NEWS

Pemkab.Purwakarta Tutup Sementara Destinasi Wisata Milik Pemerintahnya

Taman Air Mancur Sri Baduga, Purwakarta banyak dikunjungi wisatawan. ( foto: Tribunnews.com)

PURWAKARTA, bisniswisata.co.id: Menindaklanjuti surat keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 7 tahun 2020, tentang percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Pemerintah Kabupaten Purwakarta menghimbau tempat wisata yang ada di Purwakarta untuk menutup sementara lokasinya.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, ia sudah meminta kepada kepada dinas terkait untuk menutup seluruh tempat wisata dan kegiatan yang mengundang massa lainnya.

“Selain meliburkan sementara kegiatan belajar semua tingkatan sekolah, sejumlah kegiatan yang mengundang massa. Termasuk, menghentikan sementara kegiatan masyarakat setiap akhir pekannya. Seperti kegiatan wisata kuliner setiap sabtu malam dan Car Free Day setiap minggu pagi,” Ujar Anne, kemarin seperti dikutip jabarprov.go.id.

Dia menghimbau, kepada pengelola sejumlah tempat wisata yang ada di Purwakarta untuk menutup sementara, dalam beberapa waktu kedepan.

“Saya meminta agar tempat wisata untuk menutup sementara ditutup, termasuk Air Mancur Sri Baduga, Tajug Gede Cilodong dan Bale Panyawangan Diorama,” tuturnya.

Ia berpesan, pengelola tempat wisata dan tempat makan lainnya untuk memperhatikan kebersihan bagi para pengunjung. Seperti menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel.

“Sebenarnya, kebiasaan kita yang salah justru yang bisa memicu penularan penyakit. Seperti jarang langsung cuci tangan setelah beraktivitas. Makanya, mari tingkatkan kebersihan diri dan lingkungan. Jadi, sebelum masuk ke lokasi wisata, pengunjung wajib cuci tangan terlebih dahulu,” jelas dia.

Purwakarta adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Ibu kota Kabupaten Purwakarta terletak di Kec. Purwakarta yang berjarak 80 km sebelah tenggara Jakarta. Tak heran banyak warga Jabodetabek yang berwisata ke Purwakarta karena sedikitnya ada  25 tempat wisata terbaru & paling hits.

 Kepala Bidang Pariwisata pada Disporaparbud Kabupaten Purwakarta Irfan Suryana mengatakan tahun 2019 lalu Purwakarta dikunjungi 2,8 juta wisatawan dari target 4 juta orang, ujarnya. Ramainya kunjungan wisatawan  Hal tidak terlepas dari keberadaan tempat wisata baru di kota tersebut.

Sebut saja destinasi seperti Giri Tirta Kahuripan, Hidden Valley Hills, hotel gantung gunung parang atau Sky lodge tertinggi di dunia. Hotel gantung pertama di Indpertamaini diklaim menyaingi hotel gantung di Peru ini letaknya berada di tebing Gunung Parang, Kampung Cisaga, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat.

Kota kecil ini sukses menarik perhatian jutaan mata dengan dibangunnya hotel gantung atau skylodge tertinggi di dunia. Hotel gantung Purwakarta ini mengalahkan Skylodge Adventure Suites di Peru yang terkenal ekstrem di kalangan traveler dunia.

Jika Skylodge Adventure Suites Peru berketinggian 122 meter, Skylodge Purwakarta lebih tinggi lagi yaitu sekitar 400 hingga 900 meter. Hotel yang diresmikan pada Oktober 2017 ini memang terinspirasi dari skylodge Peru, desain nya pun terlihat mirip.

Topografi purwakarta yang didominasi area perbukitan menghasilkan panorama alam terbuka yang menyejukkan. Makanya yang  bosan liburan di Bogor dan Bandung, Purwakarta jadi destinasi alternatif selanjutnya.

Nah, berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Purwakarta yang sedang hits dikunjungi adakah Hidden Valleyhills, Bukit Katumbiri,  Waterpark Kuya Maranggi, Urban Farming, Cikao Park, Curug Cipurut, Curug Tilu, Desa Sejuta Batu, Tanjakan Cinta, Gunung Lembu, Gunung Parang Purwakarta.

Masih ada lagi Gunung Bongkok, Mata Air Cijanun, The Colorville at Alam Sari Wates, Pasir Langlang Panyawangan,  Situ Wanayasa, Bukit Panenjoan, Waduk Jatiluhur, Jatiluhur Water World, Giri Tirta Kahuripan, Desa Wisata Tajur, Taman Air Mancur Sri Baduga dan Saung Manglid Purwakarta.

Terkait adanya himbayan afar obyek wisata di Purwajarta di tutup sementara mencegah penyebaran wabah pandemi global Covid-19, Irfan Suryana mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksa kepada pengelola wisata untuk menutup objek bisnisnya terkait antisipasi penyebaran virus corona.

Pemerintah hanya memberikan imbauan berupa surat edaran kepada pengelola untuk memperhatikan kebersihan bagi para pengunjung. Seperti menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel jika tetap menerima wisatawan.

“Yang kami tutup destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah, seperti Air Mancur Sri Baduga, Tajug Gede Cilodong dan Bale Panyawangan Diorama, kalau objek wisata pihak swasta kami hanya memberikan berupa imbauan,” ujarnya.

Taman Air Mancur Sri Baduga juga banyak dikunjungi wisatawan sebagai destinasi murah meriah di akhir pekan.Tata cahaya yang keren yang dipadukan dengan teknologi dan atraksi air mancur menjadi suguhan unik yang membuat suasana malam di Purwakarta semakin meriah.

Selain Sri Baduga yang  instagramable juga ada Saung Manglid, salah satu tempat makan di dataran tinggi Purwakarta dengan konsep ruang terbuka di antara sayuran, tanaman hias hingga kolam ikan.

Konsep inilah yang membuat saung Manglid selalu hits di perbincangkan di social media. Bahkan, dijadikan destinasi alternatif saat liburan di Purwakarta.

Selain menu murah yang ditawarkan, tempat makan ini didekorasi menggunakan anyaman bambu unik dengan hiasan instagramable di sekitarnya.

Irfan Suryana mengaku, ditutup sementaranya objek wisata milik pemerintah akan berdampak terhadap jumlah wisatawan datang ke Purwakarta. Apalagi Tajug Gede Cilodong mampu menyedot menyebut ribuan wisatawan setiap akhir pekannya

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)