Manjakan Wisatawan, Infrastruktur Jalan Zona Pariwisata Lampung Dibangun

this formate

BANDAR LAMPUNG, bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersinergi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional XIX Bandar Lampung, untuk membangun pengembangan infrastruktur jalan zona pariwisata di Lampung. Infrastruktur zona pariwisata tersebut akan mendorong potensi ekonomi dan keamanan di wilayah destinasi wisata juga memanjakan wisatawan menuju lokasi wisata secara cepat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, sinergitas dalam peningkatan akses jalan menuju destinasi wisata menjadi program pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan potens ekonomi, industri, serta keamanan.

“Saya mendukung pelaksanaan peningkatan pembangunan jalan nasional di wilayah tertentu, yang mempunyai kepentingan program pemerintah pusat dan pariwisata. Terlebih Presiden telah menginstruksikan infrastruktur jalan harus dibangun, terutama di wilayah wisata,” kata Gubernur Arinal Djunaidi seperti diunduh laman Republika, Jumat (08/11/2019).

Dilanjutkan, jalan nasional harus memiliki kualitas dan kelebaran sesuai standarnya, serta harus didukung dengan aspek keamanan. Agar jalan nasional ini memiliki kualitas yang baik, tentunya harus ada peraturan yang melarang kendaraan dengan tonase berlebih dan peraturan ini harus ditegaskan.

Untuk itu, sambungnya , Bina Marga dan Dinas Perhubungan harus bersama-sama membuat prosedur tetap (protap), sehingga jalan nasional tetap terjaga dan terpelihara. Gubernur mengusulkan sejumlah ruas jalan provinsi untuk menjadi jalan nasional. Pelebaran jalan nasional juga dilakukan guna mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah, apalagi menyangkut daerah destinasi wisata.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XIX Bandar Lampung M Insal U Maha mengatakan, sinergitas dengan Pemprov Lampung dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan nasional utamanya pada akses destinasi wisata daerah.

Dijelaskan, usulan gubernur agar sejumlah ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional, dan adanya pelebaran pada jalan nasional, akan segera disampaikan kepada jajaran pemerintah terkait agar dapat dikaji pada Kementerian PUPR.

Perubahan status jalan provinsi menjadi jalan nasional ini harus diusulkan terlebih dahulu ke Kementerian PUPR. Mengingat SK Menteri PUPR akan keluar di tahun 2020, dan SK ini terbitnya dalam kurun lima tahun sekali. “Oleh karena itu, hal ini harus segera diusulkan, sehingga dapat dikaji tim Kementerian PUPR,” sambungnya.

Selama ini Lampung dikenal dengan destinasi wisata Gunung Anak Krakatau, ternyata gunung merapi yang kerap erupsi bukan satu-satunya objek wisata menarik yang bisa dikunjungi di Lampung, berikut ini sejumlah objek wisata menarik lainnya:

 Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas merupakan rumah dari ratusan gajah dan juga pusat konservasi yang memiliki fokus untuk melindungi spesies gajah di Indonesia. Jika wisatawan berkunjung ke tempat ini mereka juga dapat melihat berbagai pertunjukkan yang dilakukan oleh kawanan gajah terlatih. Berjarak 110 km dari kota Bandar Lampung, taman nasional ini dapat ditempuh dengan waktu dua sampai tiga jam dengan kendaraan bermotor.

Air Terjun Putri Malu

Terletak di wilayah Way Kanan, Air Terjun Putri Malu adalah salah satu tempat wisata di Lampung yang mungkin jarang Anda dengar namanya. Nama unik Air Terjun Putri Malu berasal dari bentuk air terjun yang bengkok sehingga terkesan seperti malu-malu. Air Terjun Putri Malu mempunyai ketinggian kurang lebih 80 meter, dilengkapi dengan lingkungan yang asri dan sejuk. Air Terjun Putri Malu banyak dikunjungi oleh para pecinta alam yang kemudian berfoto-foto dan berenang di danau yang ada di bawah Air Terjun Putri Malu. Selain itu, di lokasi ini Anda juga dapat menikmati wisata panjat tebing, berkemah, dan trekking.

. Mata Air Way Sumpuk

Mata Air Way Sumpuk mempunyai air yang sangat jernih sampai memungkinkan wisatawan untuk mengambil foto dengan berbagai pose di dalam air. Namun ada baiknya para wisatawan yang datang membawa perlengkapan berenang atau menyelam mereka sendiri, dikarenakan belum ada pengembang yang memelihara tempat ini, sehingga tidak terdapat peralatan berenang yang dapat disewakan. Terletak di tengah perkebunan, destinasi wisata ni memang tidak luas, tapi airnya sangat jernih, sehingga cocok buat yang ingin berfoto di dalam air.

Teluk Kiluan

Tersembunyi di ujung Pulau Sumatera, sekitar 80 kilometer dari Kota Bandar Lampung, Teluk Kiluan kini menjadi spot destinasi yang diincar para wisatawan. Mirip seperti Pantai Lovina di Bali, Teluk Kiluan juga menyajikan atraksi lumba-lumba yang melompat di perairan terbuka Teluk Kiluan. Lumba-lumba yang akan menghampiri kapal Anda adalah lumba-luma jenis hidung botol (Tursiops aduncus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris). Teluk ini juga terkenal dengan keindahan biota lautnya, para wisatawan dapat berwisata dengan menyewa perahu untuk melihat kekayaan laut di Teluk Kiluan. Jika wisatawan tersebut sedang beruntung maka mereka akan dapat melihat lumba-lumba berenang di sekitar perahu mereka.

 Wisata Danau

Lampung memiliki dua wisata danau yang terkenal. Danau Suoh dan Danau Ranau. Danau Suoh berada di Lampung Barat dan terkenal dengan wisata geothermalnya. Dikawasan ini, ada empat danau, yakni Danau Asam, Danau Minyak, Danau Belibis, dan Danau Lebar. Karakteristik keempat danau tersebut berbeda-beda sesuai namanya, seperti Danau Asam dengan air pH rendah dan rasanya asam atau Danau Minyak yang permukaannya terlihat berkilau, seperti minyak mengambang. Di sekitar Danau Belibis terdapat padang ilalang yang tumbuh liar dan salah satu titik favorit untuk berfoto. Sementara Danau Ranau menjadi salah satu obyek wisata favorit karena pemandangan yang menghampar luas. Saat mampir ke lokasi ini, terlihat Gunung Seminung yang menghiasi latar belakang pemandangan di Danau Ranau. Juga tersedia kolam pemandian air panas.

 Wisata Pantai

Ada tiga pantai yang ngetop di Lampung. Pantai Tanjung Setia, Pantai Dewi Mandapa, Pesawaran dan Pantai Pasir Putih. Pantai Tanjung Setia terkenal di kalangan wisatawan asing karena spot selancar. Pantai ini ibarat tempat rahasia yang menawan. Banyak sekali titik selancar yang menarik dan menantang. Berbagai aktivitas seru bisa Anda lakukan. Selain berselancar, Anda juga bisa berenang, menyelam, berperahu, berlayar, snorkeling, memancing, berjemur matahari, menyusuri pantai, mengumpulkan karang dan berfoto. Di sekitar lokasi juga tersedia beberapa cottage sehingga para wisatawan tak kesulitan untuk mencari tempat menginap. Sementara Pantai Pasir Putih Berlokasi di Ranggai Tri Tunggal ini, bukan hanya pasir dan pemandangannya saja yang menawan, namun kegiatan seperti snorkeling, surfing, dan kano juga mungkin dilakukan di tempat wisata ini.

 Goa Pantai Minang Rua, Bakauheni
Kabupaten Lampung Selatan jadi gudangnya wisata pantai indah, seperti salah satunya Pantai Minang Rua. Salah satu daya tarik yang ada di sana bukan hanya garis pantainya, bukit batu, dan gua juga menambah wibawa pantai ini.

 Wisata Bahari Pulau

Tercatat Lampung memiliki dua wisata bahari pulau yang sangat keren. Pulau Tegal Mas dan Pulau Kubur. Tak kalah dengan pulau dan pantai eksotis di Bali, pasir putih, birunya laut, serta cottage dan vila bergaya tropical mewarnai Pulau Tegal Mas. Beragam kegiatan air yang bisa kamu lakukan di sana, seperti snorkeling hingga bermain kano. Sementara di Pulau Kubur mungkin terdengar seram bagi sebagian orang, namun sebenarnya Pulau Kubur adalah surganya para pecinta kegiatan memancing. Menurut cerita warga setempat, pulai ini dinamai Pulau Kubur karena dulunya pulau ini digunakan untuk acara penaburan abu jenazah. Berlokasi di Teluk Lampung, pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan perahu dalam waktu kurang lebih 20 menit. Pulau Kubur relatif sepi pada hari-hari biasa, namun pada hari libur dapat terlihat cukup banyak wisatawan yang datang untuk memancing. Ikan di sekitar Pulau Kubur sangat banyak dan beragam karena ada banyak karang besar yang merupakan habitat ikan di sekitar Pulau Kubur.

Muncak Teropong Laut

Muncak Teropong Laut memungkinkan kamu menikmati keindahan Teluk Lampung beserta perkotaan dari atas ketinggian. Birunya laut dan sejumlah pulau kecil akan menjadi latar berfoto yang kian indah seiring datangnya senja. Ada sejumlah gardu berbentuk unik yang bisa kamu gunakan untuk berfoto. Sekilas, tempat ini terlihat seperti versi mininya The Lodge Maribaya, Bandung.

#. Kebun Karet Trikora

Perkebunan Karet Trikora yang ada di Lampung Selatan ini katanya mirip banget dengan pemandangan di Korea Selatan. Pohon-pohon karet di kanan dan kiri jalan saling bertautan, membentuk terowongan alami yang keren dan Instagramable. Gak salah kalau tempat ini sering jadi jujugan anak-anak muda lampung buat hunting foto, mulai dari sekadar isi feed Instagram sampai kebutuhan pre wedding. Area perkebunan ini di bawah kepemilikan PT Perkebunan Nusantara VII (PTPN 7). Serunya lagi, kamu bisa melihat proses penyadapan karet dan pembekuannya. Jadi bisa wisata sekaligus belajar hal baru, deh.

 Goa Pantai Minang Rua, Bakauheni

Kabupaten Lampung Selatan jadi gudangnya wisata pantai indah, seperti salah satunya Pantai Minang Rua. Salah satu daya tarik yang ada di sana bukan hanya garis pantainya, bukit batu, dan gua juga menambah wibawa pantai ini. (ndy/Republika)

Gaet Turis, Kota di Selandia Baru Gelar Festival Orang-orangan Sawah

this formate

STRATFORD, bisniswisata.co.id: Orang-orangan sawah bukan hanya menjamur di Indonesia, saat musim panen tiba. Keberadaan replika manusia yang ditempatkan di atas tanah yang tengah dibudidayakan untuk menakut-nakuti burung atau binatang lainnya agar tidak mematuk atau merusak biji, tunas, serta buah-buahan yang tengah tumbuh di areal itu.

Ternyarta orang-orangan sawah juga ada di Selandia Baru. Bahkan warga Kota Stratford, Selandia Baru menggelar festival orang-orangan sawah atau “Scarecrow Trail” selama dua pekan ke depan. Tujuannya sebagai daya tarik wisata sekalgus untuk mendatangkan wisatawan mancanegara, sekaligus menjadi kalender tetap wisata, sehingga turis asing menyiapkan diri untuk datang menyaksikannya.

Tercatat ada sekitar 80 patung orang-orangan sawah yang dipasang di berbagai lokasi taman di kota itu. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Uniknya, sebagian patung orang-orangan sawah ini justru tidak mirip dengan patung orisinalnya, yang terbuat dari jerami dan bertopi butut.

Sebagian patung ini mirip dengan petugas pemadam kebakaran, Mike Tyson, atau raksasa. Menurut Direktur Layanan Masyarakat Stratford, Kate Whareaitu, ada 79 patung yang sudah terdaftar. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 64 patung dan 57 patung dua tahun lalu. “Acara ini berlaku untuk semua umur dan akan ditutup pada 17 November 2019,” kata Whareaitu seperti dilansir Stuff, Kamis, 7 November 2019.

Turis yang ingin menyaksikan festival ini bisa mengambil peta panduan di perpustakaan setempat atau di situs Stratford i-site. Mereka bisa menjadi partisipan mengikuti lomba untuk mendeteksi jumlah patung orang-orangan sawah ini di lapangan serta lokasinya. Pemenangnya bakal mendapat hadiah menarik dari panitia di Stratford, Selandia Baru. (end/Stuff)

32 Companies & 7 Social Enterprise Raih CECT Sustainability Awards 2019

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector (CECT) memilih 32 pemenang untuk kategori Companies dan 7 pemenang untuk kategori Social Enterprises dalam CECT Sustainability Awards 2019 diikuti oleh total 57 peserta, yang terdiri dari 47 Companies dan 10 Social Enterprises. Penghargaan tertinggi di dunia CSR (Corporate Social Responsibility) dan Sustainability itu diumumkan pada Awarding Night AYANA Midplaza, Jakarta, Kamis (7/11/2019) malam.

“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan (Award for Companies) dan kewirausahaan sosial (Social Enterprises) yang mempunyai kinerja Sustainability dan CSR holistic,” papar Direktur Eksekutif sekaligus Ketua Juri CECT Sustainability Awards Dr. Maria R. Nindita Radyati

Dilanjutkan Penilaian CECT Sustainability Awards berdasarkan SDGs (Sustainable Development Goals) dan ISO 26000, yakni standar panduan pengelolaan CSR (Corporate Social Responsibility) dan Sustainability CECT Sustainability Awards 2019 memasuki tahun kelima pelaksanaannya (sejak 2015).

Dengan CECT Sustainability Awards 2019 diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas yakni terhadap kesejahteraan masyarakat. “Dengan demikian, pemberian penghargaan yang dilakukan setiap tahun ini dapat memotivasi dan memberikan panduan para perusahaan atau organisasi untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan” ujar Maria.

Diakui, hingga kini tak sedikit orang masih salah kaprah soal kegiatan CSR). Padahal, makna CSR lebih dari sekadar berdonasi. Unsur Sustainable Development Goals ( SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan share values harus ada di dalamnya, sebagaimana tertuang dalam panduan Social Responsibility global (ISO 26000).

Bahkan unsur CSR mencakup tujuh aspek, yaitu lingkungan hidup, pelibatan dan pengembangan komunitas, organisasi pemerintah, praktik-praktik operasional yang adil dan jujur, hak asasi manusia, praktik perburuhan, dan isu-isu konsumen. Kendati demikian, nyatanya ada juga perusahaan dan kewirausahaan sosial (social enterprises) yang mampu menerapkan CSR sesuai standar ISO 26000, tambahnya.

Untuk proses seleksi pertama para juri melakukan penelitian terhadap 188 laporan tahunan dan Sustainability Reports (Laporan Keberlanjutan) menggunakan standar ISO 26000 dan SDGs. Selanjutnya, perusahaan dan kewirausahaan sosial yang lolos standarisasi diminta mengikuti proses RFI (Request for Information), dan menunjukkan komitmennya soal Sustainability dan SDGs. Terakhir, perusahaan yang lolol seleksi awal diminta mempresentasikan aktivitas CSR holistiknya dan menunjukkan bukti adanya kegiatan yang mendukung Sustainable Business atau SDGs. (endy)

SESI 1: Category: Best Social Enterprise 7 WINNERS
1. Bidang Kesehatan:
a. WeCare.id  Mendorong tercapainya akses layanan kesehatan yang berkualitas untuk seluruh masyarakat yang didukung oleh para pelaku medis.

2. Bidang Pendidikan:
a. Ibu Profesional  memberikan pendidikan kepada Ibu-Ibu agar mampu meningkatkan kualitas dirinya

3. Bidang Industri Kreatif:
a. duAnyam  Memberdayakan dan meningkatkan kesehatan perempuan secara ekonomi di daerah pedesa8an di seluruh Indonesia

4. Bidang Lingkungan:
a. Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI)  menyelamatkan hutan melalui pengelolaan madu alam yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat

5. Bidang Olahraga:
a. Uni Papua FC  Mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, pengembangan karakter, kebangsaan melalui olahraga sepakbola

6. Bidang Teknologi:
a. Hara (hara.io)  Teknologinya sangat membantu petani dalam mengelola siklus & hasil panen dengan teknologi Blockchain.

7. Bidang Seni & Budaya:
a. Tlatah Bocah  mengupayakan terwujudnya area ramah anak selaras dengan karakter lokal dan memberikan kesempatan anak berpartisipasi dalam pembangunan.

SESI 2: Based on ISO 26000 (CSR Guidance) 14 WINNERS
1. Environment:
a. PT Astra International, Tbk
b. PT Astra Agro Lestari, Tbk

2. Community Development:
a. PT Adaro Energy, Tbk
b. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk

3. Organizational Governance:
a. PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk
b. Adhi Karya (Persero), Tbk

4. Fair Operating Practices:
a. PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk
b. PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk

5. Human Rights:
a. PT Jasa Marga (Persero), Tbk
b. PT Bank Mandiri (Persero), Tbk

6. Labour Practices:
a. PT Unilever Indonesia,
b. PT Indofood Sukses Makmur, Tbk

7. Consumer Issues:
a. PT Bank Central Asia, Tbk
b. PT Kalbe Farma, Tbk

SESI 3: Based on Overall Sustainability Performance – Industry Based 18 WINNERS
1. Agriculture:
a. PT Astra Agro Lestari, Tbk
b. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk

2. Basic Industry & Chemical:
a. PT Semen Indonesia Tbk,
b. PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk

3. Consumer Goods:
a. PT Indofood Sukses Makmur, Tbk
b. PT Sido Muncul

4. Finance:
a. PT Bank Central Asia, Tbk
b. PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk

5. Infrastructure, Utilities & Transportation:
a. PT Jasa Marga (Persero), Tbk
b. PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk

6. Mining:
a. PT Adaro Energy, Tbk
b. PT Antam (Persero), Tbk

7. Miscellanous:
a. PT Astra International, Tbk
b. PT Gajah Tunggal, Tbk

8. Property, Real Estate & Building Construction:
a. PT Bumi Serpong Damai Tbk
b. PT Alam Sutera Realty Tbk

9. Trade, Service & Investment:
a. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk
b. PT United Tractors Tbk

SESI 4: Project-Based CSR & Business Sustainability *14 WINNERS

Project-Based CSR & Business Sustainability (Public Listed Companies)
1. PT Adaro Energy, Tbk – Intergrated Sustainability Program
2. PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk – Strategic Sustainability
3. PT Toba Pulp Lestari, Tbk – Women Empowerment
4. PT Bumi Serpong Damai, Tbk – Creating Sustainable Living Area
5. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk – Creating Community Institutions
6. PT Astra International, Tbk – Creating Sustainable Livelihood
7. PT Unilever Indonesia, Tbk – Sustainability Living Initative

Project-Based CSR & Business Sustainability (Non-Public Listed Companies)
1. Coca Cola Amatil Indonesia – Workplace Inclusion & Diversity
2. Puls Trading Far East Ltd (H&M Indonesia) – Sustainable Supply Chain
3. Pamapersada Nusantara (KIDE) – Economic Empowerment
4. Royal Lestari Utama – Intergrated Farming
5. Pacific Place Jakarta – Green Building & family Friendly Company
6. Kaltim Nitrate Indonesia – Education for Sustainable Energy
7. Nestle Indonesia – Creating Shared Value
8. Frisian Flag Indonesia – Education for Farmers
9. Pertamina Gas – Employee Volunteering

Ada Exotic NTT di World Tourism Mart 2019

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id,- ” AWESOME, incredible,” kata Artur Matiaszczyk, menyaksikan tarian tradisional ala NTT di pavilion Exotic NTT. Managing Director Konsorjum. PL, Tour &Travel Company asal Polandia ini, tidak sekadar tertarik dengan suara tetabuhan komunitas Flobamora yang mengiringi hentakan kaki penarinya. Juga bergegas “berbelanja” paket wisata ke wilayah Nusa Tenggara Timur, sesuai jadual yang ada.

Rancaknya tarian Moko Nona Yanh mewakili Kabupaten Alor, tarian Fatu Kota dari Timor Timur Selatan (TTS) dan tari Ledi Tuak mewakili Kab. Sabu Raijua dan Rote Dao, berhasil menarik perhatian publik pada saat pembukaan World Tourism Mart (WTM) 2019 pada Senin 4 November. WTM London 2019 diselenggarakan 4-6 November merupakan  sebagai pasar perjalanan terkemuka kedua dunia diikuti 51.000 peserta profesional utama, lebih dari 38 sektor industri perjalanan dari 182 negara, dan ribuan jurnalis internasional.

Keberhasilan menarik perhatian pengunjung dari tampilan tari, musik, kostum dan tatanan booth seluas 400 sqm bernomor AS850 berlabel Exotic NTT, mendukung penjualan paket wisata yang ditawarkan komunitas bisnis dari ranah Flobamora . Di hari pertama pelaksanaan WTM London, pavilion Exotic NTT menunjukkan dirinya sebagai destinasi favorite, unik dan menarik bagi wisatawan dengan membukukan transaksi sekitar Rp. 30 M, ungkap Ketua Badan Promosi Pariwisata NTT, Rocky Pekudjawang.

Dikenali dengan ikon Komodo dan danau Kelimutu, NTT merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 1.192 pulau, 432 pulau diantaranya sudah mempunyai nama dan sisanya sampai saat ini belum mempunyai nama. 42 pulau dihuni dan 1.150 pulau tidak dihuni, Diantara 432 pulau yang sudah bernama terdapat 4 pulau besar: Flores, Sumba, Timor dan Alor (FLOBAMORA) dan pulau-pulau kecil antara lain: Adonara, Babi, Lomblen, Pamana Besar, Panga Batang, Parmahan, Rusah, Samhila, Solor (masuk wilayah Kabupaten Flotim/ Lembata), Pulau Batang, Kisu, Lapang, Pura, Rusa, Trweng (Kabupaten Alor), Pulau Dana, Doo, Landu Manifon, Manuk, Pamana, Raijna, Rote, Sarvu, Semau (Kabupaten Kupang/ Rote Ndao), Pulau Loren, Komodo, Rinca, Sebabi, Sebayur Kecil, Sebayur Besar Serayu Besar (Wilayah Kabupaten Manggarai), Pulau Untelue (Kabupaten Ngada), Pulau Halura (Kabupaten Sumba Timur, dll.)

Menurut  Abed Frans, Ketua Asita NTT,  Nusa Tenggara Timur sebagai Ring of Beauty menawarkan beragam pengalaman terbaik mulai dari taman nasional Komodo dengan kehidupan purbanya, Kelimutu dengan danau tiga warnanya, Kepulauan Alor dengan kecantikan alam laut dan budayanya, Liang Bua dengan Homo Floresiensis sebagai penggalan penting dari sejarah umat manusia, Sumba dengan savana dan kampung adatnya, Sabu dengan tebing warna-warni, serta Timor dengan berbagai keragaman etnis dan kearifan lokal yang mengagumkan.

 “Kekayaan ini perlu di dekatkan ke pelanggan dunia wisata di pasar- pasar wisata,” ujarnya

Pertama Kali

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk pertama kalinya mengambil bagian dalam perhelatan World Travel Mart (WTM) ke- 40 di London, Inggris. WTM sebagai sarana untuk menyediakan informasi sekaligus ajang promosi pariwisata NTT yang kaya akan aneka ragam budaya, keindahan alam serta masyarakat yang ramah dan unik.

 Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat (VBL) yang telah mencanangkan pariwisata sebagai leading sector pergerakan ekonomi di NTT  melakukan promosi tentang keunggulan pariwisata NTT. Gubernur NTT, menegaskan Provinsi NTT menggunakan kesempatan tampil di WTM London 2019 untuk mengenalkan potensi-potensi wisata unggulan yang diyakini akan menjadi wisata kelas dunia. Bahkan dengan sangat antusias Gubernur NTT menjelaskan betapa indahnya NTT, termasuk Kelaba Maja yang disejajarkan dengan Grand Canyon.

 Mengusung tema Exotic East Nusa Tenggara, lanjut Gubernur, NTT berusaha untuk menawarkan sesuatu yang baru bagi dunia pariwisata internasional. Wisata alam berpadu dengan budaya unik, diharapkan dapat membawa angin segar ditengah pariwisata Indonesia yang selalu identik dengan Pulau Bali.  Selain pengenalan potensi wisata, kata Victor  komitmen pemerintah dalam perbaikan infrastruktur di lokasi wisata juga dipertegas.

“Tahun 2020 Pemerintah NTT akan melakukan pembenahan besar-besaran dan menjadikan NTT obyek wisata kelas premium,” ungkap Gubernur NTT.

Mimpi besar Gubernur NTT  untuk sebuah kemajuan di NTT membutuhkan executor – executor handal dan kuat, agar terwujud NTT bangkit, NTT sejahtera, tegas Rocky. Keikutsertaan NTT di WTM London didukung industri seperti Flobamora Jaya Travel, Flores Komodo Tour, Gohan Antapura Nusra, Komodo Escape Prawara, Majesty Timor Holiday Tour, Pasola Putra Wisata, The Seventen Island, Tiera Sumba dan stake holder pendukung wisata lainnya.

“Inilah moment yang ditunggu – tunggu oleh kalangan industri pariwisata di NTT selama ini berpromosi bersama, bersinergi dan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata NTT. Inilah tonggak awal kebangkitan pariwisata NTT, bersama –sama bangkit menuju NTT sejahtera, “ ungkap Abed Frans.   

 Pembukaan pavilion NTT di WTM London dilakukan Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat bersama Duta Besar Republik Indonesia di London, Dr. Rizal Sukma. Duta Besar Republik Indonesia di London,  mengatakan NTT luar biasa dan diharapkan tetap hadir di tahun-tahun mendatang. Menurut Dubes Rizal Inggris merupakan penyumbang kunjungan wisatawan terbesar ke Indonesia dibandingkan negara-negara lain di Eropa. Tercatat jumlah wisatawan Inggris yang datang ke Indonesia mencapai 400.000 orang dengan pertumbuhan 7-9 persen setiap tahunnya. “KBRI London siap membantu mempromosikan berbagai objek wisata yang ada di Tanah Air termasuk NTT,” ujar Rizal. *

Destinasi Bersepeda di Indonesia Paling Populer di Kalangan Wisman

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kerusakan lingkungan ikut meresahkan industri pariwisata dunia. Terganggunya ekosistem di darat dan laut dikhawatirkan dapat membuat sebuah destinasi wisata ditinggalkan oleh turis. Kegiatan wisata yang berkelanjutan kini semakin gencar ditawarkan. Setelah wisata jalan kaki (walking tour), wisata bersepeda juga ramai ditawarkan.

Seperti diunduh laman CNN, Kamis (07/11/2019), penduduk Indonesia termasuk yang beruntung, karena bisa bersepeda di banyak destinasi asri tanpa perlu jauh-jauh ke luar negeri. Setiap tahunnya Indonesia juga sering terpilih sebagai lokasi ajang balap sepeda internasional, salah satunya Tour de Singkarak yang berlangsung di Sumatera Barat sejak tahun 2009.

Untuk yang baru akan memulai hobi, pastikan datang bersama kawan yang sudah paham dengan medan dan cuaca setempat. Jangan keburu nafsu dulu untuk mencoba medan terjal, apalagi mengabaikan kondisi kesehatan. Kenakan perlengkapan keamanan jika perjalanan bakal sangat menantang. Bagi yang ingin memulai wisata gowes, berikut sejumlah rute sepeda di Indonesia yang populer di kalangan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis:

1. Jawa
Lereng Ijen, Lereng Merapi, Kawasan Bromo, Cangar (Malang), Pacet (Mojokerto), Wlingi (Blitar), Gunung Pancar (Bogor), dan Cikole (Bandung), menjadi lokasi favorit untuk bersepeda di tengah alam liar Pulau Jawa. Kalau ingin bersepeda dengan medan yang lebih santai, bisa mendatangi Desa Borobudur yang satu kawasan dengan Candi Borobudur.

2. Sumatera Barat
Jalur berkelok menjadi medan utama saat bersepeda di sini. Jika mengikuti Tour de Singkarak, rute yang ditempuh ialah Padang Pariaman, Sujunjung, Solok Selatan, Bukittinggi, Payakumbuh, Pasaman, dan Padang Panjang. Spot yang paling menarik perhatian adalah Kelok 44 atau jalur menuju Solok, di mana ada hutan plus jurang di kanan dan kirinya. Perjalanan dari Bukittinggi menuju Solok juga dihadiahi pemandangan Danau Kembar yang indah.

3. Sumatera Utara

Danau Toba tak hanya indah dipandangi sambil duduk-duduk di pinggirannya saja. Jika ingin melihat alam Toba lebih dekat, silakan gowes sepeda dan keliling di sekitarnya.

4. Lombok

Salah satu ajang sepeda yang pernah diselenggarakan Lereng Rinjani adalah Tambora Bike dan GFNY Indonesia. Selain melewati perkampungan Nambung, sepeda bisa langsung diarahkan ke Pantai Senggigi dan menuju Pucuk Pass untuk melihat Gunung Rinjani dari kejauhan.

5. Bali

Kintamani, Bangli, dan Gianyar merupakan rute favorit untuk bersepeda di Bali. Berhenti di Danau Batur untuk menyesap kopi lokal sambil menikmati pemandangan Gunung Batur bakal menjadi momen yang paling menarik. Kalau belum lelah, silakan arahkan sepeda ke Pantai Sanur. (ndy/CNN)

Nicholas Saputra Kantongi Tips Traveling Seru, Mau?

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Aktor berdasarh Jawa – Jerman Nicholas Saputra punya beberapa tips bepergian agar lebih seru, berkesan dan tidak membosankan. Nicholas Schubring Saputra, nama lengkapnya mengatakan hal pertama yang wajib dilakukan sebelum traveling adalah menentukan tema selama melakukan perjalanan.

“Coba bikin tema seperti apa, jadi misalnya kalau saya lagi mau eksplor restoran, saya mau coba cuisine apa. Jadi, destinasi yang saya pilih yang bisa mencicipi restoran menarik yang bisa jadi cerita,” kata Nicholas yang penggila traveling juga beberapa kali jadi pembicara untuk acara pelestarian lingkungan.

Begitu juga, lanjut di seperti dilansir laman Ayoobandung, Kamis (07/11/2019) ketika menentukan tema sejarah saat ingin liburan. “Dengan memilih destinasi yang berhubungan dengan tempat-tempat bersejarah, pasti ada hal yang menarik dan mengasyikkan.” jelas peraih Piala Citra untuk Pemeran Pembantu Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2018 dalam film Aruna dan Lidahnya.

Dengan menentukan tema traveling membuat perjalanan tidak membosankan dan hanya berakhir di media sosial. “Jadi, tema ini bikin traveling enggak membosankan, memberi pengalaman baru dan ilmu baru. Jadi enggak asal foto terus tag di medsos selesai,” tambah lelaki cool kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984.

Dia juga menyarankan untuk mengatur biaya serta pengeluaran yang dibutuhkan saat bepergian. “Traveling itu jangan sampai nyusahin hidup. Maksudnya, tetap kita sesuaikan. Jangan ngoyo juga, tapi memang penting untuk dilakukan sehingga kita pintar mencari bagaimana supaya bisa traveling tapi masih dalam kemampuan,” ujar bintang film “Ada Apa dengan Cinta”. (ndy/Ayoobandung)

Penerbangan Sriwjaya Padang-Jakarta Batal, Penumpang Kesal

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Penerbangan Sriwijaya rute Padang-Jakarta yang dijadwalkan berangkat pada Kamis (7/11) dibatalkan sepihak. Akibatnya, para penumpang kesal, proses dan sempat menimbulkan kericuhan antara penumpang dan petugas maskapai.

Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra menjelaskan berdasarkan informasi dan klarifikasi di lapangan pembatalan penerbangan karena PT Gapura Angkasa selaku ground handling, yang melakukan penanganan operasional darat untuk Sriwijaya tidak bisa melakukan penanganan karena ada arahan kantor pusat PT Gapura. “Akhirnya penumpang dimediasi oleh PT Angkasa Pura II dan saat ini situasinya sudah kondusif,” ujarnya.

Seperti dilansir Antara, Kamis (7/11) Fendrick mengakui memang ada sedikit kericuhan karena penumpang menuntut kepastian pemberangkatan. Akan tetapi, saat ini Eksekutif General Manajer PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Yos Suwagiyono telah melakukan koordinasi dengan Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang dan Pimpinan Sriwijaya Air agar permasalahan ini segera dicarikan solusi sehingga penumpang segera diberangkatkan.

“Sampai saat ini sejumlah penumpang sudah diberangkatkan dengan maskapai lain dan sebagian masih mau menunggu keberangkatan dengan Sriwijaya Air,” kata dia.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas konter Sriwijaya di BIM ada penumpang yang meminta kompensasi keterlambatan. Selain itu, untuk pengalihan dengan penerbangan lain masih memungkinkan karena kursi yang tersedia untuk rute Padang-Jakarta masih ada.

Sementara, karena belum ada kejelasan dari pihak Sriwijaya akhirnya PT Angkasa Pura II menarik pesawat ke hanggar. Saat Humas Sriwijaya dikonfirmasi melalui telepon seluler hingga berita ini diturunkan tidak ada tanggapan.

Di tempat terpisah, Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mengimbau agar maskapai Sriwijaya Air dan anak usaha Garuda Indonesia, Citilink Indonesia tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. “Kalau dari INACA, kami hanya terbatas mengimbau, kalau ada diskusi korporasi mohon diselesaikan, jangan sampai menimbulkan kerugian pada publik,” lontar Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja.

Menurutnya, kisruh ini sifatnya internal sehingga asosiasi tidak bisa berkomentar banyak. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto, menyatakan ketegangan antar Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia ini sebenarnya wajar dalam hubungan bisnis. “Itu masalah kontrak kedua belah pihak perusahaan saja, misalnya kalau maskapai tidak cocok sama ground handling yang ini ya pindah,” ungkap Bayu. (ndy/Antara)

Indramayu Tawarkan Agrowisata Petik Mangga Agrimania

this formate

INDRAMAYU, bisniswisata.co.id: Makan buah diperoleh dari membeli di pasar, menjadi hal biasa. Namun saat buah yang dimakan itu dipetik sendiri dari pohonnya, tentu akan menimbulkan sensasi yang lebih dari sekedar menikmati rasanya. Peluang bisnis wisata ini diterapkan Indramayu dengan menawarkan agrowisata petik mangga Agrimania

Agrowisata Petik Mangga ini digelar di Situ Bolang, Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Di lahan milik Kelompok Tani Holtikultura Agrimania itu, para pengunjung bisa membeli buah yang dipetik sendiri dari pohonnya. Tersedia hampir semua jenis buah-buahan di lahan seluas 2,5 hektare tersebut, kecuali jeruk dan rambutan. Namun, yang menjadi primadona dan paling utama adalah Mangga Agrimania.

Agrimania merupakan mangga varietas baru asli Indramayu. Varietas tersebut ditemukan oleh Urip, selaku Ketua Kelompok Holtikultura Agrimania, pada 2011 silam. Induk pohon mangga tersebut berasal dari biji yang ditanam sejak 27 tahun lalu. Lokasi pohon induknya terletak di Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, yang berada pada ketinggian 12 meter dari permukaan laut.

Mangga Agrimania itu memiliki ciri khas tersendiri. Selain kulitnya berwarna merah, mangga itu juga memiliki rasa yang manis, tekstur dagingnya halus dan kering, serta aromanya harum. “Berat buahnya bisa mencapai 1,8 kilogram (per buah),” kata Urip seperti dilansir laman Republika, Kamis (7/11/2019).

Di lokasi itu, Mangga Agrimania dijual dengan harga Rp 50 ribu per kilogram. Namun jika sudah masuk supermarket besar, maka harganya bisa Rp 90 ribu per kilogram. Di Agrowisata Situbolang, Urip dan kelompoknya sengaja tidak menanam mangga Indramayu varietas lainnya, seperti Gedong, Harum Manis, Cengkir, Manalagi, Golek dan lainnya. Pasalnya, hampir semua petani mangga maupun warga di Indramayu sudah menanam mangga varietas-varietas tersebut.

Tak hanya menjual mangga Agrimania dan buah-buahan lainnya, di Agrowisata Situ Bolang juga dijual bibit pohonnya. Harga bibit pohon itu berbeda-beda, tergantung umur dan ukuran pohonnya. Semakin tua umur dan semakin tinggi pohon, maka harganya akan semakin mahal. “Harga (bibit pohon) di kisaran Rp 50 ribu sampai diatas Rp 1 juta,” terang Urip.

Selain buah-buahan, agrowisata yang baru diresmikan pada 13 Oktober 2019 oleh Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat itu juga menghadirkan taman bunga yang terdiri dari berbagai jenis maupun warna. Lokasi itupun menjadi favorit pengunjung untuk berswafoto. “Keberadaan taman bunga itu memang untuk menarik pengunjung supaya mau datang dan melihat kebun buah,” tutur Urip.

Setiap hari, Agrowisata Situ Bolang dikunjungi tak kurang dari 400 orang. Sedangkan di akhir pekan, pengunjung bisa mencapai 2.600 orang per hari. Mereka datang dari berbagai daerah di Indramayu maupun luar kota. Untuk masuk ke kawasan itu, pengunjung cukup membayar tiket seharga Rp 5.000 per orang. Namun, tiket itu bisa ditukar dengan minuman gratis.

Ke depan, Urip dan kelompoknya sudah bertekad untuk mengubah agrowisata itu menjadi eduwisata. Di tempat itu, pengunjung akan diberi pelatihan pertanian khusus buah, mulai tanam sampai panen. Apalagi, masih ada lahan seluas sepuluh hektare di lokasi itu yang masih bisa dikembangkan.

Diharapkan dengan Agrowisata Petik Mangga Agrimania mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik. (ndy/Republika)

Keren, 22 Kabupaten di Jateng Gelar Pertunjukkan Wayang Serentak

this formate

SEMARANG, bisniswisata.co.id: PERINGATAN Hari Wayang Nasional 2019 dirayakan secara meriah oleh Pemprov Jawa Tengah (Jateng). Rencananya, akan ada pertunjukan wayang secara serentak di 22 Kabupaten/Kota di Jateng. Pertunjukkan ini dihelat pada Selasa, 19 November 2019. Bukan cuma wayang kulit, namun ada pertunjukan wayang orang juga wayang animasi

“Akan kami gelar serentak di 22 Kabupaten/Kota. Kami pastikan menjadi pertunjukan menarik, karena wayang kulit, wayang orang dan wayang animasi akan tampil secara bersamaan,” papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo seperti dilansir Antara, Kamis (07/11/2019).

Pada puncak perayaan Hari Wayang Nasional tersebut, tidak hanya dimeriahkan dengan penampilan wayang. Namun lanjut dia, akan ada coaching clinic yang melibatkan anak-anak muda dalam dunia pewayangan. “Namanya Wayang for Student. Jadi ada coaching clinic dan main bersama anak-anak. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menggairahkan dunia pewayangan Jawa Tengah,” tegasnya.

Ganjar menambahkan, sebagai daerah yang memiliki banyak seni tradisi, Jawa Tengah memang fokus, kosentrasi dalam pengembangan kebudayaan. Tidak hanya sekadar menguri-uri atau melestarikan, namun Jawa Tengah terus mengembangkan seni tradisional itu. “Sehingga harapannya, akan muncul inovasi dan kreasi dari masyarakat yang akan menambah semarak kesenian tradisional kita,” tegasnya.

Pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Manteb Soedharsono di RRI Semarang pada Rabu (6/11/2019) malam berlangsung meriah. Masyarakat begitu antusias menyaksikan pentas wayangan tersebut.

Tidak hanya orang tua, sejumlah remaja dan anak-anak juga turut memadati lokasi acara. Dengan seksama, mereka menyaksikan pertunjukan wayang sambil sesekali mengabadikan moment dengan kamera handphone masing-masing.

Ganjar juga menitipkan pesan kepada masyarakat untuk menjaga kebudayaan. Tidak hanya dalam bentuk berkesenian, namun budaya rukun, saling menghormati dan juga menghargai penting untuk dikembangkan.

“Kebudayaan itu tidak hanya baju, tarian atau wayang seperti ini, tapi perilaku, hidup rukun, saling menghormati, tidak memaki itu juga bagian dari kebudayaan kita. Jadi dalam kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk menjaga dan melestarikan budaya bangsa dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (ndy/Antara)

Pentingnya Jalur Evakuasi di Lokasi Wisata

this formate

SIJUNJUNG, SumBar, bisniswisata.co.id – KEPALA  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan pentingnya jalur atau tanda evakuasi di lokasi wisata agar tidak terjadi korban jika bencana sewaktu-waktu terjadi. , “Disiapkan jalur, rambu dan tim evakuasi untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sangat mungkin terjadi banjir kiriman dari hulu melewati geopark ini”, ucap Doni saat berkunjung ke Geopark Silokek, Kab. Sijunjung, Sumatera Barat (6/11).

Permasalahan lainya adalah tentang kebersihan, “Sediakan banyak tempat sampah di berbagai titik agar kebersihan geopark terjaga dengan baik, dan wisatawan dapat dengan nyaman dan aman menikmati keindahan geopark ini”, tambah Doni.

Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, menyatakan “Geopark Silokek merupakan salah satu dari sedikit geopark berskala nasional dan akan diajukan sebagai geopark berskala internasional dari UNESCO”, kata Yuswir.

Geopark jugai dapat dijadikan sarana edukasi bagi wisatawan, konservasi terkait alam yang terdapat didalamnya dan pengembangan ekonomi bagi masyarakat setempat. Bulan ini akan ada perlombaan arung jeram internasional yang akan melewati Geopark Silokek diikuti oleh 240 peserta dari mancanegara.

Febrin Anas Ismail selaku tim ahli Ranah Minang Silokek mengatakan, “Geopark Silokek memiliki pemandangan alam yang indah mulai dari keindahan flora, batuan alami dan sungai batang kuantan yang mengalir dari Sijunjung hingga Selat Malaka”, ucap Febrin. (*/redaksi@bisniswisata.co.id)