Indo Master Swimmer Turunkan 83 Perenang di IOAC 2018

0
437


JAKARTA, bisniswisata co.id: Indo Master Swimmer ( IMS)  menurunkan sedikitnya 83 anggota klubnya untuk mengikuti 2nd Indonesia Open Aquatic Championship 2018, kata Anita Sapardjiman, Ketua IMS, hari ini.

Pertandingan cabang renang master dipertandingkan pada 9 Desember atau di hari penutupan dari event tahunan ke dua kalinya yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI).

“Kelas master renang digelar di hari penutupan besok oleh karena itu kami hari ini melakukan latihan bersama dan technical meeting sambil silaturahim,” kata Anita.

Menurut dia, kehadiran klub renang seperti Indo Master Swimmer ( IMS) tujuannya adalah agar para perenang usia lanjut bisa sehat dan bahagia ( happy) bersama karena renang merupakan bagian dari wisata rohani.

“ Berlatih, berkumpul bersama dan ikut lomba adalah bentuk kebersamaan dan kekeluargaan karena hubungan kita menjadi akrab seperti sebuah keluarga besar. Kami aktif mengikuti lomba master di mancanegara juga. Kalau dapat medali itu bonus tapi yang penting happy bersama,” tambah Anita.

Kali ini IMS menurunkan para master dengan peserta termuda 34 tahun dan tertua 84 tahun a.l Kartini Sapardjiman 78, ibunda dari Anita Sapardiman yang akrab di panggil Iyut. 

Anita Sapardjiman, Ketua IMS dan Subagio Sutjitro bersama istri

Selain itu ada Rahardjo Djojonegoro, 78 yang baru saja menyabet 8 medali emas di Singapore Masters Competition 18 Novenber lalu. Perenang master Subagio Sutjitro, 84 juga kembali ambil bagian dan perenang master termuda adalah Ratih P ( Sonia) , usia 34 tahun.

IMS memiliki anggota yang aktif berlatih di kolam renang Kuningan dan Cilandak Town Square bersama Citos Swimmer Community yang setiap tahun bergabung di bawah IMS.

Hajatan akbar bertajuk 2nd Indonesia Open Aquatic Championship 2018. Event inildigelar mulai 1-. Desember 2018. Sebelum hari penutupan telah digelar empat cabang olahraga yaitu renang (1-5 Desember), polo air (1-6 Desember), loncat indah (6-9 Desember 2018), dan renang artistik (7-9 Desember).

“Kita sebagai perenang usia lanjut dapat menunjukkan pada generasi muda untuk menjalani masa tua dengan sehat, bahagia dan selalu berkumpul dan bersilaturahmi dengan teratur. Sekali medali emas, perak atau perunggu yang diperoleh adalah bonus karena bagi kami kebersamaan dan jantung yang sehat yang utama “ kata Anita Sapardjiman.

PRSI menargetkan jumlah peserta mencapai 2 ribu peserta selama kegiatan berlangsung selama pertandingan dari1-9 Desember 2018. Seluruh peserta datang dari klub-klub yang ada di Indonesia. Tahun lalu IMS yang menurunkan lebih dari 100 orang master meraih juara umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.