LONDON, bisniswisata.co.id: Kontribusi sekitar empat juta Muslim Inggris terhadap kehidupan dan kesejahteraan Inggris cukup besar, tetapi terlalu sering tidak dihargai. Laporan ini menyoroti bagaimana kontribusi telah menjadi baik bagi ekonomi Inggris maupun dukungan terhadap masyarakat yang lebih luas.
Namun, laporan ini juga menunjukkan bahwa hambatan dan diskriminasi yang dihadapi Muslim Inggris berisiko menghambat kontribusi tersebut seperti dilansir dari halalfocus.net.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa Muslim Inggris berkontribusi terhadap ekonomi Inggris Raya dalam berbagai cara, di berbagai bidang yang mencakup berbagai sektor utama seperti perawatan kesehatan, Layanan Sipil, pendidikan, transportasi, dan juga semakin meningkat dalam politik.
Bisnis yang dimiliki oleh Muslim Inggris juga berkembang pesat, menyumbang miliaran dolar bagi perekonomian dan mempekerjakan ratusan ribu warga negara dari semua agama dan yang tidak beragama.
Bisnis-bisnis ini membantu hidupkan kembali masyarakat lokal di tempat-tempat yang telah menghadapi kemerosotan ekonomi.
Selain kontribusi domestik mereka, Muslim Inggris, di era globalisasi, berada dalam posisi yang tepat untuk menghasilkan bisnis bagi negara Inggris melalui pasar-pasar Islam di seluruh dunia.
Negara ini sekarang menjadi tujuan utama bagi mereka yang mencari keuangan Islam, dengan London memegang 85% aset sektor perbankan Islam Eropa. Industri yang terkait dengan produk halal telah dinilai lebih dari £8 miliar.
Pariwisata dari negara-negara yang mayoritas Muslim mendatangkan pendapatan lebih lanjut dan membantu mendukung Inggris sebagai pusat budaya global.
Studi komprehensif ini tidak hanya mengukur dampak signifikan komunitas Muslim terhadap ekonomi negara, tetapi juga memberikan gambaran jelas tentang potensi risiko yang kita hadapi jika gagal mengatasi kekhawatiran yang mendorong banyak Muslim Inggris berbakat untuk mempertimbangkan emigrasi.
Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa Muslim Inggris menghasilkan £70 miliar setahun untuk ekonomi Inggris. Angka yang mengesankan ini mencakup kontribusi dari berbagai sektor, termasuk £42 miliar dari tenaga kerja Muslim, sekitar £25 miliar dari bisnis milik Muslim, dan £2,4 miliar dalam bentuk sumbangan amal dan waktu sukarela.
Angka-angka ini menceritakan kisah tentang komunitas yang tidak hanya terintegrasi tetapi secara aktif membentuk dan memperkuat tatanan masyarakat Inggris.
Mengingat anggota komunitas Muslim Inggris yang menciptakan kekayaan lebih cenderung mempertimbangkan emigrasi daripada warga negara Inggris lainnya dan menyebutkan rasa didiskriminasi berdasarkan agama mereka sebagai alasan untuk pergi.
Maka sebagai tanggapan, laporan tersebut juga menjajaki dan menyarankan beberapa solusi yang dapat membantu mengatasi masalah ini dan dengan demikian berdampak positif bagi semua warga negara Inggris. Untuk informasi lebih lanjut: https://equi.org.uk/wp-content/uploads/2024/09/Equi-Economic-Contribution-Report.pdf










