Cerita Menarik Melatari Nama Presiden di Lima Objek Wisata

0
24
Tugu Soekarno di Palangkaraya (Foto: Repro Google)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Nama destinasi wisata bisa terinspirasi dari apa saja, termasuk juga dari nama Presiden Indonesia. Ada berapa destinasi wisata dengan nama Presiden Republik Indonesia (RI), baik di Indonesia ataupun luar negeri. Selain mudah untuk diingat, tentu saja ini memiliki maksud tertentu di baliknya, bisa penghormatan ataupun ingin mengenang jasa-jasanya.

Memang bukan sembarang menyematkan nama presiden tentunya. Tentu ada cerita yang melatari penggunaan nama presiden di suatu tempat. Sayangnya dari tujuh presiden Indonesia, hanya nama Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang namanya belum dipakai nama untuk obyek wisata

Berikut lima objek wisata yang menggunakan nama presiden Indonesia, antara lain:

#. Tugu Soekarno
Tugu Soekarno merupakan obyek wisata bersejarah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tugu Soekarno terletak di Jalan S. Parman, di tepi Sungai Kahayan, tak jauh dari bundaran besar sebagai pusat Kota Palangkaraya. Tugu ini menjadi saksi sejarah karena di sana Presiden pertama RI itu pernah meletakkan tiang pancangnya dan menyatakan Palangkaraya sebagai calon ibu kota negara. Saat itu, Soekarno mengajak duta besar Rusia, D.A. Zhukov dan Duta Besar Amerika Serikat, Hugh Cumming Jr berkeliling Kota Palangkaraya. Kini Tugu yang berada di tengah kota dan diselimuti pepohonan rindang, sehingga wisatawan bisa berlama-lama di sini. Sore hari, tempat ini jadi salah satu destinasi untuk menyaksikkan matahari terbenam. Malam hari, lampu hias warna warni akan membuat foto makin cantik saja.

#. Bukit Soeharto
Nama lengkapnya Taman Hutan Raja Bukit Soeharto. Letaknya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan luas lebih dari 61 ribu hektare. Kawasan ini diberi nama Soeharto karena pernah melakukan perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda melalui bukit tersebut. Soeharto kemudian menetapkan kawasan tersebut sebagai Hutan Lindung. Di obyek wisata ini, wisatawan bisa melihat orangutan. Mengingat, Bukit Soeharto merupakan Pusat Reintroduksi dan Rehabilitasi Orangutan Wanariset Samboja dan Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman.

#. Puncak Habibie
Puncak Habibie di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejatinya bukan objek wisata. Di tempat ini terdapat fasilitas radar udara milik Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Tahun 1990 saat BJ Habibie menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi, dia memerintahkan agar dibangun sebuah radar udara di sana. Sejak itu, masyarakat sekitar menyebut sebagai Puncak Habibie. Puncak Habibie terletak di Jalan Cisolok, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Letaknya tak jauh dari jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Banten. Puncak Habibie yang berada di ketinggian 380 meter di atas permukaan laut atau mdpl, itu kerap menjadi tempat singgah wisatawan yang melintas di jalur nasional. Memang pemandangannya sangat bagus, pesona perbukitan, pesisir pantai, sampai laut yang membentang indah.

#. Kebun Raya Megawati
Meman obyek wisata ini bukan di Indonesia. Namun mungkin sebuah kebetulan ada kebun raya di Korea Selatan (Korsel) yang bernama Megawati, nama Presiden Kelima RI. Kebun Raya Megawati berada di kawasan Seogwipo, Pulau Jeju, Korea Selatan. Di kebun raya ini terdapat berbagai flora dan fauna yang sengaja dipelihara maupun yang liar. Tempat ini telah diresmikan pada sejak Mei 2017 yang memiliki luas sekitaran 100.000 meter persegi. Kebun raya ini dikelilingi hutan cukup lebat. Dan kerap didatangi wisatawan.

#. Kampoeng Jokowi
Kampoeng Jokowi adalah nama untuk kawasan Perkebunan Teh Nusantara VIII Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Garut, Jawa Barat. Obyek wisata itu sebelumnya bernama Kampung Cipinang. Awal 2017, namanya menjadi Kampoeng Jokowi dengan alasan banyaknya penduduk yang mengidolakan Presiden Joko Widodo. Obyek wisata memiliki 40 rumah dengan arsitektur bangunan peninggalan Belanda. Rumah-rumah itu dicat warna-warni sehingga memberi kesan yang menyegarkan. Di area seluas sekitar 4 hektare, wisatawan bisa memilih aneka spot foto yang unik atau mampir ke perkebunan teh yang letaknya tidak jauh dari Kampoeng Jokowi. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.