DESTINASI EVENT INTERNATIONAL LAPORAN PERJALANAN

Can Tho, Pintu Masuk Mengeksplor Delta Mekong

CAN THO, Vietnam, bisniswisata.co.id: Seolah tanpa henti, perjalanan explore Vietnam terus berjalan dan sore hari kami memulai perjalanan dari Kota Ho Chi Minh ke Kota Can Tho, sekitar 3 jam dan setibanya di sana makan malam di restoran lokal untuk menikmati hidangan khas Mekong lalu check-in hotel di Wink Can Tho Hotel untuk menginap.

Sejak di Jakarta, saya memang paham kami akan menuju destinasi dan obyek-obyek wisata di kawasan Delta Mekong. Bob, si pengundang yang menjadi pendiri tour operator Hieutour VN, memang ingin memperkenalkan Delta Mekong pada rekan-rekan bisnisnya di Asean termasuk Indonesia.

Di perjalanan kalau mempelajari daftar isi tempat-tempat yang dituju bukan tempat populer seperti Ha Long Bay yang paling terkenal di dunia, Sapa yang paling eksotis alamnya atau Ho Chi Minh City yang paling lengkap (gateway).

Kini tujuan rombongan adalah Delta Mekong yang belum terbayang kecuali dua kata yang menggelitik di brosur promosinya disebut – sebut authentic & soulful. Oke sementara saya membayangkan melihat kehidupan yang benar-benar nyata bukan sekedar atraksi dan pengalaman itu sekaligus menyentuh hati.

Memasuki Can Tho seperti kota-kota provinsi yang mewakili kota paling hidup dari kawasan Delta Mekong. Menurut guide pusat kehidupan Delta Mekong memang di sini hampir semua aktivitas khas Mekong seperti perdagangan sungai, pertanian, hingga budaya lokal—terkonsentrasi atau mudah diakses dari kota ini.

Jadi, kalau wisatawan ingin “merasakan Mekong yang sesungguhnya”, Can Tho adalah pintu masuk paling praktis dan banyak hotel-hotel internasional juga. Mungkin seperti kota Surabaya yang jelas kota modern.

Dari berbagai sumber, ternyata wilayah Delta Mekong adalah salah satu kawasan geografis paling penting di Asia Tenggara baik secara alam, budaya, maupun ekonomi. Wilayahnya mulai dari bagian Selatan Vietnam, tepatnya di ujung hilir Sungai Mekong.

Pemandangan kota Can Tho, Delta Mekong 

Secara sederhana, sungai Mekong mengalir dari Tibet (China), melewati beberapa negara seperti Laos, Thailand, dan Kamboja dan saat memasuki Vietnam, aliran sungai ini pecah menjadi banyak cabang dan menyebar luas membentuk dataran rendah yang sangat subur.

Akhirnya bermuara ke Laut Cina Selatan. Wila-yah delta mencakup sekitar 13 provinsi, dengan kota utama seperti: Can Tho, My Tho, Ben Tre, Vinh Long dan Soc Trang. Jadi kalau dibayang-kan, ini seperti “ujung akhir perjalanan pan-jang Sungai Mekong” sebelum bertemu laut.

Diisebut “Delta Mekong” berasal dari bentuk geografisnya. Dalam ilmu geografi, delta adalah: daerah di muara sungai besar, tempat aliran sungai terpecah menjadi banyak cabang dan membentuk pola menyerupai segitiga atau kipas sehingga Delta Mekong itu kawasan muara Sungai Mekong yang bercabang-cabang luas.

Mengapa Bob melihat tanah kelahirannya sangat istimewa dan kurang dipromosikan sehingga membuat famtrip untuk tour operator Indonesia, Singapura, Malaysia dan India. Apalagi karena proses alam yang luar biasa. Selama ribuan tahun, Sungai Mekong membawa endapan lumpur subur (sedimen yang membentuk tanah yang sangat kaya nutrisi. Hasilnya: kawasan ini menjadi lumbung padi terbesar di Vietnam.

Selain itu banyak kanal alami & buatan. Kehidupan masyarakat sangat bergantung pada air dengan transportasi utama yaitu perahu. Makanya muncul budaya khas seperti pasar terapung dan desa sungai, tempat pertemuan perjalanan panjang air dengan laut dan jadi simbol kehidupan yang terus mengalir serta menjadi ruang di mana manusia hidup selaras dengan alam.

Bis berhenti di Hotel Wink Can Tho. Perut yang kenyang karena sudah makan malam dulu sebelum tiba di hotel membuat mata sudah hampir mengatup. Apalagi sebelum turun dari bis diingatkan besok jam 5 subuh sudah di pasar terapung atau disebut Cai Rang Floating Market.Ini salah satu pasar terapung terbesar dan paling aktif di Vietnam.

Layak dipromosikan bukan sekedar atraksi wisata, tapi aktivitas ekonomi nyata. Buat saya dan rombongan rekan-rekan tour operator dari Banjarmasin Cai Rang suatu ajang studi banding dengan pasar terapung sungai Martapura, Barito atau di Lok Baintan di ibukota Kalimantan Selatan itu. Yuk lihat dan langsung ke sana…

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)