Istana Kerjaan & Silver Pagoda di Kamboja. ( Foto: Pixibay)
PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: Kamboja menarik total 3,36 juta wisatawan mancanegara pada paruh pertama tahun 2025, meningkat 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut laporan Kementerian Pariwisata yang dirilis pada hari Sabtu.
Dilansir dari Xinhua, Thailand menduduki puncak daftar kedatangan wisatawan mancanegara ke negara Asia Tenggara tersebut selama periode Januari-Juni tahun ini, diikuti oleh Vietnam dan Tiongkok, menurut laporan tersebut.
Sekitar 928.027 warga Thailand dan 619.300 warga Vietnam berkunjung ke Kamboja, masing-masing turun 2,8 persen dan 3,2 persen, menurut laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa 586.771 warga Tiongkok mengunjungi negara Asia Tenggara tersebut, naik 50,7 persen.
Thourn Sinan, ketua Asosiasi Perjalanan Asia Pasifik cabang Kamboja, mengatakan bahwa mengingat peningkatan positif sebesar 6,2 persen dalam kedatangan internasional pada paruh pertama tahun ini, ia optimistis terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan pada paruh kedua tahun 2025.
“Faktor-faktor seperti perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan upaya pemasaran, dan pemulihan kepercayaan perjalanan global kemungkinan akan mempertahankan atau bahkan mempercepat tren peningkatan ini,” ujarnya kepada Xinhua.
“Selain itu, kekayaan warisan budaya dan daya tarik alam Kamboja tetap menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan internasional.” ujarnya
Namun, tantangan potensial seperti perkembangan geopolitik atau fluktuasi ekonomi global dapat memengaruhi pertumbuhan, sehingga pemantauan berkelanjutan dan strategi adaptif akan sangat penting.
Pariwisata merupakan salah satu dari empat pilar yang menopang perekonomian Kamboja selain ekspor garmen, alas kaki dan barang perjalanan, pertanian, konstruksi dan riil.
.









