mataram pun mulai ramai dikunjungi wisatawan dan pebisnis dengan okupnasi hotel mencapai 50%. Begitu juga dengan Gili Trawangan yang mulai didatangi wisatawan dengan rata-rata okupansi mencapai 70%. “Dari keempat destinasi ini, yang paling cepat pulih adalah Gili Trawagan karena mendapat imbas dari Bali,” katanya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menambahan pemulihan pariwisata menjadi perhatian bagi Pemerintah NBT pascagempa. Selama ini pemulihan cukup baik. Memang masih banyak perlu dibenahi, terutama destinasi kawasan Pantai Senggigi di Lombok Barat. “Pemulihan pariwisata sudah cukup baik, kecuali di Senggigi. Senggigi perlu cara yang khusus sehingga wisatawan kembali ke sini,” ungkapnya.

Dilanjutkan, pemulihan pariwisata bisa dilihat dari tingkat kunjungan wisatawan dan tingkat okupansi hunian kamar pascagempa. Ia melihat, sejumlah destinasi wisata di Lombok, mulai dari Gili Trawangan, KEK Mandalika, dan Kota Mataram mulai kembali ramai dikunjungi wisatawan. “Tingkat hunian kamar hotel-hotel di Mataram sudah baik, tapi memang belum ada wisata ke Senggigi,” lanjutnya.

Zul mendorong para pelaku industri perhotelan di Senggigi proaktif dalam mendatangkan wisatawan dengan menggelar promosi yang menarik. Pemprov NTB juga akan mencari cara dengan mengajak berbagai pihak mengadakan acara di Senggigi. “Kami akan mendorong banyak event ke sini. Seiring berjalan waktu kalau ada kegiatan, Senggigi akan kembali pulih,” sambungnya.

Pantai Senggigi menawarkan keindahan panorama yang memukau, eksotik. Tidak sedikit wisatawan dari mancanegara yang menyempatkan diri mengunjungi pantai yang satu ini. Memiliki garis pantai yang panjang, pantai ini menawarkan gradasi warna pasir pantai dengan air laut warna hitam ke putihan. Selain itu, air lautnya juga sangat jernih, bersih, dan memiliki ombak yang tidak terlalu besar.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai ini, lebih senang menghabiskan waktu untuk berenang, berjemur, snorkeling, atau hanya sekedar bermain di tepi pantai. Air laut di pantai ini yang sangat jernih akan membuat Anda dapat langsung melihat kawanan ikan yang dengan bebas.

Selain itu, kehidupan terumbu karang di pantai ini masih terpelihara sampai saat ini. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan tempat wisata di pulau Lombok ini menjadi destinasi snorkeling yang diminati oleh berbagai kalangan. Hal tersebut didukung dengan air laut di Senggigi yang ombaknya tidak terlalu besar sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir terbawa arus pada saat snorkeling.

Selain menyelam, juga dapat melakukan aktivitas jogging atau yoga karena pantai ini memiliki garis pantai yang panjang. Sore hari, bisa melepaskan penat sambil bersantai di tepi pantai sembari menikmati panorama matahari terbenam di pantai ini. Tentu panorama ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Tempat wisata ini karena pantai ini sudah menawarkan fasilitas yang lengkap baik dari segi penginapan, hotel, cafe, resto, pub, live music, bahkan diskotik.Hotel di pantai senggigi lombok dan akomodasi mulai dari melati, losmen dan berbintang Jika ingin menikmati makanan seafood yang lezat atau ikan bakaran paling maknyus di pantai senggigi. (EP)

Industri Pariwisata China Diprediksi Kalahkan Perancis

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Laporan terbaru dari perusahaan penelitian global, Euromonitor International menyatakan bahwa sektor pariwisata China akan mengalahkan Perancis di tahun 2030. Jumlah angka perjalanan wisata ke China pada tahun 2030 diprediksi mencapai 260 juta perjalanan.

Mengutip The Guardian, Senin (12/11/2018) Wouter Geerts selaku konsultan dari Euromonitor International mengatakan pariwisata telah menjadi salah satu pilar ekonomi utama bagi China. Industri pariwisata juga kian dimanfaatkan sebagai peningkatan perekonomian di pedesaan.

Dengan banyaknya kedatangan turis dari penjuru Asia, termasuk Hong Kong dan Taiwan, China akan menjadi pasar terbesar di tahun 2030. Hingga kini sekitar 80% turis yang berkunjung ke Asia merupakan penduduk Asia.

Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi dan pendapatan di sejumlah negara Asia. Begitu pula dengan akses visa ke China yang kian dimudahkan pagi pengunjung Asia.

Kendati kian melonggar bagi warga Asia, proses visa bagi pelancong dari luar Asia, terutama Amerika dan Inggris justru semakin mahal. Visa tunggal ke China untuk warga negara Inggris saat ini berharga 151 Euro atau sekitar Rp2,5 juta per orang.

Selain perjalanan luar negeri, jumlah perjalanan domestik juga berperan penting di China. Pada tahun ini, sudah tercatat sebanyak 4,7 milyar perjalanan domestik di China, dan diperkirakan akan terus meningkat hinga 42,5 persen di tahun 2023. Mengikuti laporan tersebut, perjalanan domestik di seluruh Asia juga diprediksi akan terus tumbuh hingga 10 persen di tahun 2018. (EP)