CSC dan IMS Rayakan Acara Syukuran Sebagai Juara Umum Renang

this formate

Fun and health menjadi dasar kegembiraan para Indo Master Swimmers dengan kalungan medali di leher

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sabtu pagi suasana kolam renang Cilandak Town Square ( Citos) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan sudah ramai oleh anggota  Citos Swimmer Community ( CSC ) dan Indo Master Swimmers ( IMS) yang berkumpul di bawah tenda tepat dipinggir kolam.

Suara koor lagu Batak Lisoi- lisoi dari Sumatra Utara terdengar meriah dengan teriakan-teriakan yel-yel dan acara foto hampir di semua sudut kolam. Kaos IMS warna warni dan spanduk-spanduk yang ada menambah kemeriahan Sabtu pagi ( 13/1).

Ada beragam makanan terhidang mulai dari nasi kuning dari panitia, lontong Medan dari ibu Subhan, Asinan Bogor dari bisniswisata.co.id di meja bawah tenda. Hari ini memang komunitas CSC dan Indo Master Swimmers ( IMS) selain latihan bersama juga ada pembagian medali dan sertifikat, briefing agenda 2018 di samping makan tumpeng bersama tentunya.

Soalnya dari16 anggota CSC yang mengikuti test event Road to Asian Games 2018 pada 9 Desember 2017 lalu dibawah bendera IMS, sedikitnya memperoleh 23 medali meski dua anggota yang sudah mendaftar gagal ikut lomba.

Pada acara bertajuk Indonesia Open Aquatic Championship  yang berlangsung 5-15 Desember 2017 di Aquatic Stadium, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, IMS merajai perolehan medali sebagai juara umum.

Kegiatan ini merupakan rangkaian test event cabang olahraga akuatik menjelang Asian Games pada Agustus mendatang. Oleh karena itu untuk menyemangati para peraih medali maupun yang belum mendapat medali acara seremonial inipun digelar dengan suasana yang  penuh keakraban.

CSC yang anggotanya kebanyakan warga senior menjadikan aktivitas renang bukan sebagai olahraga rekreasi saja, tetapi juga terbukti menjadi olahraga prestasi meski usia mereka yang berlomba sudah mencapai 50- 82 tahun.

Acara Syukuran

Menurut Dyah Eko Vitatya, Bendahara IMS, meski pertandingan sudah lebih dari  sebulan lalu namun acara syukuran dan foto bersama baru dilakukan hari ini ( 13/1) berhubung banyak anggota yang melewatkan libur akhir tahun.  

Para peraih medali berfoto bersama di kolam renang Citos

Acara hari ini  selain pembagian medali sekaligus memperingati ulang tahun ke empat Indo Master Swimmers ( IMS) yang menaungi sejumlah club seperti CSC untuk bisa bertanding di berbagai event nasional maupin internasional.

Para peraih medali itu rinciannya adalah Rahardjo Djojonegoro yang bertanding di kelas umur 77 tahun dan menyabet 6 medali  emas untuk 200 m  free,  50 m  back, 50 m butterfly , 3 / estafet  4x 50 m

Spesialis jantung dan pembuluh darah yang menjadi dokter dari empat presiden di negri ini, Brigjen Purn.  Dr Ibrahim Ginting , kelas umur 82 tahun,  memperoleh 3 medali emas dari 50 m  free, 50 m  back,  1 estafet  dan  50 m  breast  yang menyabet satu medali perunggu.

Imam Syahlani di kelas umur 50 tahun memperoleh 3 emas dari  200 m free ,  2 estafet  4x 50 m  dan satu perunggu dari  50 m  back. Sementara Dyah Eko Vitatya yang berlomba di kelas umur 55-59 memperoleh satu emas dari  estafet  4x 50 m  dan satu perunggu dari 200 m gaya bebas (free).

Peraih medali lainnya, Jenderal Pol. purn. Roesmanhadi,  mantan Kapolri periode 1998 – 2000 di era Presiden BJ Habibie yang bertanding dikelas umur  71 tahun mendapat medali emas dari estfet 4 x 50 m dan satu perunggu 50 m  free .

Anggota lainnya yang meraih masing-masing satu emas adalah Herdjadiono kelas umur 73 tahun,  200 m  free, Kukuh Kumara kelas umur 60 tahun untuk 50 m  brest dan Denny  Izra, kelas 49 tahun lewat estafet.  Begitu pula persembahan dua medali perak masing-masing oleh Adji, kelas umur 66 tahun serta Pandu, kelas umur 55-59 lewat  estafet 4 x 50

Pengurus IMS bersama MC Didi saat briefing program 2018

Perolehan 17 emas, 2 perak dan 4 perunggu yang diperoleh anggota CSC  memang patut disyukuri karena  dalam hal motivasi jelas memacu semangat warga senior untuk bertanding lagi dalam nomor master ini. Apalagi dalam deretan tamu yang datang dari IMS ada Dr. Anita Sapardjiman, MARS mantan atlet renang dekade 1970-an.

Anita yang hadir bersama sang bunda,  Kartini Sapardjiman yang kini menjadi penggiat renang master mengatakan pada Indonesia Open Aquatic Championships lalu menggunakan ukuran FINA dimana kategori master itu adalah mereka yang berusia 40 tahun ke atas dan kelasnya per 5 tahun jadi 40-44 dan seterusnya.

Anita mengakui bahwa kejuaraan tingkat master memang cukup diminati, apalagi kesadaran hidup bugar di usia lanjut sudah sangat baik. “Renang merupakan satu cabang olah raga yang banyak manfaat bagi peningkatan kebugaran dan sekarang sudah banyak kompetisi dilakukan untuk nomor master,” ungkap Ketua IMS ini.

Untuk tahun 2018 , Anita menjadwalkan partisipasi di berbagai kompetisi master di luar negri seperti bulan April di Singapura, bulan Juli di Jepang, April ada kompetisi pula di Australia dan September di Malaysia.

“Melihat semangat anggota maka untuk tahun ini kami punya pelatih khusus yaitu Suroyo untuk membimbing anggota dalam ber kompetisi,” ungkap Anita yang sejak usia 10 tahun juga sudah dilatih coach Suroyo ini.

Suroyo, pelatih klub renang Baruna sejak tahun 1970 mengatakan senang didaulat menjadi pelatih perenang warga senior. “ Kalau dulu melatih atlit cilik sekarang melatih lansia yang sudah memiliki keterbatasan. Jadi buat teman-teman kategori master program pelatihan sangat tergantung usia dan kalau lomba jangan terlalu bersemangat. Programnya fun and health saja dan pakai jam yang tetap untuk meningkatkan kecepatan,” kata Suroyo.

Berorientasi pada kesehatan menjadi prioritas Dr. Ginting Ibrahim. Dia bercerita bahwa umur 70 tahun  divonis menderita saraf terjepit (HNP) dan setelah itu rutin berenang di kolam Citos.

Dia mengakui setelah menyabet 4 medali di Indonesia Open Aquatic Championship maka  anak, cucu dan istri terkagum-kagum dan sibuk posting keberhasilan ayah atau bolang ( kakek) mereka di berbagai media sosial yang dimiliki.

Dieter Machate, 60 tahun asal Austria yang sudah tiga tahun menjadi anggota IMS senang bisa berkumpul dengan anggota komunitas IMS termasuk dengan CSC sebagai tuan rumah.

Ekspatriat yang tampak lebih muda dari usianya ini sudah 25 tahun tinggal di Indonesia dan sampai usia 30 tahunan aktif sebagai keeper di polo air. “ Di usia senior dengan adanya komunitas renang saya jadi aktif lagi dan berkumpul dengan teman-teman seusia atau  dengan mereka yang muda membuat saya merasa lebih muda,” kara Dieter Machate.

Berenang, menjalin pertemanan dan saling melatih untuk kemajuan prestasi masing-masing menjadi ciri dari komunitas para master swimmers ini.  Fun and health tentunya menjadi prioritas.

 


 

 




 



2018, 1.000 Turis China Kunjungi Bali

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Bali Liang Elsye Deliana mengatakan kunjungan wisatawan China ke Bali mulai normal pada Januari ini. Ada beberapa biro perjalanan yang akan mendatangkan wisatawan hingga mencapai 1.000 orang.

Walaupun demikian, jumlah ini masih rendah dari kunjungan normal, yang biasanya sehari ada 3.000 wisatawan mancanegara (wisman) China mengunjungi Bali. Aktivitas Gunung Agung membuat kunjungan turis China menurun hingga 80%. “Bahkan Desember kosong sama sekali,” tanya di Denpasar, Jumat (12/1/2018).

Wisman dari China masih ragu untuk memutuskan ke Bali lantaran Pemerintah China meminta warga negaranya berhati-hati jika ke Pulau Dewata. Wisman China yang hendak ke Bali diminta berhati-hati, sebab jika bandara ditutup lagi, Pemerintah China tidak akan mengirimkan pesawat lagi untuk menjemput warga negaranya seperti saat bandara Ngurah Rai ditutup beberapa waktu lalu.

“Apabila kalau kejadian airport tutup, turis harus tanggung jawab sendiri artinya mereka tidak akan mengirim pesawat lagi,” sebutnya sambil menambahkan akibat keragu-raguan ini, maskapai juga mengurungkan niatnya terbang ke Bali. Saat ini, ada 3 maskapai yang sudah memfasilitasi penerbangan langsung dari China menuju Bali yakni Eva Air, Garuda Indonesia, dan China Airlines.

Rata-rata load factor atau keterisian penumpang masing-masing pesawat hanya mencapai 60% padahal biasanya terisi penuh. Selain itu, pengajuan pesawat charter dari China ke Bali juga belum ada hingga saat ini, padahal pada hari normal bisa tercatat hingga 10 frekuensi selama periode Februari sampai April. “Tamunya masih ragu-ragu untuk datang, kalau terbang mereka rugi,” sebutnya.

Dilanjutkan, kini Biro perjalan wisata di Bali yang khusus melayani wisatawan China mulai menawarkan paket destinasi lain selain Pulau Dewata. Beberapa destinasi yang dijadikan alternatif selain Bali yakni Manado, Pulau Batam, dan Pulau Bintan. “Hal ini harus dilakukan untuk menutupi kerugian turunnya kunjungan wisatawan mancengera (wisman) China ke Bali hingga 80%,” jelasnya

Belum lagi ada beberapa karyawan yang harus dirumahkan untuk sementara, dan penunggakan gaji. Sementara, mereka tidak bisa berpindah pasar dengan menawarkan paket wisata ke kebangsaan lain, karena hanya mengerti wisman China saja. “Kita dari dulu cuma ngertinya market ini,” katanya seperti dilansir laman Bisnis.com

Pengalihan ke destinasi lain akan terus dilakukan sampai aktivitas Gunung Agung benar-benar normal. Sebab, wisman China masih ragu berkunjung ke Bali. Lambannya rencana mitigasi oleh pemerintah dan pelaku pariwisata Bali tempo lalu ketika Bandara Ngurah Rai ditutup karena Gunung Agung erupsi membuat ragu banyak pihak mengenai kesiapan Pulau Dewata jika hal serupa terjadi lagi.

Walaupun sebenarnya, pemerintah bersama pelaku pariwisata saat ini sedang menggodok rencana mitigasi pemulangan wisatawan. Terlebih, Pemerintah China meminta warga negaranya untuk berhati-hati ke Bali sebab jika bandara ditutup lagi, pemerintah negara ini tidak akan mengirimkan pesawat lagi untuk menjemput warga negaranya seperti saat bandara Ngurah Rai ditutup waktu lalu. “Apabila Gunung Agung masih batuk-batuk terus kami bermaksud terus mengalihkan ke destinasi lain,” katanya. (BIS)

Berwisata dengan cara Unik & Menarik, Kenapa Tidak?

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Now, semakin banyak wisatawan yang menginginkan lebih dari sekadar tur wisata yang biasa-biasa saja saat mengunjungi destinasi wisata di Indonesia maupun penjuru dunia. Para wisatawan ingin mendapatkan pengalaman dengan cara yang menarik, berbeda, dan unik – pengalaman istimewa yang tidak bisa didapat di tempat lain, dan bisa membantu memahami karakter asli dari kota yang sedang mereka kunjungi.

Menurut Airbnb, saat ini tren wisatawan untuk berkunjung ke lokasi wisata yang memungkinkan bertemu dengan masyarakat lokal menjadi favorit. Juga, banyak wisatawan yang ingin membentuk komunitas antar wisatawan lainnya saat mengunjungi sebuah tempat wisata.

Wisatawan Asia Tenggara pun sangat ramai yang ingin mengikuti tren ini dan semakin berkeinginan untuk mencobanya. Airbnb memberikan beberapa alternatif cara wisata unik yang bisa menarik wisatawan seperti berikut ini

Selain itu, Airbnb mengumpulkan beberapa inspirasi wisata 2018 bagi Anda yang sedang menyusun rencana traveling di tahun ini, dengan menghadirkan beberapa daftar akomodasi yang benar-benar unik dan menarik di kawasan ASEAN. Apa saja?

# Tamarind Cottage Treehouse – Chiang Mai, Thailand

Pergilah ke tempat yang lebih tinggi untuk mencari jiwamu di rumah pohon mistik yang bertengger di atas hutan kayu jati. Petualanganmu akan diiringi konsep air terjun, gua kelelawar, dan jalur hiking yang terletak di dekatnya.

# Yong Yi Yuen – Penang, Malaysia

Akomodasi bertemakan pra-perang berumur 100 tahun ini menggambarkan budaya dan warisan kota George Town, Penang. Rumah atmosfer ini berlokasi dekat dengan pusat kota, dengan kesempatan untuk mengeksplorasi banyak barang antik di dalam rumah itu sendiri.

# Singaraja Villa – Bali, Indonesia

Villa ini menawarkan pemandangan 180 derajat pada posisi tinggi di salah satu bagian terakhir yang tak tersentuh di pulau ini. Dengan pemandangan laut yang eksklusif, Villa Singaraja adalah salah satu tempat terbaik untuk bersantai dan menikmati angin sepoi-sepoi di pulau bertemakan surga dunia.

# Private Island Retreat in El Nido – Palawan, The Philippines

Temukan pantai putih yang indah di wisata pulau pribadi Palawan, Filipina ini. Pulau ini telah dinobatkan sebagai salah satu tempat dengan pantai terindah di dunia, wisata ini menawarkan liburan yang sempurna untuk 12 orang atau lebih!

# Rice Field Bamboo Dome – Bali, Indonesia

Kubah 2 lantai yang unik dan ramah lingkungan ini terletak di sawah, dirancang untuk wisatawan yang peduli terhadap lingkungan dan para pecinta alam. Terbuat dari bambu, para tamu akan merasakan panorama sawah yang indah dari puncak kubah.

# Villa Baan Sai Tan – Koh Samui, Thailand

Keindahan lokasi vila mewah ini memberikan pengunjung pengalaman liburan menarik di bukit dengan pemandangan indah yang dekat dengan pantai yang menabjubkan. Jelajahi beragam restoran dan bar yang funky di Bophut, Koh Samui, atau berbaring di tepi kolam renang untuk menikmati pemandangan bintang-bintang di malam hari.

# Jonker Street Peranakan Mansion – Malacca, Malaysia

Bangunan indah abad ke 18 yang dilindungi oleh UNESCO ini adalah rumah peranakan yang diperbaharui yang menghadap ke Sungai Malaka dan dekat dengan jantung kota Malaka, Jalan Jonker. Rasakan budaya dan sejarah dalam suasana yang mewah. (BNB)

Akhir Pekan, Ada Lima Film Baru Lho!

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Akhir pekan ke-dua awal 2018, ternyata ada lima film baru yang dapat disaksikan dengan beragam pilihan film mulai horor, musikal, komedi, hingga drama menyentuh.

Pekan ini ada banyak pula film karya sineas lokal, seperti Forever Holiday in Bali yang menyertakan artis Korea Thunder, Arumi yang berisi kisah horor, hingga Maipa Deapati dan Datu Museng yang berisikan legenda dari Makassar.

# Insidious: The Last Key

Serial keempat dari waralaba Insidious. The Last Key mengisahkan cerita kompleks tentang si cenayang Elise Rainer, setelah petualangannya di Insidious: Chapter 3. Bila Anda berminat untuk bermain dengan adrenalin, Insidious: The Last Key bisa ditonton di seluruh jaringan bioskop di Indonesia.

# Pitch Perfect 3

Geng Barden Bellas kembali ke panggung musik. Setelah kisah kehidupan masing-masing anggota berjalan amat membosankan, mereka kembali bersama dan menjalani sebuah tur. Siapa sangka, dalam tur tersebut, ada banyak kejutan dan konflik yang menentukan nasib selanjutnya dari grup akapela wanita. Fat Amy pun menjanjikan banyak aksi kocak yang penuh tawa. Pitch Perfect 3 layak Anda tonton untuk mengendurkan saraf di akhir pekan. Film ini bisa ditonton di seluruh jaringan bioskop di Indonesia.

# Blind

Blind mengisahkan kisah menyentuh dari Bill Oakland, seorang novelis terkenal yang mengalami serangkaian pengalaman pahit, kehilangan istri yang dicinta dan penglihatan akibat kecelakaan mobil. Lima tahun kemudian, seorang sosialita Suzanne Dutchman datang ke kehidupannya dan membantu Bill membacakan buku hingga muncul perasaan cinta. Namun perasaan itu justru menjadi buah simalakama bagi keduanya. Film ini dapat disaksikan di jaringan Cinema 21.

# Along with The Gods

Along With The Gods berkisah tentang seorang pemadam kebakaran berbudi pekerti yang dihakimi di tujuh neraka selama 49 hari setelah kematiannya, dengan bimbingan tiga malaikat pencabut nyawa. Along With The Gods: The Two World merupakan film pertama dari dua bagian saga Along With the Gods. Film yang mencapai kesuksesan box office di Korea dan Taiwan ini dapat disaksikan di jaringan bioskop Cinemaxx di Indonesia.

# The Greatest Showman

The Greatest Showman merupakan film musikal yang dibintangi Hugh Jackman dan terinspirasi dari kisah pendirian the Barnum & Bailey Circus, termasuk kehidupan para bintangnya. Disutradarai oleh Michael Gracey dengan lagu karangan pemenang Academy Award Benj Pasek dan Justin Paul yang pernah menggarap La La Land, sejumlah bintang lain juga mengisi film ini seperti Zendaya, Michelle Williams, Zac Efron, dan Rebecca Ferguson. Film ini dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop di Indonesia. (CNN)

Di Bali, Okupansi Kamar Hotel Berbintang Redup

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Okupansi atau tingkat hunian kamar hotel berbintang di Bali selama bulan November 2017 hanya tercatat 54,08 persen, redup alias merosot hingga 11,85 persen dibanding bulan Oktober 2017 yang mencapai 65,93 persen. Ini terjadi sebagai dampak dari erupsi Gunung Agung, karena kunjungan wisman ke Pulau Dewata pun menurun.

“Lima dari sembilan kabupaten atau kota di Bali memiliki fasilitas hotel berbintang, hotel di wilayah Kabupaten Badung memiliki tingkat hunian tertinggi yakni 57,64 persen menurun 11,77 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 69,41 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Jumat (12/1).

Ia mengatakan, menyusul tingkat hunian hotel berbintang di Kota Denpasar sebesar 55,01 persen, kondisinya juga menurun 11,05 persen dari bulan sebelumnya tercatat 66,06 persen dan hotel di wilayah Kabupaten Buleleng dengan hunian 42,07 persen, merosot 11,34 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 53,41 persen.

Hunian hotel berbintang di Kabupaten Gianyar pada bulan November 2017 hanya 37.07 persen merosot hingga 13,61 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 50,68 persen dan tingkat hunian hotel di Kabupaten Karangasem hanya 28,44 persen, turun 20,99 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat 49,43 persen, ucapnya seperti dilansir laman Republika.co.id.

Adi Nugroho menambahkan, tingkat hunian kamar hotel di semua kabupaten itu mengalami penurunan, sebagai dampak dari berkurangnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Bali selama bulan November 2017 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 361.066 orang yang terdiri atas melalui Bandara Ngurah Rai 358.012 orang dan lewat pelabuhan laut 2,994 orang. Dengan demikian kunjungan wisman pada bulan November 2017 merosot 12,64 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

Demikian pula dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Oktober 2017) juga mengalami penurunan sebesar 22,38 persen sebagai akibat Gunung Agung dalam status awas. Bahkan sempat beberapa hari Bandara Ngurah Rai tutup karena abu volkanik gunung tertinggi di Bali tersebut.

Adi Nugroho menambahkan, dilihat dari klasifikasi hotel, maka hotel berbintang dua dengan tingkat hunian tertinggi yakni 59,70 persen, menurun 4,85 persen dibanding bulan sebelumnya yang tingkat huniannya tercatat 64,55 persen.

Menyusul hotel berbintang empat dengan tingkat hunian 56,09 persen merosot 11,67 persen dari bulan sebelumnya dengan hunian 67,76 persen, hotel berbintang tiga 53,73 persen turun 9,92 persen dari bulan Oktober 2017 63,65 persen, hotel berbintang lima 51,93 persen turun 13,47 persen dari sebelumnya 65,40 persen dan hotel berbintang satu 51,91 persen, merosot 22,3 persen dari bulan sebelumnya tercatat 74,21 persen, ujar Adi Nugroho. (REP)

Berwaz Dubai, Destinasi Wisata Baru Jendela Terbesar di Dunia

this formate

DUBAI, Bisniswisata.co.id: Dubai Uni Emirat Arab terus melakukan inovasi baru di dunia pariwisata. Obyek wisata unik dan menarik terus bermunculan di negara Timur Tengah ini. Kini, destinasi wisata baru “bingkai foto terbesar di dunia” atau Berwaz Dubai (Dubai Frame) resmi dibuka pada 1 Januari 2018.

Setelah hampir 10 tahun pembangunan yang berbentuk seperti jendela ini, memiliki tinggi 150 meter dan lebar 93 meter, yang bingkainya dihiasi dengan kaca. Dikutip dari timeoutdubai, Jumat (12/1/2018), berlokasi di Taman Zabeel, Dubai, Uni Emirat Arab. Taman ini terkenal sebagai objek wisata karena letaknya masih di lingkungan perkotaan.

Sekarang, semenjak dibuka para pengunjung dan wisatawan mulai berdatangan dan Berwaz Dubai kini semakin populer. Banyak wisatawan yang ingin melihat sisi kota Dubai yang megah dan indah. Bagi pengunjung yang ingin mencoba sensasi melihat pemandagan kota Dubai dari jendela raksasa ini, datanglah saat jam buka yaitu setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam waktu setempat.

Namun, di sisi lain The Dubai Frame ini menuai kontorversi. Karena, tahun lalu seorang arsitek, Fernando Donis mengajukan tuntutan hukum yang menunjuk ke kota Dubai karena pelanggaran kontrak.

Diketahui, Dia memenangkan Penghargaan Arsitektur dalam sebuah kompetisi pada tahun 2008-2009 untuk mendesain Frame tersebut. Donis mengklaim bahwa dia belum dibayar untuk penggunaan idenya, atau terlibat dalam proyek tersebut. “Mereka mengambil proyek saya, mengubah desain dan membangunnya tanpa saya,” kata Donis.

Tak bisa dipungkiri, Dubai salah satu kota di Uni Emirat Arab sering dikunjungi wisatawan karena memiliki beragam obyek wisata menarik yang indah bahkan unik belum ada di negara lain. Dubai sendiri memang termasuk kota metropolitan yang berkembang sangat pesat, sama dengan Jakarta. Kota ini memiliki berbagai bangunan canggih yang megah dengan arsitektur modern yang tidak akan bisa dijumpai di kota lain.

Selain Dubai Frame, berbagai tempat mewah yang menakjubkan dan sangat terkenal sampai ke seluruh dunia seperti Burj Al Arab, Dubai Mall, Jumeirah Beach, Palm Jumeirah, Burj Khalifa, Gold Souk, Dubai Fountain, Miracle Garden, Bastakia Quarter, Wild Wadi dan masih banyak lainnya bisa ditemukan di kota ini.

Selain menawarkan fasilitas lengkap yang dapat memanjakan para wisatawan, berbagai tempat mewah tersebut juga memiliki bentuk yang sangat unik sehingga sering kali dijadikan tempat berfoto-foto.

Meskipun Dubai dikelilingi dengan gurun pasir, Dubai berhasil mengembangkan sektor pariwisatanya menjadi sangat maju dengan sukses. Pariwisata di Dubai bahkan telah menjadi sumber pemasukan yang perkembangannya paling pesat. Karena itu, berkunjung ke Dubai baik untuk berlibur ataupun berbisnis pastinya akan menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan.

Kota yang terletak di sepanjang pantai selatan Teluk Persia di Jazirah Arab ini sangatlah maju dan telah menarik perhatian dunia dengan keberhasilan pembangunan berbagai bangunan inovatif yang lain dari pada yang lain. Bangunan dan tempat inovatif yang ada di Dubai saat ini telah menjadi tempat wisata yang sangat menarik dan diminati oleh para pengunjung. (TIME)

Celine Dion Sapa Penggemar di Indonesia

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Penggemar Celine Dion di Indonesia bersiaplah sambut kedatangan penyanyi kawakan untuk menggelar konser perdananya di Republik ini. Pelantun ‘My heart Will Go On’ tersebut sudah mengkonfirmasikan kehadirannya di Tanah Air pada 7 Juli 2018. Konser rencana berlangsung di Sentul International Convention Center, Bogor.

Hal tersebut diketahui dari rilis yang dikirimkan pihak promotor ke media. “PK Entertainment sebagai penyelenggara konser bersama dengan AEG Presents dan Sound Rhythm secara resmi mengumumkan konser Celine Dion akan diselenggarakan di Indonesia pada hari Sabtu 7 Juli 2018,” tulis rilis tersebut, Jumat (12/1/2018).

Bahkan untuk menguatkan rilis itu, pengumuman konser sang Diva via unggahan pada akun Instagram mereka @soundrhythm pada Jumat (12/1). “Telah dikonfirmasi, Celine Dion Live 2018 Tour in Jakarta, Sabtu 7 Juli 2018 di Sentul International Convention Center,” tulis pihak promotor pada foto yang diunggah Jumat hari ini.

Disebutkan, jika Celine akan menggelar konsernya yang bertajuk ‘CELINE DION LIVE 2018 TOUR’ merupakan konser Celine Dion pertama kali di Indonesia. “Tentunya Celine Dion akan menyanyikan lagu-lagu hitsnya seperti ‘My Heart Will Go On’ dan masih banyak lagi,” terang Peter Harjani, CEO PK Entertainment.

Selain Indonesia, Celine juga menggelar konsernya di Tokyo, Macau, Singapura, Jakarta, Taipei, Manila dan Bangkok. Untuk penjualan tiket, dimulai pada 19 Januari 2018, dengan harga mulai dari Rp1,5 juta.

Tak hanya pihak promotor, rupanya Celine Dion juga mengkonfirmasi kedatangannya melalui akun Twitternya.

“Halo semuanya. Ini Celine Dion, dan aku sangat bersemangatn untuk memberitahu kalian bahwa kami akan mengadakan tur konser di wilayah Asia-Pasifik pada Juli dan Agustus tahun ini. Kami berencana untuk konser untuk pertama kalinya sepanjang perjalanan karirku. Dan aku kembali ke negara yang pernah aku datangi sebelumnya. Aku tidak sabar berada disana dengan kalian, bertemu dan bernyanyi bersama kalian,” ucap Celine Dion dalam video berdurasi 33 detik yang diunggahnya.

Celine Dion banyak menerima penghargaan sejak melakukan debut pertama kalinya pada tahun 1981. Hits yang menjadikan ia mendunia salah satunya, lagu soundtrack dari film Titanic yakni, My Heart Will Go On.

Single My Heart Will Go On ini sukses meraih banyak penghargaan. Mulai dari Billboard Music Award untuk Top Billboard 200 Album, untuk Soundtrack Song of The Year dan untuk Soundtrack Album of The Year pada 1998, Grammy Award untuk Rekaman Terbaik, untuk Song of The Year dan untuk Best Female Pop pada tahun 1999.

Selain Indonesia, Celine juga menggelar konsernya di Tokyo, Macau, Singapura, Jakarta, Taipei, Manila dan Bangkok. Untuk penjualan tiket, dimulai pada 19 Januari 2018, dengan harga mulai dari Rp1,5 juta. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Desainer Didiet Maulana Jatuh Cinta Tenun Sumba

this formate

SUMBA, Bisniswisata.co.id: Kekayaan alam dan budaya Indonesia bisa menjadi banyak inspirasi menarik untuk menciptakan berbagai karya. Didiet Maulana adalah salah satu desainer yang terpikat dengan keindahan Sumba saat berkarya. Tak cuma ‘menghasilkan’ aneka busana indah untuk koleksinya, Didiet pun menciptakan sebuah laman daring Bhumi Sumba.

Memang karya seni kriya khas Nusantara dari Pulau Sumba tidak sekadar indah namun sarat makna. Itu karena setiap selembar kainnya tercipta lewat proses panjang dan diikat budaya leluhur yang di-dewa-kan menurut aturan adat dan kepercayaan ‘Marapu’ orang Sumba. Tenun ikat Sumba begitu kaya motif menyimbolkan ragam makna dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Selembar kain tenun Sumba adalah relasi masyarakat dengan kehidupan mereka saat kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Itulah sebab mengapa banyak peminat kain tenun tradisional mancanegara mengagumi keindahan kain Sumba. Bahkan, kain tenun ikat Sumba telah menarik perhatian masyarakat Eropa sejak akhir abad ke-19 karena memiliki ragam hias dengan desain tegas, kaya warna, dan mudah dikenali.

Tenun ikat Sumba sendiri menjadi warisan budaya turun-temurun antargenerasi. Anda dapat menjumpainya langsung di masyarakat adat Sumba dimana menggambarkan status dan kelas sosial seseorang dalam simbol kuda, ayam, gong, dan lainnya.

Karena itu, Didiet pun berbagi cerita tentang keindahan dan daya tarik Sumba dan kearifan lokalnya. Seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Jumat (12/01/2018), inilah cuplikan cerita


Adakah cerita menarik saat di Sumba?

Saat di sana, saya melihat proses pembuatan kain tenun Sumba. Saya merinding karena proses pembuatannya sangat natural. Rata-rata yang mengerjakan kain tenun di Sumba adalah perempuan. Saat kami datang ke sana, mereka punya harapan terhadap kami. Ini menjadi amanat buat kami untuk membantu mereka. Hal inilah yang menginspirasi aku untuk membuat project Bhumi Sumba, supaya ada lebih banyak orang yang tertarik untuk datang langsung ke pengrajin.

Hal apa yang sudah dilakukan untuk pengrajin kain tenun Sumba?

Semakin saya berinteraksi langsung dengan seniman kain tenun, semakin saya ingin berbagi dengan mereka. Yang sudah saya lakukan adalah berbagi pengetahuan, seperti tren warna kain apa yang sedang disukai sekaligus pencampuran warnanya seperti apa. Selain itu, saya juga berbagi soal teknik penjualan yang tepat. Pengrajin kain tenun tidak bisa diajarkan untuk menjual kainnya via Instagram, mereka tidak bisa melakukan itu.

Jadi, yang diajarkan adalah memotivasi pengrajin untuk menceritakan proses pembuatan kain tenun tersebut, seperti periode proses pembuatan kain tenun hingga siap dipakai, bahan yang digunakan serta cerita di balik motif yang dibuat. Hal-hal ini adalah sumber kekuatan. Setelah itu, berikan harganya. Calon konsumen tidak akan merasa harganya mahal, karena ia sudah mengetahui nilai di balik kain tenunnya dan tidak melihat itu sebagai kain tenun biasa.

Selain itu, saya juga berusaha berkomunikasi dengan pemuda-pemuda komunitas setempat, seperti blogger daerah tersebut. Sebab saat pengrajin kain tenun sudah mau berubah, saya harus menjaga dengan membuat ekosistem yang mendukung perubahan ini agar terus berlangsung dan tidak berhenti hanya di situ saja. Saya berusaha menjalin kerja sama dengan pemuda-pemuda daerah ini, yaitu dengan menjual kain tenun tersebut via Instagram. Saya ingin pengrajin kain tenun ini mandiri, sehingga ada atau tidaknya aku penjualan kain tenunnya harus tetap kuat.

Kendala apa yang dihadapi saat memberi pelatihan untuk pengrajin kain tenun Sumba?

Kendalanya adalah daerahnya yang remote. Seharusnya, ada satu badan atau lembaga yang bisa menjemput kain-kain itu, semacam sistem jemput bola. Saat ini, sudah cukup banyak anak muda yang tertarik dengan Sumba. Selain mengenal daerah tersebut dari segi alamnya, mereka juga tertarik dengan kain tenunnya. Namun, bukan tidak mungkin saat mereka membeli kain tenunnya, mereka bingung bagaimana cara mix and match kain. Adakah tips atau inspirasi fesyen untuk anak muda yang ingin memakai kain tenun Sumba?

Dengan tekstur dan berat kain tenun, sampai saat ini fungsi yang masih dioptimalkan adalah fungsi kain tenun sebagai sarung (bawahan). Nanti mungkin bisa dieksplor adalah bentuk sarung seperti apa yang cocok untuk acara santai atau acara resmi di malam hari. Seperti contoh, untuk acara santai kain tenunnya bisa dilipat dengan model agak pendek. Atasannya bisa menggunakan kaos dan kalung.

Untuk acara resmi, misalnya pernikahan bisa menggunakan kain tenunnya sebagai bawahan dan memakai atasan yang cocok untuk itu, misalnya dengan kebaya kurung. Yang kemarin sempat heboh adalah Hamish Daud yang saya pakaikan beskap (baju adat pria) Jawa dengan tuxedo model Langenarjan. Untuk bawahannya, aku lipat dengan kain tenun Sumba.

Bentuk kain tenun Sumba bermacam-macam. Ada yang bentuk besar seperti sarung, dan ada pula yang berbentuk seperti syal. Untuk gaya sehari-hari, kain bentuk syal ini juga bisa dipakai. Sebagai contoh, misalnya untuk kain yang berbentuk syal ini berukuran 180 sentimeter dan berbahan tipis bisa disambung dengan kain sifon atau katun. Kain ini bisa digunakan sebagai outerwear seperti jaket. Ataupun kita bisa membuatnya dengan aksen hingga bisa dipakai sebagai syal.

Daerah selanjutnya yang akan didatangi untuk diberikan pelatihan di mana?

Saat ini, saya tidak mau seperti menabur garam di tengah laut. Maksudnya saya tidak ingin daerahnya terlalu banyak dulu. Saya ingin fokus memberikan pendampingan yang kontinu. Selain itu, ada tagar #yangmudayangmenenun di akun Instagram saya. Tagar ini dibuat sebab banyak orang hanya fokus soal outputnya seperti apa, atau showcase untuk koleksinya dilaksanakan kapan dan di mana. Tanpa kita sadari yang mengerjakan itu tidak ada. Karena banyak yang berpikir kalau itu tidak keren.

Yang lagi saya lakukan adalah memasukkan kain tenun sebagai ekskul dalam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekarang sudah ada dua SMK di Kediri, nantinya kain tenun yang dihasilkan akan dipakai untuk seragam mereka. Jadi, sistemnya dari mereka untuk mereka. Selain itu, di Denpasar juga sudah ada SMK yang setuju melakukan hal yang sama.

Karakter desain kain tenun yang disukai orang Indonesia seperti apa?

Selama 7 tahun aku bekerja di industri retail fesyen, saya mempelajari karakter konsumen Indonesia. Umumnya, rakyat Indonesia mudah sekali dipengaruhi. Apa yang dipakai seorang artis akan diikuti oleh mereka. Sebenarnya, ini merupakan potensi sebab dengan jumlah penduduk yang besar, model pakaian seperti apapun dapat diterima. (NDHIK)

Bandara Notohadinegoro Dikembangkan

this formate

JEMBER, Bisniswisata.co.id: Bandara Notohadinegoro di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, Jawa Timur akan dikembangkan. Sehingga, bandara ini bisa melayani operasional pesawat sejenis Boeing B737- 800NG/900 ER dan Airbus A320.

“Pengembangan suatu bandara juga bisa menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekitarnya. Namun demikian, pembangunan tetap harus memperhatikan daerah sekitarnya,” papar Dirjen Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan Agus Santoso dalam keterangan resmi yang dikutip Bisniswisata.co.id, Jumat (12/01/2018).

Agus melanjutkan wilayah Jember dan sekitarnya kini perkembangannya sangat pesat. Sehingga, pengembangan bandara di Jember perlu dilakukan. Namun demikian, pengembangan bandara juga harus memperhatikan daerah sekitar, seperti misalnya akses jalannya, sarana transportasi darat serta pembebasan lahannya harus clear. “Dengan demikian tidak timbul permasalahan di kemudian hari,” lontarnya.

Bupati Jember Faida dan UPTD Bandara Notohadinegoro meminta pedoman terkait pengembangan bandara yang saat ini pengelolaannya masih di bawah UPTD Kabupaten Jember tersebut sehingga lebih berkembang dan menjadi pemicu perkembangan ekonomi daerah sekitarnya. Juga ingin Bandara Notohadinegoro menjadi sub embarkasi untuk penerbangan Jamaah Haji dari wilayah Jember dan sekitarnya.

“Kami berkoordinasi dengan beberapa pihak agar pengembangan bandara menjadi sub embarkasi penerbangan haji bisa cepat terwujud. Kami berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM serta Ditjen Imigrasi. Kami juga melakukan pendekatan dengan pihak PTPN XII selaku pemilik lahan di sekitar bandara untuk pelebaran akses jalan menuju dan dari bandara menjadi concern kami,” ujarnya.

Pemda Jember juga melakukan koordinasi dengan PT Angkasa Pura II terkait pengembangan dan pengelolaan bandara setelah pembangunan. “Kini Jember dan sekitarnya sudah ada 17 kloter jamaah haji tiap tahunnya. Selama ini para jamaah haji tersebut selalu menggunakan transportasi darat menuju Bandara Juanda Surabaya sebagai embarkasi utama untuk kemudian diterbangkan menuju Tanah Suci,” ucapnya

Dengan dijadikannya Bandara Notohadinegoro sebagai sub embarkasi, nantinya para jamah haji tidak lagi menggunakan transportasi darat, namun menggunakan pesawat untuk menuju dan balik dari Bandara Juanda Surabaya sehingga tidak melelahkan dan mempersingkat waktu tempuh.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno menyatakan bahwa pembangunan Bandara Notohadinegoro akan bersamaan dengan pembangunan Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Wirasaba Purbalingga.

“Teknis pembangunannya nanti akan diawasi oleh Direktorat Bandara Udara Ditjen Perhubungan Udara. Untuk itu saya minta PT Angkasa Pura II melakukan pengecekan timeschedule pengembangan bandara-bandara tersebut,” ujar Pramintohadi.

Bandara Notohadinegoro saat ini mempunyai panjang landasan 1.560 meter yang hanya bisa melayani pesawat terbesar sejenis ATR 72-600 yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan rute Jember-Surabaya PP. Panjang landasan bandara ini akan diperpanjang hingga menjadi 2.500 meter x 105 meter sehingga mampu melayani pesawat sejenis Boeing B737 800NG/ 900 ER dan Airbus A320.

Bandara tersebut saat ini mempunyai terminal penumpang seluas 618,24 m2 dengan kapasitas 70 tempat duduk. Terminal penumpang ini akan diperbesar menjadi seluas 6.732 m2 dengan kapasitas 187 tempat duduk. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Festival Elvis Presley Di Australia Meriah

this formate

SYDNEY, Bisniswisata.co.id: Ratusan orang berpakaian gaya seperti Elvis Presley menggelar Festival Elvis Presley di Sydney, Australia. Festival berlangsung meriah, penuh musik tempo dulu yang dibawah sang legendaris sehingga tujuan event ini mengenang legenda Raja Rock and Roll itu yang digelar Kamis (11/01/2018)

Para penggemar Elvis juga menari bukan hanya di lokasi festival Elvis Presley. Mereka juga mengekspresikn rasa cinta pada bintang legenda itu di jalanan, kereta, dan lokasi publik.

Lagu populer yang pernah didendangkan Elvis, “I Was The One” diperdengarkan di stasiun kereta api Sydney Central ketika banyak orang berbaju terusan dengan berambut jambul dan membawa gitar. Mereka naik “Elvis Express” dan “Blue Suede Express” menuju kota Parkes, sekitar 357 kilometer arah barat Australia.

“Elvis sangat dekat dengan hati saya karena kami dibesarkan dengan Elvis di India,” kata Alfred Vaz, yang mengenakan baju terusan biru mencolok dan juga memiliki nama panggung “Elvis Bollywood”, atau Raja, di samping lokomotif.

“Sejak bocah sangat kecil, kami selalu berjoget dan mencoba menyanyikan lagu Elvis, seperti, `One for the Money, Two for the Show`,” katanya, membawakan tafsir lirik lagu “Blue Suede Shoes”, dilansir Reuters, Jumat (12/01/2018).

Selama perjalanan kereta enam jam melewati pegunungan dan melalui ladang gandum serta padang rumput, para penggemar Elvis melakukan melakukan pertunjukan penghormatan kepada Elvis dan menghibur penumpang. Festival yang diadakan pada tahun ke-26 tersebut, diperkirakan dapat menarik sekitar 25.000 orang ke Parkes.

Pasar jalanan, kontes kemiripan, parade, pertunjukan mobil, pertunjukan benda-benda peninggalan Elvis Presley dan pertunjukan penghormatan direncanakan dalam festival tersebut.

Semuanya berkatan dengan Elvis, baik dari makanan hingga baju yang dipakai pada festival tersebut. “Ini semua harus disajikan untuk bagi semua penggemar Elvis,”ujar seorang penggemar Elvis, Kingsley Rock. (REU)