H. Ir. Artha Hanif, Ketum DPP Ben Sukma Ketua DEPETA ASITA 71

this formate

TANGERANG, bisniswisata.co.id: H. Ir. Artha Hanif ditetapkan sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA 71 periode 2020- 2024 dalam Munasus dan Munaslub ASITA 1971, pada Senin 26 Oktober di hotel Atria Serpong.

Musyawarah diikuti 100 peserta (mengikuti prokes) dan 500 anggota seluruh Indonesia melalui sistem on-line, selain memilih Ketua dan pengurus DPP. Juga menetapkan Ketua DEPETA ASITA 71 dan terpilih tokoh pariwisata Sumatera dan mantan Ketua Umum DPP ASITA, Ben Sukma.

H. Ir Athar Hanif, Ketum DPP ASITA 71

Tugas berat yang harus segera dihadapi kepengurusan DPP ASITA 71 adalah mengawal kasus hukum yang sedang berproses, sembari “kedalam”  membenahi organisasi sesuai kitah organisasi yang dibentuk tahun 1971 oleh para pendiri ASITA. Keluar, membuka komunikasi dengan pihak terkait industri pariwisata di Indonesia mau pun di pasar global, demikian disampaikan Ketum DPP ASITA 71 pada sambutan pertamanya.

Seperti diketahui Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies /ASITA ) didirikan pada 07 Januari 1971 dengan akta pendirian No 17 tanggal 15 Maret 1975 di hadapan notaris Raden Soeratman dan selanjutnya telah didaftarkan dan diregister di PN Jakpus pada 11 Februari 1982.

Tujuan dibentuknya ASITA 1971 adalah meningkatkan peran anggota sebagai salah satu pelaku utama pariwisata nasional, penghasil devisa dan peningkatan pendapatan serta pengembangan kapasitas usaha berdaya saing global. Meningkatkan citra pariwisata Indonesia dengan memberikan kepuasan, rasa aman, adanya kepastian perlindungan dan jaminan terhadap kepentingan pemakai jasa dan pihak-pihak yang berkepentingan sesama anggota. Meningkatkan peran anggota dengan melakukan usaha untuk memajukan kemampuan yang meliputi kemampuan profesional, teknis dan finansial sehingga bisa mencapai standar internasional.

ASITA 1971 juga menetapkan tugas pokok asosiasi antara lain melayani dan melindungi kepentingan anggota, menampung saran dan memperjuangkan aspirasi anggota. Memberikan bimbingan, arahan kepada anggota dalam rangka mengembangkan kapasitas dan kemampuan.

Asosiasi juga memberikan masukan dan atau pertimbangan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan dan program kepariwisataan. Memberikan dukungan kepada anggota dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan kemampuan profesionalisme.

Asosiasi berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan kepada angggota dalam melakukan kegiatan usaha secara profesional agar terhindar dari praktek usaha yang dapat merugikan sesama anggota. Menjadi mediator anggota dengan para pihak pemangku kepentingan usaha kepariwisataan, dalam rangka membangun kerjasama sinergis baik di dalam dan atau di luar usaha jasa pariwisata pada tingkat lokal, nasional dan global

Tata Krama

Ketum DPP ASITA 71, Ketua DEPETA ASITA 71 bersama peserta Munassus dan Munaslub ASITA 71

Asosiasi mewakili dan memperjuangkan kepentingan anggota. Mengembangkan kemampuan dan meningkatkan keterampilan para anggota agar dapat mencapai kinerja yang lebih baik.Mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi mengenai kebijakan pemerintah dan ketentuan lain di bidang usaha perjalanan wisata.

Asosiasi selayaknya menjaga etika usaha, mencegah persaingan tidak sehat di antara sesama anggota serta menggalang kerjasama dengan semua pihak untuk kepentingan anggota khususnya dan kepentingan kepariwisataan pada umumnya. Dan melaksanakan fungsi mediasi sesama anggota maupun pihak lain dalam rangka penyelesaian masalah.

Untuk menjaga integritas dan martabat pengurus dan anggota ASITA 71, ditentukan pedoman tingkah laku yang memberikan arah pada kegiatan organisasi, usahanya, melindungi profesi dan masyarakat dari perbuatan yang merugikan. Peraturan Tata Krama ( Kode Etik ) sejak ditetapkan tahun 1971 sampai saat ini mengalami proses penyempurnaan sesuai kebutuhan asosiasi.

Munassus dan Munaslub ASITA 71 juga menegaskan bahwa Peraturan Tata Krama (Kode Etik) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Anggaran Dasar ASITA 71  dan wajib ditaati dan dijunjung tinggi, dilaksanakan dan mengikat semua anggota. Dan untuk kepengurusan DPP ASITA 71 periode 2020- 2024 ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas Tata Krama Pusat (DEPETA Pusat) adalah Ben Sukma.

Polemik organisasi ini mencuat setelah adanya organisasi Perkumpulan Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia bernama ASITA  dengan akte notaris tahun 2016.

Pendaftaran Matra Kriya Fest 2020 Diperpanjang Hingga 30 Oktober

this formate

Pendaftaran Matra Kriya Fest 2020 Diperpanjang Hingga 30 Oktober

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Pendaftaran Matra Kriya Fest (MKF) 2020 yang dibuka dibuka dari tanggal 14 September diperpanjang hingga 30 Oktober 2020. Formulir aplikasinya bisa diunduh di tautan matrakriyafesi weebly.com/, kata Rosanto Bima Pratama, Ketua Umum Matra Kriya Fest 2020, hari ini.

Kompetisi ini terbuka, gratis dan tidak dipungut biaya dengan total hadiah 20 juta rupiah Matra Kriya Fest merupakan salah satu ajang mencari seniman-seniman muda seni kriya berbakat di penjuru nusantara

Matra Kriya Fest kali ini mengangkat tema “Nusantara in Slice”, sebagai tema festival yang dimaksudkan sebagai jalan tengah untuk menyadari keterbatasan menyelami seluruh bentuk seni rupa, serta wacana yang tersebar dan beragam di Indonesia.

Seni rupa di Indonesia pada kenyataannya tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi keberadaannya. Mengingat beragamnya kekayaan intelektual seni yang dimiliki, bermacam warna budaya, dimensi sosial yang unik dan kaya, serta sejarah yang berbeda-beda tiap daerahnya.

Karya seni yang muncul merupakan cerminan olah perasaan dan buah pemikiran penciptanya yang dipengaruhi oleh keadaan sosial-budaya di mana senimannya berada.

Musyaffa, salah satu juri mengatakan pemilihan tema “Nusantara in Slice”, karena lokasi dihelatnya MKF 2020, Yogyakarta, menjadi salah satu laboratorium besar bagi perkembangan kebudayaan.

Terjadi percampuran dan potongan kecil kebudayaan lain yang berpengaruh pada penciptaan karya seni. Masifnya dan terbukanya teknologi informasi menyebabkan interaksi dan rasa memiliki kebudayaan lain.

Gabungan dua kebudayaan atau lebih tersebut kemudian terakumulasi dan tersublimasi pada seni yang dihasilkan. Meskipun tidak meninggalkan sepenuhnya kebudayaan awalnya Rosanto Bima selaku ketua panitia MKF 2020 menerangkan bahwa kompetisi karya kriya ini ditujukan bagi para perupa muda dengan batasan umur di bawah 35tahun.

MKF 2020 hadir untuk menjaring karya, bakat terbaik, dan melihat pencapaian -pencapaian estetik-artistik para perupa muda dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia. Sebelumnya Matra Kriya Fest bemama Matra Award yang pernah digelar pada tahun 2018

Meskipun MKF 2020 dihelat di tengah pandemi, Rosanto Bima berharap hal itu tidak menjadi penghambat bagi seniman. “Kita harus berdamai dengan kondisi saat ini dengan menaati protokol kesehatan agar kegiatan ini menjadi nyaman dan aman,” ungkapnya.

COVID-19 jangan sampai jadi penghambat kreativitas seniman muda seni kriya di Indonesia. Sisi positif pandemi ialah lebih mendekatkan seniman pada dunia digital dan menguasai sisi marketing di dunia tersebut. Sehingga apresiasi terhadap karya seniman bisa menjangkau masyarakat luad, tambah Rosanto Bima.

Pameran utama MKF 2020 digelar tanggal 7-16 November 2020 di Pendhapa Art Space. “Acaranya dilaksanakan via daring (online), namun saat acara opening MKF 2020, seniman di undangan dan kami berharap mereka yang terpilih bisa datang.

Sedangkan Gallery tour dan workhsop terkait kriya dihadirkan via video tutorial serta akan ada berbagai acara lainnya. Open call MKF 2020 semoga bisa menjadi salah satu langkah bagi seniman perupa kriya di tingkat nasional untuk memunculkan penemuan-penemuan dan estetika baru di dunia kriya dan menjaring karya-karya menarik.” tutup Bima.

Basmah Al-Mayman dari UNWTO Membantu Membuka Timur Tengah untuk Dunia

this formate

RIYADH. bisniswisata.co.id: Dengan pengalaman hampir 19 tahun di industri pariwisata, Basmah Al-Mayman adalah pionir di bidangnya. Warga negara Teluk Arab pertama yang mewakili Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) di tingkat regional memandang dengan optimis masa depan sektor ini di Timur Tengah.

Dilansir dari ArabNews, rencana UNWTO untuk membuka kantor regional di Riyadh – yang pertama di luar kantor pusat globalnya di Spanyol – menunjukkan adanya pengakuan yang semakin besar atas potensi kawasan MENA di sektor yang menguntungkan ini, kata Al-Mayman kepada Arab News dalam sebuah wawancara eksklusif.

“Memilih Arab Saudi untuk kantor regional adalah keputusan yang bagus – tepat di samping proyek pariwisata terbesar di dunia, yang akan datang di Arab Saudi,” katanya.

Tidak diragukan lagi mengacu pada AlUla, Diriyah, Qiddiya, Amaala, Laut Merah Proyek dan kota pintar NEOM di antara perkembangan lainnya.

“Ini jelas merupakan indikator seberapa tinggi profil Arab Saudi telah meningkat di UNWTO, selain mencerminkan perkembangan pariwisata sebagai bagian dari rencana diversifikasi ekonomi Kerajaan,” kata Al-Mayman

Kehadiran pariwisata dalam Agenda Visi 2030 dan rencana transformasi ekonomi mencerminkan kehadiran Kerajaan yang tumbuh dalam pariwisata dunia, ungkapnya.

Investasi senilai US$810 miliar diharapkan dapat mengubah Arab Saudi selama dekade berikutnya menjadi salah satu pasar pariwisata rekreasi terbesar di dunia, dengan Dana Investasi Publik Kerajaan dan Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi (SCTH) memimpin tuntutan tersebut.

Wisata religi juga akan terus menarik jutaan peziarah ke Arab Saudi setiap tahun untuk Haji dan Umrah – yang bersama-sama menambah sekitar US$12 miliar ke PDB Kerajaan per tahun.

Potensi sektor ini dengan tepat ditunjukkan oleh lonjakan pariwisata domestik selama bulan-bulan musim panas 2020, ketika virus corona menyebabkan penurunan tajam dalam perjalanan ke luar negeri.

Perjalanan domestik meningkat 31% tahun ini dibandingkan dengan 12 bulan sebelumnya, dan penerbangan lokal harus diperbesar untuk memenuhi permintaan.

Hasilnya, permata tersembunyi Kerajaan, seperti pantai Umluj yang dipenuhi pulau, pegunungan selatan Abha, dan provinsi Asir yang indah, yang terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan dan iklimnya yang sejuk sepanjang tahun, kini kembali masuk dalam peta wisata.

UNWTO dari basisnya di ibu kota Spanyol, Madrid, di mana ia menjabat sebagai direktur regional Timur Tengah sejak 2018, Al-Mayman telah mengabdikan seluruh karirnya untuk mengembangkan industri pariwisata jauh sebelum Arab Saudi mulai membuka diri kepada dunia.

“Pariwisata Saudi dan saya sama-sama memulai bersama,” ucap Al-Mayman. Saya masih sangat muda ketika saya bergabung dengan Komisi Pariwisata Saudi (SCTH) ketika pertama kali dimulai.

Tidak ada struktur resmi untuk organisasi dan tidak ada industri. ” Mengingat bahwa hanya ada beberapa wanita di industri pariwisata Saudi saat itu (“sebenarnya kurang dari lima”), Al-Mayman mengatakan dia senang dengan perubahan yang telah dilakukan sejak itu.

Selama waktunya di SCTH, di mana dia menjabat sebagai dewan direksi, Al-Mayman berjuang keras untuk mendapatkan arsitektur bersejarah Arab Saudi yang berharga, termasuk reruntuhan AlUla dan Diriyah yang menakjubkan

Ini terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. Dia mengenang perjuangan awal ini dalam pertemuan menteri pariwisata G20 baru-baru ini.

“Memiliki situs-situs ini di tabel G20, bagi saya pribadi, membuat saya menyadari seberapa jauh kami telah mencapai dan apa yang telah kami lalui dalam industri ini,” katanya.

Al-Mayman mewujudkan sebagian besar semangat yang mendorong perubahan sosial yang melanda masyarakat Saudi, termasuk pemberdayaan perempuan.

Dia sangat berterima kasih kepada ibunya yang telah mendukung pendidikannya dan membantunya mewujudkan potensi penuhnya.

“Sejak saya masih kecil, ibu mendorong saya untuk membaca dan dia – Tuhan memberkati jiwanya – pembaca yang sangat baik dan dia mendorong saya untuk menjadi yang terbaik,” kata Al-Mayman.

Dia adalah satu-satunya anak perempuan dalam keluarga, tetapi  tidak dibesarkan sebagai seorang gadis. Dia dibesarkan dengan cara yang sama seperti saudara-saudara lainnya.

Menyinggung kata-kata yang sering dikutip dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada konferensi Future Investment Initiative pada Oktober 2018. –

“Timur Tengah akan menjadi Eropa baru” – Al-Mayman berkata: “Ini adalah ambisi regional. Saya hanya mengutip pemimpin di belakangnya. Itu benar. Kita bisa melihatnya terjadi.

Bahkan sekarang, selama pandemi COVID-19, wilayah kami tidak terlalu terpengaruh dan rentan karena berbagai alasan.

Kesuksesan Al-Mayman membuatnya berada di peringkat ke-13 dalam “Power List” Forbes Middle East 2020 dari 100 wanita bisnis yang berada di puncak pimpinan mereka.

Dia juga satu-satunya wanita yang termasuk mewakili pariwisata di dunia Arab. Tapi, seperti yang dia tunjukkan, wanita kuat bukanlah hal baru di wilayah ini.

“Jika kita berbicara tentang tanah ini, yang sekarang dikenal sebagai Arab Saudi, di Makkah kita memiliki Sayidah Khadijah (istri nabi), yang memiliki peran utama dalam masyarakat dan ekonomi lokal di Makkah,” katanya.

“Jika kita melihat sejarah modern, ketika Kerajaan dimulai, Putri Nourah binti Abdulrahman, saudara perempuan pendiri, memainkan peran utama dalam hubungan nasional,”

Dia mewakili pendiri dalam banyak situasi, di mana dia akan menerima delegasi wanita internasional yang datang untuk haji atau alasan lainnya.

“Juga, kami memiliki begitu banyak wanita hebat di bidang pendidikan dan kedokteran. Wanita Saudi tidak pernah berhenti bekerja, tidak pernah berhenti berkontribusi pada masyarakat mereka, dan tidak pernah berhenti berkontribusi pada perekonomian mereka. Saya hanya ingin tahu mengapa beberapa negara menganggap peran wanita Saudi baru dimulai sekarang. ”

Mengenai industri pariwisata Timur Tengah, Al-Mayman yakin hari-hari yang lebih baik akan datang. “Saya sangat optimis dengan kawasan ini,” katanya.

“Banyak negara-negara bergerak maju dalam bidang pariwisata, bergerak maju dalam menciptakan peluang kerja yang lebih layak bagi pria dan wanita dan bagi kaum muda pada umumnya.”

Arab Saudi memperkenalkan program e-visa baru pada September 2019 untuk membantu menarik wisatawan asing, tetapi terpaksa menangguhkan layanan tersebut karena timbulnya pandemi.

Ini akan melanjutkan penerbitan visa turis paling cepat Januari 2021, Ahmed Al-Khateeb, menteri pariwisata Saudi, mengatakan kepada Bloomberg bulan lalu – mungkin lebih cepat lagi jika vaksin untuk COVID-19 ditemukan.

Al-Mayman yakin pariwisata akan bangkit kembali lebih cepat dari hantaman virus corona di Teluk daripada di Eropa dan negara-negara ekonomi maju lainnya. “Kami menangani pandemi ini dengan serius,” katanya.

“Oleh karena itu, kerusakan dan kerugian lebih rendah dibandingkan dengan wilayah yang lebih besar karena kami memiliki populasi yang jauh lebih kecil dan sebagian besar negara di wilayah tersebut juga memiliki ekonomi yang kuat.”

Al-Mayman percaya bahwa adalah tanggung jawab negara-negara Teluk yang lebih kaya ini untuk menyumbangkan keterampilan dan pengetahuan mereka untuk mempromosikan pembangunan internasional.

“Saya sangat ambisius dan ingin melihat lebih banyak pejabat Arab dan GCC memiliki lebih banyak posisi terdepan dalam badan-badan khusus PBB. Kami adalah satu dunia, dan kami saling melayani dan membantu, ” ucap Al-Mayman.

“Menjadi kontributor keuangan tidak cukup. Kami juga memiliki orang-orang dengan bakat dan keterampilan yang baik yang juga dapat membantu wilayah lain di dunia ini untuk menjadikan planet ini tempat yang lebih baik.

Tari Riris Mangenjali, Menggambarkan Rasa Syukur atas Berkah Air Hujan

this formate

YOGYAKARTA. bisniswisata.co.id: Tarian Riris Mangenjali yang terdiri atas 9 penari tampil hikmat dlm tradisi kenduri Banyu Udan yang diselenggarakan oleh Komunitas Banyu Bening, kemarin, Sabtu 24 Oktober 2020 di halaman Sekolah Air Hujan Banyu Bening di Tempursari Sardonoharjo Ngaglik Sleman. Yogyakarta.

Selain tarian Riris Mangenjali juga ditampilkan kirab budaya dari Bregada Pangeran Cempa yang terdiri atas 22 prajurit tradisional. Kenduri Banyu Udan merupakan tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Komunitas Banyu Udan pimpinan Sri Wahyuningsih atau yg akrab disapa Yu Ning.

Tradisi ini menggambarkan wujud rasa syukur atas nikmat air hujan yang dilimpahkan Tuhan Yang Maha Kuasa. .

Yu Ning menambahkan bahwa selama ini sebagian besar warga masyarakat masih memandang negatif terhadap air hujan sebagai sumber penyakit dan bencana.

Padahal air hujan sebenarnya sarat dengan manfaat untuk kesehatan. Oleh karenanya perlu disikapi positif dengan pola 5 M, yaitu menampung, mengolah, minum, menabung, mandiri.

Dengan Kenduri Banyu Udan ini Komunitas Banyu Bening justru mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan falsafah “hamemayu hamemayu hayuning bawana” yakni sikap untuk mencintai dan memelihara lingkungan alam ciptaan Tuhan.

Sikap mencintai lingkungan alam ini perlu diwujudkan dan dikampanyekan oleh seluruh komponan dan elemen warga masyarakat bersama dengan pemerintah secara terpadu dan berkesinambungan.

Diantara sikap nyata yang mendukung konsep tersebut adalah tetap menjaga lingkungan hidup, melakukan penghijauan lingkungan, tidak menebang pohon secara sembarangan, menjaga kebersihan sungai, selokan dan lingkungan sekitar sehingga tidak terjadi bencana banjir dan bencana alam lainnyalainnya tegas wahyuningsih.

Saudi Arabia Selenggarakan KTT Bahas Kecerdasan Buatan ( AI) Berdampak Sosial Positif

this formate

Peserra hadiri KTT Global Summit 2020 di Riyadh      ( Foto: AFP).

DUBAI,bisniswisata.co.id: Kecerdasan buatan, atau AI, disebut-sebut sebagai inovasi paling revolusioner sejak mesin uap, menandai era baru dalam komunikasi, perawatan kesehatan, dan energi bersih, tetapi juga tantangan baru untuk pekerjaan, melebarnya ketidaksetaraan, dan aturan seputar privasi data.

Dilansir dari Arab News, hal ini  menandai tonggak sejarah Arab Saudi  di ranah digital minggu ini dengan peluncuran Strategi Nasional baru untuk Data dan Kecerdasan Buatan di KTT AI Global (21 & 22 Oktober) di Riyadh, di mana Kerajaan juga menandatangani serangkaian perjanjian baru dengan perusahaan teknologi.

Dengan investasi besar dalam infrastruktur, pendidikan dan kontrak dengan para pemimpin dunia dalam 5G, AI, dan penyimpanan cloud, Arab Saudi berbaris ke depan antrian dalam apa yang oleh Forum Ekonomi Dunia (WEF) dijuluki Revolusi Industri Keempat (4IR).

“Ini telah mengubah banyak aspek tentang bagaimana kita berhubungan satu sama lain, bagaimana kita melakukan bisnis, dan itu mengubah sistem medis kita,” kata Fabrizio Hochschild, penasihat khusus sekretaris jenderal PBB, kepada peserta forum.

“Dan itu hanya akan semakin penting karena kami mendapatkan lebih banyak poin data dan lebih banyak perangkat yang terhubung ke internet. AI akan menjadi sumber kehidupan ekonomi kami dan kehidupan sosial dan politik kami. ”

Di antara kesibukan kesepakatan baru yang ditandatangani pada hari kedua KTT virtual Riyadh adalah dua proyek strategis dengan raksasa teknologi China Huawei, termasuk satu tentang bahasa Arab dan pengenalan karakter.

Meskipun bahasa Arab digunakan oleh hampir 400 juta orang di seluruh dunia, pengamat mengatakan bahwa bahasa Arab kurang terlayani dalam hal AI.

“Ini sangat penting karena Arab Saudi, sebagai pemimpin di dunia Arab, ingin mendukung semua warga Arab dengan teknologi AI yang berspesialisasi dalam bahasa Arab,” kata Dr. Majid Altuwaijri, pengawas umum Pusat Nasional untuk Kecerdasan Buatan di Otoritas Data dan AI Saudi (SDAIA).

“Kami senang bisa bekerja sama dengan Huawei untuk mendukung dunia Arab dengan teknologi dan alat yang akan membuat hidup mereka lebih mudah.”

Charles Yang, presiden Huawei, mengatakan kepada forum bahwa inovasi seperti 5G, AI, dan cloud dengan cepat menjadi platform ekonomi digital. Karena itu, perusahaannya menginvestasikan US$100 miliar dalam teknologi ini selama lima tahun ke depan.

Investasi ini jelas membuahkan hasil. Kinerja keuangan Huawei pada paruh pertama tahun 2020 melampaui ekspektasinya sendiri, mencapai US$ 64,8 miliar – meningkat 13 persen dibandingkan tahun lalu.

“Saya sangat yakin setelah kerja sama kami bahwa kami akan mendukung Arab Saudi untuk mencapai (tujuannya) dan kami akan menjadikan AI, 5G, dan cloud menjadi pendorong dan mesin baru untuk ekonomi baru Saudi,” kata Yang.

Perjanjian yang ditandatangani dengan Alibaba Group, perusahaan China lainnya, dirancang untuk mengembangkan proyek kota pintar milik Kerajaan sendiri, memanfaatkan kemajuan di beberapa kota yang sedang berkembang di China.

Kesepakatan ketiga ditandatangani dengan raksasa AS IBM untuk membantu mengubah sektor kesehatan dan energi menggunakan inovasi AI terbaru.

“Kami juga akan memiliki orang-orang top kami yang bekerja sama dengan para peneliti IBM untuk menghasilkan produk yang dapat membantu dunia dan umat manusia pada umumnya,” kata Altuwaijri.

KTT Riyadh lebih dari sekadar menandatangani kesepakatan. Dengan menyatukan beberapa pemikir paling cemerlang di bidang teknologi masa depan, peserta mengeksplorasi infrastruktur apa yang dibutuhkan negara agar berhasil menerapkan AI.

Berbicara di forum tersebut, Nasser Sulaiman Al-Nasser, CEO grup Saudi Telecom Company (STC), mengatakan negara-negara harus memperlakukan AI sebagai bagian dari ekosistem, menarik investasi dari sektor publik dan swasta, dan menyusun kerangka peraturan yang benar.

“Ada pilar yang perlu ada untuk memastikan Anda memposisikan diri Anda sebagai perusahaan transformasi digital,” kata Al-Nasser.

Anda tidak dapat mengasumsikan AI tanpa teknologi yang tepat, yang berarti cloud dan 5G dengan kemampuannya yang digabungkan dengan komputasi edge. Itu adalah infrastruktur.

Untuk mempersiapkan revolusi ini, Arab Saudi telah berinvestasi besar-besaran dalam meningkatkan kecepatan internetnya, tumbuh dari peringkat 105 dunia tiga tahun lalu menjadi sepuluh besar saat ini.

Salah satu ketakutan utama seputar 4IR adalah dampak teknologi baru terhadap lapangan kerja. WEF memperkirakan sekitar 73 juta pekerjaan akan terlantar pada tahun 2022. Tindakan sekarang dapat membantu populasi beradaptasi dengan industri baru, kata Al-Nasser.

“Diharapkan 130 juta lapangan kerja baru akan tercipta, jika ada lingkungan yang kondusif untuk pendidikan dan pelatihan,” katanya.

Untuk tujuan ini, pemerintah Saudi menginvestasikan SR1 miliar (sekitar US$266 juta) di universitas tahun lalu saja untuk membantu mengubah pendidikan. STC telah menjadi salah satu dari sedikit perusahaan di Kerajaan yang telah mulai merekrut berdasarkan keterampilan dan bukan hanya pendidikan.

“Kami telah melihat bakat-bakat dalam keamanan siber yang tidak pernah masuk universitas dan mereka luar biasa,” kata Al-Nasser.

Pihaknya memastikan untuk membuka jalan untuk ini – Anda tidak dapat menciptakan peluang kecuali Anda memiliki lingkungan yang kondusif untuk belajar, tambahnya.

Berkat investasi Kerajaan pada populasi mudanya, Al-Nasser yakin Arab Saudi akan memimpin dalam pengembangan  kecerdasan buaran atau AI.

Dr. Esam Alwagait, direktur Pusat Informasi Nasional Arab Saudi, mengatakan bahwa 66 tujuan Visi 2030 Kerajaan terkait langsung dengan AI. Namun tantangan tetap ada, katanya, karena sistem regulasi belum matang.

“Anda perlu memiliki sistem regulasi yang sangat gesit yang dapat beradaptasi untuk menghindari menahan inovator dan wirausahawan. Tapi, pada saat yang sama, Anda tidak ingin terbuka ketika Anda memiliki masalah seperti AI yang dapat dipercaya atau etis, “katanya.

Perawatan kesehatan – area yang sangat sensitif dalam ranah privasi data – berada di garis depan pikiran semua orang saat ini, karena COVID-19 menantang pemerintah untuk menemukan teknologi pengujian dan penelusuran yang cepat dan andal untuk melindungi populasi mereka.

Abdullah Alswaha, ketua G20 Digital Economy Ministerial Taskforce, mengatakan AI dan teknologi pengolah data lainnya dapat dengan cepat mendiagnosis penyakit dan meningkatkan hasil kesehatan.

Itulah sebabnya, KTT G20 tahun ini, di bawah kepresidenan Saudi, akan menempatkan revolusi teknologi di depan dan di tengah.

“Kami memiliki peluang yang sangat unik dengan konvolusi konektivitas, data besar, dan AI untuk mendemokratisasi perawatan kesehatan sedemikian rupa sehingga kami dapat memberdayakan setiap warga negara di muka bumi untuk memiliki sistem pemeriksaan perawatan kesehatan dini,” kata Alswaha pada KTT virtual Riyadh.

“Kemampuan ini akan membantu kita mengatasi hal-hal seperti diabetes tipe 2, yang merupakan salah satu penyebab utama kebutaan. Dan ini akan memberdayakan semua orang untuk meraih ponsel cerdas mereka, mengambil foto retina mereka dan dapat mendeteksi dini tanda-tanda diabetes tipe 2. ”

Teknologi serupa dapat membantu transisi Arab Saudi ke energi bersih untuk melindungi planet ini, kata Alswaha, menunjuk ke kota pintar Neom baru Kerajaan di pantai Laut Merah sebagai tempat yang tepat untuk mengeksplorasi inovasi ini.

“Neom adalah salah satu dari tiga tujuan teratas dalam hal kemampuan kami untuk mengubah angin dan matahari menjadi elektron hijau dengan proses elektrolisis, dengan Laut Merah, untuk menghasilkan energi hijau dengan harga yang terjangkau,” katanya.

Hal  ini akan membantu kami mempercepat penerbangan hijau dan transportasi laut ramah lingkungan, karena mereka tidak dapat didukung oleh baterai lithium hingga saat ini, kata Alswaha.

Kota-kota Ini Jadi Favorit untuk Staycation Saat Libur Panjang Pekan Depan

this formate

Staycation di pinggir kota Jakarta, pilihan wisatawan di saat pandemi (foto: liputan6)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan panjang akhir pekan di penghujung Oktober segera tiba. Minggu depan saat cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak orang diperkirakan akan pergi berlibur untuk sejenak melepas penat di tengah pandemi COVID-19. 

Sejumlah restriksi selama pandemi membatasi ruang gerak orang untuk berlibur jauh dari tempat tinggal. Pilihannya kemudian jatuh pada staycation atau berlibur dekat dengan rumah. Terbukti, staycation telah menjadi salah satu pilihan wisata yang populer.

Bandung dan Yogyakarta menjadi kota yang banyak diminati para pelancong, demikian menurut Adil Mubarak, VP Operations of RedDoorz.

“Ada fasilitas tol juga memudahkan tamu ke properti,” kata Adil dalam konferensi pers virtual baru-baru ini.

Berdasarkan data biro perjalanan daring Pegipegi, lokasi staycation paling banyak diminati adalah kota-kota besar di Indonesia.

“Untuk top 5 cities, masih di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, dan Semarang,” kata Busyra Oryza, Corporate Communications Manager Pegipegi, kepada Antara.

Pegipegi memprediksi kota-kota besar tersebut akan jadi destinasi favorit liburan akhir pekan kelak. Itu terlihat dari data pemesanan tiket pesawat sejak pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Juni lalu.

Setelah pembatasan melonggar, masyarakat yang selama ini berdiam diri di rumah mulai berani bepergian ke luar kota.

“Jika kami lihat periode pemesanan tiket pesawat sejak dilakukannya pelonggaran PSBB Juni lalu hingga saat ini, lima destinasi favorit diantaranya adalah Medan, Jakarta, Makassar, Padang dan Pontianak.”

Sementara itu untuk mengantisipasi peningkatan penumpang yang akan memanfaatkan libur panjang pekan depan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meminta operator transportasi untuk meningkatkan frekuensi perjalanan untuk mencegah penumpukan penumpang.

Menhub juga memastikan operator transportasi selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bahkan penumpang pesawat dan kereta api pun diberikan face shield secara cuma-cuma.

Dia memprediksi pada 28 Oktober 2020 atau dimulainya cuti bersama akan terdapat puncak arus kepadatan kendaraan.

Oleh karena itu, masyarakat yang ingin berlibur diimbau untuk tidak bertumpu di satu hari tersebut, demi mencegah potensi rawan terjadi penularan COVID-19.

Menhub memprediksi potensi kepadatan terjadi di tiga titik yaitu, pertama, Jalan dari arah Jakarta menuju ke arah timur (Jawa Barat, Tengah, dan Timur). Kedua, kapal penyeberangan ke arah Sumatera, dan ketiga di Bandara.

Perlu Pengalaman Wisata Melalui Karya Kreatif Lokal di Labuan Bajo

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kemenparekraf /Baparekraf mengidentifikasi berbagai strategi dalam pengembangan karya kreatif lokal sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata di Labuan Bajo, NTT.

“Saat ini wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara melakukan perjalanan wisata tidak hanya sekadar jalan-jalan santai atau melihat keindahan alam, tetapi pariwisata yang memberikan pengalaman bagi wisatawan itu sendiri,”  kata  Joshua Puji Mulia Simanjuntak, Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreatif Kemenparekraf /Baparekraf,

Menurut dia, salah satu upaya agar wisatawan memperoleh pengalaman dalam berwisata adalah melalui karya atau produk kreatif lokal seperti kriya, fesyen, kuliner, serta seni pertunjukan.

Untuk itu, diperlukan strategi yang dapat mengembangkan kreatif lokal tersebut, khususnya di Labuan Bajo yang merupakan destinasi wisata kelas premium, kata Josua Simanjuntak.

Oleh karena itu, Kemenparekraf/Baparekraf menginisiasi kegiatan diskusi kelompok terpumpun yang dimoderatori oleh Aloysius Baskoro Junianto akademisi dari subsektor Desain Produk.

Hal ini supaya pelaku industri ekonomi kreatif memperoleh informasi baru sehingga dapat menciptakan strategi terkait pengembangan dan inovasi di subsektor ekonomi kreatif di Labuan Bajo.

Direktur Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo – Flores, Shana Fatina beserta Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Agustinus Rinus, menjelaskan saat ini pihaknya sedang mendorong inkubasi berbagai karya kreatif

Misalnya seperti kuliner, fesyen, seni pertunjukan, seni musik, dan seni tari, dengan melibatkan komunitas lokal serta menceritakan profil potensi apa saja yang ada diwilayah Manggarai Barat.

“Temen-temen komunitas nanti bisa showcase dan berinteraksi dengan wisatawan. Mereka bisa menyuguhkan karya kreatif lokal yang otentik kepada wisatawan dengan konsep destinasi premium,” kata Shana Fatina.

Hal ini dilakukan agar wisatawan benar-benar bisa meperoleh pengalaman dan merasakan kemewahan yang tidak wisatawan temukan di tempat lain, ujarnya.

Sementara itu, Konsultan Ahli Kuliner, Vita Datau, mengatakan pengeluaran  terbesar wisatawan yaitu untuk berbelanja makan, minuman, dan oleh-oleh. Hal ini dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal. Maka dari itu, atraksi kuliner di Labuan Bajo harus dikembangkan.

Sebagai contoh, terdapat sebuah desa di Manggarai Barat yang memproduksi gula sendiri. Ini merupakan potensi yang sangat baik untuk mengembangkan atraksi kuliner.

“Wisatawan bisa terjun langsung dalam proses pembuatan gula tersebut. Sehingga, bisa menciptakan daya tarik wisata kuliner baru,” kata Vita Datau.

Selain itu, tren kuliner dunia sekarang ini yaitu makanan harus bernutrisi dan sehat serta mengangkat produk lokal seperti ikan, sayur, dan produk kuliner khas lainnya. Oleh karena itu, peningkatan terhadap kualitas produk lokal sangat diperlukan, kata Vita.

Konsultan Ahli Kriya, Fauzy Prasetya Kamal, mengatakan bahwa sedikit pengrajin kriya yang bisa menuangkan keahliannya ke dalam pengetahuan, sehingga keahlian tersebut tidak memperoleh refund digenerasi berikutnya.

“Melihat kondisi tersebut, perlu ada peningkatan kompetensi SDM, agar pengrajin kriya memiliki kemampuan dalam menuliskan keahlian mereka,” ujar Fauzy.

Soalnya dalam pengembangan karya kreatif tidak hanya produknya saja yang ditingkatkan, tetapi sumber daya manusianya juga perlu mendapat perhatian. Sehingga, regenerasi pengrajin kriya akan terus ada, tambahnya

Konsultan Ahli Fesyen, Aprina Murwanti, menuturkan potensi lokal utama fesyen di Manggarai Barat yang dapat dikembangkan yaitu kain tenun.

Namun, tantangan dalam mengembangkan kain tenun ini adalah belum terbentuknya ekosistem busana fesyen tenun.

“Untuk mendukung pengembangan produk fesyen tersebut diperlukan kolaborasi dengan desainer dalam mengelola busana secara berkelanjutan ” kata Aprina Murwanti

Para penenun belum terbuka sama sekali dengan dunia fesyen. Selain itu, perlu pengembangan ragam hias dan tekstur tenun, serta memberikan kesempatan kepada penenun untuk melakukan showcase, ungkap Aprina.

Dengan pengembangan produk-produk kreatif lokal unggulan, dapat memberikan kontribusi pada pariwisata yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.

 

Kerjasama Dewan Pers – PT Pertamina: Sebanyak 105 Insan Media Lakukan Tes PCR

this formate

Suasana tes swab PCR di dalam Hall Dewan Pers Jakarta. ( Foto: Rahmatulis Saleh)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebanyak 105 orang insan media melakukan tes swab (PCR), atas kerja sama Dewan Pers dengan PT Pertamina.

Pelaksanaan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis senilai Rp100 juta tersebut, dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), yang dipusatkan di Hall Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2020).

Dalam pelaksanaan tes usap PCRvl ini, diikuti banyak wartawan dari berbagai media massa. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengikutkan 30 anggotanya yang berasal dari berbagai platform media massa. Mereka didampingi Ketua PWI Peduli Pusat M. Nasir.

Peserta dari pagi tampak antri dengan mengikuti protokol kesehatan. Dominan dari mereka adalah para jurnalis yang masih muda dan produktif.

“Semua dapat dilayani dengan baik. Terima kasih Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina yang memfasilitasi tes usap PCR gratis,” kata Elly Pujianti, Sekretaris PWI Peduli Pusat yang turun menyiapkan pesertanya.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, mengatakan pemberian tes Swab PCR gratis ini, merupakan komitmen Pertamina untuk menjaga dan melindungi para insan media yang selama ini harus terus bekerja di lapangan untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan publik.

“Insan media merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Baik terkait dengan perkembangan bisnis Pertamina, maupun berita terkini tentang Covid-19 itu sendiri, sehingga harus mendapat perlindungan yang maksimal,” ujar Fajriyah.

Pertamina, lanjutnya, telah menggelontorkan bantuan untuk penanganan COVID-19, baik untuk tenaga medis, para jurnalis, pelanggan Pertamina serta masyarakat umum”.

Dalam pelaksanaan tes usap PCR Jumat pagi itu, diikuti banyak wartawan dari berbagai media massa anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. “Semua dapat dilayani dengan baik. Terima kasih Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina yang memfasilitasi tes usap PCR gratis,” kata Elly.

Berbagai program CSR dan bina lingkungan Pertamina dalam membantu penanganan COVID-19 tersampaikan dengan baik kepada publik, berkat bantuan dan kerja sama para insan media, baik cetak, online, maupun elektronik,” tambahnya.

Sementara itu Direktur RSPP Dr. Syamsul Bahri mengatakan RSPP dan PT Pertamina (Persero), selama ini sangat concern dalam penanganan COVID-19.

Pada masa pandemi  saat ini, hal yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan (preventif) dengan melakukan screening atas orang-orang yang mempunyai risiko tertular COVID-19 seperti pekerja media

Dia memaparkan sebagai anak usaha Pertamina yang bergerak dalam bidang kesehatan, RSPP telah menyiapkan fasilitas pemeriksaan PCR untuk diagnostik, penyiapan fasilitas Perawatan Khusus pasien Covid- 19 di RSPP Extension Modular di Simprug, Jakarta Selatan, dan Rumah Sakit khusus COVID-19 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo, mengatakan dalam kondisi pandemi saat ini, tuntutan bagi profesi wartawan semakin terasa seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan bermanfaat.

“Wartawan, khususnya yang melakukan tugas peliputan di lapangan, pada perkembangannya kini juga menjadi salah satu jenis pekerjaan yang berisiko terpapar Covid-19 paling tinggi.”

Untuk itu, tambah Agus, Dewan Pers sangat mengapresiasi kepedulian PT Pertamina (Persero) dan RSPP yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tes swab PCR untuk insan media ini. “Semoga ke depannya akan lebih banyak perusahaan yang bersedia untuk mendukung kegiatan semacam ini,” ujarnya.

 

 

Distribusi Air Zam-zam Kini  Melalui platform Bisnis Elektronik Saudi HNAK dengan Layanan Pengiriman ke Rumah.

this formate

Modernisasi pengemasan air Zam-zam dan layanan antar ke rumah di Arab Ssudi ( Foto; Arabnews)

JEDDAH, bisniswisata.co.id: Ini adalah salah satu keajaiban Islam yang paling abadi, mewakili rahmat Tuhan.  Sumur Zamzam pertama kali muncul 5.000 tahun yang lalu di bawah kaki Nabi Ismael setelah ibunya Siti Hajar, istri kedua Ibrahim, berlari tujuh kali di antara dua bukit Safa dan Marwah mencari air untuk menyelamatkan putranya yang kehausan.

Nama sumur berasal dari frase Zome Zome, yang berarti “berhenti mengalir,” perintah yang diulangi oleh Hajar saat dia berusaha untuk menahan mata air tersebut. Air sumur  ini selalu bersih tidak mengandung lumut, serangga, jamur, atau kotoran lainnya. 

Air ini mengandung tingkat mineral alami yang lebih tinggi daripada air desalinasi normal.  Karena alasan ini, ia memiliki rasa yang berbeda dan berat.

Jemaah  selalu ingin minum dari sumur dan membawa botol berisi air ke tanah air mereka karena diyakini sebagai sumber penyembuhan alami bagi orang sakit, menurut Nabi Muhammad SAW.

Dilansir dari Arabnews, pengembangan dan pemeliharaan Sumur Zamzam sangat penting, dengan sumber air terlindungi selama berabad-abad dengan berbagai cara.

Sebagai sumber utama air bagi pengunjung ke Makkah di zaman kuno dan bagi para peziarah saat ini, sumur ini tidak pernah berhenti menghasilkan air berkah bagi umat Islam, kecuali untuk waktu yang singkat.

Selama berabad-abad, sumur itu dijaga oleh Abd Al-Muttalib bin Hashim, kakek Nabi Muhammad, kemudian oleh banyak khalifah Muslim hingga zaman modern, ketika itu berada di bawah perlindungan raja-raja Saudi dimulai dengan pendiri Arab Saudi saat ini, Raja  Abdul Aziz.

Di masa lalu, sumur suci dilindungi dengan cara primitif, tetapi selama pemerintahan almarhum Raja Abdullah, sebuah lompatan besar telah diambil sehubungan dengan pengembangan cara pemeliharaan sumur.  Dia mengubah metode pengisian dan pendistribusian air di dua Masjid Suci.

 Ia juga memulai Proyek Air Raja Abdullah bin Abdul Aziz Zamzam (KPZW) pada tahun 2013.  Dengan semakin banyaknya jemaah yang datang Umrah dan Haji, kebutuhan air zamzam pun meningkat pesat.  Ini membutuhkan lebih banyak pengembangan untuk sumur.

Biaya konstruksi proyek ini berjumlah lebih dari SR700 juta (US$ 187 juta). Proyek ini menghilangkan banyak metode lama yang tidak profesional terkait dengan pemompaan, penyaringan, pendistribusian, dan pengisian air, menggantinya dengan teknologi terbaru dan teraman.

 Dulu, air digunakan untuk dibotolkan secara manual dalam berbagai ukuran wadah, tanpa mengikuti proses pembotolan resmi, mengakibatkan polusi air yang tidak diinginkan.

Membagikan air Zamzam kemasan di dalam bus, pabrik pembotolan air Zam Zam di Makksh, rel tua dan ember Zamzam terpelihara dengan baik di museum serta porselen isi air zam-zam dari abad 19  (Foto file SPA).

Namun, dengan proyek baru ini, ada dua ukuran utama wadah resmi – 5 dan 10 liter – di mana air diolah, dibotolkan, disimpan, dan didistribusikan secara efisien.

Sebelum perjalanan Haji atau Umrah berakhir, pengunjung harus mendapatkan satu atau dua botol air Zamzam sebelum berangkat, yang pada tahun-tahun sebelumnya sering menimbulkan kekacauan dan antrian yang tidak teratur. 

Saat ini, proyek memungkinkan wadah air untuk didistribusikan kepada para jemaah  di dalam bus atau di bandara untuk menghemat waktu dan mencegah kepadatan.

 Di dalam Dua Masjid Suci, air disediakan dalam pendingin yang menjalani proses pembersihan dan pengisian setiap hari.

 Pembelian air Zam-zam secara online adalah bagian dari proyek Perusahaan Air Nasional, yang dimulai setelah penangguhan penjualan sebagai tindakan pencegahan selama merebaknya pandemi virus Corona baru.

Air Zam-zam sekarang didistribusikan melalui platform bisnis elektronik Saudi HNAK, yang juga menawarkan layanan pengiriman ke rumah.

 Ekstraksi, pemompaan, dan pengawasan berkelanjutan terhadap penyimpanan dan jaringan pipa dicapai melalui teknologi serat optik dari jaringan Kontrol Pengawasan dan Akuisisi Data.

 Dengan semua teknologi ini, kualitas mineral alami air Zam-zam terjaga dan dipertahankan sesuai dengan penelitian cermat yang dilakukan untuk menentukan metode pemompaan dan penyaringan yang paling sesuai.

 Untuk mencegah semua karakteristik air Zamzam terpengaruh oleh kontaminasi alami eksternal, Pusat Studi dan Penelitian Zam-zam telah menerapkan kontrol kualitas yang ketat.

 “Untuk dapat mengelola Sumur Zam-zam secara berkelanjutan, kita perlu memiliki pemahaman penuh tentang pengaturan lingkungan dan hidrogeologi dari sumur suci ini dan sumber air yang mencapainya, termasuk konduktor air di daerah tersebut,”  Samer Showman, presiden pusat penelitian, mengatakan kepada Arab News.

“Kita perlu melihat bagaimana air disimpan dan seberapa cepat ia bergerak dan jenis mineral yang diekstraksi melalui perjalanannya di antara bebatuan untuk memahami apa yang menjadi ciri sidik jari air Zam-zam.

 “Kami telah menghubungkan model matematika dengan jaringan data curah hujan dan stasiun curah hujan di bagian akuifer yang berbeda untuk menentukan volume dan kuantitas air yang tepat yang dapat diambil sepanjang tahun di Wadi Ibrahim,” tambahnya.

 Showman mengatakan bahwa laboratorium khusus untuk air Zam-zam di Makkah melacak dan menguji sampel air yang berbeda, yang dianalisis setiap minggu untuk menjaga kualitas air.

 

 

 

 

Lama Tutup Karena Pandemi, Istana Kepresidenan di Abu Dhabi Dibuka Kembali

this formate

Istana kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (foto: Al Arabiyya)

ABU DHABI, bisniswisata.co.id: Istana kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), mengumumkan pembukaan kembali tempat itu bagi wisatawan.

Pemberitahuan disampaikan pihak istana pada Senin lalu. Mereka juga menyampaikan langkah-langkah keamanan yang ketat yang perlu dipatuhi pengunjung dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

Menurut situs resmi Qasr Al Watan, dilansir di Al Arabiya, Kamis (22/10), pembukaan kembali istana yang megah tersebut dibarengi dengan serangkaian aturan kesehatan baru.

Pertama, akan ada peningkatakan frekuensi penerapan sanitasi dan desinfeksi. Kedua, kapasitas istana akan dikurangi guna menghindari kepadatan dan memastikan adanya jarak sosial.

Masih menurut Qasr Al Watan, semua tamu juga wajib menjalani pemeriksaan termal sebelum memasuki istana. Pembersih tangan gratis tersedia hampir di seluruh istana guna memudahkan pengunjung mencuci tangan secara teratur.

Para tamu juga akan diminta untuk memakai masker wajah saat berada di dalam istana. Kebijakan jarak sosial dua meter telah diberlakukan di seluruh istana, kecuali bagi pengunjung keluarga yang tinggal serumah.

Untuk menghindari kontak sosial, para tamu disarankan agar memanfaatkan metode pembayaran minim sentuhan. Peta istana digital juga disediakan.

Pengunjung tinggal mengunduhnya gratis. Peta ini akan membantu menavigasi jalan para pengunjung melewati bagian-bagian berbeda yang ada dalam istana.

Qasr El Watan ditutup sejak 26 Maret 2020. Saat itu tak ada pemberitahuan pasti kapan akan dibuka kembali. Pihak berwenang hanya menyatakan penutupan itu sebagai bentuk komitmennya untuk terus memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan pengunjung dan kolega mereka.

Sebagai catatan, istana kepresidenan ini kerap digunakan untuk menjamu para pemimpin asing dan para tokoh pimpinan politik. Selain itu, tempat ini juga sering dipakai untuk pertemuan dewan tertinggi UEA dan kabinet federal. 

Pada Maret 2019, istana di Abu Dhabi ini dibuka untuk umum tepat ketika mereka merayakan sejarah dan budaya UEA.

Istana ini dirancang oleh Arsitek Bahrain Ahmad Bucheery, yang menurut Architectural Digest Middle East terinspirasi oleh desain era Mughal. Arsitektur istana menggabungkan motif lokal klasik seperti lengkungan, kubah, dan ubin berornamen.

Desainnya juga dikaitkan dengan warisan dan kesenian Teluk Arab, yang mengintegrasikan 5.000 pola geometris, vegetal, dan bunga di seluruh ruang.