ASEAN KULINER

Phetchaburi Raih “UNESCO Creative City of Gastronomy“

BANGKOK, bisniswisata.co.id: PROVINSI Phetchaburi telah diterima sebagai anggota terbaru UNESCO Creative Cities Network (Jaringan Kota Kreatif UNESCO/UCCN) di Thailand dalam bidang gastronomi. Phetchaburi adalah provinsi kelima Thailand yang meraih gelar UCCN, setelah Phuket dinobatkan sebagai Kota Kreatif Gastronomi pada 2015, Chiang Mai Kota Kreatif Kerajinan dan Seni Rakyat pada 2017, Bangkok Kota Desain Kreatif pada 2019 dan Sukhothai a Kota Kreatif Kerajinan dan Seni Rakyat Tahun 2019.

Terletak sekitar 160 km di selatan Bangkok, Phetchaburi terkenal dengan produksi garam laut berkualitas tinggi, jeruk nipis, gula lontar, apel mawar, nanas dan pisang di antara barang-barang lainnya, sehingga dijuluki “City of Three Tastes”/Kota Tiga Rasa – untuk rasa asin, asam, manis.

Praktek  “farm to fork” — dari ladang ke siap santap– digunakan di provinsi ini, di mana petani mengirimkan produk segar dan makanan laut langsung ke produsen gerai makanan dan  rumah tangga setempat.

Phetchaburi identik dengan sejumlah hidangan lokal yang sangat dikenali pasar wisatawan.  Resep lokal yang telah diturunkan dari generasi ke generasi, masakan dari istana kerajaan Ayutthaya dan Rattanakosin, serta masakan Cina dan Mon telah digabungkan menjadi hidangan yang unik di Phetchaburi.

Gastronomi Phetchaburi
Dari dapur istana kerajaan Ayutthaya dan Rattanakosin, padu padan olahan dapur Cina dan Mon,  menjadi hidangan yang unik di Phetchaburi

Di antara hidangan terkenal yang mencerminkan akar budaya Phetchaburi adalah Kaeng Kua Hua Tan (kari aren toddy), Khanom Cheen Thotman (mie tepung beras fermentasi dengan kue ikan goreng), Khao Chae (nasi berkuah disertai dengan berbagai lauk pauk) dan Kuaitiao Nam Daeng (mie sup merah).

Wisatawan yang mengunjungi Phetchaburi dapat menggabungkan pengalaman menikmati masakan lezat dengan penjelajahan berbagai atraksi tradisi setempat. Termasuk menjelajah Taman Bersejarah Phra Nakhon Khiri masyarakat lokal menyebutnya Khao Wang (Istana di bukit) dengan istana dan bangunan kuilnya di atas bukit yang menghadap ke kota; candi Wat Mahathat Worawihan, Wat Kamphaeng Laeng, Wat Yai Suwannaram; dan pantai indah yang paling terkenal, Cha-am.

Last but not least, Taman Nasional Kaeng Krachan yang meliputi bagian dari provinsi Phetchaburi, Prachuap Khiri Khan, dan Ratchaburi, seluas 464.000 hektar adalah taman nasional terbesar di Thailand, dan dikenal dengan pengamatan satwa liar, hiking, dan pemandangan “sea of mist/lautan kabut” pada periode bulan dingin November hingga Februari, juga bagian dari Kaeng Krachan Forest Complex  yang masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO.

UCCN diluncurkan pada tahun 2004 untuk mempromosikan kota-kota yang telah mengidentifikasi kreativitas sebagai faktor strategis pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Ada tujuh kategori keanggotaan dalam jaringan –– Crafts and Folk Arts, Media Arts, Film, Design, Gastronomy, Literature and Music – yang saat ini berjumlah sekitar 250 kota di seluruh dunia. Kota-kota ini bekerja sama menuju tujuan yang sama – menempatkan kreativitas dan industri budaya di “jantung” rencana pembangunan mereka di tingkat lokal dan bekerja sama secara aktif di tingkat internasional.

Menurut Gubernur TAT Yuthasak Supasorn, masuknya kota Phetchaburi dalam daftar Jaringan Kota Kreatif UNESCO pada  momen yang tepat. Dengan keahlian memasak sebagai elemen kunci UCCN, menjadi daya dukung kampanye pemasaran pariwisata  ‘Visit Thailand Year 2022. Selamat*

Dwi Yani

Representatif Bali- Nusra Jln G Talang I, No 31B, Buana Indah Padangsambian, Denpasar, Bali Tlp. +628100426003/WA +628123948305 *Omnia tempus habent.*