JEMBER, bisniswisata.co.id: Pandemi berdampak pada pergeseran pasar dan minat berlibur masyarakat dunia, khusus disisi medical dan wellness tourism, Indonesia adalah pasar potensial yang menjanjikan. Menjanjikan sebagai alat ngungkit perekonomian, juga peluang “kebocoran devisa” jika tidak dikelola dengan baik.
Presiden RI Joko Widodo saat peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Ekonomi Kesehatan di Sanur, Bali beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa per tahun Indonesia kehilangan pendapatan sekitar Rp.97 triliun, dari sektor pariwisata kesehatan. Hampir dua (2) juta orang Indonesia pergi ke luar negeri untuk berobat, dengan rincian 1 juta orang berobat ke Malaysia, 750.000 ke Singapura, sisanya ke Jepang, Amerika Serikat, Jerman, dan lainnya. Indonesia kehilangan Rp.165 triliun devisa, papar Presiden waktu itu.
Mendukung upaya negara memberdayakan kearifan lokal disektor gaya hidup sehat, sejahtera serta memperkaya pengalaman pengunjung, menejemen Java Lotus (J-Lo) Hotel Jember mengemas paket Medical Trip ke Jember — SunatCation di J-Lo!—. Segmen pasar yang mendukung citra Jember sebagai Kota Santri, Jember Kota Fashion Carnival, melengkapi label Kota Cerutu.
Jember, belum melengkapi kawasannya dengan fasilitas kesehatan modern yang canggih, namun memiliki kawasan- kawasan yang memberi ruang healing bagi kalangan tertentu.
Sirkumsisi dan Kesehatan
Bagi umat muslim terlebih masyarakat Kabupaten Jember, kota santri, pasti sudah sahih perihal sirkumsisi, kekinian klausul sunat atau khitan. Umat Islam di Jember bahkan melakukan sunat terhadap bayi mulai umur 8 hari. Sunatan tidak sepenuhnya identik dengan umat muslim. Di dunia modern, dunia AI, ritual sunat juga dilakukan masyarakat umum untuk kesehatan.
Menurut General Manager Java Lotus Hotel, Jeffrey Wibisono.V, menjaga kesehatan dan merawat tubuh adalah apresiasi terhadap diri sendiri serta tanggung jawab pemilik tubuh. Bagi Perempuan, menjaga dan merawat diri dengan menggunakan skincare, bodycare, melakukan treatment ke klinik kecantikan, spa, dan kegiatan memanjakan diri lainnya, sah- sah saja.
Pun laki laki, juga berkewajiban menjaga kesehatan dirinya dengan merawat dan menjaga kebersihan alat vital. Salah satunya dengan cara sirkumsisi atau sunat atau khitan. Tidak hanya diwajibkan dalam segi agama, tetapi hal ini juga dianjurkan dari segi medis atau kesehatan berdasarkan studi Amerika. Silakan cari referensi literaturnya secara online.
Berkolaborasi dengan Klinik Ibnu Sina, —klinik yang fokus pada sunat modern untuk dewasa dengan metode Electro Surgical Unit Sealer (ESU)—, menejemen J-Lo mengemas paket medical trip ke Jember J-Lo, SunatCation.
Paket memanjakan tamu yang diluncurkan menejemen per Juni sampai dengan akhir tahun (Desember 2024) untuk menikmati fasilitas hotel, sekaligus melakukan tindakan operasi kecil, sunat atau khitan. Bahasa kekiniannya sirkumsisi bagian ibadah dan kesehatan bagi masyarakat umum.
“Proses sunatan dilakukan di dalam kamar hotel langsung oleh pemilik Klinik Ibnu Sina, berlisensi, Nurse David. Tentunya, sunat dewasa ini juga bagian dari privacy pria dewasa apa pun tujuannya. Baik sehubungan dengan agama maupun lifestyle kesehatan saja. Pihak Hotel akan meng-convert kode di sistem reservasi.” Jelas Jeffrey Wibisono V.
Sirkumsisi, sunat, khitan adalah tindakan pemotongan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis. Banyak sekali manfaat dari sirkumsisi ini, antara lain mencegah infeksi saluran kemih, mengurangi tingkat terjadinya kanker penis, dan mencegah penyebaran virus.
Sirkumsisi bisa dilakukan sejak masih bayi karena proses penyembuhannya akan lebih cepat dan resiko komplikasi serta pendarahan juga lebih minim. Namun juga banyak orang tua tidak tega melaksanakan khitanan bayi, umumnya sirkumsisi dilaksanakan saat anak sudah memintanya sendiri. Saat mereka sudah paham dan mengerti akan khitan atau sunat ini.
Dari tahun ke tahun, metode tindakan sirkumsisi mengalami pembaruan sehingga tindakan dan proses penyembuhannya bisa cepat. Metode terbaru yang ditawarkan Java Lotus Hotel menggandeng Klinik Ibnu Sina Jember adalah tindakan sirkumsisi tanpa trauma sakit, tanpa luka berdarah.
SunatCation di J-Lo!
Diperuntukkan bagi tamu yang mau atau perlu sunat di usia dewasa sekaligus staycation di hotel. Pada hari pertama setelah check in hotel, tamu makan malam bersama Nurse David untuk membangun chemistry.
“ Anda dipersilahkan berkonsultasi tentang tindakan sirkumsisi tersebut,” kata GM J-Lo Hotel.
Keesokan hari, setelah makan pagi, sekitar pk. 10.00 operasi kecil sunatan akan dilakukan di dalam kamar hotel. Usai sunatan, silakan istirahat, atau melakukan aktivitas jalan-jalan mengeksplorasi Kabupaten Jember.
Paket SunatCation di J-Lo, berlaku untuk 2 orang (1 pasien dan 1 pendamping) dan berlaku sampai bulan Desember 2024. Paket termasuk self servicewelcome drink di lobby, menginap 3 hari 2 malam di tipe Deluxe Room plus Buffet Breakfast. Kedua tamu juga mendapatkan dinner Nasi Langgi + minum masing-masing satu porsi di Restaurant makanKoe untuk hari pertama, sembari berkonsultasi dengan Nurse David. Ada
Ada oleh-oleh, merchandise dari Java Lotus Hotel di hari ketiga saat check out dari hotel dan melakukan perjalanan selanjutnya ke kota masing-masing. Ingin tinggal lebih lama di Jember?
Staff front office Java Lotus Hotel, siap rekomendasi aktifitas tour, hendak eksplore Jember dari sisi mana. Paket wisata tersebut kerjasama dengan tour operator setempat? Mari*
SINGAPURA, bisniswisata.co.id : Terlepas dari tantangan yang ada, industri perjalanan di kawasan Asia-Pasifik menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Pada kuartal pertama tahun 2024, pemulihan kapasitas kursi di kawasan ini hanya 13% di bawah tingkat pemulihan pada tahun 2019.
Tingkat pemulihan ini jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata global, dengan peningkatan sebesar 7 poin persentase antara Q4 2023 dan Q1 2024, sedangkan rata-rata global hanya sebesar tiga poin persentase. Angka-angka ini membuktikan kemampuan industri untuk bangkit kembali dan menginspirasi optimisme di masa depan.
Dilansir dari tourism-review.com, Seiring dengan meningkatnya kapasitas kursi, harga tiket pesawat terus mengalami penurunan sejak tahun 2023, meskipun tetap lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 karena terbatasnya kapasitas dan tingginya permintaan.
Tren ini terutama terlihat pada acara-acara penting seperti Tahun Baru Imlek dan konser besar di Singapura. Misalnya saja, konser Taylor Swift di Singapura pada awal bulan Maret menyebabkan peningkatan jumlah perjalanan dari Asia Tenggara sebesar 17% , dibandingkan dengan penurunan sebesar 27% pada bulan lainnya.
Dampak peristiwa besar terhadap tren perjalanan sangatlah signifikan, dan memahami dinamika ini dapat membantu pemangku kepentingan merencanakan operasi dan strategi pemasaran mereka dengan lebih efektif.
Fasilitasi Visa Menarik Wisatawan Tiongkok
Pelonggaran kebijakan visa telah membuka peluang baru bagi industri perjalanan, khususnya dalam menarik wisatawan Tiongkok.
Selama libur Hari Buruh baru-baru ini, perjalanan keluar negeri Tiongkok hanya menurun sebesar 16% dibandingkan tahun 2019. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan signifikan dalam perjalanan dari Tiongkok ke berbagai tujuan.
Ini termasuk peningkatan sebesar 212% ke Kazakhstan dan peningkatan signifikan ke Singapura, Azerbaijan, Malaysia, dan Maladewa. Data ini menggarisbawahi potensi fasilitasi visa dalam mendorong pemulihan perjalanan di kawasan Asia-Pasifik.
Strategi pemasaran tingkat lanjut
Keberhasilan strategi pemasaran Air Macao selama pandemi merupakan bukti efektivitas pendekatan inovatif. Promosi mereka, seperti tiket ‘beli satu, gratis satu’, menarik pasangan Tiongkok daratan dan terus dilakukan setelah pandemi.
Tawaran ‘Travel Pass’ mereka yang baru diperkenalkan untuk perjalanan terjangkau dari kota-kota tertentu ke Makau telah meningkatkan beberapa pemesanan sebesar empat poin persentase dibandingkan tahun 2019.
Kisah sukses ini seharusnya menginspirasi kepercayaan pada kekuatan pemasaran strategis untuk mendorong pemulihan perjalanan.
Prospek positif untuk perjalanan musim panas
Masa depan perjalanan di kawasan Asia-Pasifik tampak menjanjikan, meski pemulihan masih berlangsung. Pada tanggal 27 April, pemesanan perjalanan musim panas ke kawasan APAC hanya mengalami penurunan sebesar 12% dibandingkan tahun 2019.
Sebaliknya, perjalanan ke Eropa dan Amerika telah pulih sepenuhnya, sementara perjalanan ke Afrika dan Timur Tengah hanya turun sebesar 5%. Namun, penting untuk menyadari potensi tantangan dan risiko yang dapat mempengaruhi arah positif ini.
Noor Ahmad Hamid, CEO PATA, menyatakan: “Industri perjalanan dapat menarik wisatawan secara efektif dengan memanfaatkan fasilitas visa, pemasaran strategis, dan acara-acara besar. Elemen-elemen ini sangat penting dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan
Seorang penjual berbagai makanan halal, di Malate, Manila. Biryani adalah hidangan nasi campur dengan ayam, daging sapi, atau ikan, sayuran, dan rempah-rempah. Filipina gencar mempromosikan wisata ramah muslim.(Foto berkas PNA oleh Yancy Lim
SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Asia Tenggara sekali lagi muncul sebagai tujuan wisata Muslim terkemuka di dunia, dengan Indonesia dan Malaysia berada di posisi teratas di antara 145 tujuan wisata global seperti dilansir dari marketech-apac.com
Hal ini berdasarkan edisi terbaru Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI). Laporan tersebut mencatat bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama masuk dalam daftar tujuan wisata terkemuka menurut Non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta mendapat nilai positif dalam hal kemudahan masuk dan kualitas infrastruktur pariwisata bagi wisatawan Muslim dan non-Muslim.
Patut dicatat juga bahwa Singapura secara konsisten memimpin di antara destinasi-destinasi OKI selama sembilan tahun berturut-turut, yang menegaskan dedikasinya yang tak tergoyahkan untuk melayani wisatawan Muslim melalui ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, fasilitas bandara yang sesuai, dan akomodasi ramah Muslim.
Selain itu, Thailand mempertahankan posisinya di lima besar destinasi non-OKI, berkat upaya mempromosikan pariwisata halal seperti peningkatan ketersediaan makanan halal, integrasi fasilitas ramah Muslim di tempat-tempat wisata, dan peningkatan pilihan akomodasi dan makan bagi wisatawan Muslim.
Selain itu, Filipina mencatat peningkatan skor komunikasi dibandingkan tahun 2023. Di antara destinasi non-OKI, Filipina terus meningkatkan daya tariknya terhadap wisatawan Muslim dengan secara strategis mengembangkan portofolio Pariwisata Halal mereka, meningkatkan akreditasi halal hotel dan restoran, dan melakukan orientasi kesadaran halal.
Menurut laporan tersebut, pasar perjalanan Muslim diperkirakan akan meningkat secara signifikan tahun ini, dengan potensi kedatangan wisatawan internasional secara global mencapai 168 juta orang, melebihi tingkat sebelum pandemi sebesar 5%.
Pertumbuhan volume ini menyoroti meningkatnya keunggulan segmen ini, didorong oleh ekspansi demografi dan ekonomi, pengembangan budaya dan pariwisata halal, serta kemajuan teknologi yang memungkinkan pengalaman perjalanan yang lebih personal bagi wisatawan Muslim, seperti aplikasi yang menemukan gerai makanan halal, petunjuk arah kiblat, dan petunjuk arah kiblat dan waktu sholat.
Dampak kecerdasan buatan juga membantu menyesuaikan lebih lanjut pengalaman perjalanan untuk menyederhanakan logistik perjalanan sambil tetap berpegang pada tradisi agama.
Safdar Khan, presiden divisi Asia Tenggara di Mastercard, mengatakan, “Menurut laporan terbaru dari Mastercard Economics Institute (MEI), wisatawan dari dan ke Asia Tenggara menjadi semakin fokus untuk mendapatkan nilai terbaik dari perjalanan mereka guna memastikan pengalaman menginap terbaik.
Pengalaman yang tak terlupakan, sebuah perubahan yang terjadi di industri pariwisata halal global yang berkembang pesat. Pada saat yang sama, teknologi membantu demografi ini untuk melakukan perjalanan dengan cara yang memenuhi kebutuhan unik mereka, mulai dari pengalaman yang sangat dipersonalisasi dengan dukungan AI hingga pemberdayaan Mastercard dalam pembayaran lintas negara yang mudah dan aman.”
“Bersama-sama hal ini menandai tingkat kenyamanan baru bagi wisatawan Muslim dan membuka era pertumbuhan dan profitabilitas baru bagi operator perjalanan. Kolaborasi jangka panjang Mastercard dengan CrescentRating merupakan bukti kekuatan kemitraan dan pentingnya memahami dan melayani wisatawan Muslim.” kata Safdar khan.
Sementara itu, Fazal Bahardeen, pendiri dan CEO CrescentRating, berkomentar, “Sangat menggembirakan melihat sektor perjalanan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura tidak hanya mempertahankan peringkat mereka di GMTI tahun ini, namun juga meningkatkan skor masing-masing. Hal ini mencerminkan tren peningkatan pertimbangan wisatawan Muslim yang lebih luas, dengan skor rata-rata di seluruh Indeks meningkat sebesar 10%.”
“Sungguh positif melihat Filipina terus meningkatkan skornya, yang menunjukkan komitmen teguh Departemen Pariwisata Filipina untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim dan meningkatkan daya tarik destinasi tersebut,”
Hal ini seiring dengan semakin meningkatnya momentum perjalanan Muslim, laporan GMTI 2024 memberikan wawasan yang sangat berharga bagi para pemangku kepentingan di sektor perjalanan dan pariwisata untuk memanfaatkan pertumbuhan pasar perjalanan Muslim.”
MANILA, bisniswisata.co.id: Budaya yang kaya, itulah yang dapat ditemui di komunitas Matigsalug menampilkan perpaduan tarian tradisional yang terinspirasi dari alam sekitar mereka, di Kota Malaybalay, Bukidnon pada 25 Mei 2024 lalu.
Dilansir dari PNA, Matigsalug merupakan bagian dari tujuh suku pegunungan Bukidnon yang terdiri dati Bukidnon, Higaonon, Manobo, Matigsalug, Talaandig, Tigwahanon , dan Umayamnon yang namanya berasal dari kata “matig” atau “Salug”, artinya orang yang tinggal di sepanjang Sungai Salug.
Matigsalug secara harfiah berarti “orang-orang di sepanjang Sungai Salug”, dimana Sungai Salug sekarang adalah Sungai Davao. Mereka adalah subkelompok berbeda dari suku Manobo dan salah satu dari tujuh kelompok lumad di Bukidnon. Saat ini, mereka dapat ditemukan di pegunungan Mindanao tengah dan Bukidnon
Wilayah Mindanao Utara ini tidak hanya merupakan rumah bagi tiga taman alam paling subur di Asia Tenggara – Gunung Kitanglad, Gunung Malindang, dan Gunung Hibok-Hibok – namun juga terdapat budaya dan tradisi dinamis yang telah dilestarikan dengan cermat oleh kelompok masyarakat adat hingga saat ini.
Penawaran yang beragam ini disorot dalam Program Pengalaman Filipina atau Philipina Experience Program (PEP) yang berlangsung selama tiga hari di Mindanao Utara, sebuah inisiatif unggulan Departemen Pariwisata Filipina (DOT) yang mendatangkan lebih dari 100 delegasi lokal dan asing ke wilayah tersebut belum lama ini..
Perjalanan tersebut menyoroti provinsi Bukidnon dan Misamis Oriental dan memperkenalkan kembali keduanya sebagai destinasi yang siap menyambut wisatawan.
Dengan peningkatan signifikan dalam keselamatan dan keamanan di Bukidnon, perjalanan ini membuktikan betapa baiknya pemerintah daerah dalam meningkatkan upaya guna lebih mengembangkan industri pariwisata mereka dan menarik lebih banyak pengunjung.
“Bukidnon damai, sangat berbeda dibandingkan 10 tahun, 20 tahun lalu,” kata Gubernur Bukidnon Rogelio Neil Roque tentang keselamatan wisatawan di provinsi tersebut, dalam wawancara di sela-sela PEP.
“Banyak yang berubah, talaga Mahirap sebelumnya dan setelah ada pariwisata bisa berpengaruh. Even ako, mengaku saat masa jabatan pertamanya sebagai anggota kongres, tidak akan mendorong wisatawan untuk datang.“ Tapi Itu bertahun-tahun yang lalu. Sekarang, kami mendorong mereka untuk datang” katanya.
foto: porocamotes.blogspot.com
Waktu bersama alam
Bukidnon, yang terkenal dengan iklimnya yang sejuk dan bentang alamnya yang indah, menjadikannya tempat yang sempurna bagi wisatawan yang tertarik dengan “perjalanan santai” atau sekadar destinasi yang menawarkan relaksasi dan pilihan untuk bertualang.
Tempat ini memiliki Dahilayan Adventure/Forest Park yang terkenal terletak di Manolo Fortich yang menampung segudang aktivitas, seperti dual zipline sepanjang 840 meter, yang terpanjang di Asia, dan ayunan pendulum ekstrem Dropzone yang memiliki fitur terjun bebas setinggi 120 kaki bagi yang suka memacu adrenalin.
Dahilayan juga memiliki luge yang terinspirasi dari Selandia Baru, yaitu wahana sebagian kereta luncur, yang dapat disewa dan digunakan oleh pengunjung di jalur menurunnya sendiri.
Hal yang lebih menarik lagi adalah mountain coaster Razorback, serupa dengan wahana alpine yang terkenal di Swiss dan Austria yang tak kalah menarik bagi Peter Faistauer, konsul kehormatan Austria untuk Davao yang bergabung dengan PEP, tempai ini dipuji sebagai daya tarik wisata yang baik bagi provinsi tersebut.
Sekitar 15 menit dari Dahilayan, seseorang dapat bersantap di Farmhouse by Josef Restaurant di Kumaykay River Farm.
Tempat ini dinobatkan sebagai tujuan utama untuk bersantap mewah dan berkumpul dengan tenang di tepi sungai, dan tempat ini tidak mengecewakan.
Selama program PEP, peternakan menawarkan hiburan bertema gudang, dengan para koboi dan cowgirl Bukidnon sendiri yang menyanyikan lagu untuk para pengunjung. Selain julukannya sebagai ibu kota nanas di Filipina, provinsi ini juga dikenal sebagai rumah bagi para koboi terbaik di negaranya.
Kurang dari dua jam dari Manolo Fortich terdapat Peternakan Komunal di Impasug-ong, Bukidnon, sebuah peternakan milik publik yang terkenal dengan pemandangan menakjubkan dan latar belakang pegunungannya.
Selain Kumaykay, pengunjung memiliki pilihan untuk bersantai di Ricardo’s by Cucina Higala, masih di Barangay Dahilayan, sekitar 30 menit dari taman petualangan, untuk mencoba masakan khas Mindanaoan namun dengan pengaruh internasional.
Selain makanan enak, para tamu di sini juga dapat menikmati pemandangan Gunung Kitanglad Range yang paling indah dalam kenyamanan interior restoran yang bersih dan nyaman.
Jika menyewa kendaraan pribadi atau mengendarai habal-habal (modifikasi sepeda motor), kunjungan ke Danau Apo juga layak untuk tantangannya.
Keindahan Danau Apo
Danau Apo adalah danau kawah indah yang terletak di Valencia, Bukidnon yang dianggap suci oleh kelompok penduduk asli Talaandig di Bukidnon.
Tempat ini memiliki lingkungan sekitar yang tenang yang menjadikannya tempat yang bagus untuk menikmati kopi panas atau sikwate (cokelat panas) lokal, baik di tepi sungai atau di Lake View Cafe yang baru dibuka di dalam taman.
Di provinsi Bukidnon memiliki sejumlah penginapan bagus, seperti Pinegrove di Dahilayan, glamping di Taglucop Strawberry Hill, dan Kavanah Haven Resort di Kitaotao.
Kavanah adalah salah satu properti terbaru di provinsi ini dan telah mendapatkan popularitas karena kedamaian seperti retret yang ditawarkan kepada para tamu, lautan awan di pagi hari, dan pemandangan megah puncak gunung Arakan dan Bukidnon.
Diberkati oleh Matigsalug
Sepanjang perjalanan, para delegasi bertemu dengan sejumlah besar kelompok masyarakat adat yang menyebut Mindanao Utara sebagai rumah mereka, seperti Matigsalugs di Quezon dan Kitaotao.
Masyarakat adat merupakan komunitas mandiri yang tetap melestarikan seni dan adat istiadat tradisionalnya, seperti terlihat dari kepiawaian anak-anak Matigsalug membawakan lagu dan tarian suku mereka.
Delegasi tersebut diizinkan mengunjungi desa tersebut dan disambut dengan “panubad” Matigsalug, sebuah ritual untuk memanggil Tuhan tertinggi (Magbabaya) dan dewa-dewa agar para pengunjung dapat memasuki komunitas tersebut.
Anggota Matigsalug dan Wakil Walikota Kitaotao Mary Ann Angit mengatakan ini juga merupakan cara komunitasnya “untuk memastikan bahwa para tamu aman dalam perjalanan pulang.”
“Kami sangat selektif terhadap tamu kami karena kami memastikan bahwa ketika kami terlibat dalam kegiatan pariwisata, kami juga memastikan bahwa budaya kami dilestarikan,” katanya.
Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Malaysia Mohd Fareed Zakaria, salah satu delegasi asing PEP, termasuk di antara mereka yang benar-benar mendalami budaya masyarakat dan bahkan bergabung dengan mereka untuk menari Kalusisi dan Bangkakaw.
Suku matisalug dengan pakaian adatnya
Bangkakaw merupakan tarian tradisional suku Manobos yang dibawakan di tepi sungai saat menangkap ikan. “Saya benar-benar menikmati diri saya sendiri. Sejujurnya, ini, menurut saya, adalah hari-hari terbaik saya di Filipina.
Bagi dia Mindanao Utara telah terbukti menjadi tempat di mana terdapat banyak harta karun yang bisa disingkapkan, jadi datanglah ke Mindanao Utara, rasakan pengalamannya Filipina asli, kata diplomat itu.
“Bagian favoritku, menurutku, adalah orang-orangnya. Mereka begitu hangat, ramah, semua orang menyambut kami dengan tangan terbuka. Dan aku benar-benar merasakan keterkaitannya. Menurutku ini adalah sesuatu yang harus dialami wisatawan.”
Pada pementasan festival mini Kaamulan di Kota Malaybalay, beberapa anggota Matigsalug asal Quezon juga menampilkan tarian Bangangkaw.
Johanna Cabante, petugas pariwisata Quezon, mengatakan pengunjung dapat merasakan pengalaman seperti ini dengan menghubungi kantor pariwisata setempat, yang kemudian akan berkoordinasi dengan tetua Matigsalug untuk mendapatkan izin mengunjungi desa mereka.
Saat singgah di Taglucop Strawberry Hill, para delegasi juga disuguhi musik bagus dari Tala. Andig pelukis tanah dan musisi Datu Waway Saway, menampilkan banyak sekali bakat mereka.
Menteri Pariwisata Christina Frasco memuji pelestarian budaya Filipina di Bukidnon, yang ia gambarkan hidup dan sehat.“Saya merasa sangat bangga mengetahui bahwa di sini di Bukidnon, budaya Filipina masih hidup dan dilindungi dengan ketat oleh masyarakat di sini dan pemerintah setempat.
Menurut dia, hal inilah yang ingin ditonjolkan oleh Philippine Experience agar wisatawan kami dari seluruh dunia dan seluruh negeri dapat memiliki apresiasi yang mendalam terhadap budaya Filipina,” katanya.
Direktur DOT 10 (Mindanao Utara) Marie Elaine Salvaña Unchuan mengatakan Bukidnon dipilih sebagai PEP: leg pertama Mindanao Utara karena “pengalaman unik dan autentik” yang dapat diberikannya kepada pengunjung.
“Bukidnon kaya akan budaya dan warisan dan Anda telah melihat bahwa pengalaman ini tidak biasa, apalagi dengan adanya perendaman suku, kita benar-benar bisa menyaksikan budaya Bukidnon,” ujarnya.
Unchuan mengatakan program ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa hormat terhadap kelompok masyarakat adat di kalangan wisatawan yang berkunjung.
“Hal yang perlu kita promosikan adalah agar wisatawan menghormati suku tersebut. Pokoknya suku tersebut dengan senang hati menyambutnya dan mereka telah mengizinkan kami untuk berinteraksi dengan mereka. Namun pandangan mereka harus dipertimbangkan dalam pengembangan pariwisata suku mereka),” tambahnya.
Perhentian singkat di MisOr
Rumah bagi empat provinsi lainnya – Misamis Oriental, Misamis Occidental, Camiguin, dan Lanao del Norte – masih banyak lagi yang bisa dilihat di Mindanao Utara.
Dalam PEP edisi kali ini, para tamu singgah sejenak namun berharga di Kota Cagayan de Oro di Misamis Oriental untuk mengunjungi Museo de Oro, museum cerita rakyat pertama di negara tersebut, dan Tempat Suci Kerahiman Ilahi di Kota El Salvador.
Museo de Oro terletak di dalam Universitas Xavier – Ateneo de Cagayan dan memiliki tiga ruang pameran, The Ethnohistory of Northern Mindanao, The Ethnology of Mindanao, dan Fr. Galeri Francisco Demetrio SJ.
Beberapa karya yang paling menarik – dan alasan yang layak untuk mengunjunginya – adalah sketsa dan ilustrasi karya mendiang seniman visual Nonoy Estarte yang dengan penuh warna menggambarkan epos rakyat Mindanao, dan kartu menu makan malam Malolos Banquet bulan September 1898 yang masih ada untuk merayakan ratifikasi Perjanjian tersebut. Deklarasi Kemerdekaan Filipina.
Menteri Pariwisata Christina Frasco memuji pelestarian budaya Filipina di Bukidnon, yang ia gambarkan “hidup dan sehat.” “Saya merasa sangat bangga mengetahui bahwa di sini di Bukidnon, budaya Filipina masih hidup dan dilindungi dengan ketat oleh masyarakat di sini dan pemerintah setempat.
Hal inilah yang ingin ditonjolkan oleh Philippine Experience agar wisatawan kami dari seluruh dunia dan seluruh negeri dapat memiliki apresiasi yang mendalam terhadap budaya Filipina, ujarnya.
Direktur DOT 10 (Mindanao Utara) Marie Elaine Salvaña Unchuan mengatakan Bukidnon dipilih sebagai PEP: leg pertama Mindanao Utara karena “pengalaman unik dan autentik” yang dapat diberikannya kepada pengunjung.
“Bukidnon kaya akan budaya dan warisan dan Anda telah melihat bahwa pengalaman ini tidak biasa, apalagi dengan adanya perendaman suku, kita benar-benar bisa menyaksikan budaya Bukidnon,” ujarnya.
Unchuan mengatakan program ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa hormat terhadap kelompok masyarakat adat di kalangan wisatawan yang berkunjung.
“Hal Yang perlu kita promosikan adalah agar wisatawan menghormati suku tersebut. Pokoknya suku tersebut dengan senang hati menyambutnya dan mereka telah mengizinkan kami untuk berinteraksi dengan mereka. Namun pandangan mereka harus dipertimbangkan dalam pengembangan pariwisata suku mereka),” tambahnya.
NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Regent Seven Seas Cruises , jalur pelayaran ultra mewah yang menurut para penasihat perjalanan layak untuk dikunjungi , meluncurkan struktur tarif baru yang inklusif untuk menawarkan perjalanan yang lebih personal, dimulai dari rumah hingga bandara dengan layanan sopir eksekutif swasta baru dengan Blacklane .
Dilansir dari travelpulse.com, Wisatawan yang memesan kapal pesiar pada atau setelah tanggal 1 Juli 2024 akan dapat memilih Tarif Kapal Pesiar Lengkap atau Tarif Lengkap Semua Inklusif.
Tarif Kapal Pesiar All-Inclusive memberi para tamu tamasya pantai tanpa batas, santapan khusus, minuman premium, tip, layanan binatu valet, transfer bus, dan banyak lagi. Hal ini memungkinkan wisatawan untuk membuat pengaturan perjalanan mereka sendiri.
Para tamu dapat meningkatkan ke Tarif Ultimate All-Inclusive untuk menikmati fasilitas bahkan sebelum mereka terbang ke tujuan keberangkatan mereka: tarif tersebut sudah termasuk penerbangan pulang pergi pada kelas penerbangan pilihan mereka dan kredit hingga $500 per suite untuk layanan sopir eksekutif pribadi dengan Blacklane ($250 kredit per tamu).
“Menambahkan pengalaman layanan sopir premium kami ke Tarif Ultimate All-Inclusive baru dari Regent Seven Seas Cruises adalah suatu kehormatan,” kata Dr. Jens Wohltorf, CEO dan Pendiri Blacklane.
Menurut dia, bersama dengan sopir pihaknya berusaha untuk memberikan pengalaman ketenangan pikiran yang tak terlupakan kepada para tamu – cara yang lebih baik bagi wisatawan mewah untuk memulai atau mengakhiri liburan yang luar biasa dengan cara ini.
Semua tamu di Regent akan menikmati fasilitas mewah, mulai dari suite berpemandangan laut dengan balkon pribadi hingga WiFi tanpa batas, akses tak terbatas ke fasilitas spa, dan bahkan hotel pra-pelayaran satu malam di suite pramutamu.
Selain itu, anggota Seven Seas Society Titanium ke atas akan memiliki akses ke dua transfer Blacklane per pelayaran, apa pun tarif yang mereka pilih.
“Kami sangat gembira mengumumkan pilihan Tarif All-Inclusive kami yang baru yang memperkuat proposisi nilai Regent yang terdepan di industri sebagai pengalaman mewah paling inklusif, “kata Andrea DeMarco Presiden Seven Seas Cruises.
Hak ini sekaligus memberikan lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas kepada para tamu untuk mempersonalisasikan perjalanan mereka sesuai selera dan preferensi mereka yang unik,” tambah Andrea DeMarco.
Setelah mengumpulkan masukan yang luas dari para tamu setia dan Mitra Perjalanan pesannya sangat jelas bahwa ‘Fleksibilitas adalah Kemewahan Utama’ karena para pelancong mewah menginginkan lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan perjalanan mereka sebelum dan sesudah pengalaman berlayar mereka.
Bagian luar kapal Marina Oceania Cruises. (Foto: Oseania Cruise)
NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Kapal Oceania Cruises, Marina, kembali beroperasi setelah menjalani renovasi besar-besaran.
Marina adalah kapal pertama—yang asli—yang dirancang oleh pecinta kuliner, dibuat oleh pecinta kuliner, untuk pecinta kuliner,” kata Frank A. Del Rio, presiden Oceania Cruises.
“Makanan adalah fondasi dari apa yang kami lakukan di setiap kapal kami, dan secara global, di destinasi yang kami kunjungi.” tambahnya.
Dilansir dari travelpulse.com, Kapal berkapasitas 1.250 tamu ini kini memiliki tiga pilihan tempat makan baru: Aquamar Kitchen, kedai es krim di tepi kolam renang, dan restoran pizza al fresco.
Aquamar Kitchen adalah tempat yang berfokus pada kesehatan yang memulai debutnya di Vista tahun lalu. Di sini, para tamu dapat memesan smoothie, jus dingin, dan mangkuk energi untuk sarapan.
Ditambah roti panggang alpukat, salad, bungkus, taco tuna, dan sandwich ayam renyah untuk makan siang. Aquamar Kitchen juga menawarkan anggur non-alkohol dan koktail tanpa alkohol.
Kedai es krim baru yang buka sepanjang hari terletak di dek kolam renang. Para tamu dapat menikmati milkshake, smoothie, dan es krim yang dibuat oleh Humphry Slocombe.
Restoran pizza al fresco dihasilkan dari transformasi Wave Grill di malam hari. Tempat ini menyajikan pizza, focaccia rosemary dengan burrata, pizza Nutella, dan makanan panggang khas Italia lainnya.
“Masakan terbaik di Laut tidak selalu berarti taplak meja linen putih dan serbet berkanji,” Ini juga merupakan pizza yang disiapkan dengan sempurna, disertai dengan segelas anggur putih dingin yang dinikmati di dek, saat Anda berlayar dengan angin hangat di bahu Anda; atau es krim mewah di tepi kolam renang atau smoothie beraroma saat Anda bersantai di kursi berjemur.”kata Del Rio. “
Secara lebih luas, direktur kuliner eksekutif baru perusahaan pelayaran tersebut, Alexis Quaretti dan Eric Barale, sedang dalam proses menyegarkan menu di seluruh kapal Oseania. Mereka juga bekerja keras mengembangkan sajian kuliner untuk Allura , kapal baru yang dijadwalkan berlayar musim panas mendatang.
“Ada banyak hal yang perlu kita bicarakan, saya tidak sabar untuk berbagi lebih banyak lagi dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” kata Quaretti.
Selama renovasi Marine, kru juga merenovasi 124 penthouse suite kapal dengan furnitur khusus, lemari dan lemari baru, karpet dan pelapis baru, pencahayaan baru, dan banyak lagi.
Mereka juga menyegarkan berbagai ruang publik, termasuk Martini, Horizons, The Grand Dining Room, dan Perpustakaan.
AmaWaterways akan menyambut dua kapal sungai baru pada tahun 2026: AmaKaia dan AmaSofia.
CALIFORNIA, AS, bisniswisata.co.id: AmaSofia akan menjadi kapal ke-24 dari perusahaan pelayaran yang mengarungi sungai Rhine dan Danube di Eropa. Kapal tersebut akan memulai pelayaran perdananya — perjalanan 14 malam dari Amsterdam ke Budapest — pada 24 Mei 2026.
Dilansir dari cruisecritic.com, sepanjang tahun 2026, AmaSofia akan memiliki 31 keberangkatan, menampilkan beberapa rencana perjalanan di Danube, termasuk pelayaran Pasar Natal.
Sebaliknya, AmaKaia akan bergabung dengan kapal kembarannya, AmaDara, di Sungai Mekong di Asia Tenggara pada tanggal 3 Agustus 2026, saat kapal tersebut akan memulai rencana perjalanan tujuh malam pertamanya melintasi Vietnam dan Kamboja.
Kapal baru ini dijadwalkan melakukan 22 pelayaran pada tahun 2026 dan 38 pelayaran pada tahun 2027, termasuk rencana perjalanan tujuh malam Charms of the Mekong dan Riches of the Mekong, keduanya berlayar dari Ho Chi Minh City ke Siem Reap.
Dengan penambahan dua kapal baru ini, armada AmaWaterways akan bertambah menjadi 31 kapal pada tahun 2026. Pada tahun 2025, perusahaan pelayaran ini juga akan menyambut AmaSintra di Portugal, serta AmaMagdalena dan AmaMelodia di Kolombia.
AmaWaterways adalah perusahaan pelayaran sungai yang berbasis di Calabasas, California, yang menawarkan pelayaran di Eropa, Afrika Selatan, Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Mesir. Kisaran harganya dianggap “mewah” di kalangan kapal pesiar sungai. Ia memiliki armada 26 kapal pada tahun 2022.
Pelayaran sungai adalah pelayaran di sepanjang perairan pedalaman, sering kali singgah di beberapa pelabuhan di sepanjang perjalanan. Karena kota besar dan kecil sering tumbuh di sekitar sungai, kapal pesiar sungai sering kali berlabuh di pusat kota.
Perubahan iklim dapat mengubah pola pariwisata tradisional di Spanyol, berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan internasional yang mengunjungi Spanyol utara, yang suhu musim panasnya lebih moderat.
SPANYOL, bisniswisata.co.id : Perubahan iklim dapat mengubah pola pariwisata tradisional di Spanyol, berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan internasional yang mengunjungi Spanyol utara, yang suhu musim panasnya lebih moderat.
Dilansir dari tourism-review.com, Bank of Spain menyatakan bahwa tingkat kedatangan musim dingin tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan kedatangan musim panas, yang mungkin disebabkan oleh fenomena ini.
Jika dikelola secara efektif, pergeseran arus wisatawan ini dapat mengurangi konsentrasi wisatawan di destinasi musim panas yang populer dan meningkatkan tingkat hunian selama bulan-bulan musim gugur dan musim dingin, sehingga memberikan peluang baru bagi industri pariwisata Spanyol.
Bank of Spain juga menyoroti peringkat keamanan Spanyol yang menguntungkan di Forum Ekonomi Dunia sebagai keunggulan kompetitif dibandingkan destinasi di Mediterania Timur, terutama dalam iklim ketidakstabilan geopolitik saat ini.
Lebih banyak wisatawan di musim dingin dengan pengeluaran lebih tinggi
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023, pada bulan Oktober, November, dan Desember terjadi peningkatan wisatawan asing sebesar 10%, 16%, dan 25% dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2016 hingga 2019, sebelum pandemi.
Namun, bulan-bulan musim panas hanya tumbuh sebesar 1%. Pada kuartal pertama tahun 2024, jumlah kedatangan melebihi jumlah kedatangan pada kuartal yang sama antara tahun 2016 dan 2019 sebesar 22%.
Menurut data, pariwisata internasional sangat terkonsentrasi baik pada waktu maupun wilayah geografis asal dan tujuan sebelum pandemi.
Hampir setengah dari wisatawan berkunjung selama musim panas, dan komunitas otonom Kepulauan Canary, Kepulauan Balearic, Catalonia, dan Andalusia menyumbang hampir 80% dari seluruh wisatawan.
Selain itu, wisatawan dari negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman mendominasi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi revitalisasi kedatangan wisatawan internasional, khususnya selama bulan-bulan musim dingin.
Jumlah tamu asing yang menginap semalam di Spanyol bagian utara meningkat signifikan dibandingkan di wilayah kepulauan dan selatan.
Wilayah Laut Cantabria, Navarra, dan La Rioja mengalami pertumbuhan lebih dari 26% pada tahun 2023 dibandingkan dengan tingkat sebelum pandemi. Sebaliknya, Kepulauan Canary, Kepulauan Balearic, dan Andalusia mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,5%, 0,1%, dan 0,2%.
Asal usul wisata lebih beragam
Asal usul wisatawan telah berubah sejak sebelum pandemi. Jika sebelumnya wisatawan terbanyak berasal dari Eropa, namun kini terjadi peningkatan signifikan wisatawan asal Amerika, khususnya dari Amerika Serikat.
Pada tahun 2023, jumlah wisatawan asal Amerika Serikat melebihi jumlah yang diterima pada tahun-tahun sebelum tahun 2020 sebesar 40%.
Kemampuan beradaptasi industri pariwisata Spanyol terhadap perubahan asal wisatawan harus meyakinkan para pemangku kepentingan di sektor ini tentang kemampuan industri untuk merespons kondisi pasar yang terus berkembang.
Selain itu, terdapat pertumbuhan moderat pada wisatawan dari negara-negara tetangga, seperti Perancis (+5%) dan Italia (+14%), sedangkan negara-negara penerbit utama, Inggris dan Jerman, mengalami penurunan sebesar 5%.
Minat terhadap hotel kategori tinggi (bintang empat dan lima) juga meningkat, disertai dengan peningkatan ketersediaan kamar di segmen tersebut. Akibatnya, hal ini menyebabkan pengeluaran rata-rata per wisatawan menjadi lebih tinggi.
Menurut Survei Penghunian Hotel, lowongan telah meningkat di kategori hotel yang lebih tinggi, yaitu 10% di atas rata-rata tahun 2016-2019. Hal ini dibandingkan dengan penurunan yang dialami oleh perusahaan-perusahaan di kategori lain, yang masih perlu memulihkan tingkat sebelum pandemi.
Ketidakpastian Masa Depan Pariwisata
Para ahli membahas ketidakpastian tren masa depan, meskipun terdapat potensi perbaikan lebih lanjut di tahun-tahun mendatang.
Pariwisata bisnis di Spanyol, yang tidak terlalu terpengaruh oleh variasi musiman, berada 3% di bawah tingkat sebelum pandemi pada tahun 2023 , menurut data INE.
Di sisi lain, beberapa negara masih belum mencapai angka sebelum pandemi, seperti Jepang yang juga memiliki rata-rata pengeluaran per wisatawan yang lebih tinggi.
Selain itu, pemulihan ekonomi Eropa secara bertahap setelah krisis energi dan peningkatan pendapatan dapat memberikan dukungan tambahan dalam jangka pendek dan menengah.
Bank of Spain telah memperingatkan tentang ketidakpastian di masa depan karena arus wisatawan dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan ekonomi global.
Selain itu, sektor pariwisata dihadapkan pada tantangan seperti transisi energi, perubahan iklim, dan pemanasan global, yang khususnya dihadapi oleh Spanyol.
Meskipun tidak ada perekonomian yang masuk dalam peringkat 20 besar secara keseluruhan, Australia hampir berhasil masuk dalam peringkat 20 besar dalam empat dimensi TTDI. ( Foto :Getty Images)
NEW YORK, bisniswisata.co.id: Negara-negara berpenghasilan tinggi di Eropa dan Asia-Pasifik terus memimpin Indeks Perjalanan dan Pariwisata Forum Ekonomi Dunia, dengan Amerika Serikat, Spanyol, dan Jepang kembali menduduki peringkat teratas.
Meskipun mengalami pertumbuhan pascapandemi, sektor pariwisata global masih menghadapi tantangan yang kompleks, dengan pemulihan yang bervariasi di setiap wilayah; hanya sedikit peningkatan skor keseluruhan sejak edisi 2021.
Negara-negara berkembang mengalami kemajuan – yang mencakup 52 dari 71 negara yang mengalami perbaikan sejak tahun 2019 – namun investasi yang signifikan diperlukan untuk menjembatani kesenjangan dan meningkatkan pangsa pasar.
Kedatangan wisatawan internasional serta kontribusi sektor perjalanan dan pariwisata terhadap PDB global diperkirakan akan kembali ke tingkat sebelum pandemi tahun ini,
Hal ini didorong oleh pencabutan pembatasan perjalanan terkait COVID-19 dan kuatnya pencabutan pembatasan perjalanan. Meningkatkan permintaan, berdasarkan studi perjalanan dan pariwisata Forum Ekonomi Dunia yang baru
Negara-negara yang menduduki peringkat teratas dalam daftar negara-negara pada tahun 2024 ini adalah Amerika Serikat, Spanyol, Jepang, Prancis, dan Australia.
Timur Tengah memiliki tingkat pemulihan kedatangan wisatawan internasional tertinggi (20% di atas tingkat tahun 2019), sementara Eropa, Afrika, dan Amerika menunjukkan pemulihan yang kuat sekitar 90% pada tahun 2023.
Ini adalah beberapa temuan utama dari Travel & Tourism Development Index 2024 (TTDI), sebuah laporan dua tahunan yang diterbitkan bekerja sama dengan University of Surrey, yang menganalisis sektor perjalanan dan pariwisata di 119 negara berdasarkan berbagai faktor dan kebijakan.
“Tahun 2024 ini menandai titik balik bagi sektor perjalanan dan pariwisata, yang kami tahu memiliki kapasitas untuk membuka pertumbuhan dan melayani masyarakat melalui transformasi ekonomi dan sosial,” kata Francisco Betti, Kepala tim Industri Global di Forum Ekonomi Dunia.
Menuryt dua, TTDI menawarkan pandangan ke depan mengenai kondisi perjalanan dan pariwisata saat ini dan masa depan bagi para pemimpin untuk menavigasi tren terkini di sektor yang kompleks ini dan secara berkelanjutan membuka potensinya bagi komunitas dan negara di seluruh dunia.
Pemulihan pascapandemi
Industri pariwisata global diperkirakan akan pulih dari kondisi terendah akibat pandemi COVID-19 dan melampaui tingkat sebelum krisis. Hal ini sebagian besar didorong oleh peningkatan permintaan yang signifikan di seluruh dunia.
Pemulihan ini bertepatan dengan lebih banyak ketersediaan penerbangan, keterbukaan internasional yang lebih baik, dan peningkatan minat dan investasi pada atraksi alam dan budaya.
Namun, pemulihan global masih beragam. Meskipun 71 dari 119 negara yang peringkatnya meningkat skornya sejak tahun 2019, skor indeks rata-rata hanya 0,7% di atas skor sebelum pandemi.
Meskipun sektor ini telah berhasil melewati guncangan krisis kesehatan global, sektor ini terus menghadapi tantangan eksternal lainnya, mulai dari meningkatnya risiko makroekonomi, geopolitik, dan lingkungan hidup, hingga peningkatan pengawasan terhadap praktik keberlanjutan.
Begitu pula dengan dampak teknologi digital baru, seperti perusahaan-perusahaan besar. data dan kecerdasan buatan. Selain itu, kekurangan tenaga kerja masih terjadi, dan kapasitas jalur udara, investasi modal, produktivitas dan faktor pasokan sektor lainnya tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan.
Ketidakseimbangan ini juga diperburuk oleh inflasi global yang telah meningkatkan masalah harga dan jasa.
Sorotan TTDI 2024
Dari 30 pencetak indeks teratas pada tahun 2024, maka 26 diantaranya merupakan negara berpendapatan tinggi, 19 diantaranya berada di Eropa, tujuh diantaranya berada di Asia-Pasifik, tiga diantaranya berada di Amerika, dan satu (Uni Emirat Arab) berada di Timur Tengah dan Utara Wilayah Afrika (MENA).
Sedangkan 10 negara teratas edisi 2024 adalah Amerika Serikat, Spanyol, Jepang, Prancis, Australia, Jerman, Inggris, China, Italia, dan Swiss.
Hasil penelitian ini menyoroti bahwa negara-negara berpendapatan tinggi secara umum mempunyai kondisi yang lebih menguntungkan bagi pengembangan perjalanan dan pariwisata.
Hal ini dibantu oleh lingkungan bisnis yang kondusif, pasar tenaga kerja yang dinamis, kebijakan perjalanan yang terbuka, infrastruktur transportasi dan pariwisata yang kuat, serta atraksi alam, budaya, dan non-rekreasi yang berkembang dengan baik.
Meskipun demikian, negara-negara berkembang telah mengalami kemajuan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Di antara negara-negara dengan pendapatan menengah ke atas, Tiongkok telah mengukuhkan peringkatnya dalam 10 besar.
Negara-negara tujuan wisata dan perjalanan utama yang sedang berkembang di Indonesia, Brasil, dan Turki telah bergabung dengan Tiongkok dalam peringkat kuartil teratas.
Secara lebih luas, negara-negara dengan perekonomian berpendapatan rendah hingga menengah ke atas mencakup lebih dari 70% negara yang mengalami peningkatan skor sejak tahun 2019, sementara MENA dan Afrika Sub-Sahara termasuk di antara kawasan yang mengalami peningkatan skor tertinggi.
Arab Saudi dan UEA adalah satu-satunya negara berpendapatan tinggi yang masuk dalam 10 besar negara dengan perekonomian paling maju antara tahun 2019 dan 2024.
Meskipun terdapat kemajuan-kemajuan tersebut, TTDI memperingatkan bahwa investasi yang signifikan diperlukan untuk menutup kesenjangan dalam kondisi pendukung dan pangsa pasar antara negara-negara berkembang dan negara-negara berpendapatan tinggi.
Salah satu cara untuk membantu mencapai hal ini adalah dengan memanfaatkan aset alam dan budaya secara berkelanjutan – yang tidak terlalu berkorelasi dengan tingkat pendapatan suatu negara dibandingkan dengan faktor lainnya – dan dapat menawarkan peluang bagi negara-negara berkembang untuk melakukan pembangunan ekonomi yang didorong oleh pariwisata.
“Sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara kemampuan negara-negara yang berbeda untuk membangun lingkungan yang kuat agar sektor perjalanan dan pariwisata mereka dapat berkembang,” kata Iis Tussyadiah, Profesor dan Kepala Sekolah Manajemen Perhotelan dan Pariwisata di Universitas Surrey.
“Sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong kesejahteraan dan memitigasi risiko global, namun potensi tersebut hanya dapat diwujudkan sepenuhnya melalui pendekatan strategis dan inklusif.”
Mengurangi tantangan global di masa depan
Menurut Laporan Risiko Global Forum Ekonomi Dunia tahun 2024, sektor perjalanan dan pariwisata menghadapi berbagai risiko kompleks, termasuk ketidakpastian geopolitik, fluktuasi ekonomi, inflasi, dan cuaca ekstrem.
Menyeimbangkan pertumbuhan dengan keberlanjutan juga masih menjadi masalah besar, karena tingginya musim, kepadatan penduduk, dan kemungkinan kembalinya tingkat emisi sebelum pandemi.
Laporan ini juga menganalisis kekhawatiran yang terus-menerus mengenai kesetaraan dan inklusi. Meskipun sektor pariwisata menawarkan sumber utama pekerjaan dengan upah yang relatif tinggi, khususnya di negara-negara berkembang, kesetaraan gender masih menjadi masalah utama di kawasan seperti MENA dan Asia Selatan.
Terlepas dari tantangan-tantangan ini, sektor ini dapat memainkan peran penting dalam mengatasinya. Untuk mencapai hal ini, para pengambil keputusan harus memprioritaskan tindakan seperti memanfaatkan pariwisata untuk upaya konservasi alam.
Selain itu berinvestasi pada tenaga kerja yang terampil, inklusif dan tangguh; mengelola secara strategis perilaku pengunjung dan pembangunan infrastruktur; mendorong pertukaran budaya antara pengunjung dan komunitas lokal; dan menggunakan sektor ini untuk menjembatani kesenjangan digital, serta kebijakan lainnya.
Jika dikelola secara strategis, sektor perjalanan dan pariwisata – yang secara historis mewakili 10% PDB global dan lapangan kerja – berpotensi menjadi kontributor utama bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat di seluruh dunia.
Tentang Indeks Pembangunan Perjalanan dan Pariwisata 2024
TTDI edisi tahun 2024 mencakup beberapa perbaikan berdasarkan data baru yang tersedia dan indikator yang baru dikembangkan mengenai dampak lingkungan dan sosial dari perjalanan dan pariwisata.
Perubahan yang dilakukan pada Indeks 2024 membatasi perbandingannya dengan TTDI 2021 yang diterbitkan sebelumnya. Laporan tahun ini mencakup penghitungan ulang hasil tahun 2019 dan 2021, menggunakan penyesuaian baru.
TTDI 2024 mencerminkan data terbaru yang tersedia pada saat pengumpulan – akhir tahun 2023. TTDI adalah bagian dari kerja Forum yang lebih luas dengan komunitas industri yang secara aktif berupaya membangun masa depan yang lebih baik yang dimungkinkan oleh ekosistem industri yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh.
Nizran Noordin, Direktur Jenderal ITC menerima Halal in Travel Awards 2024
SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Malaysia berhasil mempertahankan posisi teratasnya untuk kesembilan kalinya dalam laporan Mastercard-Crescentrating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2024 yang dirilis kemarin.
Pengakuan bergengsi ini bertepatan dengan Malaysia yang juga dinobatkan sebagai “Top Muslim-Friendly Destination of the Year dari OIC untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada Halal in Travel Awards 2024 yang diadakan di Singapura
Halal in Travel Awards merayakan upaya industri perjalanan untuk menjadikan perjalanan halal menjadi pengalaman yang lancar. Mereka mengakui destinasi, organisasi, perusahaan, dan individu yang telah memberikan dampak signifikan pada segmen perjalanan gaya hidup Muslim di berbagai kategori.
Nizran Noordin, Direktur Jenderal Islamic Tourism Center (ITC), mengucapkan selamat kepada CrescentRating dan Mastercard atas peluncuran GMTI 2024 dalam pidato penerimaannya.
“Alhamdulillah, sejak indeks ini diluncurkan pada tahun 2015, Malaysia mendapat kehormatan untuk menduduki posisi teratas. Kami tetap berdedikasi untuk memperjuangkan Pariwisata dan Perhotelan Ramah Muslim (MFTH) baik di skala lokal maupun global. Pengakuan ini merupakan bukti dedikasi para praktisi industri dan pemangku kepentingan dalam mengadvokasi sektor MFTH.” kata Nizran.
Pengakuan bergengsi ini menggarisbawahi komitmen teguh Malaysia terhadap pariwisata dan perhotelan ramah Muslim (MFTH) yang didukung oleh penelitian, pelatihan, dan pengembangan standar ITC di sektor ini. Ini merupakan kali ketiga Malaysia berbagi posisi teratas dengan Indonesia, dua kali sebelumnya terjadi pada tahun 2019 dan 2023.
Pasar Muslim global menghadirkan peluang besar, dengan populasi melebihi 1,9 miliar orang. Angka-angka sebelum pandemi yang dilaporkan oleh Mastercard dan CrescentRating menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di pasar perjalanan Muslim, dengan jumlah wisatawan yang meningkat dari 108 juta pada tahun 2013 menjadi 160 juta pada tahun 2019.
Dengan dibukanya kembali perbatasan di seluruh dunia, laporan terbaru GMTI memperkirakan akan terjadi revitalisasi pasar, dengan diperkirakan terdapat 230 juta wisatawan Muslim pada tahun 2028.
Pasar yang sedang berkembang ini juga memiliki prospek yang menjanjikan bagi Malaysia, karena berkontribusi terhadap 4,5 juta kedatangan internasional dan menghasilkan pendapatan sebesar RM14,70 miliar pada tahun 2023.
Pemerintah dan pemangku kepentingan industri tetap berkomitmen untuk menarik wisatawan Muslim dan memperkuat posisi Malaysia sebagai tujuan wisata pilihan mereka.
“Atas nama Malaysia, saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lokasi Jaminan dan Pengakuan Pariwisata dan Perhotelan Ramah Muslim (MFAR) dan Pemandu Wisata Ramah Muslim (MFTG) di Malaysia yang memainkan peran penting dalam pencapaian ini,” kata Nizran.
Popularitas Malaysia di kalangan wisatawan Muslim berasal dari aksesibilitasnya terhadap makanan halal serta fasilitas dan layanan terkait agama, pantai yang indah, keragaman budaya, dan pengalaman berbelanja yang luar biasa.
Menara kembar Kuala Lumour Icon Malaysia
Selain itu, resor ini juga menawarkan beragam paket wisata ramah Muslim, yang memungkinkan wisatawan untuk merasakan kekayaan sejarah, arsitektur masjid, warisan budaya, keahlian memasak, alam, serta seni dan budaya negara ini.
Sebagai negara mayoritas Muslim, Malaysia memanfaatkan infrastruktur yang ada, termasuk musala yang tersedia, pilihan makanan halal, dan toilet ramah air. Melalui ITC, sebuah lembaga di bawah MOTAC, Malaysia terus berupaya meningkatkan pengalaman wisatawan Muslim dalam memenuhi kewajiban keagamaannya selama bepergian.
ITC menyediakan pelatihan dan peningkatan kapasitas, penelitian, serta pengembangan standar dan sertifikasi. Hal ini memastikan para pelaku industri memahami kebutuhan wisatawan Muslim dan siap memberikan nilai tambah pada segmen ini.
Untuk memperkuat ekosistem pariwisata Ramah Muslim, ITC telah mengembangkan program MFAR, yang memungkinkan wisatawan Muslim dengan mudah mengidentifikasi fasilitas ramah Muslim di Malaysia.
MFAR mencakup 10 area dalam MFTH yaitu; tempat akomodasi wisata, spa dan kesehatan, usaha pengelolaan perjalanan, fasilitas kesehatan, pusat transportasi, produk pariwisata, pusat perbelanjaan, taman hiburan dan hiburan, tempat istirahat dan pelayanan, serta pusat perdagangan dan konvensi
Sementara itu, program MFTG merupakan inisiatif ITC lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan daya jual pemandu wisata berlisensi untuk menarik pasar wisata Muslim.
ITC telah melatih 211 Pemandu Wisata Ramah Muslim (MFTG), membekali mereka dengan pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan spesifik wisatawan Muslim.
Nizran mencatat pentingnya memiliki standar pengakuan pariwisata dan perhotelan ramah Muslim untuk memastikan konsistensi kualitas produk dan layanan untuk pasar Muslim.
“Saya ingin mendorong para pelaku industri untuk ikut serta dalam ITC dalam penandaan ramah Muslim ini. Kita perlu menjadikan MFAR sebagai merek global dan logo umum yang dapat kita rujuk, dan memasarkannya bersama-sama untuk menjadikan dunia lebih inklusif. Saya ingin menyerukan kepada semua pelaku industri untuk memperjuangkan hal yang adil,” ujarnya.
Tentang GMTI 2024
Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) adalah laporan tahunan yang menganalisis dan memberi peringkat destinasi berdasarkan daya tariknya bagi wisatawan Muslim.
Hal ini mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, fasilitas ramah Muslim, dan kepekaan budaya secara keseluruhan.
Laporan GMTI 2024 baru-baru ini mengungkap beberapa kabar positif bagi Malaysia. Selama sembilan tahun berturut-turut, Malaysia menduduki posisi teratas sebagai tujuan utama wisatawan Muslim.
Pencapaian ini bertepatan dengan Malaysia dianugerahi “Destinasi Ramah Muslim Terbaik Tahun Ini (OKI)” pada Halal in Travel Awards 2024. Penghargaan ini menyoroti komitmen lama Malaysia dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lancar dan memperkaya bagi pengunjung Muslim.