SOSOK

Petualangan Audur Linda, Bule Islandia Yang Jadi Rockstar di Indonesia

JAKARTA, bisniswisata.co.id: “Saya cinta orang Indonesia dan makanannya” begitu kata Audur Linda, seorang pelancong asal Islandia yang sudah sudah tinggal di Indonesia selama setahun belakang.

Wanita yang akrab dipanggil Linda ini mulanya bekerja sebagai seorang mekanik di salah satu perusahaan otomotif di Islandia sebelum memutuskan untuk mengambil cuti selama 4 bulan dan bertamasya bersama seorang teman. 

 

Mereka pertama kali datang ke Indonesia dua tahun yang lalu sekitar tahun 2018 saat ia dan temannya bertamasya keliling Asia dan Oceania mulai dari Dubai, Jepang, Hongkong, Thailand, Malaysia, Bali, Australia, New Zealand sampai Fiji dan Hawaii.

Namun, Linda langsung jatuh cinta pada budaya dan makanan Indonesia saat ia menjejakan kakinya di Bali. “Setelah bertamasya ke 6 negara sekaligus, keluar dari pesawat di Bali terasa luar biasa!” kata Linda.

Bermula di Seminyak, perjalanan mereka di Bali pada awalnya sangat monoton dan menyerap tenaga. Bayangkan saja terjebak hanya bersama satu orang selama itu, mereka mulai merasa homesick.

Linda merindukan pekerjaannya dan teman Linda merindukan kekasihnya yang ditinggal di Islandia. Ditambah lagi, pada saat itu perlakuan orang-orang di Seminyak kepada mereka bukanlah yang terbaik. Banyak laki-laki yang bersikap kurang sopan dan kerap ‘cat-calling’ mereka.

Namun, perjalanan mereka mulai membaik saat mereka berkunjung ke Ubud dan beberapa tempat lainnya. Tinggal di sebuah homestay murah dengan pemandangan nan indah serta bertamasya ke ‘monkey forest’ berhasil memutarbalikkan mood mereka.

Ditambah lagi dengan petualangan-petualangan lainnya seperti berkunjung ke air terjun tersembunyi, menaiki motocross melewati hutan rimba, berkemah di Danau Tamblingan serta Gunung Batur, dan sebagainya.

Foto-foto Linda saat bertamasya di Bali (1).

Setelah Bali, ia melanjutkan perjalanan ke negara-negara di Oceania sebelum kembali ke Islandia dan memutuskan untuk pindah ke perusahaan otomotif yang lebih besar yang merupakan impiannya sejak lama. Sebuah hal yang sulit dilakukan bagi seorang wanita dalam dunia pekerjaan yang didominasi oleh pria. 

Linda bahkan dipaksa untuk bekerja dibalik meja sebelum ia pindah ke perusahaan otomotif yang lebih besar walaupun keinginan terbesar dia pada saat itu adalah bekerja sebagai mekanik.

Maka dapat dibayangkan rasa senangnya saat mendapatkan pekerjaan sebagai mekanik dalam perusahaan besar dengan gaji yang tentunya semakin besar. Ia pun bekerja keras dan berusaha membuktikan keterampilannya selama enam bulan lamanya untuk mengumpulkan uang dan kembali bertamasya ke Bali. 

Linda saat bekerja sebagak mekanik di Islandia.

Rencana awal adalah untuk pergi ke Bali selama 6 bulan dan kembali bekerja di Islandia. Bahkan perusahaan tempat Linda bekerja berjanji untuk mempertahankan posisinya di perusahaan.

Namun, kecintaan Linda terhadap budaya Indonesia bertumbuh semakin besar hingga membuatnya memutuskan untuk memperpanjang masa tinggalnya di Bali dan meninggalkan pekerjaan impiannya.

Linda kembali pulang ke Islandia pada Januari 2020 untuk menjual segala harta benda miliknya. Mulai dari mobil, motocross, peralatan mekanik, hingga pakaian untuk memulai kehidupan baru di Bali. Usaha dan pengorbanan besar tersebut berbuah hasil dan ia pun kembali terbang seorang diri ke Bali satu bulan setelahnya.

Foto-foto Linda saat bertamasya di Bali (2).

Temannya berjanji untuk menyusul Linda beberapa saat kemudian. Namun, menyebarnya pandemi COVID-19 membuat negara-negara di dunia menutup perbatasannya masing-masing dan Linda pun terdampar seorang diri di Bali.

Hal ini tidak membuat Linda patah arang, ia tetap berkelana seorang diri di Bali dan bertemu teman-teman baru. Tak hanya itu, Linda ternyata menemukan ‘keluarga’ baru saat dia berkumpul dengan beberapa teman barunya di ‘Lovin Bar & Restaurant’. Sebuah bar yang menyumbangkan keuntungannya untuk membantu anak-anak kurang beruntung di bawah naungan Ginantri Foundation.

Linda bersama teman-temannya dari Lovin Bar & Restaurant.

Di tempat ini juga ia bertemu dengan banyak teman-teman baru dan juga diperkenalkan kepada makanan-makanan khas Indonesia seperti Nasi Goreng, Nasi Padang, Martabak, Sambal, dan lain sebagainya.

Linda juga bertemu dengan Chantika dan Regi, pasangan musisi yang mengizinkan Linda untuk tinggal beberapa saat di tempat tinggal mereka dan mengajarkan Linda soal musik dan cara bermain gitar. 

Linda beraksi diatas panggung bersama The Hydrant, band asal Bali (Foto atas dan bawah), Linda tampil bersama Andre Siksakubur dan Bayu Randu (Foto tengah).

Berkumpul dengan komunitas musisi membuat Linda mulai jatuh hati dengan musik dan berambisi menjadi musisi. Beruntung baginya saat bertemu dengan Dyka dan Bayu Randu, pasangan promotor musik dari musicblast.id. Linda mulai mengikuti mereka bertemu dengan sesama musisi ke acara-acara musik sambil membuat konten video untuk YouTube. 

Pada saat artikel ini di tulis, Linda tinggal bersama Dyka dan Bayu di Jakarta sambil belajar banyak mengenai musik. ia pun berencana untuk meluncurkan sebuah lagu bergenre rockpop yang kemungkinan akan diluncurkan pada akhir tahun 2020.

Justin Sabrinsky

Co-Founder & Creative Director of EXPLORE! e-Magazine by bisniswisata.co.id