HOTEL NEWS

Yan's House Hotel Bali Pro-aktif Dengan Paket Work from Bali.

CANGGU, Bali, bisniswisata.co.id: Program pemerintah Work from Bali ( WfB) disambut hotelier dengan pembuatan paket menginap  lama tinggal bervariasi sesuai kebutuhan wisatawan, ungkap Ayu Astuti, Sales Manager Yan’s House Hotel Bali.

” Kami sudah siapkan paket WfB untuk 7 hari maupun sebulan dengan harga miring masing – masing @ Rp 2,5 juta dan yang sebulan hanya Rp 8,5 juta untuk 1 orang,” jelasnya.

Akomodasi 78 kamar dengan 11 kamar tematik dalam lima kategori ini memang unik dengan dominasi bangunannya berwarna biru dan putih seperti di Santorini, Yunani. Setiap sudutnya juga Instagramable sehingga bisa dimanfaatkan untuk eksis di media sosial.

“Lokasinya di Jl Kartika Plaza, Kuta Badung, Bali yang sangat strategis. Tamu tinggal jalan santai ke Beachwalk Shopping Mall, Kuta Art Market, Pantai Kuta. Dekat juga dengan Waterbom Bali, Discovery Shopping Mall dan Bandara Ngurah Rai, Airport Internasional,” jelas Ayu.

orang
Work from Bali, bekerja sambil berlibur di destinasi wisata

Menurut Ayu, paket Work from Bali tinggal di deluxe room, makan pagi, laundry maksimum 5 potong per hari, Free Wi-Fi, Free menggunakan Co-working space, 2 potong coklat praline tiap jam 16.00 sampai transportasi ke bandara gratis.

Selain itu juga ada paket Staycation tinggal di kamar-kamar tematik family room yang ada untuk paket 3 hari 2 malam. Sarapan pagi bisa untuk orangtua dengan dua anak, ada snack ringan juga tiap hari dan aneka diskon untuk laundry, Food & beverages, belanja oleh-oleh kain Bali di Toko Nyoman serta tawaran menarik lainnya.

Program Work from Bali yang terutama ditujukan pada Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan kalangan BUMN cukup efektif menggeliatkan bisnis “Kuta juga zona hijau jadi aman dan nyaman untuk datang dengan harga-harga hotel yang murah plus beragam tawaran menarik lainnya,”  kata Ayu.

Untuk liburan sekolah yang mana Juli-Agustus merupakan musim panas bagi masyarakat di Eropa dan belahan bumi lainnya, wisatawan apalagi yang sudah vaksin akan banyak melewatkannya di manca negara.

” Kami yang di Bali sangat mengharapkan pemerintah segera buka border awal Juli ini. Selain itu kalangan swasta maupun komunitas juga membuat program-program di Bali sehingga aktivitas kami bisa segera bangkit dari keterpurukan,” kata Ayu. 

Peranan komunitas sepeda yang lagi tren atau komunitas lainnya di tanah air untuk menggalakkan wisata ke Bali akan membantu perekonomian Bali satu-satunya provinsi yang pertumbuhannya minus menjadi positif. tambahnya.

” Akomodasi kami cocok untuk semua segmen umur terutama kalangan milenial dan mereka yang menyukai kegiatan open trip ”

 

 

 

 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)