Tips Hindari Pencurian Identitas saat Wisata

0
40
ilustrasi

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Internet memang semakin memudahkan siapa saja untuk melakukan apapun, termasuk merancang kegiatan wisata. Beberapa aspek krusial, mulai dari memesan tiket moda transportasi, memesan kamar hotel, hingga menyewa kendaraan bisa dilakukan lewat dunia maya.

Meskipun memudahkan, namun konsekuensinya adalah data pribadi yang tersimpan di dalam sistem penyedia jasa online travel agent atau industri sejenis. Keamanan data pelanggan memang menjadi pertimbangan utama para penyedia jasa tersebut, namun bukan hal yang mustahil bagi para peretas menembus sistem keamanan tersebut.

Mengutip CNTraveller, Senin (22/07/2019) berikut adalah lima cara yang bisa dilakukan agar privasi tetap terjaga saat liburan.

#. Buat kartu kredit khusus bepergian
Demi menjaga privasi saat bepergian, sebaiknya pisahkan kartu kredit yang biasa digunakan sehari-hari dengan yang khusus dipakai untuk bepergian. Selain itu ada baiknya mengabarkan pihak bank jika ingin bepergian, sehingga pihak bank bisa membantu memantau transaksi yang terjadi saat bepergian.

#. Bijak gunakan sosial media
Mengumbar aktivitas di sosial media saat bepergian, seakan sudah menjadi hal yang wajib untuk sebagian orang. Bagi sebagian orang rasanya memang menyenangkan saat melihat notifikasi orang yang menyukai unggahan tertentu. Namun jangan lupa, menyebar kegiatan sama halnya dengan menyebarluaskan informasi.

#. Waspada WiFi publik
WiFi publik biasanya tidak perlu waktu lama untuk terhubung, dan yang terpenting adalah gratis. Tapi sebaiknya pertimbangkan sebelum menggunakan Wi-fi publik, karena tidak hanya satu atau dua orang saja yang tertarik menggunakannya. Hal inilah yang menjadikannya cukup rawan untuk data seseorang.

#. Jangan gunakan bluetooth saat menyewa mobil
Sebelum menyambungkan ponsel dengan mobil sewaan melalui bluetooth, ingatlah selalu informasi tentang telpon akan terekam meskipun sudah diputuskan jaringannya. Jika ingin mendengarkan lagu, sebaiknya gunakan kabel ketimbang bluetooth.

#. Optimalkan screenlock di gawai
Berdasarkan data Pew Research Center study, lebih dari setengah pengguna ponsel tidak mengaktifkan fitur screen lock di gawai mereka.
Padahal langkah kecil ini mampu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.