Festival Pertengahan Musim Gugur, Dari Tuntunan Jadi Tontonan

0
280
Festival Pertengahan Musim Gugur di Hong Kong

HONG KONG, bisniswisata.co.id: Hong Kong kembali gelar Festival Pertengahan Musim Gugur. Festival paling terkenal ini, berlangsung 24 September 2018, bertepatan hari ke-15 bulan ke-8 pada Kalender Lunar Tionghoa. Perayaan ini berkembang jadi upacara penyembahan bulan menjelang panen musim gugur, festival ini memperlihatkan tuntunan tradisi Hong Kong berlangsung sejak lama yang kini jadi tontonan menarik bagi wisatawan.

Siaran pers dari Hong Kong Tourism Board, Sabtu (22/09/2018) menyebutkan melalui festival ini, pengunjung dapat menyaksikan kota dengan agenda menarik seperti Century-Old Fire Dragon Dance, yang berputar mengelilingi Tai Hang, lampion menyinari langit malam, dan instalasi “Moon Rabbit Lumiere” karya seniman Australia, Amanda Parer yang menghiasi sepanjang kota untuk pertama kalinya.

Tidak hanya itu, akan ada agenda-agenda menarik bagi pengunjung berdasarkan agenda acara tahunan, berikut informasi festival sepanjang Hong Kong: Selama festival pertengahan musim gugur ini, Hong Kong memiliki dua agenda besar.

Tai Hang Fire Dragon Dance (23 – 25 September 2018), sebagai penghormatan terhadap perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur sejak zaman dulu, para penduduk Tai Hang berkumpul untuk ambil bagian dalam Tarian Naga Api Tai Hang selama tiga hari, yang tercantum dalam Daftar Nasional Warisan Budaya Takbenda Tiongkok pada tahun 2011.

Tradisi ini diperkirakan telah muncul sejak abad ke-19, sewaktu munculnya taifun dan wabah penyakit yang menghancurkan Tai Hang. Dengan mengarak sebuah naga yang terlihat ganas, para penduduk percaya bahwa mereka mampu mengusir roh jahat dan nasib buruk.

Pengalaman pada festival kali ini akan dimeriahkan oleh dentuman drum, gong dan dupa. Sebanyak hampir 300 peserta terlatih membawa naga sepanjang 67 meter yang tertutup dalam hio bercahaya di sepanjang jalan. Kepalanya yang seberat 70 kilogram, terbuat dari lembaran logam, jerami dan rotan dengan dua obor elektrik sebagai mata.

Mid-Autumn Lantern Carnivals 2018 (22 – 25 September 2018), selama Festival Pertengahan Musim Gugur, kota Hong Kong dihiasi dengan tampilan lampion. Para pengunjung dapat mengikuti kegiatan ini melalui Karnaval Pertengahan Musim Gugur, yang berlokasi di Tai Po Waterfront Park, Victoria Park, Tuen Mun Park,dan Hong Kong Cultural Centre Piazza.

Selagi lampion-lampion menghiasi langit malam, para pengunjung dan warga lokal dapat menikmati suasana meriah di karnaval ini dan mempelajari cara pembuatan lampion tradisional. Beragam kegiatan keluarga yang terdiri dari demonstrasi kerajinan rakyat.

Dalam setiap acara Hong Kong, belum lengkap rasanya tanpa hidangan makanan yang memeriahkan festival. Demikian, dalam Mid-Autumn Festival ini akan menyediakan dua makanan khas.

#. Mooncakes

Kue bulan adalah salah satu elemen yang paling populer dalam Festival Pertengahan Musim Gugur Hong Kong, yang tentu ada alasannya. Dipanggang dalam cetakan rumit nan canggih yang melambangkan berkah Tionghoa untuk mendatangkan keuntungan, kue bulan diasosiasikan sebagai keluarga dan pada umumnya diberikan kepada orang yang dikasihi ketika festival berlangsung untuk mendoakan kebahagiaan dan umur yang panjang.

Secara tradisional, kue bulan diisi dengan pasta biji teratai dan dua kuning telur. Namun seiring dengan perjalanan waktu, Hong Kong telah menerima berbagai iterasi inovatif, seperti cokelat, durian, kumkuat, matcha, puding telur, kacang merah, dan masih banyak lagi.

#. Moon Rabbit Lumiere

Moon Rabbit Lumiere installation (19 September – 17 Oktober 2018), untuk pertama kalinya di Hong Kong, “Kelinci Bulan” hasil karya seniman Australia Amanda Parer yang mengesankan akan singgah di kota ini.

Instalasi seni “Moon Rabbit Lumiere” akan bertempat di Lee Tung Avenue dari Wan Chai dan China Hong Kong City di Tsim Sha Tsui. Kedua tempat ini akan menampilkan 10 “Kelinci Bulan” yang diterangi cahaya, disertai dengan serangkaian acara perayaan, lokakarya, piknik, dan pameran di sepanjang pekan raya yang akan berlangsung selama satu bulan ini.

Melalui festival ini, Hong Kong mengharapkan untuk terus memberikan agenda terbaik dengan berbagai pengalaman menarik yang bisa menjadi referensi bagi rencana liburan pengunjung, termasuk kehadiran wisatawan Indonesia sangat diharapkan. Mengingat, turis asal Indonesia paling gemar festival ini. (redaksibisniswisata@gmail.com).

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.