Tips dan Trik Persiapan Mudik Bersama Anabul agar Perjalanan Tetap Nyaman

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mudik Lebaran tidak hanya menjadi momen perjalanan pulang kampung bagi banyak orang. Belakangan, semakin banyak pemilik hewan peliharaan yang memilih membawa anabul mereka ikut dalam perjalanan.

Tren ini sejalan dengan meningkatnya minat perjalanan pet-friendly, di mana pemilik ingin tetap bersama hewan kesayangannya saat bepergian jauh seperti di kutip dari hvhct.com

Perjalanan bersama hewan peliharaan mulai menjadi bagian dari gaya liburan baru. Sejumlah moda transportasi hingga akomodasi wisata bahkan mulai menyediakan fasilitas yang lebih ramah bagi hewan peliharaan.

Meski demikian, membawa anabul dalam perjalanan mudik tetap memerlukan persiapan khusus agar hewan peliharaan tetap aman dan tidak stres selama perjalanan.

Berikut beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan sebelum mudik bersama anabul:

1. Pastikan kondisi kesehatan anabul
Sebelum berangkat, pastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat. Jika perlu, lakukan pemeriksaan ke dokter hewan untuk memastikan vaksinasi dan kondisi fisiknya siap untuk perjalanan jauh.

2. Gunakan carrier yang nyaman
Gunakan tas atau kandang khusus (carrier) yang cukup luas dan memiliki ventilasi baik. Carrier membantu anabul tetap aman selama perjalanan, terutama jika menggunakan mobil, kereta, atau pesawat.

3. Siapkan perlengkapan penting
Bawalah perlengkapan yang biasa digunakan anabul agar mereka merasa lebih familiar selama perjalanan, seperti makanan, air minum, alas tidur, litter box untuk kucing, hingga mainan favorit.

4. Beri waktu istirahat selama perjalanan
Jika melakukan perjalanan darat yang cukup lama, usahakan berhenti sejenak agar anabul bisa beristirahat. Hal ini penting untuk mengurangi stres selama perjalanan.

5. Biasakan anabul dengan carrier sebelum berangkat
Beberapa hewan bisa merasa cemas ketika dimasukkan ke dalam carrier. Karena itu, biasakan mereka berada di dalam carrier beberapa hari sebelum perjalanan agar lebih terbiasa.

Dengan persiapan yang matang, mudik bersama anabul bisa menjadi pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Selain tetap bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, pemilik juga dapat menikmati perjalanan tanpa harus berpisah dengan hewan peliharaan kesayangan.

Rest Area dengan Pemandangan Indah, Tempat “Healing” Sejenak Saat Mudik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perjalanan mudik sering kali identik dengan kemacetan dan perjalanan panjang yang melelahkan. Karena itu, beristirahat sejenak menjadi hal penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Menariknya, sejumlah rest area di jalur tol kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berhenti, tetapi juga menawarkan pemandangan indah dan fasilitas yang membuat pemudik bisa sejenak “healing” sebelum melanjutkan perjalanan.

Beberapa rest area bahkan dirancang dengan area terbuka, spot foto, hingga pilihan kuliner yang beragam. Hal ini membuat rest area menjadi tempat singgah yang menyenangkan bagi pemudik yang ingin melepas penat setelah berjam-jam di perjalanan.

Salah satu rest area yang cukup populer adalah Rest Area KM 456 Salatiga di Tol Semarang–Solo. Rest area ini dikenal memiliki desain modern dengan area terbuka yang menghadap pemandangan pegunungan, sehingga kerap dijadikan tempat beristirahat sekaligus berfoto oleh para pemudik.

Di jalur Tol Jakarta–Cikampek, pemudik juga bisa singgah di Rest Area KM 57 Toll Jakarta–Cikampek yang menjadi salah satu titik istirahat favorit.

Rest area ini memiliki fasilitas yang lengkap mulai dari tempat makan, minimarket, hingga area istirahat yang cukup luas untuk melepas lelah.

Selain untuk beristirahat, rest area juga sering dimanfaatkan pemudik untuk menikmati kuliner lokal yang tersedia di berbagai gerai makanan. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, rest area kini menjadi bagian dari pengalaman perjalanan mudik itu sendiri.

Agar perjalanan tetap nyaman, pemudik disarankan memanfaatkan rest area secara bijak, seperti beristirahat secukupnya, menjaga kebersihan, serta tidak berlama-lama saat kondisi rest area sedang padat. Dengan begitu, perjalanan mudik bisa terasa lebih aman sekaligus menyenangkan.

Gerai Okonomiyaki Pertama yang Ramah Muslim

this formate

Chiboyaki yang berisi daging sapi, udang, kerang, dan cumi-cumi adalah spesialisasi Chibo.

OSAKA, bisniswisata.co.id: Wisatawan Indonesia kerap melewatkan Libur Lebaran di Jepang dan bagi yang Muslim yang baru baru pertama kali datang, chiboyaki adalah menu yang paling direkomendasikan untuk Anda coba selama berada di Osaka.

Tepatnya di Dotonbori yang telah menjadi tempat populer yang ramai dikunjungi wisatawan asing, dipenuhi dengan jalan-jalan sempit yang dipenuhi berbagai macam toko suvenir, gedung teater, dan lain-lain.

Dotonbori, pusat keramaian di Osaka bagi Gerai Okonomiyaki pertama yang Ramah Muslim hingga wisatawan dan penikmat kehidupan malam yang dipenuhi dengan papan neon menjulang tinggi, klub, bar, dan restoran yang menyajikan hidangan khas lokal .

Datanglah ke sini untuk merasakan kehidupan malam Osaka yang seru dan tak terlupakan.
Daya tarik utama Dotonbori adalah “kuliner
Mulai dari takoyaki, yakisoba, yakiniku, ramen, sushi, dan sebagainya, hanya menyebut namanya saja sudah membuat kita lapar.

Hal ini membuat banyak orang mengantre untuk menikmati kuliner tersebut. Di antara kuliner populer tersebut, okonomiyaki yang dikenal sebagai salah satu makanan khas Osaka, kini tersedia dengan menu ramah Muslim di Osaka dan dengan cepat menjadi topik hangat!

Menu Ramah Muslim di Chibo

Chibo adalah gerai yang sudah lama berdiri dengan sejarah 45 tahun yang dikenal dengan okonomiyaki-nya yang lezat, dan telah memperluas jaringannya hingga 70 gerai di seluruh Jepang.

Selain ekspansi domestik, Chibo juga memiliki 10 gerai di luar negeri dan berencana untuk membuka beberapa gerai di negara-negara Islam tahun ini. Kini menu ramah Muslim tersedia di Chibo, menjadikannya gerai okonomiyaki ramah Muslim pertama dalam sejarah.

Bersamaan dengan pembukaannya, Chibo menyediakan teppan serba baru dan bumbu ramah Muslim/daging bersertifikat halal.
Kombinasi sempurna tanpa perlu khawatir terkontaminasi daging babi atau alkohol.

Chiboyaki isi daging sapi, udang, kerang, cumi-cumi adalah spesialisasi Chibo.
Jika Anda baru pertama kali mencoba, chiboyaki adalah menu yang paling direkomendasikan.

Selain chiboyaki, ada juga hidangan populer Muslim lainnya seperti yakisoba, teppanyaki, dan masih banyak lagi. Jika Anda ingin menikmati sebanyak mungkin makanan Jepang yang lezat dalam waktu perjalanan yang terbatas, Anda bisa mendapatkan semuanya di Dotonbori. Mudahkan ?.

Sapta Nirwandar: RI Perlu Terus Eksis di Muslim Travel Show ( MTS) London

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kehadiran Indonesia melalui Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) berpartisipasi dalam London Muslim Shopping Festival (LMSF) 2026 dan Muslim Travel Show (MTS) 2026 di ExCeL London, Inggris, merupakan langkah yang tepat untuk menjangkau pasar Eropa.

“Besarnya peluang pasar Muslim di kawasan Eropa yang terus berkembang, serta posisi strategis Indonesia sebagai destinasi dan pusat industri halal sehingga di momen itu kita tunjukkan mampu memenuhi kebutuhan wisata halal, produk halal, dan gaya hidup Muslim internasional membuat delegasi Indonesia,” kata Sapta Nirwandar, Ketua IHLC, kemarin.

Dalam kegiatan ini, IHLC berperan sebagai Official Partner Muslim Travel Show (MTS) 2026 serta membuka booth pada London Muslim Shopping Festival untuk promosikan produk halal dan pariwisata halal Indonesia.

Menurut dia, kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif     ( Kemenekraf) Republik Indonesia dengan target 17.000 pengunjung. Event ini menjadi
momentum strategis dalam memperkuat branding halal Indonesia di pasar Eropa dan mendorong daya saing jenama ekonomi kreatif nasional

“Hanya dua hari penyelenggaraan pada 7-8 Februari 2026, tapi kami puas atas tingginya minat pasar Eropa terhadap produk halal dan gaya hidup Muslim global terutama Indonesia,” tambahnya.

Selain mempromosikan pariwisata halal Indonesia dan 7 destinasi prioritas, peluang
membangun jejaring bisnis dan kolaborasi internasional menjadi penting terutama sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam pengembangan pariwisata dan perdagangan halal di kancah global.

Indonesia Halal Lifestyle Center dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, ParagonCorp, serta mitra strategis lainnya memfasilitasi keikutsertaan pelaku usaha nasional dalam mempromosikan produk dan jasa halal unggulan Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat referensi gaya hidup halal dunia, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta membuka peluang investasi baru yang berkelanjutan dalam ekosistem halal global, kata Sapta Nirwandar.

Indonesia menghadirkan booth dari ParagonCorp menawarkan produk kosmetika halal Indonesia dan produk-produk menghadirkan Kementerian Ekonomi Kreatif menampilkan Jenama Jenama binaannya seperti MYMD, TIZA, Kalisha, Rubysh, BigBoys Look Good dan Kain Halal
Indonesia.

“ Ke depan RI perlu memanfaatkan sesi Food Demonstration untuk memperkenalkan kuliner khas Nusantara sebagai bagian dari halal lifestyle. Aktivitas live cooking atau tasting session,” ungkap Sapta.

Tingginya antusias pengunjung pada kuliner
dapat menjadi sarana diplomasi budaya sekaligus promosi potensi ekspor produk makanan halal Indonesia, tambahnya.

Rekomendasi lainnya adalah dibutuhkan kehadiran tour operator Indonesia untuk
penguatan Promosi Pariwisata melalui Muslim Travel Show (MTS) dengan memasarkan paket inbound ke Indonesia, Hotel dan resort dan Perwakilan dari destinasi prioritas.

Gudang Bahan Baku Halal: Kunci untuk Mempertahankan Rantai Pasokan yang Terpercaya

this formate

Toko bahan makanan garda terdepan sertifikasi halal ( Foto: LPPOM/ Yana)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebagai titik awal rantai pasokan halal, gudang bahan baku memainkan peran penting dalam memastikan kejelasan status halal dalam proses sertifikasi halal, kata Ade Suherman, S.Si, Auditor Halal di LPH LPPOM,

Dilansir dari halalmui.org, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM MUI) menekankan bahwa pengelolaan bahan baku yang tepat di tingkat gudang membentuk dasar ketertelusuran dan integritas halal, khususnya bagi UMKM yang bergantung pada bahan baku tersebut.

Dokumentasi yang tepat, pemisahan yang jelas, dan informasi yang transparan merupakan kunci untuk menjaga integritas halal, sekaligus memposisikan gudang bahan baku sebagai garda terdepan dalam memperkuat ekosistem halal dan kepercayaan konsumen.

Rantai pasokan halal di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah potensi kontaminasi bahan non-halal selama proses distribusi dan penyimpanan yang tidak dipisahkan secara ketat.

Praktik-praktik seperti pencampuran bahan baku di gudang, penggunaan peralatan transportasi yang sama tanpa prosedur pembersihan yang sesuai dengan standar, dan kurangnya pelabelan yang jelas dapat menimbulkan risiko ketidakpatuhan halal.

Toko bahan baku memegang peran strategis dalam ekosistem halal, terutama karena merupakan salah satu sumber utama bahan baku bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang saat ini sedang mengajukan atau berencana untuk mengajukan sertifikasi halal.

Jika status halal bahan baku yang dibeli tidak dapat dilacak dengan jelas, proses sertifikasi untuk bisnis yang menggunakan bahan baku tersebut dapat tertunda. Oleh karena itu, pengelolaan toko bahan baku halal memerlukan perhatian khusus pada beberapa titik kontrol kritis.

Menurut dia, kemampuan operator bisnis toko bahan baku untuk mengidentifikasi dan mengelola bahan baku merupakan faktor kunci dalam menjaga integritas halal di seluruh rantai pasokan.

Pemisahan ketat bahan halal & non halal

Aspek pertama yang harus dipertimbangkan adalah kemampuan untuk mengklasifikasikan bahan atau produk ke dalam tiga kategori: bahan halal yang didukung oleh bukti kuat seperti sertifikat halal, pemisahan ketat antara produk halal dan non-halal yang dijual, dan penyelidikan lebih lanjut untuk bahan atau produk yang status halalnya masih belum jelas.

“Kemampuan pemilahan ini mengharuskan pelaku usaha untuk memahami sertifikat halal, komposisi bahan, dan dokumen pendukung. Dalam praktiknya, tantangan sering muncul karena banyak bahan dijual dalam bentuk kemasan ulang, kemasan kecil, atau bahkan tanpa identifikasi yang jelas, sehingga asal-usulnya sulit dilacak,” jelas Ade.

Selain itu, literasi halal di kalangan pelaku usaha, terutama UMKM, masih terbatas terkait pentingnya dokumen pendukung seperti sertifikat halal untuk bahan, spesifikasi teknis, dan dokumentasi ketertelusuran.

Bahkan, lembaga seperti Badan Penjaminan Produk Halal (BPJPH) menekankan bahwa sistem penjaminan halal harus dibangun secara komprehensif dari hulu hingga hilir.

Tantangan lain terletak pada konsistensi pemasok dalam memperbarui dokumen sertifikasi dan memberikan komposisi bahan yang transparan, khususnya untuk bahan impor atau bahan dengan nama teknis yang mungkin mengandung zat-zat kritis.

Tanpa pengawasan dan komitmen yang kuat di tingkat gudang bahan baku, risiko ketidakpatuhan dapat menunda proses sertifikasi halal untuk UMKM atau bahkan menyebabkan pencabutan status halal suatu produk.

“Para pelaku usaha, terutama di skala mikro, kecil, dan menengah, sering menghadapi kesulitan dalam meminta dokumen halal dari pemasok, memverifikasi keaslian label halal pada kemasan, dan melacak bahan yang telah diberi label ulang atau dikemas ulang, kata Ade.

Edukasi bagi pemasok dan gudang

Oleh karena itu, edukasi tentang pentingnya sertifikasi halal bagi pemasok dan gudang sangat penting untuk memastikan bahwa rantai pasokan tetap terjaga dengan baik.

Penguatan manajemen gudang bahan baku mencakup pemisahan area penyimpanan, pencatatan inventaris berbasis batch, verifikasi dokumen secara berkala, dan edukasi pelanggan.

Dengan tata kelola yang tepat, gudang bahan baku dapat berfungsi tidak hanya sebagai titik distribusi tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas dan keberlanjutan ekosistem halal nasional.

Dia juga menekankan bahwa gudang bahan baku merupakan salah satu titik akses yang paling sering dilalui oleh UMKM yang menjalani sertifikasi halal. Jika bahan baku yang mereka beli tidak memiliki status halal yang jelas, proses audit dapat tertunda atau bahkan gagal.

Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas gudang bahan baku akan berdampak langsung pada percepatan sertifikasi halal bagi UMKM. Gudang bahan baku halal bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga gerbang awal yang menentukan kualitas dan integritas halal produk hilir.

Dengan kemampuan identifikasi yang kuat, pemisahan yang jelas, dan komitmen terhadap ketelusuran bahan baku, gudang dapat secara aktif berkontribusi untuk memperkuat ekosistem halal dan membantu UMKM mendapatkan sertifikasi dengan lebih mudah.

Dalam hal ini, LPH LPPOM juga mendukung program pemerintah dengan membantu pelaku usaha di seluruh proses sertifikasi halal. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan produk halal bagi masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen Muslim di Indonesia dan di seluruh dunia.

Komitmen ini tidak hanya tercermin melalui layanan inspeksi dan bantuan sertifikasi, tetapi juga melalui penguatan literasi halal secara berkelanjutan. Berbagai kegiatan pendidikan dan fasilitasi secara rutin dilakukan untuk membantu pelaku bisnis lebih memahami pentingnya SJPH (Sistem Jaminan Produk Halal) yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.

Komitmen ini tidak hanya tercermin melalui layanan inspeksi dan bantuan sertifikasi, tetapi juga melalui penguatan literasi halal secara berkelanjutan.

Berbagai kegiatan pendidikan dan fasilitasi secara rutin dilakukan untuk membantu pelaku bisnis lebih memahami pentingnya SJPH (Sistem Jaminan Produk Halal) yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.

BPJPH Sosialisasikan Wajib Halal kepada Perwakilan Perdagangan RI di 33 Negara

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyosialisasikan implementasi kebijakan wajib sertifikasi halal kepada perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian/ Lembaga terkait dan jajaran BPJPH.

“Kebijakan wajib halal akan mulai diberlakukan pada 18 Oktober 2026 dan tidak akan mengalami penundaan. Ini bagian dari perjalanan panjang pengembangan sistem jaminan produk halal di Indonesia yang telah berlangsung sejak di era Presiden Soeharto,” ujar Haikal Hasan, Kepala BPJPH

Sistem jaminan ini diperkuat di era-era kepemimpinan berikutnya. Termasuk, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Joko Widodo, hingga pada masa Presiden Prabowo Subianto di mana BPJPH diperkuat secara kelembagaan dan sertifikasi halal diberlakukan secara mandatory.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan juga menegaskan bahwa halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ekonomi nasional dan perkembangan industri halal global, khususnya di sektor makanan dan minuman.

Penggunaan label halal pada produk bersertifikat halal dan keterangan tidak halal pada produk nonhalal berfungsi untuk melindungi konsumen produk secara adil dan memberikan kepastian bagi semua pihak sesuai pilihan masing-masing.

Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi BPJPH, Abd Syakur menjelaskan perkembangan kerja sama internasional dalam sistem jaminan produk halal Indonesia. Indonesia telah menjalin Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan lebih dari 114 lembaga halal luar negeri, serta didukung oleh jaringan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di dalam negeri.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperlancar proses sertifikasi halal produk impor sekaligus memperkuat pengakuan internasional terhadap sistem jaminan produk halal Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arief Wibisono menegaskan pentingnya peran perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri sebagai ujung tombak dalam mempromosikan produk halal Indonesia di pasar global.

Dia juga mengajak seluruh perwakilan perdagangan untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026 diselenggarakan pada Oktober 2026, sekaligus mendorong sosialisasi kebijakan halal Indonesia kepada para mitra dagang di negara penempatan masing-masing.

Dalam sesi pemaparan implementasi kewajiban sertifikasi halal, Direktur Standardisasi Halal BPJPH Heny Rusmiyati, menjelaskan implementasi kebijakan kewajiban sertifikasi halal yang dimulai pada 18 Oktober 202664. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama para peserta, khususnya perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Kegiatan sosialisasi ini juga memberikan ruang dialog antara BPJPH dan para perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Dalam sesi tanya jawab, para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait implementasi kebijakan wajib halal, khususnya dalam konteks perdagangan internasional dan arus masuk produk dari luar negeri ke Indonesia.

Melalui kegiatan ini diharapkan para perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri dapat memahami secara komprehensif kebijakan wajib sertifikasi halal. Pemahaman tersebut diharapkan dapat memperkuat peran perwakilan perdagangan dalam sosialisasikan kebijakan halal Indonesia kepada mitra internasional, sekaligus mendukung upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia.

Mall dan Restoran di Hong Kong Buka Lebih Panjang Selama Ramadhan, Mengakomodasi  Kebutuhan Turis Muslim.

this formate

Sebagai destinasi ramah muslim, Hong Kong menyiapkan sejumlah inisiatif untuk mendukung kebutuhan turis muslim yang melancong selama Ramadhan.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Diawali dengan penghargaan dari Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong menempati peringkat ke-3 (tiga) sebagai destinasi ramah Muslim terbaik di antara negara-negara non-OIC (Organisasi Kerja Sama Islam).

Hong Kong yang dinobatkan sebagai The Most Promising Muslim-Friendly Destination pada 2025 di Halal in Travel Awards 2025 oleh CrescentRating langsung tancap gas. Para pemangku kepentingan pariwisata Hong Kong langsung secara aktif meningkatkan kapasitas pelayanan dengan melakukan berbagai pelatihan untuk melayani wisatawan Muslim lebih baik ke depannya.

Hasilnya, tahun ini semakin banyak Mall dan Restoran di Hong Kong yang buka lebih panjang selama Ramadhan guna memenuhi kebutuhan turis Muslim. Tak tanggung – tanggung, ada 195 – 200 an  usaha F & B yang kini memiliki sertifikat halal sehingga wisatawan Muslim merasa aman.

Bicara wisata halal, yang dihalalkan bukanlah destinasi atau tempat tujuan wisatanya, melainkan pelayanannya. Termasuk di dalamnya hotel syariah, restoran syariah dan spa pun harus syariah

Halal tourism jangan berdasarkan zonasi, yang perlu kita perkuat bukan zonasi halal, tapi barang dan jasa yang didorong agar sesuai dengan aturan syariat islam untuk wisata halal, yang penting sertifikasi halal restoran, hotel dan lainnya.

“Apa yang dilakukan HKTB untuk naik kelas sebagai negara Muslim Friendly sudah tepat, menawarkan fasilitas ibadah, meningkatkan sektor food & beverage ( F&B) bersertifkat halal.” ungkap Hilda Ansariah Sabri, Penyelia Halal independen, kemarin.

Pariwisata itu servis, jangan hanya daerah tertentu yang dikembangkan untuk wisata halal. Tapi yang harus kita tingkatkan dan kembangkan justru servis-nya yang sesuai dengan aturan syariah islam dalam industri wisata halal.

Menurut dia, selama ini Jepang jadi destinasi viral turis Indonesia untuk liburan. Tapi , dengan kemudahan dan beragam penawaran ke depan Hong Kong kembali bisa menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia.

Konsep Halal, ujarnya, tidak berarti akan mengubah objek wisata menjadi tempat religi, melainkan lebih kepada memberikan kenyamanan bagi umat Muslim untuk tetap dapat menjalankan ibadah pada saat berlibur. Fasilitas tersebut memastikan wisatawan Muslim dapat dengan nyaman melaksanakan shalat sambil menjelajahi kota.

“Hong Kong terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang inklusif bagi semua wisatawan. Dengan semakin berkembangnya fasilitas ramah Muslim, kami ingin memastikan wisatawan Indonesia dapat berlibur dengan nyaman, termasuk dalam menjalankan kebutuhan ibadah dan kuliner halal,” kata CJ Liew, Regional Director of Southeast Asia HKTB yang berkantor di Singapura.

Untuk mendukung kebutuhan ibadah umat Muslim, Hong Kong memiliki beberapa masjid bersejarah, termasuk Kowloon Mosque and Islamic Centre, masjid terbesar di Hong Kong yang ikonik dan terletak di pusat kota.

Terdapat juga fasilitas area shalat yang tersedia di beberapa titik transportasi utama, seperti Bandara Internasional Hong Kong dan beberapa pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

Dari sisi akomodasi hotel, AKI Hong Kong–MGallery telah mendapatkan akreditasi 3-CrescentRating, yang berarti hotel tersebut menyediakan layanan penting bagi wisatawan Muslim.

Begitu juga soal pilihan makanan halal yang teridentifikasi dengan jelas atau akses halal terdekat, informasi mengenai fasilitas shalat, penunjuk arah kiblat di kamar, serta lingkungan yang secara keseluruhan mempertimbangkan kebutuhan para wisatawan Muslim.

Upaya ini diapresiasi secara global karena memastikan kenyamanan wisatawan, memberikan pelayanan dengan rasa hormat, dan tentunya meningkatkan pemahaman akan lintas budaya

Sebagai destinasi ramah muslim di Asia, Hong Kong meluncurkan sejumlah inisiatif untuk mengakomodir kebutuhan turis muslim yang berdatangan ke kota tersebut, khususnya selama Ramadhan.

Salah satunya dengan memperpanjang jam operasional restoran dan mall di Hong Kong agar wisatawan bisa menikmati waktu tanpa terburu-buru.

Hampir 200 tempat makan di berbagai sudut kota Hong Kong sudah bersertifikat halal yang diawasi oleh the Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong, badan resmi yang mewakili dan mengelola kepentingan komunitas Muslim di Hong Kong.

Keberadaan restoran halal akan semakin memudahkan turis muslim untuk berbuka puasa. Salah satunya adalah Chinesology yang berlokasi di IFC Mall, Central yang menjadi salah satu restoran fine dining Tiongkok ramah halal pertama di Hong Kong.

Menu yang disajikan memberikan interpretasi modern pada hidangan klasik daerah, termasuk ayam kampung yang diasap dengan daun teh batu Wuyi, berbagai pilihan dimsum, dan ‘kotak perhiasan’ rahasia untuk melengkapi hidangan.

Ingin menikmati hidangan khas Kanton halal dengan harga lebih terjangkau, jangan lewatkan Kantin Islamic Center yang berlokasi di Masjid Ammar. Tempatnya sederhana dan menyajikan keranjang dimsum halal yang mengepul, termasuk siu mai, har gow, pangsit, pangsit udang goreng, dan banyak lagi.

Upaya memperkuat diri sebagai destinasi Muslim Friendly, telah diterbitkan buku panduan berjudul Jelajah Hong Kong berbahasa Indonesia . Wisatawan RI bahkan tinggal copy paste perjalanan lima hari di Hong Kong aktivitas pagi hari, siang, sore dan malam hari mengunjungi apa saja.

Dengan demikian wisatawan Indonesia dapat mengexplore secara mandiri atau gunakan lima jasa travel agent di Indonesia yang sudah bekerja sama dengan HKTB terutama paket Jelajah liburan multi-destinasi di Greater Bay Area.

“Nyepi 2026”: 231 Penerbangan Domestik dan 209 Penerbangan Internasional tidak Beroperasi

“Nyepi 2026”: 231 Penerbangan Domestik dan 209 Penerbangan Internasional tidak Beroperasi

this formate

MANGUPURA, bisniswisata.co.id: Operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti  Ngurah Rai, Bali dihentikan sementara mulai Kamis, 19 Maret pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret pukul 06.00 WITA. Penghentikan sementara operasional penerbangan dan kebandarudaraan selama 24 jam dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948.

“Sesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A0096 yang diterbitkan oleh Perum LPPNPI/AirNav Indonesia, seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara akan dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA. Selama periode tersebut tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai,” menurut General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, dalam rilisnya.

Penghentian operasional, telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan —maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait lain— guna memastikan kelancaran operasional sebelum dan sesudah periode Nyepi. Penyesuaian jadwal penerbangan juga telah diinformasikan oleh masing-masing maskapai kepada para penumpang.

Meskipun operasional penerbangan dihentikan, sejumlah personel bandara tetap bersiaga untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang bersifat darurat, seperti penerbangan medis (medical evacuation) atau penerbangan yang bersifat khusus apabila diperlukan dan telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.

19 Pesawat RON

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional. Sebanyak 19 pesawat mengajukan ijin melakukan remain over-night (RON) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Sesuai jadwal, penerbangan keberangkatan terakhir sebelum penghentian operasional adalah pada Rabu (18/3) pukul 23.10 WITA untuk rute domestik, dan Kamis (19/3) pukul 01.30 WITA untuk rute internasional. Untuk penerbangan kedatangan terakhir adalah pada pukul Rabu (18/3) pukul 23.05 WITA untuk rute domestik, dan pada Kamis (19/3) pukul 00.30 WITA untuk rute internasional.

Sedangkan untuk penerbangan keberangkatan pertama setelah pembukaan kembali operasional dijadwalkan pada Jumat (20/3) pukul 07.00 WITA untuk rute domestik dan pukul 08.15 WITA untuk rute internasional. Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan pertama adalah pada pukul 08.20 WITA untuk rute domestik, dan pada pukul 07.05 WITA untuk rute internasional.

Layani 24,1 Juta Penumpang Tahun 2025

Perlu diketahui, di tahun 2025, bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 24.125.161 penumpang, sebanyak 15.177.283 pelaku perjalanan internasional (sekitar 63 persen), sementara 8.947.878 penumpang berasal dari penerbangan domestik (37 persen), mencerminkan kuatnya peran bandara sebagai gerbang utama pariwisata nasional sekaligus konektivitas internasional.

Rerata  pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, 2 juta penumpang per bulan, setara dengan 66.000 pergerakan penumpang per hari, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Berdasarkan sebaran rute, Cengkareng menjadi tujuan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 4,23 juta penumpang, disusul Singapura sebanyak 2,69 juta, Kuala Lumpur 1,76 juta, Surabaya 1,31 juta, dan Melbourne 1,15 juta penumpang.

Dilihat dari distribusi pergerakan penumpang, puncak trafik di tahun 2025 terjadi pada bulan Juli dengan total mencapai 2,3 juta penumpang atau rata-rata 76.005 pergerakan penumpang per hari. Pada periode yang sama (Juli 2025), jumlah kedatangan penumpang juga mencatatkan angka tertinggi, yakni 1.181.942 penumpang, yang terdiri atas 741.213 penumpang internasional (63 persen) dan 440.729 penumpang domestik (37 persen). Tingginya trafik pada bulan Juli sejalan dengan periode musim puncak libur musim panas dan libur sekolah, yang mendorong peningkatan mobilitas wisatawan dan masyarakat menuju Bali.

Seiring dengan tingginya pergerakan penumpang, trafik pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang 2025 tercatat mencapai 143.312 pergerakan. Jumlah tersebut terdiri atas 78.222 penerbangan internasional atau 55 persen, serta 65.090 penerbangan domestik atau 45 persen.

Di tahun 2025 lalu tercatat ada 13 aktivasi rute internasional baru, di antaranya merupakan rute perdana seperti Newcastle (Australia), Cheongju (Korea Selatan), Saigon (Vietnam), dan Sichuan (China). Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada periode Januari – Desember 2025, tercatat 7,1 juta warga nergara asing (WNA) datang ke Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Penumpang pemegang passpor Australia masih menempati urutan pertama yaitu 1,67 juta orang atau 23 persen dari total kedatangan WNA, di posisi kedua India mendekati 584 ribu orang, dan ketiga WNA asal Republik Rakyat Cina, sebanyak 560 ribu orang.

Berbanding lurus dengan trafik penumpang dan pesawat, proporsi layanan kargo tahun 2025 juga dominasi kargo internasional, yakni 78,5 ribu ton (72 persen) dan sekitar 30 ribu ton kargo domestik, sehingga total produksi cargo mencapai 108 ribu ton setahun. ***

Dampak Merugikan Konflik Timur Tengah Terhadap Pariwisata.

this formate

CHESHIRE, bisniswisata.co.id: Awal tahun 2026, setelah pasukan Amerika dan Israel melancarkan operasi terhadap target Iran pada 28 Februari, ketegangan meningkat di luar kendali. Karena kekhawatiran sebelumnya tentang kemampuan rudal Teheran, permusuhan meningkat ketika berita menyebar bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal selama gelombang awal.

Dilansir dari www.tourism-review.com, Ketika guncangan menyebar ke luar, Iran merespons bukan secara diam-diam , tetapi melalui tindakan terkoordinasi yang ditujukan pada lokasi militer dan simbolis di seluruh Israel dan negara-negara sekutu.

Di antara yang terkena dampak adalah pusat-pusat sipil seperti hotel dan bandara internasional yang terletak di tempat-tempat seperti Dubai, Doha, dan Riyadh. Di mana dulunya para pelancong berbondong – bondong datang dengan bebas,

Langit sekarang sunyi – ditutup untuk penerbangan karena risiko keamanan dan ketidakstabilan regional. Meskipun sebelum krisis pendapatan pariwisata tahunan mendekati US$460 miliar, yang mendorong perekonomian dari Amman hingga Jeddah, kondisi saat ini telah meredupkan prospek apa pun secara tajam.

Kepercayaan di kalangan wisatawan global telah menurun secepat perubahan status papan keberangkatan—dari hijau menjadi merah. Sementara beberapa pemerintah berupaya meminimalkan dampak, pergerakan tetap dibatasi di beberapa koridor yang vital bagi logistik perjalanan.

Penghentian penerbangan hanyalah permulaan. Lebih dari itu, yang kini menderita adalah upaya panjang untuk memposisikan tempat-tempat yang jauh sebagai tempat perlindungan yang aman dan nyaman.

Ribuan orang terjebak di luar negeri, jalur perjalanan antar benua terganggu. Kekacauan ini terasa familiar, mirip dengan dampak yang terlihat setelah serangan tahun 2001—meskipun kali ini, lebih banyak negara yang merasakan getarannya, pasar yang lebih dalam terguncang.

Langit Kosong dan Armada yang Terhenti

Beberapa hari setelah serangan pertama, transportasi udara di sebagian besar Timur Tengah masih menghadapi gangguan serius. Langit di atas UEA, Qatar, Kuwait, Israel, Bahrain, Irak, dan Yordania tampak sangat sepi, menurut platform pemantauan penerbangan termasuk Flightradar24 pada 7 Maret 2026.

Meskipun biasanya ramai, Bandara Internasional Dubai, Abu Dhabi, dan Bandara Internasional Hamad di Doha mengalami penurunan aktivitas yang tajam. Maskapai penerbangan yang berbasis di sana – Emirates, Etihad, dan Qatar Airways – kini beroperasi dengan jadwal minimal. Karena konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung, sebagian besar wilayah udara regional tetap terlarang.

Pada 7 Maret, lebih dari 1.500 keberangkatan telah dibatalkan – bergabung dengan banyak penerbangan lain yang hilang sejak pertempuran dimulai – seperti yang dilacak oleh FlightAware. Emirates mengembalikan sejumlah kecil perjalanan pulang pergi penumpang bersama dengan rute kargo udara, namun menghentikan operasi reguler setelah pukul 23.59 pada tanggal tersebut.

Beroperasi dari Abu Dhabi, Etihad telah menghentikan perjalanan berbayar hingga pukul 14.00 waktu setempat pada 5 Maret; Hanya misi pengiriman barang dan relokasi pesawat tertentu yang dapat dilanjutkan, masing-masing membutuhkan izin khusus.

Karena wilayah udara ditutup, Qatar Airways masih belum dapat menjalankan layanan apa pun.Tidak hanya berhenti di perbatasan, gangguan ini mendorong rute udara antara Asia dan Eropa menuju jalan memutar melalui Kaukasus atau melalui Afghanistan – atau mengalihkan lalu lintas lebih jauh ke selatan menuju Mesir, kemudian melalui Arab Saudi dan Oman.

Rute yang lebih panjang berarti biaya yang lebih tinggi: harga tiket naik, durasi perjalanan bertambah, kebutuhan bahan bakar meningkat – terutama ketika harga minyak mentah melonjak.

Maskapai penerbangan di luar wilayah terdekat juga merasakan dampaknya; contohnya Lufthansa, yang menghentikan penerbangan ke Dubai hingga awal Maret, memperpanjang pembatalan ke Tel Aviv dan Teheran beberapa hari lagi.

Terputus dari rute biasanya, kapal pesiar menghadapi penundaan – Mein Schiff 5 milik TUI Cruises tetap tidak beroperasi di Doha sementara MSC Euribia berlabuh di Dubai.
Karena gangguan tersebut, pelayaran di masa mendatang telah dibatalkan oleh TUI, yang sebagai gantinya mengatur transportasi udara untuk membawa para pelancong pulang.

Gerbang-gerbang kosong membentang jauh melampaui tempat yang dulunya dipenuhi keramaian, keheningan menyelimuti tempat yang dulunya dideru oleh deru mesin.

Gerobak bagasi yang terlupakan menumpuk di dekat konter yang tertutup, fungsinya terhenti seiring dengan keberangkatan penumpang.

Kerugian Ekonomi Miliaran Dolar yang Dipertaruhkan

Meskipun menarik sekitar 100 juta wisatawan pada tahun 2025, industri pariwisata kawasan ini sekarang memperkirakan penurunan jumlah wisatawan hingga tahun 2026 – turun 11 hingga 27 persen dari perkiraan sebelumnya yang memprediksi kenaikan 13 persen.

Alih-alih pertumbuhan, perbatasan mengalami arus wisatawan yang lebih lemah karena konflik di Timur Tengah: antara 23 dan 38 juta orang mungkin lebih sedikit yang datang.

Pendapatan juga terpukul, dengan pengeluaran wisatawan berpotensi turun sebesar US$34 miliar hingga US$56 miliar.
Menurut Euronews Travel, sekitar €40 miliar (US$44 miliar) dipertaruhkan, terutama karena pembatasan penerbangan dan peringatan keselamatan yang meluas.

Hal yang membuat situasi ini berbeda terletak pada bagaimana pembalasan menghantam tempat-tempat wisata utama di negara-negara GCC, yang belum pernah terjadi sebelumnya selama krisis sebelumnya.

Karena kawasan ini menghubungkan begitu banyak penerbangan jarak jauh – membawa satu dari tujuh penumpang internasional – dampaknya menyebar dengan cepat dari Eropa ke Asia Timur.

Bahkan setelah pertempuran berhenti, kehati-hatian wisatawan mungkin tetap ada. Keraguan tersebut berisiko merugikan pendapatan nasional di mana pengeluaran pariwisata kini menjadi bagian yang jauh lebih besar daripada beberapa tahun yang lalu, terutama setelah perubahan kebijakan seperti Arab Saudi yang mulai menerima wisatawan pada tahun 2019.

Kini menghadapi penurunan tajam, Ibrahim Khaled – yang memimpin pemasaran di Middle East Travel Alliance – menunjuk pada ekspansi sebelumnya sebelum konflik mengubah kondisi.

Pembatalan perjalanan yang meluas terjadi, terutama di wilayah yang dianggap tidak aman. Pergerakan melalui transportasi udara telah melambat; perjalanan ke zona-zona ini hampir berhenti. Pengamatannya mencerminkan ketidak- stabilan saat ini yang menghentikan apa yang dulunya tumbuh dengan stabil.

Pandangan Para Ahli tentang Perbandingan dan Dampak di Seluruh Dunia

Satu momen kekacauan menggemakan keheningan setelah 9/11 – namun menyebar lebih luas. Bukan hanya maskapai penerbangan yang menanggung kerugian melalui pengalihan rute dan perubahan tiket, tetapi para pelancong sekarang memahami bagaimana perang yang jauh mengubah perjalanan mereka.

Karena ketidakstabilan menyebar dengan cepat, begitu pula ketidakpastian jalur penerbangan. Meskipun langit tampak jauh, konsekuensinya terasa dekat.

Gloria Guevara, Presiden dan CEO Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia, tetap optimis: “Perjalanan dan pariwisata secara konsisten telah menunjukkan ketahanannya sebagai kekuatan vital untuk koneksi, stabilitas ekonomi, dan saling pengertian.”

Terlepas dari kekacauan, sebuah pergeseran muncul. Di ITB Berlin 2026, stan-stan kosong yang dulunya ditempati oleh pedagang Timur Tengah menandakan gangguan. Ikechi Uko, pencipta Akwaaba African Travel Market, menyebut konflik itu tidak ada gunanya selama pidatonya di sana.

Oleh karena itu, pola perjalanan berubah. Jutaan orang yang biasanya mengunjungi wilayah tersebut sekarang mungkin mencari tempat lain. Bagi Afrika, pergerakan itu membawa potensi. Destinasi seperti Kenya, Mesir, Afrika Selatan, Tanzania, Seychelles, Mauritius, dan Maroko berpotensi mengisi penuh resor mereka.

Namun, kemajuan tidak merata di seluruh benua. Nigeria dan sebagian besar Afrika Barat masih tertinggal, kekurangan fasilitas yang sesuai untuk wisatawan kelas atas.

Jika ketegangan meningkat, Uko menyoroti pergeseran ke arah taktik pertempuran tidak teratur atau serangan yang ditargetkan, mendesak para wisatawan untuk menjauh.

Peringatan keselamatan berada dalam lingkup UNWTO – penegakannya tidak. Pengaruh mereka hanya sebatas panduan.
Ketahanan di Masa-Masa yang Tidak Pasti

Empat hingga lima minggu—atau mungkin lebih—itulah lamanya Presiden Donald Trump menyarankan kampanye tersebut mungkin berlanjut, memperdalam keraguan.

Namun, stabilitas selalu menghidupkan kembali perjalanan setelah gangguan masa lalu muncul. Saat ini, yang jelas adalah bahwa pariwisata sangat bergantung pada kepercayaan, terutama ketika peristiwa berubah secara tak terduga.

Ketika Afrika dan daerah serupa muncul sebagai pilihan, kepercayaan menjadi sangat penting bagi Timur Tengah. Melangkah maju berarti melampaui perdamaian, memperbarui minat pada tempat-tempat yang pernah dianggap tidak stabil.

Stabilitas tidak secara otomatis mengikuti konflik Timur Tengah; upaya membentuk persepsi. Apa yang akan terjadi selanjutnya bergantung pada tindakan lebih daripada janji.

Konflik AS-Iran Picu Gangguan Penerbangan Paling Parah Sejak Pandemi

this formate

Perjalanan udara di Timur Tengah lumpuh di tengah meningkatnya  (Foto: Bandara Dubai)

Apa arti perang Timur Tengah bagi para pelancong?

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Konflik Iran-AS telah memicu salah satu gangguan penerbangan paling parah sejak pandemi, memaksa maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk membatalkan atau mengalihkan ratusan penerbangan melalui Timur Tengah.

Dilansir dari www.travelweekly-asia.com,
hak ini menyebabkan ratusan ribu pelancong terlantar atau dialihkan melalui salah satu koridor penerbangan paling penting di dunia.

Wilayah udara Iran, Irak, Israel, Yordania, Qatar, dan Kuwait ditutup. Pusat penerbangan jarak jauh utama di zona konflik aktif, seperti Abu Dhabi, Dubai, dan Doha – penghubung utama antara Eropa dan Asia – terkena dampak langsung serangan, meningkatkan tekanan operasional.

Apa artinya ini bagi para pelancong?

Menurut perusahaan analisis penerbangan, Cirium, sekitar 22,9% (966) dari 4.200 penerbangan terjadwal untuk tanggal 28 Februari dibatalkan. Sekitar 716 penerbangan dibatalkan untuk tanggal 1 Maret.

Dalam unggahan Facebook pada tanggal 2 Maret, Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) Uni Emirat Arab mengumumkan bahwa mereka “meningkatkan upaya” untuk menyinkronkan jadwal dan memastikan kelangsungan operasi bagi penumpang.

Penerbangan terpilih telah dialihkan rutenya antar bandara UEA, bahkan ketika maskapai penerbangan mengumumkan pembatalan penerbangan yang diperpanjang.

GCAA mengatakan bahwa 20.000 penumpang yang terkena dampak penjadwalan ulang penerbangan telah menerima dukungan berupa akomodasi sementara dan untuk memesan ulang perjalanan mereka.

Selain itu, otoritas Abu Dhabi telah menginstruksikan hotel untuk memperpanjang masa inap bagi tamu yang terlantar karena gangguan perjalanan, dan akan menanggung semua biaya yang dikeluarkan.

Gangguan penerbangan kemungkinan akan berlanjut

Operasi Qatar Airways tetap ditangguhkan hingga pembukaan kembali wilayah udara Qatar dan Emirates memperingatkan adanya gangguan hingga 5 Maret.

Sementara Cathay Pacific telah membatalkan semua penerbangan ke Timur Tengah tanpa batas waktu, begitu pula Japan Airlines untuk rute Tokyo-Doha.

British Airways tidak akan terbang ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 4 Maret, Malaysia Airlines telah menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Doha, Jeddah, dan Madinah hingga 4 Maret, sementara Singapore Airlines telah membatalkan semua penerbangan ke Dubai hingga 7 Maret.

Maskapai tertentu seperti Cathay Pacific dan Singapore Airlines juga menyarankan para pelancong untuk meminta pengembalian dana untuk bagian tiket yang tidak digunakan, tanpa biaya penalti seperti biasanya.

Situs pelacakan penerbangan FlightAware melaporkan lebih dari 6.000 penerbangan tertunda, hampir 1.800 penerbangan dibatalkan pada 2 Maret, pukul 16.00 SGT. Wilayah udara Iran tetap ditutup hingga 3 Maret, pukul 08.30. Perpanjangan lebih lanjut dimungkinkan.