Wisatawan ke Kebun Raya Bogor Capai Rekor Tertinggi

0
127
Wisatawan nusantara menikmati suasana alam dengan latar Istana Bogor di Kebun Raya Bogor (KRB), Jawa Barat, (FOTO :ANTARA/Jafkhairi/asf/15.

BOGOR, bisniswisata.co.id: Kebun Raya Bogor masih menjadi salah satu ekowisata favorit warga di sekitar Kota Hujan Bogor. Buktinya, pada H+2 Lebaran, Minggu, tercatat ada 28.700 orang mengunjungi Kebun Raya Peninggalan Belanda, dengan rincian pengunjung wisatawan domestik yakni 28.678 orang dan 36 orang wisatawan asing.

“Jumlah pengunjung libur Lebaran mencapai rekor tertinggi selama lima tahun terakhir,” kata Kepala Subbagian Kerja Sama dan Pusat Informasi PKT Kebun Raya Bogor-LIPI, Rosniati Apriani Riset, kepada ANTARA.

Pada hari pertama libur Lebaran tanggal 15 Juni, jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor masih normal yakni 3.540 pengunjung domestik dan 27 orang wisatawan asing. Memasuki hari kedua Lebaran tanggal 16 Juni, jumlah pengunjung meningkat tiga kali lipat yakni 16.022 wisatawan domestik dan 57 orang wisatawan asing.

Kondisi ini berbeda selama bulan Ramadhan, kunjungan ke Kebun Raya Bogor relatif sepi, tetapi tetap ada rombongan berkunjung. Kebun Raya Bogor bersiap menyambut libur Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 dengan menambah fasilitas yang akan melayani pengunjung selama liburan. “Persiapan tentu ada, di antaranya pembenahan, penyiapan petugas, dan layanan wifi gratis bagi pengunjung,” kata Risna.

Persiapan yang dimaksudkan yakni pembenahan sarana publik seperti penambahan loket, pemasangan CCTV, revitalisasi taman tematik, dan perbaikan beberapa bagian sarana dan prasarana. “Seperti pengecatan dan perbaikan jalan kecil,” katanya.

Selain sarana dan prasaran, manajemen Kebun Raya Bogor menyiapkan tenaga petugas layanan publik, meliputi loket tiketing, keamanan, tenaga kesehatan dan ambulan. “Kami memastikan pengunjung berasa aman dan nyaman selama berlibur di KRB,” katanya.

Libur Lebaran tahun ini, lanjutnya, pengunjung Kebun Raya Bogor dapat menikmati layanan WiFi gratis yang tersebar di 27 titik dalam area Kebun Raya

Ada banyak Spot Menarik di Kebun Raya Bogor. Setiap hari, kebun raya yang memiliki luas 87 hektar dengan koleksi sekitar 15 ribu tanaman ini tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Namun, luasnya Kebun Raya Bogor kadang membuat kita bingung untuk mengunjungi spot mana yang paling menarik. Sepuluh spot menarik yang bisa dikunjungi di Kebun Raya Bogor, seperti diunduh yukpiknik.com:

#. Danau Gunting

Danau ini mudah diakses dari gerbang pintu utama Kebun Raya Bogor. Danau buatan ini, cukup menarik dikunjungi. Meskipun, ada beberapa cerita mistis mengiringinya. Termasuk penampakan noni Belanda serta seekor ular besar mendiami pulau kecil di tengah danau. Ular itu konon bisa menghilang begitu saja. Di balik itu semua, danau ini menjadi tempat yang asik untuk menikmati suasana teduh di Kebun Raya. Keberadaan teratai di beberapa permukaan danau membuat pemandangan di sana terlihat lebih indah. Di sekitar danau ini ada prasasti Georg Karl Reinwardt, pendiri Kebun Raya Bogor. Dua spot lain di sekitar Danau Gunting adalah Patung Tangan Tuhan serta Patung The Little Mermaid.

#. Museum Zoologi

Museum Zoologi merupakan sebuah museum yang berkaitan dengan hewan. Di museum ini kita bisa melihat berbagai jenis satwa yang diawetkan. Jumlah spesies yang diawetkan di museum ini mencapai 2000 jenis. Itu belum semuanya. Sebagian koleksi museum ini disimpan di museum sejenis di Cibinong. Selain fosil binatang, di museum ini juga terdapat diorama-diorama dengan binatang sebagai figur utamanya. Salah satu koleksi paling menarik di museum ini adalah sebuah kerangka tulang utuh dari makhluk terbesar di dunia yaitu paus biru/blue whale. Kerangka ini ditempatkan di sebuah ruangan tersendiri di dalam museum

#. Pemakaman Belanda Kuno

Apa menariknya sebuah kuburan? Jangan skeptis dulu. Meskipun mungkin terkesan mistis, kuburan ini cukup menarik untuk dikunjungi karna di sana terdapat beberapa makam yang berjasa terhadap perkembangan Kebun Raya Bogor. Salah satu makam yang ada di kompleks pemakanan ini adalah makam Heinrich Kuhl dan J.C. Van Hasselt. Keduanya dimakamkan dalam lubang yang sama. Mereka adalah ahli biologi dari Belanda yang dikirim ke Indonesia untuk mempelajari dan mengumpulkan spesimen hewan dan tumbuhan asli Nusantara

#. Monumen Lady Raffles

Monumen Lady Raffles adalah spot menarik pertama yang akan kita temukan saat memasuki area Kebun Raya Bogor melalui pintu utama. Di dalam monumen yang berbentuk cungkup tersebut terdapat sebuah prasasti yang berisi puisi cinta yang ditulis oleh seorang penjelajah asal Inggris. Puisi itulah yang menjadi daya tarik utama spot ini

#. Taman Meksiko

Sesuai dengan namanya, taman ini merupakan sebuah spot bernuansa Meksiko. Di salah satu sudut taman kecil ini kita akan menemukan patung tiga musisi yang mengenakan pakaian tradisional Meksiko. Dibandingkan tempat-tempat lain, tempat ini cenderung panas dan agak gersang. Beberapa spesies kaktus tampak tumbuh di beberapa titik. Di Taman Meksiko ini kita akan merasakan suasana padang pasir di tengah rimba Kebun Raya Bogor

#. Taman Astrid dan Kafe Dedaunan

Ada sebuah taman luas lokasinya persis di belakang pintu IV alias pintu khusus pejalan kaki. Taman Astrid, namany yang diambil dari nama seorang permaisuri dari Belgia. Di sekitar taman juga ada sebuah kolam serta jalan memiliki nama sama yakni Kolam Astrid dan Jalan Astrid. Jalan Astrid merupakan sebuah jalan dipenuhi bunga-bunga. Juga dilengkapi sebuah kafe bergaya Eropa, diberi nama Kafe Dedaunan. Nuansa Eropa di kafe ini sebagai pengingat kepada pengunjung bahwa Kebun Raya Bogor dibangun oleh orang Eropa (Belanda)

#. Taman & Tugu Teijsman

Taman Teijsman, diambil dari seorang ahli botani asal Belanda yang ditugaskan mengelola Kebun Raya Bogor oleh Gubernur Jenderal Belanda, Van Den Bosch tahun 1830. Di tengah-tengah taman ini ada sebuah tugu dengan nama yang sama yakni Tugu Teijsman. Taman ini tak terlalu ramai, namun memiliki pemandandangan yang indah serta suasana yang menyenangkan. Lokasi taman ini lebih dekat dengan Pintu II

#. Laboratorium Treub

Bangunan yang memiliki arsitektur tua ala Eropa jaman dulu adalah laboratorium, yang merupakan tempat penelitian dibangun Belanda. Di laboratorium inilah penelitian fitokimia (zat kimia yang berasal dari tumbuhan) di Indonesia pertama kali dilakukan. Nama laboratorium ini diambil nama direktur Kebun Raya Bogor: Melchior Treub. Ia merupakan ahli botani, pendiri dari Buitenzorg Landbouw Hogeschool yang merupakan cikal bakal dari Institut Pertanian Bogor. Salah satu perguruan tinggi terkenal di Indonesia

#. Taman Sujana Kassan

Di tengah-tengah taman ini ada sebuah rangkaian bunga yang kalau dilihat dari atas akan terlihat berbentuk lambang negara Indonesia yakni Burung Garuda. Bentuk Burung Garuda tersebut sebenarnya juga bisa kita lihat dari sebuah undakan yang ada di sekitar taman namun bentuknya kurang terlalu jelas. Taman ini diresmikan pada 18 Mei 1985. Sujana Kassan atau juga sering ditulis dengan Sedjono Kassan sendiri merupakan orang Indonesia yang pernah menjabat sebagai direktur Kebun Raya Bogor

#. Griya Anggrek

Tempat ini salah satu bagian dari Kebun Raya Bogor untuk bunga anggrek. Ada sekitar 500 spesies anggrek, mulai anggrek alami maupun anggrek hasil silangan. Anggrek hasil silangan dapat ditemukan di sayap sebelah kanan, sedangkan aggrek alami dapat kita temukan di sayap sebelah kiri. Bangunan Griya Anggrek sering disebut Taman Anggrek ini berupa rumah kaca. Pemandangan bunga-bunga anggrek yang ada di tempat ini akan membuat kita betah berlama-lama. (NDY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.