BANGKOK, bisniswisata.co.id: Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), bekerja sama dengan mitra pemerintah dan sektor swasta, secara resmi meluncurkan simbol ‘Trusted Thailand’. Sertifikasi ini bertujuan untuk menjamin standar keselamatan dan menumbuhkan kepercayaan di kalangan turis internasional yang memilih Thailand sebagai destinasi perjalanan mereka.
Dilansir dari www.nationthailand.com, inisiatif, yang ditetapkan untuk meningkatkan keselamatan bisnis perhotelan seperti hotel, restoran, dan atraksi turis. Atthakorn Sirilatthayakorn, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, menyoroti pertumbuhan kuat dalam kedatangan internasional, dengan lebih dari 26,7 juta pengunjung disambut di Thailand dalam 10 bulan pertama tahun 2025, termasuk 3,7 juta dari Tiongkok.
Dia menekankan bahwa upaya berkelanjutan pemerintah untuk meningkatkan langkah-langkah keselamatan sangat penting untuk menjaga reputasi Thailand sebagai destinasi perjalanan yang terpercaya.
Yang Xiaolong, Penasihat Kebudayaan di Kedutaan Besar Tiongkok di Thailand, memuji inisiatif tersebut, mencatat bahwa keselamatan adalah faktor krusial dalam keputusan perjalanan. Dia memuji Thailand karena meluncurkan proyek ini, yang ia lihat sebagai simbol kerja sama dan tanggung jawab.
Thapanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, menjelaskan bahwa berita negatif baru-baru ini telah memengaruhi citra Thailand, terutama di kalangan turis Tiongkok. Inisiatif ‘Trusted Thailand’ bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan, menekankan komitmen Thailand untuk menyediakan pengalaman perjalanan berkualitas tinggi dan aman.
Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap target pemerintah untuk menghasilkan 2,8 triliun baht pendapatan pariwisata pada tahun 2026.
TAT Membuka Aplikasi bagi Bisnis untuk Bergabung dengan ‘Trusted Thailand’
TAT mengundang bisnis pariwisata untuk mendaftar sertifikasi ‘Trusted Thailand’ melalui situs web resminya.
Program ini terbuka untuk empat jenis perusahaan:
• Hotel dan akomodasi
• Restoran dan tempat makan
• Atraksi rekreasi dan turis
• Pusat dan mal perbelanjaan
Bisnis-bisnis ini akan menjalani evaluasi berdasarkan empat kriteria keselamatan utama:
1. Langkah-langkah keamanan umum untuk turis, seperti CCTV, sistem darurat, dan rencana tanggap bencana.
2. Kontrol pembayaran yang aman, memastikan transaksi aman melalui platform keuangan yang diterima seperti Alipay dan WeChat Pay.
3. Komunikasi dalam bahasa asing untuk situasi darurat dan perawatan turis profesional.
4. Keselamatan dalam akses perjalanan, termasuk papan tanda yang jelas dan koneksi transportasi umum yang aman.
TAT berharap dapat menilai lebih dari 5.000 bisnis pada Januari 2026. Bisnis yang disertifikasi dengan simbol ‘Trusted Thailand’ akan mendapatkan manfaat promosi, termasuk visibilitas di platform seperti Trip.com dan saluran pemasaran online dan offline TAT, menjangkau lebih dari 100 juta orang.
Operator pariwisata dapat mendaftar simbol ‘Trusted Thailand’ atau meminta perincian lebih lanjut melalui akun LINE resmi TAT: @trustedthailand.










