Revitalisasi Malioboro Rp 37 Miliar Tak Nganggu Agenda Wisata

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan revitalisasi jalur pedestrian di bagian barat Jalan Malioboro, yang dimulai sejak awal Maret 2018, tak akan mempengaruhi agenda wisata di kawasan wisata belanja itu.

“Jika memang ada agenda wisata, baik dari pemerintah maupun masyarakat yang hendak menggunakan Malioboro, tak akan terganggu dengan proses revitalisasi itu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta di Yogyakarta, Selasa (20/03/2018).

Jalan sisi barat Malioboro, khususnya di area yang sebelumnya menjadi jalur lambat untuk becak, sepeda, dan andong, saat ini tengah dibongkar dengan alat-alat berat.

Pemerintah DIY rencananya mengubah wajah sisi barat Malioboro yang identik dengan pedagang kaki lima (PKL) pakaian dan cendera mata itu mirip jalur pedestrian sisi timur Malioboro yang lebih dulu selesai. Pengerjaan sisi barat Malioboro ditargetkan selesai pada Desember 2018.

Aris menuturkan, meski sisi barat Malioboro sedang ada pengerjaan, bagian utama jalan tetap bisa digunakan seperti biasa. Termasuk jika ada pawai atau karnaval dari berbagai kelompok seni budaya di Yogyakarta.

Pemerintah DIY sendiri memiliki agenda wisata pada Agustus, yakni karnaval pembangunan untuk menyambut hari kemerdekaan. Menurut Aris, kunjungan wisata selama Februari-Maret relatif normal karena di bulan ini, Yogya sedang masuk low season atau minim turis.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM), Muhammad Mansur, menuturkan revitalisasi sisi barat Malioboro dimulai pembongkaran terlebih dahulu. Dilanjutkan pengecoran, pemasangan teraso, dan coating atau pelapisan. “Tahapnya hampir sama dengan pengerjaan revitalisasi sisi timur Malioboro,” ujar Mansur seperti dilansir laman Tempo.co

Revitalisasi sisi barat, dialokasikan biaya sekitar Rp 37 miliar, dimulai ujung utara Malioboro hingga Jalan Pangurakan. Pengerjaan sisi barat Malioboro ini dibagi tiga zona. Pertama, dari utara di area Pasar Kembang, kemudian di area Dagen, dan terakhir di Jalan Pangurakan. (TMP)

Patra Jasa Rencana Bangun Lima Hotel Baru

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Patra Jasa tetap fokus ekpansi di bisnis hotel, meski perusahaan sudah melebarkan bisnisnya menjadi pengembang. Dalam dua tahun ke depan, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menargetkan akan membangun lebih dari lima hotel baru lagi.

Saat ini, seperti dilansir laman Kontam.co.id, Patra Jasa memiliki dan mengelola tujuh hotel di Parapat Sumatra Utara, Anyer Banten, Jakarta, Yogyakarta, Cirebon, Semarang dan Bali. Serta mengelola Wisma training milik induk usahanya Pertamina di Bogor dan Cilacap.

Rizki P Hasan, Direktur Keuangan Patra Jasa mengatakan, ekpansi hotel terus dilakukan untuk mengoptimalkan lahan perusahaan dan induknya. “Selain itu, pengembangan hotel terus kita lakukan untuk mendukung industri pariwisata. Sehingga hotel baru yang akan dibangun akan banyak menyasar kawasan wisata,” jelas Rizki di Jakarta Selasa (20/3).

Hotel-hotel baru tersebut akan dibangun di Yogyakarta, Dumai, Manado, Pulau Bira, kawasan Puncak Bogor, dan lain-lain. Sayang, Rizki tidak menyebutkan detail kapasitas kamar masing-masing hotel yang akan dibangun dan total investasi yang akan digelontorkan.

Selain membangun hotel baru, Patra Jasa juga akan merenovasi hotel-hotel yang dimiliki saat ini secara bertahap. Hotel yang akan dibangun perusahaan akan dibagi dalam tiga standar yakni bintang lima yang akan diberi brand The Patra, bintang empat bertajuk Patra Convention dan Bintang tiga diberi nama Patra Comfort. Rata-rata okupansi hotel Patra Jasa mencapai 64% saat ini.

Sementara satu hotel perusahaan yang berlokasi di Cirebon tidak sebatas renovasi saja tetapi dibangun ulang atau revitalisasi. Hotel tersebut dibangun di lahan yang dimiliki Patra Jasa di lahan seluas 5 hektare (ha) yang akan dikembangkan menjadi kawasan mixed use.

Rizki bilang, Hotel di Cirebon tersebut sudah mulai dibangun sejak akhir 2016 dan ditargetkan akan beroperasi pada akhir 2018 ini. Di kawasan hotel tersebut rencananya juga akan dibangun ruko dan apartemen.

Ruko tahap pertama sebanyak 56 unit sudah diluncurkan sejak tahun lalu dan hingga saat ini sudah terjual lebih dari 90%. “Tahun ini kami sedang mengkaji apakah akan meluncurkan ruko tahap kedua atau membangun apartemen di proyek Cirebon. Ini masih kami godok saat ini,” terang Rizki. (KCI)

Alor Gelar Lomba Terbang Berkekuatan Metafisika

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Aneh tapi nyata. Inilah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggelar lomba “terbang” dengan menggunakan kekuatan metafisika. Lomba yang pertama kali digelar ini, akan berlangsung di Kabupaten Alor pada Agustus 2019.

“Lomba terbang ini rencananya akan digelar bersamaan dengan kegiatan tahunan Expo Alor 2019,” kata Kepala Bidang Pemasaran dan Perencanaan Dinas Pariwisata NTT Eden Kalakik kepada Antara di Kupang, Selasa (20/3/2018).

Menurut dia, gagasan untuk menggelar lomba “terbang” ini muncul setelah melihat sejumlah fakta yang terjadi di wilayah yang berjulukan Pulau Kenari itu dalam beberapa tahun terakhir.

“Daripada hampir setiap Minggu ada manusia terbang yang jatuh karena tabrak tower dan tabrak gedung, lebih baik kita gelar lomba supaya bisa mendatangkan manfaat untuk masyarakat daerah, sekaligus menjadi daya tarik periwisata agar wisatawan penasaran untuk datang ke Alor NTT,” kata Eden Klakik.

Eden Klakik dari Alor ini mengisahkan, pada September 2017, salah seorang yang baru pulang mengikuti pertemuan suanggi sedunia di Vietnam jatuh di belakang Kantor Bupati Alor karena menabrak tower Telkomsel. “Dan saya berpikir, lebih baik kita mengkoordinir mereka semua dalam satu wadah dan kita bisa buatkan event tahunan di Alor,” katanya menjelaskan.

Bahkan kalau perlu, kata dia, setiap destinasi wisata ditempatkan satu atau dua orang, dan ini akan menjadi daya tarik tersendiri karena ada nilai wisata khusus yang tidak ada di dunia. “Dan ini cukup menarik, juga unik lhoo,” lontarnya.

Mengenai adanya reaksi, dia mengatakan, gagasan ini memang menimbulkan pro kontra dari berbagai kalangan, tetapi pihaknya sedang berupaya membangun komunikasi dengan para pihak terkait, termasuk di antaranya gereja.

“Kita juga sedang mempertimbangkan untuk menggelar seminar atau dialog khusus untuk membahas masalah ini dengan melibatkan tokoh agama, masyarakat dan akademisi,” katanya seperti diunduh laman Antara.

Dia berharap, semua pihak dapat memahami niat baik pemerintah ini dan mendukung upaya pemerintah dalam memberdayakan orang-orang yang memiliki kemampuan metafisika di provinsi berbasis kepulauan itu.

Alor NTT memiliki wisata budaya, alam, dan sejarah. Untuk alam ada wisata pegunungan, pantai, dan bawah laut. Saat ini kita memang fokus ke wisata bahari karena daerah kepulauan dari sisi wilayah laut lebih luas dari daratan. Wilayahnya belum ramai turis dan belum dijamah oleh investor besar membuat Alor justru menjadi memikat.

Buktinya, Pantai Mali di Kota Kalabahi yang merupakan Kota Kabupaten Alor, wisatawan dapat mengunjungi pantai dengan pasir halus yang putih, air bewarna biru muda, dan pemandangan Teluk yang luar biasa indah. Suasananya sepi tanpa ramai wisatawan. Padahal pantai tersebut tak jauh dari pusat Kota Kalabahi. Sekitar 15-20 menit berkendara.

Wisata bahari Alor juga sudah lama dikenal sebagai salah satu surga bagi para penyelam. Ada 42 situs selam yang diketahui dan masih banyak yang belum tereksplor. Alor ini terkenal dengan visibility (kejernihan), mamalia laut, kontur drop off, dan berarus bagi para penyelam. Saking indah pemandangan bawah lautnya tahun 2016 Alor mendapat penghargaan sebagai tempat menyelam terpopuler di Anugerah Pesona Indonesia tahun 2016.

Selesai diving, wisatawan dapat menjelajah Alor dengan mengunjungi Desa Takpala, Desa Bampalola, dan Desa Kopidil yang terkenal dengan budaya. Penggunaan rumah adat khas NTT, tarian lego-lego, dan tarian cakalele. Bagi pecinta sejarah dan religi dapat berkunjung ke Desa Alor Besar dimana ada Al Quran dari kulit kayu yang sudah berusia ratusan tahun.

Juga ada satu tempat yang wajib dikunjungi yakni Bukit Hulnani. Bukit itu terletak di Desa Hulnani, Kecamatan Alor Barat Laut. Bukit dengan ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut itu, berjarak kurang lebih sekitar 20 kilometer dari Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor.

Bukit ini bisa ditempuh dengan menggunakan semua jenis kendaraan selama kurang lebih 40 menit, karena kondisi jalannya yang memang rusak dan terjal. Perjalanan Anda yang cukup melelahkan akan terbayar lunas saat berada di puncak bukit itu. Betapa tidak, panorama alam yang indah dari sejumlah pulau di Kabupaten Alor akan terlihat dengan jelas seperti Pulau Buaya, Ternante, Pura, Pantar, Tereweng dan Kepa.

Obyek wisata air panas Tuti Adagae. Ini merupakan sumber air panas alami yang terdapat di Pulau Alor. Menuju ke tempat ini memang termasuk sulit, karena itu banyak-banyaklah bertanya kepada masyarakat lokal. Tempatnya masih asri, sayang terdapat sampah-sampah plastik bertebaran di sekitar area. Apalagi untuk sebuah tempat wisata yang pernah diliput oleh Nadine Chandrawinata, rasanya aneh jika tidak terawat. Namun selain dari hal-hal tersebut, air panas Tuti Adagae ini merupakan a must place to visit in Alor.

Tapi yang paling dinantikan oleh para pengunjung terutama fotografer dan wisatawan yakni saat matahari terbenam atau sunset. Posisi matahari akan tepat berada di samping Pulau Ternante, sehingga akan terlihat indah. (NDY)

Festival Pesona Tambora 2018, Targetkan 1.500 Wisman

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Lima kabupaten di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut dilibatkan dalam menyemarakkan penyelenggaraan Festival Pesona Tambora 2018. Mengingat, event tahunan skala nasional ini puncaknya digelar 11 April 2018 di Doro Canga, Kabupaten Dompu, NTB serta sejumlah kegiatan akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota.

“Persiapan dan pemantapan dengan lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa sudah dilakukan, termasuk dukungan yang diberikan untuk menyukseskan Festival Pesona Tambora 2018,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal di Mataram, Selasa (20/3/2018).

Kelima kabupaten/kota itu, seperti Kota Bima dilaksanakan Festival Lawata. Di kabupaten Bima akan dilaksanakan Teka Tambora atau naik Gunung Tambora. Juga Kabupaten Dompu sebagai lokasi utama acara Festival Pesona Tambora akan dilaksanakan 12 kegiatan, antara lain pengembangan ekonomi kreatif, penghijauan hutan kawasan Gunung Tambora, termasuk “adventure” dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Kemudian, di Kabupaten Sumbawa akan ada kegiatan diskusi budaya di Istana Dalam Loka, sekaligus pengukuhan organisasi kepariwisataan di kabupaten itu. “Untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ada Festival Tano dan Tambora Challenge 320 kilometer. Kegiatan ini akan di lepas dari Poto Tano, kemudian melintasi wilayah Kabupaten Sumbawa, hingga finish di Doro Ncanga di Kabupaten Dompu,” katanya.

Menurut dia, saat ini seluruh rangkaian kegiatan tersebut yang akan dimulai 1 April hingga acara puncak 11 April 2018 sudah siap.
“Boleh dikatakan sudah sampai 75 persen persiapannya,” ujar Faozal seperti dilansir laman Antara.

Diharapkan, melalui kegiatan ini ditargetkan 1.000-1.500 wisatawan mancanegara (wisman) akan hadir meramaikan Festival Pesona Tambora 2018. Termasuk, ribuan wisatawan nusantara maupun lokal NTB. “Kita berharap jumlahnya terus meningkat,” kata Faozal.

Di NTB ada empat kegiatan yang masuk kalender tetap pariwisata di Kementerian Pariwisata (Kemenpar), yakni Festival Bau Nyale, Festival Tambora, Festival Budaya Lombok – Sumbawa dan Festival Moyo.

Pelaksanaan Festival Tambora 2018 masuk tahun keempat, setelah dilaksanakan pertama kali tahun 2015 bertepatan dengan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora pada 1815. Kegiatan pertama dihadiri Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi. (NDIK)

Berkelakuan Buruk, 6,15 Juta Warga China Dilarang Naik Pesawat

this formate

BEIJING, bisniswisata.co.id: Pemerintah China berencana memberlakukan sistem untuk mencegah mereka yang berkelakuan buruk naik pesawat dan kereta api, setidaknya dalam setahun. Aplikasi sistem kredit sosial akan mencatat pelanggaran sosial warga. Mereka yang dimasukkan dalam daftar antara lain orang-orang yang menyebarkan informasi palsu soal terorisme dan menyebabkan masalah dalam penerbangan.

Juga mereka yang menggunakan tiket kadaluarsa, atau merokok dalam kereta. “Mereka yang melanggar aturan finansial, seperti pekerja yang tidak membayar asuransi sosial, atau orang-orang yang tidak membayar denda juga bakal menghadapi pembatasan tersebut,” tulis dua pernyataan Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional tertanggal 2 Maret, yang dilansir CNN, Selasa (20/03/2018).

Aturan itu akan mulai berlaku pada 1 Mei 2018. Langkah itu selaras dengan rencana Presiden Xi Jinping untuk membangun sistem kredit sosial berdasarkan prinsip “sekali tidak dipercaya, selalu dibatasi”, salah satu pengumuman yang ditandatangani delapan kementerian, termasuk pengaturan penerbangan dan Mahkamah Agung.

China berencana untuk mengatur sistem yang mengizinkan badan pemerintah berbagi informasi soal warganya yang dapat dipercaya, serta menjatuhkan hukuman berdasarkan nilai kredit sosial.

Namun isyarat bahwa nilai kredit sosial berpengaruh pada transportasi publik telah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Pada awal 2017, Mahkamah Agung negeri itu menyatakan 6,15 juta warga China dilarang naik pesawat karena tidak berkelakuan baik. (CNN)

Tips Berwisata dengan Pasangan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Lintas generasi, apalagi generasi milenia paling suka dengan traveling. Dan liburan adalah hal yang paling dinantikan setiap orang. Keluar dari rutinitas, menghabiskan waktu untuk bersenang-senang atau hanya untuk sekedar bersantai. Menjelajah tempat baru. Banyak hal, pengalaman, dan pembelajaran yang bisa didapatkan ketika pergi berwisata atau traveling.

Berwisata bisa dilakukan siapa saja, dimana saja, kapan saja. Tergantung pada niat dan tujuan utama dari liburan itu sendiri. Nah ada beberapa orang yang juga suka untuk menghabiskan liburanya bersama orang tercinta atau kekasih.

Memang Liburan dengan pacar adalah salah satu hal yang menyenangkan karena memiliki waktu lebih banyak untuk saling mengenal dan mendalami isi pikiran satu sama lain. Tentu apabila anda sedang merencanakan liburan dengan pacar alias berduaan saja, tentu anda akan membutuhkan persiapan yang berbeda.

Sebaliknya, liburan dengan pasangan kadang menyebalkan. Karena tidak sejalan, beda pendapat, pertengakaran kecil kerap terjadi oleh hal-hal sepele yang kadang muncul setiap saat tanpa diduga. Namun demkian, hal sepele itu tak perlu dibesar-besarkan. Dan itulah yang dinamakan dinamika dunia pasangan yang saling menjajaki, saling memahami, saling pengertian dan yang penting happy.

Nah, seperti dilansir tempatwisataunik.com, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan beberapa tips liburan romantis dengan pasangan, pacar yang bisa kamu lakukan agar liburan kali ini dapat menjadi sebuah perjalanan yang mengesankan sebagai sepasang kekasih.

#. Rencanakan dari jauh-jauh hari

Ini wajib hukumnya untuk kedua belah pihak. Ketika merencanakan liburan dengan pacar, sebaiknya dilakukan dari jauh-jauh hari. Hal ini dimaksudkan agar keduanya telah mempersiapkan segala sesuatunya secara lebih matang, mulai dari meluangkan waktu hingga menjaga kondisi fisik sebelum melakukan traveling.

#. Rencanakan bersama!

Ketika melakukan liburan dengan pacar, rencanakanlah segala sesuatunya secara bersama-sama. Mulai dari lokasi liburan, transportasi, hingga tujuan yang ingin dicari dari liburan itu sendiri. Komunikasi antara kedua belah pihak harus berjalan dengan lancar agar tidak terjadi masalah selama melakukan liburan.

#. Lakukan pembagian tugas!

Untuk mengatur persiapan sebelum traveling atau liburan dengan pacar, pastikan anda dan pasangan telah melakukan pembagian tugas yang merata. Mulai dari mencari informasi lokasi, itenary, hingga barang bawaan yang perlu dibawa. Pembagian tugas selama persiapan penting agar tidak ada salah satu pihak yang merasa terbebani untuk persiapan liburan ini.

#. Bicarakan budget

Agar kedua belah pihak dapat merasa nyaman selama liburan dengan pacar, pastikan anda telah mendiskusikan budget terlebih dahulu. Semua dapat direncanakan dengan membuat anggaran kasar dari setiap alternatif lokasi yang hendak dituju. Perencanaan budget juga penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama liburan.

#. Diskusikan prioritas

Tentu setiap orang memiliki seleranya tersendiri selama liburan. Ada yang lebih menikmati suasana alam bebas, ada juga yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu di tengah keramaian kota. Pastikan anda telah mendiskusikan jenis liburan dan prioritas mana yang akan diambil untuk liburan bersama pacar. Ketika salah satu pihak tidak dapat menikmati lokasi yang hendak dituju, liburan anda pasti akan terganggu.

#. Jangan banyak mengeluh

Tentu melakukan persiapan dan perjalanan mungkin akan menguras tenaga dan pikiran. Nah salah satu kunci agar liburan dengan pacar dapat dilalui dengan menyenangkan adalah jangan banyak mengeluh terkait persiapan liburan anda. Perasaan dan sikap batin adalah hal yang harus dijaga untuk membentuk dan mendukung suasana yang menyenangkan selama liburan.

#. Berkomunikasilah dengan banyak orang

Salah satu kelemahan bepergian dengan pacar (berdua) adalah rasa jenuh yang mungkin muncul selama perjalanan. Apalagi bagi anda yang hendak melakukan perjalanan panjang diatas 1 minggu. Nah untuk mengatasi situasi jenuh ini, sebaiknya anda dan pasangan juga memperbanyak komunikasi dengan orang-orang yang ditemui selama perjalanan. Interaksi dengan warga lokal juga akan menambah pengetahuan anda terkait lokasi wisata anda.

#. Bertukar pikiran di lokasi

Liburan dengan pacar juga menjadi salah satu cara yang jitu untuk lebih mengenal sifat dan karakter asli dari pasangan anda. Untuk memaksimalkan kesempatan ini, bukalah ruang diskusi sebesar-besarnya selama anda melakukan liburan dengan pacar. Bertukar pikiran dan merencanakan rencana hidup ke depan akan membuat anda jauh lebih mengenal pola pikir dan kepribadian dari pasangan anda yang mungkin belum pernah anda temukan dan ketahui sebelumnya.

#. Siapkan media bersantai bersama

Liburan dengan pacar berarti juga melakukan rekreasi bersama. Nah untuk hal yang satu ini juga penting untuk anda siapkan agar perjalanan anda menjadi lebih nikmat. Sebagai pasangan penting untuk saling menyiapkan media yang dapat membuat liburan menjadi lebih rileks, misalnya menyiapkan speaker dan playlist favorit untuk didengar selama perjalanan. Atau dapat juga membawa film yang hendak ditonton bersama selama perjalanan atau saat bersantai selama liburan.

#. Dokumentasi!

Mengabadikan momen liburan dengan pacar tentu wajib hukumnya. Kenangan ini mungkin akan menjadi momen indah tersendiri bagi anda dan pasangan selama menjalin hubungan. Sejumlah alat dokumentasi serta perencanaan spot foto yang hendak didatangi juga penting selama liburan berlangsung. Ketika anda hendak melakukan liburan dengan pacar, pastikan anda selalu mengingat untuk mengabadikan segala momen indah yang tengah dihabiskan bersama.

#. Tripod / monopod / alat bantu dokumentasi

Nah yang satu ini juga tidak kalah pentingnya. Ketika hanya melakukan perjalanan berdua saja, tentu foto bersama kekasih di suatu tempat yang bagus adalah target yang tidak bisa dihindari bukan? Untuk dapat memaksimalkan foto yang akan anda bawa pulang, pastikan anda membawa alat bantu seperti tripod atau benda sejenisnya. Mengambil foto berdua dari jarak yang jauh tentu akan membuat foto anda lebih bervariasi dan lebih romantis untuk dikenang.

#. Mengalah

Perjalanan yang panjang tentu akan menguras tenaga dan lebih mudah memancing emosi satu lama lain. Nah salah satu kunci keberhasilan liburan dengan pacar yang menyenangkan adalah etos untuk saling mengalah dan mengerti satu sama lain. Pertengkaran mungkin adalah hal yang sulit untuk dihindari, namun jangan sampai pertengkaran membuat liburan anda yang semestinya menyenangkan menjadi rusak.

#. Perhatian

Ketika melakukan liburan dengan pacar, berarti keduanya akan keluar dari zona nyaman masing-masing. Ya tentu terkadang adaptasi membutuhkan waktu dan beban tersendiri apabila seorang keluar dari zona nyamanya. Nah agar liburan dengan pacar dapat tetap berjalan dengan lancar, penting untuk sama-sama menaruh perhatian lebih kepada pasangan selama liburan. Kedua belah pihak akan merasa lebih nyaman dan memunculkan hubungan yang lebih erat.

#. Couple dress?

Yang satu ini juga boleh dicoba ketika bepergian bersama pacar. Kapan lagi anda dapat mengabadikan momen yang romantis apalagi ditambah couple dress atau baju seirama yang modis. Jangan lupa untuk membawa satu atau dua pasang baju yang fashionable untuk lebih menyempurnakan kenangan liburan anda bersama kekasih.

#. Do it again!

Ketika anda telah berhasil melakukan liburan dengan pacar, jangan lupa untuk sejenak membahas liburan yang telah berlalu tersebut serta mengenangnya kembali. Kesenangan yang dapat terekam selama liburan tentu akan membawa anda pada liburan-liburan selanjutnya yang jauh lebih menyenangkan! (DAY)

Pulau Wisata CocoCay Manjakan Tamu Kapal Pesiar

this formate

BAHAMA, bisniswisata.co.id: Royal Caribbean sudah lama dikenal sebagai perusahaan penyedia jasa pelayaran kapal pesiar. Tak lama lagi, perusahaan yang berbasis di Miami ini juga akan mengoperasikan pulau wisata di Bahama. Tepatnya pulau wisata itu akan dioperasikan pada tahun 2019. Pulau wisata itu diberi nama CocoCay Island, yang menjadi persinggahan kapal-kapal Royal Caribbean.

Dengan beroperasinya pulau wisata itu, Royal Caribbean juga akan memperluas rute pelayarannya ke Asia dan Australia, dengan menambah beberapa dermaga baru. Pulau wisata ini benar-benar memanjakan wisatawan kapal pesiar dengan sejumlah fasilitas.

Seperti pulau wisata pada umumnya, CocoCay memiliki beragam fasilitas dan layanan yang memanjakan turis, seperti kolam renang dengan seluncuran air sepanjang 41 meter, kabel luncur, wahana balon udara, bar, serta lounge. Beragam aktivitas di perairan juga boleh dilakukan, seperti snorkeling, diving, sampai sekadar berjemur di pantainya.

Kapal pesiar yang melayani rute ke CocoCay saat ini baru berangkat dari New York, Maryland, dan Florida. Selain CocoCay, ada ratusan pulau cantik lain yang mengelilingi Bahama, seperti Nassau, Abaco, Marsh Harbour, sampai Crooked Island.

Sepanjang tahun lalu, sebanyak 6,1 juta orang turis telah datang ke Bahama. Sebanyak 70 persen di antaranya merupakan turis yang menumpang kapal pesiar. Industri pariwisata diperkirakan menyokong sebesar 60 persen pendapatan Bahama.

Dan Bulan November sampai Maret merupakan musim turis di sini. Bahama juga menjadi pulau yang paling sering didatangi oleh selebriti dunia. Mereka biasanya kongko di The Cove, One&Only Ocean Club, Harbour Island, Lyford Cay, Old Fort Bay.

Junkanoo merupakan festival terbesar di Bahama, yang berlangsung pada 26 Desember dan 1 Januari. Saat festival, penduduk mengenakan busana tradisional dan menari di jalanan. Kalik merupakan merk bir lokal yang popular di Bahama. Selain itu, turis juga biasanya menyantap kuliner khas yang bernama conk. (DAY)

Kuliner Khas Daerah Bisa Jadi Ikon Wisata

this formate

PURWOKERTO, bisniswisata.co.id: Kuliner khas daerah bisa menjadi ikon wisata, yang dapat menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Salah satu yang menarik minat wisatawan berwisata ke sebuah daerah, lantaran kuliner lokal yang memiliki ciri khas tersendiri.

“Di Banyumas, misalnya, terdapat kuliner lokal tempe mendoan dan soto Sokaraja. Bahkan ada juga tren wisatawan yang mengunjungi suatu daerah hanya untuk menikmati kuliner lokal sambil bernostalgia,” papar pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Chusmeru di Purwokerto Jawa Tengah, Selasa (20/3/2018).

Selain itu, sambung dia, nasi pecel di sekitar kampus UGM Yogyakarta, merupakan salah satu kuliner lokal yang selalu diburu oleh pengunjung. Mereka dengan mengajak teman maupun keluarga sambil bernostalgia masa-masa kuliah, mereka datang untuk menikmati kuliner dan mengenang masa lalu.

Menurut dia, kuliner lokal bisa dimanfaatkan untuk menciptakan berbagai paket kegiatan yang menarik bagi wisatawan. Misalnya, wisatawan diajak memasak makanan khas suatu daerah sebelum menikmatinya. “Di Bali, paket wisata belajar membuat makanan tradisional banyak digemari wisatawan, misalnya belajar membuat lawar Bali, memasak ayam betutu, dan membuat plecing.”

Hal tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan oleh para pihak terkait untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan. “Apalagi, pada saat ini, wisatawan memiliki semacam kebiasaan untuk mengunggah foto kuliner ke media sosial. Yang biasa diunggah adalah tempat kuliner atau jenis kuliner khas daerah,” katanya.

Dengan demikian, kata dia seperti dilansir laman Antara, sangat penting untuk menyediakan spot foto bagi wisatawan di tempat kuliner tersebut. “Itu bisa menjadi bagian dari salah satu upaya promosi wisata yang sangat efektif pada era digital seperti sekarang ini,” tambah Chusmeru. (NDHYK)

Berenang, Olahraga Rekreasi Dan Kebugaran Bagi Lansia

this formate

Oemi Soelasmiani, eyang uyut berusia 86 tahun yang aktif berenang ( kiri) bersama Prabowo, kordinator Citos Swimmer Community ( CSC).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kolam renang Cilandak Town Square ( Citos) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan sudah ramai dengan pengunjung di pagi hari. Padahal jam juga baru menunjukkan pukul 6.15 WIB.

Dyah Eko Vitatya Ngestiwening, tampak memasuki kolam bersama ibundanya  Oemi Soelasmiani yang berusia lebih dari 86 tahun dan sudah memiliki 16 cucu serta lima orang cicit. Oemi bahkan lebih akrab di panggil eyang uyut ketimbang namanya sendiri.

Keduanya sudah siap dengan pakaian renangnya. Kehadiran Oemi Soelasmiani yang sudah lanjut usia ( lansia) memberikan motivasi pada pengunjung lainnya terutama semangatnya untuk konsisten berenang secara teratur.

Oemi Soelasmiani yang baru rutin berenang di usia 80 an sebelumnya lebih menyukai olahraga golf, tennis, aerobic dan bersepeda. Bahkan sampai usia 81 tahun masih rajin bersepeda.

“Alhamdulilah dengan berolah raga jauh dari penyakit meski harus mengurus 7 anak seorang diri. Almarhum suami, jendral dari Angkatan Laut sudah wafat tahun 1991 “ kata Oemi yang bergabung di Citos Swimmer Community ( CSC).

Selain Oemi, di kolam renang Citos pagi itu juga hadir Dr Ibrahim Ginting, 83 tahun spesialis jantung yang menjadi tim dokter kepresidenan di era Presiden Soeharto. Ada juga Dick Sadikin Sapei, mantan pejabat Pertamina yang kini berumur 89 tahun dan masih aktif berenang.

Dick mulai serius berenang teratur ketika usianya beranjak umur 80 tahun. Meski sebenarnya pada usia 60 tahun dia sudah berenang tapi masih kalah dengan olahraga tenis dan golf yang lebih sering dilakukannya.

Dr Ibrahim Ginting ( kiri) bersama anggota CSC

Cocok untuk lansia

Secara umum kondisi fisik seseorang yang telah memasuki masa lanjut usia mengalami penurunan. Perubahan-perubahan tersebut pada umumnya mengarah pada kemunduran kesehatan fisik dan psikis, sehingga secara  umum akan berpengaruh pada aktivitas kehidupan sehari-hari.

Salah satu olahraga yang dianggap aman dan baik untuk lansia adalah berenang. Orang lanjut usia atau lansia sangat rentan terjatuh dan cedera. Suatu penelitian di Australia bahkan mengungkapkan bahwa satu dari tiga orang berusia 65 tahun atau lebih pernah jatuh setiap tahunnya.

Para responden dalam penelitian itu yang melakukan olahraga renang ternyata risikonya untuk jatuh berkurang sampai 33 persen. Sebaliknya, mereka yang memilih olahraga golf, senam, berolahraga treadmil atau sepeda statis, risikonya untuk jatuh tak berkurang

Jatuh adalah masalah kesehatan yang utama pada orang tua. Jatuh dapat menyebabkan patah tulang, trauma kepala dan luka berat lainnya. Bahkan jatuh yang tak terlalu seriuspun  juga dapat menurunkan mobilitas selama mereka dalam pemulihan, disamping menyebabkan masalah lain.

Selama ini olahraga jalan kaki merupakan kegiatan fisik yang paling banyak dilakukan lansia meski tidak menurunkan risiko jatuh. Oleh karena itu berenang  akan menguatkan otot-otot inti dan membuat seorang lansia menjadi lebih stabil, tidak mudah jatuh.

Adalah Nasrul Idris, 75 tahun,  yang beberapa tahun terakhir ini telah mengajukan proposal pada pemerintah agar ada kolam renang yang tidak berbayar sehingga para lansia yang umumnya sudah pensiun dari pekerjaannya bisa terus aktif berenang.

Apalagi pada tahun 2020 atau tinggal dua tahun lagi penduduk lansia di negri ini ada 28,8 juta orang dan tahun 2030 bahkan menjadi 40 juta orang. Angka yang fantastis apalagi berenang menjadi aktivitas yang sangat baik bagi lansia.

Pensiunan PNS Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2000 ini rutin berenang seminggu tiga kali dengan durasi 90 menit nonstop gaya bebas jarak 2000 meter. “Alhamdulilah hasilnya dengan berenang teratur maka jauh dari flu, batuk, reumatik. Saya juga belum memakai kaca mata dan gigi masih utuh,” kata Nasrul Idris.

Dia mengakui termotivasi juga dari Meiko Nagoaka yang kini berusia 104 tahun asal Jepang. Wanita tua ini juga juara renang lansia dengan waktu 1 jam 15 menit gaya bebas sejauh 1500 meter.

Dr Ibrahim Ginting juga menjadi contoh lansia berprestasi di cabang olah raga renang. Desember tahun lalu dia mengikuti test event Road to Asian Games 2018 pada 9 Desember 2017 lalu dibawah bendera IMS

“ Saya bawa istri, anak dan cucu untuk nonton saya bertanding. Hasilnya memperoleh 4 medali yaitu 3 medali emas dari 50 m  free, 50 m back, 1 estafet dan 50 m breast yang menyabet satu medali perunggu,” kata Ibrahim Ginting.

Baik istri, anak dan cucunya tidak menyangka dengan pencapaian perolehan medalinya termasuk dirinya sendiri. Namun berlatih secara teratur dengan suasana hati yang riang dikelilingi teman-teman lansia di kolam membuat dirinya bisa tetap berprestasi di usia senja.

Kini dia berenang rutin seminggu dua kali dan berkumpul dengan komunitas Citos Swimmer Community ( CSC) yang anggotanya beragam umur dan kompak melakukan aktivitas bersama termasuk kuliner dan tamasya.

Yati Budiman berlatih Aquarobic di kolam renang Citos

Berenang atasi penyakit

“Ayo renang sebelum sakit, jangan baru berenang setelah punya penyakit,” kata Yati Budiman. Wanita cantik jelang usia 61 tahun yang memimpin puluhan anggotanya untuk berlatih aquarobic.

Bersama teman-temannya a.l Lita Saleh, Atie Hardjolukito seminggu dua kali Yati melatih para lansia untuk berolahraga di dalam air mengatasi beragam penyakit di kolam renang Citos.

Atie yang sudah membuat buku Sehat & Langsing Dengan Aquarobic mengatakan olahraga air memiliki beberapa kelebihan antara lain lebih menyenangkan, lebih efektif , aman serta nyaman. Sementara olahrga di darat kecendrungan untuk cedera, kepanasan, berkeringat dan rasa lelah berlebihan.

“ Olahraga air meningkatkan lima komponen fitness fisik: aerobic fitness, kekuatan otot, daya tahan otot, fleksibilitas dan komposisi tubuh dimana setiap komponen berperan penting untuk menunjang kesehatan tubuh,” kata Atie.

Itulah sebabnya renang cocok untuk semua usia khususnya untuk rehabilitasi,  terapi bagi lanjut usia. Olahraga renang memiliki peran dalam menyelesaikan berbagai macam  permasalahan seperti stres (dalam segi rohaniah) dan juga mampu memberi rangsangan pada tubuh dalam menyembuhkan penyakit (dalam segi  jasmaniah).

Olahraga renang baik bentuk aktivitasnya maupun medianya yaitu   kolam renang, telah berfungsi sebagai terapi kesehatan (hydrotherapy) guna  mengatasi masalah-masalah kesehatan seperti hipokinesia (kurang gerak), muskuioskeletal, penyakit dalam, dan masalah psikis.

Olahraga renang  merupakan salah satu olahraga kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) yang bermanfaat untuk meningkatkan VO2 maks yaitu volume oksigen maksimal yang dapat diambil tubuh saat melakukan kegiatan dan penurunan denyut nadi  istirahat.

Namun demikian, dalam melakukan  olahraga renang tidak boleh mengalami kelelahan yang berlebihan. Bila  intensitasnya berlebihan dapat terjadi sesak napas, nyeri dada, atau pusing.

Olahraga  renang tetap dapat direkomendasikan sebagai olahraga yang aman bagi lanjut usia  dengan aquarobic seperti berjalan, gerakan bersepeda, atau senam lansia dalam air.

“Jangan tunggu ada penyakit baru berenang. Seharusnya di usia lansia sudah paham dengan penurunan fungsi-fungsi anggota tubuh. Selama 4 tahun menjadi instruktur keluhan terbanyak adalah sakit di lutut,” timpal Yati Budiman lagi.

Dia mengungkapkan bahwa banyak anggota club yang dikirim oleh  dokter Rehab Medik untuk mengikuti aquarobic. Dokter Rehab Medik sudah dikenal di masyarakat karena penanganan nyeri lutut dan nyeri punggung bawah yang komprehensif.

Boleh dikatakan cakupan kompetensi dokter rehab jauh lebih luas dari sekedar dua kasus tersebut diatas. Dokter Rehab menangani pasien dari bayi lahir sampai pasien lanjut usia. Kasus saraf, kasus otot-tulang-sendi, kasus jantung/ paru, kasus cedera olahraga, kasus lansia, pasien amputasi hingga kasus gangguan tumbuh kembang anak.

Semangat berlatih meningkatkan kebugaran tubuh

Meningkatkan kebugaran

Mereka yang datang ke kolam renang Citos terutama pada jam 6.00-9.00 WIB memiliki berbagai alasan untuk berlatih termasuk yang berlatih jalan pasca serangan stroke dan penyakit lainnya. 

Yati Budiman mengatakan selama 11 tahun fokus berlatih aquarobic dan kini empat tahun terakhir menjadi instruktur bersertifikat, keluhan yang banyak ditemui adalah cedera lutut.

“Total lima belas tahun berolahraga air dan bagi wanita kerap malas berenang karena ‘ritual’ setelah renang cukup lama harus cuci dan mengeringkan rambut, dandan dan aktivitas lainnya untuk kembali tampil cantik,” ujarnya.

Kuswayuningsih yang akrab dipanggil Yuni, 64 tahun, salah satu murid Yati mengatakan dia mengalami cedera lutut dan dianjurkan operasi. Namun Yuni pilih berenang dan mengikuti gerakan yang diajarkan instruktur sehingga terhindar dari meja operasi.

“Saya baru pulang dari Bali bersama keluarga. Alhamdulilah saat berangkat melalui terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang sangat luas dan di Bandara Ngurah Rai saya lancar berjalan tidak merepotkan suami dan anak-anak,” ujarnya riang.

Yati mengatakan untuk penderita cedera lutut, HNP atau syaraf kejepit serta penyakit lainnya perlu berlatih secara konsisten dan mengikuti gerakan dengan baik dan benar. Kalau gerakannya benar maka hasilnya juga langsung dirasakan, tegasnya.

Berenang bagi lansia dan penderita beragam penyakit memang sangat bermanfaat. Mengutip pernyataan Atie Hardjolukito dalam bukunya, salah satu sifat air yang dapat memberi manfaat adalah kemampuan untuk merangsang kerja jantung secara lebih efisien yang berhubungan dengan tekanan hydrostatic yaitu menekan sekuruh titik permukaan tubuh kita secara merata.

Hal ini berdampak membantu sirkulasi dan tekanan darah serta mempengaruhi detak jantung yang tidak tinggi soalnya renang akan memompa volume darah ke jantung kita.

Dampak lainnya juga akan terasa pada persendian karena faktor buoyancy atau daya apung mempunyai efek daya dukung pada tubuh dalam air sehingga mengurangi rasa sakit pada otot, tulang dan persendian.

Manfaat lainnya pada otot karena gerakan di air justru membakar kalori yang lebih banyak dan selanjutnya dipergunakan untuk penguatan otot. Fibromvalgia, suatu keadaan otot yang terus terasa nyeri bisa diatasi dengan latihan renang dan aquarobic ini.

Pengurangan berat badan juga bisa terjadi karena pembakaran kalori yang tinggi terlebih bila menggunakan peralatan seperty buoyancy belt, floats dan lainnya. Penyakit osteoporosis, asma dan gangguan pernafasan lainnya juga bisa diatasi dengan berlatih dalam air.

Yati ( kedua dari kanan) bersama anggota Aquarobic

Melatih lansia memang ada seni pendekatan tersendiri apalagi umur anggotanya yang berkisar 50-82 tahun. “Karena bukan olahraga prestasi dan sifatnya terapi maka bagi mereka yang tidak melakukan jumlah gerakan dengan lengkap dimaklumi saja karena yang penting gerakannya di air benar,”

Yati mengaku banyak anggota yang menunggu hari berlatih tiba karena mereka bisa berkumpul dan saling berbagi cerita dan kerap diakhiri dengan kuliner bersama. Soalnya latihan bersama ini meningkatkan kebugaran jasmani maupun rohani karena meningkatnya hormon bahagia.

Kebersamaan, kebahagian berlatih bersama dan saling memperhatikan kondisi anggota selain menambah persaudaraan juga membuat para lansia memiliki semangat hidup tinggi.

“Oleh karena itu jangan ragu berlatih renang karena bonusnya selain bugar  juga bertambah teman dan bertambah saudara. Hormon kebahagian yang tidak bisa diatasi dengan obat juga jadi tambahan bonus lainnya ,” kata Yati mengakhiri dengan senyum menawan.




Jalur Puncak Normal, Wisatawan Takut Berwisata

this formate

CIANJUR, bisniswisata.co.id: Jalur Bogor-Puncak-Cipanas sudah kembali normal, pasca beberapa titik mengalami longsor akibat hujan deras dan cuaca yang ektrem. Sayangnya kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak belum normal. Pengelola tempat wisata di kawasan Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka kunjungan masih sangat sedikit dan belum sesuai harapan.

Koordinaor Ketertiban kebersihan keindahaan K3 ODTW objek daerah tujuan wisata Cibodas, Adih Saputra mengaku sejak ditutupnya jalur Bogor-Puncak, akibat longsor, angka kunjungan menurun tajam. Bahkan memasuki minggu kedua bulan Maret, angka kunjungan belum terlihat tinggi meskipun jalur yang ditutup sudah dapat dilalui normal dari kedua arah sejak beberapa pekan terakhir.

“Mungkin wisatawan masih takut berwisata di Puncak, karena cuaca eskrem masih kerap terjadi. Bahkan, intensitas hujan yang cukup tinggi setiap hari masih terjadi di kawasan ini, sehingga wisatawan enggan datang,” lontar Adih di Puncak, Senin (19/3/2018).

Dilanjutkan, meski sudah ada jaminan jalur Bogor hingga Cipanas, layak dan aman untuk dilalui kendaraan, namun hal tersebut belum berdampak kembali tingginya angka kunjungan wisatawan ke wilayah Cipanas juga kawasan Puncak.

“Penurunan kunjungan sampai 60 persen dari hari libur panjang akhir pekan biasanya. Libur akhir pekan biasanya 3.000 lebih pengunjung yang datang ke Cibodas, namun libur kemarin cuma sampai 1.000 pengunjung,” ungkapnya seperti diunduh laman Republika.co.id

Pelaksana gerbang retribusi Cibodas, Asep Badru, menambahkan, hingga bulan ini angka kunjungan ke kawasan wisata Cibodas masih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelum longsor melanda kawasan Bogor.

“Sampai minggu kemarin libur panjang akhir pekan, angka kunjungan tidak sampai 1.000 orang. Harapan kami angka kunjungan kembali normal, seiring dengan cuaca yang kembali normal karena hingga saat ini, intensitas hujan menjadi faktor minimnya kunjungan,” katanya. (REP)