JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kehadiran Indonesia melalui Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) berpartisipasi dalam London Muslim Shopping Festival (LMSF) 2026 dan Muslim Travel Show (MTS) 2026 di ExCeL London, Inggris, merupakan langkah yang tepat untuk menjangkau pasar Eropa.
“Besarnya peluang pasar Muslim di kawasan Eropa yang terus berkembang, serta posisi strategis Indonesia sebagai destinasi dan pusat industri halal sehingga di momen itu kita tunjukkan mampu memenuhi kebutuhan wisata halal, produk halal, dan gaya hidup Muslim internasional membuat delegasi Indonesia,” kata Sapta Nirwandar, Ketua IHLC, kemarin.
Dalam kegiatan ini, IHLC berperan sebagai Official Partner Muslim Travel Show (MTS) 2026 serta membuka booth pada London Muslim Shopping Festival untuk promosikan produk halal dan pariwisata halal Indonesia.
Menurut dia, kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif ( Kemenekraf) Republik Indonesia dengan target 17.000 pengunjung. Event ini menjadi
momentum strategis dalam memperkuat branding halal Indonesia di pasar Eropa dan mendorong daya saing jenama ekonomi kreatif nasional
“Hanya dua hari penyelenggaraan pada 7-8 Februari 2026, tapi kami puas atas tingginya minat pasar Eropa terhadap produk halal dan gaya hidup Muslim global terutama Indonesia,” tambahnya.
Selain mempromosikan pariwisata halal Indonesia dan 7 destinasi prioritas, peluang
membangun jejaring bisnis dan kolaborasi internasional menjadi penting terutama sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam pengembangan pariwisata dan perdagangan halal di kancah global.
Indonesia Halal Lifestyle Center dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, ParagonCorp, serta mitra strategis lainnya memfasilitasi keikutsertaan pelaku usaha nasional dalam mempromosikan produk dan jasa halal unggulan Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempertegas posisi Indonesia sebagai pusat referensi gaya hidup halal dunia, memperluas jejaring kolaborasi internasional, serta membuka peluang investasi baru yang berkelanjutan dalam ekosistem halal global, kata Sapta Nirwandar.
Indonesia menghadirkan booth dari ParagonCorp menawarkan produk kosmetika halal Indonesia dan produk-produk menghadirkan Kementerian Ekonomi Kreatif menampilkan Jenama Jenama binaannya seperti MYMD, TIZA, Kalisha, Rubysh, BigBoys Look Good dan Kain Halal
Indonesia.
“ Ke depan RI perlu memanfaatkan sesi Food Demonstration untuk memperkenalkan kuliner khas Nusantara sebagai bagian dari halal lifestyle. Aktivitas live cooking atau tasting session,” ungkap Sapta.
Tingginya antusias pengunjung pada kuliner
dapat menjadi sarana diplomasi budaya sekaligus promosi potensi ekspor produk makanan halal Indonesia, tambahnya.
Rekomendasi lainnya adalah dibutuhkan kehadiran tour operator Indonesia untuk
penguatan Promosi Pariwisata melalui Muslim Travel Show (MTS) dengan memasarkan paket inbound ke Indonesia, Hotel dan resort dan Perwakilan dari destinasi prioritas.










