BANGKOK, bisniswisata.co.id: Peta jalan nasional menempatkan merek “Thailand Good Travel” sebagai tolok ukur global untuk pariwisata berkelanjutan dan mendukung ambisi Thailand masuk dalam 100 destinasi berkelanjutan teratas dunia.
Departemen Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Olahraga, telah meluncurkan “Rencana Pariwisata Hijau Thailand 2030”, yang menandai tonggak sejarah dalam perjalanan bangsa menuju pariwisata berkelanjutan.
Inti dari inisiatif ini adalah “Thailand Good Travel”, sebuah standar tepercaya yang diciptakan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Thailand dan memperkuat ambisi negara tersebut untuk diakui sebagai salah satu dari 100 destinasi berkelanjutan terbaik dunia.
Natreeya Taweewong, Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga, mengatakan, “Pariwisata Thailand berada di titik balik. Kita harus mengatasi tantangan perubahan iklim dan aturan global baru tentang perlindungan lingkungan sekaligus memenuhi harapan wisatawan masa kini.
Rencana pariwisata hijau Thailand 2030
Menggarisbawahi tekad kami untuk diakui sebagai destinasi berkelanjutan kelas dunia. Dengan menyelaraskan destinasi dan operator berstandar internasional, kami akan menciptakan industri pariwisata yang tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan sosial untuk generasi mendatang.
Dipandu oleh tema ‘Memicu Jalan Menuju Kesuksesan Hijau Global’, Rencana Pariwisata Hijau Thailand 2030 menyatukan empat mitra utama: Departemen Pariwisata, Mahidol University International College sebagai Pusat Akselerasi Pariwisata Berkelanjutan (STAC Thailand), Green Destinations Foundation, dan Travelife untuk Operator Tour.
Mereka bergabung dengan 49 mitra dari berbagai lembaga pemerintahan, akademisi, dan sektor swasta, yang bekerja sama untuk mempercepat praktik berkelanjutan dan menghasilkan dampak kolektif yang lebih besar.
Merek Thailand Good Travel berfungsi sebagai simbol nasional keberlanjutan yang diukur berdasarkan standar internasional. Sertifikasi ini berlaku untuk destinasi, perusahaan pariwisata komunitas, akomodasi skala kecil hingga 50 kamar, dan operator tour, yang mengakui praktik yang seimbang di seluruh dimensi lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.
Dikembangkan dengan mengacu pada kriteria Global Sustainable Tourism Council (GSTC) dan diperkuat oleh keahlian dari Green Destinations Foundation dan Travelife for Tour Operators, merek ini meyakinkan wisatawan dan mitra bisnis di seluruh dunia bahwa mengunjungi Thailand adalah pilihan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Didefinisikan sebagai Merek Kepercayaan: Perjalanan Terverifikasi, Nilai Abadi, logo Thailand Good Travel menggabungkan gambar gajah dengan gadingnya sebagai tanda centang, yang mencerminkan identitas Thailand dan janjinya terhadap kualitas internasional. Palet hijau neon dan oranye melambangkan inovasi digital dan fenomena alam yang dahsyat yang mengingatkan umat manusia akan perubahan iklim.
Berfungsi sebagai jembatan antara standar keberlanjutan Thailand dan global, sertifikasi ini membangun kepercayaan internasional terhadap Thailand sebagai destinasi berkualitas yang memadukan perjalanan yang bertanggung jawab dan kesuksesan bisnis jangka panjang.
Sertifikasi ini juga menyediakan mekanisme untuk mengintegrasikan bisnis, komunitas, dan destinasi pariwisata Thailand ke dalam rantai nilai global, yang memungkinkan mereka bersaing secara internasional sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang seimbang di tingkat nasional.
Untuk memastikan Rencana Pariwisata Hijau Thailand 2030 memberikan hasil nyata, Departemen Pariwisata memperkuat kapasitas industri melalui inisiatif seperti program Pelatih Hijau Thailand.
Para mentor ini membimbing bisnis pariwisata dalam menerapkan dan memenuhi standar keberlanjutan internasional. Sepanjang Oktober 2025, lokakarya diadakan di Chachoengsao, Chiang Rai, Nakhon Si Thammarat, dan Nakhon Ratchasima, yang memberikan kesempatan praktis bagi operator untuk belajar, menilai sendiri, dan melaporkan kemajuan keberlanjutan mereka melalui platform nasional.
Jaturon Phakdeewanich, Direktur Jenderal Departemen Pariwisata, mengatakan, Mempersiapkan destinasi dan bisnis kami untuk memenuhi standar keberlanjutan internasional merupakan langkah penting dalam membangun kepercayaan global terhadap pariwisata Thailand.
Melalui program Thailand Green Coach dan lokakarya regional, kami membekali para operator dengan pengetahuan dan perangkat yang mereka butuhkan untuk memenuhi syarat mendapatkan sertifikasi Thailand Good Travel dan bersaing di panggung dunia.
Tahun ini, 30 destinasi dan bisnis akan dinominasikan untuk daftar 100 Destinasi Hijau Teratas dan kompetisi Good Travel Stories. Peserta yang berhasil akan dianugerahi sertifikasi Thailand Good Travel sebagai bukti komitmen mereka, yang dengan demikian memperkuat kepercayaan di antara wisatawan dan mitra sekaligus meletakkan fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.









