Pergantian Tahun, di Jakarta atau ke Hongkong?

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: AKHIR tahun membuka kesempatan menikmati libur panjang. Pilihan paket berlibur di dalam negeri atau ke luar negeri  sejak November telah berseliweran di dunia maya, di media sosial, whatsApp group. Flyer- flyer promosi bertengger di pusat- pusat belanja di outlet- outlet tourism information centre. Tinggal pilih sesuai kemampuan, pasalnya berwisata dalam negeri kudu merogoh kocek dalam- dalam akibat tarif jasa angkutan dalam negeri yang masih tinggi. Pilihan open trip pun bertebaran, tinggal pilih.

Bagaimana ke luar negeri, Singapura atau Hongkong yang aksesnya relatif mudah? Hongkong? Yes, A Symphony of Lights .  Edisi lanjutan pertunjukan cahaya dan musik terbesar di dunia ini akan menghiasi langit Hong Kong pada malam pergantian tahun  dengan efek cahaya kaledoskop yang menakjubkan. Victoria Harbour yang ikonik kembali menjadi pusat perhatian selama penyambutan tahun baru 2020 di Hong Kong!

Memeriahkan acara pergantian tahun di Hongkong, penyelenggara pesta Hongkong Tourism Board berbagai hadiah bagi pengunjung baik wisatawan mau pun penduduk lokal, undian diselenggarakan di seluruh wilayah Hongkong. Sepuluh pemenang beruntung,  masing-masing mendapatkan empat tiket pergi-pulang kelas ekonomi dari Cathay Pacific Airways. Pemenang dapat menggunakan dua dari empat tiket yang didapatkannya untuk mengajak kerabat dan keluarganya yang tinggal di luar negeri untuk mengunjungi Hong Kong. Asyik kan?

Wah, sudah punya agenda lain libur pergantian tahun, tapi tak mau ketinggalan serunya A Symphony of Lights di Victoria Harbour. Jangan berkecil hati, tayangan langsung pertunjukan selama 10 menit ini tersedia diberbagi media di seluruh dunia, agar penonton internasional dapat menyaksikan kemeriahan perayaan tahun baru di Hong Kong. Nantikan juga visual menakjubkan dengan memanfaatkan eksistensi Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) \ menjadi jam raksasa yang menghitung mundur ke tahun baru.

Di Jakarta

“Terpaksa” bermalam pergantian tahun di Jakarta? Boleh juga menjawab tawaran manajemen  Holiday Inn Express Jakarta Matraman. Hotel berlokasi strategis dari pusat hiburan kota Jakarta dengan Halte Transjakarta berlokasi tepat di depan gerbang hotel, memberi peluang para tamu mengakses dengan mudah kawasan Monas, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah. Mereka manawarkan paket meginap harga khusus periode 30 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Selain promo menginap, di malam tahun baru juga menghidangkan Nusantara Buffet di Great Room, lantai dasar dengan pilihan makan malam spesial dari pukul 17.30 hingga 21.00. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Para tamu dapat menikmati hidangan favorit nan lezat dengan cita rasa Indonesia yang khas.

Hotel yang memiliki total 179 kamar Standard dengan berbagai fasilitas mencakup: Wi-Fi cepat dan gratis yang tersedia di seluruh penjuru hotel agar tamu tetap terkoneksi selama menginap.

Gratis Express Start™ Breakfast atau Grab & Go untuk memulai hari dengan baik. Perlengkapan tidur yang nyaman dan berkualitas dengan dua pilihan bantal soft atau firm untuk membuat tamu beristirahat dengan nyaman pada malam hari. Power showers yang menyegarkan tubuh dengan 3 fungsi pijatan pada kepala dan handuk yang halus. Gym Center untuk menambah energi dan menjaga rutinitas kebugaran meski pun jauh dari rumah. Self-service pusat bisnis dan binatu. Ada 3 ruang pertemuan yang dapat menampung tamu hingga 140 orang. *

Cuaca Tak Bersahabat, Wisata Pantai Dijaga Ketat

this formate

SUKABUMI, bisniswisata.co.id: Momen liburan tahun baru diwarnai kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Angin kencang, deburan ombak tinggi dan serangan ubur-ubur mengancam wisatawan yang berwisata di sejumlah destinasi wisata pantai. Untuk menghndari hal-hal yang tidak diinginkan terutama para wisatawan lokal maupun nasional yang berwisata pantai, sehingga diantisipasi dengan mengerahkan petugas penjaga pantai di sejumlah titik ramai wisatawan dengan penjagaan ketat.

Antisipasi itu dilakukan di objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diperkirakan dipadati pengunjung. “Petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) berada di sepanjang pantai di kecamatan pesisir pantai,” ujar Kepala Divisi Operasional dan SDM Balawista Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Asep Edom seperti dilansir laman Republika, Sabtu (28/12/2019).

Petugas Balawista terbagi 16 pos dengan jumlah personel sebanyak 104 orang. Jumlah petugas penjaga pantai lebih banyak dibandingkan hari biasa. Di hari-hari biasa petugas aktif hanya sebanyak 87 orang. Kebijakan ini diambil karena jumlah wisatawan pada libur tahun baru akan meningkat. Dengan demikian diperlukan penambahan jumlah petugas penjaga pantai.

Balawista juga minta agar pengunjung mematuhi imbauan dari petugas dan menaati rambu peringatan di tepian pantai. Hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut seperti kasus tenggelam. “Upaya ini untuk mendukung wisata aman pada momen natal dan tahun baru. Juga meminta pengunjung berhati-hati dari potensi sengatan ubur-ubur. Dalam beberapa hari ada sebanyak 10 pengunjung yang disengat ubur-ubur di Pantai Citepus.

Di Pantai Lampung Selatan disiagakan Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan SAR dengan personil serta peralatan pendukung penyelematan di beberapa Posko pengamanan (Pospam). “Ada sekitar 51 personil SAR disiagakan di sejumlah objek wisata bahari dan objek vital lainnya di Lampung Selatan. Tugas ini mulai dilaksanakan tanggal 18 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020,”kata Kepala Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan SAR Lampung Selatan, Feriansyah.

Disiagakannya personil SAR di objek wisata agar dapat bergerak cepat melakukan antisipasi jika terjadi bencana atau kecelakaan di perairan ataupun didarat. Selain penempatan personil, sejumlah alat pendukung penyelematan juga disiagakan. “Peralatan yang disiagakan seperti perahu karet, dua set peralatan selam, kapal penyelamat KN SAR Basudewa RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 Lampung, Helikopter Basarnas dan peralatan siaga lainnya,”ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah tempat objek wisata di Lampung Selatan, mulai ramai dikunjungi masyarakat dan sejauh ini kondisinya masih terpantau aman tidak ada informasi kecelakaan di perairan. Pihaknya terus memantau sejumlah objek wisata bahari di Lampung Selatan tersebut.

Di Bantul, sejumlah destinasi wisata mulai dipadati wisatawan dari luar kota. Umumnya wisatawan menyerbu destinasi wisata Kawasan Pantai Paragtritis.
Komandan Sarlinmas Pantai Parangtritis Ali Jaka Sutanto mengatakan saat ini pengunjung di Kawasan Parangtritis mencapai 10.000 orang. Untuk mengamnakan dikerahkan 62 personel untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Terlebih di kawasan dua palung yang membahayakan pengunjung.

Menurutnya palung tersebut terdapat di depan Posko SAR daerah Parangtritis dan juga di kawasan Pantai Watu Bolong dan sudah dua minggu tidak pindah titik.
“Sudah dua minggu ini palungnya tidak pindah, kemungkinan pindah kalau cuaca juga berubah, kalau tidak berubah posisinya akan tetap di situ. Kalau untuk cuaca sendiri di kawasan Parangtritis dan sekitarnya memang masih aman untuk dikunjungi, pengunjung pun diperbolehkan untuk berenang,” tambahnya.

Agar menghindari kejadian tidak diinginian, Balawisata berjaga di setiap titik palung. Dihimbau para pengunjung tidak terlalu berenang ke tengah pantai dan tetap waspada terhadap keselamatannya. “Untuk imbauan kami berharap para pengunjung tetap mengindahkan para personel SAR yang berjga, jika ingatkan jangan ke tengah ya tolong diindahkan. Karena hal tersebut juga demi keselamatan para pengunjung,” tegasnya.

Di Gunungkidul, kini kondisi gelombang di Pantai Selatan diprediksi landai selama libur akhir tahun. Meski demikian, para pengunjung diimbau tetap berhati-hati dan waspada sehingga tidak menjadi korban kecelakaan laut (laka laut). Diperkirakan hingga awal Januari 2020 kondisi gelombang landai dengan ketinggian di bawah 10 feet atau di bawah tiga meter.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengatakan memasuki libur Natal lonjakan pengunjung sudah terlihat. Dihrapkan wisatawan tetap berhati-hati saat bermain di pantai sehingga terhindar dari kejadian laka laut. “Hingga Rabu siang [25/12/2019] masih aman terkendali. Sempat ada seorang wisatawan yang terpeleset di pantai dan luka ringan di bagian kaki, tapi kondisinya tetap baik,” katanya.

Dilanjutkan, selain gelombang laut yang diprediksi landai, selama liburan juga dipastikan aman dari serangan ubur-ubur. Hasil pengamatan di laut tidak ditemukan tanda-tanda kemunculan ubur-ubur. Meski demikian, kondisi di kawasan pantai yang terlihat bersahabat harus tetap diwaspadai. Pasalnya, keadaan gelombang yang landai tak serta merta wisatawan bisa bermain seenaknya.

Menurut dia, ancaman rip current atau arus balik air laut bisa sangat berbahaya apabila pengunjung tidak mengetahui keberadaan titik-titik ini. “Salah-salah bisa terseret di area rip current. Jadi, agar lebih aman pengunjung harus bertanya kepada petugas SAR wilayah mana saja yang aman untuk bermain,” katanya. (ndy)

Ridwan Kamil Ajak Keluarga Jelajahi Ijen

this formate

BANYUWANGI, bisniswisata.co.id: Liburan Akhir Tahun, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (48) bersama keluarga menghabiskan liburannya di Banyuwangi, Jawa Timur. Mantan wali kota Bandung itu mengunjungi sejumlah destinasi, mulai dari Taman Gandrung Terakota, menyantap kuliner lokal, hingga Kawah Ijen. Bersama seluruh keluarganya, Ridwan Kamil mendaki Gunung Ijen pada Kamis kemarin. Gunung Ijen memiliki kawah yang terletak di ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut di puncak gunung.

Ini adalah danau kawah asam terbesar di dunia dengan kedalaman sekitar 200 meter yang diisi enam juta liter larutan asam, dan lebarnya mencapai 5.466 hektar. Dari sana memancar fenomena api biru (blue flame) yang telah mendunia. “Bisa lihat blue flame rasanya terpuaskan. Alhamdulillah, senang banget bisa lihat blue flame,” ujar Kang Emil, sapaan akrabnya.

Kang Emil menilai Kawah Ijen sebagai salah satu destinasi dengan panorama alam sangat indah. Pendakiannya pun relatif mudah. Meski tetap menguras tenaga, rasa lelah itu terbayarkan dengan keindahan panorama di puncak gunung serta fenomena blue flame yang memukau.

Mengenakan kaus warna biru dan bertopi warna kuning, Ridwan Kamil tampak asyik berfoto di puncak Gunung Ijen, baik berlatar sunrise maupun api biru. Sesekali duduk di antara bebatuan dan berpose dengan merentangkan tangan bersama seluruh anggota keluarga, termasuk dua anaknya yang masih remaja.

Menurut Kang Emil, mendaki Gunung Ijen untuk melihat api biru juga merupakan perjalanan yang layak dicoba oleh keluarga Indonesia, karena bisa memperkuat kebersamaan di antara anggota keluarga. “Kan butuh waktu itu mendaki. Dalam perjalanan, ada quality time dengan keluarga. Anak-anak bisa saling curhat dengan orang tua. Ini perjalanan yang berharga buat saya,” ujar Kang Emil seperti diunduh laman Liputan6, Sabtu (28/12/2019).

Terkait rute, sembari berseloroh, dia menyebut pendakian ke Gunung Ijen membuatnya berani melahap tangga-tangga tinggi. “Lihat tangga jadi biasa, sudah kuat,” kata Kang Emil sambil melihat susunan tangga yang lumayan tinggi di Taman Gandrung Terakota, destinasi di Banyuwangi dengan ratusan patung penari gandrung di lansekap persawahan.

Gunung Ijen sendiri memang selalu dijubeli wisatawan. Tiap tahun, hampir 200.000 wisatawan mendaki menyaksikan api biru Kawah Ijen yang terletak di ujung Jawa Timur. Kawah Ijen salah satu destinasi dengan panorama alam yang sangat indah. Juga mendaki Gunung Ijen untuk melihat api biru jugamerupakan perjalanan yang layak dicoba keluarga Indonesia. (*)

2020, Empat Pesawat Baru Perkuat Garuda

this formate

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Tahun 2020, PT Garuda Indonesia (Pesero) menambah lagi empat armada baru. Penambahan pesawat baru untuk memperkuat maskapai plat merah setelah beberapa waktu lalu telah menambah 3 pesawat wide body bertipe A330-900 NEO.

“Sekarang ini new normal yang harusnya terjadi di industri airline. Jumlah pesawat akan bertambah. Akan ada 4 lagi pesawat baru,” kata Plt. Dirut Garuda Fuad Rizal dalam keterangan resminya di Komplek Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/12/2019).

Penambahan empat pesawat baru pada 2020 nanti, lanjut Fuad, merupakan pesawat bertipe wide body. Pemesanannya sendiri merupakan bagian dari order yang telah dilakukan sebelum tahun 2015. “Saya klarifikasi tidak ada pemesanan pesawat baru sejak 2015. Itu ke depannya merupakan order yang telah dipesan pada periode sebelumnya,” imbuhnya.

Selain menambah pesawat baru, perseroan juga melakukan perpanjangan kontrak untuk sewa pesawat yang akan jatuh tempo. Hal itu guna meningkatkan efisiensi keuangan ketimbang harus melakukan kontrak baru setelah jatuh tempo. “Ke depan kita akan perpanjang program sewa pesawat. Yang kita lakukan setiap tahunnya ada pesawat atau lesor yang jatuh tempo lebih besar lagi,” kata dia.

Tahun 2020, sambung dia, juga memperbaiki rute penerbangan internasional. Pasalnya, hingga kini rute internasional masih menderita kerugian. “Jadi in general untuk memperbaiki rute internasional masih mengalami kerugian lumayan besar. Kita akan membuka network seluas-luasnya sehingga kita bisa membawa penumpang dari lain-lain,” lontarnya.

Berdasarkan catatannya, hingga kuartal III 2019, penumpang internasional turun 4 % atau menjadi 3,2 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 3,5 juta penumpang. Sementara penumpang domestik turun 20,6 % menjadi 11,2 juta dibanding periode yang sama 2018 mencapai 14,3 juta penumpang. “Kita akan memperbaiki rute internasional yang harus back bone (itu) kargo dan logistik,” sambungnya.

Menurutnya, penurunan penumpang dipengaruhi adanya peralihan (shifting) pengguna pesawat sejak diberlakukannya penyesuaian tarif pesawat. Dengan kata lain terjadi kenaikan harga tiket pada level Tarif Batas Atas (TBA). Begitu juga dengan adanya peningkatan infrastruktur transpirtasi darat dan laut yang kemudian memberi opsi lain bagi masyarakat.

Meski terjadi penurunan penumpang, lanjut dia, manajemen Garuda mengklaim tetap memeperoleh profit dengan memperlebar margin sales cost juga efisiensi flight-nya. “Jadi tak terjadi penurunan pendapatan karena meski jumlah penumpang turun sebab penyesuaian harga tiket pesawat dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan memaksimalkan tarif batas atas (TBA) yang diberikan pemerintah,” paparnya.

Dijelaskan, sejak 2018, Garuda Indonesia melakukan penyesuaian tarif sebesar 25% dari TBA. Sedangkan untuk maskapai Citilink, yang merupakan anak usaha GIAA, terjadi penyesuaian tarif sebesar 40% dari tarif sebelumnya. Jika sebelumnya tarif Garuda Indonesia sebesar 60% dari TBA, saat ini tarif mencapai 85% dari TBA. Untuk Citilink, sebelumnya tarif yang dikenakan kepada penumpang sebesar 30% dari TBA, ketika dilakukan penyesuaian menjadi 70% dari TBA.

“Sejak beberapa bulan lalu kita sudah memberikan fleksibilitas untuk rute tidak sibuk dan jam yang tidak sibuk diberikan diskon TBA sampai 40%. Menurut kita itu penting diketahui, jadi kita tidak gelap mata semuanya ditetapkan TBA,” jelas Fuad yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan Garuda ini.

Untuk mencapai target 2020, kata Fuad, ada beberapa tantangan dalam mengembangkan rute internasional khususnya untuk kargo adalah kompetitor yang lebih besar. “Sayangnya kargo ini pemain besar seperti Amazon, ebay sudah punya armada sendiri,” jelasnya sambil menambahkan dari sisi kargo Garuda Indonesia juga mengalami penurunan 43,6 persen menjadi sekitar 256 ribu ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sekitar 453 ribu ton. (end)

Hantam Gedung, Bek Air Jatuh di Kazakhstan

this formate

ALMATY, bisniswisata.co.id: Pesawat Bek Air yang mengangkut 100 orang dilaporkan jatuh setelah lepas landas dari Bandara Bandara Internasional Almaty Kazakhstan, Jumat (27/12/2019). Jatuhnya pesawat dari maskapai penerbangan di Kazakhstan ini, diduga kuat menghantam pembatas dan gedung berlantai dua di area perumahan yang ada di kawasan bandara Almaty

BBC dan Al Jazeera memberitakan, Bek Air tengah melaju dari Almaty, kota terbesar Kazakhstan, menuju ibu kota Nursultan. Berdasarkan situs pelacak penerbangan Flightview.com, pesawat jenis Fokker 100 itu dijadwalkan terbang pukul 07.05, dan sampai ke Nursultan pukul 08.40. Namun pesawat awalnya dilaporkan hilang kontak dari radar.

Tim penyelamat bergegas ke lokasi, dengan komite penerbangan sipil menyatakan baru tujuh orang yang dipastikan tewas. Sementara petugas juga melakukan evakuasi terhadap korban selamat di pesawat yang mengangkut 95 penumpang dan lima awak kabin.

Dikatakan bahwa Bek Air kehilangan ketinggian pukul 07.22, sebelum menabrak pembatas kokoh dan menghantam bangunan dua lantai. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terdapat tayangan seorang perempuan yang terdengar berusaha memanggil ambulans.

Tidak ada kebarakan di tempat kejadian. Operasi penyelamatan sedang berlangsung. Komisi terkait pemerintah Kazakhstan telah menuju ke lokasi kejadian untuk menentukan penyebab kecelakaan itu. Pemerintah menyatakan, sebuah komite khusus bakal dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Bek Air adalah maskapai penerbangan di Kazakhstan. Bek Air didirikan pada tahun 1999 sebagai operator jet bisnis. Pada tahun 2008, Bek Air membeli saham di Bandara Oral Ak Zhol yang saat ini merupakan bandara pangkalan bagi perusahaan penerbangan ini. (ndy/BBC/Al Jazeera)

Sarabba, Minuman Khas Bugis Penghangat Saat Gerimis

this formate

MAKASSAR, bisniswisata.co.id: Memasuki musim penghujan memang paling nikmat, enak bahkan menyegarkan jika minum-minuman yang bisa menghangatkan tubuh juga stamina. Sarabba bisa menjadi salah satu alternatif selain teh hangat, kopi, atau bajigur yang biasa kita jumpai. Sarabba adalah minuman khas Suku Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan.

Minuman berwarna kecokelatan ini merupakan hasil campuran beberapa bahan alami. Di dalamnya terdapat jahe, gula aren, santan, merica bubuk, dan kuning telur. Rempah seperti cengkeh dan kayu manis juga biasanya ditambahkan untuk memperkaya cita rasa. Ada yang bilang rasa sarabba mirip wedang jahe ala Jawa karena rasa hangat dan sedikit pedas. Bedanya, minuman ini lebih kental karena santan dan gula aren.

Kombinasi rempah dan jahe di dalam secangkir Sarabba membuatnya kerap dijadikan penawar saat badan kurang bugar. Pilek, masuk angin, perut kembung, dapat diusir dengan minuman ini. Sarabba juga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Bahkan Cita rasa bisa menghangatkan di tenggorokan.

Minuman hangat ini sangat cocok dinikmati dengan penganan khas Makassar. Misalnya kue apem atau pisang epe dengan berbagai saus, gula merah, cokelat, keju, hingga durian. Juga pisang goreng atau sanggara unti, sukun atau bakara, dan ubi goreng atau sanggara lame.

Salah seorang penjual sarabba di Kota Makassar berada di Jalan Sungai Cerekang. Letaknya di tengah kota atau 2,9 kilometer dari Pantai Losari. Penjual sarabba, Halijah mengatakan minuman ini menjadi favorit pengunjung saat musim hujan. Di warungnya, Halijah menyediakan tiga jenis sarabba. “Sarabba komplet campur telur dan susu Ro 15 ribu, sarabba original Rp 10 ribu, ada sarabba campur susu Rp 12 ribu,” kata dia seperti diunduh laman Teras.id, Jumat (27/12/2019).

Sarabba dibuat dari air dan campuran rempah-rempah, di antaranya jahe, gula merah, merica dan santan. Menurut Halijah, sarabba cocok untuk menghangatkan badan, meringankan masuk angin, meredakan sakit tenggorokan, sampai menambah stamina.

Proses pembuatan sarabba. Pertama rebus air hingga mendidih kemudian masukkan gula merah, jahe, dan merica dan biarkan selama 20 menit. Ketika aroma jahe mulai tercium, kecilkan api dan masukkan santan kental sambil terus diaduk. Sarabba original ini bisa langsung disajikan atau ditambah susu atau telur sesuai selera.

Dari berjualan sarabba dan kudapan pendampingnya, Halijah bisa mendapatkan Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta setiap hari. Sarabba juga tersedia dalam bentuk bubuk dan siap minum. Beberapa hotel di Makassar juga menyajikan sarabba sebagai minuman khasnya. Mau coba? ya saat berwisata ke Kota Makassar hendaknya jangan melupakan kuliner penghangat tubuh, apalagi kini musim hujan. (*)

Special Mission Vehicle, Dukungan Kemenkeu buat Bandara Komodo

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui salah satu Special Mission Vehicle yaitu PT PII. Bandara Komodo menjadi bandar udara pertama di Indonesia yang menggunakan skema proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan partisipasi investor asing.

“Kehadiran PT PII sebagai penyedia penjaminan dalam struktur proyek Bandara Komodo ini, merupakan salah satu bentuk dukungan dari pemerintah, yang bisa meningkatkan confidence, dengan menggunakan Special Mission Vehicle-nya Kementerian Keuangan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kemenkeu, Jakarta, Kamis kemarin seperti dilansir laman Tempo, Jumat (27/12/2019).

Pada November 2019, PT PII telah menerbitkan pernyataan kesediaan penjaminan/In Principle Approval (IPA) kepada proyek Bandara Komodo. Saat ini, lelang proyek tersebut telah dimenangkan konsorsium PT Cardig Aero Services Tbk, Changi Airport International PTE LTD, dan Changi Airports Mena PTE LTD. Total investasi untuk proyek bandara ini mencapai Rp1,2 triliun dengan masa konsesi 25 tahun.

Ruang Lingkup yang dikerjasamakan dari Proyek KPBU Bandar Udara Komodo adalah merancang, membangun dan membiayai pembangunan seperti membangun fasilitas sisi udara yang meliputi perpanjangan dan perkerasan landasan pacu, penambahan apron, stopway dan RESA.

Selain itu, ada pembangunan fasilitas sisi darat yang meliputi perluasan terminal penumpang domestik, pembangunan terminal penumpang internasional, kantor dan gedung, serta fasilitas pendukung lainnya.

Pemenang proyek ini juga harus memelihara seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo selama masa kerjasama; dan menyerahkan seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo kepada PJPK pada saat masa kerja sama berakhir.

Pengembangan Bandara Labuan Bajo dilakukan dalam rangka menyukseskan dan menunjang Kawasan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu kawasan destinasi pariwisata superprioritas. Salah satu tujuan dari proyek ini adalah meningkatkan jumlah penumpang sampai dengan 4 juta penumpang dan kargo sebesar 3.500 ton pada 2044, serta untuk memperluas konektivitas nasional dan internasional.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pemerintah telah memilih investor yang akan mengembangkan Bandara Komodo, yakni PT Cardig Aero Service Tbk (CAS) dan Changi Airports International Pte Ltd lah yang akan mengelola bandara tersebut melalui skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU).

“Pengembangan bandara ini, konsorsium akan mengucurkan nilai investasi Rp 1,2 triliun dengan biaya operasional Rp 5,7 triliun selama 25 tahun. Investasi (konsorsium) Rp 1,2 triliun diinvestasikan paling lama lima tahun, dan selama 25 tahun itu Rp 5,7 triliun untuk operasional,” ujar Budi di Kemenkeu, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Menurutnya, investasi itu akan digunakan untuk memperpanjang landasan pacu (runway) hingga 2.700 meter dari saat ini yang hanya 2.400 meter. Dengan demikian, Bandara Komodo bisa memfasilitasi penerbangan pesawat besar dari dalam dan luar negeri. “Investasi untuk pengembangan runway yang panjangnya menjadi 2.750 meter sehingga pesawat menengah seperti A300 dari China dan Jepang bisa langsung mendarat di Labuan Bajo,” kata dia.

Konsorsium CAS terpilih menjadi pemenang tender proyek pengembangan Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini diusung dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Konsorsium ini nantinya akan berinvestasi sebesar RP 1,23 triliun dengan biaya operasional Rp 5,7 triliun selama 25 tahun atau sampai 2044.

Lantas kapan konsorsium CAS benar-benar mengoperasikan Bandara Labuan Bajo di NTT? Presiden Direktur CAS, Nurhadijono Nurjadin mengatakan konsorsium akan mulai mengoperasikan Bandara Labuan Bajo pada pertengahan tahun 2020. Pasalnya, setelah penunjukan pemenang harus menyelesaikan kontrak pendanaan dan pengoperasian. “Kurang lebih 6 bulan (lagi), tapi nunggu kontrak selesai,” tambah Nurhadijono. (*)

Esensi Sebuah Kota, Aroma Roti Atau Chestnut Panggang?

this formate

BALI, bisniswisata.co.id: SEBUAHsurvei independen di tujuh kota besar tujuan wisata mengungkapkan bahwa sebagian besar penduduk lokal (59%) merasa bahwa pengunjung tidak mengetahui warna sejati dari tempat tersebut. Wisatawan telah melewatkan hal terbaik yang ada di kota mereka karena hanya mengetahui tempat-tempat popular dan “wajib dikunjungi”. Sementara 75% luxury travelers ingin merasakan pengalaman di kota tersebut seperti penduduk lokal dan mendapat informasi lengkap dari pelakunya. Sebanyak 77% wisatawan merasa wajib menyusuri jalur wisata tradisional untuk menemu kenali kembali kekhasan, keunikan yang menjadi ikon tujuan wisata tersebut.

 Selain itu, analisa dari unggahan di instagram menemukan bahwa menara Eiffel di Paris adalah situs wisata paling banyak diposting, mewakili 10% dari semua unggahan di seluruh dunia. Istana Buckingham, situs yang paling ditandai di London (21%) dan Central Park, paling sering ditandai di New York City (20%), menyoroti bahwa tempat-tempat tersebut merupakan situs-situs  yang “wajib dikunjungi”.

 Menyikapi hasil survey tersebut, mendorong manajemen sebuah brand hotel mewah meluncurkan kampanye berbagi pengalaman tentang beberapa kota paling menakjubkan di dunia, seperti London, New York, Paris, Shanghai, Dubai, Sydney, dan Meksiko. Kampanye bertujuan untuk menginspirasi para wisatawan dunia dalam menemukan kembali kekhasan yang membuat kota-kota tersebut menarik.. Dalam campaign ini, publik diminta memilih pemandangan, suara, rasa, aroma, dan suasana yang menjadi ikon masing-masing kota melalui pemungutan suara online. Dari pilihan-pilihan yang diberikan di masing-masing kota, diharapkan wisatawan bisa menemukan keaslian dari kota tersebut ketika mereka berkunjung. Selain melakukan voting online, campaign InterContinental ICons juga mengajak publik untuk berdiskusi di sosial media dengan menggunakan tagar #intercontinentalicons

 Beberapa pengalaman multi-indera yang teridentifikasi dari luxury travelers di seluruh dunia meliputi:

· Paris– Harumnya aroma roti yang baru matang di jalan-jalan Oberkampf, Paris 11e

· London– Kehangatan api unggun di pub tua London pada hari yang dingin

·  New York – Harumnya aroma chestnut panggang dari para penjual makanan pinggir jalan sepanjang Broadway

·Shanghai– Hangatnya aroma Xiaolongbao di Temple of the City Gods.

·Dubai– Suara air bersentuhan dengan abra (perahu kayu tradisional) saat meluncur sepanjang Dubai Creek

· Sydney – Angin sejuk yang menyentuh wajah Anda ketika menggunakan kapal feri dari Manly menuju Circular Quay

. Kota Meksiko – Alunan musik Mariachi di Garibaldi plaza

 Menurut Ginger Taggart, Vice President, Global Marketing, IHG Luxury Portfolio, sebagai pelopor dalam luxury travel, yang identic dengan pintu gerbang menuju tempat-tempat menarik dengan kearifan budaya lokalnya, manajemen InterContinental memahami bahwa para wisatawan menginginkan hubungan yang lebih mendalam dengan tempat-tempat yang mereka kunjungi. Melalui InterContinental ICons, ditemu kenali tempat dan momen otentik yang mungkin diabaikan oleh pengunjung. Namun benar-benar merupakan bagian dari apa yang membuat sebuah kota istimewa.

 “Pengalaman-pengalaman ikonik ini, mungkin termasuk pengalaman yang tidak banyak diekspos, atau hotspot wisata terkenal yang dilihat dengan cara baru dan tidak terduga. Kami ingin menghidupkan kembali pesona dan daya tarik kota-kota yang banyak dikunjungi ini dan mendorong adanya diskusi tentang apa yang membuat mereka benar-benar ikonik,” jelas Ginger Taggart. *

Turis Asing Nikmati Gerhana Matahari Cincin di Batam

this formate

BATAM, bisniswisata.co.id: Fenomena alam gerhana matahari cincin yang melintas di langit Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (Wisman) di penghujung 2019. Dengan antusias turis asing menyaksikan dengan memakai kacamata pelindung. Mereka pun bersorak sorai saat gerhana cincin terlihat sempurna.

Keberadaan wisman itu berbaur dengan ratusan masyarakat Batam, memenuhi dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kamis siang (26/12/2019). Mereka dengan menunggu dengan sabar untuk menyaksikan gerhana matahari cincin.

Turis AS, Bruce Webster, istrinya Roberta, dan anaknya Maria, adalah satu keluarga diantara turis lain yang hadir di lokasi ini. Bruce mengaku sangat menikmati fenomena gerhana matahari. Sebuah fenomena spesial yang sebisa mungkin akan terus mereka saksikan.

Bruce yang telah empat kali menyaksikan fenomena ini, mengaku selalu terasa spesial ketika ia bisa menyaksikan gerhana matahari. Perasaan serupa juga sama dirasakan oleh istrinya yang sekali lebih sedikit dibanding dirinya menyaksikan fenomena alam ini. “Ketika menyaksikan gerhana matahari di Nebraska (Negara Bagian AS) istri saya sangat emosional, setelah itu kami memutuskan untuk terus melihatnya,” kata Bruce di Alun-Alun Engku Putri

Momen terakhir atau yang ke-4 ini, menjadi yang paling berkesan bagi Bruce. Karena ia bisa menyaksikan perpaduan antara bulan dan matahari yang tidak tertutupi sepenuhnya, membentuk cincin yang menurutnya sangat indah.

Pada empat tiga momen sebelumnya, ia pernah melihat Gerhana Matahari Total yang membuat tempatnya memantau menjadi gelap gulita untuk beberapa saat. Ia juga sempat melihat gerhana matahari sebagian dan menurutnya setiap momen tersebut menghadirkan kesan tersendiri.

Roberta mengaku akan terus berupaya mengejar gerhana matahari. Ia mengaku telah menyusun rencana untuk bisa kembali melihat momen ini di Taiwan pada 2020 mendatang. “Saya tidak tahu apakah bisa datang, tapi saya berharap bisa menyaksikan gerhana matahari di Taiwan,” kata Roberta seperti dilansir Bisnis.com

Hal senada juga diungkapkan Guy Margalits, pelancong asal Amerika Serikat. Dia mengaku sengaja datang ke Batam untuk menyaksikan langsung gerhana matahari cincin. Gerhana ini membuat penasaran warga untuk melihatnya karena hanya terjadi dalam 18 tahun sekali. Guy bersama rekan rekannya mengaku kagum dengan warga Batam yang antusias melihat gerhana matahari cincin ini.

Dia juga mengaku kagum karena di Batam diadakan lokasi khusus bagi masyarakatnya untuk menyaksikan gerhana matahari cincin. Gerhana matahari cincin di Batam berlangsung sejak pukul 10.27 WIB dan akan berakhir pada pukul 14.18 WIB. Di Kepri, selain Batam gerhana matahari cincin juga bisa di lihat di Tanjung Pinang.

Selain di Batam, menyaksikan gerhana Matahari Cincin juga di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Sekitar pukul 10.19 WIB, saat terjadinya gerhana, Kebun Binatang Kinantan Zoo di Bukittinggi sedang dipadati para pengunjung. Langit yang secara perlahan mulai gelap, dan pertanda gerhana sudah terjadi langsung dimanfaatkan para wisatawan dengan melihat proses terjadinya gerhana menggunakan kacamata khusus.

Seperti keluarga Fani, wisatawan asal Kota Padang mengaku sengaja datang ke kebun binatang Kinantan Zoo untuk melihat Gerhana Matahari Cincin bersama anak-anak/ sekaligus melihat pengaruh gerhana terhadap satwa di kebun binatang. “Terlihat mataharinya sudah mulai tertutup tapi masih ada cincin setengahnya sedikit. Kami dari Padang kebetulan lagi liburan ke sini dan pas sekali bisa lihat gerhana matahari di sini,” ujar Fani.

Gerhana Matahari Cincin sebagian yang membuat langit di Kota Bukittinggi agak gelap, cukup mempengaruhi sebagian satwa di Kinantan Zoo. Seperti orangutan yang biasanya aktif, pada pukul 12.00 WIB tengah hari, orangutan terlihat bengong dan berdiam diri seperti bersiap masuk kandang.

Pemerintah Tanjungpinang menggelar pengamatan gerhana matahari cincin di Gedung Gonggong dan Pulau Penyengat. Dinas Pariwisata (Dispar) setempat menyediakan 300 kacamata khusus pada saat fenomena gerhana matahari cincin. Kacamata tersebut dipinjamkan bagi warga maupun wisatawan yang tertarik melihat gerhana matahari cincin.

Tak hanya kacamata khusus, BMKG Tanjungpinang menyediakan teropong bagi masyarakat pada Kamis (26/12/2019). “Kami menargetkan kehadiran 3.000 hingga 4.000 wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal,” kata kepala Dispar Tanjungpinang, Surjadi.

Selain di Batam, Tanjung Pinang dan Bukittinggi, gerhana matahari cincin dapat dilihat di 25 kabupaten dan kota di Indonesia. Seperti Sinabang, Singkil, Padang Sidempuan, Sipirok, Siak, Bengkalis, Pontianak, Tanjung Pinang, Banten dan lainnya. (end)

Dubai Masih Jadi Destinasi Wisata Terfavorit di Dunia

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id: Dubai terus menjadi lokasi wisata tervaforit di dunia lepas dari iklim yang menyertainya. Kota tersebut menawarkan wisata yang megah dan mewah dengan banyak bangunan tinggi, restoran terkenal di dunia.

Dilansir melalui luxurylaunches, Kamis (26/12), sejumlah lokasi wisata lawas dan modern dapat dikunjungi ketika berkunjung ke Dubai, misalnya saja Burj Khalifa. Gedung setinggi 829 meteritu merupakan bangunan tertinggi di dunia. Pemandangan dari atas gedung itu disebut-sebut sangat spektakuler. Menapakinya tentu akan menjadi pengalaman tertentu yang tidak akan terlupakan.

Mengunjungi Dubai artinya juga bisa menikmati gurun pada malam hari. Dubai memiliki banyak pasir untuk dijelajahi. Perbedaan mencolok antara gedung pencakar langit yang berkilauan dan pasir yang gelap merupakan pengalaman yang tidak kalah spektakuler.

Pengunjung bisa menghabiskan malam dengan menginap di tenda suku nomaden Arab, Bedu. Dari sana, pendatang bisa menghabiskan malam dengan menatap bintang-bintang dan melanjutkan perjalanan dengan menjelajahi Cagar Konservasi Gurun Dubai.

Dubai juga menyimpan arsitektur masjid yang indah seperti misalnya masjid Jumeirah. Ada juga masjid biru Al Farooq Omar Bin Al Khattab yang menyerupai masjid biru di Istanbul. Pelancong juga bisa menikmati indahnya Miracle Garden, kanopi dari bunga di sebuah taman di distrik Dubailand. Taman tersebut dirawat dengan hati-hati. Taman tersebut merupakan salah satu lokasi wisata dengan peringkat terbaik di dunia.

Dubai juga siap memanjakan pengungjung dengan wisata kuliner. Sejumlah restoran berperingkat Michelin dan restoran mewah lainnya ada di sini. Dubai bahkan memiliki restoran terbesar di dunia bagi vegetarian. Dubai juga menyimpan segala jenis parfum. Tetapi satu parfum yang membedakan Dubai adalah Shumukh, parfum yang bernilai hampir 1,3 juta dolar. Parfum tersebut dikabarkan bertahan di pakaian hingga satu bulan.

Bahkan, Dubai menawarkan wisata klasik seperti merasakan dunia arab lama yang mencertakan bagaimana kota serta negara itu tumbuh bersama budaya mereka. Ada kontras antara desa dan bangunan yang terbentuk secara tidak sengaja dan akan memberikan pengalaman lain kepada para pelancong. Dan Dubai memiliki wisata pantai. Salah satu yang wajib dikunjungi adalah pantai La Mer. Pantai tersebut memiliki air yang jernih taman hiburan air serta karya seni yang bagus.

Wisata pantai lainnya juga bisa ditemukan disini. Cukup dengan derjalan di sepanjang dermaga dan menjelajahi bagian utara serta selatan pantai Namun yang harus diingat adalah beberapa warga Uni Emirat Arab merupakan penduduk yang tradisional dan konservatif. artinya pelancong diwajibkan berpakaian dan berperilaku sesuai dengan adat yang ada. (*)