Dua Event Dunia Jadi Harapan Pencapaian Target Kunjungan Wisman 2018

0
480

BALI, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata oprimistis dua event besar dunia yaitu Asian Games yang baru lalu dan pertemuan tahunan Dewan Gubernur International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) Oktober 2018  semakin memperkuat posisi pariwisata Indonesia di kancah dunia.

Hal itu diungkapkan Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I (Great China), Kemenpar saat diskusi dengan wartawan pariwisata yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Movenpick Resort and Spa Bali, hari ini.

“Dari sisi promosi, event Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dan IMF-WB AM 2018 di Bali dampaknya sangat besar karena keduanya mendapat media exposure tinggi dengan hadirnya para endorser tingkat dunia,” ujarnya.

                       Vinsensius Jemadu

Didampingi pejabat Pemasaran lainnya, Komang Mahawira, Deni Priadi dan Yulia, Vinsensius menjelaskan program kerja serta kinerja termasuk capaian kunjungan wisman pada periode Januari-Juli 2018 khususnya untuk wilayah pengembangan Pemasaran II yang meliputi Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa.

Sambut kegiatan IMF-WB AM 2018 Oktober mendatang, Kemenpar bersama industri pariwisata yang tergabung dalam ASITA telah menyiapkan 60 lebih paket tour ke tujuh destinasi unggulan di Tanah Air yaitu: Bali, Lombok, Yogyakarta, Banyuwangi, Toba, Tana Toraja, Komodo-Flores & Sumba.

Pilihannya paket tour antara lain one day tour hingga 8 hari dan 7 malam menginap di destinasi yang akan dikunjungi para delegasi. “Dari 60 paket tour ini, terbanyak di Bali 33 paket, dan tersebar di 6 destinasi lainnya seperti Banyuwangi 2 paket tour , Danau Toba 6 paket tour yang kesemuanya dijual secara online dan offline,” tambahnya.

Paket-paket itu sudah disosialisasikan melalui Spring Meeting kepada delegasi pada Spring Meeting IMF-WB di Washington, AS,  khususnya kepada 189 negara anggota AM-IMF WB dalam upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman tahun ini,” kata Vinsensius.

Sementara, Kabid Pemasaran Pasar Amerika pada Pemasaran Regional II, Yulia, mengatakan, dari hasil promosi yang dilakukan pada spring meeting di Washington lalu, banyak anggota delegasi yang menyatakan tertarik untuk berwisata.

“Dari kuesioner yang kita keluarkan mengenai tur, lebih dari 50 persen menyatakan ingin. Dan terbanyak destinasi tujuan mereka adalah Bali dan Lombok,” ujar Yulia.

Saat ini penawaran paket-paket wisata yang dijalankan para travel agent dan tour operator telah dipasarkan. Salah satunya di website Indonesia.Travel serta juga akan dipromosikan di laman resmi IMF-WB.

Perhelatan ini akan dihadiri sekitar 15 ribu delegasi dari 189 negara anggota AM-IMF. Paket-paket itu nantinya juga akan dijual di counter di 21 official hotel IMF-World Bank,” ujar Yulia menambahkan penjualan paket akan mulai meningkat pada dua pekan jelang pelaksanaan IMF-WB AM.

Diharapkan event besar ini berkontribusi bagi target 17 juta wisman tahun ini. Soalnya capaian Kunjungan Wisman ke Indonesia pada periode Januari-Juli 2018 secara kumulatif, sebagaimana siaran pers BPS, sebanyak 9,06 juta kunjungan atau naik 12,92% dibandingkan kunjungan wisman pada periode yang sama 2017 sebanyak 8,03 juta kunjungan.

“Khusus di bulan Juli 2018 target ditetapkan sebanyak 1,4 juta wisman yang tercapai sebanyak 1,54 juta wisman. Dari kunjungan wisman Januari-Juli 2018 terbesar dari China, yang tahun ini kita mentargetkan 2.620.000 wisman,” tambahnya.

Seperti diketahui Kemenpar membagi dua wilayah pemasaran pariwisata di mancanegara yaitu; wilayah pemasaran I meliputi Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Australia dan Oseania lainnya yang pada tahun ini mentargetkan sebanyak 8.984.000 wisman atau sebesar 52,85%, sedangkan wilayah pemasaran II.







.





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.