HALAL HOSPITALITY INTERNATIONAL PENDIDIKAN

Abi Badii Uzzaman: HTST Fokus Siapkan SDM Halal Travel

Abi Badii Uzzaman, Founder Startup HalalTravelHubID dan HTST

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menjadi pemimpin perjalanan yang handal dan profesional itu penting, apalagi di saat seluruh dunia demam tren halal tourism, kata Abi Badii Uzzaman, pendiri Halal Travel School of TouPreneur (HTST).

“Training Mastering Your Tour Leader : Becoming a Skilled Professional Tour Leader yang kami selenggarakan mengajak peserta menjadi pemimpin perjalanan yang handal dan profesional bersama Halal Travel School of TouPreneur ( HTST). Ini sangat bermanfaat memajukan industri pariwisata Indonesia dengan memiliki KKS Kualifikasi, Kompetensi & Sertifikasi,” tambahnya.

Ketua Bidang Diklat ATHIN (Asosiasi Travel Halal Indonesia ) ini mengungkapan bahwa
setelah Pandemi-Covid-19, eksisnya industry halal dan munculnya tren Halal Tourism dan Friendly Muslim Tourism harus diikuti kesiapan dalam menyiapkan sumber daya manusia          ( SDM).

Problemnya saat ini, banyak Tour Leader ‘dadakan ‘ diluaran sana yang belum memberikan rasa aman buat rombongan yang mereka pimpin, belum kompetennya para Tour Leader dalam hal soft skill dan hard skill yang mumpuni. Di samping itu pengalaman saja belum cukup untuk menjadi Professional Tour Leader yang diakui negara RI.

“Ujung tombak dari sebuah Travel Agents agar mendapatkan repeat order yang berkelanjutan justru adalah diawali dengan menjadi Tour Leader yang bekerja dengan hati,” kata anggota Indonesia Tour Leader Association ini.

Sertifikasi menjadi penting dalam mengembangkan Halal Tourism di tanah air karena tuntutan dari konsumen Halal Tourism dunia adalah sertifikasi dari pelayanan yang diperolehnya mulai dari restoran dan hotel halal bebas alkohol.

Bahkan bukan hanya pelayanan, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan PP (Peraturan Pemerintah) RI No. 24 tahun 2023 tentang sertifikasi Kompetensi Kerja di bidang kepariwisataan pada tanggal 5 Mei 2023

Training, ungkapnya, memberikan solusi jitu untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan daya saing sebagai Tour Leader profesional yang diakui secara nasional dan internasional, serta meningkatkan karir.

Selain belajar soal pengenalan tour leading, juga memahami peran dan tanggung jawab seorang tour leader. Perencanaan dan pengorganisasian tour, teknik merencanakan dan mengorganisir tour yang efektif, keterampilan komunikasi untuk berinteraksi dengan berbagai pihak.

“Seorang tour leader juga perlu kesadaran dan sensitivitas budaya, menghargai dan memahami perbedaan budaya termasuk mampu menangani situasi darurat dengan tenang dan profesional. Paham apa yang dimaksud dengan keunggulan layanan pelanggan terbaik kepada pelanggan.

“Bagi yang menawarkan Halal Tourism maka fundamental kepatuhan terhadap Standar Halal dengan memastikan bahwa semua aspek perjalanan, mulai dari akomodasi, makanan, transportasi, hingga aktivitas wisata, sesuai dengan aturan halal.

Praktik pariwisata berkelanjutan sesuai dengan ajaran Islam yang ramah lingkungan.
oleh karena itu teknik pemanduan tour yang efektif juga dibutuhkan untuk usaha yang suistainable atau terus berkelanjutan, kata Abi Badii Uzzaman.

Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata, dia juga sukses menggelar pelatihan daring bertajuk “Training Tour Leader RISING STAR”. Pelatihan ke-31 ini menjangkau peserta di dua kota besar, yaitu Jakarta dan Jogjakarta.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para calon tour leader dengan *Pengetahuan, Sikap & keterampilan,* yang dibutuhkan untuk memimpin perjalanan wisata yang berkesan dan profesional.

Materi yang disajikan meliputi berbagai aspek penting dalam kepemimpinan tour, termasuk teknik komunikasi efektif, manajemen kelompok, penanganan masalah di lapangan, serta pengetahuan mendalam mengenai destinasi wisata populer berbasis kompetensi BNSP Tour Leader.

Dalam sesinya dia menekankan bahwa menjadi tour leader bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi juga panggilan jiwa untuk menjadi duta Indonesia kepada dunia. Oleh karena itu para peserta harys memahami kebutuhan wisatawan, menciptakan pengalaman yang personal, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)