Hari Lebah Dunia Fokus Pada Ketahanan Pangan, Mata Pencaharian di Yordania

0
35

Al Quran, Surat An-Nahl ayat 69 dijelaskan manfaat madu dalam pandangan Islam: “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

AMMAN, bisniswisata.co.id: Hari Lebah Sedunia, yang jatuh setiap tahun pada tanggal 20 Mei, dirayakan tahun ini secara virtual di bawah tema “Bee Engaged: Build Back Better for Bees”, menyerukan kerja sama global untuk melawan ancaman besar yang ditimbulkan  oleh pandemi ketahanan pangan dan mata pencaharian pertanian.

Dilansir dari Jordan Times, tahun ini adalah peringatan Hari Lebah Sedunia yang keempat, yang bertujuan untuk memperkuat langkah-langkah perlindungan lebah dan penyerbuk lainnya, selain mengenali dimensi krisis penyerbukan.

Sebuah laporan tahunan yang dirilis oleh Departemen Statistik (DoS) tentang temuan awal survei peternakan lebah 2020, menunjukkan bahwa jumlah madu yang diproduksi di Kerajaan meningkat 3 persen pada tahun 2020, mencapai 326,3 ton.

Perlindungan lebah dan sektor peternakan lebah membantu mengurangi kemiskinan dan kelaparan, serta melestarikan lingkungan yang sehat, menurut situs web Hari Lebah Dunia.

 “Selain menjadi salah satu penyerbuk utama, lebah secara signifikan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan,” kata situs web tersebut.

Penyerbukan dianggap sebagai proses mendasar untuk kelangsungan hidup ekosistem dunia.  Penyerbuk seperti lebah, kupu-kupu, kelelawar, dan burung kolibri secara langsung berkontribusi pada keamanan pangan dan pembangunan berkelanjutan, kata situs web PBB.

Ia menambahkan bahwa “hampir 90 persen spesies tanaman berbunga liar di dunia bergantung sepenuhnya atau sebagian pada penyerbukan hewan, bersama dengan lebih dari 75 persen tanaman pangan dunia”.

Mohammad Samir, 32, yang belajar dari hari ke hari untuk hidup lebih berkelanjutan mengatakan kepada The Jordan Times pada hari Rabu bahwa ia mulai menanam herbal seperti mint, thyme dan rosemary, yang membantu memberi lebah madu yang berharga.

 Lebih lanjut, Samir berkata: “Saya bahkan mulai mengikuti orang-orang di platform media sosial, yang menjual produk yang dibuat dari praktik pertanian berkelanjutan.”

 “Cara termudah untuk mendukung sektor peternakan lebah di Yordania adalah dengan membeli produk madu buatan lokal,” menurut Amani Omar, ahli gizi dari Yordania.

Omar menambahkan, madu kaya akan antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seseorang, selain memiliki sifat probiotik yang membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.