Imlek, Turis Asing ke Bali Naik

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali selama Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 26,35% dibanding bulan sebelumnya menjadi 452.423 kunjungan lantaran perayaan Imlek.

“Sebagian besar wisman ke Bali datang melalui bandara dengan sebanyak 443.805 kunjungan. Sementara, yang datang melalui pelabuhan laut sebesar 8.618 kunjungan,” papar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hendrawan dalam keterangannya di Denpasar, Senin (02/04/2018).

Dilanjutkan, peningkatan kunjungan wisman selama Februari 2018 diduga diakibatkan oleh adanya Perayaan Imlek. Selama perayaan imlek, kedatangan wisman asal China ke Bali meningkat hingga 204,88%. Akibatnya, wisman Tiongkok kembali mendominasi kunjungan selama Februari 2018 dengan nilai sebesar 31,73%.

Sementara Wisatawan Rusia dan Malaysia mulai bergairah kunjungi Pulau Dewata, karena kunjungan wisman kedua negara itu meningkat masing-masing sebesar 4,52 persen dan 6,63 persen. “Wisatawan Rusia menikmati panorama alam dan keunikan seni budaya Bali sebanyak 12.989 orang selama Januari 2018, meningkat 562 orang atau 4,52 persen dibanding bulan yang sama 2017 tercatat 12.427 orang,” ucapnya.

Ia mengatakan, kunjungan wisatawan asal Rusia ke Bali tersebut dibandingkan dengan bulan sebelumnya meningkat sebanyak 9.501 orang atau 36,71 persen, karena bulan Desember 2017 hanya menerima 9.501 orang. Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali dan hanya 140 orang lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.

Sedangkan masyarakat Malaysia berwisata ke Bali sebanyak 12.938 orang yang terdiri atas lewat Bandara Ngurah Rai 12.021 orang dan pelabuhan laut 917 orang. Jumlah tersebut meningkat 804 orang atau 6,63 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya (Januari 2017) yang tercatat 12.134 orang, atau menurun 2.647 orang atau 16,98 persen dibanding bulan Desember 2017 yang mencapai 15.585 orang.

Kunjungan turis Rusia dan Malaysia memberikan kontribusi 3,63 persen dan 3,61 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 358.065 orang selama Januari 2018, meningkat 13,34 persen dibanding bulan Desember 2017 yang tercatat 315,909 orang. “Rusia dan Malaysia masing-masing berada pada peringkat ketujuh dan kedelapan dari sepuluh negara terbanyak memasok pelancong ke Pulau Dewata,” lontarnya.

Australia menempati peringkat teratas mampu memberikan kontribusi 24,20 persen, menyusul China 13,15 persen, India 8,10 persen, Jepang 3,97 peren, Inggris 3,92 persen dan Amerika Serikat 3,83 persen. Sementara Korea Selatan berada pada peringkat ke sembilan, setingkat di bawah Malaysia mampu memberikan kontribusi 2,52 persen, Singapura 2,17 persen dan berbagai negara lainnya di belahan dunia 30,91 persen, ujar Adi Nugroho.

Bila dibandingkan Februari 2017, jumlah wisman ke Bali mengalami penurunan sebesar 0,34%. Meski terjadi peningkatan kunjungan pada Februari 2018 dibanding bulan sebelumnya, namun rata-rata lama menginap wisman pada hotel berbintang justru turun 0,27 hari dibanding bulan sebelumnya menjadi 3,17 hari. Jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, rata-rata lama menginap mencapai 3,09 hari atau meningkat 0,08 hari pada Februari 2017.

Selain itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang selama Februari 2018 tercatat mencapai 66,66% atau naik 13,69 poin dibanding TPK bulan sebelumnya. “TPK tertinggi tercatat di Kabupaten Badung yaitu sebesar 70,32% dan terendah Kabupaten Buleleng sebesar 27,47%,” katanya. (BIS)

HIN Bantu Kelola Homestay Saribu Rumah Gadang

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Manajemen PT Hotel Indonesia Natour (HIN) siap membantu Pemkab Solok Selatan, Sumatera Barat dalam pengelolaan homestay Saribu Rumah Gadang, untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan yang datang ke daerah minang.

BUMN mengelola perhotelan itu, akan membantu mempromosikan pariwisata Solok Selatan, termasuk membantu meningkatkan kapasitas pelaku usaha homestay. “Kami di Grand Inna Padang [HIN] akan bantu pelatihan bagi pengelola homestay, sehingga pelayanannya juga punya standar tinggi, standar hotel,” kata Direktur Utama PT HIN Iswandi Said.

Dilanjutkan, seperti dilansir laman Bisnis.com, Senin (02/04/2018), perusahaan yang mengelola 48 hotel milik pemerintah dan BUMN itu juga ikut terlibat mengembangkan dan mengelola homestay di kawasan Candi Borubodur, Magelang serta di Bali.

Umumnya, di daerah itu, rumah penduduk dijadikan homestay dan dikelola secara baik dengan pelayanan kelas internasional. “Solok Selatan bisa dilakukan, apalagi sudah ada rumah gadang yang akan direhab pemerintah, tinggal melatih tenaga pengelolanya saja,” kata Iswandi.

Selain itu, dia mengatakan perseroan juga akan membantu mempromosikan pariwisata Solok Selatan di seluruh jaringan hotel HIN yang tersebar di Tanah Air. Bahkan, menajemen sudah menyiapkan paket wisata dengan bekerjasama dengan perusahaan penerbangan nasional Garuda Indonesia, serta perusahaan lainnya.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengapresiasi dukungan manajemen HIN terhadap pengembangan pariwisata di daerahnya. “Kami sangat berterima kasih. Kalau memungkinkan kami minta Hotel Indonesia Grup juga investasi bangun hotel di Solok Selatan, kami sediakan tanahnya gratis,” kata Muzni.

Dia mengakui untuk mengembangkan sektor pariwisata diperlukan sarana pendukung yang memadai, seperti keberadaan hotel dan fasilitas lainnya. Apalagi, Solok Selatan terhitung cukup jauh dari Kota Padang, ibukota Sumatra Barat yang memakan waktu perjalanan hingga lima jam.

Saat ini, katanya, pemda memfokuskan pengembangan homestay di rumah gadang, terutama di kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu sebagai tujuan utama wisatawan merasakan sensasi Minangkabau tempo dulu.

Solok Selatan bahkan meluncurkan tagline dan logo pariwisata setempat yakni, Solok Selatan – Heart of Minangkabau, guna menarik minat wisatawan. (BIS)

Februari 2018, Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada Februari 2018 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia naik sebesar 9,12 persen dibanding bulan Januari 2018 sebanyak 1,10 juta kunjungan menjadi 1,20 juta kunjungan.

“Jumlah kunjungan turis asing Januari dan Februari 2018 sebesar 2,3 juta kunjungan. Angka ini tumbuh 17,36 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017, yakni 2,1 juta kunjungan,” papar Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di kantor BPS Jakarta, Senin (2/4/2018)

Pelancong mancanegara yang datang ke Indonesia pada Februari 2018 paling banyak dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mencapai 214.427 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 205.855 kunjungan, Singapura 125.153 kunjungan, Timor Leste 123.777 kunjungan, dan India sebanyak 42.680 kunjungan. “Wisatawan mancanegara paling besar dari Tiongkok, India mulai muncul,” kata Suhariyanto.

Secara kumulatif pada periode Januari-Februari 2018, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,30 juta kunjungan atau naik 7,99 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 2,13 juta kunjungan.

Menurutnya, sebagian besar kunjungan turis asing yang datang melalui pintu masuk Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dengan jumlah 1,38 juta kunjungan. Namun angka ini menurun 5,29 persen jika dibandingkan tahun lalu, sebesar 1,46 juta kunjungan.

Jika dilihat secara bulanan (month-to-month) antara Januari dan Februari, kunjungan turis asing ke Bali mengalami lonjakan 15,23 persen. Ini menandai pulihnya geliat pariwisata Bali setelah sebelumnya dipengaruhi sentimen erupsi Gunung Agung. “Ini cukup menggembirakan, artinya pariwisata Bali sudah mulai membaik,” jelasnnya

Selain Bali, sebagian besar turis asing masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan jumlah 788,99 ribu kunjungan atau turun 12,73 persen dibanding tahun sebelumnya yaitu 904,87 ribu kunjungan.

Namun, kenaikan kunjungan terbesar terjadi melalui Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Jawa Timur dengan pertumbuhan 70,08 persen dibanding tahun sebelumnya. “Sebetulnya perkembangan wisatawan mancanegara ke depan bisa lebih bagus dengan berbagai promosi karena destinasi wisata Indonesia ini terbilang cukup potensial,” ujar dia.

Dijelaskan, dari total jumlah kunjungan sebanyak 1,2 juta pada Februari 2018, mayoritas didominasi oleh wisatawan mancanegara yang masuk menggunakan angkutan udara mencapai 62 persen atau 743.900 penumpang. “Kita harapkan jumlah ini terus meningkat. Dilihat dari tahun ke tahun juga menunjukkan tren peningkatan yakni mencapai 17,36 persen dibanding Februari 2017,” kata Suhariyanto.

BPS mencatat, sebanyak 261.500 wisatawan mancanegara atau 22 persen masuk ke Indonesia melalui jalur laut, dan sebanyak 195.700 atau 16 persen menggunakan jalur darat.

Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Februari 2018 mencapai rata-rata 56,21 persen atau naik 3,64 poin dibandingkan dengan TPK Februari 2017 yang tercatat sebesar 52,57 persen.

Demikian juga, jika dibanding TPK Januari 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Februari 2018 mengalami kenaikan sebesar 4,30 poin.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Februari 2018 tercatat sebesar 1,92 hari, terjadi kenaikan 0,01 poin jika dibandingkan keadaan Februari 2017. (NDY)

Penumpang Pesawat Dilarang Pindah Kursi Sembarangan, Mengapa?

this formate

WASHINGTON, bisniswisata.co.id: Seseorang mungkin pernah bepergian menggunakan pesawat terbang dengan kondisi yang relatif kosong. Namun, penumpang tetap dilarang pindah tempat duduk sembarangan seperti di moda transportasi lain. Mengapa?

Hal sepele itu bisa menjadi masalah besar dan berpotensi membuat pesawat mengalami kecelakaan. Itu sebabnya lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) mengaturnya dengan ketat.

Momen lepas landas adalah saat krusial di mana pilot perlu menyeimbangkan pusat gravitasi pesawat. Caranya, dengan mengetahui distribusi berat di pesawat dengan cermat untuk mempertahankan kecepatan udara.

Jika penghitungan tak seimbang, pesawat bisa jatuh saat lepas landas. Tak heran jika penumpang diminta tetap berada di tempat duduk dan diharuskan mengatakan kepada awak kabin apabila ingin berpindah kursi.

“Pada pesawat yang besar dan lebar, pergerakan satu orang mungkin dapat diabaikan, tetapi pada pesawat regional efeknya pada keseimbangan bisa jauh lebih dramatis,” kata Darren Patterson, pilot salah satu maskapai di AS, seperti dikutip dari laman Travel and Leisure, Senin (02/04/2018).

Patterson mengatakan penumpang tidak perlu panik berlebihan dan merasa takut bergerak di dalam pesawat. Setelah lepas landas, mereka bebas bergerak di kabin tanpa takut mengganggu distribusi berat tersebut.

Bagaimanapun juga, waktu terbaik mengubah tempat duduk adalah pada saat check-in. Penumpang bisa memilih kursi yang lebih nyaman jika mendapati pesawat tidak terlalu penuh, sesuai tiket yang dibeli.

Selain itu, beberapa kursi di dalam pesawat sengaja dikosongkan untuk alasan operasional. Jadi, jangan otomatis menganggap beberapa kursi kosong itu dapat diduduki begitu saja, sambungnya. (T&L)

Ready Player One, Sukses Kuasai Box Office

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Film karya Steven Spielberg, Ready Player One bukan hanya sukses di pasar box office domestik Amerika Utara, namun juga sukses di pasar box office terbesar di dunia, China.

Di Negara Tirai Bambu, film garapan Warner Bros itu meraup US$61,7 juta di pekan pertamanya berkat penayangan di 18,2 ribu layar di negara tersebut. Hal itu menjadi rekor baru bagi pihak studio dalam rangka menguasai pasar China.

Karya terbaru Steven Spielberg tersebut dirilis secara pasar internasional di 62 negara. Namun dari sejumlah negara melaporkan pendapatan film tersebut sejauh ini, Ready Player One telah mengumpulkan sebesar US$128 juta.

Ditambah dengan pembukaan domestik sebesar US$53,2 juta, film ini sukses mengantongi pendapatan kotor sebesar US$181,2 juta dalam pekan debut yang bertepatan dengan Paskah tersebut.

Pola lebih kuat di pasar internasional juga terjadi sebelumnya dengan film Pacific Rim Uprising yang pekan ini terjungkal dari puncak box office gara-gara Ready Player One.

Di sisi lain, Ready Player One nyaris menjadi jawara box office Korea Selatan yang juga terkenal sebagai salah satu pasar terbesar di Asia. Di Negara Gingseng, Ready Player One sukses menempati posisi kedua box office dengan pendapatan kotor sebesar US$8,1 juta dari penayangan di 1.079 layar.

Sedangkan di Inggris, film Spielberg tersebut mendapatkan US$7,3 juta dari 1.251 layar, lalu US$6,1 juta dari 2.793 layar di Rusia, dan US$6 juta di 719 layar Perancis. Ready Player One juga mendapatkan US$4 juta dari Meksiko, US$3,1 juta dari Spanyol, US$3,1 juta dari Australia, dan US$3,1 juta dari Italia.

Berdasarkan data Box Office Mojo, Ready Player One sudah pasti menguasai pasar box office domestik Amerika Utara. Sedangkan pendahulunya, Pacific Rim Uprising, jatuh ke posisi lima.

Uprising jatuh karena pendapatannya di pekan kedua ini hanya mendapatkan US$9,2 juta di pasar domestik, menurun 67,3 persen dari pekan lalu. Namun secara keseluruhan, film sekuel ini telah mengumpulkan US$231,9 juta dari pasar dunia.

Posisi keempat ditempati oleh film I Can Only Imagine yang mendapatkan US$10,7 juta. Film Black Panther masih bertengger di lima besar box office domestik Amerika Utara dengan US$11,2 juta di posisi tiga.

Tempat kedua diisi oleh film thriller karya Tyler Perry, Acrimony yang dibintangi oleh Taraji P Henson. Film thriller psikologis ini mendapatkan US$17,1 juta di pasar domestik. (NDYK)

Pasca Letusan, Dataran Tinggi Dieng Aman bagi Wisatawan

this formate

BANJARNEGARA, bisniswisata.co.id: Pasca letusan freatik di Kawah Sileri, Minggu (1/4) siang, kini Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dinyatakan aman disambangi wisatawan.

“Yang pasti, Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng tetap aman dikunjungi wisatawan meskipun terjadi letusan freatik di Kawah Sileri. Itu karena Kawah Sileri hanyalah satu dari sekian banyak destinasi wisata yang ada di Dieng,” papar Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arief Rahman seperti dikutip laman Antara, Senin (02/04/2018).

Dilanjutkan, berdasarkan pemantauan di lokasi kejadian hingga pukul 16.00 WIB menunjukkan tidak adanya letusan susulan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 200 meter dari bibir kawah.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu terkait dengan aktivitas gunung api Dieng serta selalu mengikuti arahan dari BPBD Banjarnegara maupun BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Seperti yang diberitakan, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dieng (PPGA) melaporkan terjadinya letusan freatik di Kawah Sileri. Letusan dengan tinggi sekitar 150 meter tersebut disertai material lumpur.

Sebaran material lumpur dari letusan freatik itu sejauh lebih kurang 100 meter ke arah timur, 50 meter ke arah utara, 200 meter ke arah selatan, dan 100 meter ke arah barat laut atau objek wisata D’Qiano.

Namun saat dilakukan pengukuran gas di udara pada jarak sekitar 40 meter dari pusat titik letusan freatik, tidak terdeteksi gas berbahaya. Dalam hal ini, gas CO2 sebesar 0,04 persen volume atau di bawah ambang batas normal 0,5 persen volume, sedangkan H2S dan SO2 tidak terdeteksi atau 0 ppm.

Sebelumnya, Arief melanjutkan, pada tanggal 29 Maret 2018 Petugas PPGA Dieng telah berkoordinasi dengan BPBD Banjarnegara terkait adanya perubahan suhu dan penurunan permukaan air Kawah Sileri. Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya letusan freatik di Kawah Sileri.

Kawah Sileri terletak di lereng barat Gunung Pagerkandang, merupakan kawah yang paling aktif di Dataran Tinggi Dieng dan pernah meletus beberapa kali. Meski terkesan berbahaya, Kawah Sileri kerap menjadi lokasi para pelancong untuk menikmati keindaahan alam karena menawarkan pemandangan yang masih sangat alami di sekitar Pegunungan Pagerkandang – Gunung Sipandu. (NDY)

Michelin Guide, Panduan Wisata Kuliner Enak di Eropa

this formate

BUDAPEST, bisniswisata.co.id: Pergi berwisata ke berbagai negara di Eropa tak lengkap tanpa berwisata kuliner. Memang, saat wisata kuliner terkadang sulit jika tak dilakukan tanpa panduan. Kini ada panduan dari bintang Michelin yang mengeluarkan panduan kuliner terbarunya di Eropa, Michelin Guide to the Main Cities Europe for 2018.

Panduan ini memberikan 2.108 rekomendasi kuliner di 20 negara dan 36 kota di Eropa. Panduan ini juga menambahkan daftar 58 restoran berbintang Michelin di dalamnya. Hal ini menyebabkan jumlah total restoran berbintang Michelin di Eropa berjumlah 238 restoran.

“Michelin guide main Cities of Europe ditujukan bagi orang yang kerap pergi berbisnis dan berwisata ke Eropa, tapi ini juga cocok untuk wisatawan yang berharap bisa menjelajah Eropa yang romantis dan penuh budaya,” tulis Michelin dalam akun resminya, dikutip dari Daily Meal, Senin (02/04/2018).

Untuk pertama kalinya, panduan Michelin ini juga memasukkan restoran berbintang Michelin di kota romantis Budapest, Onyx. Restoran ini memenangkan bintang pertamanya pada 2011 lalu. Tahun ini mereka mendapatkan satu bintang Michelin terbarunya.

Selain itu, Michelin Guide juga memasukkan empat restoran berbintang satu di Budapest. “Koki Adam Meszaros (koki Onyx) adalah koki berkembang yang membawa kuliner klasik Hungaria jadi lebih modern,” kata Michael Ellis, International Director Michelin Guides.

“Onyx adalah pengalaman kuliner yang paling elegan. Dalam satu piring, makanannya sangat ‘matang,’ bagus, dan setiap makanannya diwarnai dengan keaslian.”

Dalam laman resminya, Michelin Guide juga memberi perhatian khusus pada kedinamisan kuliner yang ditawarkan di Wina, Austria. Dalam daftar restoran enak di Wina, Michelin memasukkan daftar restoran bintang dua sampai bintang empat Michelin.

Salah satunya adalah restoran eponymous Konstantin Filippou. “Dengan kreativitas, gaya memasak modern, Konstantin Filippou, yang melaih beberapa restoran di Eropa memberikan pengalaman makan yang istimewa, seimbang, dan enak kepada pelanggannya.” sambungnya. (DM)

VITO Prancis Promosikan Jamu di Event International Estetika & Spa di Paris

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata ambil bagian pada Kongres Internasional ke-48 Estetika & Spa di Paris Expo Porte de Versailles, Hall 5 dengan memperkenalkan minuman herbal Jamu agar mendunia.

“ Kegiatan akan diselenggarakan dari 7 hingga 9 April 2018 dan temukan budaya  Jamu Indonesia dengan tema Suwe Ora Jamu. Pengunjung bisa mencicipi jamu dan melihat langsung pembuatannya,” kata Eka Moncarre, Kepala Visit Indonesia Tourism Office ( VITO) Prancis, hari ini.

Upaya memperkenalkan jamu ini juga di dukung restoran Indonesia di Paris. Misalnya dari 5-10 April 2018, diaspora maupun warga Prancis bisa mencicipi Jamu di Restoran Indonesia di 2 rue Vaugirard, 75006 Paris.

Pada 10 juga ada sesi  khusus kelas lokakarya oleh Suwe Ora Jamu, belajar  bagaimana membuat jamu dengan kunyit dan rempah-rempah lainnya.  Sesi pertama jam 11 diakhiri makan siang di restoran itu.

Sesi ke dua mulai jam 18.00 juga diakhiri makan malam dimana peninat harus melakukan reservasi dan membayar paket lokakarta dan makan malamnya.

Untuk Kongres Internasional ke-48 Estetika & Spa di Paris Expo Porte de Versailles, Hall 5, Eka mengatakan pengunjung mencapai  lebih dari 28.000 peserta dengan sekitar 250 peserta pameran dari mancanegara yang datang setiap tahun.

Kongres sejauh ini adalah acara terbesar dan terpenting baik dalam pameran, pameran dagang, kongres yang didedikasikan untuk sektor estetika, kesehatan dan spa. Tak heran semua profesional di spa, kecantikan, kosmetik, makeup, kuku ada di sana untuk belajar, bertukar pengetahuan,  merebut pasar baru dan memperbarui hubungan bisnisnya.

Sebagai pengunjung, Anda akan dapat menjelajahi berbagai tempat pameran, bertemu peserta pameran, membuat pesanan dan pembelian, berpartisipasi dalam demonstrasi, menghadiri konferensi gratis dan lokakarya praktis, menikmati tren terbaru, memahami pasar yang berubah.

Pemain utama di bidang kecantikan dan spa bertemu dengan pemain baru dimana mereka juga berjumpa dengan para pemasok produk kecantikan, peralatan dan beragam lembaga penghasil tenaga ahli dibidangnya.

“Jadi momen pameran dan kongres ini cocok bagi semua pemburu tren baru, tempat ideal untuk menemukan sumber inspirasi terus-menerus dan bersiap untuk masa depan selain mendengarkan ceramah dan demonstrasi yang kaya untuk jawaban konkret untuk pertanyaan hari ini dan besok didunia kecantikan dan spa,” kata Eka.

 

Demi SDM Pariwisata, Dubes Muliaman Rangkul IMI

this formate

SWISS, bisniswisata.co.id: Dubes RI untuk Swiss merangkap Liechtenstein, Muliaman D Hadad mengelar pertemuan khusus dengan Heinz Burki, Presiden Director Intenational Hotel Management Institute (IMI). {ertemuan ini guna menjajaki kerja sama pendidikan vokasi perhotelan dan manajemen pariwisata.

“Langkah ini untuk memperkuat kerja sama dalam membangun SDM sektor periwisata, seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” papar Muliaman dalam keterangan rilis kepada media, Minggu (1/3/2018),

Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melanjutkan pemerintah menetapkan 10 destinasi wisata baru. Artinya, perlu sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Agar sektor ini bisa efektif dalam menumbuhkan perekonomian, khususnya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sekedar mengingatkan, IMI merupakan pusat pelatihan perhotelan dan pariwisata yang sangat kondang di Swiss. Saat ini, IMI sudah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas dan politeknik di Indonesia. Banyak mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di IMI. Untuk mempertebal pengetahuan, kemampuan serta ketrampilan di bidang perhotelan dan pariwisata.

“Kerja sama ini perlu lebih dikuatkan dan direalisasikan. Karena, kita butuh SDM demi mengembangkan program pariwisata di tanah air. Khususnya terkait 10 destinasi wisata unggulan kita,” kata Muliaman.

Saat ini, pemerintah menetapkan pengembangan 10 destinasi wisata baru. Mulai wisata di Pulau Morotai hingga Danau Toba. Selain itu, IMI ingin mendirikan pusat pendidikan di Lombok. Guna mendorong pengembangan wisata di Lombok Selatan. Selain itu, kerja sama dengan politeknik di Palembang untuk pengembangan pariwisata di Sumatera Selatan. “Tidak tertutup kemungkinan kerjasama diperluas dengan berbagai lembaga pendidikan lain di Indonesia,” tutur Muliaman. (redaksibisniswisata@gmail.com)

13-15 April 2018, Ubud Food Festival

this formate

UBUD BALI, bisniswisata.co.id: Festival kuliner tahunan bertajuk Ubud Food Festival (UFF), kembali digelar secara spesial pada tahun 2018. Festival yag pertama kali digelar tahun 2015, tahun ini kembali dimeriahkan dengan berbagai acara yang menarik. Acara ini diselenggaran di Ubud Bali, pada 13-15 April 2018.

Pariwisata punya hubungan sangat erat dengan dunia kuliner. Hasil riset menyebutkan culinary and shopping mencapai 45%, wisata desa-kota 35% dan wisata budaya, sejarah dan heritage 20%. Karena itu, membuat event kuliner di kawasan budaya Bali, terlebih di Ubud yang kental dengan culture Bali, itu sudah sangat tepat.

UFF tahun 2018 ini akan diisi oleh berbagai macam acara seperti sesi diskusi, demo masak, special event, workshop, jalan-jalan kuliner, seminar kuliner, pasar makanan hingga pemutaran film dan pertunjukan musik. Ada hal baru pada UFF 2018, misalnya mengenai kopi. Akan ada semacam coffee lab. Jadi nanti akan datang produser kopi dari Bali dan Sumatera, juga ada demo roasting kopi.

Festival ini juga menghadirkan sekitar 100 pembicara yang ahli di bidang kuliner dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, salah satu ahli kuliner yang dipastikan kembali hadir untuk ketiga kalinya ialah Sisca Soewitomo. Pionir acara masak memasak ini memasak hidangan rumahan khas Indonesia untuk disajikan kepada pengunjung UFF.

Selanjutnya ada chef Rinrin Marinka. Chef asal Indonesia yang kerap muncul di acara masak memasak di TV lokal maupun Internasional. Mulai dari MasterChef dan Junior MasterChef Indonesia hingga At Home With Marinka yang tayang di Asian Food Channel.

Lalu ada Andrian Ishak, yang terkenal berkat kemampuannya menghidangkan menu molecular gastronomy, atau sebuah teknik memasak yang menggunakan ilmu fisika dan kimia. Juga adalah salah satu orang pertama yang membawa inovasi besar tersebut ke Indonesia. Chef di balik resto Namaaz Dining di Jakarta ini akan memasak di hadapan para pengunjung UFF dengan teknik kebanggaannya tersebut.

Sementara dari kancah internasional, UFF juga akan mendatangkan berbagai chef pemenang Michelin Star. Mulai Rishi Naleendra, chef asal Sri Lanka pertama yang mendapatkan penghargaan Michelin untuk restoran miliknya, Cheek by Jowl di Singapura. Dua chef lainnya memenangkan penghargaan Michelin untuk restauran adalah Sam Aisbett dari Whitegrass di Singapura dan Jun Lee, chef asal Korea.

Prestasi yang membanggakan pernah ditoreh Jun Lee, chef ini berhasil mempertahankan Michelin untuk restauran Soigné di Seoul selama dua tahun berturut-turut (2016 dan 2017). Mereka semua tentunya akan menyajikan hidangan mereka kepada para pengunjung UFF 2018.

Hadirnya chef berkelas dunia, inovator muda yang membuat bangga Indonesia, serta sosok-sosok kuliner yang nama serta karyanya sudah diakui, membuktikan bahwa Indonesia kini telah mendapatkan sorotan di peta kuliner dunia.

Selain itu, persembahan makanan lezat dari chef ternama Petty Elliot dan Billy Kalangi. Turut juga mempersembahkan ragam makanan terpedas khas nusantara dengan sambal oleh chef Bara Pattiradhawane. (redaksibisniswisata@gmail.com)