Produk Ramah Lingkungan Indonesia Ditawarkan Perhotelan Peru

0
256
Luigi Mottura Pelosi dan Dubes LBBP RI Lima, Marina Estella Anwar Bey

LIMA, bisniswisata.co.id: Dubes LBBP RI Lima melakukan terobosan peluang bisnis produk ramah lingkungan Indonesia, dengan menawarkan kepada perhotelan di Peru. Memang, Peru sejak lama dikenal sebagai tujuan wisatawan asing yang menawarkan paduan unik antara peninggalan kebudayaan suku Inca, keanekaragaman hayati yang masih terjaga, dengan sentuhan modern fasilitas dan prasarana pariwisata.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah wisatawan asing di Peru dalam empat tahun terakhir, yang tumbuh dari 3,2 juta orang menjadi 4 juta orang dalam rentang waktu 2014-2017, investasi pada sektor perhotelan juga turut meningkat melalui pembukaan hotel-hotel baru di daerah tujuan wisata utama Peru, seperti Cusco, Iquitos, dan tentu saja kota Lima.

Mencermati peluang itu, Dubes LBBP RI Lima, Marina Estella Anwar Bey melakukan pertemuan khusus dengan Luigi Mottura Pelosi, pemilik bisnis supplier kebutuhan hotel dengan merek “Todo Para Hoteles Peru”. Perusahaan ini, mitra dari sejumlah hotel besar di Peru, antara lain: Belmond Hotel, Delfines, Inkaterra, Aqua Expeditions, yang memiliki jaringan hotel di berbagai lokasi tujuan wisata Peru.

“Selain menawarkan peluang bisnis produk Indonesia, kami juga mengundang Luigi untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2018 pada bulan Oktober mendatang agar dapat melihat langsung produk-produk ramah lingkungan buatan Indonesia”, ungkap Dubes Marina seperti dikutip laman Kemlu.go.id, Ahad (22/7/2018),

Dilanjutkan, Indonesia memiliki produk-produk amenities ramah lingkungan yang telah berstandar internasional, yang selama ini banyak diimpor dari Italia atau Prancis. Produk perlengkapan hotel lainnya seperti makanan ringan, minuman seperti teh atau kopi, hingga furnitur kamar, banyak digunakan juga oleh jaringan hotel internasional yang ada di Indonesia.

Pada pertemuan itu, Luigi mengaku model bisnis perusahaannya terinspirasi dari situs belanja online asal Amerika Serikat, Amazon, yang menganut supply chain management modern dengan cara menggandeng beberapa perusahaan sebagai pendukungnya, seperti pengelola website, gudang penyimpanan, logistik, dan jasa pengiriman barang.

Model bisnis ini merupakan pertama kali di Peru dan sejak berdiri tahun 2016, menarik minat hingga 370 hotel di Peru. Perlengkapan hotel yang ditawarkan antara lain: amenities (sabun, sampo, krim pelembut), peralatan kamar mandi, furnitur kamar, snack bar, dan perlengkapan pembersih hotel.

Seluruhnya aktivitas telah terhubung secara online sehingga bisnis perusahaan dapat berjalan efektif dan efisien. Peluang bisnis tersebut ingin ditangkap oleh Duta Besar RI Lima dengan memperkenalkan produk-produk asal Indonesia yang dapat menjadi substitusi maupun pelengkap dari lini produk yang dijual oleh Todo Para Hoteles.

Luigi juga mengundang perusahaan di Indonesia — khususnya yang bergerak di sektor perlengkapan hotel — untuk bermitra dengan Todo Para Hoteles dalam memasarkan produk-produk unggulannya kepada jaringan bisnis yang dimilikinya. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.