Hotel Keluhkan Penjemputan Tamu Dihadang “Preman” di Stasiun Banjar

0
263
Stasiun Banjar, dikuasai preman?

PANGANDARAN, bisniswisata.co.id: Manajemen Sun In Pangandaran Hotel mengeluhkan saat menjemput tamu hotel yang berlibur di destinasi wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat menggunakan moda transportasi kereta api dan turun di stasiun Banjar, ternyata dihadang sekelompok orang tak dikenal disinyalir Preman di Stasiun Kota Banjar.

Para preman Stasiun Banjar, tidak memperbolehkan penjemputan tamu hotel yang menginap di Pangandaran. Alasannya tamu yang turun di stasiun Banjar adalah jatah penumpang mereka. Keluhan pihak hotel diunggah melalui media sosial Facebook, pada Jumat (18/1/2019).

“Dari pihak hotel, kami pun ikut berpartisipasi dengan cara menjemput tamu kami di stasiun Banjar agar mempermudah tamu menuju Pangandaran. Sayangnya, terkendala dengan Oknum yang ada di Stasiun Banjar. Pihak hotel yang akan melakukan penjemputan dihadang oleh oknum yang tidak dikenal. Mereka tidak memperbolehkan untuk menjemput tamu kami, dengan alasan tamu yang turun di stasiun Banjar adalah jatah penumpang mereka,” keluhnya di Facebook.

Melalui postingan tersebut, pihaknya menanyakan kepada Pemerintah dan PT. KAI apakah dengan kendala yang dihadapi, Pemerintah atau PT KAI akan menyediakan armada khusus untuk tamu yang turun di Stasiun Banjar menuju Pangandaran? “Hal tersebut, agar mempermudah tamu yang turun di Stasiun Banjar menuju Pangandaran maupun perjalanan sebaliknya,” tuturnya.

Dalam postingan tersebut, pihaknya menyampaikan kepada Tamu Sun In Pangandaran Hotel untuk sementara pihaknya menghentikan penjemputan dari stasiun Banjar ke Pangandaran, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin mengatakan, penghadangan itu jelas sebagai kendala bagi aspek pariwisata Pangandaran. “Sapta pesona kan menciptakan situasi kondusif dimulai saat wisatawan berangkat dari rumah,” jelas Undang seperti dilansir Kompas.com, Ahad (20/1/2019).

Dilanjutkan, semua pihak harus menjaga kenyamanan untuk wisatawan, kenyamanan untuk pelaku usaha dan pihak hotel. Ihwal bus khusus untuk menjemput wisatawan, Undang mengatakan masih dalam pembahasan Pemkab Pangandaran. “Masih dibahas,” ucapnya.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya saat ini memiliki satu bus wisata bantuan dari Pemprov Jawa Barat. Jumlah tersebut, belum cukup mengingat banyaknya jumlah wisatawan ke Pangandaran. “Mungkin enggak Pak Gubernur (Ridwan Kamil) kasih dua atau tiga bus wisata lagi. Sambil menunggu pihak swasta masuk di situ,” katanya. (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.