CEO Dorna Optimis MotoGP 2021 di Mandalika Diminati Wisatawan

0
72
Pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) (Foto:Liputan6.com)

MANDALIKA, bisniswisata.co.id: CEO Dorna Sports SL, Carmelo Ezpeleta optimis penyelenggaraan MotoGP 2021 yang nantinya diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan diminati dan mendatangkan banyak wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Kita optimistis MotoGP Mandalika bakal diramaikan banyak penonton,” ujar Ezpeleta saat meninjau lokasi pembangunan sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, seperti dilansir laman Antara, Selasa (29/10/2019).

Dilanjutkan, jumlah penggemar MotoGP di Indonesia salah satu yang terbesar di dunia. Hal ini didukung jumlah penduduk yang begitu banyak, sehingga dirinya tidak ragu penyelenggaraan MotoGP tahun 2021 di sirkuit Mandalika akan dipenuhi banyak penonton. “Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit jalan raya pertama. Dan sirkuit ini akan menjadi ikon sirkuit jalan raya terindah di dunia,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer juga optimis karena penggemar MotoGP di Indonesia cukup besar, terlebih lagi konsep pembangunan Sirkuit Mandalika di bangun di kawasan wisata.

Ditambahkan, untuk tahap awal konstruksi bangunan sirkuit dianggarkan Rp500 miliar, sedangkan biaya satu event MotoGP pihaknya bisa mengeluarkan 9 juta euro yang dibayarkan menjelang balapan.

Sedangkan, pendapatan nanti bisa diperoleh dari tiket, cinderamata, dan pendapatan lain, seperti makanan dan minuman (kuliner). “Kita yakin titik impas (BEP) tidak sampai lima tahun. Karena melihat animo penonton yang banyak, sehingga dari sisi bisnis ini sangat menjanjikan,” ucapnya.

Selain bisnis, keuntungan lain yang nantinya diperoleh dari terselenggaranya MotoGP di Mandalika adalah munculnya pebalap-pebalap muda dari Indonesia. Karena Dorna Sports juga melakukan pembinaan terhadap talenta muda melalui Asian Talent Cup, seperti pada pebalap muda Indonesia, Dimas Ekky Pratama. “Pembinaan mulai kelas paling bawah hingga MotoGP,” lontarnya,

Karena itu, kehadiran CEO Dorna, kata Abdulbar, memberikan keyakinan pembangunan sirkuit Mandalika akan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sekda Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah mengaku senang dengan kehadiran sirkuit di Mandalika, sebab ITDC akan merekrut 300 orang putra daerah sebagai staf teknis. Ia menggambarkan Nusa Dua di Bali yang luasnya hanya 350 hektare bisa menyumbang pendapatan daerah Rp900 miliar. “Kalau Mandalika luasnya 1.200 hektare, diyakini Lombok Tengah bisa menerima tiga kali lipatnya manfaat yang didapat,” katanya.

Dalam kunjungannya yang pertama setelah sirkuit Mandalika ditetapkan menjadi lokasi balap bergengsi MotoGP, Carmelo Ezpeleta, ditemani Sporting Direktur Dorna Carlos Ezpeleta, Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan, Sekda Kabupaten Lombok Tengah, HM Nursiah, Asisten II Setda Pemprov NTB, H. Ridwansyah.

Tak hanya meninjau lokasi, Carmelo Ezpeleta dan Carlos Ezpeleta juga menyempatkan diri mengelilingi lokasi sirkuit yang nantinya memiliki panjang lintasan 4,31 km dan berisikan 17 tikungan. Sirkuit MotoGP Mandalika ditargetkan selesai pada 2020 untuk dipakai pada tahun 2021. Pembangunan sirkuit sudah sampai pada perataan lahan dan penggalian. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.