Wayang for Student, Kenalkan Kesenian Tradisional bagi Milenial

this formate

BANDUNG BARAT, bisniswisata.co.id: Rafi Assidiqi Sudrajat (13) berdiri tegap. Dengan pakaian pentas wayangnya, ia memasang wajah jahat. “Kaya gini nih teh,” ujar Rafi sambil memperlihatkan ekspresi muka seramnya diiringi gelak tawa orang-orang di sekitarnya, yang tengah mengikuti pelatihan di Bandung Barat, Selasa (29/10/2019).

Rafi adalah satu dari 21 siswa SMP Cisarua I Bandung Barat Jawa Barat, yang dipilih untuk mengikuti program Wayang for Student. Dalam program ini, selama dua bulan atau sekitar delapan kali pertemuan, Rafi mendapat pelatihan tentang wayang.

Mulai dari mengenali wayang, sejarah, nilai filosofis, jenis wayang, hingga berbagai pertunjukan yang ada dalam wayang. Nah, dalam pementasan wayang orang ini, Rafi kebagian memerankan peran antagonis dalam salah satu tarian. Rafi memang mengaku tidak asing dengan kata wayang. Di lingkungan rumahnya di Lembang, Bandung, rutin diadakan pertunjukan wayang.

Namun, dia tidak pernah tertarik dengan wayang. Ia belum pernah menonton atau pun penasaran dengan wayang. Hingga program Wayang for Student ini hadir, ia menemukan konsep yang menarik dan membuat dia tertarik pada wayang. “Saya suka seni, tapi tidak termasuk wayang. Nah sekarang saya juga suka wayang, saya ingin lebih banyak belajar soal wayang,” imbuh dia.

Hal senada disampaikan Rasnevertari Margareta. Bocah perempuan 14 tahun ini mengaku tidak mengalami kesulitan saat harus menari memerankan salah satu tokoh pewayangan. Sebagai orang yang aktif di sanggar tari, menari memang hobi dan menjadi kegiatannya sehari-hari.

Tapi soal wayang, ia belum mengenalinya. Dia menyebut, orangtuanya pun tidak pernah mengenalkan wayang. Meski begitu, kini Rasnevertari tertarik pada wayang. Ia diajari tentang seluk beluk wayang, cerita, dan makna dari cerita yang ada di pewayangan. “Saya pun mempelajari gerakan tari baru. Dasarnya hampir sama dengan yang di sanggar, tapi ini lebih klasik,” imbuh dia.

Di luar itu, yang paling membuatnya bahagia adalah bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai sekolah. Ia merasakan pentas di acara besar dan panggung yang mewah.

Executive Vice President CSR BCA, Inge Setiawati, selaku penyelenggara program Wayang for Student menjelaskan pergelaran “Jaya Perbangsa” ini melibatkan 140 pelajar, dan dinikmati 560 siswa serta guru dari tujuh sekolah di Bandung. Para siswa dipilih karena memiliki bakat dan minat di bidang seni tari, drama, dan musik. Mereka berlatih untuk pergelaran Wayang for Student di masing-masing sekolah.

Tiap sekolah mendapatkan judul pementasan beragam, antara lain Rebutan Konta, Jabang Tutuka, Brajamusti Gugat, dan Gatotkaca Sabda Guru. Ada pun tujuh sekolah yang terlibat di Bandung dan sekitarnya adalah, adalah SMA Negeri 1, SMA Negeri 7, SMA BPI 2, SMK Pelita, SMP AL FALLAH, SMP Negeri 1 Lembang, dan SMP Negeri 1 Cisarua.

Inge mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengenalkan kesenian tradisional wayang sejak dini kepada kaum milenial. Apalagi pesan moral dalam wayang masih relevan dengan kehidupan sekarang. “Tak hanya itu, wayang dapat meningkatkan kecerdasan baik intuisi, emosi, perasaan, nalar, dan naluri,” papar Inge seperti dilansir laman Kompas, Rabu (30/10/2019).

Menurut catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, wayang merupakan satu dari delapan elemen budaya yang masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak tahun 2003. Wayang berpotensi mengembangkan budaya populer Indonesia.

Bahkan, wayang telah lama dikenal sebagai metode edukasi yang persuasif dan interaktif, dan bisa mendorong semangat kebhinekaan dan nasionalisme generasi muda. Selain pementasan wayang, kegiatan ini menghadirkan workshop merakit wayang, kaparigelan dalang, dan pameran wayang. (ndy)

Tur Wisata Rumah Hantu malah Berhadiah Rp280 Juta, Mau?

this formate

TENNESSEE, bisniswisata.co.id: Berwisata ke rumah hantu jadi salah satu alternatif bagi mereka yang menyukai tantangan mendebarkan. Salah satunya rumah McKamey Manor di Summertown, Tennessee, Amerika Serikat, yang diklaim sebagai rumah hantu paling menakutkan di dunia.

Sang pemilik, Russ McKamey, menjanjikan siapa saja yang bisa bertahan dalam rumah tersebut selama 10 jam, maka akan menerima imbalan sebesar 20 ribu dolar AS atau Rp280 juta.

“Setiap pengunjung akan diuji secara mental dan fisik sampai titik puncak mental Anda. Ini bisa menjadi pengalaman yang agresif,” tulis situs resmi McKamey Manor, seperti dilansir dari Oddity Central.

Mereka yang berani menerima tantangan ini diperbolehkan membawa teman, tapi mereka tak diizinkan untuk membalas kontak. Satu-satunya cara untuk menghentikan suasana horor terjadi adalah mengutarakan kalimat “Anda benar-benar tak mau melakukan ini.”

Untuk mendaftar tur McKamey Manor ini, peserta harus berusia 21 tahun. Selain itu, mereka harus memberikan bukti asuransi kesehatan, menyelesaikan olahraga fisik, dan menandatangani surat sebanyak 40 halaman.

Mereka yang memenuhi syarat harus menonton video informatif dua jam berjudul And Then There Were None, di mana Russ McKamey memaparkan segala yang perlu diketahui untuk mengikuti tur rumah hantu ini.

Pengeloa McKamey Manor akan memberikan peserta semua informasi yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan tur, termasuk lokasi berbagai kunci yang mereka butuhkan, dan bagaimana menemukan kunci-kunci itu. “Tidak ada yang bahkan mencapai jam awal dengan pertunjukan baru ini. Permainan mental baru itu jauh lebih sulit,” kata Russ kepada WLFA, Rabu (30/10/2019).

Berbeda dengan sebagian besar rumah berhantu memberikan ketakutan yang murah dengan bantuan suara menyeramkan, dan aktor melompat keluar dari sudut gelap. Namun, McKamey Manor membawa segala sesuatunya ke tingkat yang sama sekali baru, seperti menempatkan kecoak hidup atau laba-laba di wajah orang, menenggelamkan laba-laba itu dalam cairan seperti darah, dan segala macam hal gila lainnya.

Seluruh pengalaman itu begitu mengerikan sehingga Russ McKamey merekam semua orang, kalau-kalau ada yang mengaku telah disiksa atau terluka secara fisik. (ndy/Oddity Central)

Komunitas Otomotif Luncurkan Wisata Safari Offroad Baturraden

this formate

BATURRADEN, bisniswisata.co.id: Komunitas Otomotif menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama pelaku wisata, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur meluncurkan paket wisata safari offroad di kawasan wisata Baturraden.

“Paket wisata Safari Offroad Adventure Baturraden ini, kami harapkan makin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Baturraden,” jelas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani, Selasa (29/10).

Peluncuran paket wisata offroad Baturraden, dilaksanakan Senin (28/10) sore. Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Banyumas Achmad Husein, yang langsung menjajal jalur offroad tersebut. Artis Yuke Sampurna yang merupakan bassist grup band Dewa 19 juga ikut menjajal track tersebut.

Sebagaimana jalur offroad wisatawan Merapi dan Bromo, paket safari offroad yang ditawarkan pada wisatawan Baturraden juga menggunakan mobil jenis jip. Namun Asis menyebutkan, di Baturraden offroad ada beberapa jalur yang bisa dipilih wisatawan.

”Untuk yang ingin sekadar fun trip, bisa memilih jalur yang tidak ekstrim. Namun bagi yang menyukai tantangan, bisa memilih jalur offroad yang kondisinya cukup ekstrem,” katanya seperti dilansir laman Republika, Selasa (29/10/2019).

Jalur yang disiapkan untuk wisata safari offroad ini, menurut Asis, juga ada beberapa jalur. Untuk yang fun trip, perjalanan dimulai dari obyek wisata Wanawisata Baturraden, kemudian melalui jalur Bukit Pandang, BPPTU Baturraden dan berakhir di Hutan Pinus di Desa Limpakuwus Kecamatan Sumbang.

Sementara wsiatawan yang menyukai tantangan, jalur offroadnya lebih panjang, karena berangkat dari Wanawisata Baturraden dan berakhir di Desa Serang, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. ”Panjang trip ini, sekitar 10 km,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, selama perjalanan safari, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam sekitar Baturraden, berbagai makanan tradisional, hingga sensasi petualangan. ”Harga paketnya bervariasi, mulai dari Rp 350 ribu sampai Rp 650 ribu untuk tiga orang. Tergantung pilihan tingkat kesulitan jalur,” katanya.

Baturaden memnag dikenal banyak memiliki spot wisata antara lain:

#. Wisata Curug
Wisata curug atau air terjun tercatat ada tiga nama curug yang terkenal, yakni Curug Telu, Curug Bayan dan Curug Bidadari. Ketiga curug ini memiliki kelebihan tersendiri. Curug Telu misalnya memiliki 3 air terjun dalam satu tempat. Meski ketiganya tidak sama besar, namun secara kasat mata curug ini memang tampak dialiri oleh 3 air terjun sekaligus. Curug yang berada di Karangsalam, Baturaden, Kabupaten Banyumas ini merupakan sumber dari Curug Bidadari yang letaknya juga tidak jauh dari sini.

Curug Bayan atau disebut warga Curug Gede, Untuk dapat sampai ke curug yang terletak di Ketenger, Baturaden, Kabupaten Banyumas, ini pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi baik motor maupun mobil. Curug Bayan tergolong aman untuk segala usia karena cukup dangkal dan arusnya pun tidak begitu kuat, cocok untuk dijadikan destinasi wisata Baturaden 2019 bersama keluarga. Yang menarik, di sekitar lokasi wisata Baturaden ini terdapat dam Jepang dan jembatan peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh, keduanya membuat pemandangan yang ada di curug ini semakin indah dan terasa berkesan.

Curug Bidadari, menjadi salah satu keindahan tersembunyi di Baturaden ini merupakan pilihan menarik. Suasana pegunungan yang sejuk dan pepohonan yang rindang akan menemanimu di sepanjang perjalanan menuju curug yang juga disebut dengan Curug Lawang ini. Namun pengunjung harus tetap berhati-hati karena jalur trekking menuju Curug Bidadari tergolong cukup menantang.

#. Lokawisata Baturaden
Objek wisata ini merupakan perpaduan wisata alam dan wisata buata yang berada di Karangmangu, Baturaden, Kabupaten Banyumas atau berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Purwokerto. Lokawisata Baturaden Banyumas merupakan destinasi wisata yang cocok dikunjungi bersama keluarga, karena di dalamnya terdapat berbagai fasilitas hiburan yang dapat dinikmati anak-anak hingga dewasa. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Slamet membuat hawa di
Beberapa wahana rekreasi yang ada di dalam Lokawisata Baturaden antara lain, kolam renang dengan papan seluncur, sepeda air, air terjun, dan pemandian air panas belerang. Selain itu ada juga wahana lain yang dapat dinikmati dengan membayar tiket masuk tambahan seperti Teater Alam berupa sebuah pesawat jenis Foxer 28 milik Garuda Indonesia. Teater ini menayangkan film pendek yang berisi tentang alam yang ada di Indonesia. Di beberapa sudut Lokawisata Baturaden menyuguhkan penampilan seni lokal khas Banyumas seperti kenthongan, calung, ebeng/kuda lumping, permainan musik tradisional, dan sebagainya.

#. Desa Wisata Ketenger Baturaden
Ingin berlibur menikmati panorama alam sembari menambah pengetahuan tentang kesenian tradisional? Datang saja ke Desa Wisata Ketenger Baturaden karena disini pengunjung bisa menyaksikan berbagai hiburan kesenian menarik seperti Ebeg atau kuda lumping, Siteran, Begalan, Rengkong, wayang kulit khas Banyumasan, Lengger Calung, dan juga orkes melayu. Selain menikmati beraneka hiburan kesenian, pengunjung bisa berkeliling menyusuri situs peninggalan sejarah yang ada, seperti rel lori dan waduk Ketenger yang merupakan peninggalan jaman penjajahan. Puas menyaksikan hiburan kesenian dan menyusuri situs peninggalan sejarah? Memancing atau berkeliling menikmati keindahan alam di sekitar desa juga jadi pilihan menarik, lho. Karena selain terkenal dengan hiburan keseniannya, desa ini juga memiliki kekayaan alam berupa curug seperti curug gede dan curug kembar. Sebagai pelengkap liburan, cobalah berbagai makanan khas desa seperti mendoan, pecel, nopia, badeg, dan lainnya. Sebagai kenang-kenangan, cinderamata berupa kerajinan logam dan seni lukis dengan media kaca jangan lupa dibawa pulang.

#. Kebun Raya Baturaden

Kebun Raya Baturaden terletak di Jalan Pancuran Tujuh Wanawisata, Baturaden, Kemutug Lor, Banyumas atau berjarak sekitar 14 kilometer dari Kota Purwokerto. Tidak sulit untuk dapat menemukan kebun raya ini karena lokasinya searah dengan Lokawisata Baturaden. Tempat rekreasi sekaligus edukasi ini diresmikan pada tanggal 19 Desember 2015 lalu oleh Megawati Soekarno Putri. Di dalam wisata Kebun Raya Baturaden, terdapat berbagai macam tanaman seperti Liliana, Perdu, tanaman merambat, Anggrek, hingga pepohonan besar. Fasilitas hiburan seperti wahana permainan sederhana untuk anak-anak juga tersedia disini, sehingga kebun raya ini cocok sekali dijadikan tempat piknik bersama keluarga di hari libur. Pemandangan di sekitar kebun dengan tanaman yang ditata rapi menjadikannya latar yang cocok untuk berselfie ria bersama keluarga.

#. Telaga Sunyi

Telaga Sunyi berada di suatu kawasan yang sunyi tepatnya berjarak sekitar 2.8 kilometer dari Lokawisata Baturaden. Objek wisata alam Baturaden Jateng ini sangat cocok bagi mereka yang ingin bersantai sejenak melarikan diri dari keramaian. Telaga ini memiliki panorama alam yang indah, udara peghunungan yang sejuk, ditambah pohon-pohon besar yang rindang membuat pengunjung betah berlama-lama di sini. Telaga sunyi memiliki kedalaman hingga 3 meter. Gemericik air yang mengalir serta air telaga yang jernih menggoda siapa saja yang datang untuk segera menceburkan diri dan berenang di dalamnya. Fasilitas kamar mandi atau kamar ganti serta musholla sudah tersedia di sini. Namun, hanya ada beberapa penjual makanan yang menjajakan dagangannya, sehingga pengunjung disarankan untuk membawa bekal dari rumah sebelum kelaparan.

#. Taman Miniatur Dunia Small World

Objek wisata Taman Miniatur Dunia Small World terletak di Jalan Raya Baturaden Barat Nomor 270, Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden. Di tempat wisata Baturaden Small World ini, pengunjung seakan diajak berkeliling dunia sambil menambah wawasan tentang bangunan-bangunan terkenal yang berada di berbagai penjuru dunia, seperti Menara Pisa dan Colosseum dari Italia, Patung Liberty dari Amerika, Menara Eiffel dari Prancis, Patung Merlion dari Singapura, Monas dari Indonesia, Bunga Tulip dan Kincir Angin dari Belanda, Piramida dari Mesir, Petronas Tower dari Malaysia dan masih banyak lagi. Menurut pengelola, bangunan miniatur akan ditambah lebih banyak lagi agar dapat menarik minat pengunjung lebih banyak lagi. Miniatur gedung dan taman yang unik membuat objek wisata ini menarik untuk dikunjungi. Selain itu, tatanan taman yang sedemikian rupa menjadikan Taman Miniatur Dunia cocok dijadikan tempat selfie bersama keluarga. Untuk dapat menikmati seluruh fasilitas yang ada di dalam taman ini, pengunjung cukup merogoh kocek sekitar Rp 15.000,- saat weekday dan Rp 25.000,- saat weekend. Taman Miniatur Dunia buka mulai pukul 07.00 hingga 22.00 malam di hari biasa dan sampai pukul 24.00 di akhir pekan. Jika ingin menikmati pemandangan yang lebih indah, disarankan datang pada malam hari karena kelap-kelip lampu akan menambah syahdunya suasana taman.

#. Pancuran Pitu dan Pancuran Telu
Ingin mandi air panas sambil menikmati suasana khas pegunungan? Di Baturaden ada 2 tempat yang merupakan pemandian air panas, yaitu Pancuran Pitu dan Pancuran Telu. Keduanya sama-sama mengandung belerang, sehingga dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit kulit. Meski keduanya memiliki banyak kesamaan, namun letak pancuran pitu dan pancuran telu terpisah cukup jauh. Untuk sampai di Pancuran Telu, pengunjung terlebih dahulu melewati Lokawisata Baturaden. Sedangkan untuk menuju Pancuran Pitu, dapat dilalui dengan 3 jalur yaitu lewat Pancuran Telu, melewati Hutan Wisata Baturaden dengan kendaraan pribadi, atau berjalan kaki melalui Desa Kalipagu melewati Kolam Tando PLTA Ketenger. Nikmati sensasi berendam air hangat dengan dikelilingi hijaunya pemandangan khas pegunungan, Nyaman, ya!

#. Baturaden Adventure Forest

Jika kamu dan keluarga adalah orang-orang yang menyukai tantangan dan petualangan, Baturaden Adventure Forest bisa jadi pilihan destinasi wisatamu saat berkunjung ke Baturaden. Karena di tempat ini pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas menantang yang mengasyikkan seperti, Water Adventure yang berupa River Boarding atau meluncur bersama arus air sungai, Canyon Adventure yaitu menelusuri sungai untuk merambah lembah dan jurang, Rapperlling/Abseilling menuruni tebing dengan tali atau abseiling. Mini Circuit Bike, Forest Trekking, TreeTrek Adventure, Night Adventure, LongSlide, Cold-water Theraphy, dan Bungee Trampoline. Selain berbagai kegiatan seru, fasilitas yang tersedia juga lengkap lho mulai dari Bonfire Spot, Forest Canteen dengan berbagai hidangan praktik yang lezat, prayer room, gathering area, rangers barrack, hingga first aid station untuk pertolongan pertama menanggulangi resiko yang bisa saja terjadi. Ingin menikmati pemandangan sambil berselfie ria? Jangan khawatir, karena ada Viewing Area yang memungkinkan pengunjung untuk menghirup udara segar sambil melihat indahnya panorama alam di sekitar Baturaden Adventure Forest. Jika datang di pagi hari, kamu akan berkesempatan untuk melihat Gunung Slamet yang menjulang di kejauhan. Baturaden Adventure Forest terletak di Karangsalam, Baturaden, Kabupaten Banyumas atau sekitar 20 menit saja dari pusat Kota Purwokerto. (ndy)

Burger King Manjakan Lidah Vegetarian

this formate

STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Burger King siap memanjakan lidah para vegetarian di seluruh Eropa dengan menjual dua menu burger berbahan dasar sayuran. Raksasa restoran burger yang berkantor pusat di Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), ini bergerak cepat meningkatkan penawaran alternatif dagingnya di seluruh dunia. Dua menu burgernya, Rebel Whopper dan Rebel Chicken King, telah masuk Swedia selama musim panas.

“Burger King sedang bersiap untuk mengumumkan perincian peluncurannya di seluruh Eropa,” ujar Jose Cil, CEO Restaurant Brands International Inc., induk Burger King, seperti dilansir melalui Bloomberg, Selasa (29/10/2019).

Pada Juni, Burger King mengatakan bahwa mereka telah mengembangkan menu Rebel untuk pasar Swedia bersama Vivera, produsen produk-produk pengganti daging asal Belanda.

Pada September, Burger King juga mengatakan bekerja sama dengan Marfrig Global Foods SA dan Archer-Daniels-Midland Co guna memproduksi Rebel Whopper tanpa daging untuk Brasil.

Invasi di Eropa ini mengikuti langkah perusahaan memperkenalkan Impossible Whopper di Amerika Serikat, versi burger dengan daging berbahan dasar sayuran.

Impossible Whopper telah tersedia di lebih dari 7.000 gerai Burger King di AS. Menurut Restaurant Brands, Impossible Foods, yang memasok daging vegetarian untuk Impossible Whopper, tidak akan terlibat dalam produksi daging nabati untuk pasar Eropa.

Santapan dengan daging berbahan dasar sayuran telah berkembang semakin populer seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat pada kesehatan dan risiko dari industri peternakan.

Melonjaknya popularitas daging nabati menyebabkan rantai restoran mencari item menu baru. McDonald’s Corp saat ini menjual menu “P.L.T.” atau sandwich berisikan selada dan tomat, melalui kerja sama dengan Beyond Meat di Kanada.

McDonald’s juga menjual menu Big Vegan di Jerman, menggunakan patty yang diproduksi Nestle SA. Ada pula Carl’s Jr dan TGI Friday yang menjual Beyond Meat di Amerika mereka dan merek-mereka lain di luar negeri. Secara global, pasar daging alternatif kini diperkirakan mencapai nilai US$14 miliar, menurut Barclays. (ndy/Bloomberg)

TPO for Asia Pacific Cities Momentum Bangkitkan Pariwisata Sumut

this formate

MEDAN, bisniswisata.co.id: Sumatera Utara (Sumut) mendapat kepercayaan sebagai Sidang Umum (General Assembly) ke-10 Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific Cities, pada November 2021. Diprediksi sebanyak 1.500 pejabat dari 16 negara ditambah 51 anggota industry pariwisata dari 9 negara mengunjungi Sumut. Event akbar ini menjadi momentum untuk membangkitkan pariwisata Sumut.

“Ini akan menjadi momentum yang sangat bagus untuk Sumut, khususnya pariwisata dan ini juga akan menjadi fenomena politik, karena yang hadir adalah kepala-kepala daerah,” papar Sekretaris Jenderal (Sekjen) TPO for Asia Pacific Cities Kim Soo-Il melalui keterangan resmi yang diterima Bisniswisata.co.id, Selasa (29/10/2019).

Menurutnya, akan banyak orang-orang penting dari Asia Pasifik yang hadir, sehingga ini juga akan membuka peluang ekonomi, pendidikan, industri dan lainnya. Karena banyaknya kepala-kepala daerah yang hadir dari luar negeri momen ini jangan hanya dimanfaatkan untuk pariwisata saja, kita bisa memperluas ke sektor ekonomi, pendidikan, industri dan lainnya. Jadi, untuk daerah lain agar segera bergabung,” tambahnya.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah berharap pemerintah daerah (Pemda) di Sumut bisa memaksimalkan TPO. Sampai saat ini ada lima Pemda di Sumut yang bergabung dengan TPO, yaitu Provinsi Sumut, Kabupaten Nias, Samosir dan Serdang Bedagai.

Ada empat manfaat yang akan diperoleh anggota TPO, yaitu promosi melalui berbagai saluran media TPO, pendidikan pariwisata berkualitas tinggi, kerja sama dengan jaringan TPO dan berpartisipasi dalam kegiatan pemasaran bersama.

“Kita ingin membantu daerah-daerah untuk mengembangkan pariwisatanya. Ini momentum bagus untuk Sumatera Utara khususnya sektor pariwisata, jadi kita jangan menyia-nyiakannya, keuntungannya sangat banyak”katanya.

Musa Rajekshah berharap semua OPD, bukan hanya lingkungan Pemprov Sumut, untuk saling berkoordinasi agar Sumatera Utara menjadi tuan rumah yang baik. “Seluruh OPD Sumut harus berkoordinasi untuk mempersiapkan ini, kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Ada 5-6 hari tamu-tamu dari berbagai negara berada Sumut selama General Assembly TPO ke-10, persiapannya harus maksimal,” tegas Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumut Ria Telaumbanua mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk segera bergabung menjadi anggota TPO. “Ini pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah TPO, jadi kita akan menjadi wajah Indonesia di mata anggota-anggota TPO. Harapannya 33 kabupaten/kota bisa bergabung dengan TPO agar Sumut bisa menjadi tuan rumah General Assembly TPO ke-10 yang baik,” katanya (redaksibisniswisata@gmail.com)

Kemenprin Fasilitasi IKM Batik Ikut Pameran Internasional

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perindustrian semakin gencar memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) sektor batik untuk berpartisipasi dalam ajang pameran tingkat internasional. Upaya strategis ini bakal memperluas akses pasar IKM batik nasional di kancah global sehingga dapat menggenjot nilai ekspor.

“Kami menginginkan ke depannya ada pameran-pameran batik di dunia yang skalanya besar. Misalnya di New York, Paris, London, Tokyo, Sydney, atau kota-kota lainnya yang potensial untuk penetrasi pasar produk batik Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya seperti dilansir laman Industry, Selasa (29/10/2019).

Menperin optimistis, langkah tersebut dapat lebih mengenalkan keragaman dan kekhasan batik Nusantara kepada konsumen mancanegara.”Tentunya ini akan memberikan multiplier effect yang luas, dengan menghasilkan devisa dan menciptakan lapangan kerja melalui industri batik itu sendiri,” ujarnya.

Untuk itu, Menurut Agus, perlu adanya kerja sama yang sinergi dengan pemangku kepentingan terkait agar bisa terealisasi. “Contohnya seperti Yayasan Batik Indonesia, yang telah konsisten melestarikan batik sampai saat ini,” tuturnya.

Menurutnya, industri batik memiliki peran penting bagi perekonomian nasional. Bahkan, industri batik menjadi penggerak perekonomian nasional dan regional, penyedia lapangan kerja, serta penyumbang devisa negara. “Industri batik didominasi oleh pelaku IKM yang tersebar di 101 sentra. Nilai ekspor batik dan produk batik selama periode Januari-Agustus 2019 mencapai USD20,54 juta dengan pasar utamanya ke Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa,” paparnya.

Bahkan industri batik nasional dinilai memiliki daya saing komparatif dan kompetitif di atas rata-rata dunia. Hal ini membuat Indonesia menjadi market leader yang menguasai pasar batik dunia. Batik juga yang menjadi identitas bangsa semakin populer dan mendunia. Apalagi, saat ini batik bertransformasi menjadi berbagai bentuk produk fesyen, kerajinan dan dekorasi rumah yang telah mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

“Perdagangan produk pakaian jadi dunia yang mencapai USD479 miliar menjadi peluang besar bagi industri batik untuk meningkatkan pangsa pasarnya, mengingat batik sebagai salah satu bahan baku produk pakaian jadi,” sambungnya,

Dalam upaya pengembangan industri batik nasional agar lebih produktif dan berdaya saing, Kemenperin memiliki berbagai program strategis, antara lain melalui peningkatan kompetensi SDM, kualitas produk, dan standardisasi. Selanjutnya, program restrukturisasi mesin dan peralatan, fasilitasi pemberian mesin dan peralatan, serta promosi dan pameran untuk para perajin dan pelaku usaha batik.

“Sedangkan, untuk meningkatkan akses pasarnya, kami telah memiliki program e-Smart IKM. Kami juga mendorong agar industri batik memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan seperti KUR dan lembaga pembiayaan perbankan dan non perbankan lainnya untuk memperkuat struktur modalnya,” sebut Agus.

Menperin pun menegaskan, pihaknya terus mendukung upaya Yayasan Batik Indonesia dalam program pelaksanaan pameran dan perolehan Indikasi Geografis untuk produk batik nasional. “Kami juga akan lebih giat mengajak masyarakat Indonesia bisa bangga memakai batik,” tandasnya. (ndy/Industry)

CEO Dorna Optimis MotoGP 2021 di Mandalika Diminati Wisatawan

this formate

MANDALIKA, bisniswisata.co.id: CEO Dorna Sports SL, Carmelo Ezpeleta optimis penyelenggaraan MotoGP 2021 yang nantinya diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan diminati dan mendatangkan banyak wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Kita optimistis MotoGP Mandalika bakal diramaikan banyak penonton,” ujar Ezpeleta saat meninjau lokasi pembangunan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, seperti dilansir laman Antara, Selasa (29/10/2019).

Dilanjutkan, jumlah penggemar MotoGP di Indonesia salah satu yang terbesar di dunia. Hal ini didukung jumlah penduduk yang begitu banyak, sehingga dirinya tidak ragu penyelenggaraan MotoGP tahun 2021 di sirkuit Mandalika akan dipenuhi banyak penonton. “Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit jalan raya pertama. Dan sirkuit ini akan menjadi ikon sirkuit jalan raya terindah di dunia,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer juga optimis karena penggemar MotoGP di Indonesia cukup besar, terlebih lagi konsep pembangunan Sirkuit Mandalika di bangun di kawasan wisata.

Ditambahkan, untuk tahap awal konstruksi bangunan sirkuit dianggarkan Rp500 miliar, sedangkan biaya satu event MotoGP pihaknya bisa mengeluarkan 9 juta euro yang dibayarkan menjelang balapan.

Sedangkan, pendapatan nanti bisa diperoleh dari tiket, cinderamata, dan pendapatan lain, seperti makanan dan minuman (kuliner). “Kita yakin titik impas (BEP) tidak sampai lima tahun. Karena melihat animo penonton yang banyak, sehingga dari sisi bisnis ini sangat menjanjikan,” ucapnya.

Selain bisnis, keuntungan lain yang nantinya diperoleh dari terselenggaranya MotoGP di Mandalika adalah munculnya pebalap-pebalap muda dari Indonesia. Karena Dorna Sports juga melakukan pembinaan terhadap talenta muda melalui Asian Talent Cup, seperti pada pebalap muda Indonesia, Dimas Ekky Pratama. “Pembinaan mulai kelas paling bawah hingga MotoGP,” lontarnya,

Karena itu, kehadiran CEO Dorna, kata Abdulbar, memberikan keyakinan pembangunan sirkuit Mandalika akan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sekda Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah mengaku senang dengan kehadiran sirkuit di Mandalika, sebab ITDC akan merekrut 300 orang putra daerah sebagai staf teknis. Ia menggambarkan Nusa Dua di Bali yang luasnya hanya 350 hektare bisa menyumbang pendapatan daerah Rp900 miliar. “Kalau Mandalika luasnya 1.200 hektare, diyakini Lombok Tengah bisa menerima tiga kali lipatnya manfaat yang didapat,” katanya.

Dalam kunjungannya yang pertama setelah sirkuit Mandalika ditetapkan menjadi lokasi balap bergengsi MotoGP, Carmelo Ezpeleta, ditemani Sporting Direktur Dorna Carlos Ezpeleta, Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan, Sekda Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah, Asisten II Setda Pemprov NTB, H. Ridwansyah.

Tak hanya meninjau lokasi, Carmelo Ezpeleta dan Carlos Ezpeleta juga menyempatkan diri mengelilingi lokasi sirkuit yang nantinya memiliki panjang lintasan 4,31 km dan berisikan 17 tikungan. Sirkuit MotoGP Mandalika ditargetkan selesai pada 2020 untuk dipakai pada tahun 2021. Pembangunan sirkuit sudah sampai pada perataan lahan dan penggalian. (ndy)

Teluk Youtefa Dihiasi Jembatan Jadi Obyek Wisata Baru di Papua

this formate

JAYAPURA, bisniswisata. co.id: Bertepatan Hari Sumpah Pemuda (28/10), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Youtefa, di kawasan wisata Teluk Youtefa. Kepala Negara meminta agar Jembatan Youtefa setelah diresmikan dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata bahari di Kota Jayapura, Papua.

Presiden meminta masyarakat Jayapura dan pemerintah daerah menjaga jembatan dan mempercantik Jembatan Youtefa. Jembatan itu kini mempercantik teluk yang berada di kawasan Kota Jayapura, Ibu Kota Papua. Teluk Youtefa merupakan kanvas alam hasil simbiosis ribuan tahun antara laut dan daratan. Kawasan ini memiliki teluk, tanjung, hutan dataran rendah, mangrove dan tentu pantai indah.

Seperti dilansir laman Tempo, Selasa (29/10/2019), selain Danau Sentani, Teluk Youtefa menjadi spot yang paling hot bila wisatawan bertandang ke Jayapura. Teluk ini memiliki pemandangan yang khas: pulau-pulau karang yang menjadi aksesoris perairan biru.

Sebagai destinasi wisata bahari, Teluk Youtefa terbilang komplit. Ia memiliki hutan bakau sepanjang 200 meter dari garis pantai. Pohon bakau pun bisa setinggi 7-12 meter, bisa dibayangkan rimbunnya Teluk Youtefa, jauh dari kesan pantai yang terik. Belum lagi ditambah keindahan pantai, tanjung, hutan dataran rendah, Youtefa bisa membuat wisatawan betah.

Teluk Youtefa memiliki spot selam dengan terumbu karang yang masih terawat baik. Bahkan seluruh keindahan alam itu, bakal dibingkai dengan kemegahan Jembatan Youtefa, yang melengkung berwarna merah. Apalagi lokasi Jembatan Youtefa hanya 15 menit dari Jayapura.

Salah satu spot yang menjadi incaran wisatawan kala berkunjung ke Teluk Youtefa adalah Pantai Hamadi. Terbentang luas sepanjang dua kilometer, pantai yang satu ini bakal memanjakan wisatawan dengan langit dan air laut biru.

Angin sepoi-sepoi yang menyembur berpadu dengan deburan ombak santai buat Pantai Hamadi jadi favorit di Teluk Youtefa. Yang bikin menarik lagi adalah sejarah yang tersimpan di Pantai Hamadi. Pada Perang Dunia II, pantai ini menjadi pusat pertahanan tentara sekutu di wilayah Jayapura. Jadi, kamu bakal menemukan banyak sekali obyek peninggalan perang seperti puing tank hingga kapal perang.

Teluk Youtefa memiliki vegetasi yang rimbun, termasuk hutan bakau yang lebat. Tak jauh dari Pantai Hamadi, terdapat Gunung Mher yang sangat cantik. Di gunung yang menawan ini, tersimpan legenda asal usul Suku Tobati dan Enggros. Menurut keyakinan warga, Goa Mher merupakan tempat lahirnya dua suku yang kini mendiami Teluk Youtefa.

Di Kawasan Youtefa terdapat pula Tanjung Kaswari, yang pantainya ditumbuhi deretan pohon cemara yang indah. Suasananya sejuk dan rindang, tentu saja membuat malas pulang. (ndy/Tempo)

Lonely Planet: Pariwisata NTT Raih Puncak Best Valeu 2020

this formate

MELBOURNE, bisniswisata.co.id: Lonely Planet – perusahaan penerbit panduan perjalanan setiap tahun rutin melakukan survei di beragam wilayah, kota, maupun negara, yang diproyeksikan menjadi destinasi favorit pada tahun berikutnya. Hasil survei dirangkum dalam daftar bertajuk Best in Travel.

Daftar tersebut disusun berdasarkan masukan dari para penulis dan editor Lonely Planet, berikut para influencer di media sosial. Sejumlah masukan tersebut kemudian dikurasi lagi oleh panel ahli dari Lonely Planet. Tahun ini, daftar Best in Travel for 2020 dibagi ke dalam empat kategori: negara, kota, wilayah, dan best value alias ekonomis. Setiap kategori berisi 10 peringkat.

Nusa Tenggara Timur (NTT) menempati urutan pertama untuk kategori Best Value di 2020. Wilayah Indonesia yang dianggap sering diabaikan para pelancong ini ialah reward bagi mereka yang mencapai Bali dan memutuskan untuk terus melaju ke timur.

“Pulau-pulau di wilayah Timur ini adalah rumah bagi pantai-pantai murni yang lebih tenang daripada yang jauh di barat, dan salah satu pemandangan menyelam terbaik di Indonesia dapat ditemukan di Kepulauan Alor dan acap dianggap sebagai harta tersembunyi oleh para penggemar olahraga selam,” demian keterangan resmi secara tertulis Lonely Planet, Selasa (29/10/2019).

Di tempat-tempat yang alami ini, Anda akan merasa seperti pelopor, dan Anda pasti akan melihat lebih sedikit orang daripada di Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili. sambungnya.

Kerumunan turis juga diprediksi akan menurun di Pulau Komodo setelah peluncuran program keanggotaan yang sengaja dibuat setinggi langit untuk membatasi jumlah wisatawan dan melindungi populasi naga eponymous, meskipun nonanggota dengan anggaran terbatas dapat menuju ke pulau lain seperti Rinca untuk kadal besar mereka memperbaiki.

Di urutan kedua dalam dalam Best in Travel 2020 for Best Value ialah Budapest (Hongaria), disusul Madhya Pradesh (India), Buffalo (New York, AS), Azerbaijan, Serbia, Tunisia, Cape Wineland (Afrika Selatan), Athena (Yunani), dan Zanzibar (Tanzania). (ndy/Lonely Planet)

Kolaborasi Wishnutama – Angela Ditanggapi Sentimen Positif

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kolaborasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Wakilnya Angela Tanoesoedibjo diyakini bakal memajukan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemilihan keduanya yang sama-sama berasal dari insan media dan kreatif mendapatkan sentimen positif.

“Pertama, saya excited sekali dengan ditunjuknya mbak Angela, terlepas dari latar belakang politik, dia punya sumber daya besar yaitu MNC Group. Ini menjadi daya dorong besar ke depannya untuk ekonomi kreatif (ekraf),” ujar Peneliti Center of Innovation and Digital Economy, Indef Hanif Muhammad,

Dia menambahkan bahwa PR besar Kemenparekraf adalah promosi untuk pariwisata Indonesia. Devisa pariwisata Indonesia pada tahun 2018 sangat besar yaitu US$17 miliar, sementara tahun ini ditargetkan naik menjadi US$20 miliar.

Hubungannya dengan Kemenparekraf, lanjut dia, Wishnutama dan Angela adalah orang media yang paling tahu cara paling murah untuk mempromosikan dan membungkus pariwisata Indonesia karena resources Indonesia sangat banyak. Realitas di lapangan, contohnya adalah Arab Saudi yang mulai membuka pantai-pantai mereka dan mengeluarkan visa turis karena pemerintahnya sadar bahwa Saudi tidak bisa bergantung lagi ke SDA minyak sepenuhnya.

“Pemerintah punya anggaran besar unutk mempromosikan pariwisata juga harus menitipkan promosi ini ke kepala daerah karena targetnya adalah wisatawan lokal juga, bukan hanya wisatawan asing,” tambah Hanif seperti dilansir laman, Wartaekonomi, Senin (28/10/2019).

Dilanjutkan, tugas Menteri dan Wakil Menteri Parekraf tidak hanya mempromosikan keluar, tapi juga mengaktifkan kepala daerah jadi marketer utama di daerah. Indonesia kaya akan budaya dan destinasi wisata, maka multiplier effect dari pariwisata sangat besar dan langsung dirasakan impact-nya oleh masyarakat.

“Setelah itu, PR besar selanjutnya adalah fasilitas dan infrastruktur. Jokowi juga menitipkan ke PUPR ketika pelantikan untuk membenahi infrastruktur pariwisata. Indonesia tidak bisa bergantung pada komoditas SDA seterusnya,” tambahnya.

Selain koordinasi antara kementerian dengan daerah, daerah pun harus punya kesadaran sendiri, terdorong untuk mempromosikan pariwisatanya di tempatnya. Karena, menurut Hanif, saat ini para wisatawan mulai mencari alternatif hidden paradise lain.

Ia menekankan, ekonomi kreatif harus menunjang pariwisata, jangan sampai ekonomi kreatif sendiri tidak ada pasar. “Sekarang kita punya banyak perusahaan startup dan operator transportasi maupun promosi, mereka harus diajak kolaborasi,” paparnya.

“Arahannya harus tepat memenuhi kebutuhan pasar ekonomi kreatif. Karena produk ekraf dasarnya bukan basic needs, pemerintah, melalui Kemenparekraf, perlu membaca pasar lebih dalam. Ekspektasi saya besar di pilihan Menteri dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini karena ke depan mereka bakal jadi man of the match, orang-orang yang memang sangat cocok di bidangnya,” tutup Hanif.

Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo optimistis bisa mendorong industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia pun bersama Menteri Pariwisata dan Ekononi Kreatif Wishnutama pede bisa mencapai target yang telah dititahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Semoga kami bisa mencapai target yang telah disesuaikan yaitu bisa membawa perubahan dan kemajuan yang besar. Mohon supportnya dan mohon diterima dengan baik,” tutur Angela di Kemenpar, Jumat.

Dia pun mengaku akan meningkatkan devisa negara dengan mendorong potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. Apalagi untuk 10 destnasi prioritas dari Kemenpar yang terus digenjot infrastruktur serta konektivitasnya. “Target utama membuat destinasi baru, dan mengintegerasikan pariwisata serta ekonomi kreatif. Semoga bisa menambah devisa negara,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menparekraf Wishnutama turut menyampaikan pidato singkat untuk menyambut rekan kerjanya. Ia mengatakan siap bekerja dan belajar bersama Angela, demi memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Ibu Wamen welcome. Sepertinya sama saja bingungnya seperti saya kemarin. Tadi pasti kaget disuruh pidatokan. Bukannya menjebak, saya juga sama diminta pidato saat sertijab kemarin. Intinya sekarang kita sama-sama belajar di sini,” ungkapnya. (ndy/Wartaekonomi)