Bursa Wisata Dalam Negeri di Jadwal Ulang

0
43

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PANDEMIK COVID-19, agenda travel mart di Indonesia dijadwal ulang. Di kutip dari ITN, IndonesiaTouristNews.com, Jogja International Travel Mart  dijadwalkan dihelat pada akhir Maret 2020. Atas pertimbangan keselamatan seluruh peserta dan pihak-pihak lain yang terlibat– buyers, sellers, panitia, media, wakil pemerintahan daerah dan lain-lain — pasar pariwisata internasional di Yogyakarta itu diundur pada 15-18 Juni 2020 di kota Jogja.

Pasar pariwisata Majapahit International Travel Fair 2020 (MITF) yang pada awalnya digelar pada pertengahan April 2020 diundur hingga bulan Juni 2020.

Jadwal pelaksanaan akan diumumkan kemudian, begitu dikonfirmasikan Monas Tjahjono, selaku Ketua Pelaksana Travel Exchange MITF 2020. MITF tahun ini mengangkat tema East Java Culinary Journey. 

Menurut dia, tema yang diangkat ini merupakan pertama kali di Indonesia ada pasar pariwisata yang meng-highlight perjalanan berbasis kulier. Indonesia dengan beragam suku bangsa dan negara kepulauan memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa.

Dengan banyaknya pasar pariwisata internasional di luar negeri yang dibatalkan terkait sebab pandemi virus corona, upaya para pemangku kepentingan pariwisata untuk tetap menghadirkan pasar-pasar pariwisata internasional di daerah menjadi sangat berarti dan perlu didukung. 

Bagaimanapun, kegiatan pemasaran pariwisata sejatinya tidak pernah berhenti, dilakukan melalui pendekatan-pendekatan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Bursa wisata atau travel mart mempertemukan para penjual ( seller) dan pembeli ( buyer) paket wisata dari dalam dan luar negri. Bisa menjual paker outbound ke luar negri arau paket inbound , menjual paket-paket wisara di dalam negri sendiri.

Di jaman digital ini, travel mart itu benar-benar marketplace untuk selling dan buying dalam paket-paket wisata, baik dalam bentuk package maupun dalam bentuk invidual. Hampir semua provinsi di tanah air memiliki event travel mart  ini untuk menjual produk-produk dari industri wisata Indonesia.

Sementara Bali and Beyond Travel Mart masih tetap pada jadual yang telah dilansir tahun lalu. Pada penyelenggaraannya yang ketujuh tahun ini, BBTF mengangkat tema “Going Further for Cultural Heritage” di mana buyers dari dalam dan luar negeri akan menemukan produk-produk perjalanan bertema dan/atau berbasis budaya lebih beragam. Tahun 2020, Pemkab se P Sumba menjadi co-host event inisiasi DPD ASITA Bali tersebut.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.