Sakura Mulai Mekar, Jepang Gencar Promosi Wisata

0
314
Bunga Sakura

TOKYO, bisniswisata.co.id: Setiap musim dingin, Japan Meteorological Corporation (JMC) merilis hasil prediksi yang memperkirakan kapan bunga sakura di Jepang mulai mekar dan mencapai puncak mekarnya. Perkiraan ini mencakup sekitar 1.000 lokasi di seluruh negeri dan diperbarui pada beberapa kesempatan saat musim semi mendekat.

Dilansir The Independent, Rabu (30/01/2019) tahun ini JMC mempromosikan kepada wisatawan bahwa Sakura akan mekar lebih awal. “Kochi di Shikoku (pulau terkecil dari empat pulau utama Jepang) akan menjadi tempat pertama yang berbunga pada 18 Maret 2019 dan Kyushu diharapkan menjadi pulau berikutnya,” kata Isao Kanda dari Earth Science Center Japan Meteorological Corporation’s Earth Science Center di Osaka.

Di Tokyo, bunga mulai bermekaran pada 22 Maret, empat hari lebih awal dari tahun-tahun normal. Bunga mekar penuh diperkirakan sekitar 29 Maret. Hiroshima akan mulai berbunga dari 23 Maret dan mekar penuh pada 1 April, sedangkan Kyoto pada 25 Maret dan 2 April, dan Osaka pada 27 Maret dan 3 April. Sapporo, bagian utara Hokkaido akan lebih lama berbunga daripada daerah lain di Jepang, yaitu pada 4 Mei.

Dijelaskan mengapa bunga Sakura mekar lebih awal di tahun ini. “Pada prinsipnya, mekarnya pohon membutuhkan dua faktor: dingin di musim dingin dan kehangatan di musim semi,” kata Kanda.

Di satu sisi, musim dingin ini relatif hangat, yang cenderung menunda pemekaran. Di sisi lain, diperkirakan akan hangat di musim semi, yang cenderung membuat cepat mekar. Karena efek dari kehangatan musim semi diperkirakan akan sedikit lebih berpengaruh, mereka memperkirakan Sakura akan akan mekar sedikit lebih awal tahun ini, hingga lima hari, tergantung lokasi.

Taman Ueno di Tokyo termasuk dalam kategori yang terakhir, banyak ditemukan orang berpiknik di bawah hamparan tanaman yang bersemi. Menjelang malam, taman Shinjuku Gyoen akan dipenuhi pengunjung yang melakukan tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura.

Tradisi tersebut dikenal dengan Hanami. Mereka akan jauh lebih tenang karena ada biaya masuk dan kebijakan tanpa alkohol untuk siapa pun yang ingin bersantai di tengah 1.300 bunga yang sangat beragam dan tersebar di halaman dan kebunnya.

Namun, Istana Kekaisaran Chidiorgafuchi era Edo adalah tempat mekar yang paling menarik di ibu kota. Tempat itu akan penuh dengan warna pink. Tempat hanami (tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura) terfavorit di malam hari adalah lingkungan Nakameguro yang modern, tempat bunga-bunga, lentera kertas, dan truk makanan dan minuman terdapat di pinggiran Sungai Meguro.

Ingin mencoba tempat hanami di luar Tokyo? Seperti kota-kota lain, Kyoto memiliki banyak tempat bunga sakura yang terkenal seperti Taman Maruyama, bunga-bunga yang menangis di Kuil Heian, tepi sungai di Arashiyama, dan Jalan Pejalan Kaki Filsuf. Tapi bersiaplah menghaapi keramaian di Kyoto.

Tempat yang paling fotogenik adalah Taman Kastil Hirosaki di Prefektur Aomori, di ujung utara pulau utama Jepang. JMC memperkirakan musim semi akan dimulai pada 24 April. Sekitar 2.600 bunga Sakura mekar di sini dan akan terlihat kastil Hirosaki bertingkat tiga di belakangnya. Saat ini sedang dipindahkan ke bagian lain dari taman, tetapi dengan banyaknya kelopak bunga berjatuhan, terowongan bunga sakura ,dan terangnya malam, Hirosaki masih menakjubkan.

Untuk alternatif di bagian utara, cobalah Taman Kitakami di Iwate, di mana salah satu yang menarik adalah naik kereta kuda di sepanjang jalan yang tertutup bunga. Rivaling Hirosaki adalah Gunung Yoshino di Nara, ibu kota sebelum Kyoto pada tahun 700-an.

Sisi gunung di sini diubah menjadi langit-langit merah muda yang lembut, dan itu menarik pengunjung, terutama pada akhir pekan. Jika Anda tidak ingin masuk ke dalam bus dari pusat Nara ke Yoshino, Taman Nara di jantung kota memiliki bunga-bunga indahnya sendiri, ditambah dua situs Unesco di Jepang, yaitu Kuil Todai-ji dan kuil Kasuga Taisha.

Anda bisa mencari 100 tempat menikmati bunga sakura resmi terbaik yang disusun Japan Cherry Blossom Association. Dalam daftar terdapat situs-situs di seluruh Jepang dan mencakup banyak alternatif yang tidak terlalu ramai, seperti Gunung Yoshino, dari Kastil Nago di Okinawa hingga Taman Utsubuki di Prefektur Tottori yang jarang dikunjungi. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.