Tragis, Ketepatan Waktu Penerbangan Maskapai di Bawah Target

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Rata-rata ketepatan waktu penerbangan (on time performance) maskapai sepanjang 2018 adalah 78 persen, lebih rendah dari target Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, yaitu 87 persen.

“Ketepatan waktu target Ditjen Perhubungan Udara itu 87 persen, tapi realisasinya 78 persen, mudah-mudahan bisa meningkat,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti.

Polana seperti dilansir Antara, Jumat (21/12/2018) menjelaskan tidak tercapai target karena banyak faktor yang mendasari, bukan hanya dari maskapai, melainkan juga cuaca dan bandara. “Memang tidak semata-mata merupakan beban dari maskapai, jadi tidak bisa seluruhnya di kontrol maskapai,” katanya.

Selain itu, kata dia, faktor efisiensi di bandara, belum lagi terkendala operasi pesawat. Karena itu, Polana mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan maskapai terkait rotasi penggunaan pesawat.

“Tentu akan melakukan koordinasi dengan maskapai dan meminta rotasi pengaturan pesawat dengan baik, kita berharap airport collaborating decision making,” katanya.

Polana menargetkan ketepatan waktu mencapai 88 persen di 2019. Pertumbuhan penumpang sepanjang 2018, yaitu 9,2 persen di mana diperkirakan mencapai 142 juta penumpang dan 162 juta penumpang di 2019.

Pertumbuhan kargo pun menunjukkan peningkatan, yaitu 6,5 persen. Sepanjang 2018, total rute yang dilayani 214 rute domestik oleh 16 maskapai dan melayani 135 kota, sementara itu rute internasional, yakni 170 rute dan 60 maskapai. “Pergerakan 6.185 per hari, itu cukup sibuk,” katanya. (EP)

Tips Berkendara Aman Saat Liburan Akhir Tahun

this formate

JAKARTA, bisniswista.co.id: Penghujung tahun menjadi moment paling ditunggu-tunggu agar bisa menikmati liburan bersama keluarga mengunjungi objek wisata atau sekadar mengunjungi kerabat terdekat di luar kota. Saat ini, berkendara dengan mobil masih menjadi salah satu pilihan utama sebagian besar orang untuk mengantar mereka ke tempat tujuan.

Memahami hal tersebut, Chevrolet Indonesia menghadirkan beberapa tips yang harus diperhatikan agar perjalanan semakin menjadi lebih aman dan menyenangkan. External Affairs and Communications Director GM Indonesia, Yuniadi Haksono Hartono mengatakan, keselamatan senantiasa menjadi prioritas utama bagi Chevrolet.

“Di Desember, curah hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia biasanya tinggi dan hal ini menyebabkan jalanan terkadang menjadi licin, tergenang, bahkan banjir. Oleh karena itu, kewaspadaan dan perhatian ekstra sangat diperlukan oleh pengemudi untuk mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan selama perjalanan,” ujar Yuniadi dalam keterangan yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (21/12/2018).

Ada beberapa tips berkendara aman sehingga sampai tujuan dengan selamat, antara lain”

#. Rencanakan rute perjalanan Anda

Dengan begitu, Anda dapat menghindari rute-rute yang macet atau tidak bisa dilalui akibat tergenang air atau sebab lainnya. Dengan merencanakan rute perjalanan maka Anda juga akan menghindarkan diri dari tersesat di jalan.

#. Sabuk pengaman

Kenakan sabuk pengaman setiap saat, terlepas dari apakah Anda bepergian antar kota atau di dalam kota.

#. Kursi anak
Gunakan kursi keselamatan anak (car seat) untuk bayi dan anak kecil. Menempatkan anak di pangkuan atau memakaikan sabuk pengaman orang dewasa kepada anak-anak dapat membahayakan mereka. Ketika berkendara anak seharusnya diletakkan di bangku tengah dan dengan bangku khusus.

#. Gunakan lampu kendaraan saat yang tepat

Selalu gunakan lampu sign ketika akan berbelok dan jangan menyalakan lampu sorot tinggi kecuali diperlukan. Gunakan lampu hazard hanya pada kondisi darurat dan hindari penggunaan yang bukan pada tempatnya, yakni menyalakan lampu besar pada saat hujan atau di dalam terowongan, bukan lampu hazard.

#. Pastikan berkendara dalam kondisi fit
Istirahatlah yang cukup atau tidur terlebih dahulu. Bila Anda melakukan perjalanan panjang, berhentilah setiap dua jam untuk beristirahat dan lakukan senam ringan. Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), risiko kecelakaan dari berkendara saat mengantuk dinilai setara dengan risiko yang dihadapi pengendara saat mabuk akibat alkohol.

#. Siap siaga hadapi kejadian tak terduga
Berhati-hati terhadap mobil yang diparkir di sepanjang sisi jalan atau sepeda motor dan pejalan kaki yang tiba-tiba bergerak ke arah jalan raya.

#. Waspadai cuaca
Pada Desember dengan potensi curah hujan yang semakin tinggi. Tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan hujan seperti banjir, tanah longsor, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

#. Amati batas kecepatan
Berikan waktu yang cukup untuk sampai ke tujuan Anda dengan tepat. Berkendaralah dengan kecepatan yang normal dan hindari menyalip saat melintasi jalur untuk melewati kendaraan lain dalam perjalanan.

#. Bawa perlengkapan kondisi darurat

Perlengkapan darurat, seperti kotak P3K, dongkrak, ban cadangan, lampu cadangan, senter, kunci-kunci atau tool kit lainnya sebagai tindakan antisipasi selama perjalanan.

#. Pastikan perjalanan Anda tetap menyenangkan
Perjalanan saat libur panjang sangat menguras tenaga dan emosi karena kemacetan lalu lintas dan memakan waktu hingga berjam-jam. Maka dari itu, pastikan perjalanan Anda tetap terhibur dengan games. Sediakan juga makanan ringan dan minuman yang cukup agar penumpang tak kelaparan, serta dehidrasi dalam perjalanan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

2019, Lima Bandara Baru Dibangun

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan ada pembangunan lima bandara baru pada 2019. kelima bandara tersebut terdiri atas Bandara Siau di Sulawesi Utara, Bandara Tambelan di Bintan, Bandara Muara Teweh di Kalimatan Tengah, Bandara Buntu Kunik di Toraja, dan Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur.

“Sepanjang 2015-2018 sudah membangun 10 bandara, sedangkan 2019 ada 5 bandara lagi. Keberadaan bandara baru ini sangat diperlukan untuk memudahkan transportasi, pengembangan daerah agar lebih maju, meningkatkan perekonomin, hingga kunjungan bisnis, investasi maupun wisatawan,” papar Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub,Polana B. Pramesti dlam keterangan resmi, Jumat (21/12/2018).

Selain fokus pada pembangunan, sambung dia, Kemenhub melakukan pemeliharaan dan pengembangan bandara, yang meliputi 238 bandara rawan bencana dan 194 bandara daerah terisolasi. Selain itu, dilakukan pemeliharaan untuk 103 bandara di wilayah perbatasan dan 109 landas pacu (runway) bandara.

Khusus peningkatan kapasitas bandara, lanjutnya, dilakukan terhadap 15 lokasi. Adapun jumlah kapasitas yang sudah ditingkatkan mencapai 36 juta penumpang per tahun.

Pembangunan bandara tidak hanya bersumber dari dana APBN. Skema lain yang diterapkan mencakup Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Bandara yang dikembangkan dengan skema KSP antara lain Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Fatmawati di Bengkulu, Bandara Radin Inten II di Lampung, dan Bandara Hanandjoeddin di Tanjung Pandan. Khusus bandara skema KPBU mencakup Bandara Bali Utara, Bandara Komodo di Labuan Bajo, Bandara Singkawang Baru, dan Bandara Juwata di Tarakan.

Polana menuturkan bandara yang dibangun menggunakan skema PMN hanya Bandara Banyuwangi, Bandara Wirasaba, dan Bandara Jember. Dari semua bandara yang proses pengembangannya melalui skema KPBU, hanya Bandara Komodo yang sudah memasuki tahap prakualifikasi dengan 20 proposal dari investor yang sudah diterima Kemenhub. Sementara itu, tiga bandara sisanya masih tahap studi awal (preliminary study).

Dalam perkembangan lain, dia juga mengungkapkan akan dilakukan peresmian lima lokasi di Sulawesi dalam waktu dekat, yakni Bandara Baru Morowali, Terminal Baru Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Terminal Baru Bandara Lagaligo Luwu, Terminal Baru Bandara H. Aroeppala Selayar, dan Terminal Baru Bandara Betoambari Baubau. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan langsung meresmikan kelima fasilitas transportasi udara tersebut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Menakjubkan, Akhir Tahun Nikmati Diving & Snorkeling di Jayapura

this formate

JAYAPURA, bisniswisata.co.id: Diving maupun snorkeling, aktivitas wisata yang paling menakjubkan bagi para pelancong saat menghabiskan waktu berlibur di pantai. Dan wisata bawah laut paling oke di wilayah Indonesia Timur, bukan hanya Raja Ampat namun Jayapura juga menawarkan sesuatu yang berbeda. Kota Jayapura Papua ternyata juga memiliki keindahan alam bawah laut yang tak kalah cantik dan menarik.

Kota ini didirikan Kapten Infanteri F.J. Saches pada 7 Maret 1910 dengan sebutan Hollandia hingga tahun 1962. Catatan sejarah tahun 1964, kota ini dikenal dengan sebutan Kota Baru dan Sukarnopura sebelum akhirnya dikenal dengan nama Jayapura di tahun 1968. Jayapura berasal dari Bahasa Sansekerta, jaya memiliki arti “kemenangan”, sementara pura berarti “kota”.

Secara utuh Jayapura memiliki arti “Kota Kemenangan”. Sebelumnya Provinsi ini lebih dikenal dengan nama Irian Jaya. Di tahun 1999, Irian Jaya diubah menjadi Papua sesuai keinginan masyarakat. Dimana nama Papua telah disebutkan dalam Komite Nasional Papua dengan pernyataan, “Nama tanah kami menjadi Papoea Barat dan nama bangsa kami menjadi Papoea”.

Secara geografis, Kota Jayapura terbagi dalam 5 distrik terdiri 25 kelurahan dan 14 kampung. Yaitu Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami. Dengan potensi alam yang cukup beragam, Jayapura menawarkan sebuah pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Pesona tempat wisata di Jayapura pun tidak kalah dengan destinasi wisata lainnya di kawasan timur Indonesia, seperti Kota Makassar maupun Palu. Ada banyak spot wisata yang bisa kamu jelajahi ketika berlibur di kota ini. Mulai dari wisata alam, tempat bersejarah hingga lokasi hiburan yang menyenangkan. Selain itu, wisata bawah laut yang perlu diperhitungkan.

Ada beberapa spot diving dan snorkeling yang perlu dikunjungi pada liburan akhir tahun, jika sedang berlibur di tempat yang dijuluki Kota Seribu Pinang ini.

#. Pantai Harlem
Harlem memiliki garis pantai sepanjang sekitar 700 meter berlokasi di Kampung Tablanusu, Distrik Depapre. Suasana di tempat itu sangatlah teduh, disertai embusan angin yang pelan. Terdapat banyak pohon kelapa, bintanggur, dan sagu yang tumbuh di tepi pantai yang air laut nan jernih dan hangat. Terumbu karang serta ikan laut merupakan pemandangan lumrah. Memang aksesnya cukup sulit, harus menempuh perjalanan darat sejauh 60 kilometer, dilanjutkan menggunakan spead boat selama kurang lebih 15 menit. Pantai ini masih jarang didatangi orang. Inilah yang membuat kamu akan merasa berlibur. Untuk menikmati keindahan bawah laut disini, kamu harus membawa sendiri peralatan snorkelling karena tak ada tempat sewa. Saat diving atau snorkeling dapat menyaksikan beragam jenis koral serta ikan bewarna-warni.

#. Pantai Base –G
Pantai ini terletak tak jauh dari pusat kota Jayapura dan hanya membutuhkan waktu tempuh 15 menit dengan kendaraan bermotor. Untuk masuk, kamu wajib membayar uang parkir bagi petugas sekitar Rp 10.000. Pantai yang satu ini memiliki 3 titik yang biasanya disambangi para penyelam yang ingin melakukan diving. Bagi para pemula, biasanya kamu akan diajak pemandu untuk menyelam di spot ‘Tanjung Kali Batu’ yang tidak teralu dalam. Selain deretan terumbu karang dan anemone nan indah, kamu bisa bertemu dengan beberapa jenis ikan seperti Hawk, Nemo, Lepuh serta Hiu Wobbegong.

#. Pantai Sinokisi
Untuk sampai di pantai berpasir putih ini, kamu harus menyeberang dengan kapal dari dermaga Depapre dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam. Sebagai syarat masuk, setiap rombongan akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.000. Jadi, cari teman seperjalanan yang juga ingin ke Sinosiki agar biaya kapal yang kamu bayar semakin kecil. Karena pantainya berpasir, kamu harus naik kapal lagi ke tengah laut untuk menikmati pemandangan yang lebih jernih. Pada salah satu spot diving, tepatnya di Bokisi, kamu dapat melihat bangkai pesawat di dasar laut. Di sini, kamu juga bisa menyewa tenda dan melakukan kegiatan berburu lobster dan ikan saat malam tiba.

#. Pantai Tablanusu
Pantai ini terletak di Desa Tablanusu yang merupakan sebuah desa nelayan dengan pemandangan alam nan asri. Dari Jayapura, kamu harus menggunakan mobil ke Dermaga Depapre dan kemudian menyeberang. Bukan pasir, umumnya lantai pantai di Desa Tablanusu tertutup oleh batu kerikil hitam. Tak hanya eksotis, batu-batu ini dapat memberikan refleksi alami bagi kaki yang lelah. Konon, batu-batu kerikil ini menimbulkan bunyi seperti isak tangis ketika diinjak, sehingga dijuluki Batu Menangis. Arus pantai disini cenderung tenang. Karena itu, sangat cocok bagi kamu yang hendak melakukan snorkeling dan menikmati panorama bawah lautnya. Jangan lupa memakai sun block sebelum melakukan aktivitas di laut agar kulit tidak terbakar matahari.

#. Pantai Amai
keunikan Pantai Amai menjadikannya salah satu destinasi favorit wisatawan. Berkat sebuah sungai yang bermuara di lokasi pantai, Pantai Amai memiliki aliran air laut sekaligus air tawar. Tidak terdapat batu karang di sekitar pantai ini, menjadikannya aman dan cocok bagi wisatawan yang membawa anak kecil. Perjalanan ke Pantai Amai dapat ditempuh dalam 1.5 jam perjalanan darat dari Bandara Sentani. Selain spot diving yang nyaman dan snorkeling yang menakjubkan, juga terdapat pula pondok wisata di sekitar pantai, jika Anda ingin berlama-lama bersantai di sini.

#. Pantai Bukisi
Pantai ini terletak di Distrik Yokari, sekitar 50 km dari Bandara Sentani. Jika berkunjung kemari, Anda akan disambut oleh tepian laut yang berhias pasir putih dari ujung ke ujung. Air lautnya biru muda jernih, menampakkan dasar laut yang berpasir bersih. Rumah penduduk setempat berjejer di sekitar pantai, berlatar belakang bukit hijau penuh pohon sawit. Sungguh pemandangan yang terlalu sayang untuk dilewatkan! (redaksibisniswisata@gmail.com)

Gara-gara Drone, 20.000 Penumpang Terlantar di Bandara Inggris

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Gara-gara drone, puluhan ribu calon penumpang di Bandara Gatwick, London, Inggris harus rela penerbangannya ditunda. Padahal, bandara ini adalah bandara tersibuk kedua di Inggris, dengan jumlah penumpang lebih dari 100.000 orang per hari, dan banyak orang yang sudah bersiap bepergian untuk merayakan Natal.

Pihak bandara menyampaikan awalnya ada dua drone yang dilaporkan muncul sekitar pukul 21.03 waktu setempat pada Rabu (19/12/2018). Kemudian, ada beberapa penampakan lain yang terjadi. Runway sempat dibuka sekitar pukul 03.00 waktu setempat pada Kamis (20/12), sebelum ditutup kembali setelah drone yang terbang secara ilegal kembali terlihat di area bandara.

Reuters melansir Kamis (20/12), pesawat yang dijadwalkan terbang harus ditunda dan pesawat yang akan mendarat terpaksa dialihkan ke bandara lain. Diperkirakan setidaknya ada 20.000 penumpang yang terdampak dan ribuan lainnya akan terdampak dalam dua hari ini.

BBC juga melaporkan pesawat tak bisa lepas landas maupun mendarat di Gatwick dan 110.000 penumpang di 760 penerbangan dijadwalkan menggunakan bandara itu pada Kamis (20/12) waktu setempat. Selain itu, sekitar 10.000 penumpang dari berbagai penerbangan terpaksa harus mendarat di Paris dan Amsterdam pada Rabu (19/12) malam waktu setempat.

Chief Operating Officer Bandara Gatwick Chris Woodroofe mengungkapkan polisi tengah mencari operator drone tersebut. Dia menuturkan sebenarnya pihaknya juga memiliki helikopter yang bisa diterbangkan untuk menembak jatuh drone bermasalah itu tapi polisi menyatakan akan berbahaya jika ada peluru nyasar.

“Saran saya untuk para penumpang yang bepergian hari ini dan besok adalah untuk memeriksa laman resmi maskapai yang mereka gunakan sebelum berangkat ke bandara,” tutur Woodroofe.

Adapun Kepolisian Sussex menegaskan terus membantu tim keamanan bandara setelah ada laporan penampakan drone di area bandara pada Rabu malam dan Kamis dini hari.

UK Airprox Board menyebutkan ada 92 insiden yang melibatkan drone pribadi dengan pesawat di Inggris pada tahun lalu. Jumlahnya meningkat lebih dari tiga kali lipat pada periode 2015-2017. (EP)

Industri Hotel Tertekan, Okupansi Kamar Rendah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Para pelaku usaha mengoreksi proyeksi tingkat keterisian kamar hotel bintang sepanjang 2018 dari 60% menjadi sekitar 50%—55%, seiring dengan tekanan pada industri perhotelan akibat serangkaian bencana alam yang terjadi sepanjang 2018. Okupansi kamar hotel bintang sepanjang tahun ini juga diperkirakan lebih rendah dari realisasi tahun lalu yang mencapai 55,70%.

“Bisnis hotel saat ini sulit. Terlebih, jumlah kamar saat ini banyak tetapi sedikit yang menginap di hotel berbintang,” ungkap Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani.

Selain itu, sambung dia, penurunan okupansi hotel tahun ini dipengaruhi oleh rentetan peristiwa seperti bom Surabaya dan gempa Lombok, yang secara langsung menurunkan angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

“Memang tahun ini ada event Asian Games, Asian Para Games, dan rapat tahunan IMF-World Bank. Namun, pengaruhnya terhadap tingkat okupansi hotel secara nasional tidak signifikasn,” kata Hariyadi seperti dilansir laman Bisnis, Kamis (20/12/2018).

Data Badan Pusat Statistik (BPS), okupansi hotel pada Oktober 2018 mencapai rata-rata 58,84% atau naik 1,91 poin dibandingkan dengan Oktober 2017 yang tercatat sebesar 56,93%.

Ketua PHRI Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Abdul Hadi Faesal menambahkan, okupansi hotel di NTB sepanjang tahun ini diperkirakan menyentuh 70% hingga 75%. Padahal, pada 2017, realisasinya mencapai 85% “Memang, penurunan ini diakibatkan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun, jelang akhir tahun ini, mulai banyak pemesanan kamar,” ucapnya.

Kendati demikian, pengusaha perhotelan berharap tingkat keterisian kamar hotel di NTB akan pulih pada 2019.

Wakil Ketua Umum PHRI Maulana Yusran berharap akhir tahun ini dapat menjadi momentum yang tepat bagi para pengusaha untuk menaikkan tingkat okupansi kamar dan pendapatan perhotelan. “Di beberapa daerah, jelang akhir tahun memang sudah ada banyak pemesanan kamar hotel. Semoga ini bisa meningkatkan okupansi secara nasional,” ujarnya.

Bagaimanapun, dia tak memungkiri memang terjadi tren penurunan okupansi kamar hotel bintang sejak 2015, karena perubahan tren pemesanan ke segmen kamar nonbintang seperti homestay dan Airbnb.

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azahari mengamini prospek bisnis perhotelan di Indonesia mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir akibat maraknya bisnis Airbnb dan homestay. “Mereka [wisatawan] ini memilih menginap di homestay dan Airbnb karena selain murah, mereka bisa merasakan bagaimana tinggal di daerah dan berbaur dengan penduduk lokal,” ujarnya.

Sayangnya, hingga saat ini, data jumlah berapa banyak penyewa kamar Airbnb maupun homestay belum dapat diketahui secara pasti. Pasalnya, usaha akomodasi berbasis aplikasi daring itu tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) sehingga tak dapat dilacak berapa banyak tamu dan tingkat okupansinya setiap bulan.

Dia meyakini apabila pemerintah secara tegas melakukan deregulasi untuk mengatur homestay dan operasional Airbnb, okupansi kamar hotel bintang secara nasional pun bisa makin meningkat hingga mencapai 90%.

Director Business Development and Sales Marketing Sahid Hotel & Resort Vivi Herlambang mengatakan, okupansi Grup Sahid Hotel hingga September tahun ini mencapai 65% atau naik 30% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Tahun ini lebih baik dari tahun lalu, karena secara makro okupansi hotel kami naik. Kenaikan tahun ini terjdi karena adanya berbagai penyelenggaraan meeting dan persiapan Pilkada dan Pilpres di hotel-hotel,” ujarnya.

Diproyeksikan, okupansi hotel Grup Sahid hingga akhir tahun ini untuk di daerah wisata atau di luar Jakarta mencapai sekitar 70% dan untuk yang berada di wilayah Jakarta hanya mencapai 50%. “Tahun depan kami perkirakan [ tingkat okupansi] tumbuh sebesar 15%—20% karena ada tambahan hotel baru. Enam hotel itu ada di Bangka, Gili Terawangan, Soreang Bandung, Kupang, Bogor dan Serpong,” ucap Vivi. (EP)

Musim Liburan, Extra Flight Didominasi Low Cost Airline

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Maskapai berbiaya murah atau low cost airline mendominasi permintaan tambahan penerbangan (ekstra flight) pada musim liburan Natal dan Tahun Baru 2019. Total, ada 1.430 penerbangan tambahan yang diajukan oleh seluruh maskapai yang beroperasi di Indonesia.

“Memang kita lihat Batik Air memiliki 360 extra flight, dia paling banyak. Disusul dengan Citilink dan Sriwijaya. Memang berdasarkan tren kebutuhan masyarakat yang ingin mudik Nataru menggunakan maskapai low cost,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, Kamis (20/12/2018).

Bila dirinci, seperti dikutip Liputan6.com, pada liburan tahun ini, permintaan extra flight untuk kedatangan 719 penerbangan dan keberangkatan sebanyak 711 penerbangan. Jumlah tersebut sudah termasuk perjalanan dari dalam dan luar negeri.

Jumlah tersebut, lanjut Awaluddin, adalah angka yang sudah disetujui Kementerian Perhubungan. Namun, belum tentu diisi seluruhnya oleh maskapai. Bisa jadi seiring berjalannya liburan, ada maskapai yang ingin tambah jam terbang, masih masuk dalam angka yang sudah disetujui Kementerian Perhubungan di atas.

Selain itu, pada periode Nataru juga sejumlah bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II akan beroperasi selama 24 jam seperti Bandara Kualanamu, Medan dan Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang.

Juga akan disesuaikan dengan jam operasional darat, seperti transportasi untuk membawa penumpang keluar dari bandara. “Jam operasional di Bandara Soekarno Hatta memang menjadi 24 jam karena banyak yang baru landing pukul 01.00 WIB, sementara kita harus berkoordinasi dengan semuanya seperti angkutan darat yang mengantar penumpang ke terminal,” ujarnya.

Pesawat Lion Air terparkir di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Meski berulang kali diguncang gempa, penerbangan menuju Lombok masih berjalan normal. Tercatat, penerbangan pada Minggu, 19 Agustus 2018 hingga hari ini, 20 Agustus 2018, masih berjalan normal.

Meski ada lonjakan jam terbang pesawat, Awaluddin mengatakan, pergerakannya masih di bawah pergerakan lonjakan penumpang. Hal tersebut pertanda baik, itu berarti performa maskapai tidak ada masalah sama sekali. Sebab, untuk Nataru kali ini, lonjakan penumpang di 16 bandara yang berada di naungan Angkasa Pura II diprediksi mencapai 6,68 juta penumpang.

Dengan angka paling besar berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta sebanyak 4.6 juta orang, Kualanamu Medan sebanyak 794 ribu penumpang serta Halim Perdana Kesuma Jakarta sebanyak 544 ribu orang. (EP)

Akhir Tahun, The Mayflower Persembahkan Festive Season Set Menu

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Momen Natal dan Tahun Baru, The Mayflower Jakarta – Marriott Executive Apartments menghadirkan menu istimewa bagi para tamu dengan Festive Season Set Menu. Set menu yang terdiri atas appetizer, fresh from the kettle, main course, dan sweet treats ini dapat dinikmati pada 10 Desember 2018 hingga 10 Januari 2019.

“Set menu ini menggunakan konsep fushion yang merupakan perpaduan dari hidangan western dan makanan dengan cita rasa asli Indonesia, dengan harapan agar set empat menu ini dapat dinikmati oleh semua tamu dari berbagai negara dan berbagai kalangan,” ungkap Executive Chef, The Mayflower, Jakarta – Marriott Executive Apartments Lukman Santoso, dalam keterangan resmi yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (20/12/2018).

Menu sajian pembuka yang akan dinikmati tamu adalah Authentic Javanese Selat Solo, yang terbuat dari bahan-bahan pilihan yang segar. Hidangan yang terdiri dari string bean, wortel, kentang, mix lettuce, serta beef stew ini dihidangkan dengan kuah semur gurih serta dilengkapi mayonnaise.

Selanjutnya, tamu akan disajikan Butternut Pumpkin Soup With Duxelles Ravioli Crostini. Sup ini berwarna kuning, yang berasal dari bahan utamanya, yakni butternut pumpkin. Selain labu, sup tersebut terbuat dari campuran wortel, bawang prei, dan bawang putih, yang diolah serta diberikan cooking cream dan herba tambahan. Raviolinya menggunakan bahan dasar Duxelles atau jamur yang dicincang dan ditumis dengan sedikit krim sebagai isi.

Hidangan ini disertai pula Crostini yakni Ginger Garlic Bread sebagai elemen pelengkap. Dan Untuk menu utama, disajikan Roasted Chicken Grandma’s Style yang dihidangkan bersama Potato Gratin, Seared Asparagus, dan Rosemary Chicken Juice. Daging ayamnya menggunakan bumbu rahasia dan dipanggang sempurna dalam suhu 170 derajat Celcius.

Potato Gratin-nya dibentuk berlapis dengan isian krim, susu, tepung, butter, dan keju parmesan yang dikentalkan. Kemudian, ditutup lagi dengan keju mozzarella.

Sementara Chicken Juice adalah saus yang dibuat dari tulang ayam yang dipanggang, dijus, serta dimasak semalaman dengan api sangat kecil dan ditambah bumbu rosemary. Paduan saus tersebut dengan daging ayam yang dipanggang membuat menu ini semakin lezat.

Sebagai menu penutup, The Mayflower, Jakarta – Marriott Executive Apartments menghadirkan Homemade Apple Pie, yang disajikan lengkap dengan Classic Sweet Apple Jam dan Mango Puree. Para tamu dapat menikmati isian pai apel yang terbuat dari bubuk kacang badam (almond powder) dan irisan apel yang sudah diberi bumbu rahasia di bagian topping.

Untuk pelengkap, pai ini diberikan sedikit dark chocolate, potongan buah stroberi segar, dan irisan kacang badam. Agar bisa menikmati set menu tersebut, tamu cukup mengeluarkan Rp120.000 per orang. Namun, ada minimum order yakni untuk dua orang. Tertarik? (redaksibisniswisata@gmail.com)

Target Wisman 2018 Meleset Tapi Kemenpar Optimis Jumlah Devisa Tercapai

this formate

Biro Komunikasi Publik menjadi juara umum penghargaan Win Way kategori ASN yang diterima langsung oleh Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata dari Menpar.

JAKARTA,bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan target 17 juta wisman tahun 2018 meleset, kemungkinan terbesar tercapai 16 juta wisman akibat sejumlah bencana alam di tanah air.

“Meski target wisman tak tercapai, namun  untuk target devisa diproyeksikan mencapai US$ 17,6 miliar dengan perhitungan capaian 16 juta wisman dikalikan rata-rata pengeluaran per kunjungan (Avarage Spending per Arrival/ASPA) US$ 1.100/wisman,” kata Menpar Arief Yahya pada Jumpa Pers Akhir Tahun ( AJPT) 2018 di Balairung Sapta Pesona, Kemenpar.

Dia mengaku Gempa di Lombok, Polemik Zero Dollar Tours di Bali, Gempa Palu dan jatuhnya pesawat Lion JT 610 menjadi penyebab kunjungan wisman ke Indonesia yang rara-rara sudah mencapai 1,5 juta orang per bulan langsung turun.

Gempa Lombok kedua pada 5 Agustus 2018 langsung terjadi pembatalan kunjungan wisatawan sebesar 70% pada keesokan harinya. Rata-rata kehilangan 1000 kunjungan wisman atau 500.000 wisman selama 5 bulan. Belum lagi musibah jatuhnya pesawat Lion Air serta polemik zero dollar tour yang menghantam Bali. Total imbasnya kita kehilangan 1 juta kunjungan wisman di tahun ini,” terang Menpar.

Capaian angka sementara jumlah kunjungan wisman periode Januari hingga Oktober 2018 secara kumulatif sebesar 13.240.827 atau tumbuh 11,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 lalu sebesar 11.830.738.

Meski target kunjungan meleset, tapi Menpar Arief Yahya masih optimis dengan proyeksi perolehan devisa sebesar US$ 17,6 miliar tahun ini akan menempatkan sektor pariwisata berada di posisi teratas penghasil devisa. Posisinya bisa sejajar CPO (Crude Palm Oil) yang saat ini berada di posisi teratas.

“Jangan-jangan pariwisata malah menjadi nomor satu karena proyeksi nilai ekspornya tahun ini mencapai US$ 17 miliar. Hal Ini sesuai dengan program Presiden Jokowi yang telah menetapkan Pariwisata sebagai core ekonomi bangsa,” ungkap Menpar Arief.

Bukan itu saja. Pariwisata Indonesia pun semakin diakui dunia. Di tahun 2018 World Travel & Tourism Council (WTTC) menempatkan Indonesia di posisi ke-9 negara dengan pertumbuhan wisman tercepat di dunia nomor 3 di Asia dan nomor 1 di Asia Tenggara. Kunjungan Wisman ke Indonesia tumbuh 22%.

Angka tersebut berarti 3 kali lipat dibanding rata-rata pertumbuhan regional Asia Tenggara (7%). Bahkan pertumbuhan dunia saja hanya 6%. Bukan itu saja, Indeks daya saing Pariwisata Indonesia pun ikut didongkrak. Dari peringkat 70 dunia di tahun 2013, meroket ke posisi 42 besar di 2017.

“Tahun 2018 kita memperoleh 66 penghargaan dari lembaga-lembaga yang credible. Kemenpar pun terpilih sebagai The Best Ministry Of Tourism atau Best National Tourism Organization (NTO) se-Asia Pasifik di ajang TTG Travel Awards. Kementerian pariwisata terbaik se-Asia Pasifik.” ujarnya.

Untuk pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air yang tahun ini ditargetkan sebanyak 270 juta pergerakan tidak ada masalah karena terus tumbuh bahkan untuk target tahun ini sebanyak 270 juta sudah tercapai pada tahun lalu (2017) sebanyak 270.882.003.

Sedangkan target 2019 mendatang sebesar 275 juta wisnus kemungkinan sudah tercapai pada akhir tahun ini, ujarnya optimistis apalagi berwisata telah menjadi lifestyle bagi wisatawan nusantara pula.

Untuk Tahun depan, Kemepar menargetkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk itu kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2018 ini di gelar dengan tema “The Winner Wonderful Indonesia Energy”.

“Tema dipilih karena dinilai bisa menjadi strategi agar bisa menang dengan langkah tidak biasa untuk meraih hasil luar biasa di tahun 2019,” kata Arief Yahya.

Itulah sebabnya untuk mendorong semangat menjadi pemenang, Menpar Arief Yahya juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Win Way: Speed, Solid, Smart untuk kategori ASN dan Artefak.

Biro Komunikasi Publik menjadi juara umum penghargaan Win Way kategori ASN yang diterima langsung oleh Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata dari Menpar Arief Yahya dan disambut gemuruh oleh kalangan pers yang turut gembira atas keberhasilan tersebut.

Ada juga penghargaan Anugerah Mitra Co Branding baik untuk Resto Diaspora, Corporate, dan Endorser, pameran(exhibition) bertemakan ‘We Are The Champion’ yang memamerkan keber-hasilan program keberhasilan  dari masing-masing satuan kerja. 

Acara lainnya Display co-brandingdisplay Calender Of Event ( COE) dan live entertainment. Acara yang digelar dalam dua hari  itu  juga dimeriahkan dengan launching ‘The Heart of Wonder’ atau  Lomba Foto atas inisiasi fotografer ternama Nurulita Adriani, fotographer yang sukses menggarap foto-foto hajatan Asian Games lalu.

Ada juga  launching Wonderful Start up Academy (WSA) sebuah program inkubasi startup pertama yang bergenre pariwisata, masuk tahun ke dua, launching Korpri Mart  sebagai supermarket yang merupakan produk dari KORPRI sebagai bentuk fasilitas bagi karyawan Kemenpar.

 

 

 

 

 

 

 

Hoax Rugikan Pariwisata Triliunan Rupiah

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) prihatin dengan maraknya hoaks di Indonesia yang digencarkan melalui media sosial. Bahkan kejadian bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami hingga tanah longsor menjadi sasaran hoaks. Akibatnya menimbulkan kerugian sangat besar khususnya di sektor pariwisata.

“Berita bohong atau hoax yang muncul saat bencana alam. Selalu ada kepentingan dibalik hoaks, karena itu kita memerlukan sistem informasi yang akurat untuk mengcounter hoaks,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei dalam keterangan tertulis, Kamis (20/12/2018).

Bahkan hoaks seringkali muncul saat terjadi bencana merugikan masyarakat yang menjadi korban. Dicontohkan seperti saat terjadi erupsi Gunung Agung di Bali pada 2017-2018 menyebabkan 1 juta wisatawan berkurang, bahkan melakukan cancelling atau membatalkan kunjungan ke Pulau Dewata dan kerugian akibat hoaks mencapai Rp11 triliun.

Begitu pula saat terjadi gempa Lombok pada 2018 menyebabkan 100.000 wisatawan berkurang dan kerugian Rp1,4 triliun di sektor pariwisata. Selain menimbulkan kerugian sektor pariwisata, hoaks juga akan menimbulkan teror bagi masyarakat. “Kita sudah mengingatkan masyarakat agar jangan mempercayai hoaks, tapi selalu memantau informasi yang dikeluarkan lembaga terkait,” katanya.

Selain itu, Hoaks Gempa Susulan di Palu. Beredarnya broadcast konten melalui Aplikasi Whatsapp tentang gempa susulan di Palu sangat meresahkan masyarakat Kota Palu khususnya. Berita itu berdampak langsung kepada korban gempa dan tsunami yang masih mengalami trauma. Broadcast tersebut tersebar melalui.

Dalam pesan berantai tersebut tertulis bahwa Palu dalam keadaan siaga 1. Informasi menukil seorang yang bekerja di BMKG ketika selesai memeriksa alat pendeteksi gempa. Pesan tersebut menyebutkan bahwa akan terjadi gempa susulan berkekuatan 8,1 SR dan berpotensi tsunami besar. Padahal Informasi itu hanya isu bohong alias hoaks.

Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun media sosial mengonfirmasi faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti. “Jadi jangan percaya berita gempa tanpa melalui sumber resmi dari pemerintah,” tandasnya serius.

Hoaks lainnya terkait Rekaman Black Box Lion Air JT610. Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan laut Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) menjadi isu yang banyak diperbincangkan di berbagai ruang publik dan media sosial. Bersamaan dengan itu bermunculan pula berbagai isu meliputi berita, foto dan video yang disinformasi bahkan hoaks terkait peristiwa jatuhnya pesawat tersebut.

Kabar hoaks ini tentu menimbulkan banyak spekulasi dan keresahan di kalangan masyarakat, mengingat banyaknya jumlah korban pada tragedi maut tersebut. Salah satunya beredar pula video di platform youtube yang diunggah oleh channel Juragan Batik Reborn pada tanggal 29 Oktober 2018 dengan judul “LION AIR JT610 tersebut Mengerikan Hasil Rekaman BLACK BOX”.

Video tersebut bukan isi rekaman dari blackbox Lion Air JT610 akan tetapi tanggapan seseorang terkait video MAP detik-detik Lion AIr JT610 hilang kontak. Sehingga judul konten tersebut tidak sesuai dengan isinya dapat dikategorikan sebagai konten disinformasi/Hoaks.

Black box Lion Air JT 610 ditemukan oleh Tim SAR TNI AL yang dipimpin oleh Panglima Komando Armada I Laksamana Muda Yudo Margono. Kotak yang berisi informasi penerbangan ini ditemukan pada kedalaman 30 meter pada Kamis, 01 November 2018 pukul 10.15 WIB

Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, selama ini Kementerian Kominfo merilis informasi mengenai klarifikasi dan konten yang terindikasi hoaks melalui portal www.kominfo.go.id dan stophoax.id. “Kementerian Kominfo mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan penyaringan dulu sebelum menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” pungkas Ferdinandus.

Disisi lain, lanjut dia, dampak yang ditimbulkan dari sebaran konten hoaks itu relatif beragam. Mulai dari menimbulkan keresahan dan ketakutan di sebagian kelompok masyarakat hingga menjadi perhatian nasional melalui pemberitaan media massa. (redaksibisniswisata@gmail.com)