Ary Ginanjar: Indonesia Negri Terindah, Gaungkan Melalui Medsos

this formate

Wisman menikmati keindahan Raja Ampat, Papua. ( foto: Journeyera.com) 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Negara kita Indonesia jauh lebih indah dari negara-negara lain karena itu pergunakan media sosial ( medsos)  dan perbanyak iklan pariwisata yang menampilkan keindahan alam indonesia, kata Dr.H.C.Ary Ginanjar Agustian, Presdir PT Arga Bangun Bangsa sekaligus pendiri ESQ Leadership Center, hari ini.

“ Media sosial ampuh untuk mempromosikan pariwisata Indonesia karena itu kalangan anak muda Indonesia atau sering disebut Kid Jaman Now agar bangga dengan berkah keindahan alam Indonesia dan share foto, video traveling ke medsos yang dimiliki,” tambahnya.

Pendiri perguruan tinggi, ESQ Business School ini mengingatkan bahwa September 2017 lalu Indonesia masuk daftar negara terindah versi situs Rough Guides yang berbasis di London, Inggris.

Tak tanggung-tanggung, Indonesia bahkan menempati urutan ke 6 dari negara terindah di dunia. Penilaian antara lain karena keindahan gugusan pulaunya seperti di Raja Ampat, gunung berapi dan keragaman budayanya.

“Bukan hanya keindahan alam, tetapi keragaman budaya dan  keramah tamahan serta kesantunan orang Indonesia itu luar biasa. Sikap Inilah yang harus dipertahankan dan menjadi salah satu daya saing yang kita miliki,” kata bapak enam anak ini

Saat liburan sekolah, Ary Ginanjar yang menjadi motivator tingkat dunia dan banyak melakukan perjalanan antar negara ini meluangkan waktu khusus untuk liburan keluarga.

“Anak saya suka liburan dan saya ajak mereka ke Jogja dan Bali, destinasi yang memenuhi 3 A yaitu akses, atraksi dan amenitas sehingga mereka dapat menikmati keindahan alam dan keunikan seni dan budaya yang ada dengan mudah dan nyaman,” tambahnya.

Itulah sebabnya, kata Ary, berwisata tidak harus selalu keluar negri karena selain keindahan alamnya, Indonesia juga banyak memiliki keunggulan seperti komodo, spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.

“Jelajahilah negrimu, cintai negrimu maka kita bisa melihat dan menyadari bahwa Indonesia  jauh lebih indah dari negara lain di dunia dan promosi harus digalakkan lagi,” tantang pemilik ESQ Tour & Travel ini.

Apalagi pengakuan sudah diumumkan situs traveling  Rough Guides yang  baru-baru ini  merilis daftar negara terindah di dunia berdasarkan pilihan para pembaca dan menempatkan Indonesia di urutan ke 6 dari 20 negara yang masuk daftar terindah.

Negara yang menempati posisi pertama hingga kelima masing-masing adalah Skotlandia, Kanada, Selandia Baru, Italia dan Afrika Selatan. Sementara di urutan 7-20 adalah Inggris, Islandia, Amerika Serikat, Wales ( Inggris), Slovenia, Meksiko, India, Finlandia, Swiss, Peru, Norwegia, Irlandia, Kroasia dan Vietnam.

Negara-negara tersebut dianggap memenuhi seluruh kriteria destinasi cantik yang diinginkan oleh traveler. Mulai dari pemandangan alam yang eksotis, situs bersejarah, lansekap kota yang romantis, dan masih banyak lagi.

1.400 Wisman Kapal Pesiar MV Volendam Bersandar di Lembar

this formate

LOMBOK BARAT, Bisniswisata.co.id: Sekitar 1.400 wisatawan mancanegara (Wisman) yang menumpang kapal pesiar MV Volendam merapat di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). In merupakan kapal pesiar kedua kali pada awal tahun 2018 yang bersandar di Pelabuhan Lembar.

“MV Volendam merupakan kapal pesiar pertama kali pada awal tahun 2018. Dan sudah kedua kalinya singgah di Pelabuhan Lembar pada 2016 dengan membawa hampir 1.500 wisatawan dari berbagai negara,” kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Lembar Baharuddin di Lombok Barat, Kamis (11/01/2018).

Sebelum singgah di Lombok, lanjut dia, kapal pesiar yang dinahkodai Capt Turner Christopher Michael dan membawa sebanyak 611 anak buah kapal itu sebelumnya mengunjungi Pulau Komodo, Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pihaknya memberikan sambutan dengan kesenian khas Lombok berupa musik “Gendang Beleq” kepada ribuan wisatawan yang turun dari kapal ke daratan menggunakan sekoci. Turis asing itu, kemudian diajak agen perjalanan wisata mengunjungi beberapa objek wisata di Pulau Lombok. Di antaranya kawasan wisata pantai Senggigi, dan taman Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Ada juga yang berminat mengunjungi beberapa sentra kerajinan di Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram. “Para wisatawan yang datang ke Lombok menggunakan kapal pesiar memiliki minat berbeda-beda. Namun yang terpenting bagaimana memberikan pelayanan terbaik sesuai keinginan mereka,” ujarnya.

Pelindo III Cabang Lembar sebagai BUMN di sektor jasa kepelabuhanan sedang melaksanakan pembangunan Terminal Gili Mas yang merupakan pengembangan dari Pelabuhan Lembar. Terminal Gili Mas, dirancang memiliki panjang dermaga 480 meter, dilengkapi dengan berbagai fasilitas ruang tunggu domestik dan internasional.

“Fasilitas tersebut sedang dibangun untuk dapat memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi wisatawan terutama penumpang kapal pesiar,” ucap Baharuddin seperti dikutip laman Antara.

Ia berharap dengan adanya terminal Gili Mas yang ditargetkan pembangunannya rampung pada awal 2019, kapal-kapal pesiar dari luar negeri dengan panjang melebihi 250 meter sudah bisa sandar di dermaga dan tidak perlu lagi menurunkan penumpang ke daratan menggunakan sekoci.

Menurut dia, dengan angka kunjungan wisatawan kapal pesiar yang terus meningkat setiap tahunnya, secara tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. “Dan tidak hanya dengan mengefektifkan kinerja bongkar muat logistik, tetapi juga pada sektor pariwisata dengan menarik lebih banyak turis domestik dan mancanegara untuk terus datang,” kata Baharuddin. (DAY)

Ingin Ramping & Langsing, Ubah Penampilan & Gaya Busana

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Nyaris semua perempuan ingin terlihat langsing dan kurus. Karena itulah mereka rela diet ketat atau melakukan operasi agar wajahnya terlihat tirus atau badannya terlihat lebih ramping.

Menyiasati penampilan agar terlihat lebih langsing sebenarnya bisa dilakukan melalui busana yang Anda kenakan. Busana berwarna gelap seperti hitam dipercaya bisa membuat seseorang terlihat lebih kurus.

Namun, ada beberapa trik fashion lainnya yang bisa Anda terapkan agar terlihat lebih ramping dan menarik. Berikut seperti dilansir timesofindia.com, Kamis (11/01/2018):

#. Pakai sepatu yang tepat

Sepasang sepatu yang tepat bisa membuat perbedaan besar pada penampilan Anda. Caranya, carilah sepatu dengan model ujung yang runcing dan heels langsing. Sepatu ini bisa menciptakan ilusi kaki yang lebih panjang dan justru membuat Anda terlihat lebih ramping.

#. Pilih kain yang tepat

Bahkan jika Anda memilih siluet yang tepat, kain tertentu bisa membuat Anda terlihat gemuk. Gunakan jenis kain yang datar seperti krep. Hindari jenis kain seperti brokat, satin, suede, kulit dan kain yang memiliki motif kombinasi pada pinggirannya.

#. Pilih model pakaian membentuk tubuh

Memakai model pakaian yang membentuk tubuh Anda bisa menjadi salah satu pilihan, walaupun tidak terlalu dianjurkan. Baik itu jenis bodycon dress atau rok pensil, shapewear yang bagus akan menghaluskan tonjolan dan memberi Anda kepercayaan tambahan dalam penampilan.

#. Tambahkan struktur ke pakaian

Agar terlihat langsing, sebaiknya hindari dua hal yakni baju yang terlalu ketat dan baju yang terlalu longgar. Berikan beberapa struktur pada baju Anda. Jika Anda mengenakan pullover longgar, pasangkan dengan celana ketat dan sepasang sepatu bertumit yang cukup tinggi. Dan jika Anda mengenakan celana, pilihlah yang berkaki lebar di bagian bawah, jangan berbentuk kulot yang membuat Anda terlihat lebih gemuk.

#. Jaket panjang

Selalu pilih outer yang tepat agar terlihat langsing. Anda bisa memakai jaket panjang atau kardigan yang bisa menciptakan ilusi tubuh yang lebih ramping. (TIME)

Turis Amerika Meregang Nyawa Saat Hiking

this formate

ALICE SPRINGS, Bisniswisata.co.id: Seorang turis Amerika berusia 33 tahun tewas setelah mengambil jalur yang salah saat melakukan hiking di kawasan yang populer bagi turis Larapinta Trail, di sebelah barat Alice Springs, Australia Tengah.

Wisatawan ini, semula hendak mencapai Mount Sonder dan memulai perjalanan pukul 08.30 pagi, Rabu (10/1) dan ditemukan tewas pukul 17.00 sekitar 750 meter dari sebuah tempat parkir mobil di dekat Redbank Gorge.

Polisi mengatakan pria tersebut dan seorang rekannya sudah mencapai Mount Sounder, yang merupakan gunung keempat tertinggi di Northern Territory. Namun, ketika turun mereka terpisah. “Tinggi gunung ini sekitar 1.300 meter, dan perjalanan yang mereka lakukan pulang pergi adalah sekitar 16 Km, jadi cukup jauh.” kata Superintendent Rob Burgoyne dari Kepolisian NT kepada ABC Darwin.

Seorang pria berusia 40 tahun yang menjadi teman turis tersebut mengatakan rekannya ketika turun mencoba berlari dan tampaknya mengikuti jalur yang salah. “Mereka berdua turun dari gunung, dan nahasnya tampaknya yang tewas tersebut turun mengikuti jalan yang salah,” kata Burgoyne.

“Rekannya berhasil mencapai Redbank Gorge dan kemudian berusaha meminta pertolongan, namun pria berusia 33 tahun ini tidak muncul juga dan akhirnya ditemukan sekitar 400 meter dimana dia mengambil jalan yang salah.. Ini sekitar tiga jam setelah terakhir terlihat masih hidup, dan ketika jenazahnya ditemukan,” katanya.

Polisi mengatakan penyelidikan masih akan dilakukan namun mereka memperkirakan kematiannya tidak disebabkan karena hal yang mencurigakan.

Biro Meteorologi mengukuhkan suhu di Alice Springs kemarin mencapai 42 derajat Celcius, hal yang menurut polisi membuat kondisi untuk hiking di kawasan tersebut menjadi lebih sulit “Kami tahu dia membawa air tetapi dia bertindak konyol dengan berlari turun sendirian meninggalkan temannya. Berlari turun dari gunung di suhu di atas 40 derajat, bukanlah hal yang bijak,” kata Burgoyne.

Bagian dari Larapinta Trail yang jarak keseluruhannya 223 kilometer tersebut banyak diantaranya terjal dan berbatu, terutama di lokasi dimana jenazah turis tersebut ditemukan. Dua turis lansia asal Jerman hilang di Trephine Gorge, di sebelah Timur Alice Springs 11 bulan lalu, dan seorang pria asal Adelaide tewas terkena sambaran petir di King’s Canyon 10 hari lalu. (ABC)

2017, Turis China Dominasi Penumpang Bandara Manado

this formate

MANADO, Bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, wisatawan asal China mendominasi penumpang internasional di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Penumpang dari Negara Panda yang keluar dan masuk ke Sulut melalui Bandara Sam Ratulangi sejumlah 164.954 penumpang, dengan penumpang terbanyak dari Guangzhou mencapai 51.622 penumpang

“Ramainya turis China ke Manado, setelah pemerintah provinsi Sulut aktif mempromosikan pariwisata di negara itu, juga dibukanya penerbangan langsung menambah daftar panjang wisatawan China masuk ke Manado,” papar General Manager Bandara Sam Ratulangi, Minggus E T Gandeguai, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/01/2018).

Selain itu, sambung dia, destinasi wisata di Sulut yang ditawarkan kepada wisatawan asal Tembok Raksasa, sangat sesuai dengan minat sekaligus harapan mereka. “Diharapkan tahun 2018 terjadi lonjakan lebih bagus lagi,” harapnya.

Secara total rata-rata pergerakan lalu lintas udara selama tahun 2017 di bandara Manado, yaitu pesawat 2.324 penerbangan per bulan, penumpang 226.128 per bulan, dan kargo sejumlah 1.142.609 kilogram per bulan,” paparnya.

Juga diiringi dengan peningkatan jumlah pergerakan pesawat sebesar empat persen dengan jumlah 27.890 dan pergerakan kargo yang meningkat 13 persen atau sejumlah 13.711.312 kg, tambahnya

Diakui, pertumbuhan jumlah penumpang internasional turut berperan besar dalam peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado. “Jumlah penumpang internasional sebesar 170.384 meningkat hingga 77 persen dibandingkan tahun 2016 yang jumlah penumpang internasionalnya sebesar 96.210,” jelasnya.

Pertumbuhan positif ini akan terus diimbangi dengan sarana prasarana yang akan terus ditambah dan diperbaiki demi menunjang operasional. Bandara Sam Ratulangi akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan penumpang. (DAY)

Hot Deals, Genjot Kunjungan Wisman Cross Border ke Batam-Bintan

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Melanjutkan sukses tahun lalu, program promo hot deals kembali dilanjutkan. Targetnya sangat jelas untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), terutama di kawasan cross border. Spesialisnya turis dari Singapura dan Malaysia ke Batam dan Bintan dilanjutkan dan ditangkatkan pada tahun ini.

“Kunjungan wisman lintas batas (cross border)  pada tahun ini diharapkan akan memberikan kontribusi besar dalam pencapaitan target kedatangan wisman  yang tahun ini ditetapkan sebesar 17 juta wisman,” papar Asdep Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizky Handayani dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Kamis (11/01/2018)

Dilanjutkan, hasil evaluasi pelaksanaan program hot deals 2017 yang melibatkan operator ferry dan  industri pariwisata di Batam dan Bintan, Provinsi Kepulaun Riau (Kepri) pada tahun lalu menunjukkan hasil cukup memuaskan. “Paket yang terjual (termasuk tiket ferry) dari tanggal 21 Juli hingga 31 Desember 2017 mencapai 102.589 dengan total transaksi sebesar Rp 88,5 miliar,” jelasnya.

Program hot deals 2017 melibatkan 3 operator ferry (BatamFast, Majestic, BintanFerries) melayani rute Singapura ke Batam & Bintan  dan 3 operator ferry (Citra, Indomas, Pintas) Johor ke Batam & Bintan  dengan total penjualan sebanyak 105.000 tiket, dan 82 industri pariwisata  (Hotel & Resort; Tour & Travel; Golf Course; serta Spa & Wellness)  di Kepri dengan membuat 258 paket wisata.

Diakuinya, demi mensukseskan program tersebut Kemenpar bersama stakeholder pariwisata Kepri melakukan strategi BAS (Branding, Advertising, dan Selling) dengan kegiatan antara lain; ferry wraping  pada 15 ferry rute Singapura menuju Batam-Bintan dan 3 ferry rute Johor menuju Batam-Bintan.

Selain itu, tambah dia, menyelenggarakan familiarization trip mengundang media suratkabar, media sosial, dan blogger; maupun  media placement; launching program;  dan press conference dan consumer selling di lokasi strategis antara lain; Harbourfront Mall & Chinatown Point (Singapura) dan AEON Mall Kulai Jaya, AEON Mall Dato Onn, City Square, dan AEON Mall Tebrau (Johor Baru). (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Istana Siak Dibakar, Kunjungan Wisatawan Tak Surut

this formate

PEKANBARU, Bisniswisata.co.id: Tim gabungan Polda Riau dan Polres Siak berhasil menangkap seorang pria, yang diduga sebagai pelaku pembakaran koleksi Istana Siak. “Pelaku berinisial TSA alias Faisal ditangkap di Kota Pekanbaru sore tadi,” kata Kepala Polres Siak, AKBP Barliasnyah di Pekanbaru, Rabu (10/1).

Barliansyah menuturkan, TSA, atau yang memiliki nama lengkap Tengku Said Abdullah (41) ditangkap di salah satu tempat di Kabupaten Siak. Untuk selanjutnya, TSA akan segera dibawa ke Polda Riau guna penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi sementara, TSA diduga merupakan salah satu pewaris keluarga kesultanan Siak. Namun, polisi masih mendalami kebenaran informasi serta motif dugaan pembakaran tersebut.

Upaya pembakaran Istana Siak terjadi pada Senin siang (8/1). Beruntung upaya pembakaran cepat diketahui petugas sehingga tidak menimbulkan kerusakan berat. Hanya saja, akibat upaya pembakaran itu telah menyebabkan sejumlah ornamen rusak. Di antaranya adalah diorama patung penjaga sultan, serta tirai peninggalan bersejarah.

Sejumlah tokoh masyarakat hingga Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengutuk keras upaya pembakaran cagar budaya tersebut. Istana Siak Sri Indrapura atau disebut juga “Istana Matahari Timur”, merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim.

Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada 1893. Kompleks istana ini memiliki luas sekitar 32.000 meter persegi yang terdiri dari empat istana yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe. Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi.

Istana Siak memiliki arsitektur bercorak Melayu, Arab, dan Eropa. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang, ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, satu ruangan di samping kanan adalah ruang sidang kerajaan, juga digunakan untuk ruang pesta.

Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di puncak bangunan terdapat enam patung burung elang sebagai lambang keberanian Istana.

Sementar,a pada halaman istana masih dapat dilihat delapan meriam menyebar ke berbagai sisi-sisi halaman istana. Kemudian, di sebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil yang dahulunya digunakan sebagai penjara sementara.

Sejak terjadi aksi pembakaran Istana Siak, tak menyurutkan wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk mengunjungi Istana yang masih megah. “Memang jumlah kunjungan saat ini belum ramai, karena bukan hari liburan,” papar salah seorang penjaga Istana sambil mengaku Istana kini mendapat penjagaan ekstra ketat agar kejadian itu tak terulang lagi. (REO)

Pancing Wisatawan Datang, Jeddah Gelar Festival Belanja

this formate

JEDDAH, Bisniswisata.co.id: Jeddah Arab Saudi berupaya mendatangkan wisatawan mancanegara sebanyak mungkin. Untuk memancing turis datang digear Festival belanja “Let’s Go to Jeddah” yang dimulai Rabu (10/1/2018) di Red Sea Mall, Jeddah. Festival akan berlangsung selama 30 hari hingga 11 Februari dan dimeriahkan oleh 150 kegiatan.

Rentetan acara ini akan didistribusikan secara merata di seluruh provinsi menargetkan pengunjung dan penduduk Jeddah. Semua pihak terlibat, mulai dari dari pemerintah hingga sektor swasta.

Partisipasi dari pemerintah diantaranya otoritas kota Jeddah, Bandara Internasional King Abdul Aziz dan Otoritas Umum untuk Pariwisata dan Warisan Nasional, di bawah pengawasan langsung Kamar Dagang dan Industri Jeddah (JCCI).

“Let’s Go to Jeddah” akan menggabungkan belanja, hiburan dan pariwisata. Ia bertujuan untuk menarik pengunjung dari berbagai penjuru negeri juga dari luar negeri.

Sebuah konferensi pers di JCCI pada hari Selasa (9/1) dihadiri oleh sekretaris jenderal kamar dagang, Hassan bin Ibrahim Dahlan; Direktur Jenderal Otoritas Umum untuk Pariwisata dan Warisan Nasional di wilayah Makkah, Mohammed Al-Amri; Direktur pameran dan acara di JCCI, Mohammed bin Abdulrahim; dan Manajer Umum Pemasaran di Red Sea Mall, Mohammed Assiri.

Dahlan mengatakan festival ini menjanjikan merevitalisasi sektor pariwisata seperti hotel, hiburan, resort dan sektor ritel. “Ini adalah salah satu sektor yang paling menarik untuk investasi dalam dan luar negeri karena infrastruktur dan potensi pertumbuhannya kuat,” kata dia, seperti dikutip Arab News.

Al-Amri mengatakan jumlah wisatawan akan meningkat 20 persen di Jeddah pada 2018. Sehingga kota ini akan memiliki jumlah orang terbanyak karena jemaah haji dapat mengubah visa Umrah mereka menjadi visa turis.

“Kami juga mulai bekerja sama dengan operator tur untuk mendapatkan paket pemasaran kota Jeddah dalam periode mendatang,” kata dia. Puluhan pusat pemasaran utama berpartisipasi dalam festival tersebut termasuk untuk promosi dan undian berhadiah 2 juta riyal atau 533,340 dolar AS. (AN)

Kadin: Maksimalkan Potensi Wisata Bahari

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto berharap pemerintah bekerjasama dengan pihak terkait dapat memaksimalkan potensi wisata bahari Indonesia. Diharapkan, wisata bahari harus menjadi salah satu program unggulan dan prioritas dalam pembangunan kepariwisataan nasional.

“Pengembangan potensi wisata bahari memiliki arti strategis bagi usaha multisektor, ekonomi daerah hingga pengembangan budaya bahari itu sendiri,” ujar Yugi di Jakarta, Rabu (10/1/2017).

Dilanjutkan, upaya memaksimalkan potensi wisata bahari dapat difokuskan pada bagimana meningkatkan eksebilitas, infrastruktur, fasilitas pariwisata dan sumber daya manusia (SDM) lokal.

“Wisata bahari akan memberikan dampak positif bagi peningkatan devisa negara. Saat ini memaksimalkan potensi wisata bahari memerlukan sinergi dan upaya yang serius dari pemerintah baik pusat maupun daerah, masyarakat lokal serta para investor,” terangnya.

Lebih lanjut, Yugi mengungkapkan, ikkim usaha yang kondisif di sektor kelautan dan perikanan akan sengat berpengaruh pada besarnya investasi di sektor ini. “Kebijakan pemerintah harus pro bisnis, iklim usaha harus terus terjaga agar investasi yang masuk akan semakin meningkat,” kata Yugi.

Kadin berharap Juknis Inpres No. 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Industri Perikanan, realisasi dan implementasinya dapat dipercepat. (IND)

Airasia Segera Layani Rute Manila – Bali

this formate

JAKARTA,bisniswisata.co.id,_ AIRASIA Filipina Dexter Comendador mengatakan, “AirAsia adalah produk Asean dan kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kawasan ini yang kami sebut sebagai rumah. Kami sangat bersemangat dapat menambah lagi destinasi Asean ke dalam jaringan kami yang terus berkembang. Kami sangat mencintai Asean sehingga kami menerbangkan rute Manila – Jakarta per hari ini dan pada minggu depan di tanggal 19 Januari kami akan mulai menerbangkan rute Manila – Bali.”

AirAsia sekarang melayani penerbangan langsung Manila dengan ibu kota Indonesia, Jakarta, bagian komitmennya sebagai maskapai Asean.Penerbangan perdananya dari Manila diawali dengan seremoni pelepasan di Terminal 3 Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA).

Penerbangan AirAsia dengan kode Z2 235 yang diterbangkan langsung oleh CEO AirAsia Filipina, Kapten Dexter Comendador, bertolak dari Manila dengan tingkat keterisian penumpang sebesar 100% dan disambut dengan water canon salute saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Perwakilan dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Filipina yang dipimpin oleh Kuasa Usaha Tetap Budi Dhewajani dan Hidayat Zakaria didampingi oleh Chairperson AirAsia Filipina Maan Hontiveros turut serta dalam penerbangan perdana Manila ke Jakarta,

CEO Grup AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia turut menyambut tamu-tamu kehormatan dari Filipina.

“Kami ingin mengajak masyarakat di kawasan Asean untuk semakin dekat lagi satu sama lain dengan diluncurkannya rute terbaru kami yang menghubungkan Manila dengan Jakarta dan Bali, menyusul rute Manila– Ho Chi Minh City yang dibuka November lalu. Kami berencana untuk membuka rute baru ke Thailand tahun ini dan mengembangkan jaringan kami ke lebih banyak kota lagi di Asean guna melayani lebih banyak lagi komunitas di kawasan ini,” ujar Dexter.

AirAsia juga melayani beberapa rute ke Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu di Malaysia serta Singapura dari Manila dan Cebu di Filipina. (Rls)